0 Soft File Informatika Dunia Digital Ditulis oleh: Stella Alena Yudhayanto X PPLG 2
i KATA PENGANTAR Puji syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa karena atas rahmat dan karunia-Nya, tugas buku ini dapat diselesaikan dengan baik. Buku ini dibuat untuk memenuhi tugas mata pelajaran Informatika serta menambah pengetahuan mengenai kesehatan dan keselamatan kerja, berpikir komputasional, literasi digital, dan praktik lintas bidang. Dalam kehidupan sehari-hari, teknologi komputer dan internet sudah menjadi bagian yang penting. Oleh karena itu, kita perlu mengetahui cara menggunakan komputer dengan aman, berpikir secara logis dalam menyelesaikan masalah, serta menggunakan teknologi digital secara bijak dan bertanggung jawab. Kami menyadari bahwa makalah ini masih memiliki kekurangan. Oleh karena itu, kami mengharapkan kritik dan saran yang membangun agar makalah ini dapat menjadi lebih baik. Semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi pembaca dan menambah wawasan mengenai Informatika. Bogor, 10 Oktober 2026 Penulis
ii DAFTAR ISI KATA PENGANTAR............................................................................................................... i DAFTAR ISI.......................................................................................................................... ii DAFTAR GAMBAR .............................................................................................................. iv BAB I KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA ..................................................................1 1.1 Pengertian Kesehatan dan Keselamatan Kerja ...................................................1 1.2 Hakikat Perlindungan Menyeluruh (Jasmani dan Rohani) ..................................1 1.3 Penerapan Metode Perlindungan dan Pencegahan: ..........................................1 1.4 Tujuan Penerapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja .......................................1 1.5 Kesehatan dan Keselamatan Kerja Dalam Mengoperasikan Komputer..............1 a. Hal yang Bisa dilakukan Untuk Menghindari Efek Negatif ..................................2 b. Analisa Kesehatan dan Keselamatan Kerja Dalam Penggunaan Komputer ........2 BAB II BERPIKIR KOMPUTASIONAL ....................................................................................4 2.1 Pengertian Berpikir Komputasional ....................................................................4 2.2 Teknik-teknik Berpikir Komputasional ................................................................4 a. Dekomposisi .......................................................................................................4 b. Abstraksi .............................................................................................................4 c. Pegenalan pola ...................................................................................................4 d. Algoritma............................................................................................................4 BAB III DAMPAK SOSIAL INFORMATIKA .............................................................................5 3.1 Dampak Positif Sosial Informatika ......................................................................5 a. Kemudahan Komunikasi .....................................................................................5 b. Akses Pendidikan dan Indormasi ........................................................................5 c. Efisiensi Ekonomi................................................................................................5 d. Penyampaian Kebijakan Publik ...........................................................................5 3.2 Dampak Negatif Sosial Informatika ....................................................................5 a. Kesenjangan Digital ............................................................................................5 b. Kejahatan Siber ..................................................................................................5 c. Penyebaran Hoaks dan Ujaran Kebenjian ..........................................................5 d. Masalah Kesehatan dan Sosial ...........................................................................5 BAB IV LITERASI DIGITAL ...................................................................................................6 4.1 Pengertian Literasi Digital ..................................................................................6
iii 4.2 Tujuan Literasi Digital .........................................................................................6 4.3 Manfaat Literasi Digital ......................................................................................6 BAB V PRAKTIK LINTAS BIDANG ........................................................................................7 DAFTAR PUSTAKA ........................................................................................................... viii BIOGRAFI PENULIS ............................................................................................................. x
iv DAFTAR GAMBAR Gambar 1. 1 Posisi Duduk ..................................................................................................2 Gambar 1. 2 Analisis Gambar .............................................................................................2 Gambar 2. 1 Berpikir ..........................................................................................................4
1 BAB I KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA 1.1 Pengertian Kesehatan dan Keselamatan Kerja Menurut modul pelajaran “Kesehatan dan Keselamatan Kerja” yang ditulis oleh Dra. Sri Redjeki, M.Si. Keselamatan dan kesehatan kerja merupakan suatu pemikiran dan upaya untuk menjamin keutuhan dan kesempurnaan baik jasmani maupun rohani. Keselamatan dan kesehatan kerja difilosofikan sebagai suatu pemikiran dan upaya untuk menjamin keutuhan dan kesempurnaan baik jasmani maupun rohani tenaga kerja pada khususnya dan manusia pada umumnya, hasil karya dan budayanya menuju masyarakat makmur dan sejahtera. Sedangkan pengertian secara keilmuan adalah suatu ilmu pengetahuan dan penerapannya dalam usaha mencegah kemungkinan terjadinya kecelakaan dan penyakit akibat kerja. Kesehatan dan keselamatan Kerja (K3) tidak dapat dipisahkan dengan proses produksi baik jasa maupun industri. 1.2 Hakikat Perlindungan Menyeluruh (Jasmani dan Rohani) K3 memandag tenaga kerja bukan hanya sebagai alat produksi, melainkan sebagai manusia seutuhnya yang harus dilindungi keselamatan fisik (jasmani) dan kondisi mental-psikologisnya (rohani) dari berbagai ancaman bahaya di lingkungan kerja. 1.3 Penerapan Metode Perlindungan dan Pencegahan: Secara operasional, K3 mencakup berbagai teknik, metode, serta prosedur ilmiah maupun praktis yang digunakan secara sistematis untuk melindungi pegawai, asset, lingkungan sekitar, hingga masyarakat luas dari potensi bahaya yang dapat timbul di tempat kerja. 1.4 Tujuan Penerapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja Tujuan utama dari penerapan K3 adalah mengupayakan agar setiap pegawai atau pekerja dapat melakukan aktivitas dan tugas profesionalnya dengan merasa aman, tentram, serta terbebas dari risiko kecelakaan kerja atau mencapai target zero accident 1.5 Kesehatan dan Keselamatan Kerja Dalam Mengoperasikan Komputer Menurut modul kesehatan dan keselamatan kerja yang ditulis oleh Dr. Drs. H. Bambang Winarji, M.Pd, pada saat bekerja dengan komputer ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar tidak berdampak buruk bagi kesehatan bahkan keselamatan kita. Penelitian yang sudah dilakukan menyimpulkan bahwa
2 komputer dapat menyebabkan penggunanya menderita nyeri otot dan tulang terutama bahu, pergelangan tangan, leher, punggung, pinggang bagian bawah, sakit ginjal, mata merah berair, bahkan gangguan penglihatan. a. Hal yang Bisa dilakukan Untuk Menghindari Efek Negatif • Aturlah posisi tubuh saat bekerja dengan computer sehingga kita bisa merasa nyaman • Aturlah posisi perangkat dan ruang sehingga memberi rasa nyaman • Istirahatlah yang cukup • Gerakkan badan untuk mengurangi ketegangan otot dan pikiran • Sesekali alihkan pandangan ke luar ruangan untuk menyegarkan mata b. Analisa Kesehatan dan Keselamatan Kerja Dalam Penggunaan Komputer Berdasarkan analisis foto tersebut, posisi penggunaan komputer yang ditunjukkan belum sepenuhnya memenuhi standar Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) serta ergonomi. Meskipun siswi sudah menunjukkan postur tubuh bagian atas yang cukup tegak dan sudut siku yang mendekati 90 derajat saat memegang mouse, terdapat beberapa kendala ergonomis serius akibat posisi duduk lesehan tanpa sandaran punggung. Ketidakhadiran penopang tulang belakang memaksa otot pinggang bawah bekerja ekstra keras, sementara letak layar laptop yang lebih rendah dari garis mata membuat posisi leher cenderung menunduk ke bawah, yang berisiko memicu ketegangan otot leher (neck strain) dan nyeri punggung jika dilakukan dalam durasi lama. Selain itu, posisi kaki yang terlipat di bawah meja serta pergelangan tangan yang tertekan langsung oleh tepi meja yang keras dapat menghambat sirkulasi darah dan meningkatkan risiko Carpal Tunnel Syndrome (CTS). Untuk menerapkan K3 secara optimal, disarankan untuk menggunakan meja dan kursi kerja yang memiliki sandaran ergonomis, menambah penyangga laptop (laptop stand) Gambar 1. 1 Posisi Duduk Gambar 1. 2 Analisis Gambar
3 agar layar sejajar dengan pandangan mata, serta menggunakan bantalan pergelangan tangan
4 BAB II BERPIKIR KOMPUTASIONAL 2.1 Pengertian Berpikir Komputasional Menurut buku Informatika yang ditulis oleh Dr. Fauziah, S.Kom, M.M.Si., Berpikir komputasional merupakan proses kegiatan yang dilakukan oleh manusia dengan menggunakan logika. Berpikir komputasional merupakan cara berpikir untuk mendapatkan suatu jawaban dengan menetapkan sebuah keputusan untuk memilih langkah mana yang harus dilakukan. 2.2 Teknik-teknik Berpikir Komputasional Pada berpikir komputasional terdapat beberapa teknik-teknik cara berpikirnya seperti berikut. a. Dekomposisi Teknik dekomposisi merupakan salah satu teknik yang digunakan untuk berpikir komputasional dalam melakukan aktivitas atau proses pemecahan masalah dengan cara memecahkan masalah menjadi subbagian yang lebih kecil. b. Abstraksi Abstraksi merupakan sebuah aktivitas yang berkaitan dengan kemampuan untuk dapat memilah informasi dari pemersalahan yang kompleks menjadi sebuah informasi lebih sederhana. c. Pegenalan pola Pengenalan pola merupakan salah satu teknik yang digunakan dalam berpikir komputasional yang berkaitan dengan pengenalan pola tertentu dengan melihat adanya kesamaan. d. Algoritma Rancangan algoritma merupakan teknik berpikir komputasional yaitu aktivitas atau kegiatan yang dilakukan dengan menggunakan tahapan atau langkah demi langkah yang disusun secara sistematis untuk menyelesaikan suatu masalah sesuai dengan logika berpikir. Gambar 2. 1 Berpikir
5 BAB III DAMPAK SOSIAL INFORMATIKA 3.1 Dampak Positif Sosial Informatika a. Kemudahan Komunikasi Menghubungkan orang tanpa batas jarak dan waktu melalui pesan instan maupun media sosial b. Akses Pendidikan dan Indormasi Membuka peluang belajar daring, kursus terbuka, dan akses informasi global secara real time c. Efisiensi Ekonomi Mendukung pertumbuhan e-commerce, dompet digital, layanan transportasi online, dan kerja jarak jauh d. Penyampaian Kebijakan Publik Mempermudah pemerintah mensosialisasikan program dan kebijakan secara luas dan cepat kepada masyarakat. 3.2 Dampak Negatif Sosial Informatika a. Kesenjangan Digital Ketimpangan akses perangkat dan internet antara wilayah maju dan daerah tempat tinggal b. Kejahatan Siber Meningkatnya kasus penipuan online, pencurian data pribadi, peretasan, hingga cyberbullying c. Penyebaran Hoaks dan Ujaran Kebenjian Arus informasi yang tidak terkendali memicu disinformasi dan konflik di masyarakat d. Masalah Kesehatan dan Sosial Kecanduan gawai, menurunnya konsentrasi, berkurangnya interaksi tatap kuka, serta sikap antisosial
6 BAB IV LITERASI DIGITAL 4.1 Pengertian Literasi Digital Literasi digital adalah kemampuan dan pengetahuan individu dalam memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi, khususnya media digital, untuk menemukan, mengevaluasi, menggunakan, dan menciptakan informasi secara efektif dan bijaksana. Definisi ini mencakup kemampuan untuk mengakses dan memahami informasi dari berbagai sumber digital, serta menggunakan keterampilan kognitif dan teknis untuk berinteraksi dengan konten digital. Definisi literasi yang lebih baru dalam konteks digital berbagi pemahaman bahwa praktik literasi diakui secara sosial atau diorganisir secara sosial dan menggunakan sistem simbol dan teknologi untuk menyandikan dan menyebarkan representasi. Dalam buku ini, penulis fokus khususnya pada literasi dengan media digital baru. Yakin bahwa masa depan literasi akan dibentuk oleh teknologi digital, mereka mulai memetakan medan yang kompleks tersebut, mensurvei berbagai teknologi, mulai dari grafik interaktif, perangkat lunak animasi dan videogame, hingga teknologi realitas virtual dan realitas campuran terkini. dan penerapan teknologi ini dalam bidang pendidikan yang luas, mulai dari pengajaran membaca dan mencari informasi, hingga memahami dan memproduksi infografis sains dan struktur cerita. 4.2 Tujuan Literasi Digital Tujuan utama literasi digital adalah membekali masyarakat dengan kemampuan, pemahaman, dan kesadaran untuk mengakses, menggunakan, mengevaluasi serta berinteraksi dengan teknologi digital secara aman, kritis, dan efektif 4.3 Manfaat Literasi Digital Manfaat utama literasi digital adalah membantu seseorang mengakses, menyaring, dan mengelola informasi secara kritis sekaligus melindungi diri dari kejahatan siber
7 BAB V PRAKTIK LINTAS BIDANG Menurut buku yang ditulis oleh Vania Natali, pada tahun 2021. Praktik lintas bidang adalah proses penerapan ilmu dan keterampilan informatika untuk membantu menyelesaikan berbagai permasalahan nyata di luar bidang informatika dengan memadukan kemampuan berpikir komputasional, analisis data, dan teknologi digital bersama disiplin ilmu lain secara kolaboratif. Tujuannya adalah melatih siswa agar mampu mengaplikasikan pengetahuan teknologi secara fungsional guna merancang solusi yang kreatif dan berdampak langsung terhadap berbagai sektor kehidupan, seperti sains, sosial, maupun lingkungan sekitar.
viii DAFTAR PUSTAKA Chairul Rizal, S. K. (2022). Literasi Digital. Padang: PT Global Eksekutif Global. Dr. Drs. H. Bambang Winarji, M. (2020). Kesehatan dan Keselamatan Kerja. Bandung, Jawa Barat: Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Dr. Fauziah, S. M. (2022). Informatika. Bogor: Yudhistira. Dra. Sri Redjeki, M. (2016). Kesehatan dan Keselamatan Kerja. Jl. Hano Jebet III Blok F3, Kebaycran Baru Jakarta Selatan-12120: Pusdik SDM Kesehatan. Vania Natali, d. (2021). Informatika. Jakarta: Pusat Perbukuan. Wibowo, A. (2024). Literasi Digital. Semarang: Yayasan Prima Agus Teknik.
x BIOGRAFI PENULIS Penulis lahir pada tanggal 1 Agustus 2011 di Jakarta. Penulis menempuh pendidikan di SDS Bunda Hati Kudus Kota Wisata (2016-2022). SMP Santo Yoseph Bekasi (2023-2026). Dan saat ini sedang menempuh pendidikan SMK di SMK Pariwisata Metland School, Cileungsi. Bidang minat yang diambil ialah jurusan PPLG (Pengembangan Perangkat Lunak dan Gim). Penulis saat SMP, aktif mengikuti kegiatan pramuka, seperti jamboree. Penulis mengikuti kegiatan Jambore Ranting Setu 2 tahun berturut yaitu pada tahun 2023 dan juga 2024. Penulis dapat dihubungi melalui media sosial seperti instagram yaitu @stel4uu. Dan penulis juga dapat dihubungi melalui surat elektronik yaitu stellaaleenn@gmail.com.
