MATEMATIKAMATEMATIKAMATEMATIKAMODUL AJAR BAB 1 MATERI PECAHAN SENILAI KELAS SEMESTER 1

Salam kenal semua. kita bertemu pada pembelajaran matematika kelas IV semester 1. Pada kesempatan kali ini kita akan belajar mengenai materi pecahan senilai menggunakan E- modul. Pemaparan materi pada E-modul disajikan secara ringkas dan dilengkapi langkah-langkah dalam pembelajaran untuk membantu kalian belajar materi pecahan senilai. E-modul disusun menggunakan bahasa yang mudah dipahami sehingga dapat dipelajari dengan mudah. selain itu, juga dilengkapi dengan gambar- gambar yang menarik berkaitan dengan batik khas Banyuwangi sehingga dapat memberikan semangat dan mempermudah memahami materi sekaligus mengenal makan khas daerah banyuwangi. E-modul ini terdiri dari 2 bab yaitu bab 1 konsep pecahan dan bab 2 pecahan senilai. Kalian akan diajak untuk memecahkan masalah terkait materi pecahan yang dibantu oleh gambar batik khas Banyuwangi. Kalian harus mengetahui konsep pecahan sebagai konsep dasar matematika yang perlu dikuasai. Semoga E-modul ini dapat memberikan manfaat yaitu pemahaman konsep dan pecahan senilai dalam menyelesaikan soal-soal materi pecahan senilai di kelas IV semester 1. KATA PENGANTAR Banyuwangi, 19 Mei 2026

PANDUAN MENGGUNAKAN E-MODUL Untuk memudahkan memahami E-modul, berikut ini adalah petunjuk penggunaan modul. 1.Baca dengan sungguh-sungguh materi dalam E-modul mulai dari paparan awal hingga paparan terakhir secara berurutan. 2.Pahami dan ikuti perintah dan pentunjuk yang ada di E-modul untuk memudahkan kalian mengerjakan soal-soal. 3.Kerjakan soal evaluasi pada akhir kegiatan belajar yang diberikan dengan sungguh- sungguh sesuai dengan langkah-langkah pengerjaannya. 4.Tugas tugas dikumpulkan kepada guru untuk memperoleh klasifikasi kebenaran dalam mengerjakan soal. 5.kalian dapat mengakses materi melalui link yang tercantum di E-modul untuk lebih memudahkan dalam memahami materi. 6.selamat belajar dan tetap semangat!.

CAPAIAN PEMBELAJARAN Pada akhir fase B, peserta didik dapat membandingkan dan mengurutkan antar-pecahahn dengan pembilang satu (misalnya, 1/2 , 1/3 , 1/4) dan antar-pecahan dengan penyebut yang sama (misalnya, 2/8 , 4/8 , 7/8 ). Mereka dapat mengenali pecahan senilai menggunakan gambar dan simbol matematika. TUJUAN PEMBELAJARAN 1.Melalui kegiatan pada E-Modul peserta didik dapat menganalisis pecahan senilai dengan benar. 2.Melalui kegiatan pada E-modul, peserta didik dapat memutuskan pecahan senilai berdasarkan permasalahan yang disajikan dengan benar.

Bilangan pecahan dapat digunakan untuk menyelesaikan permasalahan yang ada di kehidupan sehari-hari. Seperti, enam blok bagian batik gajah oleng dalam satu kain batik dan satu kain batik kangkung setingkes utuh yang dibagi menjadi 6 bagian yang sama. Contoh pertama menunjukkan konsep pecahan yang diartikan sebagai satu bagian yang sama sedangkan contoh kedua menunjukkan konsep pecahan diartikan sebagai satu satuan dari satu unit tertentu. Agar dapat memahami konsep pecahan secara baik dan benar. maka, ingat kembali materi terkait bilangan asli, cacah dan operasinya. Mari kita pahami

Ayo kita pelajari lagi tentang konsep pecahan MARI BELAJAR Sumber: kain batik kangkung setingkes Setengah Setengah Ibu guru membawa kain batik kangkung setingkes. Beliau memotong kain tersebut menjadi 2 bagian yang sama. Ibu guru akan memberikan potongan kain tersebut kepada dua siswa. Berapa bagian kain yang diperoleh masing-masing siswa?

1 2 1 2 Gambar kain batik dibagi menjadi 2 bagian yaitu artinya 1 bagian dari 2 bagian kecil. Jika dituliskan dalam bentuk pecahan maka ½ angka 1 disebut sebagai pembilang dan angka 2 disebut penyebut yang dengan akta lain angka yang diletakkan di atas garis disebut pembilang dan angka yang diletakkan di bawah garis disebut penyebut. MARI MENALAR Sumber: kain batik kangkung setingkes Setengah Setengah Berarti jika kain batik kangkung setingkes dibagi menjadi dua bagian maka setiap siswa mendapat setengah bagian dari bagian utuh. Jika ditulis menjadi bentuk pecahan adalah ½

PENGUATAN VIDEO PEMBELAJARAN Link: Konsep Dasar Pecahan Link: Pecahan senilai

Willy dan Almira sedang berkunjung ke sebuah tempat pengrajin batik tatsaka. Mereka melihat seorang perajin sedang membuat selembar kain selendang bermotif Gajah Oling yang indah. Untuk membuat pola yang rapi, perajin 1 tersebut terlebih dahulu membuat garis-garis kotak (grid) yang membagi selembar kain putih utuh menjadi 6 bagian kotak yang ukurannya sama persis sedangkan pengrajin ke-2 membuat garis kotak pada kain menjadi 8 bagian yang ukurannya sama. Perajin 1 dan 2 tersebut baru menyelesaikan sebagian pekerjaannya. pengrajin 1 baru menggambar motif Gajah Oling pada 3 kotak, sedangkan 3 kotak sisanya masih berupa kain putih polos dan pengrajin 2 baru menggambar 4 kotak sedangkan 4 kotak sisanya masih polos. Willy mengatakan bahwa kedua pengrajin telah menyelesaikan bagian kain yang sama banyak. Almira masih ragu dan ingin membuktikannya. Willy dan Almira kemudian berdiskusi untuk menuliskan porsi kain yang sudah digambar batik ke dalam bentuk pecahan. 1.Berapa bagian kain yang sudah diberi motif oleh pengrajin pertama? 2.Berapa bagian kain yang sudah diberi motif oleh pengrajin kedua? 3.Tuliskan kedua bagian tersebut dalam bentuk pecahan. 4.Menurutmu, apakah kedua pecahan tersebut mempunyai nilai yang sama? 5.Bagaimana cara membuktikannya? MARI MENGAMATI Perhatikan gambar dan bacaan di bawah ini Sumber: Gambar Batik Gajah Oling Pengrajin 1 Pengrajin 2

MERUMUSKAN MASALAH Berdasarkan permasalahan pengrajin batik di atas, tuliskan masalah yang harus diselesaikan kelompokmu. Masalah yang harus diselesaikan adalah: Informasi yang kami ketahui: Hal yang ingin dibuktikan:

MEMBERIKAN ARGUMEN Dugaan Awal kelompok: Menurut kelompok kami, pecahan....................dan ........................... Memiliki nilai yang sama Tidak memiliki nilai yang sama Berikan tanda centang (V) pada dugaan awal yang dianggap benar! Alasan Kelompok: Bukti Awal yang Mendukung:

Bentuklah kelompok yang beranggotakan 3-4 orang disetiap kelompoknya MENGORGANISASIKAN KELOMPOK Pembagian Tugas Kelompok: Ketua: mengatur jalannya diskusi. Pengamat: mengamati gambar dan informasi. Pencatat: mencatat hasil penyelidikan. Penyaji: menyampaikan hasil kelompok. MARI MENYELIDIKI Lakukanlah penyelidikan untuk membuktikan dugaan awal kelompokmu dengan cara gambarkan pecahan bernilai 3/6 dan 4/8 sesuai dengan permasalahan pada soal 3/6 4/8

MARI MENYELIDIKI Setalah menggambar, mari kita bandingkan Amatilah kedua gambar yang telah kelompokmu buat 1.Apakah bagian yang diwarnai pada kedua gambar terlihat memiliki luas yang sama? 2.adakah hubungan antara pecahan 3/6 dan 4/8? 3.Apa yang terjadi jika pembilang dan penyebut pada suatu pecahan dikalikan dengan bilangan yang sama? apa nilainya tetap atau berubah? 4.Bagaimana cara kamu membuktikan bahwa keduanya memiliki atau tidak memiliki nilai yang sama? Berdasarkan hasil pengamatan dan penyelidikan: Dinyatakan pecahan 3/6 dan 4/8 bahwa............ Alasan:

MARI MENYELIDIKI Berdasarkan hasil pada tabel, mari kita pahami! 1.Apa yang terjadi pada pembilang? 2.Apa yang terjadi pada penyebut? 3.Bagaimana hubungan pembilang dan penyebut pada pecahan-pecahan tersebut? 4.Apa yang dapat kamu simpulkan dari beberapa contoh tersebut? Pemahaman yang diperoleh berdasarkan beberapa contoh yang diamati: MARI MENYELIDIKI Willy mengatakan: “kedua pengrajin telah menyelesaikan bagian kain yang sama banyak” Apakah kelompokmu setuju dengan pendapat Willy? Setuju Tidak setuju Alasan Kelompokmu: Buktikan dengan gambar atau cara lain:

MENYAJIKAN HASIL Setiap kelompok menyajikan hasil yang sudah diperoleh melalui kegiatan penyelidikan. Hal yang harus disampaikan saat presentasi. 1.Rumusan masalah yang akan diselesaikan 2.Dugaan awal. 3.Cara melakukan penyelidikan. 4.Hasil yang diperoleh 5.Kesimpulan Tanggapan kelompok lain terkait hasil penyelidikan: Setuju Tidak setuju Alasan:

MARI MENGEVALUASI Setelah melakukan penyelidikan, manakah cara yang memudahkan untuk memahami nilai pada pecahan senilai Menggunakan gambar 1.Berdasarkan pendapat Willy, apakah sesuai dengan hasil pengamatan yang dilakukan kelompkmu? berikan pendapatmu! 2.Apakah jawaban dugaan awal kelompokmu sudah benar? 3.Jika dugaan awal kelompokmu belum benar, bagian apa yang ahrus diperbaiki? Membandingkan bagian yang diwarnai Mengalikan pembilang dan penyebut Menggunakan cara lain:.... Kenapa cara tersebut lebih mudah? Menarik Kesimpulan: Berdasarkan seluruh penyelidikan Pecahan senilai adalah: Cara menentukan pecahan senilai yang kami temukan adalah:

DAFTAR PUSTAKA Hobri, dkk. 2022. Matematika untuk SD/MI kelas IV. Jakarta : Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Pusat Perbukuan. Hobri, dkk. 2022. Buku panduan guru matematika untuk SD/MI kelas IV. Jakarta: Kementrian Pendidikan, Riset, dan Teknologi Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Pusat Perbukuan.

BIODATA PENULIS Nama : Kuntum Khoiro Ummah Lahir : Banyuwangi, 12 Juli 2001 Jenis Kelamin : Perempuan Riwayat Pendidikan : SDN 3 Kedungwungu SMPN 1 Tegaldlimo SMAN 1 Tegaldlimo Universitas Jember Instansi Penugasan : SDN 1 Kedungwungu

Modul Ajar Matematika Pecahan Senilai Kelas IV Semester 1

Report