Brand Guideline
Our Brand1
Toko Kelontong Kios Mama Jey
Institut Bisnis Pada tah8n 2019 setelah pak asbar pensiun dari tugasnya sebagai kepala kapal laut, rasanya belum tenang kalau hanya berdiam diri di rumah. Selama pak asbsr bertugas di laut, pak asbar sudah terbiasa setiap hari selain itu di rumah yang pak asbar tinggal tdk ada toko yang dekat, pak asbar pun terpikir “dari pada hanyua diam lebih baik buka toko kecil di dalm rumah, akhirnya dengan tebungan yang masih ada, pak asbar pun membuka toko sederhana ini Mama Jey Nama toko ini di ambil dari panggilan istri pak asbar yang sering di panggil “ mama jey “ di tempat pak asbar tinggal di sna kalau ada yg sudah menikah dan mempunyai anak, meraka akan dipanggil dengan sebutan mama yang di tambah nama anak pertama mereka, contoh seperti “ mama jey “ nama jey itu sendiri nama dari anak pertama pak asbar dan istrinya
Motivasi pak asbar sederhana saja. Pak asbar tidak ingin masa pensiun nya terasa sia-sia. Walau sudah tidak lagi memimpin kapal, pak asbar ingin tetap bermanfaat bagi orang lain. pak asbar juga ingin punya penghasilan sendiri yang halal dan berkah. Prinsip yang saya pegang dari dulu tetap sama : bekerjajujur, melayani dengan tulus dan sabar menghadapi segala hal Motivasi Proses Awalnya tidak mudah. Barang dagangsn pun sedikit dan saya beli pelan-pelan rak dan perlengkapan seadanya, pak asbar bersama istrinya yang menyusun barang dagangan itu, pak asbar dan istrinya menjalani usaha ini dengan sabar dan jujur, lama-kelamaan tetangga mulai percaya dan rutin datang. Keuntungan sedikit demi sedikit pak asbar dan istrinya tabung untuk menambah barang , memang tidak cepat tpi pelan-pelan toko kecil ini tumbuh dan di percaya warga sekitar
Primary Audience/Target
