ﺪﻳﻮﺠﺗKelas Siti Istikomah, S.Pd. SMP VIS STUDENT ONE ISLAMIC SCHOOL J.M. Muktahiri, S.Th.I., S.S., MM.Pd
Segala puji bagi Allah Subhanahu wa Ta‘ala yang telah menurunkan Al- Qur’an sebagai petunjuk hidup manusia dan kemuliaan bagi mereka yang membacanya dengan tartil dan penuh penghayatan. Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi Muhammad ملسو هيلع هللا ىلص, suri teladan dalam membaca, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an. Buku tahsin ini disusun sebagai panduan praktis untuk membantu para pembaca memperbaiki dan menyempurnakan bacaan Al-Qur’an sesuai kaidah ilmu tajwid. Dengan pendekatan yang sistematis dan sederhana, semoga buku ini menjadi wasilah untuk meningkatkan kecintaan terhadap kalamullah serta menjadi bekal dalam perjalanan menuju kebaikan dan keberkahan hidup. Penulis menyadari bahwa proses belajar tahsin tidak hanya berhenti pada membaca dengan benar, namun juga mengantarkan pada pemahaman dan pengamalan isi Al-Qur’an. Oleh karena itu, buku ini bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan panjang bersama Al-Qur’an. Akhir kata, penulis berharap buku ini dapat memberikan manfaat bagi siapa pun yang menggunakannya. Semoga Allah menerima amal kecil ini sebagai bagian dari usaha mencintai dan memuliakan Al-Qur’an.ِ يِ ال ِ ءاَ َ ٰ َلِٕا ُ َ ُ ْلا ُ اللَوِ ْيِ ال ِ ٰ ْ ال ِ لال ِ ْ ِ Kata Pengantar Gunungsindur, 29 juli 2025 Penulis Siti Istikomah , S.Pd. SMP VIS Student One Islamic School 2تحسين
02030405111522485776DAFTAR ISIKata PengantarDaftar IsiPanduan BukuBab 1 Hukum Nun SukunBab 2 Hukum Mim SukunBab 3 Mad AsliBab 4 Mad Far’iPraktek 1Praktek 2Uji Kompetensi SMP VIS Student One Islamic School3تحسين
SMP VIS Student One Islamic School 4 Cover buku penanda untuk modul kelas 7 Materi menulis dan bentuk huruf ketika di sambung Latihan untuk menulis siswa setelah mengetahui bentuk huruf. Materi dan peraga dalam mengucapkan huruf hijaiyyah. Ujian menulis dengan cara dikte, siswa mendengarkan lewat audio. Latihan mengucapkan huruf fokus pada yang berwarna. Ujian pengetahuan setelah belajar untuk mengetahui kompetensi siswa. Latihan membaca dengan ayat yang lebih panjang agar lebih mahir. PANDUAN BUKUتحسين
No Huruf Arab Nama Huruf Latin 1 ا Alif tidak dilambangkan 2 ب Bā’ b 3 ت Tā’ t 4 ث Śā’ Ș 5 ج Jim j 6 ح Hā’ ḥa 7 خ Khā’ Kh 8 د Dal d 9 ذ Żal ź 10 ر Rā’ r 11 ز Zai z 12 س Sin s 13 ش Syin sy 14 ص Șād ș 15 ض Dād ḍ Bentuk huruf Hijaiyah dan nama - namanya SMP VIS Student One Islamic School 5تحسين
No Huruf Arab Nama Huruf Latin 16 ط Tā’ t 17 ظ Zā’ ẓ 18 ع ‘Ayn ‘ 19 غ Gayn g 20 ف Fā’ f 21 ق Qāf q 22 ك Kāf k 23 ل Lām l 24 م Mim m 25 ن Nun n 26 و Waw w 27 ه Hā’ h 28 ء Hamzah ‘ 29 ي Yā y SMP VIS Student One Islamic School6تحسين Sesuai dengan SKB Menteri agama RI, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI No. 158/1987 dan No. 0543b/U/1987
تحسين
تحسينTasydidFathahKasrahDlammahFathatainKasratainDlammatainSukunTANDA BACA DALAM HIJAIYYAHTANDA BACA DALAM HIJAIYYAHTANDA BACA DALAM HIJAIYYAHTANDA BACA DALAM HIJAIYYAHَ ﻦﻴِﻤَﻠٰـَﻌْﻟٱ ِّ بَر ِ ﻪﻠﱠِﻟ ُ ﺪْﻤَﺤْﻟٱ Hitung tanda baca pada ayat di bawah ini ! Tasydid Sukun Fathah Kasrah Dlammah Fathatain Kasratain Dlammatain Posisi tanda baca di bawah huruf hijaiyyah Posisi tanda baca di atas huruf hijaiyyah i in a an u un
تحسينHUKUM NUN SUKUN DAN TANWIN Nun Sukun Sukun merupakan tanda baca dalam huruf hijaiyyah yang letaknya ada diatas huruf hijaiyyah. Sukun
ء ه ع ح غ ختحسين Dalam membaca Al-Qur’an, terdapat kaidah khusus ketika nun sukun (ْ ن) atau tanwin (ٌ ــٍــًــ) bertemu dengan huruf-huruf hijaiyah tertentu. Dalam keadaan tersebut, bunyi nun sukun atau tanwin dapat mengalami perubahan cara pengucapan, sesuai dengan huruf hijaiyah yang mengikutinya. Perubahan bunyi inilah yang menjadi dasar pembahasan pada bab ini, yaitu Hukum Nun Sukun dan Tanwin. Dalam ilmu tajwid, hukum nun sukun dan tanwin terbagi menjadi empat, yaitu Idzhar, Idgham, Iqlab, dan Ikhfa. Dengan memahami hukum-hukum tersebut, diharapkan peserta didik dapat mengetahui perubahan bunyi nun sukun dan tanwin serta mampu menerapkannya ketika membaca Al- Qur’an dengan tepat dan sesuai dengan kaidah ilmu tajwid. IDZHAR HALQI IDZHAR artinya menjelaskan HALQI berasal dari kata HALQ artinya tenggorokan. Hukum bacaan disebut IDZHAR HALQI ,yakni apabila nun sukun atau tanwin bertemu dengan salah satu huruf - huruf Halqi. Cara membaca nun sukun atau tanwin yang demikian itu harus terang, jelas, dan pendek. Bunyi suaranya tetap jelas, tidak samar dan tidak mendengung. Contoh Lafadz yang mengandung idzhar :ُ ﻦَﺴْﺣَ أ ْ ﻦَ ﻣَوَ ﻦﻴِﺌِﺳﺎَ ﺧ ً ةَ دَﺮِﻗ Nun sukun bertemu dengan hamzah Tanwin bertemu dengan kha’
تحسينﻢِْﻫِﺮٰـَﺼْﺑَأ ٰ ﻰَﻠَﻋَو ۖ ْ ﻢِﻬِﻌْﻤَﺳ ٰ ﻰَﻠَﻋَو ْ ﻢِﻬِﺑﻮُﻠُﻗ ٰ ﻰَﻠَﻋ ُ ﻪﻠﱠﻟٱ َ ﻢَﺘَﺧٌ ضَﺮﱠﻣ ﻢِﻬِﺑﻮُﻠُﻗ ﻰِﻓٌ ﻢﻴِﻈَﻋ ٌ باَﺬَﻋ ْ ﻢُﻬَﻟَو ۖ ٌ ةَﻮٰـَﺸِﻏ۟ اﻮُﻧﺎَﻛ ﺎَﻤِﺑ ٌ ﻢﻴِﻟَأ ٌ باَﺬَﻋ ْ ﻢُﻬَﻟَو ۖ ﺎًﺿَﺮَﻣ ُ ﻪﻠﱠﻟٱ ُ ﻢُﻫَداَﺰَﻓَ ﺔﻨﱠَﺠْﻟٱ َ ﻚُﺟْوَزَو َ ﺖﻧَأ ْ ﻦُﻜْﺳٱ ُ مَدﺎَٔـٰٓـَﻳ ﺎَﻨْﻠُﻗَوَ نﻮُﺑِﺬْﻜَﻳَ ةَﺮَﺠﱠﺸﻟٱ ِ ﻩِﺬٰـَﻫ ﺎَﺑَﺮْﻘَﺗ َ ﻻَو ﺎَﻤُﺘْﺌِﺷ ُ ﺚْﻴَﺣ اًﺪَﻏَر ﺎَﻬْﻨِﻣ َ ﻼُﻛَو َ ﻦﻴِﻤِﻠٰـﻈﱠﻟٱ َ ﻦِﻣ ﺎَﻧﻮُﻜَﺘَﻓ Carilah hukum bacaan Idzhar pada ayat berikut dan tuliskan potongan ayatnya pada garis - garis di bawah ! Alasan
ﺮٍُﻜُ ﻧ ٍ ءْ ﻲَﺷ ٰ ﻰَﻟِإتحسين و م ن ي IDGHAM BIGHUNNAH IDGHAM artinya memasukkan atau mentasydidkan BIGHUNNAH artinya dengan dengung. Hukum bacaan disebut IDGHAM BIGHUNNAH ,yakni apabila nun sukun atau tanwin bertemu dengan salah satu empat huruf ini, yaitu : Cara membaca nun sukun atau tanwin dimasukkan menjadi satu dengan huruf sesudahnya atau ditasydidkan dengan mendengung. Contoh Lafadz yang mengandung idgham bighunnah :ْ ﻞَﻤْﻌَ ﻳ ْ ﻦَ ﻤَﻓ Nun sukun bertemu dengan ya’. Tanwin bertemu dengan nun. Carilah hukum bacaan idgham bighunnah pada surat Al zalzalah !
ﺎًﻗْزِر ٍ ةَﺮَﻤَﺛتحسين ل ر IDGHAM BILAGHUNNAH IDGHAM artinya memasukkan atau mentasydidkan BILAGHUNNAH artinya dengan tanpa dengung. Hukum bacaan disebut IDGHAM BILAGHUNNAH ,yakni apabila nun sukun atau tanwin bertemu dengan salah satu 2 huruf ini, yaitu : Cara membaca yaitu dengan meng-idghamkan nun atau tanwin pada LAM dan RA’ ,tetapi tanpa mendengung. Contoh Lafadz yang mengandung idgham bilaghunnah :َ نﻮُﻤَﻠْﻌَﻳ َ ﻻ ْ ﻦِ ﻜَٰﻟَو Nun sukun bertemu dengan lam. Tanwin bertemu dengan ra’. Carilah hukum bacaan idgham bilaghunnah pada surat Al Ikhlas!
ﺎَﻤِ ﺑ اًﺪَ ﺑَأتحسين ب IQLAB IQLAB artinya menukar atau mengganti. Hukum bacaan disebut IQLAB ,yakni apabila nun sukun atau tanwin bertemu dengan Ba’. Contoh Lafadz yang mengandung idzhar : ﺎَﻣ ِ ﺪْﻌَ ﺑ ْ ﻦِ ﻣ Nun sukun bertemu dengan ba’. Tanwin bertemu dengan ba’. Carilah hukum bacaan Iqlab pada surat Al Bayyinah ! Cara membacanya dengan mengganti huruf nun sukun menjadi mim sukun.
تحسينﻦَﻳِرﺎﺒﱠَ ﺟ ﺎًﻣْﻮَﻗ IKHFA’ IKHFA’ artinya menyamarkan atau menyembunyikan. Hukum bacaan disebut IKHFA’ ,yakni apabila nun sukun atau tanwin bertemu dengan salah satu 15 huruf dibawah ini, yaitu : Cara membacanya adalah suara nun maupun tanwin masih terdengar tetapi samar antara idzhar dan idzgham, kemudian bersambung dengan makhraj huruf setelahnya. Contoh Lafadz yang mengandung Ikhfa’ : ﺎَﻬِﺘْﺤَ ﺗ ْ ﻦِ ﻣ Nun sukun bertemu dengan ta’. Tanwin bertemu dengan jim. Carilah hukum bacaan Ikhfa’ pada surat An Naba’ ! ت ث ج د ذ ز س ش ص ض ط ظ ف ق ك
تحسينUJIAN MEMBACA TARTILْ تَﺮَﺜَﺘﻧٱ ُ ﺐِﻛاَﻮَﻜْﻟا ٱَذِإَوْ تَﺮَﻄَﻔﻧٱ ُ ءﺂَﻤﱠﺴﻟا ٱَذِإ َ نﻮُﻈِﻓﺎَﺤَﻟ ُ ﻪَﻟ ﺎﻧﱠِإَو َ ﺮْﻛِّﺬﻟا ﺎَﻨْﻟﱠﺰَﻧ ُ ﻦْﺤَﻧ ﺎﻧﱠِإ ﺎَﻬﻴِﻓ َ ﻦﻳِﺪِﻟﺎَﺧ ُ رﺎَﻬْﻧَْﻷا ﺎَﻬِﺘْﺤَﺗ ْ ﻦِﻣ يِﺮْﺠَﺗ ٍ تﺎﻨﱠَﺟً ﺔَﺛَﻼَﺛ ﺎًﺟاَوْزَأ ْ ﻢُﺘْﻨُﻛَوٰ ىَﺰْ ﺠُ ﺗ ٍ ﺔَ ﻤْﻌِﻧ ْ ﻦِ ﻣ ُ ﻩﺪَْ ﻨِ ﻋ ٍ ﺪَ ﺣَِﻷ ﺎَﻣَوَ ﺚْﻧُْﻷاَو َ ﺮَﻛﱠﺬﻟا َ ﻖَﻠَﺧِ ﻦْﻴَﻴَﺜْﻧُْﻷا ِّ ﻆَﺣ ُ ﻞْﺜِﻣٍ ﻆﻴِﻠَﻏ ٍ باَﺬَﻋ ٰ ﻰَﻟِإ ْ ﻢُﻫﱡﺮَﻄْﻀَﻧ ﱠﻢُﺛ ً ﻼﻴِﻠَﻗ ْ ﻢُﻬُﻌِّﺘَﻤُﻧٍ عﻮُﺟ ْ ﻦِﻣَ ءﺎَﺟ ْ ﻦَﻣَو ﺎًﻔَﻨَﺟ ٍ صﻮُﻣ Bacalah dengan tartil kemudian tandai hukum bacaan nun mati dan tanwin yang ada pada potongan ayat berikut ! Berhati - hatilah dalam membaca, Jika ada lafadz yang masih salah dalam pengucapannya, maka WAJIB mengulanginya.
تحسينىَٰﻮَﻬْﻟا ِ ﻦَﻋ ُ ﻖِﻄْﻨَﻳ ﺎَﻣَوﺎًﺒِّﻴَﻃ ً ﻻَﻼَﺣ اًﺪَﺣَأ ْ ﻢُﻬْﻨِﻣ ْ ﻢِﻬﻴِﻓ ِ ﺖْﻔَﺘْﺴَﺗ َ ﻻَو اًﺮِﻫﺎَﻇ ً ءاَﺮِﻣ ﱠﻻِإٍ ةَﺮﻴِﺜَﻛ ٍ ﺔَﻬِﻛﺎَﻓَو اًﺮﻴِﺒَﻛ ا ﻮُﻠُﻋ ﱠﻦُﻠْﻌَﺘَﻟَوٰ ﻰَﻤْﻋَأ ِ ﺔَﻣﺎَﻴِﻘْﻟا َ مْﻮَﻳ ُ ﻩُﺮُﺸْﺤَﻧَو ﺎًﻜْﻨَﺿ ً ﺔَﺸﻴِﻌَﻣ ُ ﻪَﻟ ﱠنِﺈَﻓٌ ﻢﻳِﺮَﻛ ٌ بﺎَﺘِﻛ ﱠﻲَﻟِإ َ ﻲِﻘْﻟُأ ﻲِّﻧِإ َُ ﻸَﻤْﻟا ﺎَﻬﻳﱡَأ ﺎَﻳ ْ ﺖَﻟﺎَﻗٍ ﺞﻳِﺮَﻣ ٍ ﺮْﻣَأ ﻲِﻓ ْ ﻢُﻬَﻓ ْ ﻢُﻫَءﺎَﺟ ﺎﱠﻤَﻟ ِّ ﻖَﺤْﻟﺎِﺑ اﻮُﺑﱠﺬَﻛ ْ ﻞَﺑْ ﺖَﺒَﺴَﻛ ﺎَﻤِﺑ ٍ ﺲْﻔَﻧ ﱡﻞُﻛَ نﻮُﻠَﻤْﻌَﺗ ﺎَﻤِﺑ ٌ ﺮﻴِﺒَﺧَ نوُﺪِﻟﺎَﺧ ﺎَﻬﻴِﻓ ْ ﻢُﻫَو ٌ ةَﺮﱠﻬَﻄُﻣ ٌ جاَوْزَأ ﺎَﻬﻴِﻓ ْ ﻢُﻬَﻟَو Catatan : Paraf GuruNilai
تحسينKisah Abu Bakar Ash-Shiddiq radhiyallahu ‘anhu Kejujuran yang Membawa Kemuliaan Suatu hari, Rasulullah ملسو هيلع هللا ىلص menyampaikan kepada para sahabat tentang peristiwa Isra dan Mi'raj. Mendengar berita tersebut, sebagian orang merasa ragu dan menganggapnya tidak masuk akal. Mereka kemudian mendatangi Abu Bakar radhiyallahu ‘anhu dan bertanya apakah ia mempercayai berita itu. Dengan penuh keyakinan, Abu Bakar menjawab: “Jika Rasulullah ملسو هيلع هللا ىلص yang menyampaikannya, maka aku membenarkannya.” Sejak saat itu, Abu Bakar mendapatkan gelar Ash-Shiddiq, yang berarti orang yang sangat membenarkan dan jujur. Hikmah Kisah ini mengajarkan bahwa keimanan dan kejujuran membutuhkan keyakinan, terutama ketika menghadapi sesuatu yang belum mampu kita pahami sepenuhnya. Abu Bakar tidak membenarkan Rasulullah ملسو هيلع هللا ىلص karena mengikuti orang lain, tetapi karena ia telah mengenal kejujuran dan amanah Rasulullah ملسو هيلع هللا ىلص. Pelajaran yang dapat diambil: Selalu berkata jujur. Menjaga kepercayaan. Tidak mudah terpengaruh oleh keraguan orang lain. Kejujuran dan keyakinan dapat mengangkat derajat seseorang. Kejujuran mungkin tidak selalu mudah, tetapi kejujuran selalu membawa kemuliaan.
تحسينSukun HUKUM MIM SUKUN Mim Sukun Sukun merupakan tanda baca dalam huruf hijaiyyah yang letaknya ada diatas huruf hijaiyyah. Mim
أ, ت, ث, ج, ح, خ, د, ذ, ر, ز, س, ش, ص, ض, ط, ظ, ع, غ, ف, ق, ـ, يﻫ ك, ل, ن, و,تحسينٌ ﺐﻴِﺼَ ﻧ ْ ﻢُﻬَﻟ Hukum Mim Sukun terjadi ketika huruf Mim berharakat sukun bertemu dengan salah satu huruf hijaiyah. Berdasarkan cara pengucapan dan makhrajnya (keluar dari bibir), hukum Mim Sukun terbagi menjadi tiga macam bacaan. Adapun pembagian hukum mim sukun yaitu : 1.Idzhar Syafawi 2.Ikhfa’ Syafawi 3.Idgham mimiIDZHAR SYAFAWI Pengertian: Izhar artinya jelas/terang, dan Syafawi artinya bibir. Apabila Mim Sukun (m˙) bertemu dengan salah satu dari 26 huruf hijaiyah (selain huruf Mim dan Ba). Cara Membaca: Suara Mim sukun dibaca dengan jelas, tegas, dan terang di bibir tanpa disertai dengung, serta bibir langsung tertutup rapet lalu lepas ke huruf berikutnya. mim sukun bertemu Nun Huruf Idzhar syafawi Contoh lafadz yang terdapat idzhar syafawi : Catatan Khusus: Wajib ekstra jelas ketika bertemu huruf Wawu (و) dan Fa (ف) agar suaranya tidak tertelan atau tersamar. ﺎَﻬْﻨِﻣَو ْ ﻢُﻬُﺑﻮُﻛَر mim sukun bertemu wawu
تحسينﻢِْﻫِﺮٰـَﺼْﺑَأ ٰ ﻰَﻠَﻋَو ۖ ْ ﻢِﻬِﻌْﻤَﺳ ٰ ﻰَﻠَﻋَو ْ ﻢِﻬِﺑﻮُﻠُﻗ ٰ ﻰَﻠَﻋ ُ ﻪﻠﱠﻟٱ َ ﻢَﺘَﺧٌ ضَﺮﱠﻣ ﻢِﻬِﺑﻮُﻠُﻗ ﻰِﻓٌ ﻢﻴِﻈَﻋ ٌ باَﺬَﻋ ْ ﻢُﻬَﻟَو ۖ ٌ ةَﻮٰـَﺸِﻏ۟ اﻮُﻧﺎَﻛ ﺎَﻤِﺑ ٌ ﻢﻴِﻟَأ ٌ باَﺬَﻋ ْ ﻢُﻬَﻟَو ۖ ﺎًﺿَﺮَﻣ ُ ﻪﻠﱠﻟٱ ُ ﻢُﻫَداَﺰَﻓَ ﺔﻨﱠَﺠْﻟٱ َ ﻚُﺟْوَزَو َ ﺖﻧَأ ْ ﻦُﻜْﺳٱ ُ مَدﺎَٔـٰٓـَﻳ ﺎَﻨْﻠُﻗَوَ نﻮُﺑِﺬْﻜَﻳَ ةَﺮَﺠﱠﺸﻟٱ ِ ﻩِﺬٰـَﻫ ﺎَﺑَﺮْﻘَﺗ َ ﻻَو ﺎَﻤُﺘْﺌِﺷ ُ ﺚْﻴَﺣ اًﺪَﻏَر ﺎَﻬْﻨِﻣ َ ﻼُﻛَو َ ﻦﻴِﻤِﻠٰـﻈﱠﻟٱ َ ﻦِﻣ ﺎَﻧﻮُﻜَﺘَﻓ Carilah hukum bacaan Idzhar Syafawi pada ayat berikut dan tuliskan potongan ayatnya pada garis - garis di bawah ! Alasan
ﺎًﻀْﻌَ ﺑ ْ ﻢُ ﻜُﻀْﻌَﺑتحسين ب IKHFA’ SYAFAWI Pengertian: Ikhfa artinya menyamarkan, dan Syafawi artinya bibir. Syarat: Apabila Mim Sukun (m ˙ ) bertemu dengan huruf Ba (ب). Cara Membaca: Suara Mim disamarkan di bibir dengan cara menyatukan kedua bibir secara lembut disertai dengung (ghunnah) selama 2–3 harakat. Contoh Lafadz yang mengandung Ikhfa’ Syafawi :ٍ ءْﻲَﺸِ ﺑ ﻢُ ﻜﻧﱠَﻮُﻠْﺒَﻨَﻟَو Mim sukun bertemu dengan Ba’ Mim sukun bertemu dengan Ba’ Carilah hukum bacaan Ikhfa’ Syafawi pada surat Al Fiil dan Al Alaq ! Huruf Ikhfa’ Syafawi :
نَوُﺪَﺘْﻬُ ﻣ ْ ﻢُ ﻫَوتحسينم IDGHAM MIMI Pengertian: Idgham artinya memasukkan/peleburan, dan Mutamatsilain artinya dua huruf yang sama persis. Syarat: Apabila Mim Sukun (m) bertemu dengan huruf Mim berharakat. Cara Membaca: Suara Mim sukun dileburkan secara sempurna ke dalam huruf Mim berikutnya, sehingga dibaca seperti Mim bertasydid disertai dengung (ghunnah) selama 2–3 harakat. Contoh Lafadz yang mengandung idgham bilaghunnah :َ ﻦﻴِﻨِﻣْﺆُ ﻣ ْ ﻢُ ﺘْﻨُﻛ ْ نِإ Mim sukun bertemu Mim berharakat Mim sukun bertemu Mim berharakat Carilah hukum bacaan idgham Mimi pada surat Al Humazah dan Quraisy! Huruf Idzgham mimi :
تحسينUJIAN MEMBACA TARTILِ ﺔَﻣَﺄْﺸَﻤْﻟا ُ بﺎَﺤْﺻَأ ْ ﻢُﻫ ﺎَﻨِﺗﺎَﻳﺂِﺑ واُﺮَﻔَﻛ َ ﻦﻳِﺬﻟﱠاَو ٍ فْﻮَﺧ ْ ﻦِﻣ ْ ﻢُﻬَﻨَﻣآَو ٍ عﻮُﺟ ْ ﻦِﻣ ْ ﻢُﻬَﻤَﻌْﻃَأ يِﺬﻟﱠاٌ ةَﺪَﺻْﺆﱡﻣ ﻢِﻬْﻴَﻠَﻋ ﺎَﻬﻧﱠِإٍ ةَدﱠﺪَﻤﱡﻣ ٍ ﺪَﻤَﻋ ﻲِﻓً ﺔَﺛَﻼَﺛ ﺎًﺟاَوْزَأ ْ ﻢُﺘْﻨُﻛَوٰ ىَﺰْ ﺠُ ﺗ ٍ ﺔَ ﻤْﻌِﻧ ْ ﻦِ ﻣ ُ ﻩﺪَْ ﻨِ ﻋ ٍ ﺪَ ﺣَِﻷ ﺎَﻣَوٍ ﻆﻴِﻠَﻏ ٍ باَﺬَﻋ ٰ ﻰَﻟِإ ْ ﻢُﻫﱡﺮَﻄْﻀَﻧ ﱠﻢُﺛ ً ﻼﻴِﻠَﻗ ْ ﻢُﻬُﻌِّﺘَﻤُﻧٌ ةَوﺎَﺸِﻏ ْ ﻢِﻫِرﺎَﺼْﺑَأ ٰ ﻰَﻠَﻋَو ْ ﻢِﻬِﻌْﻤَﺳ ٰ ﻰَﻠَﻋَو ْ ﻢِﻬِﺑﻮُﻠُﻗ ٰ ﻰَﻠَﻋ ُ ﻪﻠﱠﻟا َ ﻢَﺘَﺧ Bacalah dengan tartil kemudian tandai hukum bacaan mim mati yang ada pada potongan ayat berikut ! Berhati - hatilah dalam membaca, Jika ada lafadz yang masih salah dalam pengucapannya, maka WAJIB mengulanginya.ْ ﻢُﻫْرِﺬﻨُﺗ ْ ﻢَﻟ ْ مَأ ْ ﻢُﻬَﺗْرَﺬﻧَأ ْ ﻢِ ﻬْﻴَﻠَﻋ ٌ ءاَﻮَﺳ
تحسينﻢُْﻜِﻟَٰذ ﻦِّﻣ ٍ ﺮْﻴَﺨِﺑ ﻢُﻜُﺌِّﺒَﻧُؤَأﺎَﻧَءﺎَﺴِﻧَو ْ ﻢُﻛَءﺎَﻨْﺑَأَو اًﺪَﺣَأ ْ ﻢُﻬْﻨِﻣ ْ ﻢِﻬﻴِﻓ ِ ﺖْﻔَﺘْﺴَﺗ َ ﻻَو اًﺮِﻫﺎَﻇ ً ءاَﺮِﻣ ﱠﻻِإَ ﻦﻴِﻨِﻣْﺆﻣ ْ ﻢُﺘﻨُﻛ ْ نِإ ِ نﻮُﻓﺎَﺧَو ْ ﻢُﻫﻮُﻓﺎَﺨَﺗ َ ﻼَﻓٰ ﻰَﻤْﻋَأ ِ ﺔَﻣﺎَﻴِﻘْﻟا َ مْﻮَﻳ ُ ﻩُﺮُﺸْﺤَﻧَو ﺎًﻜْﻨَﺿ ً ﺔَﺸﻴِﻌَﻣ ُ ﻪَﻟ ﱠنِﺈَﻓ ﺎَﻫَﺮْﻴَﺧ اًدﻮُﻠُﺟ ْ ﻢُﻫﺎَﻨْﻟﱠﺪَﺑ ْ ﻢُﻫُدﻮُﻠُﺟ ْ ﺖَﺠِﻀَﻧ ﺎَﻤﻠﱠُﻛٍ ﺞﻳِﺮَﻣ ٍ ﺮْﻣَأ ﻲِﻓ ْ ﻢُﻬَﻓ ْ ﻢُﻫَءﺎَﺟ ﺎﱠﻤَﻟ ِّ ﻖَﺤْﻟﺎِﺑ اﻮُﺑﱠﺬَﻛ ْ ﻞَﺑ ِ ةﱠدَﻮَﻤْﻟﺎِﺑ ْ ﻢِﻬْﻴَﻟِإ َ نﻮُﻘْﻠُﺗ اﻮُﻠِﻤَﻋ ﺎَﻤِّﺑ ْ ﻢُﻬُﺌِّﺒَﻨُﻳ ﱠﻢُﺛَ نوُﺪِﻟﺎَﺧ ﺎَﻬﻴِﻓ ْ ﻢُﻫَو ٌ ةَﺮﱠﻬَﻄُﻣ ٌ جاَوْزَأ ﺎَﻬﻴِﻓ ْ ﻢُﻬَﻟَو Catatan : Paraf GuruNilai
تحسين(GHUNNAH)
تحسينA. Pengertian Ghunnah Secara bahasa, Ghunnah (ﺔﱠﻨُﻏ) artinya dengung atau suara nyaring yang keluar dari pangkal hidung (al-khaisyum). Secara istilah tajwid, Ghunnah adalah hukum bacaan yang terjadi apabila ada huruf Mim ber-tasydid (ّ م) atau huruf Nun ber-tasydid (ّ ن). Hukum ini wajib dibaca dengan mendengungkan suara sebelum mengucapkan huruf berikutnya. B. Cara Membaca Ghunnah 1.Menahan Suara: Tahan penekanan pada huruf Mim atau Nun yang bertasydid. 2.Mendengungkan Suara: Salurkan suara melalui pangkal hidung (al-khaisyum). 3.Durasi/Panjang: Dibaca dengung selama 2-3 ketukan / 2-3 harakat. C. Contoh Bacaan Ghunnahِ سﺎﻨﱠﻟا ِّ بَﺮِﺑ ُ ذﻮُﻋَأ ْ ﻞُﻗَ ﺮَﺛْﻮَﻜْﻟا َ كﺎَﻨْﻴَﻄْﻋَأ ﺎﻧﱠِإِ سﺎﻨﱠﻟاَو ِ ﺔﻨﱠِﺠْﻟا َ ﻦِﻣَ نﻮُﻟَءﺎَﺴَﺘَﻳ ﱠﻢَﻋِ ﻢﻴِﻌﻨﱠﻟا ِ ﻦَﻋ ٍ ﺬِﺌَﻣْﻮَﻳ ﱠﻦُﻟَﺄْﺴُﺘَﻟ ﱠﻢُﺛْ ﻢُﻜﻨﱠَﻴِﺗْﺄَﻳ ﺎﱠﻣِﺎَﻓ Contoh Nun tasydidContoh Mim tasydid
تحسينD. Latihan Bacalah dari kanan ke bawahِ ﺔﻨﱠِﺠْﻟا َ ﻦِﻣ ِ سﺎﻨﱠﻟاَوَ كﺎَﻨْﻴَﻄْﻋَأ ﺎﻧﱠِإ ﺎﱠﻣِﺎَﻓ ﱠﻢَﻋ ﱠﻢُﺛِ ﻢﻴِﻌﻨﱠﻟا ِ ﻦَﻋ ﱠﻞَﻛ ﱠﻢُﺛُ ﻪﱡﻣُﺄَﻓ ْ ﻦَﻣ ﺎﱠﻣَأَوَ نﺎَﺴﻧِْﻹا ﱠنِإ ﱞمُأٌ مﺎّﻤَﺣٌ ﻢﻠﱠُﺳٌ ﻢِّﻠَﻌُﻣ ﱞﻢَﻫٌ ﺔﱠﻣُأ ﱞﻢِﻬُﻣ ﱠنِإٌ ﺔﻨﱠَﺟ ﱞﻦِﺟٌ ﺔﻨﱠُﺳ ﱞﻦَﻓٌ نﺎﱠﻛُدٌ ﺺﱠﻤِﺣٌ مﺎﱠﻤَﺗُ ﻢﻨﱠَﻬَﺟِ ﺔﻨﱠِﺠْﻟا َ ﻦِﻣ ﱠﻦَﻇٌ نﺎﻨﱠَﻓ ﱞﻢُﺻْ ﻢُﻜُﺘﱠﻣُأ اﻮُﻤﱠﻤَﻴَﺗٌ ﺪﱠﻤَﺤُﻣْ ﺖﱠﻤَﺗَ نﻮُﻌﺘﱠﱠﻤُﺗ
تحسينMACAM - MACAM IDGHAM
تحسينDalam ilmu Tajwid, Idgham (مﺎﻏإد) secara bahasa berarti memasukkan atau meleburkan. Secara istilah, Idgham adalah memasukkan huruf yang berharakat sukun (mati) ke dalam huruf berikutnya yang berharakat, sehingga kedua huruf tersebut dibaca menjadi satu huruf yang bertasydid. Berdasarkan Hubungan Sifat & Mukhrajnya idgham di bagi menjadi 3, yaitu : 1.Idgham Mutamatsilain 2.Idgham Mutajanisain 3.Iddgam MutaqoribainIDGHAM MUTAMATSILAIN Pertemuan dua huruf yang sama persis makhraj (tempat keluar) dan sifatnya. Huruf pertama sukun, huruf kedua berharakat. Cara membacanya adalah dengan memasukkan (mentasydidkan) huruf sukun yang pertama pada huruf berharakat yang kedua. Dan ditekan serta ditahan tidak lebi dari satu harakat. Contoh :ْ ﻢُﻬَﻨْﻴﺑﱠ ﺐُ ﺘْﻜَﻴْﻠَﻓ Ba’ bertemu dengan Ba’ اﻮُﻠَﺧﱠد ﺪَ ﻗَو Dal bertemu dengan Dalُ رَوَٰﺰﺗﱠ ﺖَ ﻌَﻠَﻃ Ta’ bertemu dengan Ta’ Dari kaidah Idgham Mutamatsilain ini ada pengecualian, yaitu apabila ada : Huruf WAWU SUKUN bertemu dengan WAWU Huruf YA’ SUKUN bertemu dengan YA’
تحسيننِﺎَﺘَﻔِﺋﺎَﻃ ْ ﺖﱠﻤَﻫ ْ ذِإ Ta’ bertemu dengan Tha’َ بﺎَ ﺗ ْ ﺪَ ﻘَﻟ Dal bertemu dengan Ta’ واُﺮِﺑﺎَﺻَو واُﺮِﺒْﺻِإ wawu bertemu dengan wawu۟ اﻮُﻠِﻤَﻋَو ۟ اﻮُ ﻨَﻣاَء wawu bertemu dengan wawuٍ مْﻮَ ﻳ ﻲِ ﻓِ ﻪﻠﱠﻟا ُ ةَﻮْﻋَ د ْ ﺖَ ﻠَﻘْﺛَأ Ta bertemu dengan Dal اﻮُﻤَﻠَ ﻇ ْ ذِ إ Dzal bertemu dengan Dha’َ ﺖْﻄَ ﺴَﺑ ْ ﻦِﺌَﻟ Tha’ bertemu dengan Ta’ ﻲِّﺑَر ْ ﻞُ ﻗIDGHAM MUTAJANISAIN Pertemuan dua huruf yang sama makhraj (tempat keluar) namun beda sifatnya. Huruf pertama sukun, huruf kedua berharakat. Cara membacanya adalah dengan memasukkan atau mengidghamkan huruf pertama pada huruf yang kedua. Huruf - Huruf Idgham Mutajanisain : ya’ bertemu dengan ya’ Lam bertemu dengan Ra’
تحسينIDGHAM MUTAQORIBAINPertemuan dua huruf yang berdekatan makhraj (tempat keluar) dan sifatnya. Huruf pertama sukun, huruf kedua berharakat.ْ ﻢُ ﻜْﻘُﻠْﺨَﻧ ْ ﻢَﻟَأ Qof bertemu dengan Kafَ ﻚِﻟَٰ ذ ْ ﺚَ ﻬْﻠَﻳ Tsa’ bertemu dengan Dzal Huruf - Huruf Idgham Mutaqaribain : ﺎَﻨَﻌَ ﻣ ْ ﺐَﻛْرا Ba bertemu dengan Mim Cara membacanya adalah dengan memasukkan atau mentasydidkan huruf pertama pada huruf yang kedua.ُ دﻮُﻤَ ﺛ ْ ﺖَ ﺑﱠﺬَﻛ Ta’ bertemu dengan Tsa’ Carilah 1 ayat yang terdapat idgham mutamatsilain atau idgham mutajanitsain atau idgham mutaqoribain.
تحسينUJIAN MEMBACA TARTILَ ﻦﻳِﺮِﻓﺎَﻜْﻟا َ ﻊَﻣ ْ ﻦُﻜَﺗ َ ﻻَو ﺎَﻨَﻌَﻣ ْ ﺐَﻛْرا ﱠﻲَﻨُﺑ ﺎَﻳٍ ﻦﻴِﻬَﻣ ٍ ءﺎَﻣ ْ ﻦِﻣ ْ ﻢُﻜْﻘُﻠْﺨَﻧ ْ ﻢَﻟَأ ﺎًﻤﻴِﻜَﺣ اًﺰﻳِﺰَﻋ ُ ﻪﻠﱠﻟا َ نﺎَﻛَو ۚ ِ ﻪْﻴَﻟِإ ُ ﻪﻠﱠﻟا ُ ﻪَﻌَﻓَر ْ ﻞَﺑ ﺎَﻫاَﻮْﻐَﻄِﺑ ُ دﻮُﻤَﺛ ْ ﺖَﺑﱠﺬَﻛ َ نﻮُﺤِﻠْﻔُﺗ ْ ﻢُﻜﻠﱠَﻌَﻟ َ ﻪﻠﱠﻟا اﻮُﻘﺗﱠاَو اﻮُﻄِﺑاَرَو واُﺮِﺑﺎَﺻَو واُﺮِﺒْﺻا اﻮُﻨَﻣآ َ ﻦﻳِﺬﻟﱠا ﺎَﻬﻳﱡَأ ﺎَﻳ Bacalah dengan tartil kemudian tandai Idgham mutamatsilain, Idgham mutajanitsain, dan Idgham mutaqoribain! Berhati - hatilah dalam membaca, Jika ada lafadz yang masih salah dalam pengucapannya, maka WAJIB mengulanginya.َ ﺮَﺠَﺤْﻟا َ كﺎَﺼَﻌِﺑ ْ بِﺮْﺿا
تحسينﺎَﻤُﻬﻴﱡِﻟَو ُ ﻪﻠﱠﻟاَو َ ﻼَﺸْﻔَﺗ ْ نَأ ْ ﻢُﻜْﻨِﻣ ِ نﺎَﺘَﻔِﺋﺎَﻃ ْ ﺖﱠﻤَﻫ ْ ذِإ ﺎَﻤُﻬﺑﱠَر َ ﻪﻠﱠﻟا اَﻮَﻋَد ْ ﺖَﻠَﻘْﺛَأ ﺎﱠﻤَﻠَﻓِ رﺎَﺼْﻧَْﻷاَو َ ﻦﻳِﺮِﺟﺎَﻬُﻤْﻟاَو ِّ ﻲِﺒﻨﱠﻟا ﻰَﻠَﻋ ُ ﻪﻠﱠﻟا َ بﺎَﺗ ْ ﺪَﻘَﻟَ ﻪﻠﱠﻟوا اُﺮَﻔْﻐَﺘْﺳﺎَﻓ َ كوُءﺎَﺟ ْ ﻢُﻬَﺴُﻔْﻧَأ اﻮُﻤَﻠَﻇ ْ ذِإ ْ ﻢُﻬﻧﱠَأ ْ ﻮَﻟَوِ ﻦَﻠُﺘْﻘَﺘِﻟ َ كَﺪَﻳ ﱠﻲَﻟِإ َ ﺖْﻄَﺴَﺑ ْ ﻦِﺌَﻟْ ﻢُﻫَو ِ ﺮْﻔُﻜْﻟﺎِﺑ اﻮُﻠَﺧَد ْ ﺪَﻗَو ﺎﻨﱠَﻣا آﻮُﻟﺎَﻗ ْ ﻢُﻛوُءﺎَﺟ اَذِإَوِ ﻦﻴِﻤَﻴْﻟا َ تاَذ ْ ﻢِﻬِﻔْﻬَﻛ ْ ﻦَﻋ ُ رَواَﺰَﺗ ْ ﺖَﻌَﻠَﻃ اَذِإ َ ﺲْﻤﱠﺸﻟى اَﺮَﺗَوُ ﻪْﻨِﻣ ٍ ةَﻮْﺠَﻓ ﻲِﻓ ْ ﻢُﻫَو ِ لﺎَﻤِّﺸﻟا َ تاَذ ْ ﻢُﻬُﺿِﺮْﻘَﺗ ْ ﺖَﺑَﺮَﻏ اَذِإَو Catatan : Paraf GuruNilai
تحسينTanda panjang MAD Tanda seperti ini sering kita jumpai di dalam Al-Qur’an terutama di Mushaf Indonesia. Tanda ini merupakan lambang dari panjang 5 harakat atau lebih dalam Al-Qur’an yang dibuat pemerintah kita agar memudahkan kita dalam mengenal bacaan Al- Qur’an. Bunyi Panjang
تحسينMengapa Panjang-Pendek Bacaan Ini Sepenting Itu? Sebelum masuk ke pembahasan mad, saya ingin mengajak kalian melihat sesuatu yang mungkin pernah kalian temui saat belajar bahasa Inggris, yaitu dua kata yang bunyinya nyaris sama: "ship" dan "sheep". Coba ucapkan keduanya secara perlahan. Bedanya hanya terletak pada panjang pendeknya bunyi huruf vokal "i". Namun, perbedaan sekecil itu ternyata membawa konsekuensi makna yang jauh berbeda. Ship berarti kapal, sedangkan sheep berarti domba. Bayangkan kalian sedang bercerita, "Kemarin saya berlibur naik ship ke pulau seberang." Namun karena kurang tepat pelafalannya, yang terucap justru "naik sheep". Lawan bicara kalian tentu akan kebingungan, atau bahkan tergelitik untuk bertanya, "Bukankah tadi katanya naik kapal? Mengapa jadi naik domba?" Terdengar sepele, mungkin juga lucu. Tetapi jika direnungkan, kesalahan itu semata-mata terjadi karena kekeliruan panjang pendek bunyi, bukan karena salah memilih kata. Fenomena serupa juga berlaku dalam bacaan Al-Qur'an, bahkan dengan konsekuensi yang jauh lebih penting untuk diperhatikan. Pada pembahasan jenis-jenis mad selanjutnya, kalian akan menemukan sendiri bagaimana sebuah huruf, apabila dibaca pendek, memiliki makna tertentu. Namun ketika huruf yang sama dipanjangkan sesuai kaidahnya, maknanya dapat berubah sepenuhnya. Prinsipnya tidak jauh berbeda dengan kasus ship dan sheep tadi, hanya saja konteksnya kini adalah firman Allah. Oleh karena itu, setiap kali kalian menjumpai tanda-tanda mad dalam mushaf, saya mengajak kalian untuk tidak memandangnya sebagai hal yang sepele. Bacaan yang dipanjangkan bukan sekadar upaya memperindah lantunan. Ini adalah rambu yang menjaga agar makna ayat tetap terjaga sebagaimana yang Allah maksutkan.
تحسين
MAD THOBI’I Bunyi Panjang pada huruf Hijaiyyah Mengenal Mad Thobi'i Setelah kalian memahami mengapa panjang pendeknya bacaan itu begitu penting, sekarang saya akan mengajak kalian masuk ke jenis mad yang paling mendasar, yaitu Mad Thobi'i, atau sering juga disebut Mad Asli. Disebut demikian karena mad inilah yang menjadi dasar atau "induk" dari seluruh jenis mad lainnya. Begitu kalian menguasai mad thobi'i, kalian sudah memiliki fondasi yang kokoh untuk mempelajari jenis-jenis mad yang lebih kompleks. Apa Itu Mad Thobi'i? Mad thobi'i adalah mad yang terjadi secara alami, tanpa sebab tambahan seperti hamzah atau sukun setelahnya. Ia muncul murni karena adanya salah satu dari tiga huruf mad yang bertemu dengan harakat yang sesuai.Sumber : Qur’an Kemenag Cara Mengetahui Mad Thobi'i Untuk mengenali mad thobi'i, kalian cukup memperhatikan tiga pola berikut. Jika salah satu pola ini muncul, dan tidak diikuti oleh hamzah atau huruf yang disukun, maka di situlah terjadi mad thobi'i. Pola pertama, huruf berharakat fathah yang bertemu dengan alif sukun setelahnya. Contohnya pada kata َ لﺎَ ﻗ. Pola kedua, huruf berharakat dhommah yang bertemu dengan wawu sukun setelahnya. Contohnya pada kata ُ لﻮُ ﻘَ ﻳ. Pola ketiga, huruf berharakat kasrah yang bertemu dengan ya sukun setelahnya. Contohnya pada kata ِ ﻪﻴِ ﻓ. Kalian bisa mengingat ketiga pola ini dengan kaidah sederhana: fathah bertemu alif, dhommah bertemu wawu, kasrah bertemu ya. Selama polanya seperti ini dan tidak ada hamzah atau sukun setelah huruf mad tersebut, maka itu sudah pasti mad thobi'i.
تحسينCara Membacanya Mad thobi'i dibaca dengan panjang dua harakat, atau setara dengan dua ketukan. Sebagai gambaran, dua harakat itu kira-kira sepanjang waktu yang kalian butuhkan untuk mengangkat dua jari secara berurutan sambil mengucapkan bacaannya. Tidak boleh kurang dari itu, dan tidak boleh pula dilebihkan menjadi tiga, empat, atau enam harakat, karena jika dilebihkan, ia akan berubah status menjadi jenis mad yang lain, yang akan kalian pelajari pada bab-bab berikutnya.ﻦَﻳِﺮِﻓﺎَ ﻜْﻟا َ ﻊَﻣ ْ ﻦُﻜَﺗ َ ﻻَو ﺎَ ﻨَﻌَﻣ ْ ﺐَﻛْرا ﱠﻲَﻨُﺑ ﺎَ ﻳنَﻮُ ﺤِﻠْﻔُﺗ ْ ﻢُﻜﻠﱠَﻌَﻟ َ ﻪﻠﱠﻟا اﻮُ ﻘﺗﱠاَو اﻮُ ﻄِﺑاَرَواوُﺮِﺑﺎَ ﺻَو اوُﺮِﺒْﺻا اﻮُ ﻨَﻣآ َ ﻦﻳِ ﺬﻟﱠا ﺎَ ﻬﻳﱡَأ ﺎَ ﻳﺮََﺠَﺤْﻟا َ كﺎَ ﺼَﻌِﺑ ْ بِﺮْﺿاﻦٍﻴِ ﻬَﻣ ٍ ءﺎَ ﻣ ْ ﻦِﻣ ْ ﻢُﻜْﻘُﻠْﺨَﻧ ْ ﻢَﻟَأﺎًﻤﻴِ ﻜَﺣ اًﺰﻳِﺰَﻋ ُ ﻪﻠﱠﻟا َ نﺎَ ﻛَو ۚ ِ ﻪْﻴَﻟِإ ُ ﻪﻠﱠﻟا ُ ﻪَﻌَﻓَر ْ ﻞَﺑﺎَ ﻫاَﻮْﻐَﻄِﺑ ُ دﻮُ ﻤَﺛ ْ ﺖَﺑﱠﺬَﻛ Mencari Mad Thobi’i didalam Bacaan
تحسينMAD WAJID MUTTASIL Bunyi Panjang 5 Harakat Mad Wajib Muttasil yaitu apabila ada mad thobi’i diikuti hamzah dalam satu kalimatِ ءﺎَﻤﱠﺴﻟا Terdapat mad Thobi’i yang menempel pada huruf mim kemudian diikuti hamzah dan dalam satu kalimah (satu kata) Dalam Mushaf di Indonesia biasanya ditandai dengan tanda sebagai tanda bahwasannya huruf tersebut dibaca panjang 5 harakat. Mad : Panjang Wajib : Harus Muttasil : Bersambung
تحسينDalam Mushaf di Indonesia biasanya ditandai dengan tanda sebagai tanda bahwasannya huruf tersebut dibaca panjang 5 harakat. MAD JAIZ MUNFASIL Bunyi Panjang 2,4, atau 5 Harakat Mad Wajib Muttasil yaitu apabila ada mad thobi’i diikuti hamzah dalam satu kalimatَ كﺎَﻨْﻴَﻄْﻋَ أ ﺎﻧﱠِإ Terdapat mad Thobi’i yang menempel pada huruf nun kemudian diikuti hamzah dan beda kalimah yang berdekatan (beda kata) Mad : Panjang Jaiz : Boleh Munfasil : Berpisah
تحسينMAD LAYYIN Bunyi Panjang 2,4,dan 6 Harakat Mad Layyin yaitu apabila ada Huruf Layyin yaitu wawu sukun dan ya’ sukun setelah fathah kemudian di waqofkan. Terdapat ya’ sukun yang huruf sebelumnya berharakat fathah kemudian di waqofkan. Maka, jika di waqofkan boleh dibaca 2,4,atau 6 harakat. Mad : Panjang Layyin : Lemas atau Lunakِ ﺶْﻳَﺮُﻘْﻟاِ ﺶْﻳَﺮُﻘْﻟا Terdapat wawu sukun yang huruf sebelumnya berharakat fathah kemudian di waqofkan. Maka, jika di waqofkan boleh dibaca 2,4,atau 6 harakat.ِ فْﻮَﺨْﻟاِ فْﻮَﺨْﻟا
تحسينMAD ARIDL LISSUKUN نﻮﻜﺴﻠﻟ رضﺎﻋ ﺪﻣ Mad Aridl Lissukun adalah apabila ada mad Thobi’i diikuti dengan waqof (tempat berhenti) Mad : Panjang Aridl : Tiba -tiba ada Li : Karena Sukun : Mati Cara membacanya yaitu dengan memanjangkan 2,4,atau 6 harakat. Namun 6 Harakat lebih baik. Terdapat mad thobi’i yaitu kasroh pada huruf dal diikuti ya’ sukun dan di waqofkan . Maka, jika di waqofkan dibaca 2,4,atau 6 harakat.ِ ﻦﻳِّﺪﻟﺎِﺑِ ﻦﻳِّﺪﻟﺎِﺑ
تحسينMAD IWADL ضﻮﻌﻟا ﺪﻣ Mad Iwadl adalah apabila ada fathatain kemudian di waqofkan kecuali (fathatain pada ta’ marbutoh), maka Fathatainnya berubah menjadi bacaan panjang 2 harakat. Mad : Panjang Iwadl : ganti tanwin jika di waqofkan (diberhentikan) tanwin pada huruf ha’ nya hilang dan berubah menjadi panjang 2 harakat. ﺎًﺣْﺪَﻗ
تحسينMad : Panjang Shilah : Hubungan Qoshirah : Pendek Mad Shilah Qishirah adalah apabila ada Ha’ dlomir (kata ganti orang ketiga laki-laki) berada sesudah huruf berharakat dan sesudahnya tidak bertemu dengan huruf bersukun atau bertasydid dan atau alif. MAD SHILAH QASHIRAH ضﻮﻌﻟا ﺪﻣ Ha’ dlamir pada lafadz innahu sebelumnya berupa hutuf hidup dan huruf sesudahnya tidak berukun ,bertasydid dan tidak pula hamzah. Maka lafadz tersebut dihukumi mad shilah qoshirah. ُ ﻢَﻠْﻌَﻳ ُ ﻪﻧﱠِإ
تحسين
تحسين
تحسين
تحسين
تحسين
تحسينSMP VIS Student One Islamic School51
تحسينSMP VIS Student One Islamic School52
تحسينSMP VIS Student One Islamic School53
تحسينSMP VIS Student One Islamic School54
SMP VIS Student One Islamic School55 Daftar Pustaka 1.Al-Jazari, Muhammad ibn al-Jazari. Tuhfatul Athfal wa al-Ghoyah wal Wusul. Beirut: Dar Ibn Hazm, 2015. 2.As-Suyuthi, Jalaluddin Abdurrahman. Al-Itqan fi ‘Ulum al-Qur’an. Kairo: Dar al-Hadits, 2008. 3.Hasyimi, Ahmad. Matan al-Jazariyah: Kaidah Tajwid. Jakarta: Pustaka Azzam, 2012. 4.Qasim, Ahmad bin Muhammad. Ilmu Tajwid Lengkap. Riyadh: Maktabah al-Ma’arif, 2010. 5.Rahman, Abdul. Tajwid Bergambar: Panduan Praktis Makhraj dan Sifat Huruf. Bandung: Sygma Publishing, 2018. 6.Syaikh, Muhammad. Panduan Praktis Ilmu Tajwid. Jakarta: Gema Insani, 2020. 7.Al-Qasimi, Muhammad Jamaluddin. Qawaid at-Tajwid. Damaskus: Maktabah al-Ma’arif, 2010. 8.Kementerian Agama Republik Indonesia. Al-Qur'an Digital Kemenag. tersedia di: https://quran.kemenag.go.id/ (diakses 20 Juli 2025). 9. Quran.com. The Noble Qur'an — ﻢﻳﺮﻜﻟا آنﺮﻘﻟا. Tersedia di: https://quran.com/ (diakses 25 Juli 2025).
Biografi PenulisPendidikanLulusan Pondok Pesantren Raudlatul Ulum Pati - Jateng (4 tahun )Lulusan Pondok Pesantren Al Ashriyyah Nurul Iman ( 7 tahun )Sarjana Pendidikan Bahasa Arab ( STAI Nurul Iman )PrestasiMenyelesaikan Hafalan Al Qur’an 30 JuzPembina Assicni (SAINS CLUB)Learning Journey2025 : Ph. D (Philosophical Doctor) Education UMAM Malaysia 2011 : MM. Pd (Magister Manajemen Pendidikan) Education Management in UTIRA-IBEK 2009 : M. Hum. (Master Humaniora) English Applied Linguistics in Atma Jaya 2006 : S.S.(Sarjana Sastra) English Letters in STBA Technocrat 2003 : S.Th.I. (Sarjana Theology Islam) Ushuluddin Faculty in UIN Jakarta 1999 : Wali Songo Islamic Boarding School Ngabar Ponorogo East JavaExperiencesOwner Usaha Percetakan dan SablonKonten Kreator EdukasiSiti Istikomah ,S.Pd.J.M Muktahiri. S.Th.I. S.S. M.M.Pd. 2019 – ...... : Director of Student One Islamic School 2014 – 2017 : Education Consultant for schools in Pariaman, West Sumatera 2012 – 2014 : IELTS Tutor for Kaplan International TOEFL Tutor for International Testing Service EASY Reader Indonesia & IAE Indonesia Adam Khoo Learning Centre of Singapore Co. TOEFL Tutor for LIPI PUSPITEK Proctor for CFA (Chartered Foundation Association) English Lecturer in Politeknik SAHID, BSI, Nusa Mandiri, Jakarta International High School. 1999 – 2025 : Penerima Beasiswa: PT B One International, Departemen Agama RI, Yayasan Jantung Indonesia, Yayasan Harapan Bunda, Sampoerna Indonesia, AMINEF, FULBRIGHT, AUSAID.
Day 01 - Destination Name08.00 - 08.30 PMLorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. 09.00 - 10.00 PM Day 03 - Destination Name 08.00 - 08.30 PMLorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. 09.00 - 10.00 PM Day 02 - Destination Name 08.00 - 08.30 PMLorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. 09.00 - 10.00 PM Day 04 - Destination Name 08.00 - 08.30 PMLorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. 09.00 - 10.00 PMLorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua.Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua.Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua.Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua.
ﺔَِﺳﱠﺪَﻘُﻤْﻟا ِ ضْرَْﻷا ﻰَﻟِإ ﻲِﺘَﻠْﺣِرCATATANN A M A :100 HALAMAN
Tanggal.CATATAN HARIAN
Tanggal.CATATAN HARIAN
Tanggal.CATATAN HARIAN
Tanggal.CATATAN HARIAN
