GLORYSGLORYSGLORYSGlobal Warming SaintsGlobal Warming SaintsGlobal Warming Saints
Kenalan denganKenalan denganKenalan denganGLORYSGLORYSGLORYSHai! Kenalan dulu yuk sama teman baru kamu yang siap nemenin belajar hari ini.RaniDimasMas BilalBu Ratna
Siang hari di Surabaya terasa jauh lebih panas dari biasanya. Bahkan angin yang berhembus terasa gerah.36°36°36°"Duh... panas banget hari ini, sampe 36°C. Ini bukan panas biasa, Dit.""Iya... rasanya beda dari biasanya. Kayak panasnya 'nempel' di udara.""Gue baca di TikTok, katanya karena lubang ozon makin gede.""Hmm... tapi kalau karena ozon, bukannya lebih berkaitan sama sinar UV ya?""Kalau cuma karena Matahari siang hari, kenapa tadi malam suhunya masih sekitar 28°C? Harusnya malam lebih dingin, kan?"28°28°28°Kenapa malam masih terasa hangat, padahal seharusnya lebih dingin?
Diskusi mereka menarik perhatian Mas Bilal yang sedang lewat di dekat kelas."Lohh! Kak Bilal? Kok ada di sini?""Iya nih... kebetulan lewat, jadi mampir.""Wah, diskusinya berbobot nih. Ini baru namanya berpikir ilmiah!""Mau gue jelasin 36°C itu dari sudut pandang foton?""Mau banget, Kak!"KANTIN GLORXSDAFTAR MENU Nasi Goreng Mie Goreng Es Jeruk ES Teh
Foton danFoton dan RadiasiRadiasi MatahariMatahari Foton dan Radiasi Matahari"Jadi, Matahari memancarkan energi dalam bentuk radiasi elektromagnetik.""Radiasi itu yang bikin Bumi panas?"fotonMatahariruang hampa"Betul. Energi itu dibawa oleh partikel cahaya yang disebut foton. Karena itu, foton dari Matahari mampu melesat menembus ruang hampa udara, dengan kecepatan 3×10⁸ meter per detik.""Jadi hal itu bisa terjadi karena cahaya nggak butuh medium untuk merambat, ya?""Betul banget! Foton dari Matahari bisa sampai ke Bumi walaupun jaraknya sekitar 150 juta kilometer."Bilal: "Betul, Energi itu dibawa oleh partikel cahaya yang disebut foton.”Bumi
"Sebagian besar energi Matahari datang sebagai radiasi gelombang pendek, seperti cahaya tampak dan ultraviolet. Itu sebabnya siang hari permukaan jalan dan bangunan cepat panas.""Coba perhatikan aspal jalan dan area yang banyak tumbuhannya.""Aspalnya jauh lebih panas."Albedo itu kemampuan permukaan memantulkan energi Matahari, kan, Kak Bilal!Tepat sekali, Rani! Permukaan terang seperti es atau awan punya albedo tinggi sehingga banyak memantulkan cahaya. Sedangkan aspaï dan beton punya albedo rendah, jadi lebih banyak menyerap panas.Jl. Darmo, SurabayaALBEDO: Kemampuan Permukaan Memantulkan Energi MatahariALBEDO TINGGI (banyak memantulkan cahaya)Contoh: Es (albedo ~0,6,0,9) → Awan (albedo ~0,5–0,9)ALBEDO RENDAH (banyak menyerap panas)Contoh: Aspaï (albedo ~0.5–0,15) → Beton (albedo ~1–0,3)Jarak Matahari ke Bumi = 150.000.000 km Kecepatan cahaya, c = 300.000 km/sAspal (minim vegetasi)Area banyak tanamanRani:Bilal:WAKTU TEMPUH CAHAYAINTISARICahaya Matahari tiba di Bumi sekitar 8 menit 20 detik.Albedo tinggi → lebih banyak memantulkan cahaya → lebih sejuk.Albedo rendah → lebih banyak menyerap panas → lebih panas.
Benar. Vegetasi membantu menyerap CO₂ sekaligus menjaga suhu tetap stabil.""Berarti semakin sedikit pohon, suhu lingkungan juga makin naik?""Kalau energi Matahari sudah diserap Bumi, kenapa panasnya bisa terjebak?""Karena Bumi memancarkan kembali energi sebagai radiasi inframerah. Gas rumah kaca seperti CO₂ mampu menyerap radiasi inframerah dari permukaan Bumi — molekulnya bergetar dan sebagian panas dipancarkan kembali ke segala arah. Peristiwa ini disebut efek rumah kaca."Energi Matahari (menyinar! Bumi)Molekul CO2 bergetarSebagian panas dipancarkan kembali ke segala arahBilal: Formulasan Bumi! makanan dan infonanab"Tapi soal seberapa besar efeknya ke suhu global, itu bagian yang lebih pas kita bahas bareng Bu Ratna, beliau punya datanya."JAGA BUMI UNTUK MASA DEPAN!
Refleksi Singkat di KantinRefleksi Singkat di KantinRefleksi Singkat di Kantin"Jadi obrolan kita di TikTok tadi soal ozon itu... keliru ya, Kak?""Nggak sepenuhnya salah arah, cuma salah sasaran. Ozon dan efek rumah kaca itu dua hal yang berbeda — nanti Bu Ratna yang lebih tepat menjelaskan bedanya karena berkaitan sama data komposisi atmosfer."Wah, jadi besok kita harus tanya ini ke Bu Ratna."OzonEfek Rumah KacaLapisan ozon berada di stratosfer dan melindungi kita dari radiasi UV matahari.Efek rumah kaca terjadi karena gas-gas tertentu di atmosfer menjebak panas dan membuat Bumi semakin hangat.Sore itu, tanpa mereka sadari, pertanyaan-pertanyaan mereka sudah menjadi bekal untuk pelajaran di kelas keesokan harinya.=
OZONJADWALLapisan OzonPELAJARANLapisan MatahariEFEK RUMAH KACAPanas MatahariLapisan MatahariOZONLapisan OzonPanas MatahariPlasma TerpasanganEFEK RUMAH KACA5RRefuse Reduce Reuse Recycle RotAKSI KECIL DAMPAK BESAR"Bu, kemarin kami sempat diskusi sama Kak Bilal soal foton dan efek rumah kaca. Tapi masih ada yang bikin bingung katanya ada yang bilang ini gara-gara lubang ozon?""Pertanyaan bagus untuk memulai. Ozon dan efek rumah kaca itu dua fenomena atmosfer yang berbeda, walau sering tertukar di media sosial. Yuk kita bedah datanya."Kelas Bu Ratna, Keesokan HarinyaKelas Bu Ratna, Keesokan HarinyaKelas Bu Ratna, Keesokan HarinyaBel berbunyi di tengah siang yang terasa lebih panas dari biasanya."Selamat siang, anak- anak. Sudah siap belajar hari ini!""Selamat siang, Bu!"
"Lapisan ozon berfungsi menyerap radiasi ultraviolet dari Matahari, melindungi kita dari sinar UV berlebih. Kalau menipis, dampaknya lebih ke risiko UV, bukan langsung menaikkan suhu rata-rata Bumi.""Efek rumah kaca itu berbeda — ini soal gas seperti CO₂ dan metana yang menahan radiasi inframerah dari Bumi, sehingga panas malam hari pun ikut tertahan."1. LAPISAN OZONUVMenyerap radiasi ultraviolet (UV) dari Matahari.Kalau menipis: risiko UV naik, bukan langsung suhu Bumi naik.2. EFEK RUMAH KACACahaya Matahari (Masuk)Panas inframerah dari Bumi (Keluar)Gas rumah kaca (CO2), metana, dll.) menahan radiasi inframerah.Hasilnya: panas terperangkap, suhu rata-rata Bumi meningkat."Makanya semalam suhunya masih 28°C, ya, Bu? Bukan cuma soal Matahari siang hari.""Tepat sekali, Dimas! Itu jawaban dari pertanyaan Rani kemarin."Belajar IlmiahUVLAPISAN OZONKOTAK BERPIKIR SAINS! #1
"Tanpa atmosfer dan gas rumah kaca alami, suhu rata- rata Bumi bisa mencapai sekitar −18°C. Jadi gas rumah kaca sebenarnya dibutuhkan."Suhu Rata-rata BumiTanpa atmosfer dan gas rumah kaca alamiKonsentrasi CO₂ di Atmosfer-18°C"Berarti gas rumah kaca sebenarnya dibutuhkan?""Betul, tapi jumlahnya harus seimbang. Masalahnya muncul ketika aktivitas manusia meningkatkan jumlah gas rumah kaca secara berlebihan.""Sebelum revolusi industri, konsentrasi CO₂ sekitar 280 ppm. Sekarang sudah lebih dari 420 ppm."280 ppmLebih dari 420 ppmCO2Sebelum Revolusi IndustriSekarang"Pantas suhu global terus meningkat"
Dari Mana Gas RumahDari Mana Gas Rumah Kaca Sebanyak Itu Berasal?Kaca Sebanyak Itu Berasal? Dari Mana Gas Rumah Kaca Sebanyak Itu Berasal?Coba tuliskan dugaanmu dulu: dari kegiatan sehari-hari, sumber gas rumah kaca terbasar biasanya berasal dari apa? Bandingkan jawabanmu dengan penjelasan Bu Ratna di halaman berikutnya!Coba kalian perhatikan aktivitas yang sering kita lakukan setiap hari.Peternakan sapi Madura → CH₄PLTU Gresik → CO₂Pembakaran bahan bakar fosil pada kendaraan, industri, pembangkit listrik, serta penebangan hutan melepaskan lebih banyak karbon dioksida he atmosfer.Jadi aktivitas manusia membuat 'selimut' atmosfer semakin tebal.KOTAK BERPIKIR SAINS! #2"Pembakaran bahan bakar fosil pada kendaraan, industri, pembangkit listrik, serta penebangan hutan melepaskan lebih banyak karbon dioksida ke atmosfer.""Jadi aktivitas manusia membuat 'selimut' atmosfer semakin tebal."
"Kalau kalian melihat berita bahwa cuaca hari ini sangat panas, apakah itu sudah cukup untuk menyimpulkan bahwa pemanasan global semakin parah?""Sepertinya belum, Bu!""Karena kita harus melihat data suhu dalam jangka waktu yang panjang, bukan hanya satu hari.""Tepat. Seseorang yang memiliki literasi sains selalu menggunakan data dan bukti sebelum menarik kesimpulan."Suhu Rata-rata Global (Jangka Panjang)Satu hari yang sangat panas (titik oranye) tidak menentukan tren jangka panjang.
Mangrove Wonorejo:Mangrove Wonorejo: Karbon yang HilangKarbon yang Hilang Mangrove Wonorejo: Karbon yang HilangBu Ratna menampilkan data hutan mangrove Wonorejo, salah satu kawasan konservasi di Surabaya.Luas Masing-masing Wanjam-jawam 2000: 437 ha + 130 tonKarbon Terlimpah (2000: 100%) Lumpur + 130 ton C/haWaktu Penyimpanan (2000: 100%) Wanjam-wanam Karbon di Liaran Sekitar 90 tahun"Selain gas rumah kaca yang dilepaskan, kita juga kehilangan tempat penyimpan karbon alami. Akar mangrove menyimpan karbon di lumpur selama puluhan tahun ini disebut karbon biru, atau blue carbon.""Jadi kalau mangrovenya ditebang, karbon yang tersimpan lama itu bisa lepas lagi, Bu?""Betul sekali. Alih fungsi lahan mangrove tidak cuma menghilangkan penyerap CO2 baru, tapi juga melepaskan kembali karbon yang sudah tersimpan puluhan tahun ke atmosfer."MANGROVE: PENYIMPAN KARBON ALAMIPelepasan CO2 ke atmosferData menunjukkan karbon tersimpan di lumpur mangrove selama sekitar 50 tahun. Jika luas mangrove Wonorejo terus berkurang karzin alih fungsi lahan, apa dampak paling mungkin terhadap CO2 atmosfer dalam jangkin panjang? Gunakan data pada gambar untuk mendukung jawabanmu.KAMARAN KKN KONSERSEVASI.LOKASIPenurunan LuasKOTAK BERPIKIR SAINS! #3Karbon biru blue carbonTersimpan di lumpur selama sekitar 50 tahunAku Mangrove
"Sekarang coba kita hitung sendiri. Setiap hari kalian naik motor atau diantar mobil berapa kilometer ke sekolah?""Sekitar 5 km, Bu, naik motor.""Kalau aku jalan kaki karena rumahnya dekat, Bu.""Nah, itu juga menyumbang jejak karbon pribadi kalian masing-masing. Semakin sadar kita akan jejak karbon, semakin mudah kita menemukan cara meirgurangi emisi dari kebiasaan sehari-hari."KOTAK AKSI SAINS!Hitung perkiraan jejak karbon transportasimu selama satu minggu (jarak x moda transportasi). Diskusikan dengan teman sebangku: satu cara apa yang bisa kalian lakukan untuk menguranginya?5 kmJEJAK KARBON TRANSPORTA SI
RefleksiRefleksi PenutupPenutup Refleksi Penutup"Jadi dari obrolan kita di kantin sampai diskusi di kelas ini... yang bikin Bumi makin panas bukan lubang ozon, tapi efek rumah kaca yang berlebihan karena ulah manusia sendiri.""Dan itu nggak bisa disimpulkan cuma dari satu hari yang panas butuh data jangka panjang.""Dan yang terpenting, memahami masalahnya adalah langkah pertama sebelum kita bisa ikut menjadi bagian dari solusinya.""Tepat sekali. Diskusi hari ini membuat kita sadar bahwa sains membantu kita memahami masalah lingkungan secara lebih kritis — membedakan fakta dari sekadar opini yang beredar di media sosial."Dari kantin sekolah sampai ruang kelas, Rani, Dimas, dan teman-teman belajar bahwa sains bukan sekadar rumus — tapi cara berpikir untuk melihat dunia lebih jernih.
– AKHIR KOMIK GLORYS –TamatTamatTamatJadilah Global Warming Saints berikutnya – mulai dari memahami datanya.
