MODUL FISIKASMA KELAS X PEMANASAN GLOBAL 2025/2026

KATA PENGANTARPuji syukur penulis panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa atas rahmat dan karunia-Nya sehingga modul ajar Pemanasan Global untuk peserta didik kelas X ini dapat disusun dengan baik. Modul ini dikembangkan sebagai salah satu upaya untuk mendukung proses pembelajaran yang lebih bermakna, kontekstual, dan berpusat pada peserta didik. Modul ajar ini disusun dengan pendekatan Problem Based Learning (PBL) yang bertujuan untuk melatih kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah, dan kolaborasi peserta didik. Kegiatan pembelajaran dalam modul ini dirancang agar peserta didik dapat mengaitkan materi dengan fenomena nyata yang terjadi di lingkungan sekitar. 1.Penulis menyadari bahwa penyusunan modul ini tidak lepas dari bantuan berbagai pihak. Oleh karena itu, penulis ingin menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi memberikan saran dan masukan dalam proses penyempurnaan modul ini. Penulis menyadari bahwa modul ini masih memiliki keterbatasan. Oleh karena itu, penulis sangat mengharapkan saran dan kritik yang membangun demi perbaikan di masa yang akan datang. Semoga modul ini dapat memberikan manfaat bagi guru dan peserta didik dalam proses pembelajaran. Akhir kata, penulis mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan modul ini. Surabaya, 2026 Nurin Ringgit Ramadhan

KATA PENGANTAR i DAFTAR ISI ii DAFTAR TABEL iii A. INFORMASI UMUM Identitas Umum 1 Profil Pelajar Pancasila 1 Sarana dan Prasarana 2 Media 2 Metode/Model Pembelajaran 2 B. KOMPETENSI ISI Capaian Pembelajaran 2 Tujuan Pembelajaran 3 Tujuan Pembelajaran yang Menjadi Prasyarat 4 Pemahaman Bermakna 4 Pertanyaan Pemantik 4 Materi Ajar 4 Kegiatan Pembelajaran 5 Perangkat Asesmen 11 Pengayaan dan Remidial 21 C. LAMPIRAN Bahan Ajar 22 Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) 23 GLOSARIUM 24 DAFTAR PUSTAKA 25DAFTAR ISI

Tabel 1. Capaian Pembelajaran Tabel 2. Tujuan Pembelajaran Tabel 3. Materi Ajar Tabel 4. Kegiatan Pembelajaran I Tabel 5. Kegiatan Pembelajaran II Tabel 6. Kisi-Kisi Asesmen Formatif Tabel 7. Penilaian Pemahaman Sains Tabel 8. Indikator dan Kriteria Penilaian Sains Tabel 9. Penilaian Keterampilan Proses Tabel 10. Indikator dan Kriteria Penilaian Keterampilan Proses Tabel 11. Penilaian Profil Pelajar Pancasila Tabel 12. Indikator dan Kriteria Penilaian Profil Pelajar PancasilaDAFTAR TABEL

Nama Penulis: Nurin Ringgit RamadhanAsal Instansi: Universitas Negeri SurabayaTahun Penyusunan: 2026Jenjang Sekolah: Sekolah Menengah Atas (SMA)Fase: EKelas: XJumlah Peserta Didik: 35 peserta didikAlokasi Waktu: 120 menitJumlah Pertemuan: 2 pertemuan (3 JP x 40 Menit)Kata Kunci: Pemanasan global, perubahan iklim, mitigasi perubahan iklim, adaptasi perubahan iklimA. INFORMASI UMUM1.Identitas Umum2.Profil Pelajar Pancasila1.Beriman dan Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan Berakhlak Mulia Memiliki sikap peduli terhadap lingkungan sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa dengan menjaga kelestarian alam dan mengurangi aktivitas yang dapat memperparah perubahan iklim 2.Berkebhinekaan Global Memiliki sikap menghargai perbedaan pendapat serta memahami bahwa perubahan iklim merupakan masalah global yang memerlukan kerja sama antarnegara dan masyarakat dunia 3.Mandiri Memiliki kesadaran dan tanggung jawab dalam mengikuti pembelajaran serta berinisiatif untuk mencari informasi terkait penyebab dan upaya mengatasi perubahan iklim 4.Gotong Royong Melakukan kerja sama dalam kelompok untuk berdiskusi, bertukar ide, dan menyusun proyek yang berkaitan dengan upaya mitigasi dan adaptasi terhadap perubahan iklim 5.Bernalar Kritis Memiliki kemampuan untuk mengolah informasi, menganalisis penyebab perubahan iklim, serta mengevaluasi berbagai solusi yang dapat dilakukan untuk mengurangi dampaknya 6.Kreatif Memiliki kemampuan untuk menghasilkan ide dan produk proyek yang inovatif dalam bentuk solusi atau kampanye sederhana untuk meningkatkan kesadaran terhadap perubahan iklim

Elemen Capaian Pembelajaran Pemahaman Sains Peserta didik mampu memahami konsep dan prinsip sains yang berkaitan dengan fenomena alam serta mampu mengaitkannya dengan permasalahan lingkungan seperti pemanasan global dan perubahan iklim. Peserta didik juga mampu menjelaskan penyebab, dampak, serta upaya mitigasi dan adaptasi terhadap perubahan iklim dalam kehidupan sehari-hari. Keterampilan Proses Peserta didik mampu melakukan pengamatan terhadap fenomena yang berkaitan dengan perubahan iklim, mengumpulkan dan mengolah informasi dari berbagai sumber, menganalisis penyebab dan dampak perubahan iklim, serta menyajikan hasil analisis dalam bentuk diskusi, presentasi, atau produk proyek secara kolaboratif.4.Media Komik digital GLORYS (Global Learning Literacy of Youth Science) sebagai med LKPD sebagai panduan aktivitas pencarian peserta didik. PowerPoint sebagai media pendukung penyampaian informasi. Video/gambar fenomena pemanasan global sebagai stimulus penduku Laptop/gawai dan proyektor untuk mengakses serta menampilkan komik digital GLORYS.5.Metode/Model PembelajaranModel Pembelajaran Pendekatan Metode Media Sumber belajar Sintak Pembelajaran 1.Orientasi peserta didik pada masalah 2.Mengorganisasi peserta didik untuk belajar 3.Membimbing penyelidikan individu/kelompok 4.Menyebarkan dan menyajikan memiliki 5.Menganalisis dan memecahkan proses pemecahan masalahB. KOMPETENSI INTI 1.Capaian Pembelajaran3.Sarana dan Prasarana Laptop Proyektor dan LCD Papan Tulis Tabel 1. Capaian Pembelajaran Internet Spidol dan Penghapus Papan Tulis: Problem Based Learning (PBL) : Student Centered Learning : Diskusi kelompok, tanya jawab, penyelidikan, analisis data, presentasi, dan refleksi. : Komik digital GLORYS, LKPD, dan perangkat presentasi. : Komik digital :

Tujuan Pembelajaran Domain CP Indikator Pencapaian Tujuan Pembelajaran Menganalisis fenomena pemanasan global dan perubahan iklim serta kaitannya dengan aktivitas manusia dan dampaknya terhadap lingkungan melalui kegiatan diskusi dan proyek sederhana. Pemahaman Sains 1.Menjelaskan pengertian pemanasan global dan perubahan iklim. 2. Mengidentifikasi penyebab perubahan iklim seperti emisi gas rumah kaca, penggunaan bahan bakar fosil, dan deforestasi. 3. Menjelaskan dampak perubahan iklim terhadap lingkungan dan kehidupan manusia. Bernalar Kritis 1.Mengidentifikasi permasalahan perubahan iklim yang terjadi di lingkungan sekitar. 2. Menganalisis hubungan antara aktivitas manusia dengan peningkatan gas rumah kaca di atmosfer. 3. Mengevaluasi berbagai upaya mitigasi dan adaptasi yang dapat dilakukan untuk mengurangi dampak perubahan iklim. Keterampilan Proses 1.Mengumpulkan dan mengolah informasi dari berbagai sumber terkait penyebab dan dampak perubahan iklim. 2. Mengembangkan ide solusi atau rancangan proyek sederhana yang berkaitan dengan upaya mitigasi atau adaptasi perubahan iklim. 3. Menyajikan hasil diskusi dan proyek dalam bentuk presentasi atau produk proyek secara sistematis dan kolaboratif. 2.Tujuan Pembelajaran Tabel 2. Tujuan Pembelajaran

3.Tujuan Pembelajaran yang Menjadi PrasyaratPeserta didik sudah memahami: Peserta didik dapat memahami dan menganalisis gejala terjadinya efek rumah kaca bagi lingkungan Peserta didik mampu menganalisis faktor-faktor penyebab terjadinya efek rumah kaca. 4.Pemahaman BermaknaPeserta didik mampu memahami bahwa pemanasan global dan perubahan iklim merupakan fenomena yang terjadi akibat peningkatan gas rumah kaca di atmosfer yang dipengaruhi oleh aktivitas manusia. Peserta didik mampu mengaitkan konsep sains tentang energi panas dan radiasi matahari dengan peningkatan suhu bumi yang menyebabkan perubahan iklim. Peserta didik mampu menganalisis berbagai penyebab dan dampak perubahan iklim terhadap lingkungan dan kehidupan manusia. Peserta didik mampu mengidentifikasi berbagai upaya mitigasi dan adaptasi yang dapat dilakukan untuk mengurangi dampak perubahan iklim. Peserta didik mampu mengembangkan kesadaran dan tanggung jawab dalam menjaga lingkungan melalui tindakan sederhana yang dapat membantu mengurangi dampak perubahan iklim. 5.Pertanyaan Pemantik 1.Mengapa suhu udara di perkotaan dapat terasa sangat panas meskipun tidak semua hari memiliki kondisi cuaca yang sama? 2.Apakah suatu hari dengan suhu yang sangat tinggi dapat dijadikan bukti bahwa pemanasan global sedang terjadi? menjelaskan alasan Anda. 3.Mengapa gas rumah kaca dapat menyebabkan peningkatan suhu ra 4.Apakah efek rumah kaca dan pemanasan global merupakan hal yang sama? menjelaskan hubungan keduanya. 5.Bagaimana aktivitas manusia dapat mempengaruhi keseimbangan energi bumi? 6.Bukti ilmiah apa yang dapat digunakan 7.Tindakan apa yang paling tepat dilakukan untuk mengurangi dampak pemanasan global berdasarkan bukti ilmiah? 6.Materi Ajar No Pertemuan Materi 1. Pertemuan 1 Penyebab perubahan iklim yang meliputi peningkatan gas rumah kaca (CO₂, CH₄, N₂O), gejala perubahan iklim, dampak perubahan iklim. 2. Pertemuan 2 Penyampaian presentasi siswa dan diskusi bersama mengenai pengamatan miniatur fenomena efek rumah kaca secara sederhana. Tabel 3. Materi Ajar

Sintak Pembelajaran Project Based Learning Kegiatan Belajar Mengajar Alokasi Waktu Aktivitas Guru Aktivitas Peserta Didik Pendahuluan Guru membuka dengan salam dan doa, memeriksa kehadiran, mengondisikan peserta didik, serta menyampaikan tujuan pembelajaran. Guru membahas materi dengan fenomena perubahan suhu yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Peserta didik menjawab salam, berdoa, mempersiapkan diri, dan menyimak tujuan pembelajaran. Peserta didik menyampaikan pengalaman atau pengetahuan awal mengenai kondisi suhu lingkungan dan pemanasan global. 10 menit Fase 1: Orientasi Peserta Didik pada Masalah Guru menampilkan bagian awal komik digital GLORYS yang menyajikan fenomena suhu lingkungan dan permasalahan pemanasan global. Guru mengarahkan peserta didik untuk mengamati fenomena, kemudian memberikan pertanyaan pemantik: “Apakah suhu udara yang tinggi pada suatu waktu dapat langsung dijadikan bukti terjadinya pemanasan global?” dan “Apa hubungan aktivitas manusia dengan peningkatan suhu bumi?” Peserta didik membaca dan mengamati GLORYS. Peserta dilatih untuk mengidentifikasi fenomena dan masalah yang terdapat dalam komik, menyampaikan dugaan awal, serta mengajukan pertanyaan yang berkaitan dengan permasalahan pem 15 menit 7.Kegiatan Pembelajaran Tabel 4. Kegiatan Pembelajaran

Sintak Pembelajaran Project Based Learning Kegiatan Belajar Mengajar Alokasi Waktu Aktivitas Guru Aktivitas Peserta Didik Fase 2: Mengorganisasi Peserta Didik untuk Belajar Guru membagi peserta didik ke dalam kelompok secara heterogen dan membagikan LKPD. Guru menjelaskan tugas menyelidiki dan mengarahkan peserta didik menggunakan GLORYS sebagai sumber informasi untuk memahami masalah. Guru membantu kelompok menentukan pembagian tugas dan fokus Peserta didik membentuk kelompok, membaca petunjuk LKPD, menentukan pembagian tugas, mengidentifikasi informasi yang diperlukan, serta menyusun permasalahan dan dugaan awal berdasarkan GLORYS. 15 menit Fase 3: Membimbing Penyelidikan Individu/ Kelompok Guru membimbing peserta didik melakukan penyelidikan melalui pengamatan, percobaan sederhana, analisis informasi, tabel, gambar, dan data yang tersedia dalam GLORYS/LKPD. Guru mengarahkan peserta didik dan memberikan pertanyaan kepada pengarah apabila kelompok mengalami kesulitan. Peserta didik melakukan penyelidikan sesuai LKPD. Peserta diajarkan mengumpulkan dan mencatat data hasil pengamatan, membaca informasi dalam GLORYS, mengidentifikasi bukti ilmiah, membandingkan data, membuat tabel/grafik, serta mengan 40 menit Guru membimbing peserta didik mengolah hasil penyelidikan dan mengarahkan mereka untuk membandingkan dugaan awal dengan bukti yang diperoleh. Guru memberikan penguatan terhadap konsep yang masih belum dipahami, termasuk perbedaan antara pemanasan lokal, efek rumah kaca, dan pemanasan global. Peserta didik melanjutkan analisis hasil penyelidikan. Peserta diajarkan menafsirkan data, menghubungkan hasil pengamatan dengan informasi dalam GLO 20 menit

Sintak Pembelajaran Project Based Learning Kegiatan Belajar Mengajar Alokasi Waktu Aktivitas Guru Aktivitas Peserta Didik Fase 4: Mengembangkan Guru mengarahkan setiap kelompok menyusun hasil berdiskusi dalam bentuk tabel/grafik dan argumentasi ilmiah . Guru meminta peserta didik menyusun kesimpulan menggunakan pola Claim– Evidence–Reasoning (CER) dan menyusun solusi berdasarkan bukti ilmiah. Guru memfasilitasi presentasi kelompok. Peserta diajarkan menyusun hasil berdiskusi, membuat kesimpulan, dan menyusun argumentasi ilmiah yang terdiri atas klaim, bukti, dan alasan ilmiah . Peserta didik berdiskusi hasil kelompok dan menjawab pertanyaan atau pendapat kelompok lain. 30 menit Fase 5: Menganalisis dan Mengevaluasi Proses Pemecahan Masalah Guru memfasilitasi diskusi kelas untuk memecahkan penyelesaian masalah. Guru memberikan klarifikasi terhadap miskonsepsi dan menegaskan konsep pemanasan global, efek rumah kaca, radiasi, gas rumah kaca, dampak, serta upaya mitigasi. Guru mengarahkan peserta didik melakukan refleksi terhadap proses penyelidikan. Peserta diajarkan membandingkan dugaan awal dengan hasil menyelidiki, mengemukakan bukti dan solusi yang telah disusun, memperbaiki pemahaman yang kurang tepat, serta menyampaikan kesimpulan dan refleksi pembelajaran. 15 menit Penutup Guru memberikan penguatan terhadap konsep yang telah dipelajari, menyampaikan keterkaitan materi dengan kehidupan sehari-hari, memberikan tindak/asesmen, dan menutup pembelajaran lanjut dengan doa serta salam. Peserta diajarkan menyampaikan hal-hal yang telah dipahami, mengerjakan asesmen/refleksi, mencatat tindak lanjut, berdoa, dan menjawab salam. 10 menit

8.Perangkat Asesmena. Asesmen Asesmen Formatif Penilaian LKPD Tabel.6 Kisi-kisi Asesmen Formatif Materi Ajar Tujuan Pembelajaran Rincian Butir Soal Soal Pemanasan Global Mengidentifikasi fakta-fakta perubahan lingkungan sebagai dampak pemanasan global. Mengajak berdoa bersama Disajikan ilustrasi peningkatan suhu, peserta didik memprediksi fenomena tersebut. C4/ Pilihan ganda/1 Disajikan gambar daratan Indonesia, peserta didik memprediksi dampak yang terjadi pada Indonesia apabila es meleleh C4/ Uraian/ 10 Peningkatan kadar CO2 Disajikan data emisi karbon dioksida dan sumbernya, peserta didik menganalisis sector yang menyumbang emisi karbon dioksida paling banyak. C4/ Pilihan ganda/ 2 Efek rumah kaca Disajikan wacana tentang efek rumah kaca, peserta didik menganalisis dampak gas C02 C4/ Pilihan ganda/4 Disajikan ilustrasi tentang peristiwa efek rumah kaca, peserta didik diminta menjelaskan fenomena efek rumah kaca C4/ Uraian/ 7 Solusi terhadap perubahan lingkungan Disajikan permasalahan emisi gas CO2. Peserta didik memprediksi mengatasi permasalahan C3/ Pilihan ganda/5

Materi Ajar Tujuan Pembelajaran Rincian Butir Soal Soal Pemanasan Global Aktivitas manusia yang menyebabkan kerusakan lingkungan. Disajikan data infografik, peserta didik diminta untuk menyebutkan aktivitas penyebab kerusakan lingkungan C5/ Uraian/8 Disajikan infografik, peserta didik memilih pernyataan yang benar C4/ Pilihan ganda/6 Berdasarkan infografik, peserta didik menyebutkan akibat penggunaan bahan bakar fosil. C4/ Uraian/ 9b. Lembar Asesmen Formatif No Nama Siswa Elemen Pemahaman Sains Skor Keterangan 1 2 3 4 1. 2. 3. Tabel 7. Asesmen FormatifKeterangan: Skor 80-100 : Sangat Baik Skor 70-79 : Baik Skor 60-69 : Cukup Skor <60 : Kurang

Elemen Pemahaman Sains Indikator dan Kriteria Nilai 4 3 2 1 Menjelaskan Peserta didik menjelaskan konsep secara lengkap dan detail, dengan menggunakan istilah ilmiah yang tepat, serta memberikan contoh yang relevan Peserta didik menjelaskan konsep dengan baik, meskipun ada beberapa detail yang kurang, namun tetap menggunakan istilah ilmiah yang benar Peserta didik menjelaskan konsep secara umum, tetapi kurang detail dan contoh, serta ada sedikit kesalahan dalam penggunaan istilah Peserta didik menjelaskan konsep secara tidak jelas, banyak kesalahan dalam penggunaan istilah, dan tidak memberikan contoh Mengidentifikasi Peserta didik dapat mengidentifik asi semua komponen/ele men yang relevan dengan akurat dan tanpa kesalahan Peserta didik mengidentifik asi sebagian besar komponen/el emen dengan benar, namun ada satu-dua kesalahan kecil Peserta didik mengidentifik asi beberapa komponen/ele men, namun banyak yang terlewat atau salah Peserta didik tidak mampu mengidentifik asi komponen/ele men dengan benar, banyak kesalahan atau terlewat Menerapkan Peserta didik mampu menerapkan konsep secara tepat pada situasi atau masalah yang kompleks, menunjukkan pemahaman yang mendalam Peserta didik menerapkan konsep pada situasi atau masalah sederhana dengan cukup tepat, meskipun ada sedikit kekurangan Peserta didik menerapkan konsep dengan cukup baik, namun hanya pada masalah yang sangat sederhana dan dengan beberapa kesalahan Peserta didik tidak mampu menerapkan konsep pada situasi yang diberikan, banyak kesalahan atau tidak relevan Tabel 8. Indikator dan Kriteria Penilaian Pemahaman Sains

Elemen Keterampilan Proses Indikator dan Kriteria Nilai 4 3 2 1 Merancang Peserta didik merancang dengan sangat detail, jelas, dan sistematis; mencakup semua aspek penting; serta menunjukkan kreativitas dan pemahaman konsep yang mendalam Peserta didik merancang dengan baik dan sistematis; mencakup sebagian besar aspek penting; terdapat sedikit kekurangan dalam detail Peserta didik merancang secara umum tetapi kurang detail dan ada beberapa aspek penting yang terlewat Peserta didik merancang tidak jelas tidak sistematis, banyak aspek penting yang tidak tercukup Membuat Peserta didik membuat produk/proyek sesuai rencana dengan baik; hasil akhir sesuai dengan tujuan; serta menggunakan bahan dan teknik dengan benar dan kreatif Peserta didik membuat produk/proyek sesuai rencana dengan baik, meskipun ada beberapa kekuragan kecil; hasil akhir cukup sesuai dengan tujuan Peserta didik membuat produk/proye k dengan beberapa kesalahan atau ketidaksesuai a n terhadap rencana; hasil akhir kurang optimal Peserta didik tidak dapat membuat produk/proyek sesuai rencana; banyak kesalahan dan ketidaksesuai an dengan tujuan yang diharapkan Tabel 9. Indikator dan Kriteria Penilaian Keterampilan Proses

Elemen Keterampilan Proses Indikator dan Kriteria Nilai 4 3 2 1 Menyajikan Peserta didik menyajikan hasil secara jelas, terstruktur, dan menarik; menggunakan media/alat bantu dengan efektif, serta mampu menjawab pertanyaan dengan tepat dan mendalam Peserta didik menyajikan hasil dengan cukup jelas dan terstruktur; menggunakan media/alat bantu dengan cukup baik; mampu menjawab sebagian besar pertanyaan dengan tepat Peserta didik menyajikan hasil dengan kurang jelas atau kurang terstruktur; penggunaan media/alat bantu kurang efektif; menjawab pertanyaan dengan kurang tepat Peserta didik menyajikan hasil secara tidak jelas, tidak terstruktur, atau tidak menarik; tidak menggunakan media/alat bantu dengan benar; tidak mampu menjawab pertanyaan dengan baik Mengevaluasi Peserta didik mengevaluasi hasil atau proses dengan sangat kritis dan objektif, mampu mengidentifik asi semua kekuatan, kelemahan, dan memberikan saran perbaikan yang konkret dan relevan Peserta didik mengevaluasi dengan baik, cukup kritis, dan objektif, mampu mengidentifik asi sebagian besar kekuatan dan kelemahan serta memberikan beberapa saran perbaikan Peserta didik mengevaluasi secara umum namun kurang kritis dan objektif; mengidentifi k asi beberapa kekuatan dan kelemahan, tetapi saran perbaikan tidak terlalu spesifik Peserta didik mengevaluasi tanpa kritis, hanya sedikit atau tidak ada identifikasi kekuatan dan kelemahan; tidak memberikan saran perbaikan yang relevan

Elemen Profil Pelajar Pancasila Indikator dan Kriteria Nilai 4 3 2 1 Beriman, bertaqwa terhadap Tuhan YME, dan Berakhlak Mulia Peserta didik konsisten menjalankan ibadah sesuai ajaran agama, menghormati sesama, dan selalu menunjukkan sikap berakhlak mulia dalam setiap tindakan Peserta didik menjalankan ibadah dan menunjukkan sikap baik dalam sebagian besar kesempatan, namun terkadang masih memerlukan pengingat Peserta didik menjalankan ibadah dan bersikap baik, namun sering membutuhkan bimbingan dan pengingat dalam menjaga sikap Peserta didik jarang menjalankan ibadah dan menunjukkan sikap berakhlak baik serta sering kali memerlukan bimbingan dan pengingat Mandiri Peserta didik sangat mandiri, selalu mengambil inisiatif, dan menyelesaikan tugas tanpa bantuan Peserta didik mandiri dan jarang membutuhkan bantuan dalam menyelesaikan tugas, namun kadang membutuhkan sedikit arahan Peserta didik membutuhkan beberapa bantuan atau arahan untuk menyelesaikan tugas Peserta didik selalu membutuhkan bantuan dan arahan dalam menyelesaikan tugas, menunjukkan ketergantungan tinggi Gotong royong Peserta didik selalu aktif bekerja sama, berbagi tugas, dan membantu teman dalam kegiatan kelompok dengan sukarela Peserta didik aktif bekerja sama dalam kegiatan kelompok dan membantu teman, namun kadang memerlukan dorongan Peserta didik bekerja sama dalam kelompok, tetapi hanya sedikit membantu dan cenderung menunggu arahan Peserta didik jarang bekerja sama atau membantu teman dalam kegiatan kelompok dan sering kali pasif Tabel 10. Indikator dan Kriteria Penilaian Profil Pelajar Pancasila

Elemen Profil Pelajar Pancasila Indikator dan Kriteria Nilai 4 3 2 1 Berpikir kritis Peserta didik sangat kritis, mampu menganalisis informasi dengan baik, mengevaluasi argument, dan membuat keputusan yang logis dengan bukti kuat Peserta didik mampu menganalisis informasi dan mengevaluasi argument dengan baik, namun kadang membutuhkan panduan Peserta didik mencoba menganalisis informasi dan mengevaluasi argument, tetapi masih memerlukan bimbingan intensif Peserta didik mengalami kesulitan dalam menganalisis informasi, sering membuat keputusan tanpa pertimbangan logis Kreatif Peserta didik sangat kreatif, sering menghasilkan ide baru dan solusi inovatif dalam berbagai situasi Peserta didik kreatif dan sering kali mampu menghasilkan ide atau solusi baru, tetapi kadang membutuhkan arahan Peserta didik memiliki beberapa ide kreatif, namun masih sering kesulitan menghasilkan solusi yang baru dan unik Peserta didik jarang menunjukkan ide atau solusi baru, cenderung bergantung pada ide dan membutuhkan banyak arahan

9.Pengayaan dan Remidial Pengayaan Menganalisis kasus nyata pemanasan global “Seberapa besar kontribusi aktivitas di sekolah terhadap pemanasan global?” Peserta didik kemudian mengidentifikasi sumber emisi di sekolah: Penggunaan listrik (AC, lampu) Transportasi siswa/guru Sampah plastik Hasil analisis disajikan dalam bentuk: laporan tertulis, atau infografis, atau video edukasi sederhana Remedial Peserta didik memilih salah satu: Membuat rangkuman 1 halaman pemanasan global Menggambar skema efek rumah kaca Membuat peta konsep sederhana

BAHAN AJAR“PEMANASAN GLOBAL” Untuk Siswa Kelas X

Daftar Isi 1 Peta Konsep 2 Ayo Mengamati! 3 Identitas Masalah 3 Pemanasan Global 4 Penyebab Pemanasan Global 4 Dampak Pemanasan Global 5 Solusi Mengatasi Pemanasan Global 6 Hasil Kesepakatan Dunia Internasional 6 Aesmen Formatif 8DAFTAR ISI

PETA KONSEPPEMANASANPEMANASAN GLOBALGLOBAL PEMANASAN GLOBAL A. PEMANASAN GLOBAL Pengertian B. PENYEBAB Pemicu Meningkatnya Gas Rumah Kaca C. DAMPAK 1.Mencair es di Kutub Bumi 2.Meningkatnya permukaan air laut 3.Perubahan iklim 4.Punahnya flora fauna 5.Timbulnya wabah penyakit D. SOLUSI Upaya Mengatasi Dampak Pemanasan Global E. HASIL KESEPAKATAN DUNIA GLOBAL INTERNASIONAL 1.Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) 2.Protokol Kyoto 3.Asia-Pasific Partnership on Clean Development and Climate (APPCDC) 4.Sustainable Development Goals (SDGs)

AYO AMATI!Gambar disamping merupakan gambar puncak Jayawijaya yang berada di Papua Tengah, Puncak ini memiliki salju abadi yang kian menipis bisa dilihat dari gambar disamping. Mengapa demikian ?Perhatikan Gambar Berikut!Asap yang dihasilkan dari berbagai aktivitas manusia seperti pembakaran sampah, penggunaan bahan bakar pada kendaraan bermotor, dan aktivitas pembangkit listrik memiliki dampak sebagai salah satu pemicu terjadinya pemanasan global. Apa itu pemanasan global? Bagaimana hubungan asap tersebut dengan pemanasan global? Asap dari aktivitas manusia mengandung gas-gas yang berbahaya bagi kesehatan manusia dan lingkungan. Salah satunya, menjadi penghalang pemantulan panas Bumi sehingga menyebabkan efek rumah kaca. Apa itu efek rumah kaca?Identifikasi Masalah

Pemanasan global adalah suatu bentuk ketidakseimbangan ekosistem di Bumi akibat terjadinya proses peningkatan suhu rata-rata permukaan Bumi oleh adanya radiasi Matahari menuju atmosfer Bumi. Sebagian radiasi Matahari berubah menjadi energi panas dalam bentuk sinar inframerah, yang mana sebagian diserap oleh permukaan Bumi dan sebagian lagi dipantulkan kembali ke atmosfer. Sebagian sinar tidak dapat dipantulkan karena tertahan oleh gas rumah kaca, sehingga hal tersebut yang menyebabkan suhu Bumi meningkat.A. PEMANASAN GLOBALPeningkatan suhu rata-rata di permukaan Bumi disebabkan meningkatnya konsentrasi gas rumah kaca di atmosfer Bumi akibat aktivitas manusia. Gas rumah kaca yang dimaksud adalah karbon dioksida (CO2), uap air (H2O), metana (CH4), klorofluorokarbon (CFC), dinitrogen oksida (N2O), dan ozon (O3). Gas rumah kaca paling banyak dihasilkan dari kegiatan industri dan penggunaan kendaraan berbahan bakar minyak. Secara alami, gas rumah kaca dihasilkan dari sumber penguapan dan erupsi gunung vulkanik yang aktif. Proses terperangkapnya panas yang seharusnya dipantulkan permukaan Bumi akibat gas-gas rumah kaca di atmosfer yang melebihi batas normal terjadi secara berulang,sehingga suhu Bumi terus meningkat. Peristiwa tersebut dikenal dengan istilah efek rumah kaca. Dalam konsentrasi yang seimbang, efek rumah kaca memiliki peran penting dalam melindungi makhluk hidup di Bumi, yaitu sebagai penghangat. Tanpa adanya efek rumah kaca, Bumi akan diselimuti es dengan suhu mencapai -18°C1.Pemicu Meningkatnya Gas Rumah Kaca di AtmosferB. PENYEBAB PEMANASAN GLOBALPenggunaan Bahan Bakar Fosil Peningkatan jumlah industri dan sarana transportasi selalu diikuti dengan peningkatan penggunaan bahan bakar dari fosil, seperti minyak bumi dan gas alam yang menghasilkan pembakaran berupa gas-gas rumah kaca. Gas karbon dioksida (CO2) jika dikombinasikan dengan adanya air akan membentuk senyawa korosif yang berpotensi mencemarkan tanah dan air. Penggunaan CFC dalam Kehidupan Sehari-hari Klorofluorokarbon atau CFC merupakan senyawa kimia yang terdiri atas atom karbon, klorin, dan fluorin. Gas CFC digunakan sebagai bahan refrigan untuk kulkas dan pendingin ruangan/AC, serta bahan rumah tangga yang dikemas dalam botol aerosol. Gas CFC pada lapisan stratosfer dipecah oleh radiasi sinar UV, kemudian terurai dan melepaskan atom-atom klorin. Atom klorin bereaksi dengan ozon secara terus-menerus mengakibatkan terjadinya penipisan lapisan ozon. Akibatnya, peningkatan paparan radiasi sinar UV yang masuk ke permukaan Bumi. Kotoran Ternak Sapi merupakan hewan ruminansia yang memiliki rumen yang di dalamnya terdapat mikroorganisme yang memecah selulosa pada dinding sel tumbuhan. Dalam proses tersebut, terjadi fermentasi yang menghasilkan gas metana. Gas metana yang dihasilkan dalam rumen sapi dikeluarkan dalam bentuk feses dan gas buangan. Gas metana (CH4) ini memiliki kontribusi dalam menyebabkan pemanasan global. Gas metana adalah gas yang terbentuk dari dekomposisi anaerob limbah organik dan juga penyumbang emisi gas rumah kaca.

Gas metana memiliki potensi pemanasan global 25 kali dibandingkan dengan karbon dioksida, sehingga kegiatan peternakan memiliki dampak yang lebih signifikan daripada gas CO2, yang dihasilkan dari proses pembakaran bahan bakar fosil. Sampah Sisa makanan pada tempat pembuangan sampah (TPA) akan membusuk dan membentuk gas metana, yang merupakan gas rumah kaca. Sisa makanan yang dibuang dapat menyumbang kadar gas rumah kaca di atmosfer. Metode pengelolaan sampah yang kurang efektif juga dapat memengaruhi kadar gas rumah kaca di atmosfer. Salah satunya adalah pembakaran sampah secara terbuka. Pengelolaan sampah dengan cara tersebut menghasilkan gas-gas yang memberikan dampak negatif bagi lingkungan dan kesehatan, di antaranya CO2 dan CH4. Deforestasi Deforestasi adalah kondisi penurunan luas hutan yang disebabkan oleh konversi lahan untuk infrastruktur, permukiman, pertanian, pertambangan, dan perkebunan. Perubahan lahan tersebut sering berakibat pada kebakaran hutan sehingga terbuangnya emisi gas karbon ke atmosfer. Jika deforestasi dan kebakaran hutan terjadi terus-menerus dan tidak segera ada pencegahan, akan mempercepat terjadinya pemanasan global. Emisi yang tinggi akibat deforestasi dapat menyebabkan berbagai dampak serius, di antaranya suhu Bumi mengalami peningkatan, meningkatnya intensitas curah hujan per tahun yang mengakibatkan bencana, menimbulkan ancaman pangan dari perubahan iklim yang ditimbulkan, dan permukaan air laut menjadi naik.C. DAMPAK PEMANASAN GLOBAL Mencair Es di Kutub Bumi Daratan es berwarna putih yang luas membentang memiliki kemampuan untuk memantulkan sinar Matahari, sehingga berperan menjaga kestabilan suhu Bumi. Dengan hilangnya daratan es di kutub, dapat memicu terjadinya peningkatan suhu permukaan Bumi. Meningkatnya Permukaan Air Laut Bongkahan es yang pecah dan terbawa aliran air laut akan mencair di lautan. Akibatnya, wilayah daratan mengalami penyusutan serta terjadinya erosi pantai, badai, dan banjir rob. Terjadinya peningkatan permukaan air laut sangat merugikan kehidupan masyarakat, khususnya yang berada di wilayah pesisir pantai. Perubahan Iklim Perubahan iklim merupakan perubahan pola perilaku iklim yang meliputi perubahan tekanan udara, curah hujan, dan arah serta kecepatan angin. Adanya kenaikan suhu Bumi dapat mengubah sistem iklim yang berdampak luas bagi kehidupan makhluk hidup di Bumi. Punahnya Flora dan Fauna Tanaman yang berada di lingkungan pegunungan es akan kehilangan ruang untuk bertumbuh akibat mencairnya gletser. Akibat mencairnya gletser Pegunungan Alpen, para ahli memprediksi terdapat 22% spesies yang diteliti akan punah 150 tahun lagi setelah gletser menghilang. Beberapa contoh tanaman endemik yang terancam punah di Pegunungan Alpen, antara lain Mossy saxifraga, Saxifraga oppositifolia, dan Cardamine resedifolia.

Mengurangi konsumsi daging dan menggantinya dengan sumber makanan nabati, karena pola konsumsi daging untuk setiap orang per tahunnya menyumbang 6.700 kg CO2. Penanaman hutan kembali atau reboisasi, karena hutan memiliki fungsi vital bagi kelangsungan kehidupan makhluk hidup di dunia. Mengurangi penggunaan kendaraan pribadi dan beralih menggunakan transportasi umum. Jika jarak tempat yang ingin dikunjungi tidak terlalu jauh, Anda dapat berjalan kaki atau menggunakan sepeda sebagai alat transportasi. Menghemat energi, seperti mematikan lampu pada siang hari, menggunakan lampu hemat energi, atau mematikan alat elektronik yang sudah tidak digunakan. Kita dapat memulai untuk menggunakan sumber energi alternatif (angin, Matahari, air, dan lainnya). Mengurangi penggunaan plastik, seperti sedotan plastik, air minum dalam kemasan plastik, dan kantong plastik. Selalu sediakan tas belanja jika bepergian. Melakukan pengelolaan sampah yang benar. Pengelolaan sampah yang dimaksud meliputi pengumpulan, pengangkutan, pemrosesan, hingga pendauran ulang. Melakukan aksi menjaga alam dan lingkungan kepada keluarga, teman, kerabat, atau masyarakat luas, misal dengan memberikan pengetahuan untuk menjaga alamD. SOLUSI MENGATASI PEMANASAN GLOBALKekhawatiran terhadap dampak pemanasan global menjadi isu global yang menjadi perhatian sangat serius dari berbagai kalangan di dunia. Dalam upaya menanggulanginya, beberapa konferensi antarnegara diselenggarakan untuk membahas isu tersebut. Kesepakatan Internasional :E. HASIL KESEPAKATAN DUNIA INTERNASIONAL 1.Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC), yang dibentuk oleh Perserikatan Bangsa- Bangsa pada tahun 1988. IPCC berperan sebagai penyedia informasi ilmiah yang komprehensif mengenai perubahan iklim, termasuk penyebab, dampak, serta upaya mitigasi dan adaptasi yang dapat dilakukan. Laporan-laporan yang dihasilkan oleh IPCC menjadi dasar bagi para pembuat kebijakan di berbagai negara untuk mengambil langkah dalam mengurangi dampak pemanasan global. Timbulnya Wabah Penyakit Perubahan Iklim dapat mengubah siklus hidup beberapa hama sehingga terjadi wabah penyakit. Ketidakseimbangan ekosistem juga dapat memberi dampak pada penyebaran penyakit melalui air ataupun penyebaran lainnya. Meningkatnya kasus demam berdarah karena munculnya ruang baru untuk berkembang biaknya nyamuk demam berdarah. Perubahan iklim dapat menyebabkan bencana alam disertai perpindahan penduduk ke tempat pengungsian sehingga memicu munculnya penyakit, seperti diare, malnutrisi, dan penyakit kulit. Jika daerah es yang membeku selama berabad-abad (permafrost) mencair, terdapat banyak patogen yang terlepas dan menyebar ke banyak wilayah sehingga terjadi wabah penyakit.

3.Asia-Pasific Partnership on Clean Development and Climate (APPCDC) 4.Sustainable Development Goals (SDGs) Sustainable Development Goals (SDGs) yang ditetapkan pada tahun 2015. SDGs terdiri dari 17 tujuan pembangunan berkelanjutan, salah satunya adalah Tujuan 13, yaitu penanganan perubahan iklim (Climate Action). Melalui SDGs, negara-negara di dunia didorong untuk mengambil langkah nyata dalam mengurangi emisi gas rumah kaca, meningkatkan ketahanan terhadap dampak perubahan iklim, serta meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan. Asia-Pacific Partnership on Clean Development and Climate (APPCDC) yang dibentuk pada tahun 2005. Kerja sama ini melibatkan negara-negara di kawasan Asia-Pasifik dengan tujuan mengurangi emisi gas rumah kaca melalui pengembangan dan penggunaan teknologi bersih tanpa menghambat pertumbuhan ekonomi. Fokus utama APPCDC meliputi peningkatan efisiensi energi, pengembangan energi terbarukan, serta pengurangan polusi dari sektor industri. Kyoto Protocol yang disepakati pada tahun 1997. Protokol ini merupakan perjanjian internasional yang bertujuan untuk mengurangi emisi gas rumah kaca, terutama oleh negara- negara maju. Dalam perjanjian ini, negara maju memiliki tanggung jawab lebih besar dalam menurunkan emisi, sesuai dengan prinsip “tanggung jawab bersama tetapi berbeda” (common but differentiated responsibilities). Protokol Kyoto juga memperkenalkan berbagai mekanisme seperti perdagangan emisi dan Clean Development Mechanism (CDM) untuk membantu negara dalam mencapai target pengurangan emisi secara lebih fleksibel. 2.Protokol Kyoto

1.Dari hasil penelitian, peningkatan suhu dikedua kutub tersebut sudah tiga kali. Berapa negara seperti Belanda, Singapura dan nnegara Eropa saat ini sedang membangun atau melebarkan wilayah negara dengan membuat bendungan dan pasir di pantai agar tidak terkena dampak pemanasan global. Pernyataan di atas merupakan salah satu fakta lingkungan yang merupakan gejala pemanasan global yaitu.......F. Asesmen Formatif a. Peningkatan suhu permukaan air lait b. Mencairnya es di kutub c. La Nina d. El Nino e. Rusaknya ekosistem laut 2.Perhatikan infografik berikut! Indonesia menjadi salah satu kontributor pemanasan global karena pengundulan hutan, eksplorasi pertambangan dan emisi karbon dioksida. Misalnya, kebakaran hutan di Indonesia telah mengakibatkan negara-negara tetangga terkena dampaknya. Kehidupan masyarakat di Singapura dan Malaysia terganggu karena asap yang diimpor dari Indonesia. Informasi yang sesuai dengan gambar di atas adalah....... a. Pembangkit listrik mengeluarkan emisi 20% C02 setiap tahun b. Sektor industri mengeluarkan emisi C02 terbesar di dunia c. Pembangkit listrik mengeluarkan emisi C02 terbesar di dunia d. 14% dari emisi C02 berasal dari pembakaran batu bara e. Aktivitas dan pemakaian energi menjaadi penyumbang C02 terbanyak nomor dua setelah perusakan hutan. 3.Terjadinya efek rumah kaca secara alami dibutuhkan untuk menjaga suhu bumi agar tetap hangat. Namun pada kenyataannya, penigkatan gas-gas rumah kaca di atamosfer membuat terjadinya pemanasan global. Pada proses terjadinya efek rumah kaca, gas C02 menyebabkan..... a. Berkurangnya gas C02 b. Bertambahnya gas 02 c. Naiknya suhu Permukaan bumi d. Menurunnya suhu permukaan bumi e. Berkurangnya tumbuh-tumbuhan

4.Perhatikan data berikut ini! a. CO2, O2, H2O, NO2 b. CO2, CFC, H2O, NO2 c. CO2, CFC, NO, NO2 Berdasarkan infografik tersebut, pernyataan berikut yang benar adalah...... a. Indonesia sering mengalami bencana akibat pemanasan global b. Penggunaan bahan bakar fosil tidak perlu ditekan untuk saat ini c. Saat ini suhu bumi mengalami peningkatan sebesar 1 °C d. Emisi karbon dioksida penyebab pemanasan global harus dikurangi e. Lahan hutan di Indonesia banyak dialihfungsikan sebagai tambang dan perkebunan sawit Gas-gas penyebab efek rumah kaca, seperti gas karbon dioksida (CO2), gas metana (CH4), klorofluorokarbon (CFC), nitrogen monoksida (NO2), nitrogen dioksida (NO), dan belerang dioksida (SO2) yang berada pada atmosfer Bumi menyerap energi dari gelombang pada rentang panjang gelombang 5-50nm. Molekul-molekul gas rumah kaca menyerap energi untuk dapat bervibrasi dan berotasi, dan sebagian besar energi lainnya dipancarkan lagi ke permukaan Bumi. Akibatnya, gelombang infraerah tidak dapat dilepaskan menuju luar angkasa, melainkan dipantulkan kembali menuju Bumi, sehingga kebutuhan suhu rata-rata 15°C untuk permukaan Bumi dari efek rumah kacadapat terpenuhi. Dalam keadaan normal, efek rumah kaca berfungsi untuk menjaga agar suhu antara siang dan malam tidak berbeda jauh, dan menjaga suhu Bumi tetap hangat. Jika pada atmosfer Bumi kekurangan gas rumah kaca, suhu Bumi akan menurun dan permukaan Bumi akan ditutupi es. Berdasarkan teks diatas, gas-gas apa saja yang termasuk gas efek rumah kaca yang tepat? d. NO, O2, H2O, NO2 e. NO, CO2, FCC, H2O, NO 5.Emisi CO2, hasil pembakaran bahan bakar fosil merupakan salah satu gas rumah kaca terbesar yang terdapat di atmosfer. Gas CO2, ini dapat menyebabkan efek rumah kaca sehingga meningkatkan suhu bumi, oleh karena itu perlu dikurangi. Cara untuk mengurangi emisi CO2 yaitu..... a. menggunakan energi minyak bumi sebagai bahan bakar utama b. membakar sampah plastik agar tidak mencemari lingkungan c. menggalakkan gerakan reboisasi pada lahan-lahan yang gundul d. mengganti AC dengan pendingin yang lebih ramah lingkungan e. memanfaatkan kotoran ternak untuk pembuatan biogas 6.Perhatikan infografik berikut!

7.Perhatikan gambar berikut! Berdasarkan ilustrasi diatas, jelaskan proses terjadinya efek rumah kaca pada atmosfer bumi! 8.Perhatikan infografik berikut! 9.Apa akibatnya jika kita tidak mengurangi penggunaan bahan bakar fosil mulai dari sekarang ? Berdasarkan ilustrasi diatas, aktivitas manusia yang menyebabkan perubahan lingkungan adalah....... 10.National Geographic membuat sebuah peta interaktif. Peta memperlihatkan bahwa ketika seluruh es meleleh, permukaan laut akan semakin tinggi, banyak daratan hilang, pegunungan jadi pulau, dan manusia bakal merugi. Area berwarna biru muda menunjukan daerah yang akan tenggelam bila seluruh es meleleh. Berdasarkan informasimdi atas, prediksikan apa yang akan terjadi di Indonesia apabila seluruh es meleleh?

Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)“PEMANASAN GLOBAL” Untuk Siswa Kelas X

Identitas Kelompok1.Menjelaskan hubungan antara radiasi matahari, radiasi inframerah, efek rumah kaca, dan pemanasan global; 2.Membedakan lapisan ozon dengan efek rumah kaca berdasarkan bukti ilmiah; 3.Mengidentifikasi aktivitas manusia yang berkontribusi terhadap peningkatan gas rumah kaca; 4.Menganalisis informasi dan data untuk membedakan cuaca dengan tren pemanasan global ; 5.Menganalisis hubungan antara hilangnya mangrove, penyimpanan karbon, dan perubahan lingkungan; 6.Menganalisis jejak karbon dari aktivitas transportasi sehari-hari; 7.Menyusun klaim, bukti, dan alasan ilmiah (Claim–Evidence–Reasoning/CER) ; 8.Memperkirakan dan memilih tindakan yang dapat dilakukan untuk mengurangi kontribusi terhadap pemanasan global; 9.Mengomunikasikan hasil penyelidikan secara sistematis berdasarkan bukti.LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) PEMANASAN GLOBAL Kelas: ..................................................... Nama Kelompok: .................................. Anggota: 1....................................................... 2....................................................... 3....................................................... 4....................................................... 5....................................................... B. TUJUAN PEMBELAJARAN C. PETUNJUK PENGGUNAAN LKPD 1.Bentuklah kelompok sesuai Arah guru. 2.Menyiapkan komik digital GLORYS dan LKPD. 3.Bacalah bagian komik yang ditampilkan oleh guru secara berurutan. 4.Diskusikan setiap pertanyaan bersama anggota kelompok. 5.Tuliskan jawaban berdasarkan informasi dari komik, hasil pengamatan, data, dan sumber ilmiah , bukan sekedar pendapat. 6.Jika memperoleh informasi dari sumber lain, tuliskan sumbernya. 7.Setiap anggota kelompok harus berkontribusi. 8.Gunakan data atau bukti sebelum menarik kesimpulan. 9.Presentasikan hasil penyelidikan kelompok. 10.Lakukan refleksi setelah kegiatan selesai.

No. Fenomena/Informasi Penjelasan Singkat 1 2 3 KEGIATAN 1 ORIENTASI PADA MASALAH Bacalah komik GLORYS! Buka bagian awal komik GLORYS yang menceritakan kondisi lingkungan yang terasa semakin panas serta percakapan mengenai ozon dan efek rumah kaca . Dalam komik, peserta didik menemukan bahwa panas yang dirasakan sehari-hari tidak dapat langsung digunakan sebagai bukti bahwa pemanasan global semakin parah. Komik juga menunjukkan bahwalapisan ozon dan efek rumah kaca merupakan dua fenomena yang berbeda . Ayo Amati! 1. Fenomena apa yang kalian temukan? Tuliskan minimal tiga fenomena atau informasi penting yang kalian temukan dalam komik. Setelah membaca bagian komik tersebut, diskusikan pertanyaan berikut. 2. Apa yang menjadi permasalahan? Tuliskan permasalahan utama yang menurut kelompok kalian perlu menginginkannya. Masalah: ........................................................................................................................................................... ........................................................................................................................................................... ...........................................................................................................................................................

Aspek Lapisan Ozon Efek Rumah Kaca Lokasi/fenomena atmosfer Radiasi yang berkaitan Fungsi/peran Gas/faktor yang terlibat Dampak jika terjadi perubahan Hubungan dengan pemanasan global KEGIATAN 2 MEMBEDAKAN OZON DAN EFEK RUMAH KACA Perhatikan kembali bagian komik GLORYS yang membahas lapisan ozon dan efek rumah kaca. Komik menjelaskan bahwa lapisan ozon berperan menyerap radiasi ultraviolet, sedangkan efek rumah kaca berkaitan dengan gas rumah kaca yang menyerap dan memancarkan kembali radiasi radiasi dari Bumi. Ayo Bandingkan! Tabel lengkap berikut berdasarkan informasi dari komik. Pertanyaan Analisis 1. Apakah pernyataan berikut ini benar? “Pemanasan global terjadi karena lubang ozon sehingga panas Matahari masuk lebih banyak ke Bumi.” Jawaban: ☐ Benar ☐ Salah Bukti dari komik : ........................................................................................................................................................... ........................................................................................................................................................... ........................................................................................................................................................... Alasan ilmiah : ........................................................................................................................................................... ........................................................................................................................................................... ...........................................................................................................................................................

Aktivitas Manusia Gas/Emisi yang Berkaitan Bagaimana Aktivitas Tersebut Berkontribusi? Kendaraan bermotor Pembangkit listrik berbahan bakar fosil Industri Peternakan Penebangan hutan KEGIATAN 3 GAS RUMAH KACA Pada komik GLORYS ditampilkan contoh aktivitas manusia, kendaraan, industri, pembangkit listrik, peternakan, dan penebangan hutan yang berkaitan dengan emisi gas rumah kaca. Ayo Identifikasi ! Lengkapi tabel berikut. Pertanyaan Analisis! 1. Aktivitas mana yang paling dekat dengan kehidupan kalian sehari-hari? ........................................................................................................................................................... ........................................................................................................................................................... ........................................................................................................................................................... 2. Bagaimana aktivitas tersebut dapat berhubungan dengan peningkatan gas rumah kaca? ........................................................................................................................................................... ........................................................................................................................................................... ........................................................................................................................................................... 3. Mengapa penebangan hutan dapat mengurangi permasalahan karbon di atmosfer? ........................................................................................................................................................... ........................................................................................................................................................... ...........................................................................................................................................................

Aspek yang Diamati Hasil Pengamatan Periode data Suhu tertinggi Suhu terendah Kecenderungan umum data Apakah terdapat tren kenaikan? Bukti yang mendukung jawaban KEGIATAN 4 PENYELIDIKAN DATA: PANAS HARIAN ATAU PEMASAN GLOBAL? Dalam komik GLORYS, Bu Ratna mengingatkan bahwa satu hari yang panas belum cukup untuk menyimpulkan terjadinya peningkatan pemanasan global . Diperlukan data suhu dalam jangka waktu yang lebih panjang untuk melihat tren/tren. Perhatikan Data Gunakan grafik/data suhu global yang disediakan guru atau yang terdapat pada bahan terbuka. Pertanyaan HOTS 1. Jika suhu udara di Surabaya mencapai suhu yang sangat tinggi dalam satu hari, apakah kondisi tersebut sudah dapat dijadikan bukti bahwa pemanasan global semakin parah? menjelaskan. ........................................................................................................................................................... ........................................................................................................................................................... ........................................................................................................................................................... 2. Mengapa data jangka panjang lebih tepat digunakan untuk menganalisis pemanasan global daripada data satu hari? ........................................................................................................................................................... ........................................................................................................................................................... ........................................................................................................................................................... 3. Apa perbedaan antara cuaca dan pemanasan global berdasarkan hasil analisis kalian? ........................................................................................................................................................... ........................................................................................................................................................... ...........................................................................................................................................................

KEGIATAN 5 EKSPERIMEN PENYELIDIKAN Pengaruh Paparan Radiasi Matahari terhadap Perubahan Suhu Eksperimen ini diadaptasi dari kegiatan pada modul, yaitu membandingkan perubahan suhu udara pada wadah yang terkena sinar Matahari dengan wadah yang berada di tempat teduh. Modul sebelumnya menggunakan dua wadah yang sama dan pengukuran setiap 15 menit selama minimal satu jam Tujuan Mengamati perubahan suhu akibat perbedaan paparan radiasi Matahari. Alat dan Bahan 1.dua buah termometer; 2.dua wadah yang sama; 3.udara dengan volume yang sama; 4.stopwatch/macet; 5.alat tulis; 6.terkena lokasi sinar matahari; 7.lokasi teduh. Variabel Variabel bebas : ............................................................... Variabel ikatan : ............................................................... Variabel kontrol: .................................................................... Langkah Kerja 1.Isi kedua wadah dengan volume udara yang sama. 2.Ukur dan katat suhu awal kedua wadah. 3.letakkan wadah A di tempat yang terkena sinar matahari. 4.letakkan wadah B di tempat teduh. 5.Ukur suhu kedua wadah setiap 15 menit. 6.Lakukan pengamatan sekurang-kurangnya selama satu jam. 7.Catat seluruh hasil pengukuran. 8.Buat grafik hubungan waktu terhadap suhu. 9.Bandingkan perubahan suhu kedua wadah.

No. Waktu (menit) Suhu Wadah A – Matahari (°C) Suhu Wadah B – Teduh (°C) 1 0 2 15 3 30 4 45 5 60 KEGIATAN 5 EKSPERIMEN PENYELIDIKAN Tabel Hasil Pengamatan Analisis Data 1. Wadah mana yang mengalami kenaikan suhu lebih besar? .................................................................................... 2. Hitung perubahan suhu masing-masing wadah. ΔT wadah A = .................................................... °C ΔT wadah B = .................................................... °C 3. Gambarkan grafik perubahan suhu. Sumbu X: waktu (menit) Sumbu Y: suhu (°C) .................................................................................... .................................................................................... 4. Apa hubungan antara paparan radiasi Matahari dan perubahan suhu berdasarkan hasil pengamatan? .................................................................................... 5. Apakah percobaan ini dapat langsung membuktikan efek rumah kaca? menjelaskan alasan kalian. .................................................................................... ....................................................................................

Hari Moda Transportasi Jarak Pergi-Pulang Frekuensi Senin Selasa Rabu Kamis Jumat KEGIATAN 6 MENGANALISIS JEJAK KARBON Komik GLORYS mengajak peserta didik menghitung perkiraan jejak karbon dari transportasi sehari- hari dan mempertimbangkan cara menguranginya. Data Aktivitas Transportasi Tuliskan kebiasaan transportasi kalian selama satu minggu. Analisis 1. Moda transportasi apa yang paling sering digunakan kalian? ........................................................................................................................................................... ........................................................................................................................................................... ........................................................................................................................................................... 2. Aktivitas mana yang menurut kalian memiliki potensi menghasilkan emisi lebih besar? ........................................................................................................................................................... ........................................................................................................................................................... ........................................................................................................................................................... 3. Perubahan apa yang paling realistis yang dilakukan untuk mengurangi jejak karbon? ........................................................................................................................................................... ........................................................................................................................................................... ...........................................................................................................................................................

REFLEKSI Jawablah secara individu. 1. Konsep apa yang paling saya pahami setelah menggunakan komik GLORYS? ........................................................................................................................................................... 2. Miskonsepsi apa yang berubah setelah saya mempelajari materi ini? ........................................................................................................................................................... 3. Bukti apa yang paling meyakinkan saya tentang pemanasan global? ........................................................................................................................................................... 4. Mengapa kita tidak boleh menarik kesimpulan hanya berdasarkan satu hari yang panas? ........................................................................................................................................................... 5. Tindakan apa yang akan saya lakukan setelah mempelajari materi ini? ........................................................................................................................................................... 6. Bagian kegiatan yang paling menantang bagi saya adalah ........................................................................................................................................................... 7. Bagaimana saya menggunakan data/bukti untuk mengambil keputusan? ........................................................................................................................................................... KESIMPULAN Tuliskan kesimpulan berdasarkan permasalahan, bukti, hasil penyelidikan, dan argumentasi ilmiah . Pemanasan global terjadi karena .............................................................................................. Efek rumah kaca berbeda dengan ............................................................................................ Aktivitas manusia berkontribusi melalui ................................................................................ Berdasarkan data yang kami analisis, ..................................................................................... Salah satu solusi yang dapat dilakukan adalah .......................................................................

GLOSARIUM24Mengurangi penggunaan bahan yang berpotensi merusak lingkungan atau menghasilkan sampah. Aerosol Partikel halus yang tersuspensi di atmosfer (padat atau cair) yang dapat mempengaruhi iklim dengan memantulkan atau menyerap sinar matahari. Atmosfer Lapisan gas yang menyelimuti bumi, yang suhunya meningkat akibat pemanasan global. Deforestasi Penebangan hutan skala besar yang mengurangi kemampuan Bumi menyerap karbon dioksida. Efek Rumah Kaca Proses alami di mana gas di atmosfer memerangkap panas matahari, namun intensitasnya berlebih akibat aktivitas manusia sehingga memanaskan Bumi. IPCC (Intergovernmental Panel on Climate Change) Panel ahli internasional yang mengkaji ilmu perubahan iklim. Metana Gas rumah kaca yang kuat, sering dihasilkan dari limbah organik, pertanian, dan peternakan. Mitigasi Upaya mengurangi risiko bencana, termasuk pengurangan emisi gas rumah kaca untuk mengatasi pemanasan global. Pemanasan Global (Global Warming): Kenaikan suhu rata-rata daratan, lautan, dan atmosfer Bumi secara bertahap. Perubahan Iklim: Perubahan signifikan pada iklim, suhu udara, dan curah hujan dalam jangka waktu panjang. Recycle: Mendaur ulang bahan sampah menjadi produk baru yang berguna untuk mengurangi limbah. Reduce:

DAFTAR PUSTAKA25Kemendikbud. (2020). Modul 9 Pemanasan Global. Jakarta: Direktorat Sekolah Menengah Pertama. Foley, G. (1993). Pemanasan Global: Siapakah yang Merasakan Panas?. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia. Team SOS. (2011). Pemanasan Global: Solusi dan Peluang Bisnis. Jakarta: PT.Gramedia Pustaka Utama. Anwar, Sjaeful. (2014). Pengolahan Bahan Ajar. Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia.

Modul ajar ini membahas konsep pemanasan global sebagai salah satu isu lingkungan yang penting untuk dipahami oleh peserta didik. Materi diawali dengan pengenalan pengertian pemanasan global, penyebab utama yang berasal dari aktivitas manusia seperti emisi gas rumah kaca, serta dampaknya terhadap perubahan iklim dan kehidupan di bumi. Selanjutnya, modul mengajak peserta didik untuk menganalisis berbagai fenomena nyata, seperti kenaikan suhu global, mencairnya es di kutub, banjir rob, kekeringan, dan cuaca ekstrem. Melalui pendekatan pembelajaran berbasis masalah (Problem Based Learning), peserta didik dilatih untuk berpikir kritis, mengidentifikasi masalah, serta mencari solusi yang relevan dan aplikatif. Pada bagian akhir, modul menekankan pentingnya peran individu dan masyarakat dalam mengurangi dampak pemanasan global melalui tindakan sederhana, seperti penghematan energi, penggunaan transportasi ramah lingkungan, serta pelestarian lingkungan. Dengan demikian, diharapkan peserta didik tidak hanya memahami konsep, tetapi juga memiliki kesadaran dan tanggung jawab terhadap lingkungan. Perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil. Setiap tindakan sederhana yang kita lakukan hari ini, menghemat energi, menjaga lingkungan, dan peduli terhadap bumi merupakan bagian dari solusi untuk masa depan yang lebih baik. Ingatlah bahwa bumi bukan hanya tempat tinggal kita saat ini, tetapi juga warisan berharga bagi generasi mendatang. Jadilah generasi yang tidak hanya memahami masalah, tetapi juga berani bertindak dan membawa perubahan. Teruslah belajar, berpikir kritis, dan berkontribusi positif bagi lingkungan sekitar. Karena pada akhirnya, masa depan bumi ada di tangan kita semua Modul ajar ini membahas konsep pemanasan global sebagai salah satu isu lingkungan yang penting untuk dipahami oleh peserta didik. Materi diawali dengan pengenalan pengertian pemanasan global, penyebab utama yang berasal dari aktivitas manusia seperti emisi gas rumah kaca, serta dampaknya terhadap perubahan iklim dan kehidupan di bumi. Selanjutnya, modul mengajak peserta didik untuk menganalisis berbagai fenomena nyata, seperti kenaikan suhu global, mencairnya es di kutub, banjir rob, kekeringan, dan cuaca ekstrem. Melalui pendekatan pembelajaran berbasis masalah (Problem Based Learning), peserta didik dilatih untuk berpikir kritis, mengidentifikasi masalah, serta mencari solusi yang relevan dan aplikatif. Pada bagian akhir, modul menekankan pentingnya peran individu dan masyarakat dalam mengurangi dampak pemanasan global melalui tindakan sederhana, seperti penghematan energi, penggunaan transportasi ramah lingkungan, serta pelestarian lingkungan. Dengan demikian, diharapkan peserta didik tidak hanya memahami konsep, tetapi juga memiliki kesadaran dan tanggung jawab terhadap lingkungan. Perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil. Setiap tindakan sederhana yang kita lakukan hari ini, menghemat energi, menjaga lingkungan, dan peduli terhadap bumi merupakan bagian dari solusi untuk masa depan yang lebih baik. Ingatlah bahwa bumi bukan hanya tempat tinggal kita saat ini, tetapi juga warisan berharga bagi generasi mendatang. Jadilah generasi yang tidak hanya memahami masalah, tetapi juga berani bertindak dan membawa perubahan. Teruslah belajar, berpikir kritis, dan berkontribusi positif bagi lingkungan sekitar. Karena pada akhirnya, masa depan bumi ada di tangan kita semua

Modul Fisika SMA Kelas X: Pemanasan Global

Nurin Ramadhan
रिपोर्ट करें