Pertumbuhan adalah proses bertambahnya ukuran, volume, dan berat fisik makhluk hidup yang bersifat kuantitatif dan tidak dapat balik (irreversible). Sementara itu, perkembangan adalah proses perubahan fungsional menuju tingkat kematangan atau kedewasaan yang bersifat kualitatif. HERBARIUM PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN TANAMAn jeruk trigas Deskripsi pengertian pertumbuhan dan perkembangan: TAHAPAN PERTUMBUHAN FAKTOR YANG MEMENGARUHI PERTUMBUHAN Fakta Menarik Tanaman Jeruk Trigas Kontributor : Kelompok 3 Nama : Selvia Eka Pratiwi Kelas : X PPLG 2 Jenis Tanaman Observasi : Jeruk Trigas🌿 Berasal dari Sambas, Kalimantan Barat dan mampu beradaptasi dengan baik di dataran rendah, bahkan dapat dikembangkan di dataran tinggi. 🍊 Ukuran buah cukup beragam, sekitar 80–300 gram per buah. Dinas Pertanian Buleleng 🌱 Rajin berbuah dan pada umur produksi sekitar 4–5 tahun dapat menghasilkan sekitar 25–30 kg buah per pohon, tergantung budidayanya. 🌏 Sudah dikembangkan di berbagai wilayah Indonesia; sumber benih Terigas telah tersebar di lebih dari 16 provinsi

A. Adaptasi Morfologi (Bentuk Tubuh) Akar tunggang kuat untuk menyerap air dan unsur hara dari dalam tanah. Kulit buah tebal melindungi daging buah dari kekeringan dan hama.HERBARIUM HABITAT DAN LINGKUNGAN HIDUP TANAMAN JERUK TRIGAS Nama Lokal Nama ilmiah Lokasi Pengamatan Tanggal Observasi DESKRIPSI HABITAT Tumbuh optimal di daerah dataran rendah hingga dataran menengah dengan iklim tropis yang hangat dan mendapatkan paparan sinar matahari yang cukup. A. FAKTOR ABIOTIK (TIDAK HIDUP) Cahaya Matahari Suhu Udara Kelembapan Jenis Tanah Ketersediaan Air Angin B. FAKTOR BIOTIK (MAKHLUK HIDUP) Lebah Cacing ulat Asal Tanaman Ketinggian Tempat Iklim Curah Hujan: Sambas,Kalimantan Barat : Di atas permukaan laut : Tropis panas : 1.000-2.500 mm per tahun: Cukup (6–8 jam/hari : 25–32°C : 70–90% : Lempung berpasir : Cukup : Lemah–Sedang : Penyerbukan : Menyuburkan Tanah/menggamburkan tanaman :Hama (pemakan daun) B. Fisiologi (Proses dalam tubuh) Menutup stomata saat cuaca panas untuk mengurangi kehilangan air. Menyimpan cadangan makanan pada buah untuk kelangsungan biji. C. Adaptasi Tingkah laku Tumbuh mengarah ke sumber cahaya (fototropisme). Menjaga daun tetap terbuka pada pagi hari untuk fotosintesis maksimal. 5. HUBUNGAN TANAMAN DENGAN LINGKUNGAN Manfaat Tanaman Bagi Ekosistem ✅Menghasilkan oksigen ✅menjadi sumber makanannya ✅menjaga kesuburan tanah Interaksi Dengan Makhluk Hidup Lain Lebah/Kupu-Kupu Jamur Fusarium Manusia : Mutualisme (Penyerbukan) : Parasit (merugikan tanaman) : Memanfaatkan buah, merawat tanaman KESIMPULAN Habitat yang hangat, tanah yang subur, air yang cukup, serta interaksi yang baik dengan makhluk hidup lain sangat mendukung pertumbuhan jeruk trigas agar dapat tumbuh sehat dan berbuah lebat. REFLEKSI Saya belajar bahwa jeruk trigas membutuhkan banyak sinar matahari dan air yang cukup, serta ada banyak makhluk hidup yang berperan penting dalam pertumbuhannya, baik yang menguntungkan maupun yang merugikan. : Jeruk Trigas : Citrus Reticulata Blanco : Di sawah/perkebunan : Kamis, 30 Juli 2026 4. ADAPTASI TANAMAN TERHADAP LINGKUNGAN KARAKTERISTIK HABITAT Jeruk trigas merupakan hasil persilangan jeruk siam dan jeruk keprok. Rasanya manis segar dengan sedikit asam, sangat disukai banyak orang. Kaya vitamin C dan antioksidan yang baik untuk kesehatan tubuh 2. HABITAT ALAMI 1. IDENTITAS TANAMAN 3. KONDISI LINGKUNGAN 6. FAKTA MENARIK

HERBARIUM INTERAKSI JERUK TRIGAS DALAM EKOSISTEM IDENTITAS TANAMAN Nama Lokal Nama Ilmiah Lokasi Pengamatan Tanggal Pengamatan : Jeruk Trigas : Citrus sp. : Perkebunan/Sawah : Rabu, 29 Juli 2026 JARING-JARING INTERAKSI Ulat daun memakan daun tanaman jeruk trigas. Sebagai sumber makanan ulat itu sendiri.mendapatkan nektar, jeruk terbantu dalam penyerbukan. burung memakan ulat. 5. Burung1. Ulat Daun 2. Lebah 3. Sinar matahari 4. Jamur&Bakterimembantu menguraikan sisa organisme menjadi unsur hara menyediakan energi cahaya yang digunakan daun jeruk untuk fotosintesis, sehingga tanaman dapat tumbuh dan menghasilkan buah. Jeruk Trigas (Citrus sp.)

Kesimpulan: Jeruk trigas berinteraksi dengan berbagai makhluk hidup di sekitarnya, seperti lebah, kupu-kupu, burung, semut, manusia, dan tumbuhan lain. Interaksi tersebut dapat berupa mutualisme, komensalisme, kompetisi, dan herbivori. Setiap makhluk hidup memiliki peran yang saling berkaitan dalam menjaga keseimbangan ekosistem. JENIS INTERAKSI ANALISIS MURID

Apa yang dilakukan Cara melakukan Siapa yang terlibat Kapan dilaksanakan Menanam bibit jeruk trigas Menyiapkan lahan, menanam bibit, dan menyiram secara rutin. Warga sekolah/petani Saat awal musim hujan Menyiram tanaman Menyiram sesuai kebutuhan, terutama saat kemarau. Siswa/petani Setiap hari Memberi pupuk dan pestisida alami Menggunakan kompos dan pestisida nabati. Petani/siswa Secara berkala Memanen buah Memetik buah yang sudah matang dengan hati-hati. Siswa/petani Setiap 2-3 bulan sekali Mengolah hasil panen Membersihkan, mengupas, dan mengemas buah. Petani/keluarga Setelah panen Dampak Aktivitas Manusia Dampak Negatif: Penggunaan pestisida dan pupuk kimia secara berlebihan dapat mencemari tanah dan air. Penebangan pohon untuk lahan lain dapat mengurangi populasi jeruk trigas. Dampak Positif: Pengelolaan yang baik dapat menjaga kelestarian tanaman dan lingkungan. Budidaya jeruk trigas dapat meningkatkan pendapatan petani. Identifikasi Aktivitas Manusia Manfaat ekologis: Sebagai tanaman peneduh, penyerap karbon dioksida, dan membantu menjaga keseimbangan lingkungan. Akar dan tajuknya mencegah erosi tanah. Manfaat kesehatan/ekonomi: Buah jeruk trigas kaya akan vitamin C, antioksidan, dan senyawa flavonoid yang baik untuk daya tahan tubuh. Secara ekonomi, buah dan daunnya dapat diolah menjadi minuman, bumbu masakan, atau bahan penyedap alami. Manfaat estetika: Bentuk pohon yang rimbun dan buahnya yang menarik membuat jeruk trigas sering ditanam sebagai tanaman hias di pekarangan, taman, maupun kebun. Penanaman & perawatan tanaman Pemanenan buah Pengolah hasil (jus, selain, dll) Nama lokal Nama ilmiah Lokasi pengamatan Tanggal pengamatan :Jeruk Trigas :Citrus Sp. :Perkebunan/Sawah :Rabu, 29 Juli 2026 Herbarium Aktivitas Manusia & Pelestarian Pemanfaatan Tanaman

Lokasi Tanggal Cuaca Pengamat : Perkebunan/Sawah : Rabu, 29 Juli 2026 : Cerah : Selvia - Kelompok 3 Tanaman mengalami stres, daun menguning, layu, dan mudah terserang hama Suhu meningkat dan hujan jarang turun menyebabkan penguapan air dari tanah lebih cepat Tanah kekurangan air, sehingga fotosintesis tidak optimal Pertumbuhan tanaman menjadi terhambat dan pembentukan buah tidak maksimal HERBARIUM DIGITAL Nama Tanaman Jeruk trigas (Citrus Sp) suhu udara terasa lebih panas tanah terlihat kering dan retak hujan jarang turun intensitas cahaya matahari tinggi sepanjang hari kelembapan udara rendah CERITA ILMIAH TANAMANKU Apa yang saya amati? Saya mengamati perubahan lingkungan di sekitar tanaman jeruk trigas dan bagaimana tanaman merespons perubahan tersebut 1. PERUBAHAN LINGKUNGAN YANG SAYA TEMUKAN tanah kering, retak, dan tidak subur Sinar matahari panas mendung Pertumbuhan Kurang Optimal Buah tidak berkembang dengan maksimal Daun mengering dan tepi kecoklatan Bagian tepi daun berubah cokelat dan kering Bercak cokelat pada daun Muncul bercak-bercak cokelat pada permukaan daun yang disebabkan hama Terdapat lubang pada daun Ada beberapa lubang pada daun yang disebabkan oleh serangan hama (ulat/serangga pemakan daun) 2. YANG TERJADI PADA TANAMAN 3. MENGAPA HAL ITU TERJADI 4. JIKA KONDISI INI TERUS BERLANJUT Daun semakin menguning dan kering Pertumbuhan semakin lambat dan tidak optimalBuah menjadi kecil, jumlahnya berkurang, bahkan bisa gagal berbuah Serangan hama dan penyakit semakin meningkat 5. APA YANG BISA DILAKUKAN Menyiram tanaman secara teratur, terutama pagi atau sore hari Potong daun atau cabang yang kering dan terkena penyakit. Memberi pupuk organik/kompos untuk menjaga kesuburan tanah Bersihkan sampah dan daun yang membusuk di sekitar tanaman.KESIMPULAN Perubahan lingkungan seperti panas berlebih, kekeringan, dan kurangnya curah hujan sangat memengaruhi pertumbuhan tanaman terong. Tanaman menjadi , daun menguning, muncul bercak dan hama, serta hasil panen menurun. Oleh karena itu, perawatan yang tepat sangat penting agar tanaman tetap sehat dan produktif. REFLEKSI Dari pengamatan ini, saya belajar bahwa tanaman sangat peka terhadap perubahan lingkungan. Kita perlu menjaga lingkungan tetap seimbang dan merawat tanaman dengan baik agar tetap sehat dan bisa tumbuh optimal.

Identitas Tanaman & spesimen nama lokal : jeruk trigas nama Ilmiah : Citrus hystrix Famili : Rutaceae Hubungan Jeruk trigas dengan Sistem Bumi Jeruk Trigas (Citrus hystrix) kesimpulan:Hidrosfer(siklus air) Litosfer (siklus tanah) Atmosfer (siklus udara/gas)Jeruk Trigas membutuhkan air untuk proses fotosintesis, penyerapan unsur hara, dan menjaga kesegaran tanaman. Air berasal dari hujan, penyiraman, dan cadangan air dalam tanah. Akar jeruk trigas tumbuh didalam tanah untuk menyerap air dan unsur hara. Tanah yang gembur, subur, dan memiliki drainase baik sangat penting agar tanaman dapat tumbuh dengan optimal.. jeruk Trigas memerlukan karbon dioksida (CO²) dari udara untuk fotosintesis. Selain itu, tanaman ini juga membutuhkan oksigen (O²) untuk respirasi dan penukaran gas melalui stomata pada daunnya. Jeruk Trigas memiliki hubungan dengan hidrosfer,litosfer,dan atmosfer. Ketiganya saling memengaruhi dan menjaga keseimbangan agar tanaman dapat tumbuh dengan sehat, produktif, dan berkelanjutan.

Herbarium Pertumbuhan dan Perkembangan Tanaman Jeruk Trigas

fall
Report