Pertumbuhan adalah proses bertambahnya ukuran, volume, dan berat fisik makhluk hidup yang bersifat kuantitatif dan tidak dapat balik (irreversible). Sementara itu, perkembangan adalah proses perubahan fungsional menuju tingkat kematangan atau kedewasaan yang bersifat kualitatif. HERBARIUM PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN TANAMAn terong Deskripsi pengertian pertumbuhan dan perkembangan: TAHAPAN PERTUMBUHAN FAKTOR YANG MEMENGARUHI PERTUMBUHAN Fakta Menarik Tanaman Kubis Kontributor : Kelompok 3 Nama : Ivani Zeril Maharani Kelas : X PPLG 2 Jenis Tanaman Observasi : Terong 🌿 Terong termasuk keluarga Solanaceae. 🍆 Terong kaya akan serat, vitamin, dan antioksidan. 🧠 Kulit terong mengandung nasunin yang baik untuk otak. ❤ Terong dapat membantu menurunkan kolesterol. 🥗 Buah terong rendah kalori dan baik untuk diet.
Asal Tanaman Ketinggian Tempat Iklim Curah Hujan 4. ADAPTASI TANAMAN TERHADAP LINGKUNGAN A. Adaptasi Morfologi (Bentuk Tubuh) Batangdandaun memilikibulu-buluhalus(trikoma) untuk mengurangi penguapan air dan menghalau serangan serangga kecil. B. Fisiologi (Proses dalam tubuh) Menghasilkansenyawa metabolitsekunder (solanin) dalam jumlah kecil untuk mempertahankan diri dari mikroorganisme patogen. Menggulung/mengendurkan daun nya pada siang hari yang sangat terik untukmengurangi C. Adaptasi Tingkah Laku laju transpirasi (penguapan). HERBARIUM HABITAT DAN LINGKUNGAN HIDUP TANAMAN TERONG Nama Lokal Nama ilmiah Lokasi Pengamatan Tanggal Observasi Tanaman terong tumbuh di lahan terbuka tropis dengan sinar matahari penuh, tanah gembur, dan sistem pengaliran air yang baik. : Terong : Solanum Melongena L : Halaman samping rumah : Senin, 27 Juli 2026 Lebah : Penyerbukan silang pada bunga terong Cacing : Menyuburkan Tanah/menggamburkan tanah :Hama (pemakan daun)ulat Cahaya Matahari: Tinggi, membutuhkan sinar matahari langsung Suhu Udara Kelembapan Jenis Tanah : Hangat (optimal antara 22°C-30°C) : Sedang : lempung berpasir, subur kaya akan bahan organik Ketersediaan Air : Cukup Angin : Sedang DESKRIPSI HABITAT KARAKTERISTIK HABITAT Interaksi Dengan Makhluk Hidup Lain A. FAKTOR ABIOTIK (TIDAK HIDUP) B. FAKTOR BIOTIK (MAKHLUK HIDUP) : Asia Selatan : Dataran rendah (1-800 mdpl) : Tropis dan Subtropis : Sedang hingga Tinggi KESIMPUL AN 2. HABITAT ALAMI 1. IDENTITAS TANAMAN REFLEKSI 5. HUBUNGAN TANAMAN DENGAN LINGKUNGAN Manfaat Tanaman Bagi Ekosistem 6. FAKTA MENARIK 3. KONDISI LINGKUNGAN ✅ ✅ ✅ Lebah/Kupu-Kupu Jamur Fusarium Manusia Menghasilkan Oksigen Menjadi SumberMakanan Menjaga Kesuburan Tanah Tanamanterong membutuhkan habitat dataran rendah beriklim hangat dengan asupan sinar matahari penuh dan air yang cukup, pertumbuhannya sangat bergantung pada kesuburan tanah abiotik serta bantuan serangga biotik untuk menghasilkan buah secara optimal. : Mutualisme (Penyerbukan) : Parasitisme (menyebabkan penyakit layu pada akar) : Dibudidayakan Sebagai Sumber Pangan Secara botani terong termasuk kategori buah beri besar, bukan sayur-sayuran. Kerabat dekat dengan tanaman tomat,kentang,dan cabai (keluarga solanaceae). Mengandung nikotin alami dalam jumlah terkecil dibanding tumbuan malam (nightshade) lainnya, namun sangat aman dikonsumsi. Sayabelajarbahwa bulu, halus pada tanaman terong bukan sekedar hiasan,melainkan pelindung alami dari panas dan hama. Menjaga keseimbangan kadar air tanah menjadi kunci utama agar tanaman terong tidak layu.
HERBARIUM INTERAKSI TERONG DALAM EKOSISTEM IDENTITAS TANAMAN Nama Lokal Nama Ilmiah Lokasi Pengamatan Tanggal Pengamatan : Terong : Solanum Melongena L : Halaman Samping Rumah : Senin, 27 Juli 2026 JARING-JARING INTERAKSI Ulat daun memakan daun tanaman terong. Jika jumlahnya terlalu banyak, ulat dapat merusak daun dan mengganggu pertumbuhan tanaman. Kupu-kupu membantu memindahkan serbuk sari dari satu bunga ke bunga lainnya saat mencari nektar. Hal ini membantu proses perkembangbiakan tanaman terong. Kutu daun mengisap cairan dari bagian tanaman, terutama daun dan batang muda. Kutu daun yang terlalu banyak dapat menyebabkan tanaman menjadi lemah. 5. Kutu Daun1. Ulat Daun 2. Kupu-Kupu 3. Belalang Sembah 4. Kepik Kepik, terutama jenis yang memangsa serangga kecil, dapat memakan kutu daun dan hama lainnya. Dengan demikian, kepik membantu mengendalikan hama tanaman terong. Belalang sembah merupakan predator yang memangsa berbagai serangga kecil, termasuk ulat dan kutu daun. Keberadaannya membantu mengurangi jumlah hama pada tanaman. Terong (Solanum Melongena L)
Kesimpulan: Terong berfungsi sebagai produsen yang menjadi pusat rantai makanan. Keberadaannya didukung oleh serangga penyerbuk dan predator alami (mutualisme), namun dihambat oleh serangan hama, penyakit, serta kompetisi gulma (antagonisme). JENIS INTERAKSI ANALISIS MURID
Lokasi Tanggal Cuaca Pengamat : Halaman samping rumah : Senin, 27 Juli 2026 : Cerah : Ivani - Kelompok 3 Tanaman mengalami stres, daun menguning, layu, dan mudah terserang hama Suhu meningkat dan hujan jarang turun menyebabkan penguapan air dari tanah lebih cepat Tanah kekurangan air, sehingga fotosintesis tidak optimal Pertumbuhan tanaman menjadi terhambat dan pembentukan buah tidak maksimal HERBARIUM DIGITAL Nama Tanaman Terong (Solanum Melongena L) suhu udara terasa lebih panas tanah terlihat kering dan retak hujan jarang turun intensitas cahaya matahari tinggi sepanjang hari kelembapan udara rendah CERITA ILMIAH TANAMANKU Apa yang saya amati? Saya mengamati perubahan lingkungan di sekitar tanaman terong dan bagaimana tanaman merespons perubahan tersebut 1. PERUBAHAN LINGKUNGAN YANG SAYA TEMUKAN tanah kering, retak, dan tidak subur Sinar matahari panas mendung Pertumbuhan Kurang Optimal Buah tidak berkembang dengan maksimal Daun mengering dan tepi kecoklatan Bagian tepi daun berubah cokelat dan kering Bercak cokelat pada daun Muncul bercak-bercak cokelat pada permukaan daun yang disebabkan hama Terdapat lubang pada daun Ada beberapa lubang pada daun yang disebabkan oleh serangan hama (ulat/serangga pemakan daun) 2. YANG TERJADI PADA TANAMAN 3. MENGAPA HAL ITU TERJADI 4. JIKA KONDISI INI TERUS BERLANJUT Daun semakin menguning dan kering Pertumbuhan semakin lambat dan tidak optimalBuah menjadi kecil, jumlahnya berkurang, bahkan bisa gagal berbuah Serangan hama dan penyakit semakin meningkat 5. APA YANG BISA DILAKUKAN Menyiram tanaman secara teratur, terutama pagi atau sore hari Menggunakan mulsa untuk menjaga kelembapan tanah Memberi pupuk organik/kompos untuk menjaga kesuburan tanah Memberikan naungan saat cuaca sangat panasKESIMPULAN Perubahan lingkungan seperti panas berlebih, kekeringan, dan kurangnya curah hujan sangat memengaruhi pertumbuhan tanaman terong. Tanaman menjadi , daun menguning, muncul bercak dan hama, serta hasil panen menurun. Oleh karena itu, perawatan yang tepat sangat penting agar tanaman tetap sehat dan produktif. REFLEKSI Dari pengamatan ini, saya belajar bahwa tanaman sangat peka terhadap perubahan lingkungan. Kita perlu menjaga lingkungan tetap seimbang dan merawat tanaman dengan baik agar tetap sehat dan bisa tumbuh optimal.
Apa yang dilakukan Cara melakukan Siapa yang terlibat Kapan dilaksanakan Menanam bibit terong Menyiapkan lahan, menanam bibit, dan menyiram secara rutin. Warga sekolah/petani Saat awal musim hujan Menyiram tanaman Menyiram sesuai kebutuhan, terutama saat kemarau. Siswa/petani Setiap hari Memberi pupuk dan pestisida alami Menggunakan kompos dan pestisida nabati. Petani/siswa Secara berkala Memanen buah Memetik buah yang sudah matang dengan hati-hati. Siswa/petani Setiap 2-3 bulan sekali Mengolah hasil panen Membersihkan, mengupas, dan mengemas buah. Petani/keluarga Setelah panen Dampak Aktivitas Manusia Dampak Negatif: Penggunaan pestisida dan pupuk kimia secara berlebihan dapat mencemari tanah dan air Penebangan tanaman yang liar atau pengalihan lahan dapat mengurangi populasi tanaman terong. Dampak Positif: Pengolahan tanah yang baik dapat meningkatkan kesuburan tanah dan pertumbuhan tanaman. Budidaya terong secara berkelanjutan dapat menjaga ketersediaan tanaman dan meningkatkan hasil panen. Identifikasi Aktivitas Manusia Manfaat ekologis: Sebagai tanaman peneduh, penyerap karbon dioksida, dan membantu menjaga keseimbangan lingkungan. Akar dan tajuknya mencegah erosi tanah. Manfaat kesehatan/ekonomi: Buah jeruk trigas kaya akan vitamin C, antioksidan, dan senyawa flavonoid yang baik untuk daya tahan tubuh. Secara ekonomi, buah dan daunnya dapat diolah menjadi minuman, bumbu masakan, atau bahan penyedap alami. Manfaat estetika: Bentuk pohon yang rimbun dan buahnya yang menarik membuat jeruk trigas sering ditanam sebagai tanaman hias di pekarangan, taman, maupun kebun. Penanaman & perawatan tanaman Pemanenan buah Pengolah hasil (terong balado, keripik terong, dll) Nama lokal Nama ilmiah Lokasi pengamatan Tanggal pengamatan :Terong :Solanum Melongena L. :Halaman Samping Rumah :Senin, 27 Juli 2026 Herbarium Aktivitas Manusia & Pelestarian Pemanfaatan Tanaman
Identitas Tanaman & spesimen Nama lokal nama ilmiah famili Hubungan terong dengan Sistem Bumi terong (Solanum Melongena L) kesimpulan:Hidrosfer(siklus air) Litosfer (siklus tanah) Atmosfer (siklus udara/gas)Air sangat penting bagi pertumbuhan terong. Air digunakan untuk proses fotosintesis,penyerapan nutrisi,dan menjaga kelembapan tanah. Tanaman terong membutuhkan penyiraman yang cukup,tutama pada musim kemarau. Tanah sebagai media tumbuh terong menyediakan unsur hara, air, dan oksigen bagi akar. Tanah yang subur, gembur, dan memiliki drainase baik sangat mendukung pertumbuhan dan hasil panen terong. Udara (terutama CO²) diperlukan untuk fotosintesis. Selain itu, angin membantu penyerbukan bunga terong dan menjaga sirkulasi udara disekitar tanaman. Suhu dan kelembaban udara juga mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan terong.Terong tidak dapat tumbuh dengan baik tanpa keseimbangan antara hidrosfer, litosfer, dan atmosfer. Ketiga komponen sistem bumi saling berinteraksi dan berperan penting dalam mendukung pertumbuhan, perkembangan,dan hasil panen tanaman terong.: terong : solanum mengolena L : Solanaceae
