MODUL PEMBELAJARANLOKA DIGITALAYSI KPM UMY

Modul Pembelajaran Loka Digitala Asfar Mursid Pratomo Muhammad Fadhilah Al Amiin Ghina Najwa Auliya Rini Tri Sugiarti Muhammad Faiq Muhyiddin Cykha Vallientyra Khairul Iqbal Risqullah Adha Aisyah Rona Chairani Samudra Ichlasul Amal Marlina Intan Winanti Reza Angga Wardana Editor Ghoida Salima Khoiriyya Azhar Adawiyah Jihandini Inove Altantio Amin Fais Husen Hak cipta dilindungi undang-undang. Dilarang memperbanyak atau memindahkan sebagian atau seluruh isi buku ke dalam bentuk apapun, secara elektronis maupun mekanis, termasuk fotokopi dan perekaman tanpa izin tertulis dari Penerbit. Penulis:

DAFTAR ISI P E N D A H U L U A N P E M A S A R A N K E S I M P U L A N D O K U M E N T A S I P E N U T U P

KATA PENGANTARPuji syukur dipanjatkan kepada Allah SWT atas rahmat dan karunia-Nya sehingga Tim Pelaksana YSI UKM KPM UMY dapat menyelesaikan modul pembelajaran pelatihan Digital Marketing dan Pembuatan Akun Marketplace dengan baik. Modul ini disusun sebagai bahan pembelajaran, refleksi, sekaligus panduan dalam menjawab permasalahan masyarakat Desa Dlingo, terutama pelaku UMKM. Modul dirancang untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan di bidang pemasaran digital, sehingga produk-produk yang dihasilkan oleh masyarakat dapat dipasarkan dengan jangkauan yang lebih luas melalui media sosial maupun marketplace. Melalui modul ini, diharapkan pembaca tidak hanya memperoleh pengetahuan mengenai potensi pemasaran digital, tetapi juga mampu menerapkan strategi pemasaran digital yang tepat, memanfaatkan media sosial secara optimal, serta membuat dan mengelola akun marketplace sebagai sarana untuk memperluas jangkauan pemasaran produk. Dengan demikian pula, modul ini dihadirkan agar dapat menjadi salah satu langkah dalam mendukung pengembangan UMKM masyarakat Desa Dlingo agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan meningkatkan daya saing produk di pasar yang lebih luas. Penulis menyadari masih terdapat banyak kekurangan dan perlunya masukan serta saran terhadap modul yang kami tulis. Harapannya, para pembaca dapat memberikan saran maupun masukan. Untuk berbagai kritik, tentu kian menjadi pembelajaran sekaligus refleksi bagi kami selaku penulis.

Perkembangan teknologi semakin pesat, sehingga perubahan jaman dalam aspek kegiatan ekonomi dan perdagangan menjadi besar. Kehadiran interenet dan platform online memberikan peluang kepada masyarakat untuk memasarkan produknya lebih luas tanpa ada batasan lokasi dan waktu. situasi ini menjadi kesempatan bagi pelaku usaha untuk meningkatkan dan memperluas penjualan melalului digital marketing. masyarakat kelurahan dlingo memiliki potensi usaha dari produk lokal yang besar. Namun, masih terdapat kendala dalam pemasaran, khususnya dalam pemasaran melalui digital marketing, media sosial sebagai sarana promosi, pembuatan konten pemasaran, serta pengetahuan mengenai apa yang dibutuhkan konsumen. Karena hal itu, potensi produk lokal belum dimanfaatkan secara optimal Oleh karena itu, kegiatan lokadigitala diselenggerakan untuk memberikan pemahaman dan keterampilan kepada masyarakat kelurahan dlingo mengenai penjualan secara online. pelatihan ini diharapkan membantu masyarakat untuk mengetahui dasar dasar digital marketing, dengan cara memanfaatkan media sosial dan AI, sehingga konten promosi menjadi lebih luas dan menarik. Serta mengembangkan strategi pemasaran agar sesuai dengan dengan usaha masing masing.PENDAHULUAN1. Latar Belakang

Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan mampu menggunakan teknologi sebagai sarana promosi produk dan menambah wawasan mengenai strategi pemasaran bisnis skala UMKM. Dengan meningkatnya pemahaman masyarakat mengenai bisnis digital, diharapkan masyarakat dapat memperluas pemasaran, meningkatkan daya saing produk, meningkatkan penjualan, dan menciptakan peluang usaha yang lebih besar. Dengan demikian, pelatihan Lokadigitala dapat menjadi salah satu cara pemberdayaan masyarakat untuk memperkuat perekonomian di Kalurahan Dlingo.2. Tipe-Tipe UMKM a. Quiters Tipe Quiters adalah pelaku usaha yang berada pada zona apatis, yaitu pelaku usaha yang mudah menyerah dan tidak mau melangkah lagi ketika diberikan tantangan dalam usahanya. Pelaku usaha pada tipe ini cenderung pasif dan suka meninggalkan peluang karena merasa tidak mampu. Akibatnya, usaha yang dijalankan tidak berkembang atau berhenti karena tidak ada motivasi untuk berjuang menyelesaikan masalah dalam usahanya. b. Campers Tipe Campers adalah pelaku usaha yang berada pada zona nyaman, yaitu pelaku usaha yang sudah memulai bisnis, tapi tidak mengembangkan bisnisnya ke ranah yang lebih besar. Pelaku usaha pada tipe ini cenderung mudah merasa puas dengan usahanya. Akibatnya, usaha mereka berhenti di situ saja tanpa ada perkembangan. c. Climbers Tipe Climbers adalah pelaku usaha yang berada pada zona sukses, yaitu pelaku usaha yang tidak pantang menyerah dan tidak mudah berpuas diri, sehingga usaha mereka selalu berkembang.

PEMASARAN Serangkaian aktivitas strategis untuk menciptakan, mengomunikasikan, menyampaikan, dan menukarkan nilai (produk atau jasa) yang memenuhi kebutuhan konsumen serta membangun hubungan jangka panjang yang saling menguntungkan. BRANDING-KONSEP BRANDING Proses membentuk citra dan identitas suatu produk, layanan, atau perusahaan (melalui nama, logo, simbol, dan gaya komunikasi) agar mudah dikenali dan dibedakan dari pesaing. Upaya branding dapat dilakukan dalam tiga aspek : Brand Personality, yaitu karakter dari mereknya. Brand positioning yaitu keunikan merek di pikiran konsumen dibandingkan dengan pesaing. Brand identifiers, yaitu pembeda fisik/visual, contohnya logo, warna, slogan, dan visual style. MARKETING STRATEGI Rencana aksi terpadu dan jangka panjang yang dirancang untuk mencapai tujuan bisnis. Strategi ini mencakup analisis pasar, penentuan target customer, serta taktik pemasaran dalam segi produk, harga, distribusi, dan promosi. MEDIA SOSIAL Platform berbasis internet seperti Instagram, Facebook, Tiktok, dan Shopee. Sehingga memungkinkan pengguna untuk mempromosikan agar penjualan bisa menjangkau area yang lebih luas.Pengertian - PengertianPengertian - PengertianPengertian - Pengertian

Digital Marketing Pemasaran yang memanfaatkan teknologi dan media digital untuk memperkenalkan, mempromosikan, serta menjual produk atau jasa kepada konsumen. Marketplace Platform digital yang mempertemukan penjual dan pembeli untuk melakukan kegiatan jual beli secara online. Target Konsumen Kelompok konsumen yang menjadi sasaran utama suatu produk berdasarkan karakteristik, kebutuhan, dan kemampuan membeli. Content Marketing Strategi pemasaran dengan membuat dan membagikan konten yang relevan, informatif, dan menarik untuk membangun hubungan dengan konsumen. Call to Action (CTA) Kalimat atau ajakan yang mendorong konsumen melakukan tindakan tertentu, seperti membeli produk, menghubungi penjual, atau mengunjungi toko.

Keberhasilan suatu usaha tidak hanya ditentukan oleh kualitas produk, tetapi juga oleh kemampuan pelaku usaha dalam memasarkan produk kepada konsumen. Pemasaran digital memberikan peluang yang besar bagi UMKM untuk menjangkau konsumen yang lebih luas. Namun, penggunaan media digital yang tidak tepat dapat menyebabkan kegiatan pemasaran belum memberikan hasil yang optimal. Beberapa faktor yang dapat menyebabkan kegagalan dalam pemasaran digital antara lain: Tidak Menentukan Target Konsumen Pelaku usaha perlu mengetahui siapa konsumen yang akan menjadi sasaran produknya. Kesalahan dalam menentukan target konsumen dalam menentukan target konsumen dapat menyebabkan konten & strategi pemasaran tidak sesuai dengan kebutuhan calon pembeli Tidak Memiliki Identitas merek yang jelas Produk yang dipasarkan tanpa identitas atau ciri khas akan lebih sulit dikenali oleh konsumen. Nama usaha, logo, warna, kemasan, dan gaya komunikasi perlu dibuat secara konsisten agar produk mudah diingat. Tidak menjelaskan keunggulan Produk Konsumen perlu mengetahui alasan mengapa mereka harus membeli suatu produk. Oleh karena itu, konten pemasaran harus menjelaskan manfaat, keunggulan, kualitas, harga, serta keunikan produk. Tidak Memberikan Pelayanan yang Baik Kecepatan dalam membalas pesan, keramahan, kejelasan informasi, serta ketepatan dalam memproses pesanan dapat memengaruhi kepuasan konsumen dan kemungkinan terjadinya pembelian ulang.FAKTOR PENYEBABFAKTOR PENYEBAB KEGAGALANKEGAGALAN FAKTOR PENYEBAB KEGAGALAN

Permasalahan Solusi Produk belum dikenal masyarakat luas Meningkatkan promosi melalui media sosial dan marketplace Penjualan hanya mengandalkan pembeli sekitar Memanfaatkan marketplace untuk menjangkau konsumen diluar wilayah Produk memiliki banyak pesaing Menonjolkan keunikan dan keunggulan produk Media sosial tidak aktif Membuat jadwal unggahan secara rutin Tidak mengetahui cara membuat konten Menggunakan konsep konten sederhana dan memanfaatkan AI sebagai alat bantu Konsumen sulit mendapatkan informasi Mencantumkan harga, ukuran, varian, manfaat, dan cara pemesanan Sulit membalas banyak pertanyaan konsumen dimarketplace Menggunakan WhatsApp Business dan fitur pesan otomatis Tidak mengetahui hasil pemasaran Melakukan evaluasi berdasarkan jumlah tayangan, interaksi, pertanyaan, dan penjualanPROBLEM AND SOLUTIONPROBLEM AND SOLUTIONPROBLEM AND SOLUTION Dalam menjalankan usaha, pelaku UMKM dapat menghadapi berbagai permasalahan. Permasalahan tersebut perlu diidentifikasikan agar dapat ditemukan solusi yang sesuai

PEMASARAN

Marketplace merupakan platform digital yang mempertemukan penjual dan pembeli untuk melakukan transaksi secara online. Bagi UMKM, marketplace dapat digunakan untuk memperluas jangkauan pasar, menampilkan katalog produk, menerima pesanan, dan mempermudah proses transaksi.Sebelum membuat akun marketplace, siapkan: Nomor telepon aktif. Email aktif. Nama usaha. Logo atau foto profil usaha. Foto produk. Nama dan deskripsi produk. Harga produk. Berat dan ukuran produk. Informasi stok. Alamat usaha. Informasi rekening atau metode pembayaran yang diperlukan. A. Persiapan Sebelum Membuat AkunTata Cara PemasaranTata Cara Pemasaran DigitalDigital Tata Cara Pemasaran Digital PEMBUATAN DAN PENGELOLAAN AKUN MARKETPLACE

B. PEMBUATAN AKUN SHOPEE1. Membuat AkunLangkah umum: Unduh dan buka aplikasi Shopee. Pilih Daftar. Daftar menggunakan nomor telepon, email, atau metode yang tersedia. Masukkan kode verifikasi. Buat kata sandi. Lengkapi informasi akun. 2. Membuat Toko Masuk ke fitur Seller Centre/Toko. Lengkapi nama toko. Pasang foto profil atau logo. Tambahkan deskripsi toko. Lengkapi alamat dan informasi pengiriman. Atur metode pembayaran dan pengiriman sesuai kebutuhan. 3. Menambahkan Produk Saat mengunggah produk, masukkan: Foto produk. Nama produk. Kategori. Deskripsi. Harga. Stok. Variasi produk. Berat produk. Informasi pengiriman.

4. Tips Membuat Produk di ShopeeGunakan nama produk yang mudah dicari. Contoh: - Kurang baik: Selai Sawo -Lebih informatif: Selai Sawo Dlingo Original 100 Gram – Selai Buah Lokal Deskripsi harus menjelaskan produk secara lengkap sehingga konsumen tidak perlu bertanya mengenai informasi dasar.

1. PersiapanTikTok dapat dimanfaatkan untuk menggabungkan kegiatan pembuatan konten dan penjualan produk. C. PEMBUATAN AKUN TIKTOK SHOP Siapkan: Akun TikTok. Nomor telepon atau email. Identitas usaha sesuai kebutuhan platform. Informasi produk. Foto dan video produk. Informasi rekening dan pengiriman. 2. Membuat/Mengatur Toko Masuk ke layanan penjual TikTok yang tersedia. Daftarkan akun sebagai penjual. Lengkapi informasi toko. Lakukan verifikasi jika diminta. Lengkapi informasi pembayaran dan pengiriman. Masukkan: Foto produk. Nama produk. Deskripsi. Harga. 3. Menambahkan Produk Stok. Variasi. Berat. Informasi pengiriman.

4. Menghubungkan Produk dengan Konten Produk dapat dipromosikan melalui konten video yang relevan. Contoh konten: Video cara menggunakan produk. Video proses produksi. Video pengemasan. Testimoni pelanggan. Video keunggulan produk. Tujuannya adalah membuat konten yang menarik sekaligus mengarahkan penonton untuk melihat dan membeli produk.

1. Persiapan D. PEMBUATAN AKUN SIBAKUL Sibakul dapat dimanfaatkan sebagai salah satu sarana digital untuk mendukung pemasaran dan pengembangan UMKM di Daerah Istimewa Yogyakarta. Siapkan: Data pemilik usaha. Data usaha. Nama dan alamat usaha. Nomor telepon. Foto produk. Deskripsi produk. Harga produk. Data pendukung/legalitas usaha jika diperlukan. 2. Pendaftaran Masuk ke platform Sibakul. Pilih menu pendaftaran sesuai jenis pengguna. Masukkan data yang diminta. Lakukan verifikasi apabila diperlukan. Lengkapi profil usaha. 3. Melengkapi Profil Produk Masukkan informasi: Nama produk. Kategori. Foto produk. Deskripsi. Harga. Ketersediaan produk. Informasi kontak.

4. Mengelola Produk Perbarui informasi produk secara berkala, terutama: Harga. Stok. Foto. Deskripsi. Nomor kontak.

1. Mengelola Produk E. PENGELOLAAN TOKO MARKETPLACE Setelah akun berhasil dibuat, pengelolaan toko harus dilakukan secara rutin. 2. Mengelola Pesanan Perbarui stok. Periksa harga. Perbaiki foto produk. Perbarui deskripsi. Tambahkan produk baru. Alur pengelolaan pesanan: Pesanan masuk → Konfirmasi → Siapkan produk → Kemas → Kirim → Perbarui status → Pesanan selesai. Pastikan produk yang dikirim sesuai dengan pesanan pelanggan. 3. Mengelola Pelanggan Berikan pelayanan yang: Cepat. Ramah. Jelas. Responsif. Konsisten.

4. Memanfaatkan Promo 5. Mengelola Ulasan Promo dapat digunakan untuk menarik konsumen baru. Contoh: Diskon. Voucher. Paket bundling. Gratis ongkir sesuai program platform. Promo pembelian tertentu. Gunakan promo dengan memperhitungkan biaya dan keuntungan agar tidak merugikan usaha. Ulasan pelanggan dapat digunakan untuk meningkatkan kepercayaan calon pembeli. Pelaku UMKM perlu: Memantau ulasan. Menanggapi ulasan dengan sopan. Menindaklanjuti keluhan. Mempertahankan kualitas produk.

F. CHECKLIST AKUN MARKETPLACE Nama toko sudah sesuai dengan identitas usaha. Foto profil/logo sudah tersedia. Deskripsi toko sudah lengkap. Alamat dan informasi pengiriman sudah diatur. Produk sudah diunggah. Foto produk jelas. Harga sudah sesuai. Stok sudah diperbarui. Deskripsi produk lengkap. Nomor kontak tersedia. Metode pembayaran sudah diatur. Pesanan diperiksa secara rutin. Ulasan pelanggan dipantau. Promosi dilakukan secara berkala.

Tips n trick ala PLUTJangan Menjual Produk, Tetapi jual manfaat Konsumen tidak hanya membeli barang, tetapi membeli manfaat dan solusi yang diberikan oleh produk.Foto Produk Harus Jelas Gunakan pencahayaan yang cukup, latar yang tidak terlalu ramai, dan tampilkan produk dari beberapa sisi.Cantumkan Informasi Produk dengan Lengkap Konsumen harus dapat mengetahui harga, ukuran, varian, bahan, manfaat, dan cara pembelian tanpa harus bertanya berulang kali.Konsisten Tetapkan jadwal untuk membuat dan mengunggah konten. Konsistensi lebih penting daripada membuat konten dalam jumlah banyak tetapi hanya dilakukan sesekali.Manfaatkan Promo Promo dapat digunakan untuk menarik konsumen baru, meningkatkan pembelian, dan memperkenalkan produk.Bangun Kepercayaan Tampilkan testimoni, proses produksi, legalitas usaha yang dimiliki, serta informasi toko secara transparan.

MENGELOLA WA BUSINESSa. Membuat dan melengkapi profil bisnis Gunakan nama usaha yang jelas dan konsisten dengan nama produk/brand. Pasang logo atau foto produk sebagai foto profil. Isi deskripsi bisnis secara singkat: produk yang dijual, keunggulan, dan lokasi. Cantumkan alamat usaha, jam operasional, email, atau website jika ada. Pastikan nomor WhatsApp khusus bisnis mudah dihubungi. b. Membuat katalog produk Masukkan setiap produk ke fitur Katalog WhatsApp Business: Foto produk yang jelas. Nama produk. Harga. Deskripsi produk. Variasi/ukuran jika tersedia. Informasi pemesanan. Contoh: Selai Sawo Original Selai berbahan dasar buah sawo lokal Dlingo dengan rasa manis dan tekstur lembut. Harga: Rp15.000/100 gram.

c. Menggunakan pesan otomatis Manfaatkan tiga fitur utama:Pesan salam → menyambut pelanggan baru. Pesan di luar jam kerja → memberi tahu pelanggan kapan akan dibalas. Balasan cepat → menyimpan jawaban untuk pertanyaan yang sering muncul. Contoh balasan cepat: “Terima kasih sudah menghubungi kami. Untuk melihat produk dan harganya, silakan cek katalog WhatsApp kami. Jika ingin melakukan pemesanan, silakan kirimkan nama produk dan jumlah yang diinginkan.” d. Mengelola pelanggan dengan labelGunakan Label agar percakapan lebih terorganisasi, misalnya: Pelanggan Baru Pesanan Baru Menunggu Pembayaran Pesanan Diproses Pesanan Selesai Pelanggan Tetap Komplain Ini akan sangat membantu ketika jumlah pelanggan mulai banyak.

e. Mengatur alur pemesanan Buat alur sederhana: Pelanggan menghubungi → memilih produk → konfirmasi jumlah → total harga → pembayaran → produksi/pengemasan → pengiriman → pesanan selesai. Usahakan setiap pesanan dicatat agar tidak ada pesanan yang terlewat. f. Membuat konten melalui Status WhatsApp Status dapat digunakan untuk promosi rutin, misalnya: Foto produk. Video proses produksi. Testimoni pelanggan. Promo. Produk baru. Informasi stok. Behind the scenes usaha. Jangan hanya mengunggah harga buat konten yang membuat pelanggan percaya dan tertarik membeli.

g. Menjaga komunikasi dengan pelanggan h. Evaluasi pengelolaan WhatsApp BusinessGunakan bahasa yang ramah. Balas dengan cepat. Hindari jawaban terlalu singkat seperti “ada” atau “iya”. Berikan informasi harga, stok, dan cara pemesanan dengan jelas. Setelah transaksi, lakukan follow-up. Contoh: “Halo Kak, produknya masih tersedia ya. Untuk Selai Sawo Original harganya Rp15.000. Kakak ingin pesan berapa pcs?” Secara rutin, evaluasi: Jumlah pelanggan yang menghubungi. Produk yang paling banyak ditanyakan. Produk yang paling banyak terjual. Jumlah pesanan. Respons pelanggan terhadap promosi. Keluhan pelanggan. Note: WhatsApp Business jangan hanya digunakan sebagai tempat menerima chat, tetapi sebagai pusat pelayanan pelanggan, katalog produk, promosi, dan pengelolaan pesanan UMKM.

TATA CARA PENYUSUNANTATA CARA PENYUSUNAN PROMPT DAN PENGUNAAN AI UNTUK EDITINGPROMPT DAN PENGUNAAN AI UNTUK EDITING TATA CARA PENYUSUNAN PROMPT DAN PENGUNAAN AI UNTUK EDITING a. Menentukan tujuan editing. Sebelum menggunakan AI, tentukan terlebih dahulu hasil yang ingin dibuat, misalnya:Menghapus background foto produk. Memperbaiki kualitas foto. Membuat foto produk lebih menarik. Mengubah ukuran foto untuk marketplace. Membuat desain promosi. Membuat caption atau deskripsi produk. Memperbaiki tata bahasa. b. Menyiapkan bahan yang akan diedit.Siapkan foto, video, atau teks yang ingin diedit. Pastikan bahan memiliki kualitas yang cukup baik dan sesuai dengan kebutuhan. c. Menyusun prompt. Prompt adalah perintah atau instruksi yang diberikan kepada AI agar AI menghasilkan sesuatu sesuai kebutuhan. Gunakan pola sederhana: Tujuan + Objek + Gaya/Hasil + Detail + Batasan Contoh: “Edit foto produk ini menjadi foto katalog yang terlihat profesional. Pertahankan bentuk dan warna asli produk, gunakan background putih bersih, pencahayaan terang dan merata, serta buat produk terlihat jelas dan tidak berlebihan”

d. Berikan instruksi yang spesifik. e. Melakukan revisi prompt. Semakin jelas instruksi yang diberikan, semakin mudah AI memahami hasil yang diinginkan. Kurang spesifik: “Buat foto ini bagus.” Lebih spesifik: “Buat foto produk ini terlihat profesional untuk katalog Shopee. Gunakan background putih, pencahayaan terang, produk berada di tengah, dan jangan mengubah bentuk maupun warna asli produk.” Jika hasil AI belum sesuai, jangan langsung mengganti seluruh prompt. Berikan instruksi tambahan. Contoh: “Pertahankan hasil sebelumnya, tetapi buat background lebih bersih dan tambahkan bayangan lembut di bawah produk.”

f. Memeriksa hasil editing. Setelah AI menghasilkan gambar atau teks, lakukan pengecekan: Apakah produk masih terlihat seperti aslinya? Apakah tulisan dan harga sudah benar? Apakah warna produk sesuai? Apakah terdapat kesalahan pada gambar? Apakah informasi produk tidak berubah? Apakah hasil sesuai dengan identitas usaha?Jangan langsung menggunakan hasil AI tanpa pemeriksaan.Contoh Prompt untuk UMKMMembuat poster promosi: Edit foto produk: “Tingkatkan kualitas foto produk ini agar terlihat lebih profesional untuk katalog marketplace. Pertahankan bentuk, warna, ukuran, dan detail asli produk. Gunakan background putih bersih dengan pencahayaan natural dan letakkan produk di tengah.” “Buat desain poster promosi untuk produk makanan UMKM. Gunakan foto produk yang diberikan sebagai objek utama. Tampilkan nama produk, harga, keunggulan produk, dan ajakan membeli. Buat desain sederhana, bersih, dan mudah dibaca untuk Status WhatsApp.”Membuat poster promosi:

Membuat caption: “Buat caption promosi untuk produk [nama produk]. Gunakan bahasa yang ramah dan menarik, jelaskan keunggulan produk, harga, dan ajakan untuk membeli. Buat maksimal 100 kata dan cocok digunakan untuk WhatsApp Business dan Instagram.” Rumus sederhana yang dapat diajarkan PROMPT = Apa yang ingin dibuat + Objek + Bagaimana hasilnya + Detail yang diinginkan + Hal yang tidak boleh diubah

Evaluasi bisnis merupakan kegiatan untuk mengetahui perkembangan usaha, melihat keberhasilan strategi yang telah dilakukan, serta menemukan bagian yang masih perlu diperbaiki. Evaluasi dilakukan secara berkala agar pelaku UMKM dapat mengambil keputusan berdasarkan kondisi usaha yang sebenarnya. 4.EVALUSI BISNIS

Indikator Bulan 1 Bulan 2 Perubahan Jumlah terjual 50 pcs 70 pcs +20 pcs Omzet Rp750.000 Rp1.050.000 +Rp300.000 Pelanggan 25 35 10 1. Evaluasi ProdukPENUTUP (KESIMPULAN) Periksa: Produk yang paling banyak dan paling sedikit terjual. Kualitas produk. Kemasan dan tampilan produk. Harga produk. Keluhan atau masukan pelanggan. Produk yang perlu dikembangkan atau diperbaiki. 2. Evaluasi Penjualan Catat dan bandingkan: Jumlah produk terjual. Total omzet. Keuntungan. Jumlah pelanggan. Produk terlaris. Perubahan penjualan dari bulan ke bulan. Contoh:

3. Evaluasi Pemasaran Digital Perhatikan efektivitas pemasaran melalui: WhatsApp Business. Instagram. TikTok. Shopee. Sibakul. Media digital lainnya. Indikator yang dapat diperhatikan: Jumlah orang yang melihat konten. Jumlah interaksi. Jumlah pesan masuk. Jumlah pelanggan baru. Jumlah transaksi yang berasal dari promosi digital. 4. Evaluasi Keuangan Catat pemasukan dan pengeluaran secara rutin. Rumus sederhana: Omzet = Harga Jual × Jumlah Produk Terjual Laba = Omzet − Total Biaya Biaya dapat meliputi: Bahan baku. Kemasan. Transportasi. Biaya produksi. Biaya promosi. Biaya administrasi marketplace.

5. Evaluasi Pelanggan Cari tahu kepuasan pelanggan melalui: Testimoni. Kritik dan saran. Komplain. Pembelian ulang. Respons terhadap produk baru atau promo. Contoh pertanyaan: “Bagaimana pendapat Anda mengenai rasa, kemasan, harga, dan pelayanan produk kami?” 6. Evaluasi dan Perbaikan Apa yang sudah baik → dipertahankan. Apa yang kurang → diperbaiki. Apa yang belum dilakukan → dikembangkan. Setelah data dikumpulkan, tentukan: Contohnya, jika banyak pelanggan melihat promosi tetapi sedikit yang membeli, pelaku UMKM dapat mengevaluasi harga, kualitas konten, penawaran, atau cara penyampaian informasi produk.

7. Evaluasi Menggunakan AI AI juga dapat digunakan untuk membantu menganalisis perkembangan bisnis. Pelaku UMKM dapat memasukkan data penjualan kemudian memberikan prompt seperti: “Analisis data penjualan berikut. Identifikasi produk terlaris, produk dengan penjualan terendah, perubahan omzet, dan berikan 5 rekomendasi yang dapat dilakukan untuk meningkatkan penjualan bulan berikutnya.” Dengan demikian, evaluasi bisnis tidak hanya dilakukan berdasarkan perkiraan, tetapi berdasarkan data yang dapat digunakan untuk menentukan strategi usaha selanjutnya.

GALERI DOKUMENTASI

PENUTUPModul Pelatihan Digital Marketing dan Pembuatan Akun Marketplace ini disusun sebagai panduan bagi pelaku UMKM dalam memahami dan memanfaatkan teknologi digital untuk mengembangkan usahanya. Melalui materi yang disampaikan, peserta diharapkan tidak hanya memahami konsep dasar pemasaran digital, tetapi juga mampu menerapkannya secara langsung melalui pemanfaatan media sosial, WhatsApp Business, marketplace, serta teknologi Artificial Intelligence (AI) sebagai alat bantu dalam pembuatan dan pengembangan konten pemasaran.

Melalui kegiatan Loka Digitala, diharapkan pelaku UMKM Kelurahan Dlingo dapat semakin percaya diri dalam memanfaatkan teknologi sebagai sarana pemasaran dan pengembangan usaha. Pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan secara berkelanjutan sehingga produk lokal Dlingo mampu menjangkau pasar yang lebih luas, meningkatkan daya saing, serta memberikan dampak positif terhadap peningkatan perekonomian masyarakat. Akhirnya, keberhasilan pemasaran digital tidak ditentukan hanya oleh penggunaan teknologi, tetapi juga oleh kemauan untuk belajar, beradaptasi, berinovasi, dan melakukan evaluasi secara berkelanjutan. Semoga modul ini dapat memberikan manfaat dan menjadi salah satu langkah nyata dalam mendukung UMKM Kelurahan Dlingo untuk berkembang, mandiri, dan mampu bersaing di era digital. Pemanfaatan teknologi digital bukan hanya tentang menjual produk melalui internet, tetapi juga tentang bagaimana pelaku usaha memahami konsumen, membangun identitas merek, menyampaikan keunggulan produk, memberikan pelayanan yang baik, serta membangun kepercayaan dengan pelanggan. Oleh karena itu, konsistensi dalam membuat konten, mengelola komunikasi dengan pelanggan, menjaga kualitas produk, dan melakukan evaluasi bisnis menjadi bagian penting dalam keberlanjutan usaha.

Nama : Ghina Najwa Auliya NIM : 20240510139 Fakultas/Program Studi : FISIPOL/Hubungan Internasional Nama : Rini Tri Sugiarti NIM : 20230520135 Fakultas/Program Studi : FISIPOL/Ilmu Pemerintahan Nama :Muhammad Faiq Muhyiddin NIM : 20240730019 Fakultas/Program Studi : FSIP/Ekonomi Syariah Nama :Cykha Vallientyra Khairul NIM : 20240510007 Fakultas/Program Studi : FISIPOL/Hubungan Internasional Nama : Asfar Mursid Pratomo NIM : 20240110149 Fakultas/Program Studi : FT/Teknik Sipil BIODATA PENULIS Nama :Muhammad Fadhilah Al Amiin NIM : 20240210004 Fakultas/Program Studi : FP /Agroteknologi Nama : Iqbal Risqullah Adha NIM : 20240110156 Fakultas/Program Studi : FT / Teknik sipil Nama : Aisyah Rona Chairani NIM : 20250530082 Fakultas/Program Studi : FISIPOL/ Ilmu Komunikasi

BIODATA PENULIS Nama : Adawiyah Jihandini NIM : 20240730022 Fakultas/Program Studi : FSIP/Ekonomi Syariah Nama : Fais Husen NIM : 20240720072 Fakultas/Program Studi : FSIP /Pendidikan Agama Islam Nama :Ghoida Salima Khoiriyya Azhar NIM : 20240810032 Fakultas/Program Studi : FPB /Pendidikan Bahasa Inggris Nama : Samudra Ichlasul Amal NIM : 20240130002 Fakultas/Program Studi : FT/Teknik Mesin Nama : Marlina Intan Winanti NIM : 20240710049 Fakultas/Program Studi : FSIP/Komunikasi dan Penyiaran Islam Nama : Reza Angga Wardana NIM : 20250220047 Fakultas/Program Studi : FP/ Agribisnis Nama : Inove Altantio Amin NIM : 20240530347 Fakultas/Program Studi : FISIPOL/ Ilmu Komunikasi

@ysi.kpmumyPeneliti Mudakpm@umy.ac.idysi.kpmumy@gmail.comLOKA DIGITALA“Hilirisasi Inovasi Serbuk Jati dalam Pengembangan Jamur Lingzhi Beserta Perluasan Pemasaran Olahan Sawo Guna Mengakselerasi Wirausaha Mandiri Berkelanjutan Desa Dlingo.”

Modul Pembelajaran Loka Digitala YSI KPM UMY

Report