Kebutuhan TanamanKeteranganCahayafaktor eksternal utama yang menyediakan energi bagi tanaman untuk melakukan fotosintesis, memproses zat organik, serta mengatur pembentukan hormon dan morfologiPenyiramanair berfungsi sebagai bahan baku fotosintesis, pelarut dan alat transportasi nutrisi dari tanah ke seluruh bagian tanaman, serta penjaga turgor sel agar struktur tanaman tetap tegak dan metabolisme berjalan normal.Media Tanamibarat rumah dapur dan gudang semua aktivitas berada di akar kalau medianya bagus tanamannya pasti sehat dan berfungsi sebagai penopang atau pondasi sumber oksigen untuk akar dan tempat hidup mikroba baikSuhu Idealibarat pengatur mesin pertumbuhan tanaman enzim dan semua proses di dalam tanaman, suhu ideal untuk tebu adalah 24 sampai 31 derajat celciuspH Tanahibarat tingkat keasaman tanah yang berskala 0 sampai 14 dan berpengaruh ke bisa tidaknya akar menyerap makanan PH ideal untuk tebu adalah 5.5 sampai 7Pertumbuhan dan Perkembangan Tumbuhan Pertumbuhan dan Perkembangan TumbuhanApa itu pertumbuhan dan perkembangan? Pertumbuhan adalah perubahan ukuran fisik yang bisa diukur dan bertambah banyak secara nyata. Perkembangan adalah proses perubahan fungsi organ menuju tingkat kedewasaan atau kematangan mental dan perilaku.Kontributor Nama: Razka Wakhidiansyah Kelas: X PPLG 1 Kelompok: 6 Tanggal Pembuatan: 7 Agustus 2026Fakta menarik Tebu Termasuk Dalam Keluarga Rumput Raksasa: Tebu secara ilmiah bukanlah pohon, melainkan anggota keluarga rumput- rumputan (Poaceae). Tebu bersaudara dekat dengan bambu, jagung, dan rumput lapangan.

1.Komponen abiotik Faktor Abiotik Kondisi yang dibutuhkan Pengaruh terhadap tanaman 2.Komponen biotik Faktor biotik Ada/Tidak Peran 3.Adaptasi morfologi 4.Adaptasi fisiologi 5.Adaptasi terhadap lingkungan 6.Lingkungan asli 7.Interaksi terhadap lingkungan 7-9 jam/sehari dengan intesitas cahaya yang cukup Cahaya matahariMembantu fotosintesis, yang juga menghasilkan gula dan energi untuk untuk pertumbuhan, cahaya yang cukup juga membantu pembuatan gula di batang Suhu udara 22-30 derajat celcius, untuk pertumbuhan yang optimalSuhu udara mempercepat pertumbuham tebu dan pembentukan batang, suhu terlalu rendah maka pertumbuhan melambat, jika terlalu tinggi dapat menurunkan fotosintesis Kelembapan udara Sekitar 80-85% pada fase pertumbuhan aktif, lalu 45- 65% saat pemasakanKelembapan tinggi membantu pertumbuhan batang. Saat pemasakan, kelembapan lebih rendah membantu mengurangi pertumbuhan vegetatif dan mendukung penimbunan gula. Air Cukup dan tersedia secara teratur, terutama saat pertumbuhan aktifAir diperlukan untuk fotosintesis, pengangkutan zat hara, dan menjaga jaringan tanaman tetap cukup air. Kekurangan air dapat menghambat pertumbuhan dan menurunkan hasil. Tanah Tanah gembur, subur, memiliki drainase baik, idealnya pH 6,5–7,5Menjadi tempat akar tumbuh sekaligus sumber air dan unsur hara. Tanah yang terlalu padat atau tergenang dapat menghambat perkembangan akar. Angin Angin sedang, tidak terlalu kencangMembantu pertukaran udara dan mempengaruhi ketahanan tanaman melalui penguapan. Angin sangat kencang dapat menyebabkan batang tebu rebah atau patah. Serangga AdaSebagian serangga berperan sebagai hama yang memakan atau merusak bagian tebu. Namun, beberapa serangga juga dapat menjadi predator hama dan membantu menjaga keseimbangan ekosistem. Burung AdaMemakan serangga dan hewan kecil sehingga dapat membantu mengendalikan populasi hama di sekitar tanaman tebu. Cacing tanah AdaMembantu menggemburkan tanah, membuat saluran udara dan air, serta membantu proses penguraian bahan organik menjadi unsur yang dapat dimanfaatkan tanaman. Jamur AdaSebagian jamur membantu menguraikan bahan organik dan mendukung ketersediaan unsur hara. Namun, beberapa jenis jamur juga dapat menyebabkan penyakit pada tebu. Tumbuhan liar AdaDapat menjadi tempat hidup bagi berbagai organisme, tetapi jika tumbuh berlebihan akan bersaing dengan tebu dalam memperoleh air, cahaya, ruang, dan unsur hara. Manusia AdaManusia melakukan penanaman, pemeliharaan, pengairan, pengendalian gulma dan hama, hingga pemanenan tebu. Habitat tebu adalah lingkungan tempat tanaman tebu tumbuh dan berkembang. Tebu umumnya tumbuh baik di daerah tropis dan subtropis dengan cahaya matahari cukup, suhu hangat, air yang mencukupi, serta tanah yang subur dan memiliki drainase baik. Lingkungan tebu terdiri atas dua komponen utama, yaitu komponen abiotik dan komponen biotik.HABITAT TEBUHABITAT TEBULapisan lilin pada permukaan daun tebu berfungsi untuk melindungi jaringan daun dari kehilangan air berlebih melalui penguapan dan menjaga daun tetap bersih dari kotoran atau partikel. Bagian ini bertindak sebagai “jaket” pelindung yang menahan penguapan air berlebihan akibat suhu udara panas dan angin kencang.Fotosintesis C4 pada tebu adalah proses pengikatan karbon yang membuat tebu mampu menangkap CO₂ secara efisien. CO₂ terlebih dahulu diikat menjadi senyawa berkarbon 4 dan dilepaskan kembali di seludang pembuluh untuk digunakan dalam siklus Calvin dan menghasilkan gula.Ketika lingkungan kering, tebu memanjangkan akarnya lebih dalam mencari air (di atas bahkan hingga kedalaman beberapa meter), agar akar yang lebih panjang membantu tebu bertahan dan tetap tumbuh. Tebu akan memanjangkan sistem perakarannya hingga 1,5–2 Meter di dalam tanah untuk berburu sisa air di lapisan terdalam, yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tebu.Tebu (Saccharum officinarum) berasal dari kawasan tropis Asia Tenggara, khususnya daerah dengan iklim hangat dan kelembapan tinggi. Tanaman ini berkembang alami di lingkungan terbuka dengan curah hujan cukup dan tanah subur yang mudah menyerap air tetapi tidak tergenang.Ciri Habitat Asli Tebu Iklim: Tropis hangat, suhu 24–32°C Curah hujan: 1.000–2.500 mm/tahun Sinar matahari: Melimpah (± 7–9 jam/hari) Tanah: Gembur, subur, drainase baik, pH 6–7 Ketinggian: 0–1.200 mdpl Lokasi tumbuh: Dataran rendah hingga lereng landai yang terbukaCahaya matahari (sinar matahari)Diserap daun tebu (klorofil)Terjadi fotosintesis (di dalam kloroplas)Menghasilkan glukosa (gula sederhana)Menghasilkan glukosa (gula) + melepaskan oksigen (O₂)Sebagai sukrosa (gula tebu) yang disimpan di batangTebu dapat tumbuh optimal bila berada pada lingkungan dengan cahaya matahari cukup, suhu hangat, ketersediaan air yang baik, tanah subur dan gembur, serta ekosistem yang seimbang. Melalui berbagai adaptasi morfologi, fisiologi, dan akar, tebu mampu bertahan dan memaksimalkan hasil produksi di lingkungan tropis.

JENIS INTERAKSI PENJELASAN SINGKAT CONTOH PADA TANAMAN Mutualisme kedua organisme saling menguntungkan Jamur mikoriza membantu akar tebu menyerap fosfor, air, dan mineral. Sebagai imbalannya, tebu memberikan karbohidrat hasil fotosintesis kepada jamur. Komensalisme satu di untung satu tidak dirugikan Tumbuhan yang menempel atau tumbuh di sekitar batang tebu dapat memanfaatkan tebu sebagai tempat bertumpu, sementara tebu pada dasarnya tidak memperoleh keuntungan maupun kerugian langsung. Kompetisi saling bersaing memperebutkan sumber daya Keduanya bersaing mendapatkan air, unsur hara, cahaya matahari, dan ruang. Gulma yang tumbuh lebat dapat menghambat pertumbuhan tebu. Predasi/Herbivori satu diuntung dengan memakan satu dirugikan Larva penggerek masuk ke batang dan memakan jaringan tebu. Serangga memperoleh makanan, sedangkan tebu mengalami kerusakan jaringan dan penurunan pertumbuhan.Interaksi dalamInteraksi dalam EkosistemEkosistem Interaksi dalam Ekosistem tanaman tebu memiliki berbagai bentuk interaksi dengan organisme di sekitarnya, seperti mutualisme dengan mikoriza, kompetisi dengan gulma, serta herbivori dengan serangga. Interaksi tersebut menunjukkan bahwa tebu saling bergantung, bersaing, maupun menjadi sumber makanan bagi organisme lain dalam ekosistem. KESIMPULAN

CERITA ILMIAH TANAMANKU“Setiap perubahan pasti ada dampaknya”Lokasi :Tanggal pengamatan :Cuaca:Pinggir rumah28 Agustus 2026Tidak menentuApa yang saya amatiSaya mengmati lingkungan tempat tinggal tanaman dan bagaimana tumbuh kembang tanaman tebuPERUBAHAN LINGKUNGAN Suhu yang tiba tiba panas atau sejuk cuaca yang tidak menentu Ketersediaan air yang tiba tiba menyusutAkar menjadi jauh lebih panjangDiameter batang mengecil dan mengerut karena kadar air di dalam sel menyusut.Daun tebu akan melipat atau menggulung ke dalam untuk memperkecil luas permukaan.APA YANG TERJADI PADA TANAMANMENGAPA HAL ITU TERJADI?Suhu meningkat dan ketersediaan air berkurangTanah menjadi kering dan gersangTanaman tebu menjadi kekurangan airDaun akan melipat, berubah warna karena intensitas suhu udaratanah menjadi keringTebu bisa matiPopulasinya menurunHasil dari batang tebu tidak akan maksimal karena kekurangan pasokan airJIKA KONDISI INI TERUS BERLANGSUNGAPA YANG HARUS DILAKUKAN?menyiram 2x sehari saat musim kemaraumemberi mulsa/daun kering di sekitar batang tanah agar tidak cepat keringmelakukan penyemprotan pestisida nabati untuk mengendalikan ulat/hamaBerdasarkan pengamatan saya, aspek air, suhu, dan cahaya matahari, memberi dampak yang signifikan terhadap keberlangsungan hidup tebu, jika salah satu dari aspek tersebut melebihi dari apa yang dibutuhkan, mungkin pertumbuhan tebu akan sedikit terhambat mengikuti bentuk perubahan aspek abiotiknya..Dari apa yang saya amati, tebu memiliki banyak sekali manfaat, salah satunya adalah sukrosa/gula pasir pada tebu yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber gula bagi manusia.KESIMPULANREFLEKSI

Apa yang dilakukanCara melakukanSiapa yang terlibatKapan dilaksanakanPenyediaan bibit unggul: Membuat bibit tebu yang tahan penyakit dan cuaca ekstrem.Lewat laboratorium: Mengembangkan bibit tebu berkualitas menggunakan metode kultur jaringan.Petani tebu: Sebagai pelaku utama yang merawat tebu langsung di lapangan.Setiap hari: Saat perawatan rutin seperti penyiraman, pemupukan, dan pembersihan sampah di lahan.Penerapan pertanian organik: Mengurangi kimia dengan memakai pupuk alami dan musuh alami hama.Pelatihan petani: Mengajari petani cara memupuk dan menyiram tebu secara pas dan efisien.Peneliti dan akademisi: Sebagai penyedia teknologi bibit dan metode tanam modernAwal musim tanam: Saat pemilihan bibit unggul dan pengolahan tanah sebelum tebu ditanam.Perlindungan lahan abadi: Menjaga agar lahan tebu tidak digusur menjadi bangunan.Pembuatan aturan (regulasi): Pemerintah membuat hukum yang melarang alih fungsi lahan tebu suburPemerintah dan pabrik gula: Sebagai pembuat kebijakan, penyedia modal, dan pembeli hasil panenSepanjang tahun secara berkala: Saat evaluasi kebijakan lahan oleh pemerintah dan riset berkala di laboratorium1.Identitas Tanaman & Spesimen 2.Pemanfaatan Tanaman 3.Identifikasi Aktivitas Manusia 4.Dampak Aktivitas Manusia 5.Rencana Upaya pelestarianAktivitas Manusia dan Pelestarian Nama Lokal: Tebu Nama Ilmiah: Saccharum officinarum Lokasi: Di pinggir rumah Tanggal pengamatan: Bahan Baku Gula Pasir: Air perasan tebu dikristalkan melalui proses pabrikasi untuk menghasilkan gula pasir yang menjadi pemanis utama dalam makanan dan minuman sehari-hari. Energi Bioetanol: Tebu difermentasi untuk menghasilkan bioetanol, yaitu bahan bakar nabati ramah lingkungan yang dicampur dengan bensin untuk kendaraan roda dua maupun roda empat. Pakan Ternak dan Pupuk Organik: Bagian pucuk daun tebu sering dimanfaatkan untuk pakan ternak (sapi dan kambing), sedangkan ampas padat hasil filtrasi (blotong) diolah menjadi pupuk organik untuk menyuburkan tanah. Bahan Pembuatan Kertas dan Listrik: Ampas tebu kering (bagasse) digunakan oleh pabrik sebagai bahan baku kertas atau papan partikel, serta dibakar di dalam boiler pabrik gula sebagai pembangkit listrik mandiri (biomasa). Dampak Positif + Dampak Negatif - Tebu tumbuh lebih subur dan manis: Berkat pemberian pupuk dan penyiraman yang teratur. Tebu bebas dari penyakit: Berkat penggunaan bibit unggul hasil kultur jaringan di laboratorium. Tebu aman dari serangan hama: Berkat bantuan pelepasan serangga pelindung (predator alami). Tebu menjadi kerdil dan rusak: Akibat semprotan obat kimia (herbisida/pestisida) yang berlebihan. Lahan tebu makin habis: Karena tanahnya digusur dan diubah menjadi jalanan atau perumahan. Pertumbuhan tunas tebu terganggu: Akibat tanah tertutup oleh tumpukan sampah plastik di sekitar perkebunan. 4/9/2026 X Pencemaran udara Limbah/sampah Alih Fungsi Lahan Pestisida Berlebih Reboisasi Penyiraman & Pemupukan Kultur Jaringan Pemberantasan Hama Alami X X X X X X X silang kotak jika aktivitas ada pada tanaman

“Sat tanaman, dengan banyak peran dan manfaatnya dengan bumi”IDENTITAS TANAMANNama Tanaman : Tebu Nama Ilmiah : Saccharum officinarum Lokasi : Di Pinggir Rumah Tanggal Pengamatan : 11 September 2026HSB UBUNGAN dengan ISTEM UMIHIDROSFER (Siklus Air)LITOSFER (Siklus Tanah)ATFORFER (Siklus Udara/Gas) Menyerap air pada tanah Tnspirasi Menjaga kelembapan tanah di sekitar tanaman Mencegah erosi pada tanah Menjaga struktur tanah Menyerap dan mengembalikan unsur hara Fotosintesis Menurunkan suhu mikro Sebagai penyaring dalam daun untuk udara seperti polusiKESIMPULAN “Berdasarkan pengamatan, tanaman berperan penting dalam menjaga keseimbangan sistem bumi. Melalui akarnya, tanaman menyerap air dan mencegah erosi tanah. Melalui daunnya, tanaman menyerap CO2 dan menghasilkan O2 serta menjaga kelembapan dan suhu lingkungan. Dengan demikian, satu tanaman dapat menghubungkan hidrosfer, litosfer, dan atmosfer demi keberlangsungan ekosistem bumi.”“Dari akar ke daun, pepaya menjaga air, tanah, dan udara tetap seimbang.”

Laporan Observasi Tanaman Tebu

Razka_RPL
रिपोर्ट करें