View [REVISI] ADEN HAMDAN RADITYA XPPLG 1 HAL 3 flipbook.
Faktor Abiotik Kondisi Cahaya Matahari Teduh (tapi cukup) Kelembapan Lembab Suhu 22-27°c Tanah Subur, gembur Air Cukup Angin Sepoi-sepoi Faktor Biotik Peran / Interaksi Serangga Membantu penyerbukan Burung Belum terbukti perannya Cacing tanah Menyuburkan tanah Jamur Mengurai sisa tanaman Tumbuhan lain Media rambat (tumbuh) Manusia Merawat & Mengamati HERBARIUM DIGITAL HABITAT DAN LINGKUNGAN HIDUP TANAMAN K a p u l a g a 1.Identitas TanamanNama Lokal kapulaga Nama Ilmiah Elettaria cardamomum. Famili Zingiberaceae Lokasi Ditemukan Belakang rumah Aden Dsn. Kepel 01/17, Ds. Sumberagung, Kec. Selorejo, Kab, Blitar Tanggal Observasi 14 Agustus 2026 2.HabitatDaerah tropis lembab, tempat teduh (tetapi masih terkena sinar matahari) dan suhu sekitar 22-27°c. Asal Asia Tenggara.Ketinggian 200–1.000 meter di atas permukaan laut (mdpl)Curah Hujan 1.500 – 4.750 mm/tahun 3.Habitat AlamiKapulaga umumnya hidup secara alami di daerah tropis yang lembap dan teduh. Tanaman ini banyak ditemukan di hutan tropis, daerah perbukitan, dan lahan dengan tanah yang subur serta memiliki drainase baik. Kapulaga membutuhkan cukup air dan biasanya tumbuh baik di bawah naungan pepohonan.4.Komponen Lingkungan 5.Adaptasi TanamanA. Adaptasi Morfologi •Daun lebar → membantu menangkap cahaya matahari •Rimpang di dalam tanah → menyimpan cadangan makanan dan membantu berkembang biak. •Bunga tumbuh dekat tanah → memudahkan proses penyerbukan oleh serangga.A. Adaptasi Fisiologi Menghasilkan minyak atsiri → membantu melindungi tanaman dari gangguan organisme tertentu. Mengatur penguapan air → membantu tanaman bertahan di lingkungan yang lembap maupun saat air berkurang. Tanaman dapat menyimpan air dan zat makanan di jaringan batang dan daun untuk bertahan saat kondisi lingkungan kurang ideal.A. Adaptasi Terhadap Lingkungan Rimpang berada di dalam tanah → membantu menyimpan cadangan makanan dan bertahan dalam kondisi lingkungan yang kurang mendukung.6 Daun mengarah ke sumber cahaya (fototropisme), agar proses fotosintesis berjalan optimal. Saat kondisi kering atau kurang air, pertumbuhan melambat untuk menghemat penggunaan air dan energi. 7. Fakta Menarik 8.KesimpulanKapulaga termasuk tanaman rempah yang bijinya sering digunakan sebagai bumbu masakan. Bunganya tumbuh dekat dengan tanah, berbeda dari banyak tanaman yang bunganya berada di ujung batang. Kapulaga memiliki aroma khas dan kuat karena mengandung minyak atsiri. Bagian yang paling sering dimanfaatkan adalah buah dan bijinya, baik untuk masakan maupun minuman. Kapulaga menyukai tempat yang lembap dan teduh, sehingga cocok tumbuh di daerah tropis. Tanaman kapulaga merupakan tanaman rempah yang dapat tumbuh baik di daerah yang lembap dan memiliki tanah subur. Kapulaga memiliki banyak manfaat, terutama sebagai bumbu masakan dan bahan obat tradisional. Dalam ekosistem, kapulaga juga berinteraksi dengan hewan, tumbuhan lain6.Hubungan Terhadap LingkunganMatahariAir HujanKarbon DioksidaOksigenHewanManusiaPeran Tanaman Terhadap Lingkungan Matahari berperan sebagai cahaya untuk proses fotosintesis. Air hujan akan diserap oleh akar untuk pertumbuhan tanaman. Tanaman suruh menghasilkan oksigen (O2) yang dibutuhkan makhluk hidup untuk bernapas. Membantu menjaga keseimbangan kelembapan udara dan keseimbangan air di lingkungan. Sebagai sumber makanan dan bahan alami bagi manusia dan hewan. Memiliki nilai kebudayaan dan nilai tradisi. Memperindah lingkungan dan memberi keteduhan di area sekitar.
Faktor Abiotik Kondisi Cahaya Matahari Teduh (tapi cukup) Kelembapan Lembab Suhu 25-30°c Tanah Subur, gembur Air Cukup Angin Sepoi-sepoi Faktor Biotik Peran / Interaksi Serangga Membantu penyerbukan Burung Predator (pemakan hama) Cacing tanah Menyuburkan tanah Jamur Mengurai sisa tanaman Tumbuhan lain Bersaing mendapat nutrisi Manusia Merawat & Mengamati HERBARIUM DIGITAL HABITAT DAN LINGKUNGAN HIDUP TANAMAN D a u n S a l a m 1.Identitas TanamanNama Lokal Daun Salam / Salam Nama Ilmiah Syzygium Polyanthum Famili Myrtaceae Lokasi Ditemukan Pinggir jalan, Dsn. Kepel, Ds. Sumberagung, Kec. Selorejo, Kab, Blitar Tanggal Observasi 14 Agustus 2026 2.HabitatDaun salam tumbuh di daerah beriklim tropis dan subtropis. Daun salam menyukai tanah yang subur, gembur, dan memiliki drainase baik, serta tempat yang mendapat sinar matahari cukup. Asal Asia Tenggara.Ketinggian 0–1.000 meter di atas permukaan laut (mdpl)Curah Hujan 1.500 – 3.000 mm/tahun 3.Habitat AlamiDaun salam tumbuh di daerah beriklim tropis dan subtropis. Tanaman ini dapat ditemukan di pekarangan rumah, pinggir jalan, atau di hutan hujan dataran rendah hingga ketinggian sekitar 1.000 mdpl. Daun salam menyukai tanah yang subur, gembur, dan memiliki drainase baik, serta tempat yang mendapat sinar matahari cukup.4.Komponen Lingkungan 5.Adaptasi TanamanA. Adaptasi Morfologi Helaian daun berbentuk oval atau agak lancip dengan tepi rata. Fungsi adaptasi: Membantu proses penguapan air yang seimbang dan menangkap cahaya matahari secara optimal di bawah naungan hutan atau pekarangan.B. Adaptasi Fisiologi Stomata atau Mulut daun pada salam terletak di permukaan bawah daun saja (hipostomatik) dengan tipe anomositik. Hal ini membantu mengurangi penguapan air yang berlebihan saat lingkungan panas dan mendukung efisiensi di tempat teduh. Pengaturan Bukaan Stomata: Sel penjaga mengatur laju transpirasi dan konduktansi stomata untuk mempertahankan kadar air internal saat intensitas cahaya atau suhu berubah.C. Adaptasi Terhadap Lingkungan Cahaya Matahari: Di tempat teduh atau ternaungi, bibit salam dapat mengalami etiolasi (batang lemah dan pucat). Namun, pada kondisi tanpa naungan atau cahaya penuh, tanaman memaksimalkan fotosintesis untuk memperkokoh pertumbuhan. Habitat asli salam berada di daerah sejuk dan lembab. Saat dipindahkan atau disemaikan ke tempat baru, salam membutuhkan proses aklimatisasi (penyesuaian) menggunakan naungan serta penyiraman rutin untuk menjaga kelembapan udara. 7. Fakta Menarik 8.Kesimpulan Mahkota Kaisar; Peradaban romawi dan Yunani kuno memakai daun salam sebagai lambang kemenangan, kedamaian, serta kebijakanaan. Asal Kata “Bachelor“: Gelar akademis bachelor (sarjana) berasal dari kata bacca lauri (buah laurel/salam), merujuk pada mahkota daun salam yang diberikan kepada para sarjana atau penyair terhormat di masa lalu. Daun salam adalah tanaman serbaguna yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar. Daun salam berperan penting dalam ekosistem sebagai penyedia oksigen, pelindung tanah, sumber pangan, obat herbal, serta mendukung keanekaragaman hayati.6.Hubungan Terhadap LingkunganMatahariAir HujanKarbon DioksidaOksigenHewanManusiaPeran Tanaman Terhadap Lingkungan Matahari berperan sebagai cahaya untuk proses fotosintesis. Air hujan akan diserap oleh akar untuk pertumbuhan tanaman. Tanaman suruh menghasilkan oksigen (O2) yang dibutuhkan makhluk hidup untuk bernapas. Membantu menjaga keseimbangan kelembapan udara dan keseimbangan air di lingkungan. Sebagai sumber makanan dan bahan alami bagi manusia dan hewan. Memiliki nilai kebudayaan dan nilai tradisi. Memperindah lingkungan dan memberi keteduhan di area sekitar.
Faktor Abiotik Kondisi Cahaya Matahari Teduh (tapi cukup) Kelembapan Lembab Suhu 20-30°c Tanah gembur Air Cukup Angin Sepoi-sepoi Faktor Biotik Peran / Interaksi Serangga Membantu penyerbukan Burung Predator (pemakan hama) Cacing tanah Menggemburkan tanah Jamur Mengurai sisa tanaman Tumbuhan lain Media rambat (tumbuh) Manusia Merawat & Mengamati HERBARIUM DIGITAL HABITAT DAN LINGKUNGAN HIDUP TANAMAN J a n d a B o l o n g 1.Identitas TanamanNama Lokal Janda Bolong Nama Ilmiah Monstera adansonii Famili Araceae Lokasi Ditemukan Depan SMPN 1 Selorejo, Dsn. Kepel 01/01, Ds. Sumberagung, Kec. Selorejo, Kab, Blitar Tanggal Observasi 14 Agustus 2026 2.HabitatDaerah tropis lembab, tempat teduh (tetapi masih terkena sinar matahari) dan suhu sekitar 22-27°c. Asal Amerika Tengah & Amerika Selatan.Ketinggian 0–1.500 meter di atas permukaan laut (mdpl)Curah Hujan 1.500 – 3.000 mm/tahun 3.Habitat AlamiTanaman suruh atau sirih dapat tumbuh diblingkungan yang lembab, teduh, dan memanjat pada batang pohon dan pepohonan lainnya sehingga tidak terkena sinar matahri secara langsung. Tanaman suruh juga membutuhkan kelembapan udara yang cukup tinggi dan tanaha yang tidak kering.4.Komponen Lingkungan 5.Adaptasi TanamanA. Adaptasi Morfologi Daun memiliki lubang alami (fenestrasi) yang menjadi ciri khas janda bolong. Batang merambat dan memiliki akar udara untuk melekat serta membantu menyerap air dan nutrisi. Daun lebar membantu menangkap cahaya di lingkungan hutan yang teduh.A. Adaptasi Fisiologi Dapat melakukan fotosintesis meskipun hidup pada kondisi cahaya yang tidak terlalu kuat. Memiliki kemampuan mengatur penguapan air melalui stomata. Akar udara dapat membantu menyerap kelembapan dari lingkungan.A. Adaptasi Terhadap Lingkungan Tumbuh baik pada tempat teduh dengan cahaya matahari tidak langsung. Menyukai lingkungan yang hangat dan lembap. Dapat memanjat tanaman atau penopang lain untuk mendapatkan cahaya. 7. Fakta Menarik 8.KesimpulanDaunnya memiliki lubang alami yang disebut fenestrasi, sehingga disebut janda bolong. Janda bolong merupakan tanaman merambat dan dapat menggunakan akar udara untuk menempel pada penopang. Tanaman ini berasal dari wilayah tropis Amerika dan banyak dimanfaatkan sebagai tanaman hias.Janda bolong (Monstera adansonii) merupakan tanaman tropis yang tumbuh baik di lingkungan teduh, hangat, dan lembap. Tanaman ini memiliki adaptasi berupa daun berlubang, batang merambat, dan akar udara. Janda bolong berperan dalam lingkungan melalui fotosintesis serta berinteraksi dengan berbagai makhluk hidup di sekitarnya.6.Hubungan Terhadap LingkunganMatahariAir HujanKarbon DioksidaOksigenHewanManusiaPeran Tanaman Terhadap Lingkungan Matahari berperan sebagai sumber energi untuk proses fotosintesis dan membantu pertumbuhan tanaman. Air hujan berperan menyediakan air yang dibutuhkan akar untuk pertumbuhan dan proses metabolisme. Oksigen yang dihasilkan janda bolong melalui fotosintesis dan dibutuhkan oleh makhluk hidup untuk bernapas. Karbon dioksida berperan sebagai bahan dalam proses fotosintesis. Serangga dan hewan kecil dapat berinteraksi serta memanfaatkan tanaman sebagai tempat berlindung. Manusia berperanMerawat dan memanfaatkan janda bolong sebagai tanaman hias serta membantu menjaga lingkungan.
Faktor Abiotik Kondisi Cahaya Matahari Teduh (tapi cukup) Kelembapan Lembab Suhu 22-27°c Tanah Subur, gembur Air Cukup Angin Sepoi-sepoi Faktor Biotik Peran / Interaksi Serangga Membantu penyerbukan Burung Predator (pemakan hama) Cacing tanah Menyuburkan tanah Jamur Mengurai sisa tanaman Tumbuhan lain Media rambat (tumbuh) Manusia Merawat & Mengamati HERBARIUM DIGITAL HABITAT DAN LINGKUNGAN HIDUP TANAMAN D a u n S u r u h 1.Identitas TanamanNama Lokal Daun Suruh / Sirih Nama Ilmiah Piper betle L. Famili Piperaceae Lokasi Ditemukan Belakang rumah tetangga, Dsn. Kepel 01/01, Ds. Sumberagung, Kec. Selorejo, Kab, Blitar Tanggal Observasi 14 Agustus 2026 2.HabitatDaerah tropis lembab, tempat teduh (tetapi masih terkena sinar matahari) dan suhu sekitar 22-27°c. Asal Asia Tenggara.Ketinggian 200–1.000 meter di atas permukaan laut (mdpl)Curah Hujan 1.500 – 4.750 mm/tahun 3.Habitat AlamiTanaman suruh atau sirih dapat tumbuh diblingkungan yang lembab, teduh, dan memanjat pada batang pohon dan pepohonan lainnya sehingga tidak terkena sinar matahri secara langsung. Tanaman suruh juga membutuhkan kelembapan udara yang cukup tinggi dan tanaha yang tidak kering.4.Komponen Lingkungan 5.Adaptasi TanamanA. Adaptasi Morfologi Daun tebal, mengilap, dan berbentuk hati. Permukaan licin membantu air hujan mudah mengalir sehingga daun tidak mudah rusak. Batang merambat dan memiliki ruas (buku) yang kuat untuk menempel pada penopang seperti pohon atau dinding. Akar adventif pada buku batang membantu tanaman menempel dan menyerap air serta unsur hara.A. Adaptasi Fisiologi Daun memiliki stomata yang berfungsi mengatur keluarnya masuknya uap air dan gas, sehingga tanaman tidak mudah kehilangan air. Mampu melakukan fotosintesis dengan baik pada kondisi cahaya rendah di tempat teduh, karena daun lebar dan mengandung klorofil yang cukup. Tanaman dapat menyimpan air dan zat makanan di jaringan batang dan daun untuk bertahan saat kondisi lingkungan kurang ideal.A. Adaptasi Terhadap Lingkungan Tumbuh merambat atau memanjat ke tempat yang mendapat cahaya cukup, namun tetap berada di lingkungan teduh. Daun mengarah ke sumber cahaya (fototropisme), agar proses fotosintesis berjalan optimal. Saat kondisi kering atau kurang air, pertumbuhan melambat untuk menghemat penggunaan air dan energi. 7. Fakta Menarik 8.KesimpulanTanaman suruh memiliki daun yang khas, berbentuk seperti hati dan permukaannya mengilap. Sirih telah digunakan sejak zaman dahulu di berbagai negara Asia untuk keperluan tradisional dan kesehatan, Memiliki aroma khas yang berasal dari minyak atsiri yang terdapat pada daun. Daun suruh mengandung protein, iodin, sodium, vitamin A, vitamin B1, vitamin B2, asam nikotinat, flavonoid, fenol, tanin, saponin, polifenolat, dan minyak atsiri. Daun suruh adalah tanaman serbaguna yang dapat hidup dan tumbuh dengan baik di lingkungan tropis. Dengan adaptasi morfologi, fisiologi, dan adaptasi terhadap lingkungan, tanaman ini memiliki banyak kandungan dan fakta menarik yang dapat bermanfaat bagi lingkungan dan manusia.6.Hubungan Terhadap LingkunganMatahariAir HujanKarbon DioksidaOksigenHewanManusiaPeran Tanaman Terhadap Lingkungan Matahari berperan sebagai cahaya untuk proses fotosintesis. Air hujan akan diserap oleh akar untuk pertumbuhan tanaman. Tanaman suruh menghasilkan oksigen (O2) yang dibutuhkan makhluk hidup untuk bernapas. Membantu menjaga keseimbangan kelembapan udara dan keseimbangan air di lingkungan. Sebagai sumber makanan dan bahan alami bagi manusia dan hewan. Memiliki nilai kebudayaan dan nilai tradisi. Memperindah lingkungan dan memberi keteduhan di area sekitar.
Faktor Abiotik Kondisi Cahaya Matahari Teduh (tapi cukup) Kelembapan Lembab Suhu 22-27°c Tanah Subur, gembur Air Cukup Angin Sepoi-sepoi Faktor Biotik Peran / Interaksi Serangga Membantu penyerbukan Burung Predator (pemakan hama) Cacing tanah Menyuburkan tanah Jamur Mengurai sisa tanaman Tumbuhan lain Media rambat (tumbuh) Manusia Merawat & Mengamati HERBARIUM DIGITAL HABITAT DAN LINGKUNGAN HIDUP TANAMAN D a u n S u r u h 1.Identitas TanamanNama Lokal kapulaga Nama Ilmiah Elettaria cardamomum Famili Zingiberaceae Lokasi Ditemukan Belakang rumah Aden Dsn. Kepel 17/02, Ds. Sumberagung, Kec. Selorejo, Kab. Blitar Tanggal Observasi 14 Agustus 2026 2.HabitatDaerah tropis lembab, tempat teduh (tetapi masih terkena sinar matahari) dan suhu sekitar 22-27°c. Asal Asia Selatan dan Asia Tenggara.Ketinggian 200–1.000 meter di atas permukaan laut (mdpl)Curah Hujan 2.000–4.000 mm per tahun. 🌧 3.Habitat AlamiKapulaga hidup di daerah tropis dan lembap dengan suhu sekitar 18–30°C. Tanaman ini tumbuh baik di tempat yang teduh atau mendapat sinar matahari tidak langsung. Kapulaga menyukai tanah yang subur, gembur, kaya bahan organik, dan memiliki drainase yang baik. Tanaman ini juga membutuhkan air dan kelembapan yang cukup agar dapat tumbuh dengan baik. 🌿4.Komponen Lingkungan 5.Adaptasi TanamanA. Adaptasi Morfologi Daun tebal, mengilap, dan berbentuk hati. Permukaan licin membantu air hujan mudah mengalir sehingga daun tidak mudah rusak. Batang merambat dan memiliki ruas (buku) yang kuat untuk menempel pada penopang seperti pohon atau dinding. Akar adventif pada buku batang membantu tanaman menempel dan menyerap air serta unsur hara.A. Adaptasi Fisiologi Daun memiliki stomata yang berfungsi mengatur keluarnya masuknya uap air dan gas, sehingga tanaman tidak mudah kehilangan air. Mampu melakukan fotosintesis dengan baik pada kondisi cahaya rendah di tempat teduh, karena daun lebar dan mengandung klorofil yang cukup. Tanaman dapat menyimpan air dan zat makanan di jaringan batang dan daun untuk bertahan saat kondisi lingkungan kurang ideal.A. Adaptasi Terhadap Lingkungan Tumbuh merambat atau memanjat ke tempat yang mendapat cahaya cukup, namun tetap berada di lingkungan teduh. Daun mengarah ke sumber cahaya (fototropisme), agar proses fotosintesis berjalan optimal. Saat kondisi kering atau kurang air, pertumbuhan melambat untuk menghemat penggunaan air dan energi. 7. Fakta Menarik 8.KesimpulanTanaman suruh memiliki daun yang khas, berbentuk seperti hati dan permukaannya mengilap. Sirih telah digunakan sejak zaman dahulu di berbagai negara Asia untuk keperluan tradisional dan kesehatan, Memiliki aroma khas yang berasal dari minyak atsiri yang terdapat pada daun. Daun suruh mengandung protein, iodin, sodium, vitamin A, vitamin B1, vitamin B2, asam nikotinat, flavonoid, fenol, tanin, saponin, polifenolat, dan minyak atsiri. Daun suruh adalah tanaman serbaguna yang dapat hidup dan tumbuh dengan baik di lingkungan tropis. Dengan adaptasi morfologi, fisiologi, dan adaptasi terhadap lingkungan, tanaman ini memiliki banyak kandungan dan fakta menarik yang dapat bermanfaat bagi lingkungan dan manusia.