9. Bramastha Satu perubahan kecil yang terjadi pada diriku Bramastha Putra

View 9. Bramastha Satu perubahan kecil yang terjadi pada diriku Bramastha Putra flipbook.

SATU PERUBAHAN KECIL YANG TERJADI PADA DIRIKU Oleh: I Made Bramasta Putra Bhaskara Perubahan kecil itu ternyata sangat susah dilakukan, jika bukan karna kesadaran dari diri saya sendiri maka perubahan itu tidak akan terjadi. Setiap orang pasti ingin menjadi versi terbaik dalam dirinya, begitu juga saya yang ingin menjadi anak yang lebih baik dari sebelumnya. Dulu saya sangat suka menunda-nunda hal yang harusnya saya kerjakan. Misalnya saat ibu mengingatkan saya untuk membuat pr, saat ayah saya mengingatkan saatnya saya mandi atau saat makan. Karena hal tersebut saya di marahi oleh orang tua saya juga mempengaruhi nilai pr saya saat di sekolah karna tidak dibuat dengan maksimal. Pada saat itu saya sering terlambat dan malas mengerjakan pr tetapi karna saya malu dan dimarahi jadi saya memutuskan untuk berubah. Perubahan itu sulit di lakukan tetapi mau tidak mau saya harus lakukan karena jika tidak nilai saya akan jelek, dan saya merasa kecewa pada diri saya sendiri. Tetapi sejak kejadian itu saya mulai merubah kebiasaan saya. Saat itu ibu saya bertanya, “Bram ada PR tidak? Jika ada buat dulu ya”. Saya menjawab, “Ada sih sepertinya”. Ibu saya bertanya lagi, “Kenapa sepertinya? cek dulu sekarang jika ada buat langsung, agar nanti dapat waktu lebih untuk bermain”. Saya pun menjawab, “Ada Bu, tapi nanti saja buat nya ya, Bram masih asik bermain” Ibu memberitahu, “Buat dulu supaya nanti bisa bermain dengan santai”.

Saya menjawab, “Iya”. Akan tetapi tidak menghiraukan nasihat ibu, dan masih menunda mengerjakan PR hingga akhirnya saya kelelahan bermain dan akhirnya ketiduran. Hingga menjelang malam, ayah membangunkan saya dan mengitkan saya untuk segera mandi dan makan malam. Sampai akhirnya ibu saya bertanya lagi, “Bram PRnya sudah dikerjakan belum?”. Saya pun teringat, kalau saya belum mengerjakan PR dan berkata “Oh iya belum”. Akhirnya saya pun mulai mengerjakan PR dengan tergesa-gesa. Karena waktu yang sedikit, jadi saya tidak mengerjakan dengan seksama dan teliti dan membuat dengan asal-asal agar cepat selesai. Karna hal tersebut hasil PR yang saya buat mendapatkan nilai yang jelek dan itu membuat saya kecewa. Sejak saat itu jika ibu saya memberi tahu saya, saya langsung mengecek jadwal sekolah untuk memastikan jika ada pr atau tidak, jika ada saya langsung mengerjakan pr tanpa menunda-nunda. Agar waktu membuatnya lebih banyak hingga saya menjadi lebih fokus dan tenang, pekerjaan saya pun menjadi rapi, dari situ nilai pr saya menjadi lebih baik. TAMAT