Panduan praktis MP-ASI berbahan pangan lokal untuk orang tua bayi usia 6-23 bulan. Disusun oleh mahasiswa Sarjana Terapan Gizi dan Dietetika Kelompok 4A.
Dokumen ini adalah panduan praktis MP-ASI (Makanan Pendamping ASI) berbahan pangan lokal yang disusun oleh mahasiswa Sarjana Terapan Gizi dan Dietetika Kelompok 4A. Panduan ini ditujukan untuk orang tua bayi berusia 6-23 bulan sebagai acuan dalam memberikan makanan pendamping ASI yang tepat.
Bagian awal menjelaskan pengertian MP-ASI sebagai makanan dan minuman pelengkap ASI untuk memenuhi kebutuhan gizi bayi yang meningkat. Manfaat MP-ASI mencakup pemenuhan energi dan zat gizi, mendukung pertumbuhan, serta melatih kemampuan makan dan motorik anak.
Dokumen ini memuat tanda-tanda kesiapan anak menerima MP-ASI seperti leher dan kepala tegak mandiri, mampu duduk stabil, menunjukkan ketertarikan pada makanan, dan berkurangnya refleks menjulurkan lidah. Panduan pemberian MP-ASI mengacu pada rekomendasi WHO dan IDAI.
Terdapat tabel panduan pemberian MP-ASI per kelompok usia: 6-8 bulan (frekuensi 2-3x/hari, tekstur saring dan lumat, kalori minimal 200 kkal/hari), 9-11 bulan (3-4x/hari, tekstur cincang dan fingerfood, 300 kkal/hari), dan 12-23 bulan (3-4x/hari, makanan keluarga, 550 kkal/hari).
Bagian komposisi zat gizi menjelaskan proporsi karbohidrat 35-60%, lemak 35-45%, dan protein 10-15% dalam menu MP-ASI. Daftar bahan pangan lokal yang direkomendasikan mencakup protein hewani (ayam, telur, ikan, udang, daging sapi), protein nabati (tahu, tempe, kacang-kacangan), karbohidrat (beras, ubi, jagung, singkong), serta sayur dan buah.
Dokumen ini juga mencakup rekomendasi peralatan MP-ASI, tips keamanan menyiapkan makanan, poin-poin penting yang harus diperhatikan, serta contoh menu MP-ASI untuk usia 6-8 bulan berupa Bubur Sup Telur Daging Kacang Merah lengkap dengan bahan dan cara pembuatan.