1 1b2047ac a532 11f1 9612 169d63d2d3ef Materi 3

View 1 1b2047ac a532 11f1 9612 169d63d2d3ef Materi 3 flipbook.

PROGRAM PENINGKATAN KOMPETENSI TARTIL AL-QUR’AN GURU PAI MATERI 3 HUKUM NUN MATI DAN TAWIN, HUKUM MIM MATI UNIVERSITAS PTIQ JAKARTA LEMBAGA TAHFIZH DAN TILAWAH AL-QUR’AN 2026

HUKUM NUN MATI/TANWIN & MIM MATI )أحكام النون الساكنة و التنوين و الميم الساكنة( A. HUKUM NUN MATI DAN TANWIN (ٌ ن ْ / ـًـٍـ ) 1. Izhar Halqi (إظهار حلقي) • Deϐinisi: Nun mati/tanwin bertemu 6 (enam) huruf halq (ء، ح، خ، ع، غ، هـ). • Cara Baca: Dibaca jelas tanpa dengung. • Contoh: –ٍ مِن ْ هَاد → "min hādin" –ٌ عَلِيم ٌ حَكِيم → "alı̄mun hakı̄mun" 2. Idgham Bighunnah (إدغام بغنة) Jenis =================== == Idgham Bi Ghunnah Tam (Idghamnya sempurna) H uruf ======= = [ ن،م ] Cara Baca ================== == Nun mati atau tanwin melebur ke huruf selanjutnya + dengung 2 harakat Contoh =============== ==ٍ مِن ْ مﱠالٍ مِن ْ نﱠار Idgham Bi G hunnah Naqish (Idghamnya kurang) [ ي،و ] Nun mati atau tanwin tidak melebur ke huruf selanjutnya + dengung 2 harakat Kecuali dalam satu lafaz, seperti pada 4 (empat) kalimat: قِنْواَن, صِنْوَان, دُنْياَ, بُنْياَنِ مِن ْ و َرَاءِ مَن ْ يَأْت 3. Bila Ghunnah (إدغام بﻼ غنة) • Deϐinisi: Nun mati/tanwin bertemu 2 huruf (ل، ر). • Cara Baca: Nun mati atau tanwin masuk (melebur) ke huruf selanjutnya tanpa dengung dan tidak boleh ditahan. • Contoh: –َ أَن ْ ﻻ َ يَكُون –ْ مِن ْ رَبِّهِم 4. Iqlab (إقﻼب) • Kondisi: Nun mati/tanwin bertemu ب. • Cara Baca: Berubah jadi mim mati + dengung 2 harakat.

1. Menutup bibir (اطباق الشفتين) 2. Merenggangkan bibir (فرجة الشفتين) • Contoh:ْ أَنْبِئْهُم → "ambihum"ٌ سَمِيع ٌ بَصِير → "samı̄'um bası̄r" 5. Ikhfa’ Haqiqi (إخفاء حقيقي) • Kondisi: Nun mati/tanwin bertemu 15 huruf ( ت، ث، ج، د، ذ، ز، س، ش، ص، ض، ط، ظ، ف، ق، ك). • Cara Baca: Samar-samar dengan dengung 2 harakat. • Klasiϐikasi: – Ikhfa’ Aqrab (Terdekat): ت، د، ط Contoh:ِ مِن ْ دُون → "min dūni" – Ikhfa’ Ausath (Pertengahan): ث، ذ، ز، س، ش، ص، ض، ظ، ف Contoh:ٍ مِن ْ صَلْصَال → "min(sh) shalshalin" –ِ مِن ْ فَوْقِه → "min(f) fauqihi" – Ikhfa’ Ab’ad (Terjauh): ق، ك Contoh:ِ مِن ْ قَبْل → "min(g) qabli" B. HUKUM MIM MATI (ْ م ) 1. Izhar Syafawi (إظهار شفوي) • Kondisi: Mim mati bertemu selain م dan ب. • Cara Baca: Dibaca jelas. • Contoh:ِ عَلَيْهِم ْ غَيْر → "Alaihim ghairi" 2. Idgham Mimi (إدغام ميمي) • Kondisi: Mim mati bertemu م. • Cara Baca: Melebur jadi 1 mim tasydid + dengung 2 harakat. • Contoh: كَم ْ مِن → "kam min" 3. Ikhfa’ Syafawi (إخفاء شفوي) • Kondisi: Mim mati bertemu ب. • Cara Baca: Samar antara mim dan ba’ + dengung 2 harakat. • Contoh:ٍ تَرْمِيهِم ْ بِحِجَارَة → "tarmı̄himm bihijāratin"

METODE PEMBELAJARAN 1. Metode Demonstrasi Langsung • Praktik Perbedaan Bunyi: – Izhar vs Ikhfa’: Bandingkan "min hādin" (Izhar) dan "min dūni" (Ikhfa’). – Idgham Mimi: Ucapkan " kammin " sambil menekan bibir. 2. Alat Peraga Visual • Kartu Huruf Hukum: – Warna Hijau: Huruf Izhar Halqi (ء، ح، خ، ع، غ، هـ). – Warna Merah: Huruf Idgham (ي، ن، م، و، ل، ر). • Poster Infograϐis: 3. Permainan Interaktif • "Tebak Hukum": Guru menyebut kata (misal: " ِمِن ْ بَعْد"), siswa menjawab "Iqlab!" sambil menirukan bacaan. • "Papan Tajwid": Siswa menempel kartu huruf di kolom hukum yang sesuai. EVALUASI PEMBELAJARAN 1. Evaluasi Lisan • Tes Mendengar: Guru membacakan " ِ مِن ْ وَرَاء", siswa menyebut hukumnya (Idgham Bi Ghunnah). • Tes Pengucapan: Siswa membaca " ْأَنْبِئْهُم" dengan benar (Iqlab → "ambihum"). 2. Evaluasi Tertulis • Pilihan Ganda: Hukum nun mati dalam " ٍمِن ْ صَلِيد" adalah: a. Izhar b. Ikhfa’ c. Idgham Jawaban: b (Ikhfa’ Ausath) • Mencocokkan: Pasangkan: – " ٍمِن ْ مَال" → Idgham Mimi – " ٌحَكِيم ٌ عَلِيم" → Izhar Halqi 3. Rubrik Penilaian Praktik

Kriteria Izhar (Skor 1-5) Ikhfa’ (Skor 1-5) Idgham (Skor 1-5) Ketepatan Hukum    Dengung Tidak ada 2 harakat Sesuai jenis 4. Proyek Kreatif • Rekaman Audio: Siswa merekam bacaan 5 contoh untuk setiap hukum. • Komik Tajwid: Buat komik yang menjelaskan perbedaan Idgham Bi Ghunnah dan Bila Ghunnah. ⇄ Rujukan Silang — Bab Kunci Bab ini adalah poros dari tiga bab lain. Peta hubungannya: BAB 7 Nun Sukun / Tanwin & Mim Sukun │ ┌─────────────────┼─────────────────┐ ▼ ▼ ▼ BAB 9 BAB 15 BAB 10 Idgham secara Nun at-Tanwin Durasi ghunnah umum (semua (tanwin bertemu (2 harakat, huruf, bukan hamzah washal) konsisten) hanya nun) • Bab 9 adalah perluasan Bab 7, bukan pengulangannya. Bab 7 membahas idgham yang khusus terjadi pada nun sukun dan mim sukun; Bab 9 membahas idgham sebagai kaidah umum antarhuruf apa pun (mutamatsilain, mutajanisain, mutaqaribain). Sampaikan urutan ini kepada peserta agar tidak merasa mempelajari materi yang sama dua kali. • Bab 15 menangani kasus khusus ketika tanwin bertemu hamzah washal, sehingga nun-nya muncul dan dihidupkan. Kasus ini tidak termasuk salah satu dari empat hukum di bab ini. • Bab 10 mengatur agar semua ghunnah dibaca dengan durasi yang sama (2 harakat). • Bab 3 — sifat ghunnah pada nun dan mim adalah alasan ϐisiologis mengapa hukum-hukum ini ada. ⚠ Catatan Ketelitian 1. Tanwin = nun sukun. Tegaskan kembali (lihat catatan Bab 1) bahwa seluruh hukum di bab ini berlaku sama untuk nun sukun tertulis dan untuk tanwin — dengan satu pengecualian penting: hukum-hukum ini hanya berlaku ketika washal. Ketika waqaf, tanwin hilang (kecuali fathatain → mad ’iwadh). 2. Tingkatan ghunnah. Perlu ditambahkan bahwa kadar dengung berbeda-beda menurut hukumnya, meskipun durasinya sama:

Tingkat Kondisi Kadar dengung 1 (terkuat) Nun/mim bertasydid Paling jelas 2 Idgham bighunnah & idgham mimi Kuat 3 Ikhfa haqiqi & ikhfa syafawi Sedang 4 Iqlab Sedang 5 (terlemah) Nun/mim sukun pada izhar Melekat, tidak ditonjolkan 3. Ikhfa memiliki tingkatan kedekatan. Lima belas huruf ikhfa tidak seragam. Huruf yang makhrajnya paling dekat dengan nun (ت د ط) menghasilkan ikhfa yang paling samar; yang paling jauh (ق ك) menghasilkan ikhfa yang paling jelas mendekati izhar; sisanya di tengah. Pengetahuan ini membantu peserta memahami mengapa bacaanْ ُ مِن قَبْل terdengar berbeda dariَ مَن ْ تَاب. 4. Kesalahan umum iqlab. Peserta sering mengubah nun menjadi mim sempurna dengan bibir rapat penuh. Yang benar: bibir dirapatkan ringan dengan dengung, tanpa menekan. Uji: jika terdengar seperti kata “am” yang tegas, itu berlebihan. ✎ Latihan Tambahan Latihan Juz ‘Amma Bertanda.** Peserta menandai seluruh nun sukun/tanwin dalam Surah An-Naba’ ayat 1–20 dengan kode: I** (izhar), G (idgham bighunnah), B (idgham bilaghunnah), Q (iqlab), K (ikhfa). Diperiksa silang antarpeserta.