E BOOK 10 LMKM

View E BOOK 10 LMKM flipbook.

ASI LANCAR, IBU TENANG !ASI LANCAR, IBU TENANG !ASI LANCAR, IBU TENANG !Panduan 10 Langkah MenujuPanduan 10 Langkah Menuju Keberhasilan MenyusuiKeberhasilan Menyusui Panduan 10 Langkah Menuju Keberhasilan MenyusuiSundaraSundara Poltekkes Kemenkes BandungPoltekkes Kemenkes Bandung Profesi DietesienProfesi Dietesien Sundara Poltekkes Kemenkes Bandung Profesi Dietesien

Buku ini disusun sebagai panduan praktis bagi ibu hamil dalam mempersiapkan diri untuk menyusui dengan penuh keyakinan. Keberhasilan pemberian ASI eksklusif tidak hanya ditentukan oleh kemampuan fisik, tetapi juga oleh kepercayaan diri (self-efficacy) ibu dalam menjalani proses menyusui. Melalui penyajian materi yang ringkas, mudah dipahami, dan aplikatif, buku ini diharapkan dapat membantu ibu hamil dan ibu menyusui meningkatkan pengetahuan, menumbuhkan rasa percaya diri, serta memotivasi ibu untuk berkomitmen memberikan ASI eksklusif kepada bayinya.KATA PENGANTARKATA PENGANTARKATA PENGANTARPuji syukur senantiasa kami panjatkan kehadirat Allah Subhanahu Wa Ta’ala karena atas kuasanya dapat tersusun Buku Saku Ibu Menyusui sebagai wujud inovasi pelayanan kebidanan pada ibu Hamil.Semoga buku ini bermanfaat dan menjadi teman setia ibu dalam perjalanan menuju menyusui yang sukses dan penuh cinta.

Tujuan BukuTujuan BukuTujuan BukuMembantu Ibu mendapatkan informasi yang benar dan mudah dipahami tentang ASIMembantu meningkatkan keyaninan diri ibu dalam kemampuan menyusui sejak kehamilanMembantu ibu memahami teknik menyusui yang benarMembantu ibu mengatasi masalah umum saat menyusuiMembantu ibu berkomitmen memberikan ASI eksklusif

Daftar IsiDaftar IsiDaftar IsiBerkenalan Seputar Air Susu Ibu (ASI)Air Susu Ibu (ASI) ASI Eksklusif Jenis ASI Manfaat ASI Dampak Bayi Tidak Diberi ASITeknik Menyusui Yang BenarPosisi Menyusui Teknik Menyusui Perlekatan Menyusui Tanda Bayi Cukup ASI Lama dan Frekuensi Menyusui Cara Memperbanyak Produksi ASI Mitos dan FaktaMasalah Dalam Menyusui Dan Cara MengatasinyaPuting Susu Datar Atau Terbenam Puting Susu lecet Bingung Puting Mastitis ASI tidak keluar /Produksi ASI Kurang Pijat Oksitosin Lembar checklist Ibu Lembar checklist Kader/Tenaga Kesehatan0102 03 04 05 060708 09 11 12 13 14 151617 18 19 20 21 22 23 24Daftar Pustaka25

Materi 1Materi 1Materi 1Berkenalan SeputarBerkenalan Seputar Air Susu Ibu (ASI)Air Susu Ibu (ASI) Berkenalan Seputar Air Susu Ibu (ASI)010101

020202Selama kehamilan, payudara ibu akan mengalami perubahan sebagai persiapan untuk menghasilkan ASI.ASI (Air Susu Ibu) adalah cairan berwarna putih yang dihasilkan oleh payudara ibu dan diberikan kepada bayi melalui proses menyusui.ASI merupakan makanan terbaik dan alami yang telah disiapkan tubuh ibu sejak masa kehamilan untuk memenuhi kebutuhan bayi setelah lahir.ASI mengandung semua zat gizi yang dibutuhkan bayi, seperti lemak, protein, karbohidrat, vitamin, dan mineral. Selain itu, ASI juga mengandung zat pelindung yang membantu memperkuat daya tahan tubuh bayi, sehingga bayi tumbuh sehat dan terhindar dari berbagai penyakit.Air Susu Ibu (ASI)Air Susu Ibu (ASI)Air Susu Ibu (ASI)Di dalam ASI terdapat berbagai zat penting yang membantu menjaga kesehatan bayi, seperti zat kekebalan tubuh yang melindungi bayi dari kuman dan infeksi.

030303ASI EksklusifASI EksklusifASI EksklusifASI eksklusif adalah pemberian ASI saja kepada bayi tanpa tambahan makanan atau minuman lain.Pemberian ASI eksklusif dilakukan dengan cara memberikan ASI saja setiap kali bayi menyusu, tanpa tambahan makanan atau minuman lainnya. ASI eksklusif sangat penting karena ASI merupakan makanan terbaik dan paling lengkap untuk bayi. Selain memenuhi kebutuhan gizi, ASI juga membantu melindungi bayi dari penyakit dan menjaga kesehatannya sejak awal kehidupan.susu formula air putih, air teh madu jusmakanan padat seperti bubur, pisang, dan nasi timBayi hanya diberikan ASI sejak lahirBayi hanya diberikan ASI sejak lahir sampai usia 6 bulansampai usia 6 bulan Bayi hanya diberikan ASI sejak lahir sampai usia 6 bulan

ASI TransisiASI TransisiASI TransisiASI yang keluar setelah kolostrum dan sebelum ASI matang. Pada masa ini, kandungan protein dalam ASI mulai menurun, sedangkan kandungan lemak, gula susu, vitamin, dan jumlah ASI yang dihasilkan akan meningkat.Jenis ASIJenis ASIJenis ASIKolostrumKolostrumKolostrumASI pertama yang keluar setelah bayi lahir. Warnanya kuning keemasan dan teksturnya lebih kental. Kolostrum diproduksi sejak akhir kehamilan dan keluar pada hari ke-1 sampai hari ke-5 setelah persalinanASI matang (ASI Matur)ASI matang (ASI Matur)ASI matang (ASI Matur)ASI matang adalah ASI yang dihasilkan mulai hari ke-14 setelah melahirkan dan seterusnya. Kandungan ASI ini sudah stabil dan sesuai dengan kebutuhan bayi.ForemilkASI yang keluar pada awal menyusui. Warnanya lebih bening dan encer. mengandung banyak air, vitamin, dan protein yang membantu menghilangkan rasa haus bayiHindmilkASI yang keluar setelah foremilk. Warnanya lebih putih dan kental. mengandung lebih banyak lemak.040404

Membantu pemulihan tubuh setelah melahirkanMenurunkan risiko beberapa penyakit serius, seperti kanker payudaraMembantu menurunkan berat badan secara alamiDapat menjadi metode kontrasepsi alami jika dilakukan dengan benar050505Manfaat ASIManfaat ASIManfaat ASIBagi BayiMemberikan nutrisi yang lengkap dan mudah dicernaMendukung pertumbuhan dan perkembangan bayi secara optimalMembantu meningkatkan daya tahan tubuh bayiMelindungi bayi dari berbagai penyakitMenurunkan risiko alergi dan obesitas di kemudian hari Bagi IbuMemperkuat ikatan emosional antara ibu dan bayi

Dampak BayiDampak Bayi tidak diberi ASItidak diberi ASI Dampak Bayi tidak diberi ASIInfeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA)060606Gangguan Pencernaan (Diare)Gangguan Perkembangan motorik dan sensorikMalnutrisiStuntingMudah terinfeksi penyakit

Materi 2Materi 2Materi 2Teknik MenyusuiTeknik Menyusui yang Benaryang Benar Teknik Menyusui yang Benar070707

080808Posisikan kepala bayi agar terjatuh di lengan bawah ibu, pegang bagian belakang kepala dan bahu bayi oleh telapak tangan ibu, sanggah seluruh punggung bayi dengan baik Posisikan badan bayi hingga telinga membentuk garis lurus dengan lengan dan leher bayi, untuk menghadap pada badan ibu, dan dekap bayi di bawah payudara ibu, sehingga badan bayi dapat menempel pada dada ibu Tempelkan dagu bayi pada payudara ibu, sehingga muka bayi menghadap ke payudara dan hidung bayi menjauhi payudara Posisikan badan dan lengan ibu untuk tetap relaks tidak tegang, bersikap alami Lakukan kontak mata antara ibu pada bayinyaPosisi MenyusuiPosisi MenyusuiPosisi Menyusui

090909Menggendong SilangMenggendong Silang (Cross cradle Hold)(Cross cradle Hold) Menggendong Silang (Cross cradle Hold)Teknik MenyusuiTeknik MenyusuiTeknik MenyusuiMenggendongMenggendong (Cradle Hold)(Cradle Hold) Menggendong (Cradle Hold)Bayi digendong dengan kepala bayi berada dilekukan siku tangan ibu. Jika bayi menyusu pada payudara kanan maka letakan kepala bayi pada lekukan siku kanan ibu dan bokongnya pada telapak tangan kanan ibu. Arahkan badan bayi sehingga telinganya berada pada satu garis lurus dengan bangan bayi yang diatasIbu tidak menyangga kepala bayi dengan lekuk siku, melainkan dengan telapak tangan. Jadi, jika ibu menyusui dengan payudara kanan, maka ibu akan menggunakan tangan kiri untuk memegang bayi. Posisikan bayi, sehingga kepala, dada, dan perutnya menghadap ibu

101010Teknik MenyusuiTeknik MenyusuiTeknik MenyusuiMenyangga KepalaMenyangga Kepala (Football hold)(Football hold) Menyangga Kepala (Football hold)Ibu menyangga kepala bayi dengan telapak tangan, sementara tubuh bayi diselipkan diantara tangan ibu seperti memegang bola atau alas tangan.Bersandar (LaidBersandar (Laid Back Positions)Back Positions) Bersandar (Laid Back Positions)Ibu hanya duduk bersandar pada punggung beralaskan bantal. Kemudian, susui bayi dengan posisi bayi tengkurap diatas perut ibu. Posisi ini bisa juga untuk menyusui bayi kembarTidur bersisianTidur bersisian (Side Lying)(Side Lying) Tidur bersisian (Side Lying)Ibu cukup berbaring miring dengan posisi sejajar Bersama bayi. Kemudian arahkan kepala bayi kea rah payudara dengan sedikit meringkuk.

111111Dagu menempel ke payudara Mulut terbuka lebar Sebagian areola terutama bagian bawah masuk kedalam mulut bayi Bibir bawah bayi melengkuh Tidak terdengar bunyi decakPerlekatan MenyusuiPerlekatan MenyusuiPerlekatan Menyusui

121212Tanda Bayi Cukup ASITanda Bayi Cukup ASITanda Bayi Cukup ASIBayi akan langsung tidur setelah menyusu karena Asi memproduksi hormon endorphinBuang air kecil lebih dari 6 kali sehari dengan warna urin tidak pekat dan tidak bau menyengatBayi akan melepas sendiri bibirnya dari puting ibuBayi BAB 2x sehari

Frekuensi menyusu minimal 8 kali dalam waktu 24 jam. Pada awal masa menyusui, pola menyusu bayi belum teratur.131313Bayi yang sehat biasanya dapat mengosongkan payudara dalam waktu sekitar 5–7 menit, dan ASI di dalam lambung bayi akan dicerna dalam waktu kurang lebih 2 jam.Hisapan bayi membantu meningkatkan produksi ASI. menyusui sesuai kebutuhan bayi dapat mencegah masalah menyusui dan membantu ASI keluar lebih banyak, terutama jika ibu sering menyusui pada malam hari. Setiap kali menyusui, gunakan kedua payudara secara bergantian hingga terasa kosongLama dan Frekuensi MenyusuiLama dan Frekuensi MenyusuiLama dan Frekuensi Menyusui Namun, setelah usia 1–2 minggu, bayi akan mulai membentuk pola menyusu yang lebih teratur.

Cara Memperbanyak Produksi ASICara Memperbanyak Produksi ASICara Memperbanyak Produksi ASIBeberapa cara yang dapat dilakukan untuk memperbanyak Asi Adalah sebagai berikut:Makan banyak sayur (daun katuk, bayam, wortel, dll)Kompres payudaraMemilih KB yang tepat untuk ibu menyusuiMinum air putih minimal 1000ml141414Sering menyusuiBergantian payudara ketika menyusuiHindari menggunakan dot susuMemompa ASI setelah menyusuiMembersihkan puting & melakukan pemijatanMenyusui setiap 2-3 jam sekaliMemompa ASISkin to skin contact

MITOS?MITOS? FAKTA?FAKTA?MITOS? FAKTA?1.ASI pertama harus dibuang1.ASI pertama sangat kaya zat kekebalan, baik diberikan kepada bayi.2.ASI sedikit berarti tidak cukup2.Pada awal kelahiran, ASI memang keluar sedikir sesuai kebutuhan dan ukuran lambung bayi, produksi akan meningkat dengan sering manyusui.3.Ibu Menyusui harus makan dua kali lebih banyak3.Ibu membutuhkan tambahan zat gizi, tetapi yang penting adalah makan beragam dan bergizi seimbang serta cukup minum.4.Bayi <6 bulan perlu diberi air putih4.ASI sudah memenuhi kebutuhan bayi, meskipun tanpa tambahan makanan / minuman lain.5.Payudara kecil menghasilkan ASI sedikit5.Ukuran payudara tidak menentukan produksi ASI, produksi lebih dipengaruhi oleh frekuensi dan efektivitas menyusui.151515

Materi 3Materi 3Materi 3Masalah Dalam MenyusuiMasalah Dalam Menyusui Dan Cara MengatasinyaDan Cara Mengatasinya Masalah Dalam Menyusui Dan Cara Mengatasinya161616

1717171.Letakan kedua jempol tangan kanan dan kiri dibagian dasar puting payudara. 2.Tekan kedalam kedua jempol. 3.Sambil tetap tekan jauhkan posisi kedua jempol anda. 4.Pindahkan jempol ke sekeliling puting payudara dan ulangi cara no 3.Puting Susu Datar Atau TerbenamPuting Susu Datar Atau TerbenamPuting Susu Datar Atau TerbenamPuting susu datar atau terbenam adalah kondisi dimana puting seperti ditarik masuk kedalam sehingga terlihat rataSalah satu teknik untuk mengeluarkan puting payudara yang masuk ke dalam adalah Teknik Hoffman, yang dapat dilakukan 1-2 kali sehari.Teknik Hoffman:Teknik Hoffman:Teknik Hoffman:Tekan PerlahanPuting DatarPuting Tetap DatarPuting TerbalikPuting Tertarik Ke dalam

181818Puting Susu LecetPuting Susu LecetPuting Susu Lecet Puting susu disebabkan oleh trauma saat menyusui. Selain itu dapat pula menjadi retak dan menimbulkan celah – celah. Cara Mengatasi:Cara Mengatasi:Cara Mengatasi:Posisikan pelektan dengan benar Lakukan berbagai variasi posisi menyusui sehingga menemukan posisi yang nyaman Keluarkan sedikit ASI dan oleskan ke puting yang lecet Gunakan Bra penyangga payudara Jika terlalu sakit boleh meminum obat pereda nyeri

191919Bingung PutingBingung PutingBingung Puting Bingung puting adalah keadaan yang bisa terjadi karena bayi mendapat susu formula menggunakan botol lalu bergantian menyusu dengan ibunya Cara Mengatasi:Cara Mengatasi:Cara Mengatasi:Hindari memberikan empeng pada bayi saat masih menyusu pada ibu Hindari memberikan ASI perah dengan botol dot Jangan memaksa bayi untuk menyusu karena akan membuat trauma pada bayi.

202020MastitisMastitisMastitis Mastitis adalah peradangan pada payudara sehingga menyebabkan payudara menjadi merah, bengkak, nyeri, panas dan suhu tubuh meningkat Cara Mengatasi:Cara Mengatasi:Cara Mengatasi:Menyusui / perah ASI dengan sering Pijat lembut kearah puting Kompres dengan air hangat dingi secara bergantian Susukan bayi hingga payudara terasa kosong

212121ASI tidak keluar atauASI tidak keluar atau Produksi ASI KurangProduksi ASI Kurang ASI tidak keluar atau Produksi ASI Kurang Kondisi normal ibu pasca bersalin akan mengeluarkan ASI, ASI sudah dibentuk sejak awal kehamilan. Cara Mengatasi:Cara Mengatasi:Cara Mengatasi: salah satunya:salah satunya:salah satunya: Kelancaran ASI dipengaruhiKelancaran ASI dipengaruhi beberapa hal:beberapa hal: Kelancaran ASI dipengaruhi beberapa hal:Isapan bayi saat menyusuRasa nyaman pada ibu saat menyusuiDukungan suami dan keluargaKeadaan psikologis ibupijat Oksitosin yangpijat Oksitosin yang dapat dilakukan 1-2 kalidapat dilakukan 1-2 kali pijat Oksitosin yang dapat dilakukan 1-2 kali

222222Pijat OksitosinPijat OksitosinPijat OksitosinUntuk Pemijat:Untuk Pemijat:Untuk Pemijat: Untuk Ibu:Untuk Ibu:Untuk Ibu:Duduklah dengan nyaman sambil bersandar ke depan bisa dengan melipat tangan diatas meja Letakan kepala ibu diatas lengan yang dilipat Lepaskan bra dan baju bagian atas, biarkan payudara bergantung lepasGunakan minyak aromaterapi/minyak zaitun diseluruh telapak tangan Kepalkan kedua tangan dengan ibu jari menunjuk kedepan, mulai dari bagian tulang yang menonjol di tengkuk Dengan menggunakan kedua ibu jari mulailah memijat membentuk Gerakan melingkar kecil menuju tulang belikat atau bagaian batas tali bra Setelah selesai memijat kompres pundak ibu degan handuk

232323Checklist Untuk IbuChecklist Untuk IbuChecklist Untuk Ibu

242424Checklist Untuk Kader /Checklist Untuk Kader / Tenaga KesehatanTenaga Kesehatan Checklist Untuk Kader / Tenaga Kesehatan

252525Daftar PustakaDaftar PustakaDaftar PustakaBahiyatun (2021) Asuhan Kebidanan Nifas Normal. Jakarta: EGC. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (2022) Pedoman Pelayanan Kesehatan Masa Nifas dan Menyusui. Jakarta: Kemenkes RI. Maritalia, D. (2021) Asuhan Kebidanan Nifas dan Menyusui. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Marsaulina, D. and Astuti, P. (2023) Buku Ajar Asuhan Kebidanan Pada Ibu Nifas dan Menyusui. Bandung: Media Sains Indonesia. Prasetyono, D.S. (2022) Buku Pintar ASI Eksklusif: Panduan Lengkap Ibu Menyusui. Yogyakarta: Diva Press. Roesli, U. (2021) Manajemen Laktasi: Panduan Praktis Menuju Keberhasilan Menyusui. Jakarta: Pustaka Bunda. Saleha, S. (2023) Asuhan Kebidanan pada Masa Nifas dan Menyusui. Jakarta: Salemba Medika. Winkjosastro, H. (2022) Ilmu Kebidanan Sarwono Prawirohardjo. Edisi ke-5. Jakarta: PT Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo. World Health Organization (2024) A Guide to Exclusive Breastfeeding and Infant Nutrition in Primary Health Care. Geneva: WHO. Yusari, A. and Rahayu, S. (2025) Teknik Menyusui dan Penanganan Masalah Laktasi. Jakarta: Rineka Cipta.