Dokumen ini menjelaskan inovasi PAK UDIN (Pendidikan Anak tentang Kesehatan Usia Dini) yang dikembangkan oleh Puskesmas Tagogapu, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Program ini menjadikan Puskesmas sebagai wahana pembelajaran kesehatan bagi anak usia dasar, bukan sekadar tempat berobat. Anak diperkenalkan dengan berbagai profesi tenaga kesehatan, jenis pelayanan…
Dokumen ini adalah laporan inovasi PAK UDIN (Pendidikan Anak tentang Kesehatan Usia Dini) dari Puskesmas Tagogapu, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Inovasi ini ditujukan untuk anak usia dasar, guru, tenaga kesehatan, dan pemangku kepentingan di bidang kesehatan anak. Tujuannya menjadikan Puskesmas sebagai wahana pendidikan kesehatan yang ramah anak.
Bab I dan II mengidentifikasi permasalahan: Puskesmas belum dimanfaatkan sebagai tempat belajar kesehatan, anak belum mengenal profesi tenaga kesehatan, dan masih ada rasa takut terhadap fasilitas kesehatan. Bab III dan IV merumuskan tujuan inovasi, yaitu meningkatkan literasi kesehatan anak dan mengubah persepsi negatif terhadap Puskesmas.
Bab V menjelaskan mekanisme pelaksanaan dalam delapan tahap, mulai dari koordinasi dengan sekolah, penyambutan anak, pengenalan profesi tenaga kesehatan (dokter, perawat, bidan, tenaga gizi, dan lainnya), pengenalan pelayanan Puskesmas, edukasi kesehatan interaktif (cuci tangan, gizi, imunisasi), simulasi pelayanan, hingga evaluasi. Bab VI menyajikan alur inovasi secara visual.
Bab VII hingga IX membahas kebaruan inovasi yang mengintegrasikan education, experience, dan service, hubungannya dengan pencapaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) anak usia dasar, serta indikator keberhasilan seperti jumlah sekolah terlibat, persentase peningkatan pengetahuan, dan kepuasan anak. Bab X dan XI menguraikan dampak terhadap anak, keluarga, sekolah, dan Puskesmas, serta strategi keberlanjutan melalui kerja sama dengan sekolah, orang tua, dan pemerintah desa.