Ebook IPA Marina revisi akhir

PERUBAHAN WUJUD BENDA

KATA PENGANTARPuji syukur penulis panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena atas rahmat dan karunia-Nya, E-book Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) berjudul " E-book IPA Perubahan Wujud Benda Kelas 3 Sekolah Dasar ” dengan konsep yang dilemas dalam Petualangan Detektif IPA “ Misteri Perubahan Wujud Benda" ini dapat diselesaikan dengan baik ”. Dunia pendidikan saat ini terus berkembang seiring dengan kemajuan teknologi dan karakteristik generasi digital. Siswa Kelas 3 Sekolah Dasar membutuhkan media pembelajaran yang tidak hanya informatif, tetapi juga interaktif dan mampu memantik rasa ingin tahu mereka. Oleh karena itu, E-book IPA ini hadir sebagai inovasi media pembelajaran yang mengintegrasikan model Problem-Based Learning (PBL) dan pendekatan Deep Learning. Melalui perpaduan ini, siswa tidak sekadar diajak menghafal materi, melainkan didorong untuk berpikir kritis, menganalisis masalah nyata di lingkungan sekitar, serta menemukan konsep sains secara mendalam, mandiri, dan bermakna. Fokus utama dari E-book IPA ini adalah membahas materi Perubahan Wujud Benda, sebuah fenomena sains yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa. Di dalam buku ini, siswa akan mempelajari bagaimana dan mengapa benda padat, cair dan gas dapat berubah wujud, mulai dari proses mencair, membeku, menguap, mengembun, menyublim, hingga mengkristal. Semua materi dikemas secara kontekstual agar siswa dapat mengaitkan teori sains dengan kejadian nyata yang mereka temui setiap hari. Anak-anak usia sekolah dasar memiliki imajinasi yang luar biasa dan rasa penasaran yang tinggi. Alasan penulis memilih alur Petualangan Detektif adalah untuk mengubah cara pandang siswa terhadap sains. Pembelajaran tidak lagi dirasa sebagai beban hafalan yang kaku, melainkan sebuah misi penyelidikan yang seru. Dengan menempatkan siswa sebagai "Detektif IPA", mereka ditantang untuk memecahkan berbagai "misteri" perubahan wujud benda di sekitar mereka menggunakan petunjuk sains. Alur ini dirancang untuk meningkatkan keterlibatan emosional dan motivasi belajar siswa. Untuk mendukung pengalaman seru ini, E-book IPA ini dilengkapi dengan berbagai fitur multimedia interaktif, seperti video percobaan, kuis interaktif, dan soal evaluasi digital yang sesuai dengan kebutuhan generasi masa kini. Penulis menyadari bahwa terwujudnya E-book IPA ini tidak lepas dari bantuan, bimbingan, dan dukungan dari berbagai pihak. Oleh karena itu, penulis menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam penyusunan media pembelajaran ini. Penulis berharap E-book IPA ini dapat menjadi panduan yang bermanfaat bagi siswa dalam menjelajahi keajaiban sains, serta menjadi referensi yang mendukung Bapak/Ibu guru maupun orang tua dalam mendampingi proses belajar anak. Kritik dan saran yang membangun sangat penulis harapkan demi kesempurnaan karya-karya selanjutnya. Selamat berpetualang dan menjadi ilmuwan cilik yang hebat! Tuban, Mei 2026 Marina Dwi Kristanti, S.Pd.

DAFTAR ISIKata Pengantar Daftar Isi Petunjuk Penggunaan Mind Mapping Capaian Pembelajaran Alur Tujuan Pembelajaran Bab 1 Misteri Es Krim Meleleh Bab 2 Mencair dan Membeku Bab 3 Menguap dan Mengembun Bab 4 Menyublim dan Mengkristal Bab 5 Jadi Ilmuan Cilik Menu Akhir Petualangan Rangkuman Gambar yang Menarik Soal Evaluasi Kunci Jawaban Pop-Up Kamus Istilah Hebat Daftar Pustaka Profil Penulis

PETUNJUK PENGGUNAAN

MIND MAPPING

Capaian Pembelajaran📑 Elemen: Pemahaman IPA dan Keterampilan Proses 1. Pemahaman IPA Murid memahami karakteristik 3 wujud benda (padat, cair, gas). Murid dapat mengidentifikasi dan menjelaskan bagaimana energi panas (kalor) atau dingin memengaruhi perubahan wujud benda dalam kehidupan sehari-hari. Proses yang dipelajari: Mencair , Membeku , Menguap , Mengembun , Menyublim , dan Mengkristal. 2. Keterampilan Proses (Fokus: Literasi sains dan Komunikasi murid) Membaca dan Mengamati (Literasi sains): Murid aktif membaca cerita petualangan detektif dan mengamati fenomena alam di sekitar (seperti es mencair, kapur barus, atau pembuatan garam), bisa disajikan dalam bentuk video. Menyelidiki dan Memecahkan Masalah: Murid melakukan eksperimen sederhana berbasis masalah nyata (Problem-Based Learning). Berbagi Hasil (Komunikasi): Murid terlatih menyusun laporan pengamatan sederhana (menggunakan Rumus 4-T) serta menceritakan hasil temuannya secara lisan atau tertulis di depan kelas.

Alur Tujuan Pembelajaran🗺 ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP) FASE B Fokus: Meningkatkan Literasi Sains dan Kemampuan Komunikasi Murid 🧪 Langkah 1: Detektif Wujud Benda (TP 3.1) Materi (Bab 1): Karakteristik Benda Padat, Cair, dan Gas. Tujuan dan Literasi sains : Murid mampu membedakan sifat dasar ketiga wujud benda lewat pengamatan di lingkungan sekitar. Komunikasi: Murid dapat mengelompokkan benda dan menceritakan perbedaan sifatnya kepada teman sekelas. 🍦 Langkah 2: Rahasia Mencair dan Membeku (TP 3.2) Materi (Bab 1 dan Bab 2): Perubahan wujud Mencair (Padat → Cair) dan Membeku (Cair → Padat) akibat pengaruh suhu. Tujuan dan Literasi sains : Murid memahami mengapa es krim atau mentega mencair saat panas dan mengapa cairan lilin membeku saat dingin. Komunikasi: Murid membuat gambar atau peta pikiran (mind mapping) lalu mempresentasikan rahasia mencair dan membeku dengan percaya diri. 🌬 Langkah 3: Misteri Menguap dan Mengembun (TP 3.3) Materi (Bab 3): Perubahan wujud Menguap (Cair → Gas) dan Mengembun (Gas → Cair). Tujuan dan Literasi sains : Murid membaca dan memahami fenomena air menjadi uap saat dipanaskan serta terbentuknya titik-titik air di luar gelas es. Komunikasi: Murid berdiskusi kelompok menceritakan kembali proses terjadinya penguapan dan pengembunan dalam kehidupan sehari-hari. 📦 Langkah 4: Investigasi Menyublim dan Mengkristal (TP 3.4) Materi (Bab 4): Perubahan wujud Menyublim (Padat → Gas) dan Mengkristal (Gas → Padat). Tujuan dan Literasi sains : Murid mampu menjelaskan lewat bacaan mengapa kapur barus di lemari bisa habis (menyublim) serta bagaimana proses terbentuknya salju atau garam (mengkristal). Komunikasi: Murid menjelaskan komik sains di E-book IPA menggunakan bahasanya sendiri untuk mengasah penalaran ilmiah. 🍧 Langkah 5: Aksi Ilmuwan Cilik & Laporan Detektif (TP 3.5) Materi (Bab 5 & Menu Akhir): Proyek pembuatan es mambo tanpa kulkas dan Evaluasi Akhir. Tujuan dan Literasi sains : Murid memecahkan masalah nyata (membuat es saat mati lampu) dengan memanfaatkan sains (efek es batu dicampur garam). Komunikasi: Murid menulis Laporan Detektif Sains (Rumus 4-T), menarik kesimpulan ilmiah dan membagikan pengalaman eksperimennya secara lisan atau tertulis.

Selamat datang di Markas Detektif IPA, Sahabat Cilik! Mulai hari ini, kamu adalah seorang Detektif Sains. Tugasmu adalah menyelidiki rahasia-rahasia ajaib yang terjadi di sekitar kita. Ayo Bantu Kak Mila! Mengorientasikan murid terhadap masalah. Siang itu matahari bersinar sangat terik. Kak Mila baru saja membelikan es krim cokelat yang lezat untuk kita. "Wah, segar sekali ya makan es krim siang-siang begini!" seru Kak Mila gembira sambil menyerahkan es krimnya. Namun, baru saja kita berjalan beberapa langkah di bawah terik matahari, tiba-tiba... Tess... tess... Es krim di tangan Kak Mila mulai menetes dan berubah menjadi cair! Bentuk es krim yang tadinya padat dan keras sekarang menjadi basah dan lumer ke mana-mana.🕵️‍♂️ TANTANGAN DETEKTIF CILIK: Kak Mila terkejut dan mengajak kita berpikir, "Wah, coba lihat! Kenapa es krim ini bisa berubah menjadi cair seperti air ya? Padahal tadi sewaktu diambil dari lemari es, es krim ini keras sekali. Apa yang sebenarnya terjadi?" Yuk, Berpikir Kritis 1.Pernahkah kamu melihat es krim milikmu atau milik temanmu meleleh seperti es krim Kak Mila? 2.Mengapa es krim yang awalnya padat dan dingin bisa berubah wujud menjadi cair saat terkena panas matahari? Mengorganisasi murid untuk belajar (Ayo, berdiskusi !) Kak Mila menantang kita semua untuk membantu memecahkan misteri ini! Mari kita membuat kelompok belajar bersama teman-temanmu di kelas. Di dalam kelompok, kita akan menjadi "Detektif Sains" yang bertugas menyelidiki mengapa benda bisa berubah wujud. Tugas dari Kak Mila: Siapkan alat dan bahan sederhana untuk penyelidikan kita: es batu, cokelat batangan, lilin, wadah plastik, dan sendok. Mari kita kumpulkan benda-benda di sekitar kita yang bentuknya keras/padat dan benda yang bentuknya cair. Membimbing penyelidikan individual maupun kelompok. Sekarang, mari kita lakukan eksperimen seru bersama kelompokmu untuk menguji apa yang membuat benda padat bisa meleleh seperti es krim Kak Mila! Langkah Penyelidikan Bersama Kak Mila: 1.Ambil sepotong es batu atau cokelat batangan yang padat dan keras. 2.Letakkan benda tersebut di atas sendok, kemudian mintalah bantuan gurumu untuk memanaskannya di atas lilin yang menyala (atau jemurlah di bawah terik matahari). 3.Amati bersama-sama: Apa yang terjadi pada es batu atau cokelat tersebut setelah beberapa menit? Apakah bentuknya berubah? Catatan Detektif Sains (Pemahaman Mendalam): Kak Mila memberi tahu kita bahwa benda seperti es krim, es batu, dan cokelat disebut Benda Padat. Ketika benda padat tersebut mendapatkan panas (dari matahari atau api lilin), mereka akan berubah menjadi cair. Proses perubahan dari benda padat menjadi benda cair inilah yang disebut dengan Mencair atau Meleleh. 🎥 [ TOMBOL BIOSKOP SAINS: NONTON VIDEO ] Instruksi E-Book IPA : Siswa mengeklik tombol ini untuk memutar video animasi pendek tentang es krim stroberi Kak Mila yang mencair di bawah terik matahari, memperlihatkan perubahan bentuk dari padat menjadi cair). Mari Scan Barcode berikut ini :BAB 1 MISTERI ES KRIM MELELEHkita bersiap untuk misi pertama kita! kita bersiap untuk misi pertama kita! kita bersiap untuk misi pertama kita!Yuk,Yuk,Yuk,

Seorang detektif hebat harus tahu dulu tentang Tiga Geng Wujud Benda di dunia ini. Coba tengok ke sekeliling kamarmu atau kelasmu. Semua hal yang bisa kamu lihat dan sentuh disebut Benda. Nah, benda- benda ini dibagi menjadi 3 kelompok hebat: 1. Benda Padat Benda padat itu hebat karena mereka kuat! Jika kamu pindahkan mereka ke mana saja, bentuknya tidak akan berubah. Contoh: Buku tulismu, pensil, penghapus, meja, dan stik es krim. (Kalau pensil dimasukkan ke dalam gelas, bentuknya tetap jadi pensil, kan?). 2. Benda Cair Benda cair itu suka mengalir dan sifatnya pasrah. Bentuk mereka selalu berubah-ubah mengikuti wadah atau tempatnya. Contoh: Air minum di dalam botol, sirup, minyak goreng, dan es krim Kak Mila yang sudah meleleh tadi. (Kalau air dimasukkan ke dalam mangkuk, bentuknya akan ikut menjadi seperti mangkuk). 3. Benda Gas Benda gas itu seperti ninja, mereka ada di mana-mana tetapi sering kali tidak terlihat! Mereka mengisi seluruh ruangan yang mereka tempati. Contoh: Udara di dalam balon yang kamu tiup, atau udara yang kita hirup setiap detik. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya. Setelah melakukan penyelidikan, tentu kamu sudah tahu rahasianya, bukan? Sekarang, tuliskan hasil pengamatan kelompokmu pada lembar laporan detektif yang sudah disiapkan Kak Mila. Kamu bisa menggambar proses perubahan es krim atau menuliskan ceritanya dengan bahasamu sendiri. Kemudian, majulah ke depan kelas bersama kelompokmu! Ceritakan kepada Kak Mila dan teman-teman sekelas: Mengapa es krim Kak Mila bisa meleleh di bawah terik matahari? Faktor apa yang menyebabkan es krim tersebut mencair? Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah. Hebat! Kita sudah berhasil membantu Kak Mila memecahkan misteri es krim yang meleleh. Mari kita ulas kembali bersama- sama. Kesimpulan Belajar Kita Hari Ini adalah Suhu yang panas dapat mengubah wujud suatu benda. Es krim Kak Mila mencair karena menerima panas dari lingkungan sekitarnya (sinar matahari yang terik). Refleksi (Berpikir Bermakna) Kak Mila punya satu pertanyaan seru lagi untukmu: Jika kita memasukkan kembali es krim yang sudah cair tadi ke dalam lemari es (freezer) yang sangat dingin, apa yang akan terjadi? Apakah es krim itu bisa kembali mengeras? Mengapa demikian? Yuk, diskusikan jawabanmu! 🎮 TANTANGAN DETEKTIF CILIK : Apakah kamu sudah bisa membedakan ketiga geng wujud benda ini? Yuk, uji ketajaman matamu dalam kuis kilat di bawah ini! 🎮 [ TOMBOL TANTANGAN: MAIN KUIS INTERAKTIF ]BAB 1 MISTERI ES KRIM MELELEHBB eennddaa ddiisseekkiittaarrKKiittaa B enda disekitarKitaMM ee nn gg ii nn gg aa tt KK ee mmbb aa ll ii ,, M e n g i n g a t K e mb a l i ,

Kisah Lilin dan Mentega yang Mencair Mengorientasikan murid terhadap masalah. Sore itu, suasana di rumah sangat sibuk. Ibu sedang bersiap-siap di dapur untuk membuat kue bolu cokelat yang lezat. "Anak-anak, yuk bantu Ibu di dapur!" Di atas meja dapur, Ibu menyalakan sebuah lilin karena lampu dapur tiba-tiba redup. Kemudian, Ibu mengambil sepotong mentega yang padat dan kuning, lalu memasukkannya ke dalam wajan di atas kompor yang menyala. Saat kita memperhatikan Ibu memasak, terjadi dua hal yang aneh secara bersamaan: 1.Mentega padat yang dimasukkan Ibu ke dalam wajan panas, lama-kelamaan berubah menjadi cairan kuning yang meleleh. 2.Lilin yang dinyalakan Ibu, bagian atasnya mulai meleleh menjadi cairan. Namun, saat cairan lilin itu menetes ke bawah meja yang dingin, cairan itu berubah menjadi keras dan padat kembali! Kita pun bertanya kepada Ibu, "Ibu, kenapa mentega dan lilin bisa sama-sama meleleh saat kena api? Tapi, kenapa tetesan lilin di meja bisa cepat keras lagi, sedangkan mentega Ibu tetap cair di wajan?" Yuk, Berpikir Kritis! (Menghubungkan Fenomena) Mengapa api kompor dan api lilin bisa mengubah bentuk mentega dan lilin yang tadinya keras menjadi cair? Mengapa cairan lilin yang jatuh ke meja bisa berubah menjadi padat kembali? Apa rahasia di balik semua ini? Mengorganisasi murid untuk belajar. Ibu tersenyum dan berkata, "Wah, pertanyaan yang bagus sekali! Yuk, kita cari tahu rahasianya bersama-sama!" Sekarang, mari berkumpul lagi dengan kelompok "Detektif Sains" kalian. Ibu menantang kita untuk menyelidiki dua kejadian alam yang hebat ini, yaitu Mencair dan Membeku. Tugas Kelompok dari Ibu: Kita akan mengamati sifat benda ketika dipanaskan lalu didinginkan kembali. Siapkan alat dan bahan aman ini bersama gurumu: mentega, sepotong lilin kecil, wadah tahan panas, sendok, dan air es.BAB 2 MENCAIR DAN MEMBEKUYYaanngg MMeeccaaiirr Yang MecairKK II SS AA HH LL II LL II NN && MMEENNTT EE GG AA K I S A H L I L I N & MENT E G A

Membimbing penyelidikan individual maupun kelompok. Mari kita lakukan eksperimen dua tahap untuk membongkar rahasia dari Ibu! Langkah Penyelidikan 1 (Rahasia Mencair) 1.Taruh sedikit mentega di atas sendok, lalu dekatkan di atas api (atau air panas). 2.Amati apa yang terjadi. Mentega yang padat berubah menjadi cair. Ini terjadi karena mentega menerima panas. Langkah Penyelidikan 2 (Rahasia Membeku): 1.Sekarang, ambil mentega yang sudah cair tadi di dalam sendok. 2.Letakkan sendok tersebut di atas wadah yang berisi air es yang sangat dingin (atau diamkan saja di tempat dingin). 3.Amati perubahannya setelah beberapa menit. Wah, mentega cair tadi perlahan-lahan mengeras dan menjadi padat kembali! Catatan Detektif Sains (Pemahaman Mendalam) Mencair adalah perubahan wujud dari benda padat menjadi benda cair karena menerima panas (seperti mentega di wajan atau lilin yang terbakar). Membeku adalah kebalikan dari mencair, yaitu perubahan wujud dari benda cair menjadi benda padat karena mengalami pendinginan atau kehilangan panas (seperti lelehan lilin yang mendingin di meja, atau mentega cair yang dimasukkan ke tempat dingin). Mengembangkan dan menyajikan hasil karya Luar biasa! Penyelidikan kita telah selesai. Sekarang, mari kita buat peta pikiran (mind mapping) atau gambar sederhana di buku tugasmu yang menunjukkan: Kapan mentega dan lilin itu Mencair. Kapan mentega dan lilin itu Membeku. Setelah selesai, majulah ke depan kelas bersama kelompokmu. Tunjukkan hasil karyamu kepada Ibu Guru dan teman- temanmu, lalu ceritakan dengan penuh percaya diri bagaimana "Rahasia Mencair dan Membeku" ini terjadi pada kisah dapur Ibu! Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah. Hebat, kalian adalah Detektif Sains yang cerdas! Ibu sangat bangga. Mari kita simpulkan bersama-sama pelajaran berharga hari ini. Kesimpulan Belajar Kita Hari Ini adalah Benda tidak hanya bisa mencair saat dipanaskan, tetapi benda cair juga bisa berubah menjadi padat kembali (membeku) jika didinginkan. Jadi, panas dan dingin sangat memengaruhi wujud benda di sekitar kita! [Video Seru: Eksperimen di Atas Wajan Panas] Silahkan tonton lewat Barcode berikut :BAB 2 MENCAIR DAN MEMBEKUYY aanngg MMeeccaaiirr Y ang MecairKK II SS AA HH LL II LL II NN && MMEENN TT EE GG AA K I S A H L I L I N & MEN T E G A

Silahkan lihat MIND MAPPING lewat Barcode berikut :BAB 2 MENCAIR DAN MEMBEKUYY aanngg MMeeccaaiirr Y ang MecairKK II SS AA HH LL II LL II NN && MMEENN TT EE GG AA K I S A H L I L I N & MEN T E G AMAIN KUIS lewat Barcode berikut :Refleksi (Berpikir Bermakna & Kontekstual) Ibu ingin memberikan satu tantangan berpikir lagi untuk kalian bawa pulang: Kalau kamu membuat es batu di dalam freezer, wujud benda apa yang berubah? Apakah dari cair ke padat atau padat ke cair? Dan apa yang menyebabkannya? Coba pikirkan dan ceritakan pada Ibu besok pagi ya!

BAB 3 MENGUAP DAN MENGEMBUNMMeenngguuaapp MenguapKK ee MM aa nn aa AA ii rr dd ii BBaajjuu JJ ee mm uu rr aa nn ?? K e M a n a A i r d i Baju J e m u r a n ?🕵️‍♂️ Tantangan Detektif IPA Mengorientasikan murid terhadap masalah. Pagi hari yang cerah, Ibu sedang menjemur seragam sekolahmu yang basah kuyup di halaman rumah. Di saat yang sama, Kak Mila membawakan segelas air panas yang ditutup rapat untuk menemani Ibu. Sore harinya, saat kita melihat kembali ke halaman, terjadi dua keajaiban misterius: 1.Misteri Baju: Seragam sekolah yang tadinya basah kuyup, sekarang sudah kering total! Ke mana perginya air yang ada di baju basah tadi? Apakah air itu ajaib dan bisa menghilang begitu saja? 2.Misteri Tutup Gelas: Ketika Kak Mila membuka tutup gelas air panas yang tadi ditinggalkan, di bagian dalam tutup gelas itu tiba-tiba penuh dengan titik-titik air yang menetes, padahal tutupnya tidak bocor! Yuk, Berpikir Kritis! (Menghubungkan Fenomena) Ke mana air di baju Ibu pergi, dan dari mana datangnya titik air di tutup gelas Kak Mila? Mengapa kedua benda cair ini seperti suka "bersembunyi" dan berubah wujud? Mengorganisasi murid untuk belajar. Misteri kali ini semakin seru! Ibu dan Kak Mila mengajak kelompok "Detektif Sains" kalian untuk menyelidiki ke mana perginya air yang hilang dan dari mana datangnya titik air misterius itu. Tugas Kelompok Detektif: Kita akan menyelidiki wujud benda yang tidak terlihat (benda gas). Siapkan alat dan bahan aman berikut bersama kelompokmu: air panas (mintalah bantuan gurumu), gelas bening, tutup gelas, dan sapu tangan kecil yang dibasahi. Membimbing penyelidikan individual maupun kelompok. Yuk, lakukan eksperimen di Laboratorium Cilik untuk membongkar rahasia ini! Langkah Penyelidikan 1 (Menyelidiki Air yang Hilang): 1.Jemurlah Tissu basah di bawah terik matahari, atau letakkan sedikit air di dalam piring kecil di area yang panas. 2.Amati setelah beberapa saat. Airnya berkurang dan sapu tangannya mengering! 3.Rahasia Sains (Menguap): Air menerima panas matahari. Partikel air bergerak sangat cepat, menjadi ringan, lalu berubah menjadi gas tidak terlihat yang disebut uap air. Proses ini disebut Menguap. Langkah Penyelidikan 2 (Menyelidiki Titik Air Misterius): 1.Mintalah gurumu menuangkan air panas ke dalam gelas bening, lalu segera tutup gelas itu rapat- rapat. 2.Tunggu selama 3 menit, lalu amati bagian bawah tutup gelasnya. 3.Rahasia Sains (Mengembun): Uap air panas yang naik ke atas menyentuh permukaan tutup gelas yang lebih dingin. Karena kehilangan panas (mendingin), uap air (gas) itu merapat kembali dan berubah menjadi butiran air cair. Proses ini disebut Mengembun.

MMeenngguuaapp MenguapTT ii tt ii kk AA ii rr ddii PPaaggii HH aa rr ii T i t i k A i r di Pagi H a r iMengembangkan dan menyajikan hasil karya. [ NONTON VIDEO ] Silahkan tonton lewat Barcode dibawah ini ! Sekarang, tuliskan hasil temuan kelompokmu pada Lembar Laporan Detektif. Gambarlah tanda panah petualangan wujud benda: Dari Cair menjadi Gas (Tuliskan kata: Menguap). Dari Gas menjadi Cair (Tuliskan kata: Mengembun). Majulah ke depan kelas dengan percaya diri. Ceritakan kepada Kak Mila, Ibu, dan teman-teman, mengapa baju bisa kering dan mengapa tutup gelas bisa basah! Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah. Luar biasa! Kalian sudah berhasil menemukan dua benda yang suka bersembunyi di udara. Kesimpulan Belajar Kita Hari Ini: Menguap terjadi karena benda cair dipanaskan sehingga bersembunyi menjadi gas (uap). Mengembun terjadi karena benda gas mendingin sehingga muncul kembali menjadi butiran air cair. [ MULAI KUIS ] Silahkan tonton lewat Barcode disamping ini ! Refleksi Pernahkah kamu melihat dinding luar gelas yang berisi es batu menjadi basah dan berair, padahal gelasnya tidak bocor? Nah, setelah belajar Bab 3, coba analisis: dari mana asal titik-titik air di luar gelas es tersebut? Apakah dari dalam gelas yang menembus kaca, atau dari uap air di udara luar yang kedinginan?BAB 3 MENGUAP DAN MENGEMBUN

🕵️‍♂️ Tantangan Detektif IPA Mengorientasikan Murid pada Masalah (Ayo Berpikir Kritis!) Pernahkah kamu memperhatikan kapur barus (kamper) yang diletakkan Ibu di dalam lemari pakaian? Awalnya kapur barus itu berbentuk bulat, besar, dan keras. Namun, mengapa setelah beberapa minggu ukurannya mengecil lalu hilang? Ke mana perginya kapur barus itu? Apakah ia mencair menjadi air? Tantangan Detektif Cilik: "Yuk, kita cari tahu ke mana hilangnya kapur barus lewat eksperimen seru di laboratorium sains!" Membimbing Penyelidikan (Ayo Lakukan Eksperimen!) Mari kita tonton video eksperimen pada barcode dan mempraktikkannya bersama guru dan kelompokmu! Alat dan Bahan: Kapur barus (yang sudah dihancurkan) Gelas kaca tahan panas / kaleng bekas Piring kecil (panci kecil) dan es batu Lilin / kompor kecil untuk memanaskan Langkah Penyelidikan: 1.Masukkan potongan kapur barus padat ke dalam gelas/kaleng. 2.Tutup bagian atas gelas dengan piring kecil, lalu letakkan es batu di atas piring tersebut. 3.Panaskan gelas di atas api lilin/kompor secara hati-hati. 4.Amati Perubahan 1: Kapur barus padat di dalam gelas perlahan mengecil dan berubah langsung menjadi uap/gas berbau wangi tanpa menjadi air terlebih dahulu. (Proses ini disebut Menyublim). 5.Amati Perubahan 2: Perhatikan bagian bawah piring yang dingin karena es batu! Uap/gas kapur barus yang menempel di bawah piring dingin tersebut tiba-tiba berubah kembali menjadi butiran kristal putih yang menempel. (Proses ini disebut Mengkristal). Catatan Detektif Sains (Literasi Pemahaman Mendalam) Menyublim adalah perubahan wujud benda dari Padat menjadi Gas karena menerima panas. Contoh di video: Kapur barus yang dipanaskan berubah menjadi gas/uap. Mengkristal (Deposis) adalah perubahan wujud benda dari Gas menjadi Padat karena menerima dingin (kehilangan panas). Contoh di video: Uap kapur barus berubah menjadi butiran kristal di bawah piring es yang dingin. Contoh nyata lainnya adalah terbentuknya salju di awan dan kristal garam di pantai. Mengembangkan & Mengomunikasikan Hasil Karya (Fokus Komunikasi) Setelah mengamati video dan melakukan eksperimen: Tugas Literasi & Komunikasi: Buatlah gambar komik singkat berpasangan yang menceritakan perjalanan kapur barus dari wujud padat $\rightarrow$ menjadi gas $\rightarrow$ hingga kembali menjadi kristal padat. Presentasi Detektif: Majulah ke depan kelas, lalu ceritakan dengan bahasamu sendiri: “Mengapa es batu di atas piring sangat penting dalam proses terbentuknya kristal kapur barus?” Menganalisis & Mengevaluasi Masalah Kesimpulan Belajar Kita: Energi panas membuat kapur barus menyublim (menjadi gas), sedangkan suhu dingin dari es batu membuat gas tersebut mengkristal kembali menjadi padat. Perubahan wujud ini membuktikan bahwa benda gas yang tidak terlihat bisa kembali menjadi padat jika suhunya diturunkan.BAB 4 MENYUBLIM DAN MENGKRISTAL

Halo, Sahabat Cilik! Selamat, kamu sudah sampai di bab terakhir buku ini. Di bab ini, kamu tidak hanya membaca, tapi akan menjadi seorang detektif sains atau ilmuwan cilik! Seorang ilmuwan hebat selalu memulai hari dengan sebuah pertanyaan atau masalah yang ada di sekitarnya. Lalu, mereka akan melakukan eksperimen untuk memecahkan masalah tersebut. Kamu sudah siap menghadapi tantangan hari ini? Yuk, kita mulai!🕵️‍♂️ Mengorientasikan murid terhadap Masalah Kisah Tantangan: Es Mambo di Kampung Tanpa Listrik Bayangkan kamu sedang berlibur ke rumah Nenek di sebuah desa terpencil. Tiba-tiba... Pet! Lampu padam dan udara terasa sangat panas. Kamu sangat ingin makan es mambo yang segar untuk menyegarkan badan. Di dekat rumah Nenek ada toko yang menjual es batu balok, tapi tidak ada kulkas atau freezer yang menyala karena mati lampu. Di meja dapur, Nenek punya sekantong susu cair. 🔍 MISTERI YANG HARUS DIPECAHKAN Bagaimana cara kamu mengubah susu cair menjadi es mambo yang padat dan beku tanpa bantuan mesin kulkas sama sekali? Apakah sains bisa membantu kita? 👥Mengorganisasi murid untuk Belajar Sebelum memulai misi, seorang detektif tidak bisa bekerja sendirian. Yuk, kita buat Tim Detektif Cilik! 1.Berkumpullah bersama 3 atau 4 orang temanmu di kelas. 2.Berikan nama tim yang keren (Misalnya: Tim Agen Pembeku, Geng Detektif Es). 3.Bagilah tugas dengan adil! Siapa yang bertugas menyiapkan kantong plastik, siapa yang menuangkan garam, dan siapa yang akan menggoyang-goyang plastiknya nanti. Senjata Rahasia dan Alat Lab yang Harus Disiapkan: 1 kantong plastik klip kecil berisi susu cair atau jus buah (ikat yang rapat). 1 kantong plastik klip ukuran besar (bisa diganti ember kecil). Es batu yang sudah dihancurkan kecil-kecil. 8 sendok makan garam dapur (Ini senjata rahasia paling ampuh kita!). Kain atau handuk kecil (supaya tanganmu tidak kedinginan). Membimbing Penyelidikan Individual maupun Kelompok Sekarang, mari kita mulai eksperimennya! Ikuti petunjuk lab di bawah ini bersama teman-teman sekelompokmu dengan teliti ya. Langkah-Langkah Eksperimen Kulkas Darurat: 1.Siapkan Kulkas Darurat: Masukkan pecahan es batu ke dalam kantong plastik besar hingga setengah penuh. 2.Taburkan Ramuan Rahasia: Masukkan 8 sendok garam dapur ke atas es batu tersebut. 3.Sembunyikan Susu: Taruh kantong susu kecil tepat di tengah-tengah es batu yang sudah diberi garam. Tutup rapat plastik besarnya. 4.Goyang dan Putar! Bungkus plastik besar dengan kain atau handuk. Goyang-goyangkan plastik tersebut bersama teman kelompokmu bergantian selama 5 sampai 10 menit. Jika kamu masih bingung cara membuatnya, yuk minta bantuan Guru atau Orang Tuamu untuk mengeklik tombol ajaib di bawah ini: [ NONTON VIDEO: PANDUAN MEMBUAT ES MAMBO ] PINDAI BARCODEBAB 5 JADI ILMUWAN CILIK!MMeemmeeccaahhkkaannMMaassaallaahh MemecahkanMasalahPP ee tt uu aallaannggaann P e t u alangan

HHaassiill PPeennggaammaattaannmmuu Hasil PengamatanmuTT uu ll ii ss LL aappoorraann T u l i s L aporan📝Mengembangkan dan Menyajikan Hasil Karya Wah, coba buka plastik besarmu! Susu yang tadinya cair sekarang sudah berubah menjadi Es Mambo yang padat, keras dan siap dinikmati! Selamat, misimu berhasil! Nah, sebagai ilmuwan yang hebat, kamu wajib menyajikan hasil karyamu dalam bentuk laporan tertulis. Yuk, isi lembar laporan di bawah ini bersama kelompokmu! 📋 LAPORAN ILMUWAN CILIK Nama Tim Detektif: .... Nama Anggota Kelompok: .... Hari & Tanggal Misi: .... 1. Masalah yang Dipecahkan: Bagaimana cara membuat es mambo yang beku tanpa menggunakan ... 2. Hasil Pengamatan (Temuan Sains): Setelah digoyang-goyang bersama es batu dan garam, susu yang tadinya berwujud (Cair atau Padat) berubah menjadi berwujud (Cair atau Padat). Peristiwa perubahan wujud dari cair menjadi padat ini disebut ... 3. Kesimpulan Tim: Ternyata, rahasia yang berhasil membekukan susu tanpa kulkas adalah bantuan dari ... yang dicampur ke es batu, karena campuran itu bisa membuat suhu menjadi sangat ... 🧠Menganalisis dan Mengevaluasi Proses Pemecahan Masalah Mari kita pikirkan kembali (evaluasi) perjalanan eksperimen kita tadi. Mengapa es batu dan garam bisa membekukan susu padahal tidak dicolokkan ke listrik? 🔑 Rahasia Sains Detektif Es batu biasa sebenarnya tidak cukup dingin untuk membekukan susu. Namun, saat garam ditaburkan, garam memaksa es batu untuk mencair dengan cepat. Saat es batu mencair, ia butuh tenaga yang besar, sehingga ia menyedot atau menyerap semua rasa panas yang ada di dalam kantong susu cair. Karena rasa panas di dalam susu sudah ditarik habis oleh campuran es dan garam, susu pun kedinginan lalu membeku menjadi es mambo yang lezat! Yuk, Evaluasi Kelompokmu: Apakah es mambomu membeku dengan sempurna? Apa yang terjadi jika tadi kita lupa tidak memasukkan garam dapur? (Ya, es batu akan lambat mencair dan susu akan tetap berwujud cair!)BAB 5 YUK, JADI ILMUWAN CILIK!

RRaannggkkuummaann RangkumanWah, hebat sekali! Kamu sudah menyelesaikan seluruh materi dan percobaan seru di buku ini. Sebelum kita berpisah, yuk kita lihat menu penutup yang penuh dengan kejutan ini! Mari kita ingat kembali semua keajaiban perubahan wujud benda yang sudah kita pelajari lewat peta petualangan di bawah ini!AKHIR PETUALANGAN Ingat Kata Kuncinya: Mencair: Padat menjadi Cair (Contoh: Es batu meleleh) Membeku: Cair menjadi Padat (Contoh: Membuat es mambo) Menyublim: Padat menjadi Gas (Contoh: Kapur barus yang mengecil dan habis) Mengkristal: Gas/Cair menjadi Padat (Contoh: Uap air jadi salju, air laut jadi garam)

SSOOAALLEEVVAALLUUAASSII SOALEVALUASINama : ................................................... Hari / Tanggal : ................................................... Petunjuk: Yuk, baca cerita petualangan detektif di bawah ini dengan teliti! Berikan tanda silang (X) pada jawaban A, B, C, atau D yang paling benar. 1.Cerita Cokelat yang Meleleh Tim Detektif Sains membeli sebatang cokelat yang keras. Karena berjalan di bawah terik matahari yang sangat menyengat, cokelat itu berubah menjadi lembek dan cair. Perubahan wujud cokelat dari padat menjadi cair ini disebut... A. membeku B. menguap C. mencair D. menyublim 2.Rahasia Es Batu di Atas Meja Es batu yang diletakkan di dalam gelas di atas meja kelas perlahan-lahan berubah menjadi air jernih. Mengapa hal itu bisa terjadi? A. Karena es batu menerima panas dari udara di sekitarnya. B. Karena es batu meniupkan angin dingin ke luar gelas. C. Karena es batu ditiup oleh kipas angin di kelas. D. Karena es batu itu sudah terlalu lama disimpan. 3.Misi Membantu Ibu di Dapur Ibu menuangkan adonan agar-agar yang masih panas dan cair ke dalam cetakan. Setelah didiamkan sampai dingin, agar-agar itu berubah menjadi kenyal dan padat. Perubahan dari benda cair menjadi benda padat ini disebut... A. mencair B. membeku C. mengembun D. mengkristal 4.Rahasia Membuat Es Lilin Jus buah yang cair dimasukkan ke dalam kantong plastik, lalu disimpan di dalam lemari pembeku (freezer) yang sangat dingin. Jus buah itu berubah menjadi es batu yang keras karena... A. jus buah mengambil panas dari dalam kulkas B. jus buah kehilangan panasnya karena udara yang sangat dingin C. kantong plastik menekan jus buah sampai keras D. jus buah bercampur dengan air es di sekitarnya 5.Baju Basah yang Menjadi Kering Ibu menjemur pakaian yang basah di bawah terik matahari. Setelah beberapa jam, pakaian itu menjadi kering. Ke mana perginya air yang ada di baju tersebut? A. Air itu masuk dan bersembunyi di dalam serat kain. B. Air itu jatuh ke tanah tanpa terlihat oleh mata kita. C. Air yang cair berubah menjadi gas atau uap ke udara karena panas matahari. D. Air itu pindah ke baju lain yang dijemur di sebelahnya. 6.Titik Air di Luar Gelas Kamu melihat ada banyak titik air di bagian luar gelas yang berisi es batu, padahal gelasnya tidak bocor. Titik-titik air itu ada karena... A. es batu di dalam gelas merembes keluar menembus kaca B. uap air yang ada di udara luar menyentuh dinding gelas yang dingin lalu berubah menjadi air C. air es tumpah saat dituangkan ke dalam gelas D. udara di dalam kelas mengandung air hujan yang bocor 7.Kapur Barus yang Menghilang Ibu menaruh bulatan kapur barus yang keras di dalam lemari pakaian. Setelah satu bulan, kapur barus itu habis dan mengecil tanpa meninggalkan air sedikit pun, tetapi baju Ibu menjadi wangi. Perubahan dari benda padat langsung menjadi gas ini disebut... A. menguap B. menyublim C. mengkristal D. mencairAKHIR PETUALANGAN

SSOOAALLEEVVAALLUUAASSII SOALEVALUASI8.Main Eksperimen di Sekolah Saat memanaskan kapur barus di gelas, bagian atas gelas ditutup piring yang diberi es batu. Ketika uap kapur barus yang panas menyentuh bagian bawah piring yang dingin, uap itu berubah kembali menjadi butiran putih yang padat seperti duri halus. Perubahan dari gas langsung menjadi padat ini disebut... A. mengkristal B. membeku C. mengembun D. mencair 9.Membantu Memperbaiki Pendapat Teman Saat maju di depan kelas, temanmu berkata: "Lilin yang dinyalakan itu habis karena apinya memakan badan lilin sampai hilang." Kalimat sopan mana yang paling tepat untuk memperbaiki pendapat temanmu? A. "Pendapatmu salah karena api tidak punya mulut untuk memakan lilin." B. "Lilin tidak hilang, tapi berubah menjadi cair karena panas, lalu sebagian berubah menjadi uap." C. "Lilin itu hilang karena ditiup angin kelas yang kencang." D. "Lilin terbakar habis karena lilinnya kurang bagus." 10.Tugas Akhir Laporan Detektif Pada lembar laporan kerja kelompok, ada bagian yang menyuruh kita menuliskan kalimat kesimpulan akhir tentang hubungan panas atau dingin dengan perubahan wujud benda. Bagian itu dinamakan... A. TANYA B. TINDAKAN C. TEMUAN D. TETAPKAN KESIMPULANAKHIR PETUALANGAN

1.C (Mencair) 2.A (Menerima panas dari udara) 3.B (Membeku) 4.B (Kehilangan panas karena udara dingin) 5.C (Berubah menjadi gas/uap karena panas) 6.B (Uap air menyentuh dinding dingin menjadi air) 7.B (Menyublim) 8.A (Mengkristal) 9.B (Lilin berubah wujud karena panas, tidak hilang) 10.D (Tetapkan Kesimpulan) Cara Menghitung Nilai: {Nilai} ={Jumlah Benar} x 10KKuunncciiJJaawwaabbaannPPoopp--UUpp KunciJawabanPop-UpAKHIR PETUALANGAN

1.Benda Padat: Benda yang bentuknya tetap, keras, kaku, dan tidak berubah meskipun kita pindahkan ke mana saja (Contohnya: es batu, kapur barus, dan butiran garam). 2.Benda Cair: Benda yang sifatnya basah, bisa mengalir, dan bentuknya selalu berubah-ubah mengikuti wadah yang ditempatinya (Contohnya: air, susu cokelat, dan air laut). 3.Benda Gas: Benda yang tidak bisa kita pegang, tetapi bisa dirasakan atau dicium baunya, serta suka mengisi semua ruangan yang kosong (Contohnya: udara, uap air, dan aroma wangi). 4.Mencair: Peristiwa perubahan wujud ketika benda yang tadinya padat berubah menjadi cair karena terkena panas. 5.Membeku: Peristiwa perubahan wujud ketika benda cair berubah menjadi benda padat karena didinginkan (kehilangan panas). 6.Menyublim: Peristiwa langka saat benda padat langsung berubah wujud menjadi benda gas tanpa mencair terlebih dahulu (Contohnya: kapur barus yang mengecil dan habis). 7.Mengkristal: Perubahan wujud ketika benda gas atau benda cair berubah menjadi butiran padat yang keras akibat pendinginan atau penguapan (Contohnya: uap air jadi salju, air laut jadi garam). 8.Kristal: Butiran-butiran zat padat yang memiliki bentuk segi-segi yang rapi, berkilau, dan indah (Contohnya: butiran garam dapur dan butiran es salju). 9.Kalor: Nama ilmiah atau nama keren dari energi panas yang bisa menyebabkan benda mengalami perubahan wujud.KAMUS ISTILAH HEBAT

1.Amalia, F., Fitri, G. A., & Anggayudha, A. (2021). Ilmu pengetahuan alam dan sosial untuk SD Kelas IV. Pusat Kurikulum dan Perbukuan Kemendikbudristek. 2.Ananda, R., & Hayati, F. (2024). Variasi model dan metode pembelajaran berbasis masalah (Problem Based Learning) di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Sains Dasar, 12(2), 145–156. 3.Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan. (2024). Keputusan Kepala BSKAP Kemendikbudristek Nomor 032/H/KR/2024 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah pada Kurikulum Merdeka. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. 4.Kristanti, M. D. (2026). Petualangan detektif IPA: Misteri perubahan wujud benda (E-book interaktif Kelas 3 SD). UPT SD Negeri Dikir Tuban. 5.Lestari, P., & Wahyuni, S. (2023). Pengembangan e-book interaktif berbasis problem-based learning untuk meningkatkan literasi sains siswa sekolah dasar. Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan, 10(1), 34–48. 6.Nugraha, A., & Saputra, M. R. (2025). Pendekatan Deep Learning dalam pembelajaran sains di sekolah dasar: Strategi memahami konsep secara mendalam dan bermakna. Alfabeta. 7.Pratama, H., & Wijaya, A. (2024). Eksperimen sains sederhana berbasis lingkungan rumah untuk siswa Fase B. Jurnal Ilmiah Guru Pembelajar, 8(3), 210–222. 8.Setyowati, R. (2022). Keajaiban zat dan energi di sekitar kita: Seri pengayaan literasi sains SD. PT Intan Pariwara. 9.Sudarmin, S., dkk. (2023). Etnosains dalam pembelajaran IPA: Transformasi pengetahuan sains lokal petani garam tradisional ke sains ilmiah. Pemikiran Sains Indonesia.DAFTAR PUSTAKA

E-book IPA petualangan sains yang seru ini dibuat dengan penuh dedikasi oleh Marina Dwi Kristanti, S.Pd. Beliau lahir di Sidoarjo pada tanggal 26 November 1985. Saat ini, penulis mengabdikan diri di dunia pendidikan sebagai Guru Kelas 3 di UPT SD Negeri Dikir, Kecamatan Tambakboyo, Kabupaten Tuban. Puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, atas karunia-Nya penulis berhasil menyelesaikan E-book IPA ini. E-book IPA ini dirancang khusus menggunakan metode Problem Based Learning (PBL) dengan pendekatan Deep Learning untuk memfasilitasi kebutuhan belajar murid Sekolah Dasar, khususnya siswa kelas 3. Fokus utama dari penulisan E-book ini adalah untuk mendongkrak kemampuan literasi sains dan mengasah keterampilan komunikasi anak sejak dini melalui pemecahan masalah nyata di sekitar mereka. ✨ Kelebihan & Manfaat E-book Ini E-book IPA ini bukan sekadar buku bacaan biasa, melainkan media belajar interaktif yang memiliki berbagai keunggulan: Belajar Berbasis Masalah Nyata (PBL): Siswa tidak diajak menghafal teori, melainkan diajak berpikir kritis layaknya detektif untuk memecahkan masalah sehari-hari. Pendekatan Deep Learning yang Menyenangkan: Materi dikupas secara mendalam namun disajikan lewat ilustrasi yang lucu, bahasa yang ramah anak, dan kuis interaktif agar konsep sains menempel kuat di ingatan siswa. Melejitkan Literasi Sains: Membantu siswa kelas 3 memahami fenomena alam secara logis, ilmiah, dan terstruktur sesuai dengan perkembangan usia mereka. Melatih Komunikasi Siswa: Melalui panduan penyusunan laporan pengamatan yang simpel (Rumus 4-T), siswa dituntun untuk berani mengungkapkan dan mengomunikasikan hasil temuan sains mereka sendiri. Penulis berharap E-book ini dapat menjadi jembatan kebaikan yang menginspirasi guru dan orang tua, serta mampu menyalakan api rasa ingin tahu yang besar di dalam diri anak-anak Indonesia untuk menjadi calon ilmuwan masa depan. Selamat menjelajah dan temukan keajaiban sains di sekitarmu! 🚀✨PROFIL PENULIS