KEMENTERIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET, DAN TEKNOLOGI REPUBLIK INDONESIA 2024 SD/MI Kelas V BAHASA INDONESIABAHASA INDONESIA Bergerak BersamaBergerak Bersama Edisi Revisi Maya Lestari Gf Zulqarnain
Hak Cipta pada Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. Dilindungi Undang-Undang. Pena昀椀an: Buku ini disiapkan oleh Pemerintah dalam rangka pemenuhan kebutuhan buku pendidikan yang bermutu, murah, dan merata sesuai dengan amanat dalam UU No. 3 Tahun 2017. Buku ini disusun dan ditelaah oleh berbagai pihak di bawah koordinasi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Buku ini merupakan dokumen hidup yang senantiasa diperbaiki, diperbarui, dan dimutakhirkan sesuai dengan dinamika kebutuhan dan perubahan zaman. Masukan dari berbagai kalangan yang dialamatkan kepada penulis atau melalui alamat surel buku@kemdikbud.go.id diharapkan dapat meningkatkan kualitas buku ini. Bahasa Indonesia: Bergerak Bersama untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi) Penulis Maya Lestari Gf Zulqarnain Penelaah Esti Swatika Sari Sekar Ayu Adhaningrum Penyelia/Penyelaras Supriyatno Lenny Puspita Ekawaty So昀椀a Nida Khoerunnisa Kontributor Lukman Hadianta Budi Abriansyah Ilustrator Felia Febriany Gunawan Muninggar Herdianing Matahari Indonesia Mira Widhayati Ratra Adya Airawan Editor Flora Maharani So昀椀a Nida Khoerunnisa Editor Visual Siti Wardiyah Desainer Suhardiman Penerbit Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Dikeluarkan oleh Pusat Perbukuan Kompleks Kemdikbudristek Jalan RS. Fatmawati, Cipete, Jakarta Selatan https://buku.kemdikbud.go.id Edisi Revisi, 2024 ISBN 978-623-118-361-3 (no.jil.lengkap PDF) 978-623-388-134-0 (jil.5 PDF) Isi buku ini menggunakan huruf Noto Sans 12/16 pt., SIL Open Font License. viii, 200 hlm.: 21 × 29,7 cm.
iii Kata PengantarKata Pengantar Pusat Perbukuan; Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan; Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi memiliki tugas dan fungsi mengembangkan buku pendidikan pada satuan Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, termasuk Pendidikan Khusus. Buku berkaitan erat dengan kurikulum. Buku yang dikembangkan saat ini mengacu pada kurikulum yang berlaku, yaitu Kurikulum Merdeka. Salah satu bentuk dukungan terhadap implementasi Kurikulum Merdeka di satuan pendidikan ialah mengembangkan buku teks utama yang terdiri atas buku siswa dan panduan guru. Buku ini merupakan sumber belajar utama dalam pembelajaran bagi siswa dan menjadi salah satu referensi atau inspirasi bagi guru dalam merancang dan mengembangkan pembelajaran sesuai karakteristik, potensi, dan kebutuhan peserta didik. Keberadaan buku teks utama ini diharapkan menjadi fondasi dalam membentuk Pro昀椀l Pelajar Pancasila yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan yang Maha Esa, dan berakhlak mulia; berkebinekaan global, berjiwa gotong royong, mandiri, kritis, dan kreatif. Buku teks utama, sebagai salah satu sarana membangun dan meningkatkan budaya literasi masyarakat Indonesia, perlu mendapatkan perhatian khusus. Pemerintah perlu menyiapkan buku teks utama yang mengikuti per- kembangan zaman untuk semua mata pelajaran wajib dan mata pelajaran peminatan, termasuk Pendidikan Khusus. Sehubungan dengan hal itu, Pusat Perbukuan merevisi dan menerbitkan buku-buku teks utama berdasarkan Capaian Pembelajaran dalam Kurikulum Merdeka edisi terbaru. Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkolaborasi dalam upaya menghadirkan buku teks utama ini. Kami berharap buku ini dapat menjadi landasan dalam memperkuat ketahanan budaya bangsa, membentuk mentalitas maju, modern, dan berkarakter bagi seluruh generasi penerus. Semoga buku teks utama ini dapat menjadi tonggak perubahan yang menginspirasi, membimbing, dan mengangkat kualitas pendidikan kita ke puncak keunggulan. Jakarta, Juli 2024 Kepala Pusat Perbukuan, Supriyatno, S.Pd., M.A.
iv PrakataPrakata Salam! Selamat datang di kelas V! Tahun ini akan menjadi tahun yang sangat menyenangkan bagimu. Itu karena kamu akan melewati banyak kegiatan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia untuk belajar dan bergerak bersama. Topik pelajaran Bahasa Indonesia di kelas ini akan memberikanmu pengalaman belajar yang kaya, mulai dari mengenal diri sendiri, mencintai literasi, mengekspresikan diri, belajar berwirausaha, mencintai Indonesia, bergerak bersama mengatasi masalah, dan menjadi warga dunia. Di buku ini kamu akan menemukan bacaan-bacaan yang menginspirasi, kegiatan yang bermakna lewat kerja mandiri dan kolaborasi, dan tentunya pengetahuan yang memperkaya wawasanmu. Harapan Ibu dan Bapak Guru, melalui buku Bahasa Indonesia Kurikulum Merdeka ini, kamu bisa menggunakan keterampilan kebahasaan dan pengetahuan yang kamu dapat untuk menjadi siswa Indonesia yang membanggakan. Selamat belajar dan bergerak bersama! Tim Penulis
v Daftar IsiDaftar Isi Aku yang Unik1 Buku Jendela Dunia2 Ekspresi Diri Lewat Hobi3 Halaman 1 — 18 Halaman 45 — 64 Belajar Berwirausaha4 Halaman 65— 90 Halaman 19 — 44 Cinta Indonesia5 Halaman 91 — 114 Kata Pengantar ............................................................................................. iii Prakata ........................................................................................................... iv Daftar Isi .........................................................................................................v Ada Apa di Buku ini? ...................................................................................vii
vi Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) ........................................................139 Glosarium .....................................................................................................183 Daftar Pustaka ............................................................................................187 Indeks ............................................................................................................189 Pro昀椀l Pelaku Perbukuan ........................................................................... 191 Sayangi Bumi6 Halaman 139 — 182
vii Dalam buku ini kamu akan melihat berbagai ikon penanda. Ikon-ikon ini memberitahukan materi yang kamu pelajari atau kegiatan yang kamu lakukan. Bagian ini menjelaskan hasil yang akan kamu capai dalam belajar. Bersiap-Siap Belajar Bagian ini menjelaskan hal yang perlu kamu lakukan sebelum belajar. Peta Materi Bagian ini menunjukkan apa saja yang akan kamu pelajari di bab tersebut. Bagian ini membahas kata-kata yang mungkin baru bagimu. Bagian ini menerangkan aturan dalam berbahasa. Ayo kita lihat bersama! Ada Apa di Buku Ini?Ada Apa di Buku Ini?
viii Bagian ini mengajakmu untuk menulis. Ini adalah kegiatan membaca untuk kesenangan. Bersiaplah mencatat hasil bacaanmu. Bagian ini mengajakmu mengingat lagi hal-hal yang sudah kamu pelajari. Bagian ini mengajakmu untuk menyimak bacaan atau instruksi guru. Bagian ini mengajakmu untuk membaca teks atau memirsa gambar dan foto. Bagian ini mengajakmu untuk berlatih berbicara dan berdiskusi dengan teman.
B a b B a b Bagaimana keunikanku, teman, dan keluargaku? KEMENTERIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET, DAN TEKNOLOGI REPUBLIK INDONESIA, 2024 Bahasa Indonesia: Bergerak Bersama (Edisi Revisi) untuk SD/MI Kelas V Penulis: Maya Lestari Gf dan Zulqarnain ISBN 978-623-118-361-3 (no.jil.lengkap PDF) 978-623-388-134-0 (jil.5 PDF) Aku yang UnikAku yang Unik
Tujuan Pembelajaran Setelah mempelajari bab ini kalian akan dapat menjelaskan ciri-ciri seseorang dan membuat cerita tentangnya. Kata Kunci • ciri-ciri • keunikan seseorang • sifat Peta Materi Mengenali dan menghargai diri sendiri Mengenali dan memahami keunikan orang lain Aku yang Unik Bersiap-Siap Belajar Dalam kehidupan sehari-hari kamu sering bertemu orang-orang yang memiliki beragam sifat dan ciri khas. Ada di antara mereka yang periang, ada juga yang pendiam. Ada yang suka bicara panjang, ada yang lebih suka bicara pendek- pendek. Ada yang suka memakai baju berwarna cerah, ada yang suka memakai baju berwarna gelap. Semua orang lahir dengan keunikannya masing-masing. Perhatikan teman-temanmu, dapatkah kamu melihat keunikan mereka? 2 Bahasa Indonesia: Bergerak BersamaBahasa Indonesia: Bergerak Bersama untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)
A. Mengenal Ciri-Ciri Seseorang Melalui Cerita Membaca Berikut ini adalah teks singkat tentang dua saudara kembar bernama Rana dan Rani. Pada teks ini kamu akan membaca tentang keunikan mereka masing- masing. Bacalah teks ini dengan lantang. Cermati kalimat yang menunjukkan keunikan mereka. Rana dan Rani adalah dua bersaudara. Mereka memiliki rupa yang sama. Wajah, mata, dan alis mereka mirip. Mereka berhidung mancung dan berdagu lancip. Rana dan Rani adalah kembar identik. Membedakan rupa mereka sangatlah sulit. Kelahiran mereka berjarak tujuh menit. Rana adalah kakak dan Rani adalah adik. Rana dan Rani memiliki sifat yang berbeda. Rana pendiam, tetapi Rani periang. Hobi mereka juga tidak sama. Rana suka merangkai kembang, sedangkan Rani suka olahraga senam. Rana dan Rani bercita-cita mulia. Mereka ingin mengabdi pada negara tercinta Indonesia. Rana menjadi pengusaha ternama dan Rani menjadi atlet. Belajar rajin dan tekun menjadi usaha mereka. 3Bab 1 | Aku yang Unik
Rana dan Rani 1Aktivitas Menemukan Informasi Kamu sudah membaca teks tentang Rana dan Rani. Sekarang jawablah pertanyaan berikut. 1. Siapakah nama saudara kembar pada teks tersebut? 2. Apakah yang dimaksud dengan kembar identik? 3. Berapa lama jarak kelahiran si kembar? 4. Jika kamu menjadi teman mereka, bagaimana kamu dapat membedakan keduanya? Kosakata Baru Berikut ini adalah kosakata yang terdapat pada cerita "Rana dan Rani". Kosakata ini berkaitan dengan ciri-ciri seseorang. Apakah ada di antara kata-kata ini yang tidak kamu ketahui maknanya? Jika ada, kamu bisa mencari maknanya di dalam kamus. • rupa • identik • pendiam • periang • hobi • cita-cita 4 Bahasa Indonesia: Bergerak BersamaBahasa Indonesia: Bergerak Bersama untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)
Menggunakan Kamus Apakah kamu pernah menggunakan kamus? Kamus sering digunakan untuk mencari makna kata. Di dalamnya juga terdapat contoh pemakaian kata pada kalimat. Di dalam kamus, kata disusun menurut abjad. Tujuannya supaya para pengguna mudah menemukan kata yang dicari. Seiring perkembangan zaman, kamus kini juga tersedia secara digital. Di situ kamu cukup mengetikkan kata yang tidak dipahami untuk menemukan artinya. Kamus Cetak! abuan n 1 bagian hasil sawah yang disediakan untuk yang mengerjakannya; 2 uang simpanan untuk cadangan acah v, mengacah melanggar: murid yang ~ akan dihukum 1acak a sembarang: sampel --; mengacak v melakukan sesuatu tidak dengan aturan; mengacaukan; acak-acakan a tidak teratur; kacau; tidak cermat; serampangan 2abu Ar n bapak; ayah (pd nama orang) 3abu v kalah (dl permainan congkak, gasing) 1abu-abu a wama kelabu; warna seperti abu kayu terbakar, terjadi dengan mencampur pigmen hitam dan putih sama banyaknya: keabu-abuan berwama agak kelabu atau mendekati warna kelabu 2abu-abu m sj ikan laut, Neothunnus rarua Disusun menurut abjad Kamus Digital! Pindai Aku https://kbbi.kemdikbud.go.id/ 5Bab 1 | Aku yang Unik
2Aktivitas Menulis Kalimat Buatlah kalimat berdasarkan kosakata baru dari teks "Rana dan Rani" yang sudah kamu baca sebelumnya. No. Kata Makna Kata Kalimat 1. rupa wajah, bentuk 昀椀sik, penampilan Kata orang, rupaku sangat mirip dengan rupa ibuku. 2. …. …. …. 3. …. …. …. 4. …. …. …. 5. …. …. …. Membaca Berikut ini adalah cerita tentang Heo, anak Nusa Tenggara yang berusia tiga belas tahun. Kisah ini sudah terjadi lama sekali, yaitu pada bulan April 1815. Kisahnya dimulai saat Gunung Tambora di Nusa Tenggara Barat meletus dahsyat dan menyebarkan abunya ke seluruh dunia. Keteguhan Heo Maya Lestari Gf Heo memacu kudanya secepat mungkin. Di kejauhan, tiang api membubung tinggi. Melontarkan bunga-bunga api menyala ke seluruh penjuru. Udara penuh abu. Heo menutup hidung dan mulutnya. Sesekali ia terbatuk-batuk. Ia harus segera menjauh dari sini. Bila tidak, ia dan kudanya akan terkubur dalam abu dan batu yang diletuskan Gunung Tambora tanpa henti. Heo adalah anak di Kerajaan Sanggar. Ia tinggal di Desa Koteh, tak jauh dari Gunung Tambora. Ayahnya adalah juragan di desa itu. Mereka memiliki ladang kacang hijau yang sangat luas di lereng Gunung Tambora. Tak lama lagi mereka akan panen. Biasanya, kalau panen tiba, pedagang dari Jawa dan Bali akan datang untuk membeli kacang hijau. Saat itu Heo akan membantu ayahnya mengawasi panen-panen yang diangkut orang. Dia selalu bekerja giat 6 Bahasa Indonesia: Bergerak BersamaBahasa Indonesia: Bergerak Bersama untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)
dari pagi hingga sore. Kini, harapan itu sepertinya musnah di bawah letusan Tambora. Heo memacu kudanya melewati jalan sempit, keluar secepatnya dari Koteh. Ia menuju selatan, menjauhi angin panas letusan. Ia tidak tahu nasib keluarganya kini. Tadi, saat letusan menggelegar, Heo sedang berkuda menuju pulang. Begitu hujan abu turun, semua orang di desanya segera berlari menyelamatkan diri. Heo tidak bisa menemukan keluarganya. Langit gelap, jalan makin sempit. Heo sendirian. Ia mulai menangis. Sendirian di tengah bencana terasa sangat menyiksa. Heo ingin bertemu ayah dan ibunya. Ia juga ingin bersua abang dan adiknya. Apakah Heo harus kembali? Jangan-jangan orang tuanya masih di Koteh. Namun, pikiran Heo berkata, "jangan!". Ia harus berjalan ke selatan. Ia harus kuat. Ia harus siap menghadapi apa pun yang terjadi. Perjalanan itu terasa berlangsung bertahun-tahun. Langit tidak terlihat. Matahari tertutup debu yang begitu tebal. Heo nyaris tidak bisa melihat apa pun. Namun, ia terus memacu kudanya. Ia hanya berhenti sesekali di tepi mata 7Bab 1 | Aku yang Unik
air saat kudanya haus. Hampir tidak ada air yang cukup bersih untuk diminum. Semuanya terkena debu. Heo menyaring air itu dengan kain bajunya. Ia memberi minum kudanya dengan air yang lebih bersih. Setelah beberapa hari berkuda, Heo mulai lemah. Ia sudah berhari-hari tidak makan. Haruskah Heo menyerah sekarang? Ah, tidak. Heo tidak mau. Ia harus kuat untuk menemukan keluarganya. Tak lama kemudian ia melihat jejak samar kuda-kuda di atas abu. Pastilah jejak itu belum lama karena belum tertutup lapisan abu yang baru. Harapan muncul di hati Heo. Ada orang di depan sana. Heo menggebah kudanya dengan pelan. Tenaganya mulai hilang. Lari kudanya pun terasa makin lambat. Sepertinya mereka berdua sudah sama- sama lelah. Heo terkulai ke leher kudanya. Kini ia merasa tenaganya benar- benar habis. Tak lama kemudian, ia mendengar kudanya meringkik. Lalu ia mendengar suara-suara orang. Seseorang menarik tali kudanya. Heo merasa tubuhnya diturunkan, lalu dibaringkan di rumput. Perlahan ia membuka mata. “Heo!!” ia mendengar suara yang sangat dikenalnya. Suara ibunya! Apakah ia tengah bermimpi? “Ibu,” panggilnya lemah. Ibu Heo langsung memeluknya. Heo melihat sekitarnya. Ada beberapa prajurit kerajaan di situ. Tahulah Heo kini. Orang tuanya berhasil selamat bersama rombongan keluarga raja. Heo tidak tahu cara orang tuanya bisa bertemu dengan keluarga raja, tetapi yang jelas mereka semua selamat. Itu sudah cukup. Ia memeluk ibunya. Hatinya terasa lega. 8 Bahasa Indonesia: Bergerak BersamaBahasa Indonesia: Bergerak Bersama untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)
3Aktivitas Menemukan Informasi yang Tidak Benar Kamu sudah membaca kisah Heo, anak Nusa Tenggara yang gagah berani. Kini lihatlah informasi di tabel berikut. Berilah tanda silang ( ) untuk informasi yang tidak benar tentang Heo. No. Kalimat 1 Keluarga Heo memiliki ladang kacang hijau di lereng Gunung Tambora. 2 Heo adalah bagian dari keluarga raja. 3 Heo anak yang mudah menyerah. 4 Heo anak yang pandai berkuda. 5 Heo menyaring dahulu air yang akan diminum kudanya. 6 Heo tidak memiliki adik. 7 Heo tidak peduli pada keluarganya. 4Aktivitas Menemukan Informasi Tersirat Duduklah berkelompok. Diskusikan bersama teman sekelompok kalian mengenai sifat Heo. Kemudian sampaikanlah hasil diskusi kalian itu di depan teman sekelas. Contoh penulisannya dapat kalian lihat di tabel berikut. No. Sifat Heo Letak Informasi 1 giat bekerja Pernyataan pada paragraf kedua yang menyebutkan Heo membantu ayahnya mengawasi panen-panen yang diangkut orang. Dia selalu bekerja giat dari pagi hingga sore. 9Bab 1 | Aku yang Unik
B. Menceritakan Diri Sendiri secara Kreatif Pada pelajaran sebelumnya kamu membaca keterangan tentang sifat dan ciri seseorang dalam bentuk cerita pendek. Kali ini kamu akan membaca informasi tersebut dalam bentuk puisi akrostik. Untuk memahami puisi akrostik, bacalah puisi yang dibuat Ra昀椀 berikut. Ramah dan berani sifatku Anganku adalah menjadi tentara saat aku dewasa Futsal adalah olahraga favoritku Indonesia adalah tanah airku Rafi 5Aktivitas Menemukan Makna secara Mandiri Kamu sudah membaca puisi Ra昀椀. Kini mari menemukan pengertian puisi akrostik berdasarkan puisi yang ia buat. Untuk mengetahuinya, perhatikanlah huruf pertama setiap kalimat puisinya. Apa yang kamu temukan? Berdasarkan temuanmu, dapatkah kamu menjelaskan pengertian puisi akrostik? 10 Bahasa Indonesia: Bergerak BersamaBahasa Indonesia: Bergerak Bersama untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)
1. Menceritakan Diri dengan Puisi Akrostik Setelah membaca puisi Ra昀椀, kamu mengetahui bahwa keunikan puisi ini terletak pada huruf awalnya. Bila semua huruf awalnya disusun maka akan membentuk kata tertentu. Kamu bisa membuat sebuah puisi akrostik dari kata apa pun. Ikutilah langkah pembuatannya. 1. Tentukan pesan yang ingin kamu tampilkan. 2. Pilihlah sebuah kata. 3. Carilah kata-kata yang memiliki huruf awal sama dengan huruf-huruf dari kata yang kamu pilih. 11Bab 1 | Aku yang Unik
6Aktivitas Bekerja Berpasangan Ayo membuat dua puisi akrostik dari namamu dan nama temanmu. Tuliskan ciri-ciri dan sifatmu pada namamu. Tuliskan pula ciri-ciri dan sifat temanmu pada namanya. Setelah selesai, bacalah puisi kalian bersama-sama. Bagaimana menurutmu puisi itu? Sampaikan pendapatmu dengan baik. 12 Bahasa Indonesia: Bergerak BersamaBahasa Indonesia: Bergerak Bersama untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)
7Aktivitas Menemukan Kata yang Menunjukkan Sifat dalam Puisi Akrostik Temukanlah kata yang menunjukkan sifatmu dalam puisi akrostik yang kamu dan dan temanmu buat. Kemudian tuliskan ke dalam tabel berikut ini. Contoh: No Sifatku Sifatku Menurut Temanku 1 ramah jenaka 2 …. …. 3 …. …. 4 …. …. 5 …. …. 6. …. …. Bahas Bahasa Mengenal Sinonim dan Antonim Kata Dalam puisi-puisi akrostik yang kamu buat bersama teman-temanmu, kamu mungkin akan menemukan cukup banyak kata sifat seperti berikut ini. • rapi • cermat • supel • rajin • lucu Tahukah kamu bahwa kata-kata sifat di atas memiliki persamaan arti dengan kata yang lain? Kata-kata yang memiliki arti sama ini disebut sinonim. 13Bab 1 | Aku yang Unik
Sebagai contoh: • sinonim "rapi" adalah "apik" • sinonim "pintar" adalah "pandai" Saat membuat sebuah kalimat, kamu dapat mengganti kata tertentu dengan sinonimnya. Penggantian itu tidak mengubah arti kalimat. Kamu dapat melihat contohnya sebagai berikut. Kalimat Asal Kalimat dengan Kata Sinonim Embun menyusun buku-bukunya dengan rapi. Embun menyusun buku-bukunya dengan apik. Dia sudah terkenal sebagai anak yang pintar. Dia sudah terkenal sebagai anak yang pandai. Selain memiliki sinonim, sebuah kata juga memiliki lawan kata yang disebut antonim. Sebagai contoh: • antonim "rapi" adalah "berantakan" • antonim "pintar" adalah "bodoh" Jika kamu mengganti sebuah kata dengan antonimnya, arti kalimat itu akan berubah. Kamu dapat melihat contohnya sebagai berikut. Kalimat Asal Kalimat dengan Kata Antonim Embun menyusun buku-bukunya dengan rapi. Embun menyusun buku-bukunya secara berantakan. Dia sudah terkenal sebagai anak yang pintar. Dia sudah terkenal sebagai anak yang bodoh. 14 Bahasa Indonesia: Bergerak BersamaBahasa Indonesia: Bergerak Bersama untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)
8Aktivitas Menemukan Sinonim dan Antonim Baca kembali tabel kata sifat yang kamu susun pada Aktivitas 7. Berdiskusilah dengan teman sebangkumu mengenai sinonim dan antonim kata-kata di tabel itu. 2. Menceritakan Diri Secara Naratif Kamu sudah belajar menceritakan diri sendiri melalui puisi akrostik. Kini mari belajar menceritakan diri sendiri melalui sebuah cerita pendek. Bacalah teks di bawah ini di depan kelas dengan pengucapan yang jelas dan suara yang lantang secara bergantian dengan temanmu. Aku si Anak Laut Kenalkan, namaku Taha. Aku tinggal di laut. Rumahku berada di atas laut dangkal di Desa Mbokita, Morowali, Sulawesi Tengah. Ayahku adalah nelayan, begitu juga dengan kakekku. Turun-temurun kami hidup sebagai nelayan di sini. Setiap pagi seusai membantu ibu menyiapkan sarapan, aku pergi ke sekolah. Aku duduk di kelas 5 SD Mbokita. Aku suka mendengarkan cerita bapak dan ibu guru tentang para pengembara laut suku Bajo. Mereka adalah pencari ikan yang rajin. Mereka juga pintar mengenali musim. Mereka tahu 15Bab 1 | Aku yang Unik
waktu yang baik untuk berlayar. Mereka juga tahu bagian laut yang terdapat banyak ikan. Sepulang sekolah biasanya aku akan mengganti baju dan mengeluarkan semua buku dari tas. Kemudian, aku akan menyusunnya dengan rapi di meja. Lalu, aku makan siang. Setelah makan kadang aku tidur siang, kadang aku mengerjakan tugas sekolah bila ada. Waktu sore adalah favoritku. Saat itu aku akan bermain dengan teman- temanku. Aku punya beberapa teman, di antaranya Salim, Nasril, dan Mansyur. Salim anak yang supel. Dia mudah bergaul dengan siapa saja. Nasril anak yang alim. Dia suka mengaji. Tahun ini saja dia bahkan sudah khatam dua kali! Mansyur anak yang lucu. Dia suka bercanda dan pandai mengarang cerita lucu. Kami berempat sering menyelam bersama. Kadang kami menangkap ikan pari, kadang ikan ketamba. Kami tidak menangkap banyak ikan. Kami hanya mengambil ikan secukupnya. Kami orang-orang Bajo menyayangi laut. Kami menjaga dan memelihara para penghuni laut. Kami tidak menginjak terumbu karang, tidak menangkap sembarang ikan, bahkan tidak menangkap dengan alat peledak. Kata ayahku, laut adalah sahabat manusia. Jika kami baik pada laut, laut pun akan baik. Laut akan memberikan ikan-ikannya yang berlimpah kepada manusia. Inilah ceritaku sebagai anak laut suku Bajo. Aku bangga menjadi anak-anak para pengembara laut. 9Aktivitas Berbicara, Berdiskusi, dan Mempresentasikan Diskusikanlah jawaban dari pertanyaan berikut bersama teman-teman sekelas. 1. Seperti apa sifat Taha? Apa yang membuatmu berpikir Taha punya sifat seperti itu? 2. Apa ciri-ciri suku Bajo? 16 Bahasa Indonesia: Bergerak BersamaBahasa Indonesia: Bergerak Bersama untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)
10Aktivitas Menulis Kalian sudah membaca tulisan Taha si anak laut. Kini saatnya kamu menulis cerita tentang dirimu sendiri atau tentang teman. Kamu bisa bercerita tentang apa saja seperti hobi, keluarga, atau kebiasaan. Jika kamu suka, kamu dapat menambahkan gambar pada cerita itu. Jurnal Membaca Saatnya menulis jurnal. Bacalah buku-buku yang kamu suka. Kamu dapat mencarinya di perpustakaan sekolah, perpustakaan umum, atau di perpustakaan digital Kemdikbudristek di https://buku.kemdikbud.go.id/katalog/ buku-non-teks. Kamu juga dapat memindai kode ini untuk menuju laman perpustakaan digital tersebut. Pindai Aku 17Bab 1 | Aku yang Unik
Re昀氀eksi Kita telah sampai pada akhir pelajaran bab ini. Sekarang gunakan tabel di bawah ini sebagai panduan untuk mere昀氀eksikan pengalaman belajarmu pada Bab Aku yang Unik. Pengalamanku Sudah Bisa Masih Perlu Belajar menjelaskan ciri-ciri dan sifat tokoh dalam cerita yang dibaca menggunakan kata sifat untuk mendeskripsikan sesuatu memahami sinonim dan antonim suatu kata membuat puisi akrostik tentang diri sendiri dan teman membuat tulisan tentang diri sendiri atau teman Hal yang paling menyenangkan dari mempelajari bab ini adalah …. Bagian yang paling menantang dari bab ini adalah …. Bab Aku yang Unik mengajarkanku …. 18 Bahasa Indonesia: Bergerak BersamaBahasa Indonesia: Bergerak Bersama untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)
B a b B a b Mengapa membaca itu penting? Buku Jendela DuniaBuku Jendela Dunia KEMENTERIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET, DAN TEKNOLOGI REPUBLIK INDONESIA, 2024 Bahasa Indonesia: Bergerak Bersama (Edisi Revisi) untuk SD/MI Kelas V Penulis: Maya Lestari Gf dan Zulqarnain ISBN 978-623-118-361-3 (no.jil.lengkap PDF) 978-623-388-134-0 (jil.5 PDF)
Tujuan Pembelajaran Pada akhir bab ini kalian dapat menerapkan langkah memahami bacaan dan mempresentasikan buku yang kalian suka. Kata Kunci • pembaca • penulis • buku • penerbitan Peta Materi Mengenal dampak kebiasaan membaca buku Mengenal proses kreatif di balik penulisan buku Mengenal dan menerapkan cara memahami sebuah buku Buku Jendela Dunia 20 Bahasa Indonesia: Bergerak BersamaBahasa Indonesia: Bergerak Bersama untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)
A. Kartini dan Buku Membaca Berikut ini adalah dua bacaan tentang Kartini. Bacalah keduanya dengan baik. Kotak Baca Kartini Majalah De Hollandsche Lelie adalah majalah kesukaan Kartini. Berkat membaca, Kartini tahu hal yang terjadi dalam masyarakat. Ia juga tahu kalau di Eropa, anak perempuan bisa bersekolah sampai dewasa. Kartini ingin seperti itu juga. Kotak bacaku sudah datang! POS ini majalah kesukaanku! 21Bab 2 | Buku Jendela Dunia
Kartini punya banyak ide di kepalanya. Ia lalu menuliskan idenya itu dan mengirimkannya ke majalah De Hollandsche Lelie. Tulisannya bagus, tentu saja majalah itu memuatnya. Kartini punya beberapa sahabat pena. Ia suka menulis surat kepada mereka. Dalam surat- suratnya ia bercerita tentang cita-citanya. Ia ingin membuat sekolah agar para perempuan bisa belajar di situ. Sahabat-sahabatnya mendukung cita-citanya. Tulisanku dimuat majalah! 22 Bahasa Indonesia: Bergerak BersamaBahasa Indonesia: Bergerak Bersama untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)
Meski Kartini tidak jadi bersekolah ke Belanda, ia tetap berhasil mencapai cita-citanya yang lain, yaitu mendirikan sekolah. Setelah ia wafat, surat-suratnya dikumpulkan dan dibukukan. Semua gagasannya untuk memajukan perempuan akhirnya dibaca masyarakat luas. 23Bab 2 | Buku Jendela Dunia Kartini juga punya cita-cita bersekolah di Belanda. Ia lalu memberanikan diri mengajukan beasiswa. Pemerintah Belanda menerima permintaannya. Namun, Kartini tidak jadi mengambil beasiswa itu.
Berbicara, Berdiskusi, dan Mempresentasikan Mencermati Informasi pada Gambar Lihatlah gambar-gambar di komik tersebut lebih detail. Temukanlah hal- hal yang umum terdapat pada zaman dahulu, tetapi tidak umum ditemukan pada masa sekarang. Contoh: Pada zaman dahulu anak-anak perempuan Jawa umum memakai kebaya sebagai pakaian sehari-hari. Kartini dan Ayahnya Kartini merupakan pahlawan perempuan Indonesia. Ia adalah putri Bupati Japara, RM Sasraningrat. Sejak kecil Kartini yang lahir pada 21 April 1879 ini sudah suka membaca. Di rumahnya ada banyak sekali bacaan. Ayah Kartini berlangganan leestrommel atau kotak baca untuk anak-anaknya. Kotak itu berisi koran, majalah, dan buku-buku. Kartini banyak belajar dari bacaan yang ada di rumahnya. Ia belajar bahwa perempuan juga berhak mendapat pendidikan, sesuatu yang saat itu sulit didapatkan perempuan Jawa. Pada masa Kartini hidup, anak-anak perempuan Jawa sulit bersekolah. Ayah Kartini melawan kebiasaan itu. Ia menyekolahkan semua anaknya, baik lelaki maupun perempuan ke sekolah Belanda. Ia juga memberikan bacaan bagus untuk mereka. Tidak hanya itu, Kartini dan saudara-saudaranya juga diperkenankan mengikuti ayahnya berkeliling untuk melihat keadaan masyarakat. Berkat ayahnya, Kartini dan semua saudara-saudaranya terampil membaca, menulis, dan fasih berbahasa Belanda. Kelak setelah dewasa, semua pengalaman itu mendorongnya mendirikan sekolah untuk anak perempuan. 24 Bahasa Indonesia: Bergerak BersamaBahasa Indonesia: Bergerak Bersama untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)
1Aktivitas Mengidenti昀椀kasi Informasi Berikut ini adalah informasi tentang Kartini. Informasi apa saja yang terdapat di tulisan yang berjudul "Kotak Baca Kartini" dan "Kartini dan Ayahnya"? Centanglah informasi yang sesuai dari kedua tulisan tersebut. No. Pernyataan 1 Kartini lahir pada 21 April 1879. 2 Ayah Kartini berlangganan kotak baca. 3 Kotak baca berisi koran, majalah, dan buku-buku. 4 Kartini suka menulis surat untuk sahabat-sahabatnya. 5 Pada masa Kartini hidup, anak perempuan sulit bersekolah. 6 Setelah dewasa Kartini mendirikan sekolah untuk anak perempuan. Berdiskusi Dari bacaan, Kartini mengetahui bahwa perempuan di Eropa bisa bersekolah. Menurut kalian, seandainya Kartini tidak suka membaca buku, masihkah dia bercita-cita akan mendirikan sekolah? Apa yang membuat seorang pembaca buku bisa punya gagasan hebat di kepalanya? Berimajinasi Sekarang bayangkan kalian berada pada zaman Kartini. Dari semua anak, hanya kalian yang bisa membaca dan menulis serta punya banyak buku. Apa kira-kira yang akan kalian lakukan? Tulislah secara singkat imajinasi kalian. 25Bab 2 | Buku Jendela Dunia
Gambar juga diri kalian pada masa itu. Kalian bisa melihat contohnya di samping ini. Dari kisah Kartini kalian tahu bahwa mereka yang suka membaca punya banyak kelebihan. Inilah beberapa di antara kelebihan itu. Punya banyak pengetahuan. 1 Punya kosakata yang banyak sehingga tidak kesulitan saat menulis. 2 Tidak mudah percaya sebuah berita karena selalu berusaha mencari kebenarannya terlebih dahulu. 3 Karena sering membaca kisah tokoh cerita, kamu jadi mudah mengerti perasaan orang lain di dunia nyata. 4 Bisa memahami berbagai peristiwa yang terjadi di sekitar. 5 Mampu belajar untuk mewujudkan gagasanmu itu dengan baik. 8 Karena memahami berbagai peristiwa, seorang pembaca tahu bagaimana cara menghadapinya. 6 Punya banyak gagasan. 7 Bagaimana dengan kalian? Adakah manfaat lain yang kalian rasakan dari membaca? 26 Bahasa Indonesia: Bergerak BersamaBahasa Indonesia: Bergerak Bersama untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)
B. Bagaimana Buku Dibuat Tahukah kamu, buku-buku bagus yang dibaca Kartini tidak dibuat dalam waktu cepat? Sebuah buku yang baik melewati proses pembuatan yang panjang. Lihatlah info berikut. Pelajarilah langkah-langkah atau proses pembuatan sebuah buku. Pada mulanya, seorang penulis menemukan sebuah ide. Ia lalu menuliskannya. Penulis mengirim tulisannya ke penerbit. Lalu tulisan tersebut dibaca oleh editor. Jika tulisan itu bagus, editor segera membahasnya di rapat redaksi. Editor kepala akan memutuskan apakah naskah itu diterbitkan atau tidak. Rapat redaksi memutuskan untuk menerbitkan naskah itu. Editor kemudian membuat catatan-catatan perbaikan. Naskah itu dikirim kembali kepada penulis. 27Bab 2 | Buku Jendela Dunia
Editor memeriksa naskah itu kembali. Menurutnya naskah itu sudah baik. Ia lalu meminta korektor bahasa memperbaiki kesalahan ketik dan tata bahasa. Penulis sangat gembira karena naskahnya diterima. Ia setuju untuk melakukan revisi. Ia diberi waktu dua bulan untuk memperbaiki naskahnya. Penulis melakukan riset untuk melengkapi informasi di novelnya. Ia bekerja siang malam agar naskah itu menjadi bagus. Setelah selesai, ia mengirimkan kembali naskahnya. 28 Bahasa Indonesia: Bergerak BersamaBahasa Indonesia: Bergerak Bersama untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)
Naskah kemudian diberikan pada pengarah visual. Ia bertugas membuat konsep desain buku. Konsep itu kemudian ia serahkan pada ilustrator dan desainer. Ilustrator kemudian membuat ilustrasi sesuai petunjuk pengarah visual. 29Bab 2 | Buku Jendela Dunia
Naskah sudah selesai ditata, saatnya dicetak. Setelah gambar selesai, desainer buku akan menata halaman. Ia mengatur peletakan gambar dan tulisan. Buku yang sudah dicetak, kemudian diedarkan ke berbagai toko buku oleh bagian pemasaran. 30 Bahasa Indonesia: Bergerak BersamaBahasa Indonesia: Bergerak Bersama untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)
2Aktivitas Kamu sudah membaca informasi mengenai proses pembuatan buku. Jelaskanlah kembali proses pembuatan itu dengan bahasa kalian. Kosakata Baru Dalam komik tersebut, kamu membaca kosakata yang berhubungan dengan proses pembuatan buku. Mari kita kenali satu per satu. Penulis Editor Redaksi Riset Pengarah visual Desainer buku Penerbitan Editor kepala Revisi Korektor bahasa Ilustrator Percetakan orang yang menulis naskah orang yang bertugas memeriksa dan mengedit naskah kelompok orang yang bertugas menyeleksi sebuah naskah penelitian orang yang bertanggung jawab terhadap tampilan sebuah naskah orang yang bertanggung jawab mendesain atau menata sebuah buku agar lebih menarik pihak yang menerbitkan buku, proses menerbitkan buku orang yang memutuskan penerbitan sebuah naskah perbaikan orang yang bertugas memperbaiki kesalahan penulisan kata orang yang membuat ilustrasi atau gambar tempat untuk mencetak 31Bab 2 | Buku Jendela Dunia
3Aktivitas Memasangangkan Pernyataan yang Sesuai Cermatilah pernyataan berikut. Pasangkanlah pernyataan yang sesuai. Editor membuat catatan pada naskah penulis. Editor melakukan rapat dengan editor kepala. Editor memberikan naskah yang sudah direvisi pada korektor bahasa. Ilustrator membuat ilustrasi agar cerita menjadi lebih menarik. Pengarah visual menyusun konsep desain buku. Naskah yang sudah selesai dibawa ke percetakan. Dari percetakan, buku diedarkan ke berbagai toko buku. Ilustrator dan desainer bekerja sesuai arahan pengarah visual. Penulis merevisi naskah sesuai catatan editor. Kesalahan tulis dan tata bahasa pada naskah perlu diperiksa. Editor memutuskan sebuah naskah layak terbit atau tidak. Ilustrator membuat ilustrasi yang menggambarkan cerita. 32 Bahasa Indonesia: Bergerak BersamaBahasa Indonesia: Bergerak Bersama untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)
Membaca Penulis dan Proses Kreatifnya Bayangkan sebuah dunia yang hanya bisa dijamah pikiran. Di dunia itu hidup aneka makhluk, petualangan, dan kisah-kisah luar biasa manusia. Kamu mungkin tidak bisa melihatnya, tetapi para penulis bisa. Mereka sangat ingin menceritakan kisah-kisah menakjubkan itu kepadamu. Mereka lalu mengambil sekeping petualangan dari dunia itu, kemudian menuliskannya. Mereka menceritakan kisah para raja, orang-orang yang menunggang naga, dan para pelaut keras hati yang berlayar mengikuti arah bintang. Mereka juga bercerita tentang kunang-kunang, capung, dan lebah. Ada pula cerita tentang raksasa yang melahap malam dan putri kecil dengan pipi ranum tomat. Para penulis menarik ide itu dari dunia pikiran. Dengan tekun mereka menyulam kata menjadi kisah yang indah. Mereka menyusun cerita dengan hati-hati. Kadang cerita-cerita mereka membuat perasaan kalian mengharu biru. Terkadang cerita mereka membuat kalian naik darah. Cerita-cerita yang mereka hadirkan membuat hidup jadi gulali, penuh warna-warni. 33Bab 2 | Buku Jendela Dunia
Semua penulis yang baik adalah pembaca yang rakus. Mereka selalu tertarik membaca buku. Bagi mereka, buku adalah jendela ke dunia lain. Dengan membaca mereka jadi memiliki banyak kosakata dalam kepalanya. Mereka jadi mempunyai banyak informasi. Semua informasi ini kemudian mereka pilih, kembangkan, lalu digabungkan dengan informasi lain hingga menjadi sebuah tulisan yang baik. Begitulah cara penulis menghadirkan cerita kepada kalian. Tertarikkah kalian untuk memasuki dunia mereka lebih jauh? Pergilah ke perpustakaan. Temukan dunia yang mereka ceritakan dalam buku-buku. Pergilah berpetualang bersama mereka ke dunia penuh imajinasi. 4Aktivitas Berimajinasi Bayangkanlah dirimu sebagai seorang penulis. Buku apa yang ingin kamu tulis? Mengapa kamu ingin menulisnya? Tulislah buku impianmu itu. Kamu bisa melihat contoh penulisannya sebagai berikut. Buku yang Ingin Kutulis Judul: Berlayar ke Lembata Isi cerita: buku ini bercerita tentang perjalananku mengamati migrasi paus di perairan Lembata, Nusa Tenggara. Buku ini akan dilengkapi dengan foto-foto paus. Alasan ingin menulis: karena aku penasaran dengan migrasi paus dari belahan bumi utara menuju belahan bumi selatan. 34 Bahasa Indonesia: Bergerak BersamaBahasa Indonesia: Bergerak Bersama untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)
Bahas Bahasa Majas Metafora Dalam tulisan “Penulis dan Proses Kreatifnya” kamu membaca beberapa kata yang mengandung majas metafora. Majas metafora adalah kata atau kelompok kata yang tidak mengandung arti sebenarnya. Mari kita lihat kalimat-kalimat yang mengandung majas tersebut. Kata yang dicetak tebal adalah majas metafora. 1. Mereka menceritakan kisah para raja, orang-orang yang menunggang naga, dan para pelaut keras hati yang berlayar mengikuti arah bintang. Kata keras hati digunakan untuk menjelaskan keadaan pelaut yang teguh dengan niatnya berlayar. 2. Ada pula cerita tentang raksasa yang melahap malam dan putri kecil dengan pipi ranum tomat. Kata pipi ranum tomat digunakan untuk menjelaskan pipi sang putri kecil yang kemerah-merahan seperti tomat yang ranum. 5Aktivitas Berlatih 1. Temukanlah kalimat-kalimat lain yang mengandung majas metafora dari teks “Penulis dan Proses Kreatifnya”. Tulislah kalimat tersebut di tabel seperti berikut. No. Kalimat Majas Metafora 2. Buatlah kalimat baru dengan menggunakan majas yang kamu temukan dalam teks tersebut. Contoh: keras hati Sabai membangun rumah singgah untuk kucing-kucing jalanan itu dengan keras hati. 35Bab 2 | Buku Jendela Dunia
C. Cara Memahami Bacaan Ada banyak buku yang kamu jumpai di perpustakaan. Semua orang menawarkan buku pilihannya masing-masing untuk kamu baca. Buku manakah yang akan kamu pilih? Bagaimana cara memilih buku yang sesuai untukmu? Pilihlah jenis buku yang kalian suka. Setiap orang memiliki buku favoritnya masing-masing. Buku yang disukai seorang temanmu mungkin tidak disukai temanmu yang lain. Buku yang tidak disukai temanmu mungkin menjadi buku favoritmu. Tidak apa-apa jika kalian menyukai buku yang berbeda. Kalian bisa saling bercerita tentang buku favorit masing-masing. 1 Tidak perlu ragu dengan buku yang kalian pilih. Setiap orang punya penilaian berbeda terhadap sebuah buku. Jika kamu sangat suka buku cerita bergambar, kamu bisa membaca buku- buku seperti itu. Nanti, setelah puas membaca buku cerita bergambar, kamu bisa mencoba buku yang tulisannya lebih banyak dari gambar. Buku seperti itu, tak kalah menariknya dengan buku cerita bergambar! 2 Kalian bisa membaca buku yang ditawarkan. Terkadang kamu mendapatkan informasi tentang sebuah buku bagus. Jangan buru-buru menolak buku itu hanya karena tidak mengenalnya. Kamu bisa membaca ringkasan ceritanya. Kamu juga bisa membaca bagian awal buku itu. Buku yang baik biasanya menarik perhatian sejak halaman pertama. Kamu takkan rugi mencoba membacanya! 3 36 Bahasa Indonesia: Bergerak BersamaBahasa Indonesia: Bergerak Bersama untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)
6Aktivitas Memilih Buku Berikut ini adalah jenis buku yang bisa kamu temukan di perpustakaan digital Kemendikbudristek. Cermatilah buku-buku ini. Buku jenis apakah yang kamu suka? Sampaikan jenis buku favoritmu, juga alasanmu menyukainya. 1. Buku cerita bergambar yang gambarnya lebih banyak daripada tulisan https://buku.kemdikbud.go.id/katalog/apa-itu Pindai Aku 2. Buku cerita bergambar yang gambar dan tulisannya hampir sama banyak https://buku.kemdikbud.go.id/katalog/coba-dulu-tora Pindai Aku 37Bab 2 | Buku Jendela Dunia
3. Novel bergambar https://buku.kemdikbud.go.id/katalog/misteri-drumben-tengah-malam https://buku.kemdikbud.go.id/katalog/anak-anak-sungai-sondong Pindai Aku Pindai Aku 4. Buku non昀椀ksi bergambar https://buku.kemdikbud.go.id/katalog/kesatria-penjaga Pindai Aku 38 Bahasa Indonesia: Bergerak BersamaBahasa Indonesia: Bergerak Bersama untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)
Mengamati Langkah Memahami Buku Pernahkah kamu kesulitan memahami isi buku? Misalnya, ceritanya sulit dimengerti atau bahasanya terlalu sulit? Jika itu terjadi, apa yang kamu lakukan? Apakah kamu mencoba membaca ulang, bertanya kepada teman, atau mencari buku lain? Ada beberapa cara sederhana untuk memahami isi buku dengan mudah. Yuk, coba langkah-langkah berikut! 1 Pikirkanlah bagian mana yang menyulitkanmu. Apakah kata-katanya terlalu sulit? Apakah kalimatnya terlalu panjang? Apakah ceritanya terlalu rumit buatmu? 2 Ambillah alat tulismu. Tandai atau catatlah kata-kata dan kalimat yang tidak kamu pahami. Kamu bisa menggunakan kamus untuk mencari arti sebuah kata. 3 T Ini akan membuatmu mudah mengingat informasi itu kembali. andai atau catatlah informasi menarik di jurnalmu. 4 Jika buku tersebut adalah buku bergambar, perhatikanlah gambarnya. Jika teksnya agak sulit dipahami, gambar bisa membantu menjelaskan maksudnya. 5 Berdiskusilah dengan temanmu, saudaramu, guru, atau orang tuamu tentang isi buku tersebut. Dengan berdiskusi kamu akan bisa memahami isi buku itu. 39Bab 2 | Buku Jendela Dunia
Berikut ini adalah sebuah tulisan tentang jenis ikan penetap sementara dan ikan pengunjung. Tulisan ini mungkin mengandung kata-kata dan kalimat yang cukup sulit. Tandailah bagian mana yang menyulitkanmu. Lakukan langkah- langkah yang sudah kamu pelajari untuk memahami tulisan ini. Bab 3 - Rumah Istimewa 33 Ikan Penetap Sementara Ikan penetap sementara hanya tinggal di hutan mangrove pada salah satu fase hidupnya. Beberapa contohnya adalah ikan sembilang (famili Ariidae), ikan betutu (famili Eleotride), ikan ketang-ketang (famili Drepanidae), ikan nasi (famili Adrianichtyidae), dan ikan kepala timah (famili Aplocheilidae). Ikan Pengunjung Mereka hanya memasuki hutan mangrove pada saat pasang tiba. Tujuan mereka hanya satu yaitu untuk mencari makan. Saat air surut, mereka akan kembali ke lautan. Contohnya adalah ikan bibir tebal (famili Haemulidae) dan ikan permate (famili Pristigasteridae). famili Ariidae Ikan sembilang famili Eleotride Ikan betutu famili Adrianichtyidae Ikan nasi famili Aplocheilidae Ikan kepala timah famili Drepanidae Ikan ketang-ketang famili Haemulidae Ikan bibir tebal famili Pristigasteridae Ikan permate 40 Bahasa Indonesia: Bergerak BersamaBahasa Indonesia: Bergerak Bersama untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)
Membaca Ayo Masuk ke Dunia Imajinasi Membaca itu sangat menyenangkan. Temukanlah buku-buku menarik bagimu. Kamu bisa menemukan buku-buku seperti itu di toko buku dan perpustakaan. Perpustakaan digital milik Kemdikbud berikut ini bisa jadi pilihan. Ada banyak buku menarik yang bisa kamu unduh dan baca dari sini. Kamu bisa mengaksesnya di https://buku.kemdikbud.go.id/katalog/buku- non-teks, atau pindai kode berikut. Pindai Aku 41Bab 2 | Buku Jendela Dunia
Di perpustakan digital tersebut ada beberapa pilihan buku seru yang bisa kalian baca. Berikut ini adalah contohnya. 1. Petualangan di Rumah Bernyanyi Di buku ini kamu bisa mengikuti petualangan Raka menemukan pencuri di rumah walet. Buku karya Erlita Pratiwi ini bisa kamu akses di https://buku.kemdikbud.go.id/katalog/pencurian-di-rumah-bernyanyi Pindai Aku 2. Si Cemong Coak Di buku ini, kalian bisa mengikuti petualangan seekor kucing jalanan bernama Cemong. Buku karya Iwok Abqary ini bisa kalian akses di https://buku.kemdikbud.go.id/katalog/si-cemong-coakC KEMENTERIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET, DAN TEKNOLOGI REPUBLIK INDONESIA 2022 Pindai Aku 42 Bahasa Indonesia: Bergerak BersamaBahasa Indonesia: Bergerak Bersama untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)
3. Sagu Pertama Maria Kamu bisa membaca kisah Maria membuat sagu pertamanya di buku ini. Maria adalah anak dari suku Marind di Kampung Senegi, Merauke. Buku ini adalah karya Khasnau Sai昀椀ra dan Felia Febriany G. Kamu bisa mengaksesnya di https://buku.kemdikbud.go.id/katalog/sagu-pertama-maria Pindai Aku 7Aktivitas Memilih dan Membaca Buku Bacalah buku-buku yang kamu suka, baik dari perpustakaan digital maupun perpustakaan sekolah. Pilihlah satu buku, baca, lalu ceritakanlah di depan kelas mengenai: • isi buku tersebut; • tokoh cerita yang kamu suka serta alasan kalian menyukainya; dan • pendapat kalian tentang buku itu. Apa saranmu untuk penulis cerita itu? Misalnya, apakah kamu ingin ada kelanjutan cerita? Atau mungkin ada peristiwa menarik yang menurutmu perlu ditambahkan? Kalau kamu punya ide, ceritakan ya! Kamu juga bisa menuliskan apa yang paling kamu suka dari cerita itu. 43Bab 2 | Buku Jendela Dunia
Re昀氀eksi Kita sudah sampai di akhir Bab Buku Jendela Dunia. Sekarang waktunya melihat kembali perjalanan belajarmu! Gunakan tabel di bawah ini untuk melihat apa saja yang telah kamu pelajari dan apa pelajaran yang menurutmu menarik. Pengalamanku Sudah Bisa Masih Perlu Belajar dapat menjelaskan pentingnya bacaan dalam hidup Kartini memahami manfaat membaca menggunakan majas memahami proses membuat buku menjelaskan isi buku yang dibaca menerapkan langkah memahami bacaan Hal yang paling menyenangkan dari mempelajari bab ini adalah …. Bagian yang paling menantang dari bab ini adalah …. Bab Buku Jendela Dunia mengajarkanku tentang …. 44 Bahasa Indonesia: Bergerak BersamaBahasa Indonesia: Bergerak Bersama untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)
B a b B a b Apa kegiatan yang paling kamu sukai? Ekspresi Diri Melalui HobiEkspresi Diri Melalui Hobi KEMENTERIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET, DAN TEKNOLOGI REPUBLIK INDONESIA, 2024 Bahasa Indonesia: Bergerak Bersama (Edisi Revisi) untuk SD/MI Kelas V Penulis: Maya Lestari Gf dan Zulqarnain ISBN 978-623-118-361-3 (no.jil.lengkap PDF) 978-623-388-134-0 (jil.5 PDF)
Mengenal hobi Manfaat hobi Menceritakan hobi Ekspresi Diri Melalui Hobi 46 Bahasa Indonesia: Bergerak BersamaBahasa Indonesia: Bergerak Bersama untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi) Tujuan Pembelajaran Setelah mempelajari bab ini kamu akan dapat menceritakan sesuatu secara kreatif. Kata Kunci • hobi • ekspresi diri • minat Peta Materi
47Bab 3 | Ekspresi Diri Melalui Hobi A. Mengenal Hobi Apakah kamu memiliki sebuah kegiatan atau hobi yang sangat disuka? Ayo ceritakan hobi itu melalui gerakan tubuhmu di depan kelas! Mintalah teman- temanmu untuk menebak nama hobi tersebut. Apakah mereka dapat menebak dengan tepat? 1Aktivitas Tebak Hobi Setelah bermain tebak hobi, kamu tahu bahwa teman-temanmu memiliki banyak jenis hobi. Ada hobi yang berkaitan dengan seni, ada juga yang berkaitan dengan olahraga. Sekarang mari bermain memasangkan informasi. Di halaman berikut ini terdapat benda-benda yang berkaitan dengan hobi. Benda-benda itu dimiliki oleh orang-orang yang berada di luar kotak. Setiap benda memiliki simbol warna yang sesuai dengan simbol warna pemiliknya. Tebaklah hobi setiap orang berdasar simbol warna ini.
48 Bahasa Indonesia: Bergerak BersamaBahasa Indonesia: Bergerak Bersama untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi) Temukanlah hobi setiap anak di gambar ini berdasarkan petunjuk warna.
49Bab 3 | Ekspresi Diri Melalui Hobi
50 Bahasa Indonesia: Bergerak BersamaBahasa Indonesia: Bergerak Bersama untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi) Membaca Berikut ini ada dua jenis informasi tentang hobi seseorang. Informasi pertama berbentuk teks cerita. Informasi kedua merupakan gabungan antara gambar dan teks. Cermatilah keduanya dengan baik. Teks 1 Reno dan Barang Bekas Namaku Reno, ayahku seorang pemulung. Setiap hari ayahku membawa banyak sekali barang-barang yang bisa dijual kembali. Setiap sore dalam gerobaknya selalu kutemukan aneka kardus bekas, botol-botol plastik dan kaca, besi, baju-baju bekas, buku, tas rusak, bahkan alat elektronik. Barang-barang itu dikelompokkan sesuai jenisnya, lalu dijual ke penampung. Menurutku, pekerjaan ayahku sangat penting karena membantu memperpanjang usia pakai barang. Saat ini ada banyak sekali barang tak terpakai yang memenuhi Bumi. Jika barang-barang itu tak diolah kembali, sampah akan menumpuk. Planet yang biru ini akan menjadi planet sampah. Aku suka mengambil beberapa barang yang ditemukan ayah. Saat senggang, aku akan mengolah barang-barang itu menjadi sesuatu yang baru. Dengan barang-barang itu, aku membuat mobil-mobilan, permainan wayang, bahkan rak kecil cantik untuk adikku. Suatu hari di kelas, bu guru Mita menunjukkan video tentang seorang anak lelaki yang jago masak. Anak itu seumuran denganku, yaitu 11 tahun. Dia merekam kegiatannya, mulai dari memasak hingga menata hidangan. Menurutku videonya sangat keren. Video itu memberi inspirasi pada banyak orang bahwa waktu senggang bisa diisi dengan hal bermanfaat, seperti memasak dan membuat video. Aku jadi terpikir untuk merekam hobiku mendaur ulang barang bekas. Bisa saja videoku itu menjadi inspirasi bagi banyak orang untuk mendaur ulang sampah di rumah mereka. Ide itu kusampaikan kepada adik bungsu ayah yang biasa kupanggil Mang. Ia sangat suka dengan ideku. Mang bahkan mau meminjamkan telepon genggamnya untukku. Bukan cuma itu, ia juga mengajarkanku cara mengedit video dan mengunggahnya di media sosial. Betapa gembira hatiku. Kumanfaatkan sebaik-baiknya kesempatan itu.
51Bab 3 | Ekspresi Diri Melalui Hobi Benda pertama yang kubuat adalah mainan bus tingkat dari kardus. Mang membelikan cat air agar aku bisa mewarnai bus itu. Kurekam setiap langkah pembuatannya, lalu kuedit, dan kuposting di media sosial. Mang membantu membagikan video itu di akun media sosialnya. Katanya, supaya videoku bisa dilihat lebih banyak orang. Pada mulanya tak banyak orang yang melihat videoku. Video pertamaku hanya dilihat oleh 20 orang. Namun, Mang bilang, aku harus terus mengunggah video lainnya. Setiap video akan menarik penggemarnya masing-masing. Makin banyak video yang kuunggah, akan makin banyak pula orang yang melihatnya. Mang juga menasihati bahwa hobiku mendaur ulang dan merekamnya tidak boleh tergantung pada banyaknya orang yang melihat. Hobiku itu cerminan diri dan kreativitasku. Aku harus terus melakukannya. Kata-kata Mang menambah semangatku. Akhirnya, setelah enam bulan aku mulai melihat perubahan. Videoku yang ke-12 mendapat jumlah penonton yang cukup banyak. Jumlahnya hampir 50 ribu orang! Video itu menampilkan upayaku mengubah kardus menjadi rumah boneka. Di rumah itu kutaruh boneka plastik yang ditemukan ayah di sebuah perumahan. Boneka itu memakai baju cantik yang kubuat dari baju bekas. Orang-orang memberikan komentar yang baik di video itu. Aku jadi tambah semangat. Kini, jumlah pengikutku di media sosial sudah hampir mencapai angka 20 ribu orang. Aku senang dengan tanggapan mereka yang baik terhadap semua videoku. Orang-orang menyebutku sebagai pembuat konten. Namun, aku tidak merasa demikian. Jauh di lubuk hati, aku hanya ingin dianggap sebagai orang yang memberi inspirasi. Dengan hobiku ini, aku ingin orang-orang tahu bahwa barang-barang yang tak terpakai lagi sebaiknya didaur ulang. Kegiatan itu bukan cuma memperpanjang usia barang, tetapi juga menambah nilai gunanya.
52 Bahasa Indonesia: Bergerak BersamaBahasa Indonesia: Bergerak Bersama untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi) 2Aktivitas Berbicara, Berdiskusi, dan Mempresentasikan Kamu sudah membaca kisah Reno dan hobinya. Sekarang ayo berdiskusi tentang teks tersebut. 1. Apa yang membuat Reno tertarik untuk memvideokan kegiatannya mendaur ulang barang? 2. Apa yang membuat Reno berpikir pekerjaan ayahnya sangat penting? 3. Menurutmu, apa yang akan terjadi jika Mang tidak mendukung ide Reno untuk membuat video?
53Bab 3 | Ekspresi Diri Melalui Hobi Teks 2 Berikut ini adalah tampilan video yang diunggah oleh Reno di media sosialnya. Di bawah video ini ada takrir atau penjelasan mengenai video. Bersama tampilan video ini, juga disertakan beberapa komentar video tersebut. Cermatilah dengan baik. Renokreatif Rumah boneka yang cantik bisa dibuat dari kardus bekas lo! Kali ini aku membuat rumah boneka untuk adikku. Dia punya beberapa boneka yang ditemukan ayah di tempat pembuangan sampah. Sayang sekali yah, boneka-boneka itu dibuang, padahal masih bagus. Aku akhirnya berinisiatif membersihkan boneka itu, membuatkan baju yang cantik, dan membuat rumah untuknya. Bagaimana menurut kalian karyaku kali ini? 4.512 42 Reno #karyareno #daurulang #kreatif #sayangibumi Melihat Semua Komentar 42 orang
54 Bahasa Indonesia: Bergerak BersamaBahasa Indonesia: Bergerak Bersama untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi) 1 3 1 77 Bagus sekali. Semua perabotan di rumah boneka itu juga dari barang bekas, Kak? catty_yeyey @catty_yeyey ï 2d 2 coba bikin pesawat dendangseuntai @dendangseuntai ï 1d cek dm, Kak stroberimaniess @stroberimaniess ï 14hr 3 1 7 Boneka bagus begitu dibuang, untung ditemukan sama Kak Reno. Bagus sekali hasilnya, Kak. akusukadonat1 @akusukadonat1 ï 10h 12 Kakak ini nilai prakaryanya pasti 100 bungamawar4590 @bungamawar4590 ï 8h keren kakak aksanst @aksanst ï 5hr
55Bab 3 | Ekspresi Diri Melalui Hobi 3Aktivitas Menemukan Informasi yang Sesuai Cermatilah semua komentar pada video Reno di atas. Berilah tanda centang () pada komentar yang paling sesuai dengan penjelasan atau takrir video. catty_yeyey dendangseuntai stroberimaniess akusukadonat1 bungamawar4590 aksanst Membaca Hobi Kamu sudah melakukan berbagai aktivitas yang berkaitan dengan hobi. Kamu juga sudah membaca kisah Reno dan hobinya. Sekarang kamu tahu bahwa hobi merupakan kegiatan yang sering dilakukan pada waktu luang. Umumnya, orang-orang melakukan hobi untuk kesenangan, menghilangkan kejenuhan, atau untuk mendapatkan keterampilan baru. Ada banyak hobi di dunia ini. Ada yang berkaitan dengan olahraga, membaca, menggambar, atau bermain musik. Bahkan, ada juga yang berkaitan dengan kegiatan merapikan rumah. Bagaimana Memilih Hobi? Tidak semua orang tahu apa hobinya. Mungkin, kamu juga bingung ketika ditanya "apa hobimu?" Sebenarnya menemukan hobi itu tidak terlalu sulit. Kamu cukup menanyakan hal-hal berikut ke dirimu. • Apa yang membuat aku senang? • Aktivitas apa yang sering aku lakukan di waktu luang? • Apakah ada hal baru yang ingin aku coba? Setelah menjawab pertanyaan-pertanyaan ini, mungkin kamu akan menemukan hobimu.
56 Bahasa Indonesia: Bergerak BersamaBahasa Indonesia: Bergerak Bersama untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi) 4Aktivitas Berbicara, Berdiskusi, dan Mempresentasikan Lakukanlah diskusi bersama teman-teman sekelasmu untuk menjawab pertanyaan berikut. Selain mengajukan pertanyaan, apa lagi yang bisa dilakukan untuk menemukan hobi?
57Bab 3 | Ekspresi Diri Melalui Hobi B. Manfaat Hobi Membaca Hobi Baru Nina Nina sering merasa bosan. Ia punya cukup banyak waktu luang, tetapi hampir tak ada hal menarik yang bisa dia kerjakan. Sebelumnya, ia menghabiskan waktu di pustaka desa. Namun, setelah buku-buku di situ habis ia baca, kebosanan melanda lagi. Apa yang harus ia lakukan untuk mengisi waktunya? Suatu hari pustaka desa kedatangan Kak Gilar dan Kak Dani dari komunitas pelukis. Mereka mengadakan kegiatan seru! Mereka melatih anak-anak desa untuk melukis dengan cat air. Ini pengetahuan baru! Nina belum pernah melukis dengan cat air. Ia memperhatikan penjelasan kakak pelukis baik-baik. Mula-mula mereka harus menuang cat air ke dalam wadah. Setiap warna harus diletakkan di wadah terpisah. Bila mereka ingin mendapat warna baru, mereka harus mencampur beberapa warna. Misalnya, bila ingin warna hijau, mereka harus mencampur warna biru dan kuning. Bila ingin mendapat warna ungu, mereka harus mencampur warna merah dan biru.
58 Bahasa Indonesia: Bergerak BersamaBahasa Indonesia: Bergerak Bersama untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi) Nina terpesona melihat warna-warna itu. Wah, kegiatan mencampur warna ternyata seru sekali. Nina ingin mencobanya juga! Ia lalu mencampur dan mengaduk aneka warna cat air untuk menemukan warna-warna baru. Setiap kali menemukan satu warna, ia selalu berseru takjub. Wow, Nina tak pernah mengira kegiatan melukis seseru ini. Semenjak kegiatan hari itu Nina mulai sering melukis. Banyak ide lukisan melintas di kepalanya, mulai dari tanaman sampai hewan. Melukis kini jadi hobi baru Nina. 5Aktivitas Bercerita Dalam cerita “Hobi Baru Nina” kamu mendapat informasi bahwa ada satu peristiwa yang membuat Nina jadi suka melukis. Peristiwa itu tertuang pada enam gambar berurutan ini. Ceritakanlah peristiwa tersebut dengan kalimatmu sendiri. 1 4 2 5 3 6
59Bab 3 | Ekspresi Diri Melalui Hobi Kosakata Baru Kamu sudah membaca teks tentang Nina. Pada teks tersebut terdapat kata- kata seperti di dalam tabel ini. Adakah di antara kata-kata ini yang belum kamu pahami artinya? Jika ada, temukanlah maknanya di Kamus Besar Bahasa Indonesia. Kamu juga bisa berdiskusi dengan gurumu mengenai makna kosakata tersebut. Kata Arti menuang ... mengaduk ... mencampur ... melukis ... Bahas Bahasa Dalam teks “Hobi Baru Nina” terdapat kata-kata yang memiliki imbuhan "me". Imbuhan "me-" adalah awalan yang membentuk kata dasar menjadi kata kerja. Penambahan imbuhan "me-" membuat sebuah kata memiliki makna baru yaitu melakukan suatu pekerjaan. Kata Dasar Kata Berimbuhan "me-" Makna lukis melukis membuat gambar/lukisan latih melatih mengajar seseorang/sesuatu
60 Bahasa Indonesia: Bergerak BersamaBahasa Indonesia: Bergerak Bersama untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi) 6Aktivitas Menemukan Informasi Cermatilah kembali teks “Ekspresi Diri Melalui Hobi" dan “Hobi Baru Nina” yang sudah kamu baca. Lalu, temukanlah kata-kata berimbuhan "me-". Tulis kata-kata yang kamu temukan ke dalam tabel seperti berikut. Kata Dasar Kata Berimbuhan "me-" Makna Infogra昀椀k Tahukah kamu, hobi bukan sekadar kegiatan yang kamu lakukan di waktu luang. Sebuah hobi juga bisa menjadi caramu untuk mempelajari hal baru. Dalam kisah Nina sebelumnya, kamu dapat melihat bahwa hobi baru Nina membuatnya belajar tentang aneka warna dan cara menggambar. Berikut ini adalah kesimpulan mengenai manfaat hobi. Kesimpulan ini diambil dari dua teks yang sudah kamu baca sebelumnya. Sarana untuk mengekspresikan kreativitas Memberi keterampilan baru Mengatasi kebosanan Meningkatkan kepercayaan diri Menginspirasi orang lain
61Bab 3 | Ekspresi Diri Melalui Hobi 7Aktivitas Berdiskusi Duduklah berkelompok. Diskusikanlah informasi pada infogra昀椀k itu bersama-sama. Apakah informasi di infogra昀椀k itu sudah lengkap? Apakah kamu menemukan manfaat lain dari hobi yang tidak ada pada infogra昀椀k tersebut? Menyimak Menghargai Karya Teman Kamu mungkin memiliki teman yang hobi berkarya. Berikut ini beberapa hal yang dapat kamu lakukan untuk menghargai karya temanmu. 1. Mengakui dan menghormati kemampuan dan kreativitasnya dalam berkarya. 2. Memberikan kata-kata yang menyenangkan berupa penghargaan, semangat, dan dorongan agar temanmu terus berkarya. 3. Tidak memalsukan, menyalin, atau meniru karya temanmu tanpa izin. 4. Tidak mengejek karya teman. 5. Tidak merusak karya teman.
62 Bahasa Indonesia: Bergerak BersamaBahasa Indonesia: Bergerak Bersama untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi) C. Ini Hobiku Ini adalah kisah Ratih. Dia sangat suka merapikan rumah. Berikut ini tulisan Ratih tentang hobinya. Namaku Ratih. Aku sangat suka merapikan rumah. Kata ibu, sejak kecil aku suka membereskan sendiri mainanku. Aku menyusunnya dengan rapi di rak mainan. Aku juga suka mengelompokkan mainan sesuai jenisnya. Kebiasaanku itu terus terbawa sampai aku berusia 12 tahun seperti sekarang. Sebagian orang merasa hobiku itu aneh. Kenapa aku hobi membereskan rumah? Bukankah kegiatan beres-beres itu sebuah pekerjaan rutin? Teman-temanku bilang, seharusnya hobi itu sesuatu yang menyenangkan seperti menonton 昀椀lm dan jalan-jalan. Hmm, mereka tidak tahu saja, bahwa kegiatan merapikan itu sangat menyenangkan bagiku. Sama menyenangkannya dengan menonton 昀椀lm dan pergi jalan-jalan. Aku suka mengelompokkan barang sesuai jenis atau warnanya. Aku juga merasa bahagia setiap kali berhasil menata ruangan jadi rapi. Seolah-olah, aku baru saja mendesain sebuah ruangan menjadi sangat cantik!
63Bab 3 | Ekspresi Diri Melalui Hobi 8Aktivitas Berbicara, Berdiskusi, dan Mempresentasikan Pernahkah kalian bertemu orang yang hobi merapikan barang seperti Ratih? Pernah jugakah kalian menemukan orang dengan hobi unik lainnya? Ceritakanlah di depan teman-teman. 9Aktivitas Menulis dan Menceritakan Hobi Kamu sudah membaca tulisan Ratih tentang hobinya. Sekarang, giliranmu bercerita tentang hobimu. Tulislah hal yang suka kamu kerjakan di waktu luang. Jelaskan alasanmu menyukai kegiatan tersebut. Kamu juga bisa menceritakan hal-hal lainnya tentang hobimu itu. Jurnal Membaca Berkunjunglah ke laman buku digital Kemendikbudristek berikut. https://buku.kemdikbud.go.id/katalog/buku-non-teks Pindai Saya Temukanlah buku yang menurutmu menarik. Bacalah buku itu, lalu tuliskan ceritanya di jurnal membaca milikmu.
64 Bahasa Indonesia: Bergerak BersamaBahasa Indonesia: Bergerak Bersama untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi) Re昀氀eksi Kita telah sampai pada akhir pelajaran bab ini. Sekarang gunakan tabel di bawah ini sebagai panduan untuk mere昀氀eksikan pengalaman belajarmu pada Bab Ekspresi Diri Melalui Hobi. Pengalamanku Sudah Bisa Masih Perlu Belajar memahami informasi dalam teks memahami awalan "me-" menemukan kata yang berawalan "me-" menjelaskan informasi pada infogra昀椀k menjelaskan hobi di depan kelas Hal yang paling menyenangkan dari mempelajari bab ini adalah …. Bagian yang paling menantang dari bab ini adalah …. Bab Ekspresi Diri lewat Hobi mengajarkanku ….
Belajar BerwirausahaBelajar Berwirausaha Bagaimana caramu agar dapat mencapai cita-cita? B a b B a b KEMENTERIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET, DAN TEKNOLOGI REPUBLIK INDONESIA, 2024 Bahasa Indonesia: Bergerak Bersama (Edisi Revisi) untuk SD/MI Kelas V Penulis: Maya Lestari Gf dan Zulqarnain ISBN 978-623-118-361-3 (no.jil.lengkap PDF) 978-623-388-134-0 (jil.5 PDF)
66 Bahasa Indonesia: Bergerak BersamaBahasa Indonesia: Bergerak Bersama untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi) Tujuan Pembelajaran Di akhir pembelajaran kamu diharapkan dapat merancang kegiatan wirausaha sederhana dan menjelaskannya di depan teman-temanmu. Kata Kunci • prosedur • alur kerja Peta Materi Mengenal gagasan wirausaha Menganalisis tantangan Mewujudkan gagasan Belajar berwirausaha
67Bab 4 | Belajar Berwirausaha Bersiap-Siap Belajar A. Ide Kreatif Lala Setiap hari tanpa disadari, kamu melihat ide-ide orang lain yang sudah terwujud. Ide itu bisa berupa buku yang kamu baca, musik yang kamu dengar, atau 昀椀lm yang kamu tonton. Ide yang sudah terwujud itu juga bisa berupa kue yang kamu makan, baju yang kamu pakai, atau benda yang kamu mainkan. Seperti orang lain, kamu juga bisa punya ide sendiri dan mewujudkannya. Saat memiliki sebuah ide, pikirkanlah cara mewujudkan ide itu. Kamu bisa merancang ide itu sendiri atau mendiskusikannya bersama orang tua dan teman-temanmu. Kamu bisa belajar dari kisah Lala berikut. Cermatilah bagaimana hobi Lala memberinya ide untuk melakukan sesuatu yang baru. Stiker Lala Lala suka menggambar. Dia suka menggambar hewan, bunga, dan daun- daun. Setiap hari ia pergi ke hutan kecil di belakang rumah untuk menemukan objek menarik. Ia suka memungut daun-daun kering yang bentuknya unik, lalu menggambarnya di buku. Ia juga suka mengamati serangga dan menggambarnya dengan teliti. Ia baru pulang saat sang raja siang mulai meredup. Biasanya, pada saat itu ia sudah selesai menggambar satu objek.
68 Bahasa Indonesia: Bergerak BersamaBahasa Indonesia: Bergerak Bersama untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi) Suatu hari Sita bermain ke rumah Lala. Ia kagum sekali melihat hasil karya Lala. Gambar-gambarnya sungguh tidak bisa dipandang sebelah mata! “Gambar-gambarmu bagus sekali,” kata Sita. Pujian itu membuat hati Lala berbunga-bunga. Ia merobek kertas berisi gambar capung tanpa berat hati. “Nih, untukmu,” katanya. Ia berniat menjadikan itu sebagai buah tangan untuk Sita. “Wah, kau baik sekali. Terima kasih, ya. Akan kutempel gambar ini di tas.” Malamnya Lala memikirkan peristiwa hari itu sembari melihat-lihat gambar di buku sketsanya, sebuah ide muncul di benak. “Jika orang-orang menyukai gambarku, apakah mungkin bila aku menjualnya?” Makin lama ide itu terasa makin keren. Sita mulai mencari-cari ide untuk menjual gambarnya secara kreatif. Ia pergi ke pasar, ke toko buku alat tulis, sampai ke pameran komik untuk menemukan inspirasi. Akhirnya di pameran komik ia menemukan cara kreatif. Di situ ia melihat orang-orang menjual gambar mereka dalam bentuk stiker. Banyak anak-anak yang tertarik membeli stiker-stiker itu. Lala berpikir, ia bisa mengubah gambar di bukunya menjadi stiker. Pada akhir pekan Lala mulai bereksperimen. Agar gambar bisa ditempel, Lala perlu memberinya selotip. Lala mencoba menempel gambar serangganya di selotip bening. Selotip lalu digunting mengikuti bentuk gambar. Setelah itu apa lagi ya yang harus dilakukan? Lala bingung. Masa ke mana-mana Lala harus menenteng selotip dan gambar serangganya? Tidak praktis sama sekali! Lala terus berpikir. Ia panjang akal! Satu ide muncul di benaknya. Beginilah cara dia membuat stikernya. 1. Lala menggambar serangga dan mewarnainya dengan spidol. 2. Lala menggunting gambar serangga itu. 3. Lala menempelkan gambar serangga itu di selotip besar. 4. Selotip digunting, kemudian ditempel di plastik tebal. 5. Stiker Lala pun jadi. Pembeli stikernya nanti tinggal mengambil gambar serangga yang sudah berselotip, lalu menempelnya di benda kesayangan mereka.
69Bab 4 | Belajar Berwirausaha Keesokan harinya, Lala membawa stiker hasil kreasinya sendiri ke sekolah. Ia menawarkan stikernya ke teman-temannya. Ternyata mereka semua menyukai stiker-stiker serangga Lala. Dalam sekejap stikernya menjadi buah bibir di sekolah. Banyak anak-anak penasaran dan mencari stikernya. Lala sampai kewalahan melayani permintaan mereka. Untunglah Sita turun tangan membantu. Dalam sekedip mata, stiker Lala ludes tanpa sisa. 1Aktivitas Memasangkan Pernyataan Kamu sudah membaca kisah Lala dalam membuat stiker. Sekarang bacalah informasi dalam tabel berikut. Diskusikan dengan teman sebangku. Manakah pasangan informasi yang sesuai? Lala suka menggambar di hutan kecil di belakang rumahnya. Menurut Sita, gambar- gambar Lala sangat bagus. Lala membuat stiker dari gambar-gambarnya. Lala menjual stikernya di sekolah. Sita menempel gambar serangga capung milik Lala di tasnya. Stiker Lala laris manis. Lala suka menggambar serangga. Lala membuat stikernya dengan selotip.
70 Bahasa Indonesia: Bergerak BersamaBahasa Indonesia: Bergerak Bersama untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi) 2Aktivitas Menemukan Makna Kata Dalam cerita “Stiker Lala” kalian menemukan kalimat berisi kata-kata unik berikut. 1. Pujian itu membuat hati Lala berbunga- bunga. 2. Ia berniat menjadikan itu sebagai buah tangan untuk Sita. 3. Ia panjang akal! Satu ide muncul di benaknya.
71Bab 4 | Belajar Berwirausaha 4. Dalam sekejap stikernya menjadi buah bibir di sekolah. Sekarang pikirkanlah. Apakah maksud dari kata-kata yang dicetak tebal? Apakah kata-kata itu hanya perumpamaan? Apa tujuan penggunaan kata- kata seperti itu? Diskusikanlah bersama guru kalian. Bahas Bahasa Dalam percakapan sehari-hari, kadang kita menggunakan sebuah gaya bahasa. Kamu menggunakannya agar kalimat Kamu terdengar mengesankan. Kata- kata yang dicetak tebal dalam kalimat di atas disebut kata konotasi. Kata konotasi adalah kata yang memiliki makna tidak sebenarnya. Bagaimana mengetahui makna konotasi? Caranya ada dua. Pertama, perhatikan kalimatnya. Untuk memahami makna sebuah kata, pahamilah maksud kalimatnya. Perhatikan contoh berikut.
72 Bahasa Indonesia: Bergerak BersamaBahasa Indonesia: Bergerak Bersama untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi) Pujian itu membuat hati Lala berbunga-bunga Kalimat tersebut menunjukkan bahwa Lala mendapat sebuah pujian. Pujian biasanya membuat hati orang menjadi senang. Sementara bunga adalah benda yang indah dan kadang sangat harum. Dengan begitu, kata berbunga-bunga dalam kalimat ini pastilah berarti menyenangkan dan membuat bahagia. Kamu bisa mengartikan kalimat di atas menjadi pujian itu membuat hati Lala menjadi bahagia. Dengan cara ini, kamu bisa mengetahui makna sebuah kalimat. Kedua, banyaklah membaca. Dengan membaca banyak buku, kamu akan mengenal banyak sekali jenis kata. Semakin banyak kata yang kamu kenal, akan makin mudah kamu memahami bacaan. Kosakata Baru Berikut ini adalah makna kata konotasi yang kamu pelajari sebelumnya. berbunga-bunga : bahagia atau senang buah tangan : oleh-oleh panjang akal : pintar, kreatif buah bibir : bahan pembicaraan 3Aktivitas Menemukan Kalimat yang Mengandung Makna Konotasi Cerita “Stiker Lala” mengandung beberapa kata konotasi lain. Cermatilah dalam tabel. Diskusikan arti kata konotasi tersebut dengan temanmu. No. Kalimat Kata Konotasi Arti 1 Ia baru pulang saat sang raja siang mulai meredup. raja siang Matahari 2 3 dst
73Bab 4 | Belajar Berwirausaha Lala dan Hutan Kecil Ini adalah kisah Lala dan gambarnya. Lala senang teman-temannya suka pada gambarnya. Dia juga senang ketika gambar itu diubah jadi stiker. Teman- temannya mau membelinya. Semangat Lala untuk berkarya jadi meningkat. Pada hari Minggu pagi, selepas hujan, Lala pergi lagi ke hutan kecil belakang rumahnya. Pepohonan di hutan saat itu berbunga-bunga. Di mana-mana kuntum mekar dalam aneka warna. Lala melihat musang berkejaran di pohon dan mendengar cericip burung. Ia juga melihat kelinci-kelinci hutan memandanginya dengan penasaran. Semut-semut berbaris di dahan dan laba- laba menenun sarangnya di antara dahan. Lala menghirup udara hutan yang segar. Bau rumput dan tanah basah tercium di udara. Ah, bersihnya. Hati Lala jadi tambah bahagia. Ia melihat buah-buah pohon jambu biji yang tumbuh di pinggir hutan mulai meranum. Ia mendekat dan memetik buah jambu yang kemerahan. Sehelai daun jatuh dan mengenai sebelah mata Lala. Aduh, ia harus hati-hati. Dengan buah di tangan, ia menuju sebuah pokok pohon dan duduk di sana. Ia mulai menggambar buah jambu itu. Dua hari lalu Rudi minta agar Lala membuat stiker jambu biji. Rudi membuat manisan jambu biji. Ia ingin menempel stiker jambu biji di botol manisannya. Lala menggambar dengan tekun. Sepanjang pagi itu ia menggambar banyak objek menarik. Ia baru pulang jelang tengah hari ketika perutnya terasa lapar. “Akan kusambung lagi besok,” katanya. Ia kemasi peralatan gambarnya. Ia pulang dengan gembira. Hari ini Lala sudah menggambar banyak sekali.
74 Bahasa Indonesia: Bergerak BersamaBahasa Indonesia: Bergerak Bersama untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi) Bahas Bahasa Pada cerita “Stiker Lala”, kamu sudah mempelajari kata bermakna konotasi, atau yang tidak bermakna sebenarnya. Pada cerita “Lala dan Hutan Kecil” ini, kamu akan mempelajari kata bermakna denotasi atau kata yang bermakna sebenarnya. Kata denotasi adalah lawan dari kata konotasi. Berikut ini adalah tabel yang memuat kata bermakna konotasi dan denotasi di kedua cerita itu. Kata konotasi dan denotasi dicetak tebal. Konotasi Arti Denotasi Arti Pujian itu membuat hati Lala berbunga-bunga. bahagia Pepohonan di hutan saat itu berbunga-bunga. memiliki bunga Gambar-gambarnya sungguh tidak bisa dipandang sebelah mata! remeh, jelek Sehelai daun jatuh dan mengenai sebelah mata Lala. satu mata, sebelah mata Lala Perhatikanlah tabel di atas. Kata yang digunakan sama, bukan? Namun, mengapa maknanya jadi berbeda? Ini karena sesuatu yang disampaikan berbeda. Pada kalimat konotasi, kata berbunga-bunga hanya perumpamaan untuk menggambarkan perasaan senang. Sementara pada kalimat denotasi, kata berbunga-bunga benar-benar menggambarkan pohon yang memiliki bunga. 4Aktivitas Menulis Kreatif Kamu sudah membaca cerita “Lala dan Hutan Kecil”. Cermatilah hewan apa saja yang dilihat Lala di hutan kecilnya. Dapatkah kamu membuat sebuah cerita imajinatif tentang hewan-hewan yang melihat Lala? Kira-kira apa yang ada di pikiran mereka saat melihat Lala, ya? Gunakanlah kata konotasi dan denotasi dalam ceritamu. Kamu bisa memilih kata-katanya dari kata yang kamu temukan dalam cerita “Stiker Lala”. Kamu dapat membaca contoh cerita imajinatif itu di sini.
75Bab 4 | Belajar Berwirausaha Musang yang Penasaran Maya Lestari Gf “Hei, lihat, anak perempuan itu datang lagi,” kata Tipo kepada Tipi, saat mereka melihat Lala berjalan menuju hutan. “Apa dia akan menggambar lagi?” tanya Tipi. Dia melompat di dahan yang berbunga-bunga. “Sepertinya iya.” “Sekarang dia akan menggambar siapa?” “Aku tidak tahu. Mungkin dia akan menggambar capung lagi.” “Atau laba-laba?” “Atau kita?!” “Ha? Kita?!” Tipi kaget. “Lihat, dia mendekat!” kata Tipo. “Ah, aku malu kalau dia menggambar aku. Aku pulang saja!” “Kenapa?” “Aku pulang!” Tipi mulai berlari di dahan. “Hei, Tipi!” seru Tipo. Ia mengejar Tipi. “Gambarnya bagus! Aku ingin dia menggambar kita!” Hati Tipo berbunga-bunga membayangkan Lala akan menggambarnya. “Tapi aku malu! Aku tidak mau!”
Jika ingin membuat stiker seperti Lala, berhati-hatilah dalam menggunakai gunting agar tidak melukai dirimu dan temanmu! 76 Bahasa Indonesia: Bergerak BersamaBahasa Indonesia: Bergerak Bersama untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi) Sementara itu di bawah dahan, Lala memandang Tipo dan Tipi yang saling berkejaran. Kuis kecil Mungkinkah stiker hewan yang dibuat Lala jadi tambah laku kalau ia juga membuat cerita tentang mereka? 5Aktivitas Mengenal Prosedur Kerja Apakah kamu masih ingat bagaimana cara Lala membuat stikernya? Untuk menyegarkan ingatan kalian, lihatlah gambar-gambar berikut. Gambar ini menunjukkan langkah kreatif Lala dalam membuat stikernya. Ceritakanlah langkah pembuatan stiker tersebut berdasarkan gambar-gambar ini.
77Bab 4 | Belajar Berwirausaha B. Di Mana Salah Bima? Es Bima Hari ini orang banyak berjualan es di lapangan. Dari sisi kanan hingga sisi kiri lapangan bertebaran penjual segala macam es. Mulai dari es teh, es lilin, hingga es jeruk. Wajar sih, soalnya hari ini cuaca terik. Orang-orang mudah haus. Apalagi hari ini pertandingan layang-layang dimulai. Orang ramai berbondong- bondong ke lapangan. Mereka semua pasti butuh minuman. Makin banyak orang yang butuh minum, makin banyak penjual es yang datang. Bima ada di antara para penjual es itu. Dia berjualan di bagian belakang penjual es, di dekat sudut lapangan. Di situ lebih teduh, karena penuh pepohonan. Penjual es lain berjualan di pinggir lapangan, dekat barisan penonton. Para penjual itu berteduh di bawah payung mereka. Karena ada di pinggir, para penjual itu jadi lebih mudah terlihat.
78 Bahasa Indonesia: Bergerak BersamaBahasa Indonesia: Bergerak Bersama untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi) Bima sangat suka membuat minuman. Dia pikir bisa menjual minuman yang ia buat dalam keramaian itu. Karena hari terik, dia memutuskan membuat es jeruk. Es itu dia bungkus di rumah, lalu ditaruh dalam termos es. Ia menulis kata “jual es jeruk” di badan termos untuk memberitahu jenis es yang dijual. Bima bukan satu-satunya penjual es jeruk. Malah, dia hanya satu di antara belasan penjual es jeruk. Para penjual es jeruk lainnya berjualan dengan wadah kotak transparan. Mereka menaruh potongan-potongan jeruk di dalamnya. Jeruk itu mengapung dalam air jeruk bersama balok-balok es. Jualan mereka terlihat menggoda di siang yang panas. Makin lama penonton makin ramai. Mereka mulai mengitari lapak pedagang untuk membeli sesuatu. Para pedagang es mulai kewalahan menangani pembeli. Bahkan, ada satu lapak pedagang yang antreannya sangat panjang. Kondisi ini berbeda dengan Bima. Sedari tadi, hanya dua orang yang membeli esnya. Menjelang sore jualan para pedagang es di sekitar Bima mulai habis. Sementara es Bima masih banyak. Ketika pertandingan berakhir, dengan sedih Bima mengemasi termosnya. Dia membuat 50 bungkus es untuk hari ini, tetapi yang laku hanya 6. Dia pulang dengan nelangsa. Es di termosnya mencair satu per satu. 6Aktivitas Mencentang Pernyataan Kamu sudah membaca kisah Bima. Cermatilah informasi dalam tabel berikut. Centanglah pernyataan yang sesuai dengan cerita tersebut. Pernyataan Di lapangan ada pertandingan layang-layang. Dagangan penjual es jeruk tidak laris saat pertandingan layang-layang. Jualan Bima tidak laris karena dia tidak memberi tahu pembeli jenis es yang dijual. Orang antre ramai sekali di salah satu lapak pedagang es. Es Bima tidak habis karena dia datang terlambat ke lapangan. Saat cuaca terik, orang-orang mudah kehausan. Bima berjualan di sudut lapangan.
7Aktivitas Menganalisis Informasi Duduklah berkelompok. Bacalah bacaan berikut bersama kelompok kalian. Membantu Bima Bima pulang dari lapangan pertandingan layang-layang dengan lesu. Es jeruk yang dia jual tidak habis. Bima sedih sekali. Semalam, saat membuat es, hatinya berbunga-bunga membayangkan semua esnya ludes terjual. Bima tak habis pikir. Apa gerangan yang terjadi sehingga esnya seakan dipandang sebelah mata saja oleh pengunjung? Seusai makan malam, Bima mengambil kertas. Rasa sedihnya berganti penasaran. Mengapa orang-orang tidak melirik esnya, ya? Dia mulai mengingat-ingat keadaan di lapangan lalu menulisnya di kertas. Inilah yang Bima tulis. Bacalah tulisannya ini. Bantulah dia memecahkan masalahnya. 1. Peta lapangan Bima berjualan di pojok lapangan, sementara pedagang lain berjualan di pinggir lapangan. Lihatlah gambar ini. Menurut kalian, apakah orang- orang jadi mudah menemukan Bima di sini? Apa yang harus dilakukan Bima supaya orang ramai melihatnya? Bima dan kedai jualannya 79Bab 4 | Belajar Berwirausaha
2. Jenis es yang dijual Jenis es yang dijual Bima sama dengan yang dijual pedagang es lain, yaitu es jeruk. Menurut kalian, apakah Bima harus membuat jenis es yang berbeda? Bagaimana jika dia ingin tetap menjual es jeruk. Apa yang harus dia lakukan supaya esnya terlihat lebih menarik? Diskusikanlah jawabannya bersama kelompok kalian. Sampaikanlah hasil diskusi kalian dengan bahasa yang santun. Membaca Rencana Bima Hari ini adalah hari kedua pertandingan layang-layang. Bima berniat berjualan es lagi seperti kemarin. Bima belajar dari pengalamannya kemarin. Kini dia sudah tahu penyebab esnya kurang laku. Lokasi jualannya terlalu jauh di belakang, sehingga nyaris tidak kelihatan pembeli. Dia pun tidak memasang sebuah tanda yang menarik perhatian. Kemudian es jualannya berada di dalam termos tertutup. Orang-orang tidak bisa melihat esnya. Siang ini Bima berangkat lagi ke lapangan yang terletak di pinggir sawah itu. Dia menenteng termos es dan beberapa barang lain. Kali ini dia mengambil tempat di pinggir lapangan. Dia taruh termos berisi es di atas meja. Dia juga menaruh keranjang berisi jeruk nipis dan mangkuk kaca berisi es batu. Di dalam mangkuk itu dia menaruh dua bungkus es jeruk nipis. Ya, hari ini Bima membuat es yang berbeda. Dia membuat es jeruk nipis! Dia menaruh potongan jeruk nipis dan daun mint dalam plastik esnya. Jualannya jadi tampak menggiurkan! 80 Bahasa Indonesia: Bergerak BersamaBahasa Indonesia: Bergerak Bersama untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)
81Bab 4 | Belajar Berwirausaha Supaya tidak kepanasan, Bima membawa payung sendiri! Payung itu dia ikat di sebuah tiang kayu. Tak berapa lama, seorang pembeli datang. Dia hendak membeli es jeruk nipis Bima. Bima membuka termos esnya. Mata si pembeli langsung berbinar- binar melihat es di dalamnya. Segera saja ia mengambil es jeruk nipis yang segar. Wah, ternyata es jeruk nipis dalam mangkuk kaca itu hanya pajangan! Bima sengaja menaruhnya di situ untuk menarik perhatian orang. Siang makin terik. Lapangan tambah ramai. Pertandingan layang-layang dimulai. Belasan layang-layang mengapung di langit yang biru cerah. Para penonton mulai kehausan. Mereka berjalan mencari minuman dari satu lapak es ke lapak lainnya. Satu demi satu es jeruk nipis Bima dibeli orang. Tumpukan esnya makin lama makin berkurang. Sebelum pertandingan layang-layang berakhir pukul lima sore, semua es Bima habis terjual. Oh, jadi begini ya cara jualan? Bima tahu kini. Dengan gembira dia mengemasi barang-barangnya. Tasnya penuh berisi uang hasil jualan esnya. Dia pulang ke rumah dengan hati riang. Kini dia tahu, jika dagangannya gagal, dia harus belajar. Dia harus mencari tahu di mana letak kesalahannya. Dengan begitu, dia tidak akan mengulangi kesalahan itu.
82 Bahasa Indonesia: Bergerak BersamaBahasa Indonesia: Bergerak Bersama untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi) 8Aktivitas Mencentang Pernyataan Setelah membaca kisah Bima di atas, kalian kini tahu cara Bima memecahkan masalahnya. Kamu juga tahu bahwa belajar dari kesalahan akan membuat seseorang jadi lebih baik. Kini bacalah pernyataan-pernyataan berikut. Centanglah pernyataan yang benar sesuai teks yang kamu baca. Satu soal dapat memiliki lebih dari satu pernyataan yang benar. 1. Bima berjualan es kembali pada hari kedua pertandingan layang-layang. A. Bima berjualan es jeruk seperti di hari pertama. B. Bima berjualan di pinggir lapangan. C. Bima membawa payung supaya tidak kepanasan. D. Bima menaruh daun mint di dalam esnya. 2. Bima menaruh esnya di dalam mangkuk kaca. A. Bima menaruh es batu di dalam mangkuk kaca. B. Orang membeli es di dalam mangkuk kaca terlebih dahulu. C. Es di dalam mangkuk kaca berfungsi untuk menarik perhatian pembeli. D. Bima menaruh tiga bungkus es di dalam mangkuk kaca. 3. Pertandingan layang-layang di hari kedua ramai oleh pengunjung. A. Ada lebih banyak pengunjung anak-anak dibanding pengunjung dewasa. B. Lapangan pertandingan layang-layang terletak di kaki bukit. C. Belasan layang-layang mengudara di langit biru yang cerah. D. Cuaca yang panas terik tidak mengurangi minat pengunjung melihat pertandingan layang-layang.
83Bab 4 | Belajar Berwirausaha Kosakata Baru Pada cerita tersebut kamu menemukan kata-kata berikut ini. Kosakata ini mungkin jarang kamu gunakan dalam percakapan sehari-hari. Bacalah maknanya di bawah ini. nyaris : hampir menggiurkan : menimbulkan keinginan berbinar-binar : bersinar terik : panas sekali mengapung : mengambang mengemas : membereskan Kata-kata di atas bisa digunakan untuk menggambarkan beragam keadaan. Sebagai contoh, kata mengapung sering digunakan untuk benda yang terapung di air. Namun, tahukah kamu, kata mengapung juga bisa digunakan untuk menggambarkan benda yang berada di udara? Tahukah kamu sebabnya? Hal ini karena kata mengapung bisa digunakan untuk menggambarkan dua keadaan. Pertama, benda yang tidak tenggelam. Kedua, benda yang tidak berada di permukaan tanah. Contoh 1. Awan mengapung di udara. 2. Ban itu mengapung di permukaan air kolam renang. 3. Daun itu mengapung, lalu diterbangkan angin dari dahan ke dahan. 4. Serangga kecil itu melompat ke sungai lalu mengapung di atas air. Bisakah kamu membuat contoh kalimat lainnya dari kosakata di atas?
84 Bahasa Indonesia: Bergerak BersamaBahasa Indonesia: Bergerak Bersama untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi) 9Aktivitas Menulis Kreatif Kamu sudah membaca akhir kisah Bima. Akhirnya dia berhasil menjual habis semua esnya. Bima kini punya uang yang cukup banyak. Sekarang buatlah cerita imajinatif mengenai Bima dan uangnya. Pikirkanlah, kira-kira apa yang akan dilakukan Bima dengan uangnya? Apakah uang tersebut akan ditabung, dibelanjakan, atau digunakan untuk berjualan kembali? Gunakanlah minimal tiga kata dalam daftar kosakata di atas dalam cerita imajinatifmu. Kamu bisa melihat contoh cerita imajinatif itu di sini! Kata yang dicetak tebal adalah kata yang diambil dari daftar kosakata di atas. Bima dan Uangnya Bima kini punya banyak uang. Tak sia-sia dia berjualan di siang terik dan bersusah payah membuat es jeruk nipis. Usahanya kini terbayar sudah. Dengan mata berbinar-binar dia menghitung uang hasil jualannya. Jumlah uangnya nyaris 100 ribu! Wah, dengan uang itu dia bisa membeli buku cerita yang disukainya. Bima menyisihkan 30 ribu dari uangnya. Uang itu akan digunakan untuk membeli buku. Dia lalu menyimpan 30 ribu lainnya. Uang itu akan ditabung. Lalu bagaimana sisanya? Aha, Bima akan berjualan lagi. Dia akan menggunakan uang itu sebagai modal membuat es jeruk nipis lagi. Kali ini dia tidak akan menjualnya di lapangan. Pertandingan layang-layang kan sudah berakhir. Bima akan menjualnya di sekolah. Dia akan menitipkan es jeruk nipisnya di kantin sekolah! Sepertinya ini ide bagus! Bima lalu mengemasi semua uangnya. Semangatnya menyala untuk menjadi seorang wirausahawan cilik.
85Bab 4 | Belajar Berwirausaha C. Pasar Kecil Bayangkan kamu mendapat kesempatan untuk menjual sesuatu. Kira-kira apa yang akan kamu jual? Dalam cerita “Stiker Lala”, kamu tahu kalau Lala menjual hasil gambarnya. Dalam cerita “Es Bima”, kamu tahu kalau Bima menjual es untuk mendapatkan uang. Mereka berdua memulai usahanya dari hobi. Lala sangat suka menggambar, sementara Bima suka membuat minuman. Memulai usaha dari hobi itu juga menyenangkan karena kita menyukai apa yang kita lakukan. Sekarang duduklah berkelompok. Jika sekolah membuat sebuah pasar kecil untuk kalian, kira-kira apa yang akan kalian jual? Berembuklah bersama. Kalian bisa menggunakan contoh diskusi Kelompok 1 berikut sebagai panduan diskusi. Hasil diskusi Kelompok 1 Nama Hobi Bentuk Kegiatan Wirausaha yang Mungkin Dilakukan Dewi membaca sewa buku bacaan Rudi sepak bola belum tahu Niko menggambar menggambar tokoh kartun favorit teman Fika memasak menjual kue Rina menyanyi belum tahu Setelah berdiskusi, Kelompok 1 memutuskan sebuah kegiatan wirausaha sebagai berikut. Jenis kegiatan : Menjual pembatas buku cantik yang berisi kata-kata mutiara dari buku dan tokoh olahraga terkenal. Pembagian kerja : Kelompok 1 kemudian membuat pembatas buku bersama-sama. 1. Dewi mencari kata mutiara dari buku. 2. Rudi mencari kata mutiara/motivasi dari atlet-atlet sepak bola. 3. Niko menggambar pembatas buku. 4. Fika memasak. 5. Rina membantu menghias lapak jualan.
86 Bahasa Indonesia: Bergerak BersamaBahasa Indonesia: Bergerak Bersama untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi) Hasil Diskusi Kelompok 2 Nama kegiatan : “Kreasi Anak Bangsa”. Produk yang dibuat : produk inovasi daur ulang, yaitu kotak pensil serbaguna. Keterangan : produk dirancang dan dibuat bersama-sama.
87Bab 4 | Belajar Berwirausaha 10Aktivitas Kalian sudah membaca contoh hasil diskusi Kelompok 1 di atas. Sekarang berdiskusilah dengan kelompok kalian untuk merancang sebuah ide kegiatan wirausaha. Setelah selesai, kalian presentasikan rancangan kegiatan itu di depan kelas.
88 Bahasa Indonesia: Bergerak BersamaBahasa Indonesia: Bergerak Bersama untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi) Jurnal Membaca Saatnya menulis jurnal membaca. Kali ini kamu bisa membaca buku “Karena Anggrek Ibu” yang mengisahkan perjalanan Janu berwirausaha. Cermatilah cara Janu bisa menjadikan anggrek-anggrek ibunya sebagai inspirasi. Buku ini ditulis oleh Debby Lukito. Ilustrasi buku ini dibuat oleh Widyasari Hanaya. Kamu bisa membaca buku ini di tautan berikut. https://buku.kemdikbud.go.id/katalog/karena-anggrek-ibu. Kamu juga bisa memindai kode berikut untuk membaca buku ini. Pindai Saya
89Bab 4 | Belajar Berwirausaha Kamu bisa menjadikan lembaran jurnal berikut sebagai contoh. Jurnal Membaca “Karena Anggrek Ibu” Judul : Tanggal membaca : Penulis : Peringkat : Ilustrator : Penerbit /Sumber bacaan : Lima fakta tentang tokoh : Lima sifat tokoh : Hal yang menginspirasi dari tokoh :
Re昀氀eksi Kita telah sampai pada akhir pelajaran bab ini. Sekarang gunakan tabel di bawah ini sebagai panduan untuk mere昀氀eksikan pengalaman belajarmu pada Bab Belajar Berwirausaha. Pengalamanku Sudah Bisa Masih Perlu Belajar Menemukan informasi dalam bacaan Menjelaskan langkah-langkah sebuah pekerjaan Merancang kegiatan wirausaha sederhana Mempresentasikan rancangan kegiatan di depan kelas Hal yang paling menyenangkan dari mempelajari bab ini adalah …. Bagian yang paling menantang dari bab ini adalah …. Bab Belajar Berwirausaha mengajarkanku …. 90 Bahasa Indonesia: Bergerak BersamaBahasa Indonesia: Bergerak Bersama untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)
Cinta IndonesiaCinta Indonesia Pernahkah kamu mengunjungi museum? Apa saja yang ada di sana? B a b B a b KEMENTERIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET, DAN TEKNOLOGI REPUBLIK INDONESIA, 2024 Bahasa Indonesia: Bergerak Bersama (Edisi Revisi) untuk SD/MI Kelas V Penulis: Maya Lestari Gf dan Zulqarnain ISBN 978-623-118-361-3 (no.jil.lengkap PDF) 978-623-388-134-0 (jil.5 PDF)
Tujuan Pembelajaran Setelah mempelajari bab ini kamu diharapkan dapat menuliskan pengalamanmu saat mengunjung suatu tempat. Kata Kunci • benda bersejarah • tata tertib Museum sebagai tempat mengenalkan sejarah Indonesia Cerita rakyat sebagai bagian dari kekayaan budaya Indonesia Etika dalam mengunjungi tempat bersejarah Cinta Indonesia Peta Materi 92 Bahasa Indonesia: Bergerak BersamaBahasa Indonesia: Bergerak Bersama untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)
A. Berkunjung ke Tempat Bersejarah Bersiap-Siap Belajar Pernahkah kamu mengunjungi tempat bersejarah? Apa pengalaman mengesankan yang kamu dapat? 93Bab 5 | Cinta Indonesia
Membaca Berkunjung ke Gedung Djoeang ‘45 Solo Pada hari Sabtu lalu aku sekeluarga berkunjung ke Gedung Djoeang ‘45. Sudah lama aku mendengar tentang gedung ini. Konon gedung ini menyimpan aneka foto bersejarah tentang kota Surakarta yang juga dikenal dengan Solo. Gedung ini juga menyimpan sejuta cerita tentang kisah-kisah tentara Belanda yang pernah tinggal di dalamya. Konon gedung itu dulu asrama tentara Belanda sebelum diambil alih oleh Jepang. Ah, semua kisah ini makin membuatku penasaran. Kami sampai di gedung itu pada pukul 17.00 WIB. Gedung yang terletak di Jalan Mayor Sunaryo, Kedung Lumbu, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo itu terlihat ramai. Lokasi gedung ini cukup strategis, berada di sebelah timur Beteng Trade Center (BTC), sebuah lokasi perbelanjaan populer di Solo. Aku lega kami sampai pada jam tersebut, mengingat jarak rumahku ke museum yang cukup jauh, yakni sejauh 20 km. Apalagi kami baru berangkat pukul 16.15 WIB. Dengan waktu tempuh perjalanan sekitar 45 menit, tadi aku sempat khawatir kami sampai menjelang malam. Untunglah perjalanan berlangsung lancar. Gedung Djoeang ‘45 merupakan gedung bergaya Eropa. Bangunannya menjulang megah dalam balutan cat putih. Halamannya berlantai batu, 94 Bahasa Indonesia: Bergerak BersamaBahasa Indonesia: Bergerak Bersama untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)
menghampar dalam warna putih dan abu-abu gelap, bak papan catur. Di halaman depan gedung yang memanjang ke samping, terdapat air mancur dan taman rumput yang hijau. Saat Matahari tenggelam dan lampu-lampu mulai dinyalakan, air mancur itu terlihat gemerlap terkena kerlip lampu. Di bawah pendaran cahaya, taman yang dipercantik dengan tanaman hias, gazebo mini, dan kursi taman yang di atasnya terdapat dengan tanaman rambat itu, tampak memukau. Ada Tugu Prasasti menjulang di bagian kanan halaman gedung. Tinggi tugu itu sepuluh meter. Begitu melewati pintu masuk, kami menemukan ruang yang berisi koleksi foto Kota Solo pada zaman penjajahan Belanda. Ada juga beberapa tulisan yang berisi informasi dari Kota Solo pada saat itu. Kami sempat berbicara dengan seorang pemandu museum yang bernama Pak Budi Pur. Beliau menuturkan bahwa Gedung Djoeang ‘45 mulai dibangun tahun 1876 dan selesai tahun 1880. Pada awalnya gedung ini digunakan sebagai kantin dan klinik untuk tentara Belanda. Setelah beberapa waktu, fungsi gedung ini diperluas menjadi asrama militer. Ini terjadi setelah Benteng Vastenburg yang ada di bagian utara gedung, tidak sanggup lagi menampung jumlah tentara. Saat pendudukan Jepang, gedung ini kemudian diambil tentara Jepang dan mereka gunakan sebagai barak militer. Sejarah gedung ini berlanjut ketika Indonesia merebut gedung ini setelah kemerdekaan dan mengubahnya menjadi tempat para pejuang. Setelah melewati ruang pertama, kami sampai di bagian tengah gedung yang berupa ruang terbuka. Di ruang ini terdapat beberapa kursi taman serta lampu jalan bergaya Eropa dan beberapa ornamen lainnya. Banyak pengunjung yang betah berlama-lama di sana. Ada di antara mereka yang sedang duduk santai dan berfoto, ada juga yang menjelajahi setiap sudut ruang terbuka mengamati arsitektur khas gedung. Tidak banyak koleksi barang yang dipamerkan di Gedung Djoeang ‘45. Akan tetapi, suasana masa lalu sangat terasa saat aku di sana. Aku bersyukur mengunjungi Gedung Djoeang ‘45 di sore hari. Ternyata suasana sorenya sangat menyenangkan, pun pendaran lampu membuat arsitektur gedungnya terlihat lebih indah. Tempat itu sungguh menyenangkan sebagai tempat bersantai sore. 95Bab 5 | Cinta Indonesia
1Aktivitas Menemukan Informasi Tersurat Kalian sudah menyimak pembacaan teks “Berkunjung ke Gedung Djoeang 45 Solo”. Sekarang jawablah pertanyaan berikut ini. 1. Kapan penulis cerita berkunjung ke Gedung Djoeang ‘45? 2. Berapa jarak dari rumah penulis cerita ke Gedung Djoeang ‘45? 3. Mengapa pada masa penjajahan Belanda Gedung Djoeang juga difungsikan sebagai asrama tentara? 4. Mengapa tokoh "aku" merasa senang berkunjung ke Gedung Djoeang 45 Solo pada sore hari? 2Aktivitas Mencentang Pernyataan Berikut ini adalah informasi terkait teks “Berkunjung ke Gedung Djoeang ‘45 Solo”. Centanglah informasi yang sesuai. No. Informasi 1 Kota Solo adalah nama lain dari kota Surakarta. 2 Gedung Djoeang '45 dahulu adalah asrama tentara Belanda. 3 Gedung Djoeang '45 sejak awal sudah difungsikan sebagai asrama tentara Belanda. 4 Benteng Vastenburg berada di bagian timur Gedung Djoeang '45. 5 Gedung Djoeang 45 tidak pernah diduduki oleh pasukan Jepang. 6 Di ruang terbuka Gedung Djoeang '45 terdapat kursi taman dan lampu jalan bergaya Eropa. 7 Suasana sore di Gedung Djoeang '45 sangat menyenangkan. 96 Bahasa Indonesia: Bergerak BersamaBahasa Indonesia: Bergerak Bersama untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)
Kosakata Baru Setelah membaca teks “Berkunjung ke Gedung Djoeang ‘45 Solo”, adakah kosakata yang belum pernah kamu temui sebelumnya? Catatlah kosakata tersebut dan temukan maknanya di Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jika diperlukan, kamu bisa berdiskusi dengan gurumu mengenai kosakata tersebut. Sekarang mari mencermati makna dari kosakata baru berwarna kuning dari teks tersebut di bawah ini. Pahami maknanya lalu baca kembali teks tersebut. pemandu : orang yang memberikan bimbingan, penerangan, dan petunjuk koleksi : kumpulan (gambar, benda bersejarah, lukisan, dan sebagainya) berkunjung : bepergian, mengunjungi arsitektur : metode dan gaya rancangan suatu bangunan zaman : masa, jangka waktu yang menandai sesuatu 3Aktivitas Menyusun Kalimat 1. Lengkapi tiga kalimat rumpang di bawah ini dengan menggunakan kata- kata dari daftar kosakata sebagai petunjuk. a. Pemasangan … arah memudahkan para wisatawan yang berkunjung mendatangi seluruh area wisata. b. Gedung Djoeang ’45 yang besar dan kokoh memiliki … khas kolonial. c. Mereka bergegas menuju pintu keluar museum saat jam ... sudah berakhir. 2. Buatlah tiga kalimat baru dengan menggunakan kosakata di atas. 97Bab 5 | Cinta Indonesia
Bahas Bahasa Pada teks “Berkunjung ke Gedung Djoeang ‘45 Solo” kamu menemukan penulisan angka dan bilangan seperti berikut. 1. Kami sampai di gedung itu pada pukul 17.00 WIB. 2. Tinggi tugu itu kira-kira sepuluh meter. 3. Beliau menuturkan bahwa Gedung Djoeang ‘45 mulai dibangun tahun 1876 dan selesai tahun 1880. Kalimat-kalimat seperti di atas, sering kamu temui dalam kehidupan sehari- hari. Bahkan, kamu pun mungkin sering menggunakannya. Mari kita kupas satu per satu. 1. Pada kalimat “Kami sampai di gedung itu pada pukul 17.00 WIB” terdapat penulisan angka jam yang menunjukkan waktu. Dari kalimat itu kamu tahu bahwa untuk menuliskan angka jam, gunakanlah tanda titik (.). Tanda ini berfungsi memisahkan angka jam, menit, dan detik. Kami tiba pukul 10.15 WIB Pesawat itu berangkat pukul 13.20.02 (pukul 13, lewat 20 menit 2 detik). Aku bangun pukul 04.30 WITA 98 Bahasa Indonesia: Bergerak BersamaBahasa Indonesia: Bergerak Bersama untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)
Contoh lain 2. Pada kalimat “Tinggi tugu itu kira-kira sepuluh meter” terdapat penulisan angka dalam bentuk huruf. Dari kalimat itu kamu tahu bahwa untuk menuliskan bilangan yang dapat dinyatakan dengan satu atau dua kata ditulis dengan huruf. Jika bilangan tersebut memiliki koma, maka ditulis dalam bentuk angka. Misalnya, "Lebar kamarku 3,5 meter". Contoh lain • Di atas meja terdapat dua buah mangga. • Anggota kelompok itu berjumlah dua belas orang. • Tinggi bangunan itu 7,8 meter. 3. Pada kalimat “Beliau menuturkan bahwa Gedung Djoeang ‘45 mulai dibangun tahun 1876 dan selesai tahun 1880” terdapat penulisan angka tahun. Dari kalimat itu kamu tahu bahwa untuk menuliskan tahun menggunakan angka secara utuh. Contoh lain • Ayahku lahir tahun 1980. • Indonesia merdeka tahun 1945. Pada teks “Berkunjung ke Gedung Djoeang ‘45 Solo” kalian juga menemukan penulisan angka yang unik. Di kalimat judul, kalian menemukan simbol (‘) sebelum angka 45. Simbol itu disebut apostrof. Simbol ini digunakan untuk menunjukkan penghilangan bagian angka tahun. Apostrof hanya digunakan dalam keadaan tertentu atau khusus. Nama Gedung Djoeang ‘45 juga bisa dimaknai sebagai Gedung Djoeang 1945. Penambahan angka ‘45 atau 1945 bisa diartikan untuk menunjukkan semangat rakyat Indonesia dalam memperjuangkan kemerdekaan. Contoh lainnya • 10 Agustus 2023 bisa dituliskan 10 Agustus ‘23 99Bab 5 | Cinta Indonesia
4Aktivitas Menulis Angka dan Bilangan Bacalah teks singkat di bawah ini. Kenali angka dan bilangan yang terdapat pada teks. Apakah penulisannya sudah benar? Kalau belum, tuliskan secara benar dengan menyalin kembali isi paragraf pada buku tulismu. Salah satu wisata sejarah yang dapat dilakukan di Surabaya adalah dengan mengunjungi Monkasel (Monumen Kapal Selam). Di tempat ini terdapat KRI Pasopati 410 yang dijadikan monumen peringatan sejarah perjuangan Indonesia dalam operasi pembebasan Irian Barat dari tangan penjajah di tahun seribu sembilan ratus enam puluh tiga. KRI Pasopati 410 memiliki panjang tujuh puluh enam koma enam meter, lebar 6,3 meter, dan berat seribu tiga ratus ton. Kecepatannya mencapai delapan belas koma tiga knot di atas permukaan laut, dan tiga belas koma enam knot di bawah permukaan laut. Hebatnya, KRI Pasopati 410 ini dilengkapi dengan dua belas torpedo uap gas dengan panjang tujuh meter. Kapal ini dapat memuat enam puluh tiga awak kapal termasuk kapten. Monumen ini beralamat di Jalan Pemuda Tiga puluh Sembilan, Surabaya. Setiap pengunjung dikenakan biaya masuk sebesar lima belas ribu rupiah per orang. Waktu kunjung museum adalah setiap hari Selasa—Minggu. Sumber: Anonim. “Monumen Kapal Selam”, museum.kemdikbud.go.id, https://museum.kemdikbud.go.id/ museum/pro昀椀le/monumen+kapal+selam 100 Bahasa Indonesia: Bergerak BersamaBahasa Indonesia: Bergerak Bersama untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)
B. Berkunjung ke Museum Negeri Provinsi Papua Membaca Berikut ini adalah catatan seorang anak Papua bernama Liben saat mengunjungi museum di daerahnya. Bacalah catatannya ini baik-baik. Catatan Liben Namaku Liben. Rabu lalu sekolahku berkunjung ke Museum Negeri Provinsi Papua. Ini kali pertama aku berkunjung ke sana. Sepanjang jalan aku menduga- duga, apa gerangan yang akan kutemui di situ. “Kamu bisa melihat lukisan, patung, dan alat-alat musik tradisional di situ, Liben,” kata bu guru tadi. Hmm, aku jadi penasaran. Bus yang ditumpangi rombongan sekolahku sampai di museum pada pukul sebelas siang. Museum itu terletak di Jalan Raya Sentani, Kelurahan Waena, Distrik Heram, Jayapura. Wah, ternyata jarak bangunan itu dari rumahku tidak seberapa jauh. Kuperkirakan, jaraknya sekitar 5 km saja. Bangunan museum itu sedikit mengingatkanku pada rumah adat Kariwari. Warna atapnya yang cokelat kemerahan, tampak mencolok di siang yang terik. Di pintu museum kami disambut Bu Nona. Sebelum memasuki museum, kami diberi tahu tata tertib pengunjung. Kami tidak boleh menyentuh koleksi yang 101Bab 5 | Cinta Indonesia
terpajang dan tidak boleh makan minum di dalam museum. Kami juga tidak boleh membuang sampah sembarangan. Setelah menjelaskan tata tertib, beliau dengan senang hati membawa kami berkeliling. Beliau menjelaskan benda-benda yang ada di sana, seperti lukisan, patung, alat-alat musik, dan perlengkapan upacara. Saat aku dan teman-teman melihat-lihat koleksi patung, tiba-tiba Bu Nona bertanya. “Apakah kalian tahu kisah lelaki yang hidup sendirian di hutan Merauke?” Aku dan teman-teman langsung tertarik mendengar pertanyaan Bu Nona. “Tidak tahu, Bu. Ayo cerita!” pinta kami serempak. Bu Nona segera bercerita. Aku mencatat kisahnya. Namun, kisahnya terlalu panjang untuk kutuliskan di sini. Nanti akan kuceritakan kisah menakjubkan itu di tulisan tersendiri. Kami berkeliling museum selama dua jam. Setelah puas melihat-lihat dan bertanya jawab dengan Bu Nona, kami kembali ke sekolah dengan gembira. 5Aktivitas Mencentang Pernyataan Kamu sudah membaca kisah kunjungan ke museum seorang anak sekolah. Cermatilah pernyataan berikut. Berilah tanda centang () pada pernyataan yang sesuai dan tanda silang () pada pernyataan yang tidak sesuai dengan teks di atas. Pernyataan Rumah tokoh cerita tidak terlalu jauh dari museum sehingga membuat dia sering berkunjung ke museum. Museum terletak di Jalan Raya Sentani. Bu Nona tidak menjelaskan secara lengkap tentang semua koleksi di museum. Bu Nona menjelaskan tata tertib museum sebelum membawa Liben dan kawan-kawan berkeliling. Kami berkeliling museum selama dua jam. Liben tidak menuliskan cerita lelaki di hutan Merauke dalam catatannya karena malas. 102 Bahasa Indonesia: Bergerak BersamaBahasa Indonesia: Bergerak Bersama untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)
Catatan Liben (bagian kedua) Pada saat mengunjungi Museum Negeri Provinsi Papua, aku dan teman-teman bertemu dengan Bu Nona yang menceritakan sebuah kisah menakjubkan. Kata Bu Nona, cerita ini bagian dari budaya tutur orang Papua. Kutuliskan kisah itu di buku. Beginilah ceritanya. Kisah Tersebarnya Suku-Suku di Merauke Pada zaman dahulu, di kerimbunan hutan Papua, tinggallah seorang lelaki bersama dua anjingnya. Meski ia satu-satunya manusia di situ, ia tidak merasa kesepian. Dua anjingnya yang sama-sama bernama Nggarembu selalu menemaninya berburu dan bertualang. Setiap kali hendak berburu, dua Nggarembu itu selalu tampak bersemangat. Ekor mereka akan berkibas-kibas dan mereka akan melonjak-lonjak senang. Namun, suatu hari ada yang berbeda pada dua Nggarembu itu. Saat dipanggil untuk berburu, keduanya tidak datang. Si lelaki mencari kedua anjingnya ke mana-mana, tetapi tidak bertemu juga. Anehnya, ketika akhirnya keduanya pulang pada sore hari, perut mereka tampak penuh. Terlihat jelas kalau kedua anjing itu kekenyangan. Si lelaki heran. Siapa yang sudah memberi makan anjingnya? Bukankah hanya ia seorang manusia di situ? 103Bab 5 | Cinta Indonesia
Kejadian serupa terulang lagi keesokan harinya. Akhirnya karena curiga, suatu pagi si lelaki mengikuti kedua anjingnya. Betapa kagetnya ia saat melihat keduanya memakan tulang dan daging yang tersebar di bawah sebuah pohon enau. Siapa yang sudah menebarkan makanan di sana? Didorong rasa penasaran, si lelaki mendekat. Ia menerima kejutan lain. Ia mendengar suara-suara percakapan manusia dari dalam pohon enau itu. Ia kesal. Mengapa ada manusia yang tinggal di daerahnya tanpa minta izin? Tak tunggu lama, lelaki itu segera membongkar pohon itu. Tak ayal, seluruh penghuninya berhamburan keluar. Mereka berdiri berkelompok-kelompok. “Siapa kalian ini?!” serunya. Setiap kelompok bicara. Bahasa mereka berbeda-beda. Namun, si lelaki bisa memahami semua bahasanya. Para manusia pohon itu meminta maaf karena tinggal di tanah si lelaki tanpa izin. “Aku memaafkan kalian,” ujar si lelaki. Dia menatap mereka satu per satu. “Namun, aku tidak bisa membiarkan kalian tinggal di sini. Aku akan menentukan tempat tinggal kalian.” Maka mulailah lelaki itu membagi. Kelompok manusia yang tinggal di pohon terbawah memiliki bahasa yang sama dengan si lelaki. Mereka diizinkan tinggal di tanah itu. Kelompok manusia di tingkat dua diminta pindah ke Yanggandur. Kelompok manusia di tingkat tiga pindah ke kampung Yerew. Kelompok manusia di tingkat empat tinggal di kampung Wasuri dan disebut Maraori. Kelompok manusia yang memakai tempat sirih dan berbadan besar disebut suku Marind. Mereka diminta tinggal di pesisir pantai. Kelompok manusia yang memakai tempat sirih dan berbadan kecil tinggal di Kimaam. Sementara, kelompok manusia yang berada di tingkat paling atas pohon enau disebut suku Yei. Mereka diminta pindah ke seberang Kali Maro. Begitu mendengar titah si lelaki, berpencarlah semua kelompok manusia tersebut. Mereka tinggal tersebar di tanah Merauke. 104 Bahasa Indonesia: Bergerak BersamaBahasa Indonesia: Bergerak Bersama untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)
6Aktivitas Menemukan Pesan dalam Bacaan Kamu sudah membaca cerita yang dituliskan Liben. Tulisan itu merupakan cerita rakyat dari Papua tentang persebaran suku-suku di Merauke. Sekarang cermatilah pesan-pesan berikut. Centanglah pesan mana yang sesuai dengan cerita tersebut (boleh mencentang lebih dari satu pesan). Seseorang harus bertanggung jawab terhadap hewan peliharaannya. Seseorang harus meminta izin saat memasuki wilayah orang lain. Seseorang harus mempelajari banyak bahasa agar mudah memahami bahasa dari suku yang berbeda. Jika seseorang melihat keanehan pada hewan peliharaannya, ia sebaiknya melakukan penyelidikan. 105Bab 5 | Cinta Indonesia
7Aktivitas Melihat Sebab Akibat Cermatilah kalimat yang merupakan sebab akibat di bawah ini. Kalimat di bagian kiri adalah sebab, kalimat di bagian kanan adalah akibat. Pasangkanlah kalimat sebab akibat yang sesuai dengan teks “Kisah Tersebarnya Suku-Suku di Merauke”. Lelaki yang tinggal sendirian di hutan Merauke memiliki dua ekor anjing untuk berburu dan bertualang. Dua Nggarembu mendapat makanan berupa tulang dan daging. Lelaki di hutan Merauke membongkar pohon. Kelompok manusia pohon di tingkat terbawah memiliki bahasa yang sama dengan lelaki di hutan Merauke. Lelaki di hutan Merauke tidak mengizinkan para manusia di dalam pohon tinggal di tanahnya. Anjing lelaki di hutan Merauke kekenyangan saat pulang pada sore hari. Lelaki di hutan Merauke. mengizinkan kelompok manusia di tingkat terbawah tinggal bersamanya. Para manusia di dalam pohon pindah ke berbagai daerah di Merauke. Lelaki yang tinggal sendirian di hutan Merauke tidak merasa kesepian. Para manusia pohon berhamburan keluar. 106 Bahasa Indonesia: Bergerak BersamaBahasa Indonesia: Bergerak Bersama untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)
Bahas Bahasa Mengenal Huruf Kapital Dalam teks “Kisah Tersebarnya Suku-Suku di Merauke” kamu membaca kata- kata yang memiliki awalan huruf kapital. Mari kita lihat contohnya. Perhatikanlah kata yang dicetak tebal. 1. Pada zaman dahulu, di kerimbunan hutan Papua, tinggallah seorang lelaki bersama dua anjingnya. Dari contoh kalimat ini kamu tahu bahwa huruf kapital digunakan pada setiap awal kalimat. Huruf kapital juga digunakan pada awal nama daerah. Contoh lainnya • Aku tinggal di Kediri • Ibuku lahir di Maluku • Kami berlibur ke Pulau Mentawai 2. Dua anjingnya yang sama-sama bernama Nggarembu selalu menemaninya berburu dan bertualang. Di sini kamu melihat bahwa huruf kapital digunakan pada awal nama. Jika seekor hewan memiliki nama khusus, awal namanya juga ditulis dalam huruf kapital. Contoh lainnya • Teman sebangkuku bernama Arung. • Dia punya kucing yang bernama Oyen. 3. “Aku memaafkan kalian,” ujar si lelaki Di sini kalian melihat bahwa huruf kapital digunakan di setiap awal kalimat langsung. Contoh lainnya • Dia menjawab, “Aku di sini saja.” • “Aku mau pesan nasi goreng,” ujar Sita. • Tiba-tiba dia mendengar teriakan, “Tolooong!” dari arah belakang rumah. 107Bab 5 | Cinta Indonesia
8Aktivitas Menulis Huruf Kapital Bacalah tulisan berikut. Tandailah kata mana yang seharusnya ditulis dalam huruf kapital. Lelaki di Hutan Merauke lelaki di hutan merauke itu berdiri di sebelah Pohon Enau. pohon itu tampak rompal, seusai dia bongkar. manusia-manusia yang tinggal di dalamnya sudah keluar semua. mereka berdiri sesuai kelompoknya masing-masing. ia mendengar mereka berbicara. semuanya mengucapkan bahasa yang berbeda. ajaibnya, dia bisa memahami semua bahasa itu. Dia berpikir, sekarang saatnya memberi titah. “kalian akan kubagi sesuai bahasa kalian,” ia berkata. oleh karena itu, ia mulai membagi. ada kelompok yang ia minta pindah ke pesisir pantai, ada pula yang ke hutan. ada yang ke wasuri, ada juga yang ke yanggundur. ia juga memberi nama setiap kelompok. ada yang diberi nama moroari, ada yang diberi nama marind. tak lama kemudian, semua manusia itu pergi. lelaki di hutan merauke itu menarik napas lega. selama ini ia tinggal sendirian di hutan ini. kini ia bisa bertemu manusia-manusia lain dengan bahasa mereka masing-masing. entah kenapa ada perasaan senang d hatinya, bahwa ia tidak lagi sendirian. 108 Bahasa Indonesia: Bergerak BersamaBahasa Indonesia: Bergerak Bersama untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)
C. Etika di Museum Amatilah ilustrasi tersebut. Bagaimanakah pendapat kalian tentang perilaku para pengunjung di museum tersebut? Berbicara, Berdiskusi, dan Mempresentasikan Dalam cerita "Catatan Liben", kamu membaca tentang tata tertib museum. Tata tertib disebut juga dengan aturan. Pada saat mengunjungi suatu tempat, kamu perlu memperhatikan aturan yang ada di sana. Kamu tidak boleh bertindak seenaknya sebab akan menganggu kenyamanan bersama. Mari kita lihat lagi tata tertib museum yang ditulis Liben dalam catatannya. Kami tidak boleh menyentuh koleksi yang terpajang dan tidak boleh makan minum di dalam museum. Kami juga tidak boleh membuang sampah sembarangan. Mari diskusikan tata tertib tersebut. 1. Mengapa pengunjung tidak boleh menyentuh koleksi yang terpajang di museum? 2. Mengapa pengunjung tidak boleh makan minum di museum? 3. Mengapa pengunjung tidak boleh membuang sampah sembarangan? 109Bab 5 | Cinta Indonesia
9Aktivitas Memaknai Tanda Berikut ini adalah aturan yang tertulis di Museum. Cermatilah aturannya baik-baik. 110 Bahasa Indonesia: Bergerak BersamaBahasa Indonesia: Bergerak Bersama untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)
Cermatilah semua tanda tersebut. Pikirkanlah maksud dari semua tanda itu, lalu tulislah di dalam tabel berikut. No. Tanda Makna 1 2 3 4 5 6 111Bab 5 | Cinta Indonesia
10Aktivitas Menulis Kreatif Kamu sudah membaca kisah tokoh "Aku" berkunjung ke Gedung Djoeang ‘45 Solo. Kamu juga sudah membaca kisah Liben yang mengunjungi Museum Negeri Provinsi Papua. Sekarang ingatlah pengalamanmu saat mengunjungi suatu tempat menarik. Apa yang kamu ingat dari tempat itu? Apa hal menarik yang kamu temukan? Kapan kamu mengunjunginya? Berapa lama kamu berada di sana? Tata tertib apa saja yang kamu temukan? Tulislah pengalamanmu itu dengan bahasa yang baik. Jurnal Membaca Saatnya menulis jurnal membaca. Kamu bisa membaca buku-buku berlatar belakang Indonesia untuk lebih mengenal negeri kalian sendiri. Buku berikut ini bisa menjadi alternatif. Buku ini ditulis oleh Witaru Emi dan diilustrasi oleh Umahyuma. Buku berjudul “Putri Di Dalam Hutan” ini berlatar belakang kehidupan di Pulau Samosir, Sumatera Utara. Buku ini bisa didapatkan di situs buku.kemdikbud.go.id. Kamu juga bisa memindai kode berikut untuk membaca bukunya. Pindai Saya https://buku.kemdikbud.go.id/katalog/putri-dalam-hutan 112 Bahasa Indonesia: Bergerak BersamaBahasa Indonesia: Bergerak Bersama untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)
Bentuk jurnal di bawah ini bisa menjadi inspirasi kalian. Jurnal Membaca Judul : Tanggal membaca : Penulis : Peringkat : Ilustrator : Penerbit : 113Bab 5 | Cinta Indonesia
Re昀氀eksi Kita telah sampai pada akhir pelajaran bab ini. Sekarang gunakan tabel di bawah ini sebagai panduan untuk mere昀氀eksikan pengalaman belajarmu pada Bab Cinta Indonesia. Pengalamanku Sudah Bisa Masih Perlu Belajar menggunakan huruf kapital pada kalimat dengan tepat menghubungkan kalimat sebab-akibat dengan tepat menulis angka dan bilangan dengan tepat mengetahui maksud simbol tata tertib di museum menulis pengalaman pribadi dengan bahasa yang baik Hal yang paling menyenangkan dari mempelajari bab ini adalah …. Bagian yang paling menantang dari bab ini adalah …. Bab Cinta Indonesia mengajarkanku …. 114 Bahasa Indonesia: Bergerak BersamaBahasa Indonesia: Bergerak Bersama untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)
Sayangi BumiSayangi Bumi B a b B a b Apa yang akan terjadi jika sebuah daerah dilanda kekeringan? KEMENTERIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET, DAN TEKNOLOGI REPUBLIK INDONESIA, 2024 Bahasa Indonesia: Bergerak Bersama (Edisi Revisi) untuk SD/MI Kelas V Penulis: Maya Lestari Gf dan Zulqarnain ISBN 978-623-118-361-3 (no.jil.lengkap PDF) 978-623-388-134-0 (jil.5 PDF)
Tujuan Pembelajaran Di akhir bab ini kalian akan dapat mengamati lingkungan serta menjelaskan hasil pengamatan itu. Kata Kunci • lingkungan • mengikat air • memilah sampah Peta Materi Mengenal konsep menyayangi bumi melalui informasi dari berbagai tipe teks Mengenal dan menerapkan perilaku baik terhadap bumi Sayangi Bumi 116 Bahasa Indonesia: Bergerak BersamaBahasa Indonesia: Bergerak Bersama untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)
Bersiap-Siap Belajar A. Empat Informasi Tentang Mbah Sadiman dan Pohon Beringin Pada saat musim kemarau sumber air menyusut, tanah mengering, dan rumput-rumput meranggas. Ketika musim hujan tiba air mengguyur deras. Sungai-sungai yang mengering mengalir lagi dan tanaman hijau kembali. Begitulah suasana yang selalu terjadi di negeri dua musim seperti Indonesia. Musim hujan dan musim kemarau selalu bergantian datang. Pernahkah kamu membayangkan suatu saat situasi itu berubah? Hujan tidak turun. Musim kemarau berlangsung sangat panjang. Sungai yang sebelumnya penuh air kini mengering. Hampir tak ada lagi air yang mengalir ke sawah dan kebun. Bisakah manusia hidup dalam situasi seperti itu? Kondisi seperti ini pernah terjadi di sebuah daerah di Indonesia. Lalu, seorang lelaki bernama Mbah Sadiman bergerak untuk mengatasinya. Berikut ini adalah beberapa artikel yang mengisahkan upaya Mbah Sadiman mengatasi kekeringan di desanya. Bacalah semua informasi ini baik-baik agar kamu mendapat informasi yang cukup lengkap. 117Bab 6 | Sayangi Bumi
1. Informasi di Blog Internet Tulisan ini dibuat oleh Bima. Dia adalah anak yang sangat suka menjelajahi berbagai tempat menarik. Kali ini dia menulis tentang Desa Geneng di Wonogiri. Tulisan ini dia taruh di sebuah blog internet. Internet diposting, 20 Februari 2022, 10.15 WIB Berkunjung ke Desa Geneng, Kampung Sang Pahlawan Penghijauan Matahari belum terbit, tetapi aku dan teman-temanku sudah berada di Bukit Ampyangan. Kami sudah mendaki sedari pukul empat subuh tadi. Misi kami adalah melihat Matahari terbit dari atas bukit ini. Menurut yang kudengar, dulunya bukit ini gundul karena penebangan liar. Akibatnya, mata air mengering. Lalu seorang lelaki bernama Mbah Sadiman, punya ide untuk menanam bukit ini kembali. Orang-orang banyak yang bilang kalau kalau Mbah Sadiman gila. Ini karena ia rela menjual kambing demi membeli bibit beringin! Selama 25 tahun terakhir ini ia menghabiskan waktu untuk menanami seluruh bukit. Menurutku, itu luar biasa. Aku tak bisa membayangkan seorang diri menanami area bukit seluas 250 hektare. Wow! Aku baru tahu tentang bukit ini saat membaca sebuah berita di majalah Aku Anak Pintar, dua tahun lalu. Semua berita tentangnya menarik minatku! Akhirnya hari ini aku dan teman-teman ada di sini. Jam terus bergerak. Di timur, semburat Matahari mulai muncul. Cahayanya merekah di antara pepohonan beringin yang ditanam Mbah Sadiman. Udara sejuk dan dingin. Kurapatkan jaket. Diam-diam merasa berterima kasih pada kerja keras Mbah Sadiman yang telah menanam dan merawat ribuan beringin di bukit ini. (ditulis berdasar sumber dari Annastasya Narpadayinta. Dulu Dianggap Orang Gila Mbah Sadiman Sukses Buat Mata Air & Ubah Bukit Jadi Hijau. Merdeka.com. https://www.merdeka.com/trending/dulu-dianggap-orang-gila-mbah-sadiman-sukses-buat- mata-air-amp-ubah-bukit-jadi-hijau.html. Komentar Penyuka_jalanjalan, 24 Februari 2022, 15.07 WIB Wah, sepertinya menarik. Aku pernah lihat tayangan tentang Mbah Sadiman di televisi. Kapan-kapan aku mau mengunjungi tempat itu juga. 118 Bahasa Indonesia: Bergerak BersamaBahasa Indonesia: Bergerak Bersama untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)
1Aktivitas Tulisan di atas adalah sebuah postingan di blog internet. Cermatilah informasinya, lalu jawablah pertanyaan berikut. 1. Menurut tulisan tersebut, sejak kapan Mbah Sadiman mulai menanam pohon di bukit yang terbakar? Centanglah jawaban yang tepat. Puluhan tahun lalu (angkanya tidak pasti) 20 tahun lalu Tiga tahun lalu 2. Apa yang menyebabkan Mbah Sadiman menanam pohon beringin? Tidak ada pohon beringin di bukit tersebut. Pohon beringin lebih mudah ditanam. Mata air mengering setelah bukit terbakar. 119Bab 6 | Sayangi Bumi
2. Informasi dari Majalah Kerja Hebat Mbah Sadiman Teman-teman, pernahkah kalian merasakan susahnya menemukan air untuk makan dan minum? Hal itu pernah terjadi pada warga Desa Geneng, Kecamatan Bulukerto, Wonogiri. Dahulu, tepatnya tahun 1964, pernah terjadi kebakaran hebat di bukit desa itu. Pohon-pohonnya menjadi mati. Mata air mengering. Masyarakat susah sekali mendapatkan air. Ini membuat warga banyak yang sakit dan meninggal. Keadaan itu membuat warga menjadi sedih. Termasuk Mbah Sadiman yang saat itu masih kelas III SD. Ia ingin sekali menanam pohon di bukit yang terbakar. Namun, karena saat itu ia masih kecil, ia belum bisa melakukannya. Pada tahun 1996 Mbah Sadiman mulai mewujudkan cita-cita masa kecilnya. Ia mencangkok pohon beringin besar yang tumbuh di Desa Geneng. Hasil cangkokan itulah yang kemudian ditanam di bukit yang terbakar. Hingga saat ini, Mbah Sadiman sudah menanam belasan ribu pohon beringin. Luas area tanamnya mencapai 100 hektare. Ia sengaja memilih pohon itu karena akar-akarnya bisa mengikat air. Tak mudah merawat pohon-pohon itu. Mbah Sadiman harus memupuk dan menyiangi rumput yang tumbuh agar pohon beringin tumbuh dengan baik. Kini kerja kerasnya menuai hasil. Sungai yang dahulu kering kini mengalir deras. Jika dulu panen padi hanya sekali setahun, kini bisa dua kali setahun. Masyarakat memanfaatkannya untuk kebutuhan sehari-hari dan untuk mengairi tanaman mereka. Dari satu upaya Mbah Sadiman di masa mudanya, kini ribuan orang bisa hidup berlimpah air di Desa Geneng. (ditulis berdasarkan artikel Muhamad Aris Munandar. Kisah Mbah Sadiman Seorang Diri Hijaukan Bukit di Wonogiri Demi Sumber Air. Detik.com. https://www.detik.com/jateng/berita/d-7278558/kisah-mbah-sadiman-seorang-diri-hijaukan-bukit-di-wonogiri-demi-sumber-air) Pada artikel berjudul “Kerja Hebat Mbah Sadiman”, kamu membaca kisah Mbah Sadiman menghijaukan bukit di desanya yang terbakar. Artikel tersebut adalah salah satu artikel yang dibaca Bima sebelumnya. Dalam tulisannya di blog, Bima menyebut “Semua berita tentang tempat ini menarik minatku!” (terdapat di paragraf ketiga). 120 Bahasa Indonesia: Bergerak BersamaBahasa Indonesia: Bergerak Bersama untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)
2Aktivitas Berita tentang apakah yang dimaksud Bima? Kosakata Baru Dalam dua tulisan tersebut, kamu menemukan kata-kata berikut ini. Mari kenali artinya. misi : tugas inisiatif : mengambil tindakan semburat : pancaran cahaya merekah : mekar atau mulai terbit mencangkok : salah satu cara untuk memperbanyak tanaman mengikat air : menyimpan air menyiangi : membersihkan Kamu bisa membuat kalimat baru dengan kata-kata di atas. Berikut ini adalah contohnya. 1. Aku punya misi membuat kue untuk ibu hari ini. 2. Dia tidak punya inisiatif membersihkan kamarnya. 3. Semburat lampu menerangi taman yang indah itu. 4. Bunga mawarku merekah hari ini. 5. Cahaya bulan merekah di langit yang temaram. 6. Ayah mencangkok pohon mangga. 7. Tidak ada yang bisa mengikat air jika pohon tiada. 8. Aku menyiangi rumput di kebun hari ini. Sekarang berlatihlah membuat kalimat baru dengan menggunakan kosakata tersebut. 121Bab 6 | Sayangi Bumi
3. Infogra昀椀k Pohon Beringin Dalam dua artikel yang kamu baca sebelumnya, ada informasi singkat tentang pohon beringin yang ditanam Mbah Sadiman. 3Aktivitas Cermatilah info yang lebih lengkap tentang pohon tersebut. 122 Bahasa Indonesia: Bergerak BersamaBahasa Indonesia: Bergerak Bersama untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)
Pada dua artikel sebelumnya, disebutkan bahwa Mbah Sadiman memilih pohon beringin karena bisa mengikat air. Berdasarkan Infogra昀椀k di atas, informasi manakah yang sesuai dengan pernyataan tersebut? No Pernyataan yang sesuai 4. Informasi dari Media Internet Mbah Sadiman, Pejuang Penghijauan Wonogiri Mbah Sadiman adalah pahlawan penghijauan dari Desa Geneng, Kecamatan Bulukerto, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah. Selama kurang lebih 20 tahun terakhir, ia mendedikasikan hidupnya untuk menanam ribuan bibit pohon di bukit gersang, hutan seluas kurang lebih 250 hektare dekat tempat tinggalnya. Bukit Ampyangan dan Gendol namanya. Dahulu hutan dari kedua bukit tersebut menghasilkan air yang melimpah. Namun, karena penebangan liar yang dilakukan oleh warga. Ini mengakibatkan kebakaran hebat yang membuat hutan nyaris gundul hingga airnya makin mengering. Akibatnya, warga dan hewan ternak kesulitan mendapatkan air bersih. Untuk mengatasi kekeringan, Mbah Sadiman menanam pohon beringin di lokasi-lokasi yang tidak ada tanamannya. Ia melakukannya dengan menyemai bibit pohon jati di pekarangan rumahnya yang kecil. Selain itu, ia juga mendapatkannya dengan cara mencangkok pohon beringin. Karena area yang ditanami sangat luas, Mbah Sadiman juga 123Bab 6 | Sayangi Bumi
membuat jalan pintas berupa 1.025 anak tangga yang ia gunakan untuk mendaki ke Bukit Gendol. Ia menyelesaikan pembuatan anak tangga tersebut selama satu bulan penuh yang ia kerjakan sendirian setiap hari dari pagi hingga sore. Di sepanjang jalan pintas tersebut, ia juga sempatkan untuk menanam beringin dan tanaman-tanaman hias. Kesabaran Mbah Sadiman selama kurang lebih 20 tahun merawat 11 ribuan pohon yang ia tanam, kini berbuah manis. Bukit Gendol dan Ampyangan hijau kembali. Air sungai dan sumber air di segala penjuru hutan terus mengalir. Air tersebut juga dapat dirasakan oleh 3.000 warga di 21 dusun di Kecamatan Bulukerto melalui pipa-pipa swadaya hasil subsidi pemerintah setempat. Perjuangan yang dijalani Mbah Sadiman mendapatkan banyak apresiasi dari berbagai pihak. Ia memenangi Radar Solo Award 2015 dalam kategori Lingkungan Hidup sebagai tokoh lingkungan hidup. Pada Juli 2016 ia bahkan menerima penghargaan Kalpataru sekaligus membawa Kabupaten Wonogiri meraih Adipura. Pada Agustus 2019 lalu ia juga memperoleh penghargaan sebagai tokoh inspiratif Reksa Utama Anindha (Penjaga Bumi yang Penuh Kebijakan) dari BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) yang diserahterimakan di Kantor Desa Geneng. Selain itu, Mbah Sadiman juga menerima penghargaan dalam bentuk dana sebesar Rp100 juta dari Bank BRI Wilayah Yogyakarta atas dedikasinya terhadap lingkungan dan kemanusiaan. Sumber: Yustiningsih, Rini. “Kick Andi Metro TV: Ini Kiprah Mbah Sadiman Selamatkan Lingkungan Wonogiri”, soloraya.solopos. com, dilihat 10 Mei 2020. 124 Bahasa Indonesia: Bergerak BersamaBahasa Indonesia: Bergerak Bersama untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)
4Aktivitas Tuliskan apa saja masalah lingkungan yang terdapat pada teks “Mbah Sadiman, Pejuang Penghijauan Wonogiri”. Gunakan tabel di bawah ini untuk merumuskan sebab-akibat dari masalah. Sebab Akibat • adanya penebangan liar • …................................................. • …................................................. • …................................................. • …................................................. • …................................................. • hutan menjadi gundul • …................................................. • …................................................. • …................................................. • …................................................. • …................................................. 5Aktivitas Kamu sudah membaca empat artikel tentang Mbah Sadiman dan penghijauan. Berdasarkan keempat artikel tersebut. Apa saja dampak dari penanaman beringin di Bukit Ampyangan dan Bukit Gendol? 125Bab 6 | Sayangi Bumi
B. Sampah-Sampah yang Bertebaran Ini adalah sebuah cerita bergambar tanpa teks. Cermatilah gambar-gambarnya untuk mengetahui jalan ceritanya. Judul: Mimpi Rangga 126 Bahasa Indonesia: Bergerak BersamaBahasa Indonesia: Bergerak Bersama untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)
127Bab 6 | Sayangi Bumi
128 Bahasa Indonesia: Bergerak BersamaBahasa Indonesia: Bergerak Bersama untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)
129Bab 6 | Sayangi Bumi
6Aktivitas Cerita yang baru saja kamu cermati disebut dengan cerita bisu. Kamu menikmati kisahnya berdasarkan rangkaian gambar semata. Kamu dapat menebak isi ceritanya berdasarkan pengamatan terhadap urutan kejadian. Ceritakanlah hal yang hendak disampaikan gambar tersebut. Kamu bisa mengungkapkannya secara lisan atau tulisan. Kamu juga bisa memberi nama sendiri pada tokoh-tokoh ceritanya. Kisahmu tidak mesti sama. Kamu bebas bercerita sesuai dengan imajinasimu masing-masing terhadap rangkaian gambar tersebut. Membaca Dalam cerita bisu berjudul “Mimpi Rangga” kamu mengetahui perilaku manusia membuang sampah sembarangan akan membawa dampak buruk. Sampah- sampah yang menumpuk di sembarang tempat akan membuat lingkungan rusak. Bukan cuma itu, sampah juga bisa menjadi tempat berkumpulnya kuman. Oleh karena itu, sampah-sampah yang kita hasilkan sebaiknya diolah lagi. Berikut ini adalah teks tentang cara mengolah sampah. Bacalah dengan saksama. Mengurangi, Memakai Ulang, dan Mendaur Ulang Sampah Setiap pagi, truk-truk pengangkut sampah melintasi jalan-jalan kota. Mereka keluar masuk perumahan untuk mengambil sampah. Semua sampah itu mereka angkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Di tempat itu, sampah menumpuk nyaris seperti pegunungan sampah. Jika sampah sudah terlalu banyak di sana, ke mana sampah itu akan dibuang? Pemikiran ini memicu munculnya kampanye sadar sampah di tengah masyarakat. Sehari-hari umumnya kita menghasilkan dua jenis sampah, yaitu sampah organik dan sampah anorganik. Sampah organik adalah sampah yang mudah terurai, misalnya daun-daun kering dan sisa makanan. Sampah anorganik yaitu sampah yang sulit diurai, seperti plastik, logam, dan kaca. 130 Bahasa Indonesia: Bergerak BersamaBahasa Indonesia: Bergerak Bersama untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)
Pengelolaan sampah yang kurang baik dapat menimbulkan masalah. Sampah yang menumpuk di sembarang tempat, seperti perumahan, pedesaan, dan pelabuhan, dapat menjadi tempat berkembangnya penyakit. Sampah yang dibuang ke sungai dapat mencemari badan air dan menimbulkan penyumbatan. Sampah yang ditumpuk di area pepohonan akan berbau dan jadi sarang lalat. Sampah yang dibakar juga akan mencemari udara, menurunkan kualitas lingkungan, dan bisa berdampak pada pemanasan global. Semua ini akan membawa dampak buruk bagi manusia. Pengelolaan sampah yang baik sebaiknya mengikuti prinsip 3 M, yaitu Mengurangi, Memakai ulang, dan Mendaur ulang sampah. 1. Mengurangi sampah Bawalah kantong belanja untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. 2. Memakai ulang Gunakanlah sebuah barang berulang kali agar tidak langsung menjadi sampah. Kamu bisa menggunakan botol selai menjadi tempat pensil atau wadah bumbu. 3. Mendaur ulang sampah Sampah yang ada bisa dibuat menjadi barang baru yang berguna. Kamu dapat mengubah plastik kemasan sabun menjadi tas belanja. Sampah dapat berubah menjadi berkah apabila kita bijak dalam mengelolanya. Penanganan sampah yang baik dan benar juga akan menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. Hal itu dapat kita wujudkan melalui partisipasi dan peran aktif kita semua. 131Bab 6 | Sayangi Bumi
Kosakata Baru Setelah kamu membaca teks “Mengurangi, Memakai Ulang, dan Mendaur Ulang Sampah”, ada beberapa kosakata baru yang berwarna merah yang dapat ditemukan dalam teks. 7Aktivitas Cobalah memahami makna kata secara mandiri dengan membaca kalimat secara keseluruhan. Kemudian cocokkanlah kata tersebut dengan makna yang menurutmu sesuai. Di akhir sesi, diskusikanlah jawabanmu dengan guru. organik terurai pengelolaan badan air kualitas pemanasan global mendaur ulang penanganan kumpulan air yang besar naiknya temperatur atmosfer bumi yang disebabkan oleh bertambahnya gas polutan seperti karbon dioksida tingkat baik buruknya sesuatu ditanam atau dipelihara tanpa menggunakan bahan kimia sintetis lepas dan tidak berbentuk padat lagi proses, cara, perbuatan memproses kembali bahan yang sudah terpakai proses kelola Kosakata Makna 132 Bahasa Indonesia: Bergerak BersamaBahasa Indonesia: Bergerak Bersama untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)
8Aktivitas Berlatih Buatlah kalimat berdasarkan kosakata tersebut. Kamu bisa melihat contohnya sebagai berikut. 1. Daun termasuk sampah organik. 2. Badan air sungai terlihat keruh setelah hujan semalam. Bahas Bahasa Imbuhan "pe-an" Dalam teks yang kamu baca tadi tampak beberapa kata yang merupakan kata berimbuhan. Kata-kata itu antara lain terdapat di kalimat berikut. 1. Di tempat itu, sampah menumpuk nyaris seperti pegunungan sampah. 2. Sampah yang menumpuk di sembarang tempat, seperti perumahan, pedesaan, dan pelabuhan, dapat menjadi tempat berkembangnya penyakit Kata-kata yang dicetak tebal adalah contoh kata dasar yang diberi imbuhan. Apa itu kata dasar? Kata dasar adalah kata yang belum mendapat tambahan apa pun. Contoh kata dasar: gunung, desa, labuh Ketika kata dasar ini diberi imbuhan, terdapat perubahan makna. Kata Dasar Arti Penambahan imbuhan "pe-an" Arti gunung bagian bumi yang menjulang lebih tinggi dari sekitarnya, jauh lebih tinggi dari bukit pe-gunung-an kumpulan gunung yang saling sambung menyambung 133Bab 6 | Sayangi Bumi
Kata Dasar Arti Penambahan imbuhan "pe-an" Arti desa sebuah wilayah kecil yang dipimpin kepala desa pe-desa-an wilayah yang penduduknya hidup dari kegiatan pertanian labuh meluncur atau turun pe-labuh-an tempat singgah kapal-kapal 9Aktivitas Latihan 1. Cermatilah kata-kata yang mengandung imbuhan "pe-an" pada teks “Mengurangi, Memakai Ulang, dan Mendaur Ulang Sampah”. Kemudian berlatihlah membuat kalimat dengan menggunakan kata- kata tersebut. 2. Temukanlah kata-kata lain yang memiliki imbuhan pe-an. Tulislah contoh penggunaannya di dalam kalimat. No Kata Berimbuhan "pe-an" Contoh Kalimat 1 pe-rusak-an Polisi mencari pelaku perusakan pagar sekolah. 134 Bahasa Indonesia: Bergerak BersamaBahasa Indonesia: Bergerak Bersama untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)
Berbicara, Berdiskusi, dan Mempresentasikan Mengidenti昀椀kasi Hubungan Sebab-Akibat pada Diagram Pada diagram ini terdapat peristiwa yang merupakan sebab dan peristiwa yang menjadi akibat. Diskusikan dengan teman sebangkumu cara menghubungkan kedua hal ini dalam kalimat. Kalian bisa melihat contohnya pada kalimat berikut. Sebab Akibat Kalimat Curah hujan tinggi. banjir di mana- mana Akibat curah hujan yang tinggi selama beberapa hari ini, muncul banjir di mana-mana. Sebab • Curah hujan tinggi. • Banyak sampah yang menyumbat saluran air. • Sungai dipenuhi sampah. • Saluran air sangat sedikit. Akibat • Rumah dan bangunan lain rusak terendam air. • Air tidak bisa mengalir ke laut. • Banjir di mana-mana. • Timbul penyakit. 135Bab 6 | Sayangi Bumi
Mengamati Kamu sudah membaca teks “Mengurangi, Memakai Ulang, dan Mendaur Ulang Sampah”. Teks itu memberikan informasi tentang masalah lingkungan saat ini dan cara mengatasinya. Sekarang secara berkelompok amatilah lingkungan sekitarmu. Adakah masalah lingkungan yang kamu lihat? Diskusikanlah cara mengatasi masalah tersebut. Tampilkanlah hasil pengamatan dan diskusi kalian secara kreatif seperti gambar berikut. 136 Bahasa Indonesia: Bergerak BersamaBahasa Indonesia: Bergerak Bersama untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)
Jurnal Membaca Saatnya menulis jurnal. Kali ini bacalah sebuah artikel, teks, atau infogra昀椀k dari buku, surat kabar, ataupun media daring lainnya tentang isu lingkungan. Setelah itu, buatlah ringkasan dari artikel tersebut. Tuliskan jawabanmu pada jurnal membaca ini. Jurnal Membaca Judul : Tanggal membaca : Penulis : Peringkat : Ilustrator : Penerbit/Sumber : Ringkasan artikel : 137Bab 6 | Sayangi Bumi
Re昀氀eksi Kamu telah sampai pada akhir pelajaran bab ini. Sekarang gunakan tabel di bawah ini sebagai panduan untuk mere昀氀eksikan pengalaman belajarmu pada Bab Sayangi Bumi. Pengalamanku Sudah Bisa Masih Perlu Belajar Menelusuri kebenaran informasi dari berbagai jenis teks Membuat kalimat dari kosakata yang berkaitan dengan lingkungan Menemukan informasi dari infogra昀椀k Memahami makna imbuhan "pe-an" Menuliskan hasil pengamatan lingkungan dan mempresentasikannya Hal yang paling menyenangkan dari mempelajari bab ini adalah …. Bagian yang paling menantang dari bab ini adalah …. Bab Sayangi Bumi mengajarkanku …. 138 Bahasa Indonesia: Bergerak BersamaBahasa Indonesia: Bergerak Bersama untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)
Lembar Kerja Peserta DidikLembar Kerja Peserta Didik Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) ini disusun sebagai pelengkap, juga bisa sebagai pengayaan bagi peserta didik yang sudah mencapai kemampuan tertentu. Topik dalam LKPD ini sengaja dibedakan dengan topik utama di Buku Siswa, tetapi tetap disusun untuk mencapai Tujuan Pembelajaran sesuai di Buku Siswa. Hal ini sengaja dilakukan untuk memberi gambaran bahwa dalam pembelajaran, guru bisa menggunakan materi dengan topik apa pun sebagai pelengkap atau pengayaan, asalkan tetap berfokus pada Tujuan Pembelajaran. LKPD ini sengaja mengambil topik penyu sebagai upaya edukasi untuk menumbuhkan kesadaran lingkungan dalam diri peserta didik. Sebagaimana yang sudah kita ketahui bersama, kerusakan lingkungan, perubahan iklim, dan pemanasan global merupakan isu besar yang sedang berusaha kita atasi. Kehadiran topik ini merupakan tindakan (yang mungkin kecil, tetapi penting) untuk mendukung upaya tersebut. Buku Bahasa Indonesia Kelas V SD KEMENTERIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET, DAN TEKNOLOGI REPUBLIK INDONESIA, 2024 Bahasa Indonesia: Bergerak Bersama (Edisi Revisi) untuk SD/MI Kelas V Penulis: Maya Lestari Gf dan Zulqarnain ISBN 978-623-118-361-3 (no.jil.lengkap PDF) 978-623-388-134-0 (jil.5 PDF)
140 Bahasa Indonesia: Bergerak BersamaBahasa Indonesia: Bergerak Bersama untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi) Cerita berjudul “Mo dan Bo” berikut menjelaskan tentang perbedaan antara penyu dan kura-kura. Bacalah ceritanya dengan cermat. Setelah itu, kerjakan aktivitas-aktivitas yang tersedia. Setiap aktivitas memiliki tujuan untuk melatih kemampuanmu dalam menemukan informasi, menganalisis, dan menyusun ulang informasi dari teks. Mo dan Bo Maya Lestari Gf Mo, si penyu, tinggal di lautan Indonesia yang luas dan dalam. Di situ ia mencari makan berupa ubur-ubur, rumput laut, dan ikan-ikan kecil. Tubuh Mo dilindungi oleh cangkang yang pipih dan ramping, membuatnya mudah bergerak di dalam air. Kakinya mirip sirip. Dengan kaki itu, ia bisa merenangi lautan yang luas tanpa kesulitan. B a b B a b KEMENTERIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET, DAN TEKNOLOGI REPUBLIK INDONESIA, 2024 Bahasa Indonesia: Bergerak Bersama (Edisi Revisi) untuk SD/MI Kelas V Penulis: Maya Lestari Gf dan Zulqarnain ISBN 978-623-118-361-3 (no.jil.lengkap PDF) 978-623-388-134-0 (jil.5 PDF)
141Lembar Kerja Peserta Didik Suatu hari, setelah bertahun-tahun mengarungi lautan, Mo merasakan panggilan di hatinya untuk pulang. Ia tahu sudah saatnya kembali ke pulau tempat ia dilahirkan dahulu. Penyu seperti Mo memang selalu kembali ke pantai tempat mereka menetas dahulu untuk bertelur. Dengan menggunakan kemampuannya memindai medan magnet bumi, Mo mulai berenang pulang menuju pulaunya. Di pulau tempat Mo lahir ada hutan kecil. Di situ tinggal seekor kura-kura bernama Bo. Bo sangat berbeda dari Mo meski rupa mereka mirip. Cangkang Bo lebih bulat dan tebal. Cangkang itu memberikan perlindungan saat ia berjalan di darat. Kakinya yang kuat berbentuk seperti kaki gajah. Kaki itu membuatnya mudah berjalan di tanah. Bo tidak bisa berenang seperti Mo karena kakinya tidak seperti sirip. Makanannya juga berbeda dari Mo. Setiap hari Bo makan daun, buah, dan rerumputan. Setelah perjalanan yang panjang, Mo akhirnya sampai di pantai pulau tempatnya menetas dahulu. Ia berenang ke dekat muara sungai, tempat air laut bertemu dengan aliran air tawar. Tak disangka, di situ ia bertemu dengan Bo yang sedang asyik mengunyah dedaunan di tepi sungai. Mo berhenti dan memperhatikan Bo dengan rasa ingin tahu. Menurutnya, Bo sedikit mirip dengannya. Mereka berdua sama-sama memiliki cangkang di punggung. “Hai,” sapa Mo sambil mendekat. “Apa kau penyu juga?” tanyanya penasaran. Bo menggeleng sambil tersenyum. "Tidak, aku bukan penyu. Aku adalah kura-kura. Aku tidak bisa berenang sepertimu. Tubuhku tidak cocok untuk tinggal di air. Aku lebih suka berjalan di daratan," kata Bo sambil menunjuk kakinya yang kuat. Mo memandang Bo dengan lebih cermat. Ia memperhatikan cangkang tebal dan kaki kokoh milik Bo. "Kau memang berbeda dariku, Bo. Kaki-kakimu kuat untuk berjalan, sementara kakiku kuat untuk berenang. Makananmu juga berbeda, ya?” Bo mengangguk. "Betul sekali. Meski kita sama-sama punya cangkang, kita punya banyak perbedaan. Aku suka tinggal di hutan ini, sementara kau lebih suka lautan yang luas." "Ya, kita memang berbeda. Tapi itu tidak masalah, karena setiap makhluk itu unik. Mereka punya tempat tinggal dan cara hidupnya sendiri. Aku senang bisa mengenalmu, Bo."
142 Bahasa Indonesia: Bergerak BersamaBahasa Indonesia: Bergerak Bersama untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi) Keduanya pun menghabiskan waktu di tepi pantai. Mereka berbagi cerita tentang kehidupan mereka yang berbeda, tetapi sama-sama menarik. Mo bercerita tentang arus laut yang dingin dan lembut. Ia juga bercerita tentang perjalanan panjang yang ia tempuh. Sementara Bo menceritakan keindahan hutan dan buah-buahan manis yang ia temukan setiap hari. Pada akhir hari, Mo dan Bo berpisah. Mo melanjutkan perjalanannya menuju tempat yang aman untuk bertelur, sementara Bo kembali ke hutan dengan perut kenyang. Mereka kembali ke dunianya masing-masing. Mereka pulang dengan kenangan tentang persahabatan mereka yang baru. Aktivitas 1 Menemukan Informasi Isilah tabel berikut. Perbedaan Mo dan Bo Perbedaan Mo (Penyu) Bo (Kura-kura) tempat tinggal bentuk cangkang makanan bentuk kaki cara bergerak Aktivitas 2 Menganalisis Informasi 1. Bagaimana cara Mo menemukan jalan pulang? Jawaban:
143Lembar Kerja Peserta Didik 2. Mengapa Mo kembali ke pulau tempat ia dilahirkan? Jawaban: 3. Makanan makhluk hidup biasanya sesuai dengan lingkungan tempat mereka tinggal. Bisakah kamu menjelaskan makanan Mo dan Bo? Jawaban: Aktivitas 3 Mengurutkan Peristiwa dalam Cerita Bacalah kembali cerita "Mo dan Bo". Di bawah ini terdapat peristiwa-peristiwa dalam cerita tersebut. Urutkan peristiwa-peristiwa ini sesuai dengan yang terjadi dalam cerita. Peristiwa Urutan dalam Cerita Mo bertemu Bo di tepi sungai. Bo menjelaskan perbedaan mereka kepada Mo. Mo merasakan panggilan untuk kembali ke pulau tempatnya menetas. 1 Mo berenang ke pantai setelah perjalanan panjang. Bo menceritakan tentang keindahan hutan tempat tinggalnya.
144 Bahasa Indonesia: Bergerak BersamaBahasa Indonesia: Bergerak Bersama untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi) Aktivitas 4 Menggambar Lingkungan Mo dan Bo Buatlah gambar sederhana yang menunjukkan lingkungan tempat Mo dan Bo tinggal. Kamu boleh memilih, hendak menggambar tempat tinggal Mo di laut atau tempat tinggal Bo di hutan. Setelah menggambar, tuliskan deskripsi singkat tentang gambar yang kamu buat. Gambar laut tempat tinggal Mo Jelaskan gambar laut tempat tinggal Mo.
145Lembar Kerja Peserta Didik Gambar laut tempat tinggal Bo Jelaskan gambar hutan tempat tinggal Bo.
146 Bahasa Indonesia: Bergerak BersamaBahasa Indonesia: Bergerak Bersama untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi) Aktivitas 5 Membuat Peta Perjalanan Mo Ini adalah peta lautan Mo. Di peta ini kamu bisa melihat pulau yang dituju Mo. Dapatkah kamu membuat rute perjalanan tercepat dan teraman yang bisa dilalui Mo? Rute itu harus melalui tempat Mo makan.
147Lembar Kerja Peserta Didik Aktivitas 6 Menulis Cerita Imajinatif Bayangkan Mo dan Bo bertemu lagi beberapa tahun berikutnya. Apa kira-kira yang terjadi? Tuliskanlah imajinasimu dalam bentuk cerita pendek.
148 Bahasa Indonesia: Bergerak BersamaBahasa Indonesia: Bergerak Bersama untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi) Aktivitas 7 Re昀氀eksi Jika kamu adalah Mo, bagaimana kamu akan menggambarkan Bo? Kembangkan imajinasimu. Apa yang dapat kamu pelajari dari kisah persahabatan Mo dan Bo? Jawaban:
149Lembar Kerja Peserta Didik Aktivitas 8 Bermain Kartu Identi昀椀kasi Ayo bermain kartu! Berikut ini adalah kartu-kartu berisi ciri khas Mo dan Bo. Kamu bisa memperbanyak halaman kartu ini (fotokopi), lalu mengguntingnya. Untuk bisa bermain, kalian harus duduk secara berkelompok. Buatlah dua kelompok besar. Kemudian, bagilah kartu-kartu ini sama banyak. Setiap kelompok bergantian menyampaikan informasi di kartu. Saat satu kelompok menyampaikan informasi, kelompok yang lain memberikan jawaban dengan cara menunjukkan gambar yang sesuai (penyu atau kura-kura). Aku tinggal di lautan luas dan suka makan ubur-ubur. Siapakah aku? Jawaban:
150 Bahasa Indonesia: Bergerak BersamaBahasa Indonesia: Bergerak Bersama untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi) Tubuhku dilindungi oleh cangkang yang pipih dan ramping, sehingga aku bisa berenang cepat. Siapakah aku? Jawaban: Setelah bertahun-tahun di laut, aku merasa perlu kembali ke tempatku dilahirkan. Mengapa aku kembali? Jawaban:
151Lembar Kerja Peserta Didik Aku suka makan daun, buah, dan rerumputan di hutan. Siapakah aku? Jawaban: Cangkangku tebal dan bulat, dan kakiku seperti kaki gajah yang kuat. Siapakah aku? Jawaban:
Aku tidak bisa berenang di laut, tetapi aku bisa berjalan jauh di daratan. Siapakah aku? Jawaban: Aku menggunakan medan magnet bumi untuk menemukan jalan kembali ke tempat aku lahir. Siapakah aku? Jawaban: 152 Bahasa Indonesia: Bergerak BersamaBahasa Indonesia: Bergerak Bersama untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)
Meskipun mereka sama-sama punya cangkang, tetapi mereka hidup di tempat yang berbeda. Siapakah mereka? Jawaban: Aku memiliki kaki yang berbentuk sirip dan membantuku berenang jauh di lautan. Siapakah aku? Jawaban: 153Lembar Kerja Peserta Didik
154 Bahasa Indonesia: Bergerak BersamaBahasa Indonesia: Bergerak Bersama untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi) Aku tinggal di hutan kecil dekat pantai dan suka mengunyah dedaunan. Siapakah aku? Jawaban: Aku selalu kembali ke pantai tempatku menetas untuk bertelur. Apa yang membuatku bisa menemukan jalan? Jawaban:
155Lembar Kerja Peserta Didik Kakiku kuat untuk berjalan di daratan, tetapi aku tidak bisa berenang seperti temanku. Siapakah aku? Jawaban: Aku suka bercerita tentang kehidupan di laut kepada temanku yang tinggal di daratan. Siapakah aku? Jawaban:
156 Bahasa Indonesia: Bergerak BersamaBahasa Indonesia: Bergerak Bersama untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi) Aku memiliki cangkang yang tebal untuk melindungi tubuhku saat berjalan di tanah. Siapakah aku? Jawaban: Aku berpisah dengan temanku setelah bertemu di tepi sungai. Aku pergi ke laut untuk bertelur. Siapakah aku? Jawaban:
157Lembar Kerja Peserta Didik Meski Mo dan Bo berbeda, mereka bisa menjadi teman baik. Apa yang bisa dipelajari dari persahabatan ini? Jawaban: Aku menanyakan kepada temanku apakah ia juga penyu, tetapi ternyata tidak. Siapakah aku? Jawaban:
158 Bahasa Indonesia: Bergerak BersamaBahasa Indonesia: Bergerak Bersama untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi) Mo dan Bo bertemu dan berbagi cerita tentang kehidupan mereka. Di mana mereka bertemu? Jawaban: Di laut Mo memiliki beberapa makanan kesukaan. Apa saja makanan Mo? Jawaban:
159Lembar Kerja Peserta Didik Untuk di Fotokopi
160 Bahasa Indonesia: Bergerak BersamaBahasa Indonesia: Bergerak Bersama untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi) Untuk di Fotokopi
161Lembar Kerja Peserta Didik Mo dan Bo (Bagian 2) Maya Lestari Gf Mo, si penyu, melalui perjalanan jauh menuju pulau tempat ia dilahirkan. Setelah melalui perjalanan yang panjang dan berbahaya, ia akhirnya mendarat. Saat itu Matahari sudah terbenam, tetapi udara masih terasa hangat. Ombak bergulung tenang mengantar setiap kayuhan kaki Mo. Di pantai inilah ia menetas bertahun-tahun lalu. Waktu sudah berlalu lama, tetapi Mo masih ingat hangat dan lembutnya pasir yang ia lewati dulu. Mo sampai di hamparan pasir. Kakinya yang serupa sirip menggerakkan tubuhnya yang besar di atas pasir. Ia mencari tempat yang aman untuk bertelur. Tempat itu ada di atas garis pasang laut tertinggi. Mo perlu menaruh telurnya di sana. Bila tidak, saat air pasang bisa-bisa telurnya akan hanyut. Setelah menemukan lokasi yang aman, Mo mulai menggali sarang. Ia menggali dengan kaki belakangnya. Proses ini memerlukan waktu yang tidak sebentar. Lamanya antara satu hingga tiga jam. Dengan hati-hati, ia menggali lubang yang cukup dalam untuk menampung telurnya. Setelah sarangnya siap, Mo mulai meletakkan telur-telurnya satu per satu. Jumlah seluruh telurnya mencapai sekitar 100 butir. Seusai bertelur, Mo menutupi telur-telurnya dengan pasir. Ia perlu menyembunyikan semua telurnya dari pandangan pemangsa. Setelah sarangnya tertutup, Mo merasa lelah. Ia perlu kembali ke laut. Air laut yang hangat akan membasuh letihnya. Ubur-ubur dan ikan kecil juga bisa mengisi perutnya yang lapar. Perlahan ia menyeret tubuhnya kembali ke lautan. Di bawah langit malam yang penuh bintang, ia tinggalkan telur-telurnya yang tersembunyi aman. B a b B a b KEMENTERIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET, DAN TEKNOLOGI REPUBLIK INDONESIA, 2024 Bahasa Indonesia: Bergerak Bersama (Edisi Revisi) untuk SD/MI Kelas V Penulis: Maya Lestari Gf dan Zulqarnain ISBN 978-623-118-361-3 (no.jil.lengkap PDF) 978-623-388-134-0 (jil.5 PDF)
162 Bahasa Indonesia: Bergerak BersamaBahasa Indonesia: Bergerak Bersama untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi) Mo kemudian mencapai air laut. Ia siap memulai petualangan baru di laut lepas. Di pantai itu telur-telurnya terperam dalam pasir yang hangat selama 60 hari. Suhu pasir berperan penting dalam menentukan jenis kelamin bayi penyu. Pasir yang lebih sejuk menghasilkan lebih banyak penyu jantan, sementara pasir yang lebih hangat akan melahirkan lebih banyak penyu betina. Jika suhu bumi terus menghangat karena perubahan iklim, akan lebih banyak penyu betina yang akan lahir. Setelah 60 hari, tepatnya saat Mo sudah berada di jauh di tengah samudra, telur-telur Mo mulai menetas. Bayi-bayi Mo kemudian merangkak keluar dari sarang mereka. Mereka semua menuju laut. Kemiringan pantai dan pantulan cahaya bulan memandu mereka menuju laut. Kelak, ingatan bayi-bayi penyu betina terhadap pantai yang hangat ini akan memandu mereka kembali untuk bertelur. Pada malam yang temaram ratusan bayi Mo memulai perjalanan pertama mereka menuju laut. Pergerakan mereka yang serentak membantu mereka terhindar dari pemangsa, seperti burung laut, rubah, rakun, dan anjing liar. Saat mereka sampai di bibir ombak, mereka segera berenang ke arah sargassum. Ini adalah rimbunan ganggang terapung yang menjadi tempat perlindungan mereka. Aktivitas 1 Menemukan Informasi Penting Setelah membaca artikel di atas, temukanlah 5 fakta penting yang terkait dengan perjalanan Mo bertelur. Tuliskan informasinya dalam tabel berikut ini. No. Informasi Penting 1 2 3 4 5
163Lembar Kerja Peserta Didik Aktivitas 2 Menceritakan Kembali Proses Bertelur Mo Dengan menggunakan bahasamu sendiri, ceritakan kembali proses Mo bertelur mulai dari tiba di pantai hingga kembali ke laut. Jawaban:
164 Bahasa Indonesia: Bergerak BersamaBahasa Indonesia: Bergerak Bersama untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi) Aktivitas 3 Menemukan Makna Kata Dalam artikel di atas terdapat kata-kata berikut. Carilah makna katanya. Kamu boleh mencarinya secara mandiri, berdiskusi dengan teman-temanmu, atau menemukan artinya dalam kamus. 1. peram berarti: 2. pemangsa berarti: 3. membasuh letih berarti: 4. iklim berarti: 5. temaram berarti:
165Lembar Kerja Peserta Didik Aktivitas 4 Belajar Menulis Kalimat yang Baik Ayo belajar cara menulis kalimat yang baik! Sebuah kalimat yang baik umumnya memuat hal berikut. Pola Contoh Kata Contoh dalam Kalimat Apa/Siapa? Mo Mo bertelur di pantai. Apa yang dilakukannya? bertelur Kapan/Di mana? pantai Kamu bisa membuat kalimat-kalimat baru seperti di atas. Kamu juga bisa melengkapi kalimat itu dengan berbagai keterangan tambahan. Berikut adalah contohnya. Kalimat Kalimat yang Ditambah Keterangan Lainnya Mo menggali pasir. Mo menggali pasir di bawah bulan yang bersinar terang. Anak-anak Mo keluar dari telur. Anak-anak Mo keluar dari telur dengan susah payah. Anak-anak Mo menuju laut. Anak-anak Mo menuju laut beramai-ramai. Sekarang buatlah kalimat-kalimat baru. Kalimat ini boleh terinspirasi dari kehidupan sehari-harimu. Kalimat
166 Bahasa Indonesia: Bergerak BersamaBahasa Indonesia: Bergerak Bersama untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi) Aktivitas 5 Analisis Sederhana Mengenai Hubungan Lingkungan dan Kelangsungan Hidup Jawablah pertanyaan berikut. 1. Bagaimana suhu pasir berpengaruh terhadap jenis kelamin bayi penyu? Jelaskan menggunakan kalimatmu sendiri. 2. Menurutmu, apa yang akan terjadi pada para penyu jika suhu bumi terus memanas? Aktivitas 6 Menjelaskan Tahapan dalam Proses Bertelur Mo Urutkan tahapan berikut sesuai dengan yang terjadi dalam cerita. Mo menggali sarang. Mo meletakkan telurnya. Bayi-bayi penyu merangkak ke laut. Mo kembali ke laut. Mo mencapai pantai dan mencari tempat bertelur.
167Lembar Kerja Peserta Didik Aktivitas 7 Membuat Rencana Penyelamatan Penyu Bayangkan kamu adalah anggota tim penyelamat penyu. Buatlah rencana penyelamatan untuk memastikan bayi-bayi penyu aman saat mereka menuju laut. Jelaskan tindakan yang akan kamu lakukan untuk melindungi mereka dari pemangsa dan ancaman lain. Kalimat
168 Bahasa Indonesia: Bergerak BersamaBahasa Indonesia: Bergerak Bersama untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi) B a b B a b Migrasi Penyu Laut: Petualangan Menjelajah Samudra Maya Lestari Gf Penyu laut, seperti Mo dan anak-anaknya, dikenal sebagai makhluk yang luar biasa. Mereka mampu melakukan migrasi yang sangat jauh. Dalam hidup mereka yang panjang, penyu laut dapat bermigrasi ribuan kilometer melintasi lautan. Salah satu penyu laut terbesar, penyu belimbing, bahkan dapat menempuh perjalanan hingga 16 ribu km setiap tahun. Itu sama dengan jarak tiga kali perjalanan Aceh-Papua. Para ilmuwan menggunakan teknologi satelit untuk melacak perjalanan luar biasa ini. Penyu belimbing di Samudra Pasi昀椀k, misalnya, bisa bermigrasi dari Asia Tenggara hingga perairan Alaska yang sangat dingin. Namun, cara penyu menemukan jalan pulang ke pantai tempat mereka dilahirkan masih menjadi misteri. Para peneliti percaya bahwa penyu menggunakan berbagai petunjuk alam, seperti medan magnet bumi, dan arus laut untuk menjelajahi lautan. Salah satu penemuan menarik adalah penyu mungkin merekam medan magnet pantai tempat mereka menetas. Ini memungkinkan mereka kembali ke tempat itu ketika sudah dewasa dan siap bertelur. Misalnya, penyu loggerhead yang lahir di Jepang. Penyu itu akan melakukan perjalanan sejauh 12 ribu km ke perairan Baja California, Meksiko, untuk tumbuh besar. Setelah dewasa, mereka kembali lagi ke Jepang untuk bertelur. Penelitian tentang migrasi penyu sangat penting. Ini karena penyu menghabiskan sebagian besar hidupnya di lautan terbuka yang penuh ancaman. Di Samudra Pasi昀椀k misalnya, mereka harus melewati Pusaran Sampah Pasi昀椀k. Itu adalah kumpulan sampah laut seperti plastik yang luasnya hampir sebesar Indonesia! Mereka juga harus menghadapi penangkapan berlebihan, KEMENTERIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET, DAN TEKNOLOGI REPUBLIK INDONESIA, 2024 Bahasa Indonesia: Bergerak Bersama (Edisi Revisi) untuk SD/MI Kelas V Penulis: Maya Lestari Gf dan Zulqarnain ISBN 978-623-118-361-3 (no.jil.lengkap PDF) 978-623-388-134-0 (jil.5 PDF)
169Lembar Kerja Peserta Didik polusi kimia, dan tumpahan minyak di laut. Dengan memahami rute migrasi penyu, kita dapat membantu upaya pelestarian untuk melindungi mereka dari kepunahan. Aktivitas 1 Perhatikanlah peta dunia ini, lalu jawab pertanyaan-pertanyaan berikut. Jepang Pusaran Sampah Pasifik Baja California 1. Penyu loggerhead melakukan migrasi dari Jepang ke perairan Baja California. Gambarlah garis/rute perjalanan penyu ini di peta tersebut. 2. Berdasarkan peta dan artikel yang kamu baca, tuliskan tantangan apa saja yang akan ditemui penyu loggerhead dalam perjalanannya. Tantangan yang ditemukan penyu loggerhead dalam migrasinya: 3. Apa yang bisa dilakukan manusia untuk melindungi penyu?
170 Bahasa Indonesia: Bergerak BersamaBahasa Indonesia: Bergerak Bersama untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi) 4. Mengapa memahami rute migrasi penyu laut sangat penting bagi kita? Aktivitas 2 Menyusun Urutan (Kronologi) Migrasi Penyu 1. Tulislah urutan perjalanan penyu, mulai dari fase menetas hingga kembali lagi ke pantai tempat ia lahir. 2. Berdasarkan artikel di atas, sebutkan bagian yang sangat berbahaya dalam perjalanan penyu.
171Lembar Kerja Peserta Didik B a b B a b Pelestarian Penyu: Menyelamatkan Sang Penjaga Laut Maya Lestari Gf Selama ribuan tahun, penyu laut telah berkelana melintasi lautan dunia, termasuk perairan Indonesia. Dahulu tantangan utama penyu mungkin hanya pemangsa yang mengintai dari dalam kegelapan laut. Kini penyu menghadapi tantangan baru, yaitu sampah plastik, perburuan telur penyu, dan rusaknya pantai tempat mereka bertelur. Untuk menjaga para penyu, kini mulai muncul usaha penyelamatan atau yang dikenal dengan konservasi penyu. Ada beberapa langkah yang dilakukan untuk menjaga penyu. Pertama, menjaga pantai-pantai tempat penyu bertelur. Di Indonesia, pantai-pantai seperti di Bali, Nusa Tenggara, dan Kalimantan dilindungi oleh pemerintah dan berbagai organisasi konservasi penyu. Di tempat tersebut masyarakat lokal dan relawan bekerja bersama untuk membersihkan pantai dari sampah plastik yang dapat membahayakan penyu. Kedua, melindungi telur-telur penyu hingga menetas. Telur-telur penyu dipindahkan ke tempat aman agar tidak diambil pemburu atau binatang liar. Telur-telur ini kemudian dieramkan selama sekitar dua bulan. Setelah bayi-bayi penyu menetas, mereka dilepas kembali ke laut dengan bantuan masyarakat. Langkah terakhir adalah menyebarkan informasi tentang pentingnya melindungi penyu. Penyu adalah penjaga ekosistem laut. Mereka suka memakan ubur-ubur. Itu membuat jumlah ubur-ubur di laut tetap seimbang. Dengan menyebarkan informasi, diharapkan masyarakat akan tergugah untuk melindungi kehidupan penyu. KEMENTERIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET, DAN TEKNOLOGI REPUBLIK INDONESIA, 2024 Bahasa Indonesia: Bergerak Bersama (Edisi Revisi) untuk SD/MI Kelas V Penulis: Maya Lestari Gf dan Zulqarnain ISBN 978-623-118-361-3 (no.jil.lengkap PDF) 978-623-388-134-0 (jil.5 PDF)
172 Bahasa Indonesia: Bergerak BersamaBahasa Indonesia: Bergerak Bersama untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi) Aktivitas 1 Menjelaskan Langkah-Langkah Konservasi Penyu Tulislah tiga langkah konservasi penyu berdasarkan artikel "Pelestarian Penyu: Menyelamatkan Sang Penjaga Laut". Langkah Konservasi Penyu Penjelasan Langkah 1 Langkah 2 Langkah 3 Aktivitas 2 Menjelaskan Informasi Penting Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut ini. Pertanyaan Jawaban Apa saja ancaman yang dihadapi penyu? Mengapa penyu disebut penjaga ekosistem laut?
173Lembar Kerja Peserta Didik Aktivitas 3 Mencocokkan Informasi tentang Penyu Cocokkanlah penyataan dalam tabel berikut dengan informasi yang ada di alam artikel. • Berilah tanda ceklis () untuk pernyataan yang informasinya kamu temukan di artikel. • Berilah tanda centang () untuk pernyataan yang informasinya tidak ada di artikel. Pernyataan Ada/Tidak Penyu laut dapat bermigrasi sejauh ribuan kilometer. Telur penyu mengandung protein. Penyu menjaga keseimbangan ekosistem laut dengan memakan ubur- ubur. Ada enam jenis penyu hidup di Indonesia. Aktivitas 4 Menganalisis Informasi Jelaskanlah dampak kegiatan manusia berikut terhadap penyu laut. Aktivitas Manusia Dampak pada Penyu Upaya yang Bisa Dilakukan untuk Mengatasinya Pembuangan sampah plastik ke laut Pengambilan telur penyu oleh manusia Pembangunan gedung dan rumah di sekitar pantai tempat penyu bertelur
174 Bahasa Indonesia: Bergerak BersamaBahasa Indonesia: Bergerak Bersama untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi) B a b B a b Mengunjungi Konservasi Penyu di Pariaman Maya Lestari Gf Hari ini aku dan teman-teman sekelas mengunjungi tempat konservasi penyu di Pariaman, Sumatra Barat. Kunjungan ini sudah direncanakan sejak lama. Sudah lama kami mendengar kisah tentang konservasi penyu. Kami sangat tertarik untuk mempelajarinya. Kami tiba di sana pukul 7.30 WIB. Di sana kami disambut oleh Kak Ahmad, pemandu konservasi. Kak Ahmad menjelaskan secara singkat sejarah konservasi penyu. Kata Kak Ahmad, pusat konservasi penyu ini didirikan untuk menjaga populasi penyu yang makin menurun. Telur-telur penyu bukan hanya sering dimangsa hewan, tetapi juga manusia. Untuk menjaga telur penyu, mereka sering memindahkan semua telur itu sarang buatan. Setelah pengenalan singkat, kami diajak melihat proses perawatan telur penyu yang sedang dieramkan. Telur-telur ini dijaga dengan sangat hati-hati selama dua bulan hingga menetas. Anak penyu yang baru lahir disebut tukik. Tukik-tukik ini sangat rawan dimangsa. Itu sebabnya mereka selalu mengawal pelepasan anak tukik agar sampai di laut dengan selamat. Terakhir sebelum pulang, kami semua diberi kesempatan untuk melepas tukik. Setiap anak mendapat satu tukik. Kami mengambil tukik dari dalam ember, lalu menaruhnya di pasir dengan hati-hati. Saat mengawal tukik ke laut, aku teringat semua cerita yang kubaca tentang penyu. Saat ini penyu menghadapi masalah yang sangat gawat di lautan, yaitu sampah. Aku pernah melihat tayangan televisi tentang penyu yang terjerat sampah plastik. Aku juga pernah melihat berita tentang penyu yang memakan plastik. Aku merasa sangat sedih mengingat itu. Aku berdoa agar tukik yang kami lepaskan ini bisa selamat dari semua ancaman itu. Aku juga bertekad untuk mengelola sampahku sendiri. Aku tidak ingin semua sampahku malah mengancam penyu-penyu ini. KEMENTERIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET, DAN TEKNOLOGI REPUBLIK INDONESIA, 2024 Bahasa Indonesia: Bergerak Bersama (Edisi Revisi) untuk SD/MI Kelas V Penulis: Maya Lestari Gf dan Zulqarnain ISBN 978-623-118-361-3 (no.jil.lengkap PDF) 978-623-388-134-0 (jil.5 PDF)
175Lembar Kerja Peserta Didik Aktivitas 1 Mencocokkan Informasi Tandailah informasi yang benar dengan tanda (). Tandai informasi yang salah dengan tanda (). No. Informasi Benar Salah 1 Pemandu konservasi bernama Ahmad. 2 Sebelum menetas, telur penyu dipindahkan ke ember. 3 Tukik dilepas ke laut dengan pengawalan. 4 Penyu hanya bertelur di pantai Pariaman. 5 Sampah plastik adalah salah satu ancaman bagi kehidupan penyu. Aktivitas 2 Mengurutkan Langkah-Langkah Penyelamatan Tukik Susunlah langkah penyelamatan penyu ini berdasarkan artikel di atas, dalam urutan yang benar (1, 2, 3, dan 4). Langkah Urutan Menunggu hingga telur menetas (sekitar 2 bulan). Mendirikan pusat konservasi penyu. Melepas tukik ke laut dengan pengawalan agar tidak dimangsa. Memindahkan telur ke sarang buatan agar aman.
176 Bahasa Indonesia: Bergerak BersamaBahasa Indonesia: Bergerak Bersama untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi) Aktivitas 3 Menemukan Informasi yang Tidak Ada dalam Bacaan Di bawah ini terdapat informasi yang tidak ada dalam artikel. Tandailah informasi tersebut. Tukik memakan ganggang setelah dilepas ke laut. Kak Ahmad adalah pemandu di konservasi penyu. Tukik akan tetap aman meski tidak dikawal. Penyu terancam oleh sampah plastik. Aktivitas 4 Menulis Huruf Kapital dengan Benar Perbaikilah kalimat-kalimat berikut dengan menaruh huruf kapital di tempat yang tepat. 1. aku dan teman-teman tiba di pantai pariaman. 2. kak ahmad memandu kami melihat tukik.
177Lembar Kerja Peserta Didik 3. desa apar menjadi tempat konservasi penyu. 4. kak ahmad membantu kami melepaskan anak penyu. 5. perairan indonesia adalah salah satu tempat tinggal penyu. Aktivitas 5 Membuat Cerita Buatlah cerita imajinatif mengenai perjalanan seekor tukik yang memulai petualangannya di laut. Sebelum mulai menulis cerita, pikirkanlah terlebih dahulu hal berikut ini. 1. Siapa tokoh utama dalam cerita? Ciptakanlah nama untuk tukikmu. 2. Apa tujuan tukik dalam ceritamu? Tukik ini memiliki satu tujuan penting, yaitu mencapai laut untuk memulai kehidupannya yang baru. Namun, perjalanan ini tidak mudah. Ada banyak bahaya yang mengintai.
178 Bahasa Indonesia: Bergerak BersamaBahasa Indonesia: Bergerak Bersama untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi) 3. Apa saja tantangan yang dihadapi tukik? Gunakan fakta yang kamu pelajari tentang bahaya yang dihadapi penyu, seperti sampah plastik, pemangsa, atau ancaman lainnya. Kamu bisa menggambarkan cara tukik berusaha menghindari bahaya-bahaya ini. 4. Bagaimana tukik mengatasi tantangan tersebut? Ceritakanlah cara tukik itu mengatasi tantangan dalam perjalanannya.
179Lembar Kerja Peserta Didik Habitat Penyu • Laut tropis dan subtropis • Penyu hidup di lautan hangat di seluruh dunia. B a b B a b M e n j a g a P e n y u Ancaman terhadap Penyu • Perburuan dan perdagangan penyu: cangkang dan telur penyu sering diburu. • Sampah plastik: plastik yang mengapung sering disangka makanan oleh penyu. Plastik membuat mereka sakit. • Kerusakan pantai: pembangunan di pantai membuat penyu kehilangan tempat aman untuk bertelur. Cara Melindungi Penyu • Jaga pantai tetap bersih. Jangan buang sampah sembarangan. • Tidak membeli suvenir yang terbuat dari bagian tubuh penyu. Cangkang penyu acap dibuat menjadi suvenir di pantai. • Jika bisa, bergabunglah dengan komunitas pelindung penyu. Komunitas ini acap mengadakan aneka kegiatan perlindungan penyu. KEMENTERIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET, DAN TEKNOLOGI REPUBLIK INDONESIA, 2024 Bahasa Indonesia: Bergerak Bersama (Edisi Revisi) untuk SD/MI Kelas V Penulis: Maya Lestari Gf dan Zulqarnain ISBN 978-623-118-361-3 (no.jil.lengkap PDF) 978-623-388-134-0 (jil.5 PDF)
180 Bahasa Indonesia: Bergerak BersamaBahasa Indonesia: Bergerak Bersama untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi) Penyu, Penjaga Kehidupan di Laut Penyu memiliki peran penting menjaga keseimbangan kehidupan di laut. Setiap jenis penyu memiliki peran yang berbeda, tetapi penting. Misalnya, penyu hijau membantu penyebaran pertumbuhan lamun atau rumput laut. Penyu acap memakan daun lamun di bagian yang sama. Ini membuat lamun tumbuh menyebar hingga menjadi padang lamun yang luas di dalam laut. Penyu sisik, dengan mulut berbentuk paruh burung, memiliki tugas penting dalam menjaga terumbu karang. Mereka memakan spons yang tumbuh di terumbu sehingga terumbu karang punya ruang untuk tumbuh. Tanpa penyu sisik, spons akan menguasai terumbu karang dan mengganggu ikan- ikan yang tinggal di sana. Ada juga penyu belimbing, yang terkenal sebagai pemakan ubur-ubur. Penyu belimbing membantu menjaga agar populasi ubur-ubur tidak terlalu banyak. Jika ubur-ubur tumbuh berlebihan, mereka bisa mengganggu kehidupan ikan dengan memangsa telur dan larva ikan. Jadi, penyu belimbing membantu memastikan laut tetap penuh dengan ikan yang menjadi sumber makanan kita. Bukan hanya hewan laut yang diuntungkan oleh penyu, tetapi juga burung-burung. Burung laut sering bertengger di cangkang penyu lekang untuk beristirahat atau mencari makan. Dengan menyediakan tempat bertengger, penyu lekang juga membantu burung laut terhindar dari hiu. Penyu sangat penting bagi kehidupan di laut. Meski sering dianggap hewan biasa, penyu sebenarnya penjaga yang membantu keseimbangan ekosistem laut. Jika populasi penyu terus menurun, ekosistem laut kita bisa rusak. Kehidupan di bumi pun akan terganggu.
181Lembar Kerja Peserta Didik Aktivitas 1 Menemukan Informasi Isilah tabel ini berdasarkan informasi yang kalian baca dari infogra昀椀k Menjaga Penyu dan artikel “Penyu, Penjaga Kehidupan Laut”. Pertanyaan Jawaban Sebutkan tiga cara melindungi penyu. Apa peran penting penyu di laut? Apa makanan penyu belimbing? Penyu apa yang menjadi tempat bertengger burung laut? Aktivitas 2 Membuat Kesimpulan Buatlah kesimpulan atas pertanyaan-pertanyaan berikut ini. Apa yang terjadi pada lamun jika tidak ada penyu hijau? Mengapa penyu sisik penting bagi terumbu karang?
182 Bahasa Indonesia: Bergerak BersamaBahasa Indonesia: Bergerak Bersama untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi) Aktivitas 3 Menuangkan Gagasan Jika kamu hendak mengajak orang untuk melindungi penyu, apa saja yang akan kamu sampaikan agar mereka tertarik?
183 angka tanda atau lambang sebagai pengganti bilangan; nomor anorganik mengenai atau terdiri atas benda selain manusia, tumbuhan, dan hewan; mengenai benda tidak hidup awalan imbuhan yang dirangkaikan di depan kata; pre昀椀ks bersua bertemu; berjumpa bilangan satuan jumlah blog catatan harian atau jurnal pribadi di internet yang dapat diakses oleh siapa saja berembuk berunding; berbincang-bincang cericip bunyi gersik yang terus-menerus cerita tuturan atau karangan yang membentangkan bagaimana terjadinya suatu hal (peristiwa, kejadian, dan sebagainya baik yang sungguh-sungguh terjadi maupun yang hanya rekaan belaka) diagram gambaran untuk memperlihatkan atau menerangkan sesuatu diskusi bertukar pikiran mengenai suatu masalah fakta hal (keadaan, peristiwa) yang merupakan kenyataan; sesuatu yang benar-benar ada atau terjadi 昀椀ksi cerita rekaan (roman, novel, dan sebagainya); khayalan; tidak berdasarkan kenyataan gagasan hasil pemikiran; ide gaya bahasa pemanfaatan atas kekayaan bahasa oleh seseorang dalam bertutur atau menulis; pemakaian ragam tertentu untuk memperoleh efek-efek tertentu gerangan agaknya; kiranya; konon gra昀椀k penyajian informasi dalam bentuk gambar, bukan dalam bentuk teks GlosariumGlosarium
184 hujan abu abu yang berjatuhan berlebihan dari udara karena letusan gunung berapi huruf kapital huruf yang berukuran dan berbentuk khusus (lebih besar daripada huruf biasa), biasanya digunakan sebagai huruf pertama dari kata pertama dalam kalimat, huruf pertama nama diri dan sebagainya, seperti A, B, H; huruf besar identi昀椀kasi penentu atau penetapan identitas seseorang, benda, dan sebagainya iklan pemberitahuan kepada khalayak mengenai barang atau jasa yang dijual, dipasang di dalam media massa (seperti surat kabar dan majalah) atau di tempat umum ilustrasi gambar (foto, lukisan) untuk membantu memperjelas isi buku, karangan, dan sebagainya imbuhan bubuhan (yang berupa awalan, sisipan, akhiran) pada kata dasar untuk membentuk kata baru; a昀椀ks infogra昀椀k informasi yang disampaikan dalam bentuk gra昀椀k inovasi pemasukan atau pengenalan hal-hal yang baru; pembaruan kalimat langsung kalimat yang diucapkan langsung oleh pembicara kepada orang yang dituju kata kunci kata atau ungkapan yang mewakili konsep yang telah disebutkan; kata dalam pemrograman bahasa yang menggambarkan perintah yang dikenali oleh komputer kata dasar kata-kata yang menjadi dasar bentukan kata yang lebih besar, misalnya jual menjadi dasar bentuk jualan kata jualan menjadi dasar bentukan kata berjualan kata sifat kata yang menjelaskan kata benda atau kata ganti benda; adjektiva kata tanya kata yang dipakai sebagai penanda pertanyaan dalam kalimat tanya KBBI Daring singkatan dari Kamus Besar Bahasa Indonesia dalam Jaringan, artinya kamus yang bisa diakses dengan fasilitas internet
185 kreatif memiliki daya cipta; memiliki kemampuan untuk menciptakan kreasi hasil daya cipta; hasil daya khayal (penyair, komponis, pelukis, dan sebagainya) lapak tempat majas cara melukiskan sesuatu dengan jalan menyamakannya dengan sesuatu yang lain; kiasan mata angin arah jarum pedoman; asal angin datang (yaitu utara, timur, selatan, barat) memandu memimpin memilah memisah; membagi menyimak mendengarkan (memperhatikan) baik-baik apa yang diucapkan atau dibaca orang mesin pencari program komputer yang menemukan informasi di internet dengan mencari kata-kata yang diketik metafora pemakaian kata atau kelompok kata bukan dengan arti yang sebenarnya, melainkan sebagai lukisan yang berdasarkan persamaan atau perbandingan, misalnya tulang punggung dalam kalimat pemuda adalah tulang punggung negara non昀椀ksi yang tidak bersifat 昀椀ksi, tetapi berdasarkan fakta dan kenyataan (tentang karya sastra, karangan, dan sebagainya) pantun bentuk puisi Indonesia (Melayu), tiap bait (kuplet) biasanya terdiri atas empat baris yang bersajak (a-b-a-b), tiap larik biasanya terdiri atas empat kata, baris pertama dan baris kedua biasanya untuk tumpuan (sampiran) saja dan baris ketiga dan keempat merupakan isi partisipasi perihal turut berperan serta dalam suatu kegiatan pengumuman pemberitahuan peta gambar atau lukisan pada kertas dan sebagainya yang menunjukkan letak tanah, laut, sungai, gunung, dan sebagainya presentasi penyajian atau pertunjukan (tentang sandiwara, 昀椀lm, dan sebagainya) kepada orang-orang yang diundang
186 ranum sangat masak ringkasan singkatan cerita saran pendapat (usul, anjuran, cita-cita) yang dikemukakan untuk dipertimbangkan singkatan hasil menyingkat (memendekkan), berupa huruf atau gabungan huruf (misalnya DPR, KKN, yth., dan sebagainya., dan hlm.) supel pandai menyesuaikan diri; pandai bergaul; luwes sinonim bentuk bahasa yang maknanya mirip atau sama dengan bentuk bahasa lain surat kertas dan sebagainya yang bertulis (berbagai-bagai isi maksudnya) tabel daftar berisi ikhtisar sejumlah (besar) data informasi, biasanya berupa kata-kata dan bilangan yang tersusun secara bersistem, urut ke bawah dalam lajur dan deret tertentu dengan garis pembatas sehingga dapat dengan mudah disimak tanggapan sambutan terhadap ucapan (kritik, komentar, dan sebagainya) tata letak pengaturan, penempatan, dan penataan unsur gra昀椀ka pada halaman atau seluruh barang cetakan supaya yang disajikan kelihatan menarik dan mudah dibaca tersirat terkandung; tersembunyi (di dalamnya) visual dapat dilihat dengan indra penglihatan (mata); berdasarkan penglihatan
187 Ariesto, A. 2009. “Pelaksanaan Program Anti Bullying Teacher Empowerment”. Lib.UI, 12 Juni 2017, dilihat 1 November 2020. <http://lib.ui.ac.id/ 昀椀le?昀椀le=digital/123656 -SK%20006%2009%20Ari%20p%20- %20 Pelaksanaan%20programLiteratur.pdf>. August, D. 2014. Balanced Literacy Guide for the Collaborative Classroom Grade 5 Unit 3-4. New York: McGraw-Hill Education. Brown, H. D. (2001). Teaching by Principles: An Interactive Approach to Language Pedagogy. White Plains, NY: Longman. Callella, Trisha. 2006. Daily Writing Warms-Up. Creative Teaching Press Inc, Huntington Beach, CA. De Bono, Edward. 2000. Six Thinking Hats. Rev. and update. London: Penguin Books. Duke, Amy McGowan, “Performance-Based Assessment within a Balanced Literacy Framework: An Analysis of Teacher Perceptions and Implementation in Elementary Classrooms” (2007). Electronic Theses and Dissertations. 501. https://digitalcommons.georgiasouthern.edu/etd/501 Fisher, Douglas, dkk. 2020. This is Balanced Literacy, Grades K-6. Corwin Press, Inc. SAGE Publication Ltd. Frey, Nancy, dkk. 2009. Productive Group Work: How to Engage Students, Build Teamwork, and Promote Understanding. Association for Supervision and Curriculum Development. Hebzynski, Samantha J. 2017. “Balanced Literacy Strategies”. Culminating Projects in Teacher Development. https://repository.stcloudstate.edu/ed_ etds/21 Indihadi, Dian. 2018. “Pembelajaran Menulis Berbasis Brainstorming”. Indonesian Journal of Primary Education Vol. 2, No. 2. 91-95- https:// ejournal.upi.edu/index.php/IJPE/article/view/15172/8572 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. t.t. “Repositori Kemdikbud”. Kemdikbud, dilihat 20 April 2020. <http://repositori.kemdikbud.go.id/view/ subjects/PED007=2E11.html>. Daftar PustakaDaftar Pustaka
188 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. t.t. “Rumah Belajar Kemdikbud”. Kemdikbud, dilihat 20 April 2020. <https://belajar.kemdikbud.go.id/ >. McGraw-Hill Reading Wonders. 2014. Balanced Literacy Guide. McGraw Hill Education. Miller, Marcia, and Martin Lee. 2000. The Big Book of Ready-to-Go Writing Lessons: 50 Engaging Activities with Graphic Organizers That Teach Kids How to Tell a Story, Convey Information, Describe, Persuade & More! Scholastics Inc. New York. NN. 2019. “Bullying: Guidelines for Teachers”. Teaching Tolerance, dilihat 1 November 2020. <https://www.tolerance.org/professional-development/ bullying-guidelines-for-teachers>. NN. t.t. “Bullying”. American Psychological Association”, dilihat 1 November 2020. <https://www.apa.org/topics/bullying>. Primary Years Programme: Language Scope and Sequence. 2009. Cardi昀昀, United Kingdom. International Baccalaureate Organization. Rahmat, Acep Saepul. “Games Book sebagai Media Peningkatan Minat Baca pada Pembelajaran Bahasa Indonesia SD Kelas Tinggi.” Indonesian Journal of Primary Education - Vol. 1 No. 1 (2017) 27-33 https://ejournal.upi.edu/ index.php/IJPE/article/view/7494/4855 Ritchhart, Ron, Mark Church, dan Karin Morrison. 2011. Making Thinking Visible. Chichester, England: Jossey Bass Wiley. Syah, Efran. 2013. “De昀椀nisi, Bentuk, dan Penyebab Bullying (Bully)”. Medkes, 5 Oktober 2013, dilihat 1 November 2020. <https://www.medkes. com/2013/10/pengertian-bullying-bully.html>. Verawaty, Evy. 2017. “Diferensiasi pada Pelajaran Membaca”. Edisi 3 Tahun Kedua. Surat Kabar Guru Belajar 9 hlm. 15-16. Wiedarti, Pangesti, dkk. 2016. “Desain Induk Gerakan Literasi Sekolah”. Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. http://repositori.kemdikbud.go.id/39/1/ Desain-Induk-Gerakan-Literasi-Sekolah.pdf
189 IndeksIndeks A angka 51, 98, 99, 100, 114, 183 anorganik 130, 183 awalan 59, 64, 107, 183, 184 B bersua 7, 183 bilangan 98, 99, 100, 114, 183, 186 blog 118, 119, 120, 183 C cericip 73, 183 cerita 2, 4, 6, 10, 15, 16, 17, 18, 26, 32, 33, 34, 35, 36, 37, 43, 50, 58, 70, 74, 76, 78, 83, 84, 85, 94, 96, 102, 103, 105, 109, 126, 130, 142, 143, 147, 158, 166, 174, 177, 183, 186, 198 D diagram 135, 183 diskusi 183 F fakta 183, 185 昀椀ksi 183, 185 G gagasan 25, 26, 66, 183 gaya bahasa 183 gerangan 79, 101, 183 gra昀椀k 183, 184 H hujan abu 7, 183 huruf kapital 107, 108, 114, 176, 184 I ilustrasi 184 imbuhan 183, 184 infogra昀椀k 184 inovasi 86, 184 K kalimat langsung 107, 184 Kamus 184 kata dasar 184 kata kunci 184 kata sifat 184 kata tanya 184 KBBI Daring 184 kreasi 185 kreatif iii, 20, 46, 68, 72, 76, 136, 184 L lapak 78, 81, 85, 185 M majas 185 mata angin 185 memandu 162, 176, 185 memilah 116, 185 menyimak viii, 96, 185
190 mesin pencari 185 metafora 35, 185 N non昀椀ksi 185 P pantun 185 partisipasi 131, 185 pengumuman 185 peta 146, 169, 185 presentasi 185 R ranum 33, 35, 185 ringkasan 186 S saran 186 singkatan 184, 186 sinonim 13, 14, 15, 18, 186 supel 13, 16, 186 surat 186 T tabel 9, 13, 15, 18, 35, 44, 59, 60, 64, 69, 72, 74, 78, 90, 111, 114, 125, 138, 142, 162, 173, 181, 186 tanggapan 51, 186 tata letak 186 tersirat 186 V visual 29, 31, 32, 186
191 Pro昀椀l Penulis Nama Lengkap : Maya Lestari Gus昀椀tri S.Sos.I Email : mayalestarigf@gmail.com Instansi : - Alamat Instansi : - Bidang Keahlian : Penulis, Editing Riwayat Pekerjaan/Profesi (10 Tahun Terakhir) Penulis Riwayat Pendidikan dan Tahun Belajar S1 Komunikasi Islam, UIN Imam Bonjol
192 Pro昀椀l Penulis Nama Lengkap : Zulqarnain Email : izul91@gmail.com Instansi : Sekolah Cikal AMRI Jakarta Alamat Instansi : Jl. Setu Raya No.3 Kel. Setu Kec. Cipayung, Jakarta Timur Bidang Keahlian : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Riwayat Pekerjaan/Profesi (10 Tahun Terakhir): 1. Pengajar mata pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia di SMP Cikal-Amri Jakarta (2017—Sekarang) 2. Pengajar mata pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia di SMP Diponegoro 1 Jakarta (2016—2017) 3. Pengajar mata pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia di SMP Labschool Rawamangun Jakarta (2016) 4. Pengajar mata pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia di SMK Muara Indonesia Jakarta (2013—2014) 5. Pengajar mata pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia di SMK Pelita 3 Jakarta (2012) 6. Staf pengajar Bimbel di BTA 70 Pondok Kelapa (2012) 7. Staf pengajar Bimbel di TEKNOS Cipinang (2012) 8. Staf pengajar Pendalaman Materi pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia di SMPN 243 Jakarta (2012—2013) Riwayat Pendidikan dan Tahun Belajar: 1. 2016—2017 PPG SM-3T UNJ Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia 2. 2009—2014 Universitas Negeri Jakarta Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia Judul Buku dan Tahun Terbit (10 Tahun Terakhir): 1. Bahasa Indonesia: Bergerak Bersama. Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. 2021.