E MODUL ASAM BASA

Created in Canva

MODUL ASAM BASAS M A K E L A S X IFASE F Nurfadilah Eka Putri KURIKULUM MERDEKA

Puji syukur kehadirat Allah SWT atas rahmat dan karunia-Nya sehingga modul ajar kimia materi asam-basa berbasis kearifan lokal batik ini dapat disusun dengan baik. Modul ajar ini disusun sebagai salah satu perangkat pembelajaran untuk membantu pendidik dalam melaksanakan proses pembelajaran yang lebih bermakna, kontekstual, dan sesuai dengan Kurikulum Merdeka. Modul ajar ini memuat materi mengenai konsep asam-basa, teori asam dan basa, pH, kekuatan asam dan basa, serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari yang dikaitkan dengan proses pembuatan batik sebagai bentuk kearifan lokal. Pembelajaran dirancang menggunakan model Project-Based Learning (PjBL) sehingga peserta didik diharapkan mampu memahami konsep kimia tidak hanya secara teori, tetapi juga melalui kegiatan proyek dan pengalaman belajar secara langsung. Di dalam modul ajar ini terdapat tujuan pembelajaran, kegiatan pembelajaran, asesmen diagnostik, formatif, penilaian sikap, pengetahuan, keterampilan, LKPD, refleksi, serta rubrik penilaian yang dapat digunakan sebagai pedoman dalam pelaksanaan pembelajaran di kelas. Penyusun menyadari bahwa modul ajar ini masih memiliki kekurangan. Oleh karena itu, kritik dan saran yang membangun sangat diharapkan demi penyempurnaan modul ajar ini agar menjadi lebih baik dan bermanfaat. Semoga modul ajar ini dapat membantu pendidik dan peserta didik dalam menciptakan pembelajaran kimia yang aktif, kreatif, bermakna, serta mampu menumbuhkan kepedulian terhadap budaya lokal dan lingkungan. Nurfadilah eka Putri I KATA PENGANTAR KURIKULUM MERDEKAModul Bjar Asam Basa

II DAFTAR ISI KURIKULUM MERDEKAModul Bjar Asam Basa KATA PENGANTAR ........................................................................ i DAFTAR ISI ................................................................................. ii PETUNJUK PENGGUNAAN MODUL .................................................. 2 INFORMASI UMUM ................................................................. 3 A. Identitas Modul ...................................................................... 3 B. Capaian Pembelajaran ............................................................ 3 C. Tujuan Pembelajaran (TP) ...................................................... 3 D. Indikator Kemampuan ............................................................. 4 E. Kompetensi Awal .................................................................... 4 F. Profil Pelajar Pancasila .......................................................... 5 G. Media, Sarana dan Prasarana .................................................. 5 H. Target Peserta Didik ............................................................... 6 I. Model Pembelajaran ................................................................ 6 KOMPETENSI INTI .................................................................. 6 A. Tujuan Kegiatan Pembelajaran ............................................... 6 B. Pemahaman Bermakna ............................................................ 8 C. Pertanyaan Pemantik ............................................................... 8 D. Kegiatan Pembelajaran ........................................................... 8 Pertemuan 1 Materi: Teori Asam–Basa ....................................................... 8 Asesmen .............................................................................. 10 Pertemuan 2 Materi: pH dan Kekuatan Asam ............................................ 13 Asesmen .............................................................................. 14 Pertemuan 3 Materi: Asam Basa dan Batik ............................................... 17 Asesmen .............................................................................. 19 Pertemuan 4 Materi: Proyek dan Presentasi ............................................. 22 Asesmen .............................................................................. 24 E. Refleksi Guru dan Peserta Didik ............................................ 27 F. Asesmen/Penilaian ................................................................. 29

1 PETUNJUK PENGGUNAAN MODUL KURIKULUM MERDEKAModul Bjar Asam Basa Petunjuk penggunaan modul ini disusun untuk membantu guru dalam melaksanakan pembelajaran materi Asam–Basa menggunakan e-modul berbasis Project Based Learning (PjBL) dengan pendekatan Model of Educational Reconstruction (MER) pada konteks pewarnaan batik alami Ciwaringin. Guru diharapkan memperhatikan petunjuk berikut. Pelajari terlebih dahulu isi e-modul, capaian pembelajaran, tujuan pembelajaran, indikator, serta alur kegiatan pembelajaran sebelum proses pembelajaran dilaksanakan. Pastikan sarana dan prasarana pendukung, seperti laptop/komputer, LCD proyektor, jaringan internet, dan perangkat peserta didik telah tersedia sebelum pembelajaran dimulai. Laksanakan pembelajaran sesuai sintaks Project Based Learning (PjBL) yang terdapat dalam e-modul, mulai dari pemberian pertanyaan mendasar, perencanaan proyek, penyusunan jadwal, pelaksanaan proyek, pemantauan perkembangan peserta didik, hingga presentasi dan evaluasi hasil proyek. Berikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengamati video, gambar, simulasi, maupun fenomena kontekstual yang tersedia dalam e-modul sebagai tahap membangun pemahaman awal. Bimbing peserta didik dalam menghubungkan konsep asam–basa dengan proses pewarnaan batik alami Ciwaringin sehingga pembelajaran menjadi lebih bermakna dan kontekstual. Dorong peserta didik untuk aktif berdiskusi, mengemukakan pendapat, bekerja sama dalam kelompok, serta menyelesaikan proyek sesuai petunjuk yang terdapat pada e-modul.

2 PETUNJUK PENGGUNAAN MODUL KURIKULUM MERDEKAModul Bjar Asam Basa Lakukan penilaian secara menyeluruh meliputi aspek pengetahuan, keterampilan, dan sikap menggunakan instrumen asesmen yang telah disediakan dalam modul. Berikan umpan balik, penguatan, serta tindak lanjut berdasarkan hasil asesmen dan refleksi peserta didik untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Gunakan hasil refleksi guru dan peserta didik sebagai bahan evaluasi untuk memperbaiki pelaksanaan pembelajaran pada pertemuan berikutnya.

INFORMASI UMUM A. IDENTITAS MODUL Nama Penyusun : Nurfadilah Eka Putri Jenjang Sekolah : Sekolah Menengah Atas Satuan Pendidikan : MAN 2 CIREBON Tahun Ajaran : 2025/2026 Kelas/Fase : XI / F Topik : Asam Basa Alokasi Waktu : 4 JP B. CAPAIAN PEMBEAJAARN Pada fase F, peserta didik diharapkan mampu menerapkan operasi matematika dalam perhitungan kimia, mempelajari sifat, struktur, dan interaksi partikel dalam membentuk berbagai senyawa, memahami dan menjelaskan aspek energi, laju, dan kesetimbangan reaksi kimia, menggunakan konsep asam-basa dalam keseharian, menggunakan transformasi energi kimia dalam keseharian, memahami kimia organik, dan memahami konsep kimia pada makhluk hidup. Peserta didik diharapkan juga mampu menjelaskan penerapan berbagai konsep kimia dalam keseharian dan menunjukkan bahwa perkembangan ilmu kimia menghasilkan berbagai inovasi. C. TUJUAN PEMBELAJARAN (TP) 1.Peserta didik mampu menjelaskan perbedaan asam dan basa menurut teori Arrhenius, Brønsted-Lowry, dan Lewis 2.Peserta didik mampu menjelaskan konsep asam, basa, dan pH berdasarkan teori yang relevan. 3.Peserta didik mampu menganalisis pengaruh pH terhadap perubahan warna zat pewarna alami. 4.Peserta didik mampu merancang proyek sederhana untuk menghasilkan pewarna batik alami dengan pH stabil. 5.Peserta didik mampu menganalisis peran dan manfaat asam-basa dalam proses pembuatan batik serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. 3KURIKULUM MERDEKAModul Bjar Asam Basa

D. INDIKATOR KEMAMPUAN 1.Menjelaskan konsep asam dan basa menurut teori Arrhenius, BrønstedLowry, dan Lewis 2.Membedakan sifat-sifat asam dan basa dalam kehidupan sehari-hari 3.Menjelaskan konsep pH dan hubungannya dengan konsentrasi ion H⁺ 4.Menganalisis hubungan kekuatan asam, konsentrasi, dan pH 5.Menganalisis pengaruh pH terhadap perubahan warna zat pewarna alami 6.Merancang proyek pembuatan pewarna batik alami dengan pH stabil E. KOMPETENSI AWAL Pertemuan 1: Teori Asam-Basa Materi: Perbedaan asam dan basa (Arrhenius, Brønsted-Lowry, Lewis) Pengetahuan Prasyarat Peserta didik telah: • Mengenal konsep zat dan larutan • Mengetahui contoh zat asam dan basa dalam kehidupan sehari-hari (jeruk, sabun, dll) • Memahami bahwa zat memiliki sifat tertentu (rasa, reaksi, dll) Kompetensi Awal Peserta didik mampu: • Mengidentifikasi contoh zat asam dan basa secara sederhana • Menjelaskan perbedaan rasa dan sifat umum asam dan basa • Mengaitkan pengalaman sehari-hari dengan konsep asam-basa Pertemuan 2: Konsep pH dan Konsentrasi Materi: pH, hubungan dengan ion H⁺, asam kuat & lemah Pengetahuan Prasyarat Peserta didik telah: • Memahami konsep asam dan basa dari pertemuan 1 • Mengenal simbol kimia sederhana (H⁺, OH⁻) • Memahami konsep bilangan dan logaritma dasar (matematika) Kompetensi Awal Peserta didik mampu: Mengidentifikasi bahwa tingkat keasaman dapat berbeda-beda Menyebutkan skala pH secara umum (asam, netral, basa) Menghubungkan konsentrasi larutan dengan kekuatan sifatnya (secara sederhana) 4KURIKULUM MERDEKAModul Bjar Asam Basa

Pertemuan 3: Asam-Basa dalam Batik Materi: Pengaruh pH terhadap warna pewarna alami Pengetahuan Prasyarat Peserta didik telah: Memahami konsep pH dan sifat asam-basa Mengetahui bahwa zat dapat berubah warna karena reaksi kimia Mengenal contoh bahan alami di lingkungan sekitar Kompetensi Awal Peserta didik mampu: Mengamati perubahan warna pada bahan alami Mengaitkan perubahan warna dengan kondisi lingkungan (asam/basa) Mengemukakan dugaan (hipotesis) sederhana Pertemuan 4: Proyek PjBL Materi: Pembuatan pewarna batik alami Pengetahuan Prasyarat Peserta didik telah: Memahami hubungan pH dengan warna Mengetahui bahan pewarna alami Memahami langkah dasar percobaan/praktikum Kompetensi Awal Peserta didik mampu: Bekerja sama dalam kelompok Merancang langkah sederhana percobaan Menggunakan alat dan bahan secara sederhana F. PROFIL PELAJAR PANCSILA 1.Bernalar Kritis : menganalisis hubungan pH dan perubahan warna 2.Kreatif : merancang proyek pewarna batik alami 3.Gotong Royong : bekerja dalam kelompok Berkebinekaan Global : menghargai batik sebagai budaya lokal G. MEDIA, SARANA DAN PRASARANA Media: 1.E-modul interaktif 2.Video pembelajaran 3.LKPD 5KURIKULUM MERDEKAModul Bjar Asam Basa

6 Alat & Bahan: 1.pH meter/kertas lakmus 2.Gelas beker, pipet, wadah 3.Bahan alami (kubis ungu, bunga telang, dll) 4.Larutan asam & basa (cuka, kapur, dll) Sarana: 1.Laboratorium / kelas 2. LCD / proyektor H. TARGET PESERTA DIDIK Peserta didik adalah siswa kelas XI (Fase F) dengan jumlah sekitar 30–36 orang. Kemampuan siswa beragam, mulai dari tinggi, sedang, hingga rendah, sehingga pembelajaran disesuaikan agar dapat mengakomodasi perbedaan tersebut. I. MODEL PEMBELAJARAN Model pembelajaran yang digunakan adalah Project-Based Learning (PjBL), yang dimulai dari pertanyaan mendasar, kemudian dilanjutkan dengan perencanaan proyek, penyusunan jadwal, pelaksanaan dan monitoring, evaluasi hasil, serta diakhiri dengan presentasi. KOMPETENSI INTI A. TUJUAN KEGAITAN PEMBELAJARAN Tujuan Pembelajaran Bab Setelah mengikuti seluruh rangkaian pembelajaran, peserta didik mampu memahami dan menjelaskan konsep asam dan basa berdasarkan berbagai teori, membedakan sifat-sifat asam dan basa dalam kehidupan sehari-hari, menjelaskan konsep pH serta hubungannya dengan konsentrasi ion dalam larutan, menganalisis keterkaitan antara kekuatan asam, konsentrasi, dan nilai pH, serta mengaitkan konsep tersebut dengan proses pembuatan batik. Selain itu, peserta didik juga mampu merancang dan membuat proyek sederhana berupa pewarna batik alami dengan pH yang terkontrol serta mempresentasikan hasilnya secara sistematis.KURIKULUM MERDEKAModul Bjar Asam Basa

7 berupa pewarna batik alami dengan pH yang terkontrol serta mempresentasikan hasilnya secara sistematis. Tujun Pembelajaran Sub Bab Pertemuan Pertama: Teori Asam-Basa dan Sifat Asam-Basa a.Peserta didik dapat menjelaskan konsep asam dan basa berdasarkan teori Arrhenius, Brønsted-Lowry, dan Lewis secara benar. b.Peserta didik dapat mengidentifikasi dan mengklasifikasikan zat asam dan basa dalam kehidupan sehari-hari. c.Peserta didik dapat membedakan sifat-sifat asam dan basa berdasarkan hasil pengamatan dan diskusi. d.Peserta didik menunjukkan keterampilan berpikir kritis dalam menganalisis perbedaan konsep asam dan basa dari berbagai teori. Pertemuan Kedua: Konsep pH dan Kekuatan Asam-Basa a.Peserta didik dapat menjelaskan konsep pH sebagai ukuran tingkat keasaman dan kebasaan suatu larutan. b. Peserta didik dapat menjelaskan hubungan antara pH dengan konsentrasi ion H⁺ dalam larutan. c. Peserta didik dapat menganalisis perbedaan antara asam kuat dan asam lemah berdasarkan nilai pH dan derajat ionisasi. d.Peserta didik menunjukkan kemampuan dalam melakukan perhitungan sederhana terkait pH dan menginterpretasikan hasilnya. Pertemuan Ketiga: Asam-Basa dalam Batik a.Peserta didik dapat menjelaskan pengaruh pH terhadap perubahan warna zat pewarna alami. b.Peserta didik dapat menganalisis hubungan antara konsep asam-basa dengan proses pembuatan batik. c.Peserta didik dapat mengidentifikasi bahan-bahan dalam proses batik yang berkaitan dengan sifat asam dan basa. d.Peserta didik menunjukkan kemampuan berpikir kritis dalam mengaitkan konsep kimia dengan fenomena budaya lokal. Pertemuan Keempat: Proyek Pembuatan Pewarna Batik Alami a.Peserta didik dapat merancang proyek pembuatan pewarna batik alami dengan pengaturan pH yang tepat. b. Peserta didik dapat melaksanakan proyek secara berkelompok dengan langkah yang sistematis. c.Peserta didik dapat menganalisis hasil proyek berdasarkan pengaruh pH terhadap warna yang dihasilkan. Peserta didik dapat mempresentasikan hasil proyek secara sistematis, komunikatif, dan bertanggung jawab.KURIKULUM MERDEKAModul Bjar Asam Basa

8 B. PEMAHAMAN BERMAKNA Materi asam dan basa mempelajari tentang sifat-sifat zat, teori asam-basa, serta konsep pH yang berkaitan dengan tingkat keasaman dan kebasaan suatu larutan. Pemahaman ini penting karena konsep asam-basa tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga memiliki banyak penerapan dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu contohnya terdapat pada proses pembuatan batik, di mana pengaturan pH larutan sangat berpengaruh terhadap perubahan dan kestabilan warna zat pewarna alami. Melalui pembelajaran ini, peserta didik diharapkan dapat menyadari bahwa ilmu kimia berperan dalam mendukung pelestarian budaya lokal serta mendorong penggunaan bahan alami yang lebih ramah lingkungan. C. PERTANYAAN PEMANTIK 1. Mengapa bahan seperti jeruk nipis atau cuka terasa asam dan digunakan dalam proses pembuatan batik? 2. Mengapa warna pewarna alami pada batik bisa berubah ketika ditambahkan kapur atau tawas? 3. Apakah larutan dengan konsentrasi yang sama selalu menghasilkan warna batik yang sama, atau ada faktor lain yang memengaruhinya? Bagaimana cara mengatur larutan agar warna batik yang dihasilkan tetap bagus dan tidak mudah pudar? D. KEGITAN PEMBELAJARAN PERTEMUAN 1 Materi: Teori Asam-Basa . Kegiatan Pendahuluan (15 Menit) 1.Guru membuka pembelajaran dengan salam dan mengajak peserta didik berdoa. 2.Guru melakukan presensi kehadiran peserta didik. 3.Guru memberikan apersepsi dengan menanyakan pengalaman peserta didik terkait zat asam dan basa dalam kehidupan sehari-hari, seperti rasa asam pada jeruk atau rasa licin pada sabun. 4.Guru memberikan motivasi dengan mengaitkan konsep asam-basa dengan proses pembuatan batik dan penggunaan bahan alami. 5.Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai. Guru menjelaskan secara singkat kegiatan pembelajaran menggunakan model Project- Based Learning (PjBL).KURIKULUM MERDEKAModul Bjar Asam Basa

9 2. Kegiatan Inti (60 Menit) Sintaks 1: Menentukan Pertanyaan Mendasar (10 Menit) 1.Guru memberikan pertanyaan pemantik terkait konsep asam-basa dalam kehidupan sehari-hari dan proses pembuatan batik. 2.Peserta didik mengemukakan pendapat awal berdasarkan pengalaman yang dimiliki. 3.Guru mengarahkan peserta didik untuk menghubungkan konsep asam-basa dengan penggunaan bahan dalam proses batik. Sintaks 2: Mendesain Perencanaan Proyek (10 Menit) 1.Guru menjelaskan konsep asam dan basa berdasarkan teori Arrhenius, Brønsted- Lowry, dan Lewis. 2.Peserta didik dibagi ke dalam beberapa kelompok. 3.Peserta didik berdiskusi untuk memahami perbedaan teori asam dan basa. Sintaks 3: Menyusun Jadwal Proyek (10 Menit) 1.Guru membimbing peserta didik dalam menyusun langkah kegiatan proyek yang akan dilakukan pada pertemuan berikutnya. 2.Peserta didik menentukan pembagian tugas dan jadwal kegiatan kelompok. 3.Guru memberikan arahan terkait target dan waktu pengerjaan proyek. Sintaks 4: Memonitor Perkembangan Proyek (10 Menit) 1.Guru memantau aktivitas diskusi dan kerja kelompok peserta didik. 2.Peserta didik mengidentifikasi contoh zat asam dan basa di lingkungan sekitar. 3.Peserta didik mencatat hasil pengamatan pada LKPD. Sintaks 5: Menguji Hasil (10 Menit) 1.Peserta didik menyampaikan hasil diskusi mengenai konsep asam dan basa. 2.Guru memberikan pertanyaan untuk menguji pemahaman peserta didik. 3.Peserta didik bersama kelompok membahas hasil identifikasi zat asam dan basa. Sintaks 6: Mengevaluasi Pengalaman Belajar (10 Menit) 1.Guru bersama peserta didik mengevaluasi proses pembelajaran yang telah dilakukan. 2.Peserta didik menyampaikan pengalaman dan kesulitan selama kegiatan pembelajaran. 3.Guru memberikan penguatan terhadap konsep yang telah dipelajari. 3. Kegiatan Penutup (15 Menit) 1.Guru bersama peserta didik menyimpulkan materi pembelajaran tentang konsep asam dan basa. 2.Guru memberikan refleksi singkat terkait pembelajaran yang telah dilakukan. 3.Guru memberikan umpan balik dan motivasi kepada peserta didik. 4.Guru menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya. 5.Guru menutup pembelajaran dengan doa dan salam.KURIKULUM MERDEKAModul Bjar Asam Basa

ASESMEN 1.Asesmen diagnostik a.Diagnostik kognitif (Pengetahuan awal) Tujuan: Mengetahui pemahaman awal peserta didik tentang asam dan basa Bentuk: Pretest Pilihan ganda Intrumen asesmen 1. Contoh zat yang bersifat asam dalam kehidupan sehari-hari adalah… A. Sabun B. Deterjen C. Cuka D. Pasta gigi Jawaban: C 2. Perbedaan sederhana antara asam dan basa yang benar adalah… A. Asam terasa pahit, basa terasa asam B. Asam terasa asam, basa terasa pahit/licin C. Asam tidak memiliki rasa, basa manis D. Asam dan basa memiliki rasa yang sama Jawaban: B 3. Sabun terasa licin karena… A. Mengandung zat asam B. Mengandung zat basa C. Tidak mengandung zat kimia D. Mengandung gula Jawaban: B 10KURIKULUM MERDEKAModul Bjar Asam Basa

Rentang Nilai Kategori 80 – 100 Tinggi 60 – 79 Sedang < 60 Rendah No. Pertanyaan ya tidak 1. Saya pernah mendengar tentang asam dan basa sebelumnya. 2. Saya tertarik mempelajari hubungan kimia dengan batik. 3. Saya siap mengikuti pembelajaran secara berkelompok. 4. Saya merasa percaya diri untuk menyampaikan pendapat. 11Kategori Pemahaman Awal b. Diagnostik Non-Kognitif Tujuan: Mengetahui minat, pengalaman, dan kesiapan belajar peserta didik Pedoman pensekoran · Setiap soal benar = 1 poin · Setiap soal salah = 0 poin Skor Maksimal = 3 Rumus Nilai: Nilai = (Skor diperoleh / 3) × 100KURIKULUM MERDEKAModul Bjar Asam Basa

12 2. Asesmen formatif Tujuan: Mengetahui tingkat pemahaman peserta didik terhadap konsep dasar asam dan basa berdasarkan teori Arrhenius, Brønsted-Lowry, dan Lewis setelah proses pembelajaran berlangsung, serta mengukur kemampuan peserta didik dalam mengidentifikasi sifat asam dan basa dalam kehidupan sehari-hari.” Bentuk: PG dan Uraian Intrumen asesmen A. Soal Pilihan Ganda 1.Zat dikatakan sebagai asam menurut teori Arrhenius jika… A. Menerima proton B. Menghasilkan ion H⁺ dalam air C. Menghasilkan ion OH⁻ dalam air D. Menyumbangkan pasangan elektron Jawaban: B 2.Menurut teori Brønsted-Lowry, basa adalah zat yang… A. Menghasilkan ion H⁺ B. Menerima proton (H⁺) C. Menghasilkan ion OH⁻ D. Menyumbangkan elektron Jawaban: B 3.Pasangan yang termasuk contoh asam dan basa dalam kehidupan sehari-hari adalah… A. Gula dan garam B. Air dan minyak C. Cuka dan sabun D. Alkohol dan bensin Jawaban: C B. Soal Uraian 1. (Pemahaman) Jelaskan perbedaan konsep asam menurut Arrhenius dan Brønsted-Lowry! Jawaban: ·Arrhenius: asam adalah zat yang menghasilkan ion H⁺ dalam air ·Brønsted-Lowry: asam adalah zat yang dapat mendonorkan proton (H⁺) Perbedaannya, teori Brønsted-Lowry lebih luas karena tidak terbatas pada larutan air.KURIKULUM MERDEKAModul Bjar Asam Basa

13 PERTEMUAN 2 Materi: pH dan Kekuatan Asam 1. Kegiatan Pendahuluan (15 Menit) 1.Guru membuka pembelajaran dengan salam dan mengajak peserta didik berdoa. 2.Guru melakukan presensi kehadiran peserta didik. 3.Guru mengaitkan materi sebelumnya tentang asam dan basa dengan konsep pH dalam kehidupan sehari-hari. 4.Guru memberikan apersepsi dengan menanyakan tingkat keasaman pada jeruk, cuka, dan sabun. 5.Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai. 6.Guru menjelaskan secara singkat kegiatan pembelajaran dan praktikum yang akan dilakukan. 2. Kegiatan Inti (60 Menit) Sintaks 1: Menentukan Pertanyaan Mendasar (10 Menit) 1.Guru memberikan pertanyaan pemantik terkait hubungan pH dengan tingkat keasaman suatu larutan. 2.Peserta didik mengemukakan pendapat awal mengenai perbedaan asam kuat dan asam lemah. 3.Guru mengarahkan peserta didik untuk menghubungkan konsep pH dengan bahan yang digunakan dalam proses batik. Sintaks 2: Mendesain Perencanaan Proyek (10 Menit) 1.Guru menjelaskan konsep pH dan hubungan konsentrasi ion H⁺ terhadap tingkat keasaman larutan. 2.Guru menjelaskan perbedaan asam kuat dan asam lemah. 3.Peserta didik berdiskusi dalam kelompok mengenai hasil pengamatan awal dan konsep pH. Sintaks 3: Menyusun Jadwal Proyek (10 Menit) 1.Guru membimbing peserta didik dalam menyusun langkah praktikum pengukuran pH. 2.Peserta didik menentukan pembagian tugas dalam kelompok. 3.Guru menjelaskan prosedur penggunaan alat dan bahan praktikum. Sintaks 4: Memonitor Perkembangan Proyek (10 Menit) 1.Guru memantau kegiatan praktikum dan diskusi kelompok peserta didik. 2.Peserta didik melakukan pengukuran pH beberapa larutan menggunakan indikator atau pH meter. 3.Peserta didik mencatat hasil pengamatan pada LKPD. Sintaks 5: Menguji Hasil (10 Menit) 1.Peserta didik menganalisis hasil praktikum dan membandingkan nilai pH setiap larutan. 2.Guru memberikan pertanyaan terkait hubungan pH dengan kekuatan asam dan basa. 3.Peserta didik menyampaikan hasil diskusi kelompok.KURIKULUM MERDEKAModul Bjar Asam Basa

14 Sintaks 6: Mengevaluasi Pengalaman Belajar (10 Menit) 1.Guru bersama peserta didik mengevaluasi kegiatan praktikum yang telah dilakukan. 2.Peserta didik menyampaikan pengalaman dan kesulitan selama praktikum. 3.Guru memberikan penguatan terkait konsep pH dan kekuatan asam. 3. Kegiatan Penutup (15 Menit) 1.Guru bersama peserta didik menyimpulkan hasil praktikum dan materi pembelajaran tentang pH dan kekuatan asam. 2.Guru memberikan refleksi singkat terkait kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan. 3.Guru memberikan umpan balik dan motivasi kepada peserta didik. 4.Guru menyampaikan materi pembelajaran pada pertemuan berikutnya. 5.Guru menutup pembelajaran dengan doa dan salam. A.Asesmen a.Diagnostik Kognitif Tujuan: Mengetahui pemahaman awal peserta didik mengenai konsep pH, asam kuat, dan asam lemah sebelum pembelajaran dimulai. Bentuk: Pretest Pilihan ganda Intrumen asesmen 1. Larutan yang memiliki pH kurang dari 7 bersifat … A. Basa B. Netral C. Asam D. Garam Jawaban: C 2. Semakin kecil nilai pH suatu larutan, maka sifat larutan tersebut semakin … A. Basa B. Netral C. Asam D. Garam Jawaban: C 3. Asam kuat memiliki ciri … A. Terionisasi sebagian dalam air B. Memiliki pH mendekati netral C. Terionisasi sempurna dalam air D. Tidak menghasilkan ion H⁺ Jawaban: CKURIKULUM MERDEKAModul Bjar Asam Basa

No Pernyataan Ya Tidak 1 Saya pernah menggunakan indikator pH atau kertas lakmus sebelumnya. 2 Saya tertarik mempelajari hubungan pH dengan kehidupan sehari-hari. 3 Saya siap bekerja sama dalam kegiatan praktikum kelompok. 15 Pedoman Penskoran Diagnostik Kognitif · Jawaban benar = 1 · Jawaban salah = 0 Rumus Nilai Nilai = (Skor diperoleh / Skor maksimal) × 100 a. Diagnostik Non-Kognitif Tujuan: Mengetahui kesiapan, minat, dan pengalaman peserta didik dalam kegiatan praktikum dan pembelajaran kelompok. Bentuk: Angket Ya / Tidak 2. Asesmen Non-Diagnostik a. Penilaian Sikap Teknik Penilaian: Observasi selama praktikum dan diskusi kelompok. Instrumen Observasi Sikap No Aspek yang Dinilai 1 2 3 4 1 Keaktifan dalam diskusi kelompok 2 Kerja sama dalam kelompok 3 Tanggung jawab selama praktikum 4 Ketelitian dalam melakukan pengamatanKURIKULUM MERDEKAModul Bjar Asam Basa

Skor Kriteria 4 Sangat aktif, bertanggung jawab, dan bekerja sama dengan baik 3 Aktif dan cukup bertanggung jawab 2 Kurang aktif dan kurang bekerja sama 1 Tidak aktif dan tidak menunjukkan tanggung jawab 16 Rubrik Penilaian Sikap 1.Asesmen Formatif Tujuan: Mengetahui ketercapaian tujuan pembelajaran mengenai konsep pH dan kekuatan asam. Bentuk: LKPD + Soal Uraian Intrumen asesmen 1. Jelaskan hubungan antara nilai pH dengan tingkat keasaman suatu larutan! Jawaban: Semakin kecil nilai pH maka larutan semakin asam, sedangkan semakin besar nilai pH maka larutan semakin basa. 2. Mengapa asam kuat memiliki pH lebih kecil dibandingkan asam lemah? Jawaban: Karena asam kuat terionisasi sempurna sehingga menghasilkan ion H⁺ lebih banyak dibandingkan asam lemah. Berdasarkan hasil praktikum, bandingkan pH cuka dan sabun, lalu jelaskan sifat kedua larutan tersebut! Jawaban: Cuka memiliki pH rendah sehingga bersifat asam, sedangkan sabun memiliki pH tinggi sehingga bersifat basa.KURIKULUM MERDEKAModul Bjar Asam Basa

Skor Kriteria 4 Jawaban lengkap, tepat dan disertai penjelasan 3 Jawaban benar namun kurang lengkap 2 Jawaban kurang tepat 1 Jawaban tidak sesuai 17 Rubrik Penilaian Formatif PERTEMUAN 3 Materi: Asam Basa dan Batik Kegiatan Pendahuluan (15 Menit) 1. Guru membuka pembelajaran dengan salam dan mengajak peserta didik berdoa. 2. Guru melakukan presensi kehadiran peserta didik. 3. Guru memberikan apersepsi tentang batik sebagai budaya lokal dan penggunaan bahan alami dalam proses pewarnaan. 4. Guru mengaitkan konsep asam-basa dengan perubahan warna pada pewarna alami batik. 5. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai. 2. Kegiatan Inti (60 Menit) Sintaks 1: Menentukan Pertanyaan Mendasar (10 Menit) 1. Guru memberikan pertanyaan pemantik terkait perubahan warna pewarna alami akibat pengaruh asam dan basa. 2. Peserta didik mengemukakan pendapat awal berdasarkan pengalaman atau pengetahuan yang dimiliki. 3. Guru mengarahkan peserta didik untuk menghubungkan konsep pH dengan proses pewarnaan batik.KURIKULUM MERDEKAModul Bjar Asam Basa

18 Sintaks 2: Mendesain Perencanaan Proyek (10 Menit) 1. Guru menjelaskan hubungan konsep asam-basa dengan proses pembuatan batik. 2. Peserta didik berdiskusi mengenai bahan pewarna alami yang dapat digunakan dalam proyek. 3. Peserta didik menentukan rancangan sederhana proyek pembuatan pewarna alami. Modul Ajar Asam Basa Sintaks 3: Menyusun Jadwal Proyek (10 Menit) 1. Guru membimbing peserta didik dalam menyusun langkah kegiatan proyek. 2. Peserta didik menentukan alat, bahan, dan jadwal pengerjaan proyek kelompok. 3. Guru memberikan arahan mengenai target hasil proyek. Sintaks 4: Memonitor Perkembangan Proyek (10 Menit) 1. Guru memantau diskusi dan aktivitas kelompok peserta didik. 2. Peserta didik mengidentifikasi bahan alami yang bersifat asam atau basa. 3. Peserta didik mencatat hasil identifikasi dan rancangan proyek pada LKPD. Sintaks 5: Menguji Hasil (10 Menit) 1. Peserta didik menyampaikan hasil rancangan proyek kelompok. 2. Guru memberikan masukan terkait rancangan yang telah dibuat. 3. Peserta didik melakukan perbaikan terhadap rancangan proyek berdasarkan arahan guru. Sintaks 6: Mengevaluasi Pengalaman Belajar (10 Menit) 1. Guru bersama peserta didik mengevaluasi kegiatan pembelajaran dan rancangan proyek yang telah dibuat. 2. Peserta didik menyampaikan pengalaman dan kesulitan selama diskusi kelompok. 3. Guru memberikan penguatan mengenai hubungan asam-basa dengan proses batik. 3. Kegiatan Penutup (15 Menit) 1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan materi pembelajaran tentang asambasa dalam batik. 2. Guru memberikan refleksi singkat terkait pembelajaran yang telah dilakukan. 3. Guru memberikan umpan balik dan motivasi kepada peserta didik. 4. Guru menyampaikan persiapan proyek pada pertemuan berikutnya. 5. Guru menutup pembelajaran dengan doa dan salam.KURIKULUM MERDEKAModul Bjar Asam Basa

ASESMEN 1.Asesmen diagnostik a.Diagnostik kognitif (Pengetahuan awal) Tujuan: Mengetahui pemahaman awal peserta didik mengenai hubungan konsep asam-basa dengan proses pewarnaan batik alami. Bentuk: Pretest Pilihan ganda Intrumen asesmen 1. Bahan alami yang dapat digunakan sebagai pewarna batik adalah … A. Plastik B. Daun jati C. Kaca D. Besi Jawaban: B 2. Perubahan warna pada pewarna alami dapat dipengaruhi oleh … A. pH larutan B. Bentuk wadah C. Ukuran kain D. Jenis gunting Jawaban: A 3. Larutan asam dan basa pada proses pewarnaan batik dapat menyebabkan … A. Perubahan warna zat alami B. Kain menjadi rusak seluruhnya C. Air berubah menjadi padat D. Pewarna tidak dapat digunakan Jawaban: A 19 Pedoman Penskoran Diagnostik Kognitif • Jawaban benar = 1 • Jawaban salah = 0 Rumus Nilai: Nilai = (Skor diperoleh / Skor maksimal) × 100KURIKULUM MERDEKAModul Bjar Asam Basa

No Pernyataan Ya Tidak 1 Saya pernah melihat proses pembuatan batik. 2 Saya tertarik mempelajari pewarna alami pada batik. 3 Saya siap bekerja sama dalam kegiatan proyek kelompok. 20 Diagnostik Non-Kognitif Tujuan: Mengetahui minat, pengalaman, dan kesiapan peserta didik dalam kegiatan proyek pewarna alami batik. Modul Ajar Asam Basa Bentuk: Angket Ya / Tidak Instrumen Diagnostik Non-Kognitif 2. Asesmen Non-Diagnostik a. Penilaian Sikap Teknik Penilaian: Observasi selama praktikum dan diskusi kelompok. Instrumen Observasi Sikap No Aspek yang Dinilai 1 2 3 4 1 Keaktifan dalam diskusi kelompok 2 Kerja sama dalam kelompok 3 Tanggung jawab selama praktikum 4 Menghargai pendapat temanKURIKULUM MERDEKAModul Bjar Asam Basa

21 2. Asesmen formatif Tujuan: Mengetahui pemahaman peserta didikm engenai hubungan konsep asam-basad engan proses pewarnaan batik alami. Bentuk: Uraian Intrumen asesmen 1. Jelaskan hubungan konsep asambasa dengan perubahan warna pada pewarna alami batik! Jawaban: Perubahan pH dapat memengaruhi struktur zat warna alami sehingga warna yang dihasilkan dapat berubah menjadi lebih terang atau lebih gelap. 2. Mengapa bahan alami lebih baik digunakan sebagai pewarna batik dibandingkan bahan kimia tertentu? Jawaban: Karena bahan alami lebih ramah lingkungan, aman digunakan, dan mengurangi pencemaran lingkungan. 3. Sebutkan contoh bahan alami yang dapat digunakan sebagai pewarna batik dan jelaskan warna yang dihasilkan! Jawaban: • Daun jati menghasilkan warna merah kecoklatan • Kunyit menghasilkan warna kuning • Kulit manggis menghasilkan warna ungu kecoklatanKURIKULUM MERDEKAModul Bjar Asam Basa

Skor Kriteria 4 Jawaban lengkap, tepat dan disertai penjelasan 3 Jawaban benar namun kurang lengkap 2 Jawaban kurang tepat 1 Jawaban tidak sesuai 22 Rubrik Penilaian Formatif PERTEMUAN 4 Materi: Proyek dan Presentasi 1.Kegiatan Pendahuluan (15 Menit) 1. Guru membuka pembelajaran dengan salam dan mengajak peserta didik berdoa. 2. Guru melakukan presensi kehadiran peserta didik. 3. Guru mengingatkan kembali materi sebelumnya tentang hubungan asam-basa dengan pewarna alami batik. 4. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan kegiatan proyek yang akan dilakukan. 5. Guru memberikan motivasi kepada peserta didik agar aktif dan bekerja sama selama kegiatan proyek berlangsung. 2. Kegiatan Inti (60 Menit) Sintaks 1: Menentukan Pertanyaan Mendasar (10 Menit) 1. Guru memberikan pertanyaan pemantik terkait pengaruh pH terhadap perubahan warna pewarna alami batik. 2. Peserta didik mengemukakan pendapat awal mengenai hasil proyek yang akan diperoleh. Sintaks 2: Mendesain Perencanaan Proyek (10 Menit) 1. Guru mengarahkan peserta didik untuk meninjau kembali rancangan proyek yang telah dibuat pada pertemuan sebelumnya. 2. Peserta didik menyiapkan alat dan bahan yang akan digunakan dalam proyek. Sintaks 3: Menyusun Jadwal Proyek (10 Menit) 1. Guru membimbing peserta didik dalam menyusun urutan pelaksanaan proyek. 2. Peserta didik membagi tugas setiap anggota kelompok agar kegiatan berjalan dengan baik.KURIKULUM MERDEKAModul Bjar Asam Basa

23 Sintaks 4: Memonitor Perkembangan Proyek (10 Menit) 1. Guru memantau kegiatan proyek yang dilakukan peserta didik. 2. Peserta didik melaksanakan praktik pembuatan pewarna alami dan mengamati perubahan warna yang terjadi. 3. Peserta didik mencatat hasil pengamatan pada LKPD. Sintaks 5: Menguji Hasil (10 Menit) 1. Peserta didik menganalisis hasil proyek berdasarkan perubahan warna yang diperoleh. 2. Guru memberikan pertanyaan dan masukan terkait hasil proyek kelompok. 3. Peserta didik mendiskusikan hasil proyek bersama kelompok. Sintaks 6: Mengevaluasi Pengalaman Belajar (10 Menit) 1. Peserta didik mempresentasikan hasil proyek kelompok secara sistematis. 2. Kelompok lain memberikan tanggapan dan pertanyaan. 3. Guru memberikan evaluasi dan penguatan terhadap hasil presentasi peserta didik. 3. Kegiatan Penutup (15 Menit) 1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan hasil pembelajaran dan proyek yang telah dilakukan. 2. Guru memberikan refleksi akhir terkait pembelajaran berbasis proyek. 3. Guru memberikan umpan balik dan apresiasi kepada peserta didik. 4. Guru menutup pembelajaran dengan doa dan salam.KURIKULUM MERDEKAModul Bjar Asam Basa

ASESMEN 1.Asesmen diagnostik a.Diagnostik kognitif (Pengetahuan awal) Tujuan: Mengetahui kesiapan dan pemahaman awal peserta didik mengenai pelaksanaan proyek pewarna alami dan pengaruh pH terhadap perubahan warna. Bentuk: Pretest Pilihan ganda Intrumen asesmen 1. Perubahan warna pada pewarna alami dapat dipengaruhi oleh … A. pH larutan B. Bentuk kain C. Ukuran wadah D. Jenis benang Jawaban: A Modul Ajar Asam Basa 2. Bahan alami berikut yang dapat digunakan sebagai pewarna batik adalah … A. Plastik B. Daun jati C. Kaca D. Besi Jawaban: B 3. Tujuan dilakukan proyek pembuatan pewarna alami adalah … A. Menghasilkan limbah kimia B. Mengurangi penggunaan bahan sintetis berbahaya C. Menghilangkan warna kain D. Membuat kain menjadi rusak Jawaban: B 24 Pedoman Penskoran Diagnostik Kognitif • Jawaban benar = 1 • Jawaban salah = 0 Rumus Nilai: Nilai = (Skor diperoleh / Skor maksimal) × 100KURIKULUM MERDEKAModul Bjar Asam Basa

NoPernyataanYaTidak1Saya siap bekerja sama dalam pelaksanaan proyek kelompok.2Saya percaya diri mempresentasikan hasil proyek di depan kelas.3Saya tertarik melakukan percobaan pewarna alami batik.Saya siap mengikuti kegiatan proyek sampai selesai.25 Diagnostik Non-Kognitif Tujuan: Mengetahui kesiapan peserta didik dalam melaksanakan proyek dan presentasi kelompok. Modul Ajar Asam Basa Bentuk: Angket Ya / Tidak Instrumen Diagnostik Non-Kognitif 2. Asesmen Non-Diagnostik a. Penilaian Sikap Teknik Penilaian: Observasi selama praktikum dan diskusi kelompok. Instrumen Observasi Sikap No Aspek yang Dinilai 1 2 3 4 1 Keaktifan dalam diskusi kelompok 2 Kerja sama dalam kelompok 3 Tanggung jawab selama praktikum 4 Kepercayaan diri saat presentasiKURIKULUM MERDEKAModul Bjar Asam Basa

Skor Kriteria 4 Sangat aktif, bertanggung jawab, dan bekerja sama dengan baik 3 Aktif dan cukup bertanggung jawab 2 Kurang aktif dan kurang bekerja sama 1 Tidak aktif dan tidak menunjukkan tanggung jawab 26 Rubrik Penilaian Sikap 1.Asesmen Formatif Tujuan: Mengetahui pemahaman peserta didik terhadap hasil proyek dan hubungan pH dengan perubahan warna pewarna alami. Bentuk: LKPD + Soal Uraian Intrumen asesmen 1. Jelaskan pengaruh pH terhadap perubahan warna pada pewarna alami batik! Jawaban: Perubahan pH dapat menyebabkan perubahan warna pada zat pewarna alami karena sifat kimia zat warna berubah dalam kondisi asam atau basa. 2. Mengapa pewarna alami lebih baik digunakan dibandingkan pewarna sintetis tertentu? Modul Ajar Asam Basa Jawaban: Karena pewarna alami lebih ramah lingkungan, lebih aman digunakan, dan mengurangi pencemaran lingkungan. 3. Jelaskan hasil proyek yang kelompokmu peroleh selama praktik pembuatan pewarna alami! Jawaban: Jawaban disesuaikan dengan hasil proyek masingmasing kelompok.KURIKULUM MERDEKAModul Bjar Asam Basa

Skor Kriteria 4 Jawaban lengkap, tepat dan disertai penjelasan 3 Jawaban benar namun kurang lengkap 2 Jawaban kurang tepat 1 Jawaban tidak sesuai 27 Rubrik Penilaian Formatif E. REFLEKSI GURU DAN PESERTA DIDIK Setelah mempelajari materi asam-basa yang dikaitkan dengan proses pembuatan batik, pendidik dan peserta didik melakukan kegiatan refleksi untuk meninjau kembali proses pembelajaran yang telah dilakukan. Refleksi ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pemahaman peserta didik terhadap materi, ketercapaian tujuan pembelajaran, pengalaman belajar selama kegiatan Project-Based Learning (PjBL), serta sebagai bahan evaluasi untuk memperbaiki proses pembelajaran selanjutnya agar lebih efektif, aktif, dan bermakna. Skor Pertanyaan refleksi guru 1 Apakah peserta didik mampu memahami konsep asam dan basa berdasarkan teori Arrhenius, Brønsted-Lowry, dan Lewis dengan baik? 2 Apakah peserta didik mampu menjelaskan hubungan antara pH, konsentrasi ion H⁺, dan kekuatan asam atau basa? 3 Apakah peserta didik mampu mengaitkan konsep asam-basa dengan proses pembuatan batik dan penggunaan pewarna alami? 4 Apakah kegiatan pembelajaran berbasis Project-Based Learning (PjBL) berjalan sesuai sintaks yang telah direncanakan? Refleksi GuruKURIKULUM MERDEKAModul Bjar Asam Basa

No Pertanyaan refleksi guru 5 Apakah peserta didik aktif bekerja sama, berdiskusi, dan berpartisipasi selama kegiatan proyek berlangsung? 6 Kendala apa saja yang muncul selama kegiatan pembelajaran dan bagaimana solusi untuk perbaikan pembelajaran berikutnya 7 Bagaimana respon dan minat peserta didik terhadap pembelajaran kimia yang dikaitkan dengan budaya lokal batik? No. Pertanyaa Refleksi Siswa Iya Tidak 1 Saya sudah mampu memahami konsep asam dan basa dalam 2 Saya sudah dapat menjelaskan hubungan antara pH dan tingkat 3 Saya sudah mampu membedakan asam kuat dan asam lemah 4 Saya sudah memahami hubungan konsep asam-basa dengan proses 5 Saya sudah mampu bekerja sama dengan kelompok selama 6 Saya sudah percaya diri dalam menyampaikan hasil diskusi dan 7 Saya masih mengalami kesulitan dalam memahami beberapa 28 Refleksi Peserta DidikKURIKULUM MERDEKAModul Bjar Asam Basa

29 F. ASESMEN/PENILAIAN No Aspek yang Dinilai 1 2 3 4 1 Keaktifan dalam diskusi kelompok 2 Kerja sama dalam kelompok 3 Tanggung jawab selama praktikum/proyek 4 Disiplin mengikuti kegiatan pembelajaran 5 Menghargai pendapat teman 6 Percaya diri saat presentasi 1. Penilaian Sikap Modul Ajar Asam Basa Teknik Penilaian 1. Observasi 2. Penilaian Diri 3. Penilaian Antar Teman Rubrik Penilaian Sikap Skor Kriteria 4 Sangat aktif, sangat disiplin, bertanggung jawab, dan mampu bekerja sama dengan sangat baik 3 Aktif, disiplin, dan cukup bertanggung jawab 2 Kurang aktif dan kurang menunjukkan kerja sama 1 Tidak aktif dan tidak menunjukkan sikap tanggung jawabKURIKULUM MERDEKAModul Bjar Asam Basa

30 b. Penilaian Diri Petunjuk: Berikan tanda centang (✓) pada kolom yang sesuai dengan keadaan diri sendiri. No Pernyataan Ya Tidak 1 Saya aktif mengikuti kegiatan pembelajaran dan diskusi kelompok 2 Saya bertanggung jawab dalam menyelesaikan tugas kelompok 3 Saya menghargai pendapat teman saat diskusi berlangsung. 4 Saya percaya diri menyampaikan hasil presentasi kelompok. 5 Saya disiplin selama kegiatan pembelajaran berlangsung. c. Penilaian Antar Teman Petunjuk: Berikan penilaian kepada teman kelompokmu secara jujur dan objektif. No Pernyataan Ya Tidak 1 Teman saya aktif dalam kegiatan kelompok. 2 Teman saya bekerja sama dengan baik selama proyek berlangsung. 3 Teman saya bertanggung jawab terhadap tugas yang diberikan. 4 Teman saya menghargai pendapat anggota kelompok lain. 5 Teman saya percaya diri saat presentasi kelompok.KURIKULUM MERDEKAModul Bjar Asam Basa

31 No Aspek yang Dinilai 1 2 3 4 1 Ketepatan penggunaan alat dan bahan 2 Ketepatan langkah kerja proyek 3 Kemampuan melakukan pengamatan 4 Ketelitian mencatat hasil pengamatan 5 Kemampuan menganalisis hasil proyek 6 Kualitas produk pewarna alami yang dihasilkan 7 Kemampuan presentasi hasil proyek 2. Penilaian Keterampilan Teknik Penilaian 1. Praktikum 2. Proyek 3. Presentasi a. Lembar Penilaian Keterampilan Proyek Rubrik Penilaian Keterampilan Skor Kriteria 4 Sangat terampil, hasil proyek sangat baik, dan presentasi sangat jelas 3 Terampil dan hasil proyek baik 2 Cukup terampil namun masih terdapat beberapa kesalahan 1 Kurang terampil dan belum mampu menyelesaikan proyek dengan baikKURIKULUM MERDEKAModul Bjar Asam Basa

No Tujuan Pembelajaran Materi Level Kognitif Indikator Soal No Soal 1 Peserta didik mampu menjelaskan perbedaan asam dan basa menurut teori Arrhenius, Brønsted-Lowry, dan Lewis Teori asam- basa C2 Menentukan pengertian asam menurut Arrhenius dan Brønsted-Lowry 1,2 2 Peserta didik mampu menjelaskan konsep asam, basa, dan pH berdasarkan teori yang relevan Konsep pH C2 dan C3 Menentukan sifat larutan berdasarkan nilai pH dsn Menganalisis hubungan pH dengan tingkat keasaman 3,4 3 Peserta didik mampu menganalisis pengaruh pH terhadap perubahan warna zat pewarna alami Pewarna alami C3 Menentukan pengaruh pH terhadap perubahan warna dan Menganalisis perubahan warna zat alami akibat asam dan basa 3,6 32 Rumus Penilaian Nilai Sikap Kisi-kisi Penilaian Keterampilan Nilai Keterampilan Penilaian Pengetahuan Tujuan Penilaian Penilaian pengetahuan dilakukan untuk mengetahui tingkat pemahaman peserta didik terhadap materi asam-basa, konsep pH, pengaruh pH terhadap pewarna alami, serta penerapan konsep asam-basa dalam proses pembuatan batik. Kisi-Kisi Penilaian Pengetahuan Asesmen SumatifKURIKULUM MERDEKAModul Bjar Asam Basa

33 Nilai Keterampilan Tujuan: Penilaian pengetahuan dilakukan untuk mengetahui tingkat pemahaman peserta didik terhadap materi asam-basa, konsep pH, pengaruh pH terhadap pewarna alami, serta penerapan konsep asam-basa dalam proses pembuatan batik. Bentuk: Pilihan Ganda Intrumen asesmen 1. Menurut teori Arrhenius, asam adalah zat yang … A. Menghasilkan ion OH⁻ B. Menghasilkan ion H⁺ dalam air C. Menerima proton D. Menyumbangkan pasangan elektron Jawaban: B 2. Menurut teori Brønsted-Lowry, basa merupakan zat yang … A. Menghasilkan ion H⁺ B. Menghasilkan ion OH⁻ C. Menerima proton (H⁺) D. Menyumbangkan elektron Jawaban: C 3. Larutan dengan pH 2 bersifat … A. Basa B. Netral C. Asam D. Garam Jawaban: C 4. Semakin kecil nilai pH suatu larutan maka … A. Larutan semakin basa B. Larutan semakin netral C. Larutan semakin asam D. Larutan tidak memiliki sifat Jawaban: C 5. Perubahan warna pada pewarna alami batik dapat dipengaruhi oleh … A. Bentuk kain B. Jenis benang C. pH larutan D. Ukuran wadah Jawaban: CKURIKULUM MERDEKAModul Bjar Asam Basa

34 Intrumen asesmen 6. Kubis ungu dapat berubah warna ketika ditambahkan larutan asam atau basa karena … A. Mengandung logam B. Dipengaruhi suhu C. Dipengaruhi perubahan pH D. Mengandung minyak Jawaban: C 7. Bahan alami berikut yang dapat digunakan sebagai pewarna batik adalah … A. Plastik B. Daun jati C. Kaca D. Besi Jawaban: B 8. Agar warna pewarna alami batik tetap stabil, maka yang perlu diperhatikan adalah … A. Jenis gunting B. Bentuk kain C. Kondisi pH larutan D. Ukuran wadah Jawaban: C 9. Manfaat penggunaan konsep asam-basa dalam proses pembuatan batik adalah … A. Mengatur perubahan dan kestabilan warna B. Menentukan harga kain C. Membuat motif batik D. Mengubah bentuk kain Jawaban: A 10. Penerapan konsep asam-basa dalam kehidupan sehari-hari dapat ditemukan pada … A. Proses pewarnaan batik alami B. Bentuk meja belajar C. Ukuran pakaian D. Jenis alat tulis Jawaban: AKURIKULUM MERDEKAModul Bjar Asam Basa

35 Tujuan: Asesmen pengayaan diberikan kepada peserta didik yang telah mencapai ketuntasan belajar dengan tujuan untuk memperdalam pemahaman konsep asam-basa, pH, serta penerapannya dalam proses pembuatan batik alami. Bentuk: 1.Tugas proyek sederhana 2.Studi kasus Analisis fenomena sehari-hari Intrumen asesmen Tugas Pengayaan Peserta didik diminta untuk melakukan kegiatan berikut: 1.Mencari informasi mengenai bahan alami lain yang dapat digunakan sebagai pewarna batik selain yang telah dipelajari di kelas. 2.Menganalisis pengaruh kondisi asam dan basa terhadap perubahan warna bahan alami tersebut. Rentang Nilai Kategori 86–100 Sangat Baik 71–85 Baik 56–70 Cukup ≤ 55 Kurang Pedoman Penskoran Jawaban benar = 1 poin Jawaban salah = 0 poin Skor Maksimal = 10 Rumus Nilai Kategori Peniaian Asesmen PengayanKURIKULUM MERDEKAModul Bjar Asam Basa

Intrumen asesmen 3.Membuat laporan sederhana yang berisi: Nama bahan alami Warna yang dihasilkan Pengaruh larutan asam dan basa terhadap warna Manfaat penggunaan bahan alami bagi lingkungan 4.Mempresentasikan hasil analisis secara singkat di depan kelas. Aspek Penilaian 1 2 3 4 Ketepatan informasi Informasi kurang tepat Informasi cukup tepat Informasi tepat Informasi sangat tepat dan lengkap Analisis pengaruh pH Analisis kurang sesuai Analisis cukup sesuai Analisis sesuai Analisis sangat baik dan mendalam Kreativitas penyajian Kurang menarik Cukup menarik Menarik Sangat menarik dan kreatif Presentasi Kurang percaya diri Cukup percaya diri Baik Sangat baik dan komunikatif 36 Rubrik Penilaian penilian Pedoman Penskoran Pengayaan Skor akhir dihitung dengan rumus:KURIKULUM MERDEKAModul Bjar Asam Basa

37 Tujuan: Asesmen remedial diberikan kepada peserta didik yang belum mencapai ketuntasan belajar agar dapat memahami kembali konsep asam-basa, pH, serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari dan proses batik. Bentuk: 1.Pembelajaran ulang 2.Bimbingan kelompok kecil 3.Latihan soal sederhana Intrumen asesmen Soal Remedial 1. Jelaskan pengertian asam menurut teori Arrhenius! Jawaban: Asam menurut Arrhenius adalah zat yang menghasilkan ion H⁺ dalam air. 2. Apa yang dimaksud dengan pH? Jawaban: pH adalah ukuran tingkat keasaman atau kebasaan suatu larutan. 3. Mengapa pewarna alami dapat berubah warna ketika ditambahkan larutan asam atau basa? Jawaban: Karena perubahan pH memengaruhi sifat kimia zat pewarna alami sehingga warnanya berubah. 4. Sebutkan satu contoh bahan alami yang dapat digunakan sebagai pewarna batik! Jawaban: Daun jati / kunyit / bunga telang. 5. Apa manfaat penggunaan pewarna alami dalam proses pembuatan batik? Jawaban: Lebih ramah lingkungan dan aman digunakan. Skor Kriteria 4 Jawaban benar, lengkap, dan jelas 3 Jawaban benar tetapi kurang lengkap 2 Jawaban kurang tepat 1 Jawaban tidak sesuai Asesmen Remedial Asesmen Remedial Tindak Lanjut Remedial Peserta didik mengulang mempelajari materi yang belum dipahami. Guru memberikan penjelasan tambahan dan contoh sederhana. Peserta didik mengerjakan kembali soal latihan hingga mencapai ketuntasan belajar.KURIKULUM MERDEKAModul Bjar Asam Basa

KURIKULUM MERDEKAModul Bjar Asam BasaNurfadilah Eka Putri