View 26. PUTU GITA SABDA GAYATRI PUTRI AKU MENJADI LEBIH BAIK AKU BISA MENAIKI SEPEDA RODA DUA widi adnyana flipbook.
Nama : Putu Gita Sabda Gayatri Putri Tema: Versi Terbaik Ku. Kelass : 4B Nomor Absen : 26 AKU BISA MENAIKI SEPEDA RODA DUA Dulu aku ingin sekali bisa menaiki sepeda roda dua, tapi setiap aku menaiki sepeda roda dua aku selalu terjatuh, ayahku selalu ada di sisiku menemaniku dan menyemangatiku . Akupun bangkit kembali untuk berlatih lagi . Pada suatu saat aku tiba –tiba bisa menaiki sepeda roda dua, akan tetapi tiba-tiba aku kembali terjatuh ‘ bruk’! aku pun menangis ayah ku datang dan membantuku untuk berdiri. Ayahku berkata ‘ lain kali hati- hati dan tetep semangat mencoba mengendarai sepedanya ‘ mendengar ucapan ayah ku, akupun mencoba sekalilagi ternyata aku bisa menaiki sepeda roda dua tampa terjatuh . Rasa penasaran ku semakin terpacu sehingga aku mencoba sekali lagi dan benar saja aku sudah bisa menaiki sepeda roda dua tampa di bantu. Keesokan harinya aku pun di belikan sepeda baru yang bagus dan berwarna kesukaan yaitu warna pink, serta dihiasi pita. Aku pun senang dan mengucapkan ‘ terimakasih kepada ibu dan ayah‘ aku pun menaiki sepeda baruku dengan senang hati. Di sana aku langsung mencoba mengendarai bersama teman ku keliling di lingkungan rumah. Ternyata ada salah satu temanku yang tidak bisa menaiki sepeda dan aku mengajarinya. Ternyata sama persis saat aku belajar mengendarai sepeda, temanku juga berulang kali terjatuh, akan tetapi aku sabar dan menasehati dia. Temanku sama sepertiku ia pantang menyerah dan terus mencoba, dan akhinya dia bisa menaiki sepeda. Disana dia memeluku dan bilang terimakasih kepadaku. Senang sekali bisa belajar bareng-bareng dan berbagi pengalaman bersama teman sendiri. Tak kusangka dia di belikan sepeda baru oleh orangtuanya, karena diketahui sudah bisa mengendarai sepeda roda dua, kitapu sering bermain bersama. Membantu teman atau saudara yang tidak bisa menaiki sepeda sungguh senangnya. Di tengah perjalanan saat bersepeda aku dan temanku melihat ada seorang anak yang di buli, karena tidak bisa menaiki sepeda. Di sana aku dan teman ku menegur anak tersebut. Aku pun menegur mereka, setelah itu mereka langsung pergi meninggakan kami. Akupun dan temanku langsung mengantar pulang. Keesokan harinya saat siang kita melihat anak tersebut yang sedang termenung, kamipun mendatangi anak itu, dan bertanya, ‘ kenapa kamu termenung disisni?” dia pun menjawab aku pengen bermain sepeda seperti kalian, tapi aku tidak bisa mengendari sepeda. Kebetulan banget kita mau mengajari kamu, aku dan temanku langsung mengajari anak tersebut sampai bisa dan kita bertigapun mulai akrap satu samalain . kitapun bersahabat bertiga. Kita sering bermain sepeda bersama. Sungguh senang pengalaman bersama temanku.
Pesan moral: Kita tidak boleh menyerah karena kita pasti bisa, bila sering berlatih dan mau mencoba, seperti peribahasa “ala bisa karena terbiasa”, dan berbagi pengalaman kepada sesama sangat menyenangkan, ada pengalaman baru dari hal tersebut. Tokoh: Aku , Temanku dan Ayah.