Buku ini mengisahkan sejarah Kampung Perigi, termasuk Masjid Jami Alabror, para tokoh dan pewakif, serta silsilah keluarga warga. Dilengkapi sambutan, foto, dan amalan yasin, tahlil, serta doa arwah.
Menara Kampung Perigi adalah buku yang ditulis oleh Mufid Albatawy dan diterbitkan oleh Alabror Publishing pada April 2021. Buku ini ditujukan bagi warga Kampung Perigi dan generasi penerusnya agar mengenal asal usul serta sejarah kampung dan tokoh tokoh yang berjasa.
Bagian awal memuat sambutan dari sesepuh kampung, ketua RW 010 Kelurahan Kebayoran Lama Selatan, dan ketua makam wakaf Kampung Perigi. Sambutan ini menekankan pentingnya sejarah dan silaturahmi, serta tujuan penyusunan silsilah untuk pedoman siapa yang berhak dimakamkan di pemakaman wakaf.
Buku ini memuat selayang pandang Kampung Perigi Tanah Kusir dan Masjid Jami Alabror, termasuk sejarah pendiriannya. Dijelaskan pula profil para pewakif tanah masjid dan tokoh tokoh seperti almarhum H. Abdulloh bin H. Naselan, H. Kibagus Hamzah, dan lainnya, yang mewarnai kehidupan Islami di kampung tersebut.
Bagian kenangan berisi catatan tentang Kali Kite, Nuba/Mortas, intercom, break dance, Kebon Kosong, dan PGJ Tanah Kusir. Dilanjutkan dengan foto foto dan silsilah anak keturunan dari beberapa keluarga, seperti Kentong/Numbre, Amran bin Lepa, H. Eneng bin Bandjir, dan lainnya.
Penutup buku menyajikan bacaan yasin, tahlil, dan doa arwah untuk mendoakan para pendahulu. Penulis juga menyampaikan rasa syukur dan harapan agar buku ini bermanfaat bagi seluruh warga Kampung Perigi dan generasi selanjutnya.