Laporan ini menyajikan perkembangan literasi Cinta Bangga Paham (CBP) Rupiah dan temuan uang tidak asli di wilayah kerja KPwBI Balikpapan per September 2026. Dokumen ditujukan untuk internal Bank Indonesia dan pemangku kepentingan terkait. Bagian pertama menguraikan strategi penguatan sinergi edukasi melalui program BERLIAN (Belajar Rupiah & Pelindungan Konsumen di Lingkungan Kelurahan) dan…
Laporan ini menyajikan perkembangan literasi Cinta Bangga Paham (CBP) Rupiah dan temuan uang tidak asli di wilayah kerja KPwBI Balikpapan per September 2026. Dokumen ditujukan untuk internal Bank Indonesia dan pemangku kepentingan terkait.
Bagian pertama menguraikan strategi penguatan sinergi edukasi melalui program BERLIAN (Belajar Rupiah & Pelindungan Konsumen di Lingkungan Kelurahan) dan BENDERA (Belajar Rupiah Dari Inspektur Upacara) yang menyasar komunitas ibu rumah tangga dan pemuda. Terdapat laporan perlombaan Duta Bunda CBP dan survei mandiri persiapan ICK.
Bagian kedua melaporkan temuan uang tidak asli sebanyak 464 lembar, didominasi pecahan Rp100.000 (94%) dan Rp50.000 (5%), dengan puncak pada Maret bertepatan Ramadhan dan Idul Fitri. Sumber terbesar dari bank (62%) dan PJPUR (38%).
Bagian ketiga menyajikan ketahanan kas posisi akhir September 2026 sebesar Rp519,111 miliar, setara 0,95 bulan rata-rata outflow. Realisasi anggaran Unit IPUR mencapai 59% atau Rp3,8 miliar dari target Rp6,5 miliar, dengan capaian tertinggi pada Kas Keliling LK (124,19%).
Dokumen juga mencakup program Besimpun Benggol untuk resirkulasi uang logam, pemanfaatan LRUK sebagai bahan bakar co-firing di PLTU Teluk Balikpapan yang menghasilkan 28.169,4 kWh listrik hijau, serta rencana kegiatan Oktober 2026 termasuk remise, survei soil level, dan persiapan Jampurnas.