Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti untuk SMP Kelas VIII

Buku teks pelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti untuk SMP Kelas VIII ini disusun oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi bersama Kementerian Agama. Buku ini merupakan bagian dari program Merdeka Belajar dan digunakan secara terbatas di Sekolah Penggerak. Penulis buku ini adalah Ni Kadek Suparthi dengan penyunting Epik Finilih dan ilustrator I Nengah Danutirta.…

Buku teks pelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti untuk SMP Kelas VIII ini disusun oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi bersama Kementerian Agama. Buku ini merupakan bagian dari program Merdeka Belajar dan digunakan secara terbatas di Sekolah Penggerak. Penulis buku ini adalah Ni Kadek Suparthi dengan penyunting Epik Finilih dan ilustrator I Nengah Danutirta. Buku ini diterbitkan oleh Pusat Perbukuan pada tahun 2021 dengan ISBN 978-602-244-718-4 untuk jilid 2.

Buku ini terdiri dari lima bab yang mencakup berbagai ajaran agama Hindu. Bab pertama membahas Kitab Wedangga, meliputi pengertian, kedudukan dalam Weda, bagian-bagiannya, dan penerapan ajaran sesuai kearifan lokal. Bab kedua menguraikan ajaran Asta Aiswarya, termasuk pengertian, bagian-bagian, sloka sumber ajaran, dan mitologi Hindu terkait.

Bab ketiga menjelaskan Catur Purusa Artha, mencakup pengertian, sumber ajaran, bagian-bagian, serta contoh dan penerapan dalam kehidupan sehari-hari. Bab keempat membahas Dharma Gita, meliputi pengertian, jenis-jenis, contoh dari berbagai daerah di Nusantara, dan praktik dalam kehidupan sehari-hari.

Bab kelima mengulas perkembangan sejarah Hindu di Asia dan peninggalan-peninggalannya. Setiap bab dilengkapi dengan refleksi, asesmen, tugas proyek, dan pengayaan untuk mendukung pembelajaran berbasis aktivitas yang menyenangkan dan sesuai dengan bakat peserta didik.

Buku ini dirancang untuk membentuk karakter peserta didik sesuai nilai-nilai agama Hindu dan Profil Pelajar Pancasila. Pembelajaran menekankan pada pengembangan sikap spiritual, sosial, pengetahuan, dan keterampilan melalui pendekatan merdeka belajar, dengan harapan peserta didik dapat menerapkan ajaran Weda dalam kehidupan sehari-hari.