Proposal kegiatan ini disusun oleh DPD AGPAII Kabupaten Sampang untuk dua acara yang digabung: GPAI Bersholawat dalam rangka Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Kick Off AKSI PAI (Ajang Keterampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam). Dokumen ini ditujukan bagi panitia, peserta, sponsor, dan pihak terkait sebagai pedoman pelaksanaan. Bagian awal menjelaskan latar belakang, dasar hukum, maksud,…
Proposal ini disusun oleh DPD AGPAII Kabupaten Sampang untuk dua kegiatan yang digabung: GPAI Bersholawat dalam rangka Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Kick Off AKSI PAI (Ajang Keterampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam). Dokumen ini menjadi pedoman bagi panitia, peserta, sponsor, dan pihak terkait dalam pelaksanaan acara.
Bagian awal menjelaskan latar belakang pentingnya peran Guru Pendidikan Agama Islam (GPAI) dan perlunya memperkuat ukhuwah serta profesionalisme. Dasar kegiatan mencakup Pancasila, UUD 1945, peraturan sistem pendidikan nasional, kebijakan Kemenag, dan program kerja organisasi GPAI di Kabupaten Sampang.
Tujuan kegiatan meliputi 14 poin, antara lain meningkatkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW, meneladani akhlak Rasulullah, mempererat ukhuwah Islamiyah GPAI, meningkatkan profesionalisme dan kreativitas, serta memperkuat sinergi antara DPD AGPAII, KKG PAI, dan MGMP PAI.
Target peserta dirinci per jenjang: TK (55 orang), SD/SLB (531), SMP (230), SMA (78), SMK (74), pengawas (8), dan undangan (24), total 1.000 orang. Acara dilaksanakan pada Sabtu, 12 September 2026 di Pendopo Trunojoyo (Pendopo Bupati Sampang) mulai pukul 07.30 WIB.
Susunan panitia lengkap dicantumkan, mulai dari pelindung (Kepala Kantor Kemenag Kab. Sampang), penanggung jawab, pengarah, ketua panitia (Muhlis, S.Ag), sekretaris (Hari, S.Ag., M.MPd.), bendahara, hingga seksi-seksi seperti acara, registrasi, perlengkapan, konsumsi, humas, dokumentasi, keamanan, kebersihan, dan sponsorship.
Rencana anggaran biaya mencakup kesekretariatan (Rp1,5 juta), perlengkapan (Rp5,5 juta), konsumsi (Rp21,41 juta), kegiatan AKSI PAI per jenjang (total Rp66,825 juta), honorarium (Rp4 juta), dokumentasi (Rp1,5 juta), dan lain-lain (Rp2,75 juta), dengan grand total Rp103.485.000.