Biosfer (Flora-Fauna) Kelas XI Geografi
Apersepsi Amati Video berikut PENGERTIAN BIOSFER Pengertian Biosfer Biosfer berasal dari dua kata, yaitu bio yang berarti hidup dan sphere yang berarti lapisan. Secara sederhana biosfer dapat diartikan sebagai lapisan kehidupan di bumi. Biosfer merupakan bagian dari bumi yang menjadi tempat organisme untuk bertahan hidup dan melangsungkan kehidupannya. Biosfer mencakup lapisan atmosfer, litosfer, dan hidrosfer. Fenomena biosfer adalah peristiwa yang terjadi di lapisan biosfer. Fenomena tersebut antara lain hubungan timbal balik antara komponen biotik dan abiotik, interaksi makhluk hidup, serta interaksi antara makhluk hidup dengan lingkungan. Jenjang Kehidupan Pembentuk Biosfer Biosfer merupakan jenjang kehidupan tinggi di bumi. Dan Biosfer tersusun atas beberapa jenjang kehidupan yaitu. a. Pertama Individu Individu adalah organisme tunggal atau makhluk hidup tunggal dalam spesies tertentu. Contoh individu adalah seekor kucing dan sebatang pohon pisang. b. Kedua Populasi Populasi adalah kumpulan individu sejenis yang berkumpul dan hidup pada suatu daerah dan waktu tertentu. Contoh Populasi adalah pada tahun 2020 Populasi kambing Desa Cileungsi berjumlah lima ribu ekor. c. Ketiga Komunitas Komunitas adalah kumpulan berbagai populasi pada suatu kawasan tertentu yang saling berinteraksi dengan mempengaruhi satu dengan yang lain. Contoh Komunitas kolam yang terdiri dari populasi ikan, populasi teratai, dan populasi lumut. d. Keempat Ekosistem Ekosistem adalah suatu kumpulan berbagai komunitas berbeda dan memiliki hubungan yang saling mempengaruhi. Contoh Ekosistem kebun : terdapat populasi pohon mangga, populasi benalu, populasi semut, dan populasi ilalang. Adapun interaksi yang mungkin terjadi pada ekosistem kebun ini adalah interaksi populasi benalu dan pohon mangga yang juga disebut simbiosis parasitisme. e. Kelima Bioma Bioma adalah kumpulan beberapa ekosistem yang terdapat pada suatu wilayah geografis dengan kondisi iklim yang sama. Flora dan Fauna yang hidup pada suatu bioma disebut biota. Contoh Bioma hutan hujan tropis adalah bioma berupa hutan yang selalu basah atau lembap, yang dapat ditemui di wilayah sekitar khatulistiwa Hutan ini dapat di jumpai hampir di sepanjang garis khatulistiwa yaitu Asia, Australia, Afrika, Amerika selatan, Amerika tengah, Meksiko, dan Kepulauan Pasifik. Selain itu, Hutan hujan tropis mempunyai keanekaragaman tumbuhan yang tinggi serta iklim yang lembab. Hutan hujan tropis merupakan rumah bagi sebagian flora dan fauna di dunia. Selain mempunyai keanekaragaman tumbuhan yang tinggi hutan hujan tropis juga memiliki fauna yang beragam. Dan Terakhir Biosfer Biosfer adalah bioma di bumi yang membentuk sistem lebih besar lagi. Contoh dari biosfer sendiri yaitu planet bumi. Tonton juga Video Official Youtube Channel : Pengertian Geografi : https://youtu.be/d_LetEzEMdA Konsep Geografi : https://youtu.be/xhKpJ77fuqk Prinsip Geografi : https://youtu.be/TcYOVxF_jx4 Pendekatan Geografi : https://youtu.be/faW9-8lTuVc Ilmu Penunjang Geografi : https://youtu.be/nHVfa1Fs9A0 Ruang Lingkup Geografi : https://youtu.be/NsThHWud5HY Aspek Geografi : https://youtu.be/2wkxICBBGPA Manfaat Geografi : https://youtu.be/qQXRLx6akGk Geografi = pelajaran yang membuat kita sadar bahwa bumi juga ingin di mengerti #Geografi #PengertianBiosfer #Biosfer #belajargeografi #Bioma #Individu #Populasi #Komunitas #Ekosistem
Biosfer Bio : Makhluk Hidup Sphere : Lapisan Biosfer : Lapisan kehidupan di bumi Biosfer merupakan bagian permukaan bumi yang menjadi tempat organisme untuk bertahan hidup dan melangsungkan kehidupannya.
Kaitan Biosfer dengan Biologi
Faktor yang mempengaruhi sebaran Flora-Fauna 1. Iklim 2. Tanah (edafik) 3. Bentuk lahan (Fisiografi) 4. Manusia
Iklim Faktor iklim yang berpengaruh terhadap sebaran flora fauna: 1. Suhu, 2. Tekanan udara 3. Kelembapan 4. Curah hujan 5. Angin
Edafik Faktor Edafik yang berpengaruh terhadap sebaran flora fauna: 1. Jenis tanah 2. Kesuburan tanah ( unsur hara dan PH) 3. Tekstur tanah
Fisiografi (morfologi/bentuk lahan)
Manusia
Bioma 1. Bioma Hutan Hujan tropis 2. Bioma Hutan Musim/Hutan Gugur 3. Bioma Hutan Mangrove 4. Bioma Gurun 5. Bioma Taiga/Koniver 6. Bioma Tundra 7. Bioma Savana 8. Bioma Stepa
Bioma Hutan Hujan Tropis
Bioma Hutan Musim/ Gugur
Bioma Hutan Mangrove
Bioma Gurun
Bioma Taiga/Koniver
Bioma Tundra
Bioma Savana
Bioma Stepa
Sebaran Fauna Dunia
Flora dan Fauna Indonesia
Faktor yang mempengaruhi berkurangnya flora dan fauna Faktor alamiah : Seleksi alam Evolusi Bencana alam Faktor manusia : Prilaku manusia yang merusak lingkungan
Upaya Melindungi Persebaran Flora Fauna Untuk mencegah semakin punahnya flora dan fauna ini maka dilakukan upaya-upaya sebagai berikut: 1. Ditetapkan tempat perlindungan bagi flora dan fauna agar perkembangbiakannya tidak terganggu. Tempat-tempat perlindungan ini berupa cagar alam bagi flora dan suaka margasatwa bagi fauna. 2. Membangun beberapa pusat rehabilitasi dan tempat-tempat penangkaran bagi hewan-hewan tertentu, seperti: • Pusat rehabilitasi orang utan di Bohorok dan Tanjung Putting di Sumatera. • Daerah hutan Wanariset Samboja di Kutai, Kalimantan Timur. • Pusat rehabilitasi babi rusa dan anoa di Sulawesi.
3. Pembangunan yang berwawasan lingkungan, berarti pembangunan harus memperhatikan keseimbangan yang sehat antara manusia dengan lingkungannya. 4. Menetapkan beberapa jenis binatang yang perlu dilindungi seperti: Soa-soa (biawak), Komodo, Landak Semut Irian, Kanguru Pohon, Bekantan, Orang Utan (Mawas), Kelinci liar, bajing terbang, bajing tanah, Siamang, macan Kumbang, beruang madu, macan dahan kuwuk, Pesut, ikan Duyung, gajah, tapir, badak, anoa, menjangan, banteng, kambing hutan, Sarudung, owa, Sing Puar, Peusing. 5. Melakukan usaha pelestarian hutan, antara lain: • mencegah pencurian kayu dan penebangan hutan secara liar. • perbaikan kondisi lingkungan hutan. • menanam kembali di tempat tumbuhan yang pohonnya di tebang. • sistem tebang pilih. 6. Melakukan usaha pelestarian hewan, antara lain: • melindungi hewan dari perburuan dan pembunuhan liar. • mengembalikan hewan piaraan ke kawasan habitatnya. • mengawasi pengeluaran hewan ke luar negeri. 7. Melakukan usaha pelestarian biota perairan, antara lain: • mencegah perusakan wilayah perairan. • melarang cara-cara penangkapan yang dapat mematikan ikan dan biota lainnya, misalnya dengan bahan peledak. • melindungi anak ikan dari gangguan dan penangkapan.
Upaya Melindungi Persebaran Flora Fauna Untuk menjaga keberlangsungan hidup flora dan fauna, diperlukan usaha untuk melestarikan agar mereka tidak punah. Upaya yang dilakukan melalui konservasi. Konservasi adalah suatu proses pengelolaan yang baik untuk mendukung ekosistem dalam melestarikan spesies. Konservasi dilakukan dengan membuka kawasan berupa hutan lindung, suaka margasatwa, taman nasional, dan cagar alam.
Hutan Lindung Menurut UU No. 5 Tahun 1967 tentang Ketentuan-Ketentuan Pokok Kehutanan, hutan lindung adalah kawasan hutan yang karena keadaan sifat alamnya diperuntukkan guna mengatur tata air, pencegahan bencana banjir dan erosi serta pemeliharaan kesuburan tanah.
Suaka Margasatwa Menurut UU No. 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, suaka margasatwa adalah kawasan suaka alam yang mempunyai ciri khas berupa keanekaragaman dan/atau keunikan jenis satwa yang untuk kelangsungan hidupnya dapat dilakukan pembinaan terhadap habitatnya.
Taman Nasional Menurut UU No. 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, taman nasional adalah kawasan pelestarian alam yang mempunyai ekosistem asli, dikelola dengan sistem zonasi yang dimanfaatkan untuk tujuan penelitian, ilmu pengetahuan, pendidikan, menunjang budidaya, pariwisata, dan rekreasi.
Cagar Alam Menurut UU No. 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, cagar alam adalah kawasan suaka alam yang karena keadaan alamnya mempunyai kekhasan tumbuhan, satwa, dan ekosistemnya atau ekosistem tertentu yang perlu dilindungi dan perkembangannya berlangsung secara alami.