E MAJALAH MAUDY FITRIZAL SYAHAB

PASTI DIGITAL LAPORAN AKTUALISASI LAPORAN AKTUALISASIDisusun Oleh :Optimalisasi Pemutakhiran Papan Sterek Berbasis Digitalisasi di Seluruh Blok Hunian Rutan Kelas IIB Masamba Maudy Fitrizal Syahab PENJAGA TAHANAN NIP. 200305242025062004 PELATIHAN DASAR CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL GOLONGAN II ANGKATAN XXVII TAHUN 2026

i

SAINAL, S.A.N NIP. 19730128 200701 1 007 KEPALA KESATUAN PENGAMANAN RUTAN RUMAH TAHANAN KELAS IIB MASAMBA ANDI SYAHRAENI DG TE’NE, S.Pt., M.Si NIP. 19710719 200901 2 002 WIDYAISWARA AHLI MADYA BBPK APDN IVMENTOR PROFILCOACH Andi Massalinri, A.P., M.Si NIP. 19731111 199311 1 002 ANALIS SDMA AHLI MADYA BBPK APDN IV PENGUJI ii

BERITA ACARA iii

LEMBAR PENGESAHAN iv

KATA PENGANTARPuji dan syukur penulis panjatkan ke hadirat Allah SWT atas rahmat dan karunia-Nya sehingga Rancangan Aktualisasi yang berjudul “Optimalisasi Pemutakhiran Papan Sterek Berbasis Digitalisasi di Seluruh Blok Hunian Rutan Kelas IIB Masamba” dapat disusun dengan baik. Rancangan Aktualisasi ini disusun sebagai bagian dari Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (Latsar CPNS) Angkatan XXVIII, sekaligus sebagai sarana aktualisasi nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK dalam pelaksanaan tugas jabatan. Rancangan ini berfokus pada peningkatan Akuntabilitas Administrasi Keamanan dan Ketertiban di Rutan Kelas IIB Masamba. Penulis menyadari bahwa penyusunan Rancangan Aktualisasi ini tidak terlepas dari dukungan dan bimbingan berbagai pihak. Oleh karena itu, penulis menyampaikan terima kasih yang sebesar- besarnya kepada seluruh pihak yang telah memberikan arahan, pendampingan, serta dukungan dalam proses penyusunan Rancangan Aktualisasi ini, antara lain: 1.Bapak Sugiarto, S.E.,M.Si., CACP selaku Kepala Balai Pengembangan Kompetensi Aparatur Pemerintahan Dalam Negeri; 2.Bapak Syamsul Bahri, S.H., M.H. selaku Kepala Rutan Kelas IIB Masamba; 3.Bapak Sainal, S.An. selaku mentor yang telah memberikan arahan, dukungan, dan bimbingan selama pelaksanaan Pelatihan Dasar; 4.Ibu Andi Syahraeni Dg Te’ne, S.Pt., M.Si. selaku coach yang mendampingi penulis dengan penuh kesabaran dalam penyusunan Laporan Pelaksanaan Aktualisasi ini; 5.Bapak Andi Massalinri., AP., M.Si, selaku penguji yang telah memberikan masukan, kritik, dan saran yang membangun demi kesempurnaan rancangan ini; 6.Bapak/Ibu Widyaiswara atas segala ilmu yang diberikan selama pelaksanaan kegiatan pelatihan dasar CPNS tahun 2026. 7.Bapak/Ibu Pejabat Struktural serta rekan-rekan Staff Pegawai dan Petugas Pengamanan di Rutan Kelas IIB Sengkang yang membantu dalam pelaksanaan aktualisasi. 8.Orang tua dan Saudara kandung penulis yang selalu memberi dukungan dalam pelaksanaan Pelatihan Dasar; 9.Teman-teman Latsar CPNS Angkatan XXVIII Tahun 2026 yang membantu, memberikan saran dan masukan kepada penulis. Akhir kata, penulis berharap Rancangan Aktualisasi ini dapat memberikan manfaat bagi peningkatan kualitas penyelenggaraan sistem Pengamanan yang efektif dan aman di Rutan Kelas IIB Masamba. Masamba, 5 Juli 2026 Peserta Maudy Fitrizal Syahab NIP. 20030524 202506 2 004 v

D A F T A R I S I KATA PENGANTAR VI DAFTAR ISI VII PROFIL III BERITA ACARA V LEMBAR PENGESAHAN IV BAB I PENDAHULUAN 1BAB II PROFIL INSTANSI DAN PESERTA 2 BAB III RINGKASAN RANCANGAN AKTUALISASI 4 BAB IV CAPAIAN PELAKSANAAN AKTUALISASI 7 KESIMPULAN 24 vi

Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Masamba di bawah Kemenimipas berfungsi menjaga stabilitas pengamanan blok hunian melalui papan sterek sebagai instrumen kontrol krusial penyaji data identitas, mutasi, dan status hukum warga binaan. Namun, pengelolaan instrumen pengawasan ini belum berjalan optimal karena belum terintegrasi secara digital, sehingga memunculkan isu "Belum optimalnya pemutakhiran papan sterek berbasis digitalisasi di Rutan Kelas IIB Masamba" yang dapat menghambat kecepatan kontrol petugas serta validitas data di lapangan. Guna mengatasi masalah tersebut, kegiatan aktualisasi ini merancang inovasi digitalisasi papan sterek yang sejalan dengan nilai dasar ASN BerAKHLAK dan konsep Smart ASN. Melalui pemanfaatan teknologi ini, pemutakhiran data hunian dapat dilakukan secara cepat, transparan, dan kolaboratif antar-unit guna mempercepat administrasi kontrol, meningkatkan akurasi pengamanan, serta mewujudkan tata kelola pemasyarakatan yang modern dan berorientasi pada pelayanan prima. BA B I P E N D A H U L U A N A. Latar belakang B. Tujuan Meningkatkan kualitas tata kelola administrasi keamanan dan ketertiban di Rutan Kelas IIB Masamba melalui inovasi digitalisasi guna mendukung terciptanya sistem pelaporan yang transparan, efektif, dan akuntabel Menjamin validitas dan keakuratan data penghuni blok hunian sehingga dapat dipertanggungjawab kan dalam pengawasan keamanan dan ketertiban Menerapkan nilai- nilai dasar ASN BerAKHLAK secara nyata dalam pelaksanaan tugas dan fungsi di unit kerja C. Ruang LingkupRuang lingkup aktualisasi ini dibatasi pada upaya optimalisasi pengelolaan papan sterek melalui penerapan sistem digitalisasi berbasis QR Code guna mewujudkan akuntabilitas administrasi keamanan dan ketertiban di Rutan Kelas IIB Masamba. Melalui inovasi ini, papan sterek digital akan diintegrasikan pada setiap kamar hunian untuk mempermudah pengecekan jumlah dan status warga binaan secara real-time. Adapun tahapan pelaksanaannya meliputi penyusunan desain sistem, digitalisasi data register pada media penyimpanan daring, pemasangan atribut digital di blok hunian, serta sosialisasi dan simulasi penggunaan kepada petugas pengamanan (khususnya anggota regu jaga). Seluruh rangkaian kegiatan ini dilaksanakan dalam batas waktu masa habituasi Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (Latsar CPNS) sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. 1

Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Masamba merupakan Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan di bawah Kantor Wilayah Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Sulawesi Selatan yang berlokasi di Kabupaten Luwu Utara. Resmi naik tingkat dari status Cabang Rutan menjadi Rutan Kelas IIB berdasarkan Surat Kepala Kantor Wilayah Departemen Kehakiman dan HAM Sulawesi Selatan Tahun 2003, instansi ini berdiri di atas bangunan bersertifikat milik sendiri dengan pembatas tembok setinggi 4 meter. Rutan Masamba memiliki fasilitas fisik berupa 7 blok hunian yang terdiri dari 30 kamar hunian dan 5 kamar pengasingan (straf sel) dengan kapasitas ideal 225 orang. Namun, dalam pelaksanaannya terjadi kondisi overcapacity, di mana per 2 Mei 2026 jumlah penghuni tercatat sebanyak 433 orang, yang terdiri atas 331 orang narapidana dan 102 orang tahanan.BA B I I P R O F I L I NSTA NS I D A N P E S E RTA "Terwujudnya Sistem Pemasyarakatan yang Berintegritas, Profesional, dan Berorientasi pada Pelayanan Publik dalam Rangka Mendukung Penegakan Hukum yang Berkeadilan."1.Membentuk Peraturan Perundang-undangan yang Berkualitas dan Melindungi Kepentingan Nasional; 2.Menyelenggarakan Pelayanan Publik di Bidang Hukum yang Berkualitas; 3.Mendukung Penegakan Hukum di Bidang Kekayaan Intelektual, Keimigrasian, Administrasi Hukum Umum, dan Pemasyarakatan yang Bebas dari Korupsi, Bermartabat dan Terpercaya; 4.Melaksanakan Penghormatan, Perlindungan dan Pemenuhan Hak Asasi Manusia yang Berkelanjutan; 5.Melaksanakan Peningkatan Kesadaran Hukum Masyarakat; 6.Ikut Serta Menjaga Stabilitas Keamanan Melalui Peran Keimigrasian dan Pemasyarakatan; dan 7.Melaksanakan Tata Laksana Pemerintahan yang Baik. V IS I M IS I A. Profil Instansti 2

Nama : Maudy Fitrizal Syahab NIP : 20030524 202506 2 004 Pangkat/Golongan : Pengatur Muda/IIa Tampat/Tanggal Lahir : Maros, 24 Mei 2003 Riwayat Pendidikan : SMA Jabatan : Penjaga Tahanan Unit Kerja : Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Masamba Instansi : Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan B. Profil Peserta TUGAS POKOK 1. Melaksanakan penjagaan terhadap Warga Binaan Pemasyarakatan; 2. Melakukan pengawasan terhadap Warga Binaan Pemasyarakatan; 3. Melaksanakan pengawalan terhadap Warga Binaan Pemasyarakatan; 4. Melakukan penggeledahan terhadap Warga Binaan Pemasyarakatan; 5. Melakukan penggeledahan terhadap barang-barang milik Warga Binaan Pemasyarakatan; 6. Melakukan pemeriksaan terhadap sarana dan prasarana keamanan; 7. Melakukan kontrol keliling (trolling) pada area blok hunian dan lingkungan kantor; 8. Melakukan pemeriksaan masuk dan keluarnya orang maupun barang di Pintu Utama (P2U); 9.Melaporkan hasil pelaksanaan tugas penjagaan secara rutin kepada atasan langsung; 10.Melakukan tindakan pencegahan terhadap gangguan keamanan dan ketertiban; 11.Melaksanakan penegakan tata tertib terhadap Warga Binaan Pemasyarakatan; 12.Melakukan pengawasan pada saat pemberian jatah makan kepada Warga Binaan Pemasyarakatan; 13.Mengawasi pelaksanaan waktu kunjungan bagi Tahanan dan Warga Binaan Pemasyarakatan; 14.Membantu proses penerimaan dan pengeluaran Tahanan atau Warga Binaan Pemasyarakatan; 15.Mengoperasikan peralatan keamanan yang menunjang tugas penjagaan di unit kerja. 3

No Isu/Masalah Analisis Jumlah Peringkat A P K L 1 Belum optimalnya validitas data pada papan sterek 5 4 5 5 19 I 2 Kurangnya kesadaran WBP dalam menjaga kebersihan kamar 3 5 3 4 15 II 3 Belum maksimalnya pengawasan alur masuk barang titipan 4 3 4 3 14 III BA B I I I R I N G K AS A N R A NC A N G A N A KT U A L IS AS I A. Deskripsi Core Isu Belum optimalnya validitas data pada papan sterek di seluruh blok hunian. Kurangnya kesadaran Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dalam menjaga kebersihan kamar hunian. Belum maksimalnya pengawasan terhadap alur masuk barang titipan dari keluarga pengunjung. B. Analisis Core Isu METODE APKL 4

ANALISIS FISHBONEBerdasarkan hasil analisis fishbone diatas terdapat beberapa akar / penyebab dari masalah utama, yaitu : METHOD MACHINE MAN MATERIAL Alur kerja manual (cetak-gunting-pasang) sangat memakan waktu. Belum adanya pemanfaatan teknologi QR Code untuk verifikasi data. Ketergantungan petugas blok terhadap suplai data fisik dari staf kesatuan pengamanan rutan. Media kertas sangat terbatas, tidak mampu memuat foto wajah WBP 5

No Penyebab Isu/Masalah Kriteria Jumlah Nilai Peringkat U S G 1 METHOD: Alur kerja manual (cetak-gunting-pasang) sangat memakan waktu. 5 5 4 14 I 2 MACHINE: Belum adanya pemanfaatan teknologi QR Code untuk verifikasi data. 4 4 5 13 II 3 MAN: Ketergantungan petugas blok terhadap suplai data fisik dari staf kesatuan pengamanan rutan. 3 3 4 10 III 4 MATERIAL: Media kertas sangat terbatas, tidak mampu memuat foto wajah WBP 3 3 3 9 IV METODE USG GAGASAN KREATIF PENYELESAIAN CORE ISUOptimalisasi Pemutakhiran Papan Sterek Berbasis Digitalisasi di Seluruh Blok Hunian Rutan Kelas IIB Masamba Optimalisasi Pemutakhiran Papan Sterek Berbasis Digitalisasi di Seluruh Blok Hunian Rutan Kelas IIB Masamba 6

BAB IV CAPAIAN PELAKSANAAN AKTUALISASI7

KEGIATAN KE-1Melaksanakan konsultasi dengan pimpinan/mentor dan komunikasi dengan staf kesatuan pengamanan rutan Menyiapkan administrasi untuk bahan konsultasi dengan mentor 3 TAHAPAN KEGIATAN Keterkaitan dengan Nilai BerAkhlak AKUNTABEL KOMPETEN ADAPTIF Melaksanakan Konsultasi dengan mentor tentang rencana aktualisasi Keterkaitan dengan Nilai BerAkhlak BERORIENTASI PELAYANAN HARMONIS LOYAL KOLABORATIF Melakukan komunikasi dengan staf Kesatuan Pengamanan Rutan terkait prosedur penarikan data SDP Keterkaitan dengan Nilai BerAkhlak KOLABORATIF AKUNTABEL ADAPTIF HARMONIS 8

TAHAPAN KEGIATAN 1 (Draf konsep rencana kerja) TAHAPAN KEGIATAN 2 (Lembar persetujuan mentor) 9

TAHAPAN KEGIATAN 3 (lembar notula catatan masukan dan absen koordinasi) 10

KEGIATAN KE-2Menyiapkan database digital WBP melalui sistem Google Drive Melakukan penarikan data mutasi WBP terbaru melalui SDP 3 TAHAPAN KEGIATAN Keterkaitan dengan Nilai BerAkhlak AKUNTABEL KOMPETEN ADAPTIF LOYAL Mengonversi data identitas kamar ke dalam format PDF dan mengunggahnya ke Google Drive Keterkaitan dengan Nilai BerAkhlak KOMPETEN ADAPTIF AKUNTABEL Menyiapkan tautan (link) folder/file yang akan dihubungkan ke kode QR Keterkaitan dengan Nilai BerAkhlak KOMPETEN AKUNTABEL ADAPTIF 11

TAHAPAN KEGIATAN 1 (file dokumen data mutasi WBP terbaru hasil tarikan dari sistem SDP) TAHAPAN KEGIATAN 2 (file identitas kamar dalam format PDF yang sudah sukses terunggah di dalam folder Google Drive ) 12

TAHAPAN KEGIATAN 3 (draf salinan kumpulan teks tautan (link URL) Google Drive dari masing-masing identitas kamar blok hunian ) 13

KEGIATAN KE-3Menyiapkan sarana dan prasarana papan sterek untuk setiap kamar Membuat kode QR yang terhubung ke tautan data digital di Google Drive 3 TAHAPAN KEGIATAN Keterkaitan dengan Nilai BerAkhlak ADAPTIF AKUNTABEL KOMPETEN Menyiapkan kertas berwarna sesuai klasifikasi status hukum sebagai pengganti kertas sterek yang lama. Keterkaitan dengan Nilai BerAkhlak KOMPETEN HARMONIS AKUNTABEL BERORIENTASI PELAYAN Mencetak Kode QR dan label nama kamar secara terpisah Keterkaitan dengan Nilai BerAkhlak AKUNTABEL KOMPETEN ADAPTIF 14

TAHAPAN KEGIATAN 1 (File kumpulan Kode QR yang sudah dibuat untuk masing- masing kamar TAHAPAN KEGIATAN 2 (Nota pembelian kertas berwarna, Lembar kertas berwarna yang sudah dikelompokkan berdasarkan klasifikasi status hukum WBP) 15

TAHAPAN KEGIATAN 3 (Lembar kertas Kode QR dan kertas sterek berwarna) 16

KEGIATAN KE-4 Melakukan penggantian dan pemasangan atribut papan sterek di blok hunian Mengkoordinasikan rencana pemasangan dengan Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan atau petugas blok 3 TAHAPAN KEGIATAN Keterkaitan dengan Nilai BerAkhlak HARMONIS LOYAL KOLABORATIF BERORIENTASI PELAYANAN Membersihkan area papan sterek dari sisa- sisa atribut lama yang sudah tidak berlaku Keterkaitan dengan Nilai BerAkhlak AKUNTABEL KOMPETEN BERORIENTASI PELAYAN Memasang kode QR di samping papan sterek dan menyisipkan kertas sterek berarna sesuai dengan data hunian terbaru Keterkaitan dengan Nilai BerAkhlak AKUNTABEL ADAPTIF KOMPETEN 17

TAHAPAN KEGIATAN 1 (File kumpulan Kode QR yang sudah dibuat untuk masing- masing kamar TAHAPAN KEGIATAN 2 (Nota pembelian kertas berwarna, Lembar kertas berwarna yang sudah dikelompokkan berdasarkan klasifikasi status hukum WBP) 18

TAHAPAN KEGIATAN 3 (Papan sterek baru di pintu kamar blok hunian yang sudah lengkap berisi kode QR dan kertas sterek berwarna) 19

KEGIATAN KE-5 Melakukan monitoring dan evaluasi Melakukan pembaruan file PDF di Google Drive secara rutin mengikuti mutasi WBP di SDP 3 TAHAPAN KEGIATAN Keterkaitan dengan Nilai BerAkhlak AKUNTABEL KOMPETEN ADAPTIF Melakukan uji coba pemindaian (scanning) secara berkala untuk memastikan link tetap aktif Keterkaitan dengan Nilai BerAkhlak BERORIENTASI PELAYANAN AKUNTABEL KOMPETEN Melakukan perencanaan tindak lanjut Keterkaitan dengan Nilai BerAkhlak LOYAL ADAPTIF BERORIENTASI PELAYANAN 20

TAHAPAN KEGIATAN 1 (Tangkapan layar riwayat pembaruan file di Google Drive dan di aplikasi SDP yang menunjukkan dokumen identitas PDF telah diperbarui sesuai tanggal mutasi terbaru TAHAPAN KEGIATAN 2 (Uji coba pemindaian yang menunjukkan status kode QR di setiap kamar berfungsi dengan baik ) 21

TAHAPAN KEGIATAN 3 (lembar draf rencana tindak lanjut aktualisasi yang memuat poin-poin rencana pemeliharaan jangka panjang, laporan hasil evaluasi dan monitoring)22

Kondisi Core Isu Sebelum Aktualisasi Sesudah Aktualisasi Sebelum pelaksanaan aktualisasi, kondisi pemutakhiran data papan sterek di Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Masamba masih belum optimal. Hal tersebut terlihat dari masih digunakannya papan sterek fisik manual bersistem tulis-hapus konvensional yang rentan rusak, kotor, dan terlambat diperbarui saat terjadi mutasi harian warga binaan. Kondisi ini menunjukkan bahwa monitoring data isi kamar oleh petugas pengamanan belum didukung oleh sarana yang cepat dan akurat, sehingga pelaksanaan pemeriksaan isi hunian cenderung memakan waktu lebih lama. Selain itu, penyediaan informasi klasifikasi status hukum WBP di depan kamar juga masih belum jelas dan seragam. Oleh karena itu, diperlukan upaya optimalisasi melalui penyediaan database digital, integrasi data mutasi aplikasi SDP, pembuatan kode QR, serta penyusunan sterek fisik dengan sistem kodifikasi warna yang rapi guna meningkatkan akurasi data dan efisiensi pengawasan di lingkungan rutan. Setelah pelaksanaan aktualisasi, efisiensi dan akurasi pemutakhiran data papan sterek di Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Masamba mengalami peningkatan. Hal ini didukung dengan terlaksananya penyediaan database berbasis digital melalui pembuatan kode QR di samping papan sterek serta penyisipan kertas berwarna yang memuat identitas dan jumlah WBP secara mutakhir (up-to-date). Selain itu, telah dilakukan pembersihan berkala pada media papan fisik dari sisa atribut usang serta uji coba pemindaian secara rutin guna memastikan fungsi tautan tetap aktif dan stabil. Berdasarkan hasil evaluasi, kegiatan tersebut menunjukkan adanya peningkatan kemudahan bagi petugas jaga dalam mengakses data hunian yang valid secara real-time, serta terwujudnya penataan visual blok hunian yang lebih modern, rapi, dan profesional demi mendukung keamanan dan ketertiban di lingkungan rutan. C A P A I A N P E N Y E L E S A I A N C O R E I S U 23

RENCANA TINDAK LANJUT KESIMPULAN Melakukan pemutakhiran (update) file database PDF di Google Drive Melakukan uji coba pemindaian (scanning) berkala Melakukan komunikasi penggunaan QR-code kepada regu jaga pada regu lain Melakukan monitoring dan evaluasiPersiapan dan Koordinasi, direkomendasikan untuk terus mengaktualisasikan nilai Akuntabel (perencanaan terukur), Kompeten (analisis & arahan mentor), Harmonis (komunikasi), Loyal (komitmen terhadap satuan kerja), Adaptif (penyesuaian), Kolaboratif (koordinasi internal subseksi), dan Berorientasi Pelayanan (sesuai kebutuhan organisasi). Hal ini penting guna memastikan kesiapan komitmen seluruh petugas sebelum inovasi diterapkan secara berkala. Penyiapan Database dan Sarana, direkomendasikan untuk terus mengaktualisasikan nilai Akuntabel (sistematis), Kompeten (berbasis teknologi), Berorientasi Pelayanan (kemudahan akses data sterek), Harmonis (terbuka terhadap masukan teknis), Loyal (menjaga keamanan data WBP), Adaptif (penyempurnaan fitur), dan Kolaboratif (keterlibatan staf terkait). Upaya ini diperlukan agar pangkalan data digital tetap up-to-date dan valid. Kodifikasi dan Pembuatan QR Code, direkomendasikan untuk terus mengaktualisasikan nilai Berorientasi Pelayanan (kejelasan informasi), Akuntabel (kesesuaian data blok), Kompeten (ketelitian pembuatan), Harmonis (interaksi yang baik antar petugas), Adaptif (metode cetak yang fleksibel dan tahan lama), serta Kolaboratif (diskusi aktif dalam penentuan format sterek). Hal ini demi menjaga konsistensi fisik papan sterek digital di lapangan. Pemasangan dan Uji Coba, direkomendasikan untuk terus mengaktualisasikan nilai Akuntabel (pemasangan sistematis di tiap blok), Kompeten (pemecahan masalah teknis), Berorientasi Pelayanan (kemudahan pemindaian), Adaptif (mengatasi kendala sistem), Loyal (dukungan penuh terhadap tata kelola rutan), dan Kolaboratif (koordinasi bersama petugas pengamanan blok). Langkah ini krusial untuk menjamin fungsionalitas QR Code secara berkelanjutan. Monitoring dan Evaluasi, direkomendasikan untuk terus mengaktualisasikan nilai Akuntabel (penilaian data penggunaan), Kompeten (analisis efektivitas), Berorientasi Pelayanan (perbaikan kualitas pelaporan), Loyal (patuh standar operasional), Adaptif (perbaikan berkelanjutan), dan Kolaboratif (koordinasi berkala dengan kepala subseksi pelayanan tahanan). Evaluasi rutin wajib dilakukan agar keberadaan papan sterek QR Code ini tidak berhenti setelah masa latsar selesai. Aktualisasi melalui optimalisasi papan sterek berbasis QR code ini diharapkan berhasil mengintegrasikan nilai BerAKHLAK dalam setiap kegiatan, sehingga meningkatkan pemahaman petugas, kelengkapan bukti dukung pelaporan data WBP, serta peningkatan kualitas keterbukaan informasi dan tata kelola pemutakhiran data hunian yang akuntabel di Rutan Kelas IIB Masamba. 24