23. Kaori Lakshita Harum Berani di Hari My Day Ni Luh Gede Ari Mei Traningsih

View 23. Kaori Lakshita Harum Berani di Hari My Day Ni Luh Gede Ari Mei Traningsih flipbook.

HARUM BERANI DI HARI MY DAY NI PUTU KAORI LAKSHITA Kegiatan sekolah selalu menyimpan pengalaman unik yang sulit dilupakan. Suatu hari, guru kami mengumumkan bahwa sekolah akan mengadakan kegiatan My Day, sebuah ajang belajar yang memberi kesempatan kepada para siswa untuk mencoba peran baru. Saat mendengar penjelasan tentang konsep kegiatan ini, saya menangkap gambaran awal bahwa kami diajak untuk belajar berjualan. Sesampainya di rumah, saya segera menceritakan rencana kegiatan ini kepada ibu. Beliau merespons ide tersebut dengan antusias dan menyarankan agar saya mencoba menjual parfum mini. Namun, saran dari ibu tidak serta-merta membuat saya berani. Sebagai seorang yang cukup pemalu, bayangan berdiri di hadapan orang banyak dan menawarkan barang dagangan terasa menakutkan. Rasa ragu dan canggung sempat menyelimuti pikiran saya. Melihat keraguan tersebut, ibu tidak melepaskan saya begitu saja; beliau memberikan dorongan hangat dan terus menyemangati saya untuk keluar dari zona nyaman. Atas dorongan dan kepercayaan dari ibu, saya akhirnya memberanikan diri untuk menerima tantangan tersebut. Langkah pertama selalu menjadi yang tersulit. Pada hari pelaksanaan kegiatan, perasaan gugup masih sangat terasa saat saya harus menawarkan produk parfum mini ini kepada teman-teman. Meski begitu, saya memaksakan diri untuk mengalahkan rasa takut dan mengajak mereka mencobanya terlebih dahulu. Di luar dugaan, respons mereka sangat positif. Teman-teman menyukai aroma parfum yang saya tawarkan. Perasaan

lega dan gembira langsung membuncah di dalam dada; langkah kecil ini ternyata menjadi awal pengalaman berjualan yang luar biasa bagi saya. Semangat saya kian terpacu pada minggu-minggu berikutnya. Saya kembali membawa beberapa botol parfum mini, dan alhamdulillah, dagangan saya makin laris manis. Beberapa teman bahkan mulai memesan kembali (repeat order) hingga meminta varian aroma tertentu sesuai selera mereka. Rasa bahagia itu sungguh sukar dilukiskan— melihat tabungan mulai terisi dari hasil jerih payah sendiri. Lebih dari sekadar keuntungan materi, kebahagiaan terbesar saya adalah saat melihat raut bangga di wajah orang tua saya atas kemandirian dan keberanian yang mulai saya tunjukkan. Ibu juga berpesan bahwa seiring bertambahnya modal dari hasil penjualan ini, kami dapat meningkatkan kualitas produk agar menjadi lebih menarik, makin harum, dan dikemas secara lebih profesional. Pengalaman ini mematahkan prasangka buruk yang sempat menghantui saya. Awalnya, saya mengira berjualan adalah hal yang aneh dan canggung, atau khawatir teman-teman akan memberikan penilaian negatif terhadap karya saya. Prasangka itu sirna seketika saat mendengar ucapan mereka yang berkata, "Kaori, parfummu harum sekali baunya!" Kalimat sederhana itu menjadi pengakuan yang sangat berarti bagi saya. Satu per satu parfum yang tertata di atas meja berpindah tangan hingga tak tersisa. Hasil penjualan hari itu melampaui ekspektasi saya. Pengalaman ini mengajarkan bahwa kekhawatiran terbesar sering kali hanya hidup di dalam pikiran kita sendiri. Kata-kata bijak dari orang tua saya selalu menggema di kepala: bahwa laris atau tidaknya

dagangan bukanlah yang utama, melainkan keberanian kita untuk membagikan karya sendiri dengan penuh usaha dan kejujuran. Melalui kegiatan My Day ini, saya belajar bahwa keberanian bukan berarti tidak memiliki rasa takut, melainkan kemampuan untuk melangkah meski rasa takut itu ada. Berjualan tidak hanya mengajari saya tentang dasar-dasar berbisnis, tetapi juga membangun rasa percaya diri dan membentuk pribadi yang lebih tangguh. ֎ Pesan Moral: Pengalaman dalam suatu kegiatan bukan sekadar tentang meraih keberhasilan atau menembus batas keberanian semata, melainkan tentang perjalanan kita merobohkan dinding ketakutan di dalam diri. Ketika kita berani percaya pada potensi diri sendiri dan melangkah dengan pasti, hal-hal indah yang tak terduga telah menanti di ujung jalan. SEKIAN DARI SAYA TERIMAKASIH