View 17. Ni Kadek Anindya Pramusitha I BELIVE MYSELF flipbook.
I BELIVE MYSELF Ni Kadek Anindya Pramusitha Ibu ku sangat suka mencoba berbagai resep makananan, Suatu hari ibuku mencoba membuat risoles.Ibuku menyuruh aku untuk membantunya “Nak ayo bantu ibu membuat risoles.” “Iya bu, aku datang!” Jawabku dengan semangat. Saat aku sampai di dapur bahannya belum ada,Aku dan ibuku pergi membeli bahan ke luar. Setelah semua bahan terkumpul aku dan ibu mulai mencoba membuatnya. Aku memperhatikan bagaimana prosesnya dari awal menyiapkan bahan sampai proses membuat adonan sampai proses menggorengnya sampai selesai. Setelah matang aku dan ibuku pun mencoba risoles buatan kami ternyata rasanya sangat enak, adik dan kakakku juga mencobanya mereka sampai berulang kali mengambil dari piring. Aku masih ingat yang adikku bilang katanya “ ma ini enak banget besok bikin lagi ya ! “ kata adikku. Aku jadi berpikir mungkin lain kali aku akan mencoba membuatnya sendiri tapi ragu apakah aku bisa dan apa bisa seenak bikinan ibu. Aku pun bertanya pada ibuku bolehkah lain kali aku mencoba sendiri membuatnya, dan ibu bilang boleh asalkan hati -hati karena berbahaya di dapur sendiri tanpa pengawasan orang yang lebih tua. Saat libur sekolah tiba aku pun berencana membuat risoles. Aku minta izin ke ibu dahulu, lalu ibuku mengizinkanku untuk membuat risoles. Saat aku didapur ibuku sudah menyiapkan semua bahan-bahan untuk membuat risoles “Ini ya nak bahan-bahan yang kamu perlukan untuk membuat risoles, Jika kau butuh bantuan bilang saja ya.” Aku menjawab “Iya ibu, terima kasih.” Aku sempat gugup tetapi adikku menyemangatiku aku langsung semangat, aku memulai membuat risoles dari membentuk kulit risoles, membuat isian risoles, dan membungkus isian itu ke dalam kulit risoles. Tiba saatnya untuk menggoreng aku meminta bantuan ke ibuku untuk menyiapkan wajan dan minyak
goreng. Akupun menggoreng risoles itu tetapi tetap didampingi ibuku. Setelah matang aku menaruhnya di sebuah piring, lalu aku,ibu,kakak,ayah,dan adikku mencobanya ternyata rasanya sangatlah enak adikku sampai ketagihan minta lagi dan lagi. Suatu hari dirumah aku sedang duduk bersama ibu di ruang tamu, ibu bercerita akan ada upacara di rumah nenekku akupun berencana membawakan risoles buatanku untuk nenek, aku pun menyampaikan kepada ibu dan ibu setuju kami pun menyiapkan semua bahan yang diperlukan. Karena upacara dirumah nenek diadakan di sore hari maka pagi harinya aku dan ibu mulai membuat risoles untuk dibawa ke rumah nenek. Setelah matang dan sudah agak dingin ak membungkusnya kedalan kemasan plastik khusus. Kali ini lumayan banyak risoles yang aku buat karena akan ada banyak orang dirumah nenek. Aku agak cemas, takut nenek dan tamu yang datang tidak menyukai risoles buatanku. Tiba waktunya untuk berangkat ke rumah nenek tidak lupa aku membawa risoles buatanku dengan bantuan ibu. Sesampainya dirumah nenek aku memberikan risoles itu kepada nenek, nenek pun memujiku walaupun belum mencobanya nenek bilang aku hebat hatiku pun senang. Kemudian tamu tamu nenek mulai datang dan mereka pun mencoba risoleku dan nenek juga biakang itu buatanku. Aku agak takut mereka tidak menyukainya tapi setelah mereka mencobanya mereka bilang sangat enak. Hatiku lega dan bangga akan diriku sendiri ternyata aku bisa membuat risoles.