FLIPBOOK MASTERPLAN (A5)

MASTER PLAN - COPILOT DESA WISATA MENGERUDADESA MENGERUDA KABUPATEN NGADA NUSA TENGGARA TIMUR DESA MENGERUDA KABUPATEN NGADA NUSA TENGGARA TIMURMENGERUDA BANGKIT MENGERUDA BANGKITDesa Mengeruda memiliki potensi besar dan unik. Sumber air panas alami, nilai dan tradisi adat yang masih hidup serta posisi yang terletak strategis di jalur wisata Ngada. Dokumen ini berargumen bahwa potensi tersebut hanya akan bernilai ekonomi apabila dikelola sebagai satu sistem, terarah dan berlandaskan kesepakatan. Tidak berjalan sendiri sendiri atau tanpa arah

merameda_journeyKATA PENGANTAR Dari Merameda Untuk Mengeruda Puji syukur kami panjatkan atas terselenggaranya seluruh rangkaian kegiatan KKN 3T Kolaboratif 2026 di Desa Mengeruda, Kabupaten Ngada. Dokumen Master Plan “Mengeruda Bangkit” ini disusun sebagai bentuk pertanggungjawaban akademik sekaligus kontribusi nyata mahasiswa Universitas Jember dan STIA Pembangunan Jember kepada masyarakat Desa Mengeruda dan Pemerintah Kabupaten Ngada. Selama masa pengabdian, kami menyaksikan sendiri bahwa Desa Mengeruda memiliki modal yang tidak dimiliki banyak desa lain. Sumber air panas alami yang berkhasiat, situs adat yang masih dijaga warganya, serta letak yang strategis di jalur kunjungan wisata Ngada. Namun kami juga menyaksikan bahwa modal ini belum dikelola sebagai satu kesatuan sistem wisata, sehingga manfaat ekonominya belum dirasakan warga secara maksimal. Dokumen ini kami susun bukan sebagai laporan akhir yang menutup keterlibatan kami, melainkan sebagai peta jalan yang kami harap terus dipakai oleh Pemerintah Daerah dalam perencanaan daerah, oleh Pokdarwis dalam operasional harian, dan oleh warga Desa Mengeruda dalam menjaga keberlanjutan usaha wisata mereka sendiri. Kami menyadari sepenuhnya bahwa dokumen sebaik apa pun tidak akan bermakna tanpa kemauan bersama untuk menjalankannya dan itulah harapan terbesar kami. Akhir kata, kami menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Desa Mengeruda, Bapperida Kabupaten Ngada, Dosen Pembimbing Lapangan, serta seluruh warga yang telah menerima dan mendampingi kami selama masa pengabdian ini. Semoga Master Plan ini menjadi awal dari perjalanan panjang Mengeruda menuju desa wisata yang mandiri dan sejahtera. Merameda,26 Juli 2026Master Plan “Mengeruda Bangkit”

merameda_journeyDaftar Isi Kata Pengantar Galeri Poteni Wisata Desa Pengantar: Empat Pilar Utama Master Plan ... 1 Kondisi & Visi: Realita Kawasan ... 2 Visi Mengeruda ... 3 Kondisi & Visi: Visi Mengeruda ... 4 Arsitektur Master Plan ... 5 Pilar 01 - Revitalisasi Kawasan Wisata Zonasi dan Revitalisasi Kawasan ... 6 Zonasi Kawasan ... 7 Revitalisasi Kawasan Pariwisata ... 8 Sistem Signage & SOP Kebersihan ... 14 Tanda/Signage & Papan Informasi ... 15 Pilar 02 - Ekosistem Digital Wisata Website Desa Wisata & Tourism Information Center ... 16 Website Desa Wisata ... 17 Tourism Information Center ... 18 Pilar 03 - Paket Wisata dan Experience Paket Wisata ... 19 Modul Paket Wisata ... 20 Sistem Pendukung Paket ... 21 Pilar 04 - Kelembagaan & Ekosistem Ekonomi Penguatan Komunitas & Ekosistem UMKM ... 22 Potensi dan Ekosistem UMKM ... 23 Struktur Organisasi Pokdarwis ... 24 Roadmap 3 Tahun ... 26 Sintetis Alur Transformasi Mengeruda ... 28 Serah Terima :Legacy From Merameda For Mengeruda Bangkit ... 30 Penutup ... 32Master Plan “Mengeruda Bangkit”

merameda_journeyMaster Plan “Mengeruda Bangkit”PENGANTAR Galeri Potensi Wisata Mengeruda

merameda_journeyMaster Plan “Mengeruda Bangkit”PENGANTAR Galeri Potensi Wisata Mengeruda

merameda_journey01 - Revitalisasi Kawasan Menata kawasan utama kolam air panas menjadi destinasi yang kohesif, terstandar, dan nyaman sebab tanpa penataan fisik maka tidak ada hasil nyata yang ditawarkan. Pada akhirnya, lapangan yang akan menunjukan realita destinasi yang akan ditujuMaster Plan “Mengeruda Bangkit” 03 - Paket Wisata Menawarkan rancangan dan modul paket pengalaman terstruktur, lengkap dengan sistem booking dan harga. Hal ini untuk mengubah kunjungan singkat menjadi pengeluaran yang lebih besar dan pengalaman yang layak diceritakan kembali. 04 - Kelembagaan dan Ekonomi Penguatan Pokdarwis dan ekosistem UMKM lokal, dengan roadmap 3 tahun agar seluruh sistem ini tetap berjalan dan terus berkembang setelah tim KKN meninggalkan desa. Disusun sebagai blueprint untuk mengintegrasi pengembangan desa mengeruda menuju desa wisata mandiri. Keempat pilar ini saling menopang untuk menjawab satu kegagalan sistemik yang selama ini menahan Mengeruda berkembang dengan potensi yang ada juga bersama sama membentuk rantai sebab akibat yang saling menguatkan. PENGANTAR Empat Pilar Utama Master Plan 02 - Ekosistem Digital Membentuk Website, Tourism Information Center, media sosial, dan sistem QR yang terhubung satu narasi. Sebab kawasan yang sudah tertata tidak akan ditemukan bila tidak hadir di ruang digital tempat wisatawan mencari referensi. 1

merameda_journeyMaster Plan “Mengeruda Bangkit”Sebelum merancang solusi, penting untuk memahami secara rill mengapa desa Mengeruda dengan sumber air panas alami yang langka di Ngada belum menjadi destinasi yang dikenal luas. Enam persoalan berikut bukan kelemahan yang berdiri sendiri, melainkan gejala dari satu akar masalah bahwa kawasan ini belum pernah dikelola sebagai satu sistem wisata. Realita Kawasan KONDISI & VISI Kawasan belum tertata ▸ Kawasan wisata terdiri kolam, air terjun, dan situs geologi. Belum ada zonasi, jalur, atau sistem penerimaan tamu yang terstandar. Akibatnya, kunjungan terasa seadanya dan sulit direkomendasikan sebagai tujuan wisata keluarga. Nol Identitas Visual ▸ Tidak ada logo, signage, atau papan informasi yang menggambarkan kawasan wisata. Wisatawan potensial bahkan tidak menyadari Mengeruda sebagai destinasi sebelum benar-benar tiba di lokasi. Tidak ada kehadiran digital ▸ Tidak ditemukan optimal di Google Maps, belum ada website atau medsos. Dalam keputusan berwisata yang kini dimulai dari pencarian daring, ini berarti kehilangan calon pengunjung sebelum sempat bersaing. Pokdarwis belum aktif optimal ▸ Belum ada SOP, struktur kerja, dan kapasitas SDM untuk kelola wisata secara profesional. Tanpa kelembagaan yang solid, setiap perbaikan berisiko berhenti begitu pendampingan eksternal selesai. Tidak ada paket wisata ▸ Wisatawan datang hanya untuk mandi, tidak ada pengalaman terstruktur untuk ditawarkan. Nilai ekonomi yang bisa digali dari satu kunjungan pun jauh lebih kecil dari yang seharusnya. Padahal untuk wisata efektif harus mencakup something to do, something to buy, something to see UMKM tidak terkoneksi ▸ Produk lokal (hasil pertanian, kuliner, anyaman) belum terhubung ke rantai nilai wisata kawasan. Warga kehilangan kesempatan mendapat manfaat langsung dari keramaian yang sebenarnya sudah ada di depan mata. 2

merameda_journeyMaster Plan “Mengeruda Bangkit”VISI MENGERUDA Mengeruda menjadi Desa Wisata Budaya berbasis air panas yang memiliki identitas kuat, sistem pengelolaan mandiri, dan memberikan manfaat ekonomi nyata bagi seluruh warga desa.” 3

merameda_journeyMaster Plan “Mengeruda Bangkit”KONDISI & VISI Visi Mengeruda1.Kawasan Tertata dengan zonasi dan sistem yang jelas2.Identitas Visual kawasan yang kuat dan jelas3.Kehadiran di berbagai platform digital wisatawan4.Mengaktifkan paket wisata aktif untuk ditawarkan5.UMKM Lokal masuk dalam rantai nilai wisata6.Pokdarwis mandiri mengelola wisata berkelanjutan Visi ini bukan target yang muluk. Basisnya adalah tiga aset yang sudah dimiliki Mengeruda hari ini: air panas, situs adat Tugu Soa, dan situs geologi. Yang belum ada hanyalah sistem yang menghubungkan ketiganya secara konsisten, dan itulah yang dirancang oleh empat pilar master plan pada bagian-bagian berikutnya. 4

merameda_journeyMaster Plan “Mengeruda Bangkit”01 - Revitalisasi Kawasan Zonasi kawasan wisata · Site plan fisik Signage system SOP kebersihan 03 - Paket Wisata Paket wisata terstruktur Panduan tour guide Sistem booking Pricing & bagi hasil 04 - Kelembagaan dan Ekonomi Penguatan Pokdarwis Ekosistem UMKM Roadmap 3 tahun Sistem keuangan 02 - Ekosistem Digital Website desa wisata Tourism Info Center Media sosial terpadu QR Code system MENGERUDA BANGKIT Setiap pilar berdiri di atas pilar sebelumnya: revitalisasi fisik menciptakan ruang yang layak dikunjungi, ekosistem digital membawa wisatawan ke ruang itu, paket wisata mengonversi kunjungan menjadi pengalaman bernilai, dan kelembagaan memastikan nilai itu mengalir kembali ke warga. ARSITEKTUR ARSITEKTUR MASTER PLAN 5

merameda_journeyMaster Plan “Mengeruda Bangkit”ZONASI DAN REVITALISASI KAWASAN Pembagian ini bukan sekadar estetika tata ruang. Tanpa zonasi, pengunjung kolam, aktivitas budaya, dan pedagang UMKM saling tumpang tindih di ruang yang sama menciptakan kesan semrawut yang justru mengurangi kenyamanan dan lama tinggal wisatawan. Dengan zona yang jelas, setiap aktivitas punya ruang untuk berkembang tanpa saling mengganggu, dan alur kunjungan dapat diarahkan agar wisatawan singgah lebih lama serta membelanjakan lebih banyak di setiap zona yang dilewati. PILAR 01-REVITALISASI KAWASAN WISATA 6

7merameda_journeyMaster Plan “Mengeruda Bangkit” Menata kawasan menjadi destinasi wisata yang kohesif, standart, dan nyaman. Zonasi Kawasan KONDISI & VISI Zona Penerimaan Parkiran Loket Masuk Tourism Information Center Zona UMKM Warung kuliner Kiso olah oleh Tour guide Zona Kolam Aktif Paembagian kolam fasilitas mandi Gaxebo Zona Penginapan Glamping Homestay area bermain anak Zona Budaya Tugu adat soa sanggar pertunjukan Museum budaya Zona LestarI Taman Landscaping alami jalur khusus Zona ini adalah zona efektif ketika sebuah pariwisata benar benar berputar dan menjadi tempat terjadinya perputaran ekonomi. Dibutuhkan modal dan keberanian yang besar untuk membangun banyak hal dan meningkatkan kapasitas baik dari SDM maupun kawasan yang ditawarkan.

merameda_journeyMaster Plan “Mengeruda Bangkit”Tugu “Selamat Datang” REVITALISASI KAWASAN PARIWISATATugu selamat datang adalah bagian yang berpeeran sangat besar dalam wisata. Wisatawan dapat memastikan mereka sudah sampai di tempat yang tepat atau belum berdasarkan tugu selamat datang. Tempat ini juga dipakai sebagai tempat pembelian tiket di bagian kirinya. TEmpat ini sangat penting namun saat ini kondisinya cukup genting. Oleh sebab itu dibutuhkan revitalisasi agar memperkuat identitas dan meningkatkan kenyaananan dan daya tarik masyarakat. Saat berkunjung, kami menemukan pengunjung dan berkata “boleh berikan saran kepada pemerintah untuk memperbaiki tugu selamat datang di depan? orang orang masih kebingungan dan kurang menarik”. Oleh sebab itu, kita perlu melakukan revitalisasi. Sebelum masuk kedalam wisata, semua orang pasti melihat bagian depan. Maka, bagian depan harus diperbaiki dan dibuat lebih layak. Sebelum Revitalisasi Saran Revitalisasi 8

merameda_journeyMaster Plan “Mengeruda Bangkit”Area Parkir REVITALISASI KAWASAN PARIWISATAArea parkiran juga merupakan bagian penting menyangkut kenyamanan dan keamanan pengunjung. Saat ini lahan parkiran yang disediakan sudah cukup memadai namun terbatas. Revitalisasi dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas dan memperbesar kapasitas dari parkiran. Melalui revitalisasai, diharapkan bahwa wisatawan yang berkunjung sudah merasa aman dan nyaman serta siap menikmati keindahan alam dan tawaran tawaran lain di dalam tempat wisata. Sebelum Revitalisasi Saran Revitalisasi 9

merameda_journeyMaster Plan “Mengeruda Bangkit”Area Perdagangan REVITALISASI KAWASAN PARIWISATAArea perdagangan adalah area yang sangat penting dan juga bagian dari roda ekonomi dalam sebuah pariwisata. Saat ini, belum ditemukan kios/area perdagangan yang menarik di sekitar tempat wisata. Ada kios namun tidak menjual barang yang benar benar autentik. Umunya, mereka berjualan makanan ringan, minuman, dan mie. Tempat yang ditawarkan juga kurang menarik perhatian wisatawan. Melalui revitalisasi kita bisa menawarkan pengalaman lebih saat jual beli Saatnya membawa budaya dan diri Mengeruda ketempat ini. Langkah pertama yaitu membuat tempat lebih layak dan menarik. Ketika sudah direvitalisasi, maka dibutuhkan pelatihan dan perataan jenis usaha di tempat ini untuk memastikan ada aktivitas ekonomi didalamnya. Dengan demikian, diharapkan masyarakat memiliki tempat untuk mencari uang dan ada wisatawan yang melakukan transaksi juga merasakan pengalaman menarik saat membeli sesuatu di kios kios yang mungkin menawarkan makanan daerah, kain khas dan lainnya.Sebelum Revitalisasi Saran Revitalisasi 10

merameda_journeyMaster Plan “Mengeruda Bangkit”Area Perdagangan REVITALISASI KAWASAN PARIWISATASaat ini, area perdagangan memang sudah ada namun belum efektif. Tidak ada area khusus atau satu tempat untuk membeli buah tangan ketika kembali dari pemandian air panas. Posisi letak kios sudah tepat namun instrumen yang dijual dan ditawarkan masih sangat kurang. Hal ini juga didukung dengan bentuk bangunan yang masih kurang menarik dan kurang nyaman. Jika ingin menghasilkan lebih dan menghidupkan perputaran ekonomi, sudah seharusnya dilakukan perubahan mulai dari bentuk bangunan sampai pelatihan untuk persiapan sumber daya manusia. Sebelum Revitalisasi Saran Revitalisasi 11

merameda_journeyMaster Plan “Mengeruda Bangkit”Area Bermain Anak REVITALISASI KAWASAN PARIWISATAArea bermain anak merupakan bagian yang sudah ada di dalam tempat wisata. Area ini dianggap kurang efektif dan kurang menarik. Tidak ada permainan yang cukup lyak serta tempat untuk anak anak benar benar bermain dan berteduh. Jika pada awalnya bagian ini memang untuk wilayah taman bermain maka dibutuhkan revitalisasi mulai dari pemgaran kawasan khusus, pembangunan gazebo untuk tempat rehat, serta perbaikan dan pengembangan permainan anak. Dengan demikian, wilayah ini sangat bisa ditawarkan ketika ada wisartawan yang meragukan jika ada anak anak ikut. Menawarkan fasilitas aman dan nyaman akan meningkatkan daya tarik dan daya jual tempat ini. Sebelum Revitalisasi Saran Revitalisasi 12

merameda_journeyMaster Plan “Mengeruda Bangkit”Penambahan Kawasan REVITALISASI KAWASAN PARIWISATATempat ini sangat berpotensi untuk dijadikan tempat wisata yang juga menawarkan pengalaman singgah. Esensi mandi air hangat ketika malam dan pagi hari dapat menjadi penawaran menarik bagi wisatawan. Oleh sebab itu, dibutuhkan tempat dan fasilitaas menginap untuk pengunjung. Penginapan sederhana namun khas seperti glamping bisa menjadi pilihan atau juga homestay untuk inevstasi jangka panjang. Disisi lain, gazebo juga sangat dibutuhkan. bukan gazebo besar namun gazebo kecil untuk pengunjung dapat duduk dan makan bersam. Sistem penggunaan dapat juga ditawarkan dengan sewa sehingga tetap menghasilkan dan bisa terus dirawat. Terakhir adalah ruang ganti baju. TEmpat ini memiliki toilet namun aksesnya cukup jauh dan fasilitasnya sedikit kurang memadai. oleh sebab itu jika memungkinkan maka pembangunan ruang ganti baju yang lebih dekat bisa menjadi pihan wiata. Tempat Penginapan (Glamping) Gazebo Ruang Ganti Baju 13

merameda_journeyMaster Plan “Mengeruda Bangkit”SISTEM SIGNAGE & SOP KEBERSIHAN Signage dan SOP kebersihan sering dianggap detail kecil, padahal keduanya adalah sinyal pertama yang menentukan apakah wisatawan mempercayai sebuah kawasan wisata. Papan nama yang rapi dan kolam yang terawat berbicara lebih meyakinkan daripada promosi apa pun sebaliknya, kawasan yang kotor atau tanpa penunjuk arah akan langsung menurunkan ekspektasi pengunjung, walau airnya sama-sama berkhasiat. PILAR 01-REVITALISASI KAWASAN WISATA 14

merameda_journeyMaster Plan “Mengeruda Bangkit”REVITALISASI KAWASAN PARIWISATA Sistem Signage & SOP KebersihanDibuat dengan material kayu lokal, bilingual dan ditempatkan di titik masuk utama Tanda untuk menunjukan arah kedatangan wisatawan dari jalan utama kolam, setiap persimpangan sampai tempat wisata. Diletakan di information center sebagai edukasi : khasiat air, aturan, dan keselamatan. QR Code untuk mengakses peta wilayah wisata juga terkoneksi ke website dan TIC digitalPANEL INFOSMASI KOLAMQR CODE SYSTEMPAPAN NAMA KAWASANPETUNJUK ARAH Jadwal piket harian Pokdarwis — pagi & sore Form monitoring kebersihan mingguan terstandar Sistem evaluasi bulanan (checklist + foto bukti) Larangan sabun/sampo di kolam — kampanye terpasang Pengelolaan sampah: pemilahan & titik kumpul SOP KEBERSIHAN DAN LESTARISOP KEBERSIHAN DAN LESTARI Tanda/Signage sangat dibutuhkan dalam lokasi pariwisata. Hal ini berguna demi memudahkan pengunjung untuk mencapai tujuan dan menemukan informasi informasi lanjutan. Saat ini, tanda di desa mengeruda masih sangat minim dan terbilang kurang. Melalui master plan ini diharapkan ada penambahan tanda untuk desa mengeruda. 15

merameda_journeyMaster Plan “Mengeruda Bangkit”WEBSITE DESA WISATA & TOURISM INFORMATION CENTER Satu ekosistem digital website, TIC, medsos, dan QR , satu narasi, satu suara. Menyatukan seluruh informasi dalam satu sumber penting karena mengurangi kebingungan bagi dua kelompok wisatawan yang berbeda: turis domestik yang mencari referensi cepat di Google, dan turis mancanegara yang butuh kepastian sebelum menempuh perjalanan jauh ke Flores. PILAR 02 — EKOSISTEM DIGITAL WISATA 16

merameda_journeyMaster Plan “Mengeruda Bangkit”Mengeruda.id Beranda, Tentang Mengeruda, Kolam Air Panas Budaya & Tradisi Ngada, Kuliner & UMKM Lokal Homestay (database), Cara ke Sana & Kontak Profil Pokdarwis & kontak WA resmi, Booking & Pertanyaan Fitur: bilingual ID–EN · galeri foto/video · form booking · terintegrasi Google Maps. EKOSISTEM DIGITAL WISATA Website Desa Wisata 17

merameda_journeyMaster Plan “Mengeruda Bangkit”Peta Informasi Desa Mengeruda TIC fisik melengkapi peran website bagi wisatawan yang tiba tanpa riset sebelumnya, sehingga tidak ada pengunjung yang datang dan pulang tanpa informasi yang cukup untuk menikmati kawasan secara maksimal. Peta Informasi desa sebagai instrumen pertama yang kami sediakan sebagai awal memulai TIC. TIC dapat dibentuk perlahan mulai dari beberapa instrumen sampai akhirnya nanti disediakan tempat atau satu wilayah khusus yang lebih baik dan siap menerima wisatawan. EKOSISTEM DIGITAL WISATA Tourism Information Center 18

merameda_journeyMaster Plan “Mengeruda Bangkit”Wisatawan tidak datang untuk mandi, mereka datang untuk pengalaman yang bisa diceritakan. Lima paket ini dirancang berjenjang secara sengaja, dari kunjungan singkat setengah hari hingga retret dua malam, agar Mengeruda melayani sekaligus menaikkan nilai transaksi dari setiap segmen wisatawan. PAKET WISATA PILAR 03 — PAKET WISATA DAN EXPERIENCE 19

merameda_journeyMaster Plan “Mengeruda Bangkit”Semakin lama wisatawan tinggal, semakin besar pula uang yang berputar di warung, homestay, dan produk UMKM di sekitar kawasan. Inilah alasan modul ini dirancang untuk saling melengkapi, bukan bersaing satu sama lain.Dalam modul yang sudah kami sediakan, semua dipaparkan dengan jelas untuk siap di eksekusi. PAKET WISATA DAN EXPERIENCE Paket Wisata 20

merameda_journeyMaster Plan “Mengeruda Bangkit”Skrip Panduan/Leaflet ▸ Panduan cerita kolam, sejarah, & budaya Ngada untuk tour guide memastikan setiap pemandu menyampaikan cerita yang sama, bukan versi masing- masing yang mengaburkan identitas Mengeruda. Sistem Booking ▸ Form Google + WhatsApp resmi Pokdarwis — satu pintu masuk yang membuat setiap permintaan tercatat dan tidak hilang di percakapan pribadi antarwarga. Struktur Harga ▸ Harga masuk, paket, & skema bagi hasil pengelola– warga yang disepakati sejak awal untuk mencegah potensi konflik yang justru dapat menghambat keberlanjutan pengelolaan. Review & Rating ▸ Tamu didorong memberi review di Google Maps & media sosial, karena reputasi digital kini menjadi pertimbangan utama sebelum wisatawan baru memutuskan berkunjung. OPEN TRIP MENGERUDA Jika modul yang disediakan sudah diimplementasikan, maka harus ada sistem yang menghubungkannya dengan transaksi nyata di lapangan PAKET WISATA DAN PENGALAMAN Sistem Pendukung Paket 21

merameda_journeyMaster Plan “Mengeruda Bangkit”Komunitas dan ekosistem UMKM yang telah dibangun harus bisa hidup setelah tim KKN pergi. Karena itu, struktur organisasi ini sengaja dirancang ramping dan berbasis tugas nyata, bukan jabatan seremonial yang mudah macet begitu ditinggal pendamping. PENGUATAN KOMUNITAS & EKOSISTEM UMKM PILAR 04 — KELEMBAGAAN & EKOSISTEM EKONOMI 22

merameda_journeyMaster Plan “Mengeruda Bangkit”Kuliner khas Mengeruda Kehadiran kuliner khas mengeruda di daerah wisata akan menambah nilai autentik dan pengalaman kepada wisatawan. Dengan demikian, ada alasan unntuk kembali dan ada yang dapat dinikmati langsung. Homestay-Travel-Guide UMKM ini adalah yang paling dibutuhkan dan strategis. Ketika wisatawan sudah melihat bahwa banyak potensi wisata di desa maka mereka akan menginap, membutuhkan kendaraan dan guide. Semuanya bisa dikelola warga desa. Anyaman dan Kerajinan Anyaman dan kerajinan menjadi oleh oleh autentik sebagai kenang kenangan dan cendramata yagn dibawa oleh wisatawan. Hasil dan Olahan pertanian POTENSI UMKM MENGERUDA Menghubungkan hasil mentah maupun olahan pertanian dengan lebih banyak pelanggan melalui sistem titip jual yang terletak langsung di exit point wisatawan perendaman air panas KELEMBAGAAN DAN EKOSISTEM EKONOMI Ekosistem UMKM 23 Branding dan Digitalisasi UMKM Nyatanya, banyak usaha UMKM yang belum memiliki identitas brand. Ada UMKM namun tidak ada identitas. Hal ini, mempersulit pembeli untuk mengingat maupun mencari produk. Saatnya, setiap UMKM memiliki identitas baik itu nama brand maupun logo untuk mempersiapkan diri sebagai UMKM di desa wisata. Disamping itu, digitalisasi UMKM juga dibutuhkan untuk mempermudah akses pengunjung wisata. Website sudah tersedia, diharapkan pemerintah dapat melakukan maintenance dalam pengembangan dan peningkatan UMKM baik langsung maupun digital.

merameda_journeyMaster Plan “Mengeruda Bangkit”KELEMBAGAAN DAN EKOSISTEM EKONOMI Struktur OrganisasiKetua dan Wakil Berperan sebagai pemegang koordinasi tertinggi dan representasi desa wisata: Koordinasi internal — menyelaraskan kerja antar-divisi (Operasional, Digital & Medsos, UMKM & Produk, Pemanduan) agar tidak tumpang tindih dan saling mendukung Representasi eksternal — menjadi wajah desa wisata dalam kerja sama dengan pemerintah desa/daerah, instansi (misalnya Dinas Pariwisata), maupun mitra atau investor Pengambilan keputusan strategis — menentukan arah pengembangan, prioritas program, dan alokasi sumber daya Evaluasi & pelaporan — memantau kinerja tiap divisi dan melaporkan perkembangan ke pemangku kepentingan (Kepala Desa, Pokdarwis, dsb.) Div. Operasional Mengelola fasilitas fisik dan kenyamanan wisatawan di lapangan: Kolam — perawatan, kebersihan air, dan keamanan area kolam/pemandian TIC (Tourist Information Center) — menjaga titik informasi tetap aktif, menyediakan info wisata, dan menyambut pengunjung Parkir — mengatur alur kendaraan, keamanan, dan (jika ada) retribusi parkir Kebersihan — menjaga kebersihan seluruh area wisata, pengelolaan sampah, dan estetika lingkungan 24

merameda_journeyMaster Plan “Mengeruda Bangkit”KELEMBAGAAN DAN EKOSISTEM EKONOMI Struktur OrganisasiDiv. Digital & MedsosMembangun dan menjaga kehadiran desa wisata secara daring: Website — mengelola konten, informasi paket wisata, dan pembaruan berkala Instagram — konten visual, promosi, interaksi dengan calon wisatawan TikTok — konten video pendek untuk menjangkau audiens lebih luas, terutama generasi muda Google Maps — memastikan titik lokasi akurat, foto terkini, dan merespons ulasan pengunjung Youtube dan jaringan laiinya Divisi ini berfungsi sebagai etalase digital yang menentukan kesan pertama calon wisatawan sebelum berkunjung langsung.Div. UMKM & ProdukMenjadi jembatan antara pelaku usaha lokal (UMKM) dengan wisatawan yang datang ke desa. Cakupan tugasnya biasanya meliputi: Sistem titip jual (konsinyasi) Mengoordinasikan produk UMKM warga (makanan, kerajinan, oleh-oleh khas) untuk dipajang/dijual di titik-titik strategis wisata (TIC, kolam, area parkir) Menyepakati sistem bagi hasil atau komisi antara pengelola dan pemilik produk Mencatat produk masuk dan terjual dari tiap pelaku UMKM Kemasan (packaging) Membantu standardisasi kemasan produk agar terlihat rapi dan layak jual ke wisatawan (label, stiker, kemasan tahan lama untuk oleh-oleh) Bisa juga mendorong branding bersama, misalnya logo/identitas desa wisata pada kemasan produk UMKM Manajemen stok Memastikan ketersediaan produk tidak kosong saat kunjungan wisatawan ramai (musim liburan, akhir pekan) Melakukan pengecekan stok berkala dan koordinasi restock dengan pelaku UMKM Mencatat produk yang cepat habis vs lambat terjual, sebagai bahan evaluasiDiv. PemanduanTour guide — menyediakan pemandu yang menjelaskan sejarah, budaya, dan daya tarik desa wisata Paket wisata — menyusun dan menawarkan paket kunjungan (misalnya kombinasi kolam, situs budaya, kuliner) dengan harga dan durasi yang jelas. 25

merameda_journeyMaster Plan “Mengeruda Bangkit”Roadmap ini sengaja dibuat bertahap, bukan karena keterbatasan ambisi, melainkan karena kapasitas kelembagaan butuh waktu untuk tumbuh. Memaksakan kelima paket dan seluruh sistem digital berjalan sekaligus sejak tahun pertama justru berisiko membebani Pokdarwis yang baru terbentuk jauh lebih realistis untuk membangun fondasi yang kokoh terlebih dahulu, baru kemudian mempercepat. ROADMAP 3 TAHUN 26

merameda_journeyMaster Plan “Mengeruda Bangkit”COPILOT PROJECT Roadmap 2026-2028DESA WISATA MENGERUDA2026-Copilot (fondasi)2026-Copilot (fondasi)2027-Pertumbuhan2027-Pertumbuhan2028-Desa Mandiri2028-Desa Mandiri 2026-Copilot Project by Merameda Ini adalah tahun peletakan dasar, di mana tim KKN membangun seluruh infrastruktur master plan sekaligus melatih Pokdarwis agar aktif dan mandiri secara operasional. Fondasi yang sudah dibuat, perlahan di eksekusi melalui sinergi pemerintah daerah sampai desa 2027-PertumbuhanSetelah fondasi berdiri maka desa bisa mulai bertumbuh perlahan danmulai meningkatkan fokus pada ekspansi operasional dan kepercayaan diri warga. SDM harus meningkat, media dan seluruh akun digital harus di maintenance dan terus berkembang serta sudah mulai ada UMKM baru setelah revitalisasi dilakukan. 2028-Menuju Desa Mandiri Infrasturuktur sudah memadai, pelatihan dan pengembangan SDM juga sudah terlaksana maka kapasitas sudah memadai. Maka BumDes dan Organisasi desa bisa mengelola secara mandiri. 27

merameda_journeyMaster Plan “Mengeruda Bangkit”Dari kondisi hari ini menuju desa wisata mandiri, setiap langkah saling mengunci. Bagian ini merupakan argumen inti dari keseluruhan dokumen: setiap persoalan pada kolom pertama sudah punya intervensi konkret pada kolom kedua, dan setiap intervensi punya hasil yang bisa diukur pada kolom ketiga. Tidak ada bagian dari kondisi saat ini yang dibiarkan tanpa jawaban. ALUR TRANSFORMASI MENGERUDA SINTETIS 28

merameda_journeyMaster Plan “Mengeruda Bangkit”SINTETIS Alur Transformasi Master Plan ini adalah dokumen hidup, bukan laporan penutup kegiatan. Ia dirancang agar Bapperida dan Organisasi Desa dapat melanjutkan setiap pilar secara mandiri setelah KKN selesai. Sebab keberhasilan sesungguhnya bukan diukur dari seberapa rapi dokumen ini disusun, melainkan seberapa jauh ia benar-benar dijalankan setelah tim ini pergi. 29

merameda_journeyMaster Plan “Mengeruda Bangkit”Seluruh output KKN Merameda diserahkan kepada Bapperida, Organisasi Desa, dan Desa Mengeruda sebagai aset berkelanjutan. Dipilah sengaja menurut siapa yang akan memakainya sehari-hari, bukan ditumpuk sebagai satu bundel laporan yang sama untuk semua pihak. Bapperida menerima yang dibutuhkan untuk perencanaan daerah, Organisasi desa menerima yang dibutuhkan untuk operasional harian, dan desa menerima yang menjadi identitas jangka panjangnya. LEGACY FROM MERAMEDA FOR MENGERUDA BANGKIT SERAH TERIMA 30

merameda_journeyMaster Plan “Mengeruda Bangkit”MERAMEDA FOR MENGERUDA LEGACY Pembagian aset ini menjawab kekhawatiran yang paling wajar muncul di akhir program KKN: dokumen yang bagus tapi tidak jelas siapa pemiliknya cenderung berakhir tersimpan di laptop tanpa pernah dipakai. Dengan kepemilikan yang eksplisit sejak awal, tidak ada pihak yang bisa menganggap kelanjutan program ini sebagai tanggung jawab pihak lain.BAPPERIDA Master plan (copilot project desa wisata mengeruda) GIS dan Peta Potensi kawasan Tourism Information Center (konsep) Revitalisasi 2D, 3D (Konsep)ORGANISASI DESA Guide book (pengelolaan) Website, Sosial media Modul Manual book Branding ProductDESA MENGERUDA Aset Media: Video, dokumenter Identitas visual: Logo, brand guide Dokumen perencanaan Pemetaan Desa Ulasan 31

merameda_journeyMaster Plan “Mengeruda Bangkit”31

merameda_journeyMaster Plan “Mengeruda Bangkit”kami titipkan sebuah blue print untuk Desa Mengeruda. Dokumen ini dirancang agar dapat mewujudkan mengeruda bangkit menjadi desa wisata mandiri. Jahit setiap pilarnya, melangkah bersama menuju kebangkitan. ~Merameda 32 Afrisha-Callista-Fatimiyah-Nandini-Aldi- Alam-Thobiq-Maria-Ubai-Luki-Umar