Dokumen ini adalah herbarium digital karya siswa kelas X-PPLG 1, disusun oleh Putri Dwi Paulia, yang mengamati pertumbuhan dan perkembangan tanaman daun salam (Syzygium polyanthum). Materi mencakup tahapan pertumbuhan dari biji atau stek hingga pohon dewasa, faktor abiotik dan biotik yang memengaruhi tanaman, serta habitat alami dan adaptasi morfologi serta fisiologi daun salam. Bagian akhir…
Dokumen ini adalah herbarium digital yang disusun oleh siswa kelas X-PPLG 1 bernama Putri Dwi Paulia, mengamati pertumbuhan dan perkembangan tanaman daun salam (Syzygium polyanthum). Materi mencakup tahapan pertumbuhan dari biji atau stek hingga pohon dewasa, serta faktor-faktor yang memengaruhi pertumbuhan tanaman.
Bagian pertama menjelaskan tahapan pertumbuhan tanaman, mulai dari penyemaian biji, pemindahan bibit ke polybag, pertumbuhan batang dan daun, hingga fase berbunga dan berbuah. Dijelaskan pula faktor yang memengaruhi pertumbuhan seperti cahaya matahari, kelembapan, suhu, dan unsur hara mineral.
Selanjutnya dibahas faktor abiotik dan biotik yang memengaruhi tanaman, termasuk kondisi lingkungan seperti suhu 25-30 derajat Celcius, tanah subur, dan peran serangga, burung, cacing tanah, serta jamur dalam ekosistem. Bagian ini juga menguraikan interaksi antar makhluk hidup seperti mutualisme, komensalisme, kompetisi, dan predasi.
Dokumen ini juga memuat habitat alami daun salam yang tumbuh di daerah tropis dan subtropis, termasuk lokasi pengamatan di Blitar, Jawa Timur. Adaptasi tanaman dijelaskan secara morfologi dan fisiologi, seperti bentuk daun oval dan stomata hipostomatik, serta adaptasi terhadap lingkungan teduh dan proses aklimatisasi.
Bagian akhir membahas dampak perubahan lingkungan, khususnya musim kemarau, terhadap pertumbuhan tanaman. Dijelaskan pula upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi dampak tersebut, seperti menghemat air dan menjaga kebersihan lingkungan, serta pemanfaatan daun salam sebagai bumbu masakan dan bahan alami.