Created in Canva
UNJOURNEY MAGAZINE humas-unj.com humaskomdig_unj humas-unj.comhumaskomdig_unjUNJOURNEY VOLUME 001 NO. 1 | JULI 2026 merupakan majalah yang mendokumentasikan kontribusi, inovasi, dan kisah inspiratif sivitas akademika Universitas Negeri Jakarta dalam menciptakan perubahan positif bagi masyarakat dan lingkungan.JEJAK DAMPAK,MEREKAMPERUBAHANMENGINSPIRASI UNJOURNEY
02 DAFTAR ISI03 SALAM EDITOR BERITA 10406 BERITA 20810 BERITA ORGANISASI12 OPINI TOKOH14 PRESTASI15 GALERI FOTO SALAM EDITOR JEJAK KECIL, DAMPAK BESAR Halo, Sobat UNJourney! Selamat datang di edisi perdana UNJourney, majalah yang mengangkat tema "Mahasiswa dan Organisasi UNJ yang Berdampak bagi Masyarakat & Lingkungan." Melalui edisi ini, kami ingin menghadirkan kisah inspiratif tentang kepedulian, inovasi, dan kontribusi sivitas akademika UNJ dalam menciptakan perubahan positif bagi masyarakat. Beragam liputan, profil tokoh, prestasi, hingga cerita organisasi yang kami sajikan menjadi bukti bahwa langkah kecil dapat melahirkan dampak yang besar. Semoga setiap halaman majalah ini mampu menginspirasi pembaca untuk terus berkarya, berkolaborasi, dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar. Selamat membaca dan semoga terinspirasi. Salam hangat, Tim Redaksi UNJourney Dosen Pembimbing: Asep Soegiarto, M.Si. Abdul Kholik, M.I.Kom, MCE. Pimpinan Redaksi: Dave Kristian David Tucunan Koordinator Desain: Dave Kristian David Tucunan Tim Desain: Gilang Alfarizi Kinanti Cikal Prameswari Rakha Hilmy Dzaky Rasyiqa Tsabita Isnajilan Tim Pewarta: Dave Kristian David Tucunan Gilang Alfarizi Kinanti Cikal Prameswari Rakha Hilmy Dzaky Rasyiqa Tsabita Isnajilan 03 SOSOK PERUBAHAN
Sumber: unj.ac.id Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Brian Yuliarto, menyampaikan bahwa Sarasehan Kebangsaan merupakan bagian dari Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia yang bertujuan memperkuat kolaborasi lintas sektor serta menghasilkan rekomendasi kebijakan berbasis ilmiah untuk mendukung pembangunan nasional. Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa perguruan tinggi berperan penting sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta bahwa akademisi dan peneliti merupakan aset strategis bangsa dalam merumuskan solusi bagi berbagai persoalan nasional. Prof. Komarudin menyampaikan bahwa keikutsertaan UNJ dalam KSTI 2026 menjadi bukti komitmen perguruan tinggi dalam mendorong transformasi bangsa serta mendukung pemerintah melalui riset, inovasi, dan kolaborasi yang memberikan dampak nyata. UNJ memandang KSTI 2026 sebagai forum strategis untuk memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat, serta mendorong riset dan inovasi yang mendukung pembangunan nasional berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi. UNJ berpartisipasi aktif dalam Sarasehan Kebangsaan KSTI 2026 sebagai wujud komitmen mendukung pembangunan nasional berbasis sains, teknologi, dan inovasi. Melalui forum ini, UNJ berkontribusi dalam penyusunan rekomendasi kebijakan berbasis riset serta menegaskan perannya dalam menghasilkan inovasi, riset berkualitas, dan sumber daya manusia unggul untuk mendukung pembangunan di berbagai sektor prioritas nasional. Sarasehan Kebangsaan KSTI 2026 dihadiri lebih dari 2.600 peserta dari kalangan akademisi, peneliti, dan mitra industri, serta dibuka dan ditutup oleh Presiden RI, Prabowo Subianto. Delegasi UNJ yang dipimpin Rektor Prof. Komarudin bersama jajaran pimpinan berkomitmen UNJ dalam memperkuat riset, inovasi, dan kolaborasi lintas sektor untuk mendukung pembangunan nasional.04UNJ DUKUNG TRANSFORMASI INDONESIA DI SARASEHAN KSTI 2026 UNJ DUKUNG TRANSFORMASI INDONESIA DI SARASEHAN KSTI 2026 05
SDGs CENTER UNJ PERKUAT KOLABORASI DI KONFERENSI SDGS 2026 SDGs CENTER UNJ PERKUAT KOLABORASI DI KONFERENSI SDGS 2026 Universitas Negeri Jakarta (UNJ) melalui SDGs Center UNJ berpartisipasi dalam SDGs Center Conference (SCC) 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian PPN/Bappenas bersama Indonesia SDGs Center Network (ISCN). Hal ini menjadi bentuk komitmen UNJ dalam mendukung percepatan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) melalui penguatan peran perguruan tinggi dalam pembangunan berkelanjutan. onferensi ini menjadi forum strategis yang mempertemukan perguruan tinggi, kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, dunia usaha, organisasi masyarakat sipil, serta mitra pembangunan internasional. Forum ini menjadi wadah untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mewujudkan pembangunan yang lebih inklusif, inovatif, dan berkelanjutan. Partisipasi UNJ juga mencerminkan komitmen universitas dalam mengintegrasikan nilai-nilai SDGs ke dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Selain itu, konferensi ini menjadi kesempatan bagi SDGs Center UNJ untuk memperluas jejaring kemitraan dan membangun kolaborasi dengan berbagai SDGs Center di Indonesia. Di sesi pembukaan, Kepala Sekretariat Nasional SDGs Kementerian PPN/Bappenas, Pungkas Bahjuri Ali, menyampaikan meningkatnya jumlah SDGs Center di berbagai perguruan tinggi menunjukkan kuatnya peran akademisi dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui beberapa hal.Sementara itu, Menteri PPN/Kepala Bappenas, Prof. Rachmat Pambudy, menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki posisi strategis sebagai pusat lahirnya inovasi, gagasan, dan solusi yang mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Menurutnya, perguruan tinggi perlu menjadi penggerak pembangunan berkelanjutan melalui pendidikan, riset, dan tata kelola yang adaptif. Melalui partisipasi dalam SDGs Center Conference 2026, UNJ kembali menegaskan komitmennya untuk memperkuat pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Upaya tersebut diharapkan dapat mendukung pencapaian SDGs sekaligus berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045. Sumber: unj.ac.id0 6 07
0 8Prof. Komarudin mengantarkan UNJ meraih Akreditasi Unggul BAN-PT pada 2021. UNJ meraih penghargaan DJKI atas capaian hak cipta terbanyak periode 2015–2024. Prof. Komarudin merupakan Guru Besar PPKn yang aktif mengajar dan meneliti. SOSOK PERUBAHAN Mengulas perjalanan, dedikasi, dan kontribusi tokoh inspiratif UNJ dalam menciptakan perubahan positif bagi kampus dan masyarakat. Prof. Dr. Komarudin, M.Si. lahir di Indramayu pada 1 Maret 1964. Saat ini beliau menjabat sebagai Rektor Universitas Negeri Jakarta (UNJ) periode 2023–2027, setelah sebelumnya memimpin UNJ pada periode 2019–2023. Di bawah kepemimpinannya, UNJ terus mendorong inovasi, peningkatan mutu pendidikan, dan pengabdian kepada masyarakat. Pendidikan tinggi beliau dimulai di IKIP Jakarta (kini UNJ) pada Program Studi Pendidikan Moral Pancasila dan Kewarganegaraan. Selanjutnya, beliau meraih gelar Magister Sains bidang Sosiologi di Universitas Indonesia, kemudian menyelesaikan pendidikan doktor pada bidang Penelitian dan Evaluasi Pendidikan di Universitas Negeri Jakarta. Sebelum menjadi rektor, Prof. Komarudin pernah menjabat sebagai Sekretaris Jurusan, Ketua Jurusan, Wakil Dekan, Kepala Pusat Kajian, Dekan Fakultas Ilmu Sosial, dan Wakil Rektor Bidang II UNJ. Pengalaman tersebut menjadi bekal dalam membawa UNJ berkembang sebagai perguruan tinggi yang unggul, inovatif, dan berdampak bagi masyarakat. PERJALANAN MENGINSPIRASI 09
10MEMBANGUN KAMPUS HIJAU LEWAT INVOASI PENGELOLAAN SAMPAH JAKARTA - Universitas Negeri Jakarta (UNJ) resmi meresmikan Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) dan Waste Management Center (WMC) sebagai langkah nyata dalam mewujudkan kampus yang hijau, bersih, dan berkelanjutan. Peresmian ini menjadi bagian dari upaya UNJ membangun sistem pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular sekaligus mendukung gerakan Zero Waste di lingkungan kampus. Peresmian dilaksanakan pada Rabu, 1 Juli 2026, di Area TPST Kampus UNJ, Rawamangun, Jakarta Timur. Acara tersebut dihadiri oleh Rektor UNJ, Prof. Komarudin, Ketua Waste Management Center Samadi, serta sivitas akademika UNJ. Pembangunan TPST dan Waste Management Center bertujuan mengurangi volume sampah yang dikirim ke TPST Bantar Gebang, meningkatkan pengelolaan sampah yang berkelanjutan, serta menumbuhkan budaya peduli lingkungan di kalangan sivitas akademika. Selama hampir tiga bulan pelaksanaannya, Waste Management Center telah mengolah sampah organik menjadi kompos padat, pupuk organik cair, dan ekoenzim. Sampah plastik juga diproses melalui pencacahan agar memiliki nilai ekonomi lebih tinggi, sementara budidaya maggot dikembangkan sebagai solusi pengolahan limbah organik sekaligus mendukung kegiatan akademik. Berkat sistem tersebut, jumlah residu sampah yang dikirim ke Bantar Gebang berhasil ditekan hingga sekitar seperempat sampai seperlima dari sebelumnya. Rektor UNJ, Prof. Komarudin, menegaskan bahwa keberadaan TPST dan Waste Management Center bukan sekadar menghadirkan fasilitas fisik, tetapi juga memperkuat tata kelola lingkungan melalui pembentukan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengelolaan Lingkungan dan Kawasan. Ke depan, UNJ akan terus mengembangkan berbagai inovasi pengelolaan sampah, memperluas ruang terbuka hijau, menyediakan fasilitas yang ramah disabilitas, serta mendorong kolaborasi lintas fakultas agar kampus menjadi laboratorium hidup dalam penerapan konsep Green Campus dan Zero Waste. Sumber: unj.ac.id 11
humas-unj.com humaskomdig_unj M. Vahlevi, mahasiswa Ilmu Komunikasi UNJ angkatan 2024 sekaligus anggota Badan Eksekutif Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi, meyakini bahwa organisasi kampus menjadi wadah untuk memberikan kontribusi positif bagi program studi dan universitas. Menurutnya, berbagai program kerja yang dijalankan mampu membangun citra baik kampus sekaligus mengembangkan kemampuan anggotanya. Salah satu program yang paling berkesan adalah Forum Group Discussion (FGD) yang mempertemukan mahasiswa dari tiga perguruan tinggi untuk berdiskusi dan bertukar gagasan. Melalui kegiatan tersebut, Vahlevi belajar membangun kerja sama, menyelesaikan masalah, serta mengoordinasikan tim. Sebagai Kepala Departemen dan Steering Committee, ia juga membimbing anggota baru agar program kerja berjalan efektif. "Saya bangga bisa menjalankan tugas dengan baik, menyelesaikan setiap permasalahan, serta membagikan pengalaman kepada para staf," ungkap Vahlevi. Baginya, organisasi tidak hanya mengembangkan kemampuan kepemimpinan, komunikasi, dan problem solving, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan program studi, kampus, dan masyarakat. OPINI TOKOHOPINI TOKOH "Melalui komitmen, kolaborasi, dan keikhlasan para sivitas akademika UNJ dalam membangun UNJ lebih baik lagi sangat diperlukan, khususnya mencapai visi–misi UNJ menjadi universitas kelas dunia." - Prof komarudin (Sumber ANTARA, 2023.) "Pendidikan yang sukses adalah pendidikan yang mampu mengantarkan siswa menjadi anak bertakwa, berkepribadian matang, berilmu mutakhir dan berprestasi, serta mempunyai rasa kebangsaan dan berwawasan global." - Prof Arief Rachman ( Sumber Media Indonesia.) ""Pengabdian adalah wujud implementasi pengetahuan dan penerapan produk penelitian yang diharapkan mampu menghasilkan perubahan nyata dalam menyelesaikan permasalahan sosial, serta membantu stakeholders di lingkungannya. " - Prof Iwan Sugihartono ( Sumber UNJ) 12 13
Universitas Negeri Jakarta merupakan salah satu kampus negeri yang memiliki berbagai prestasi membanggakan termasuk dalam beberapa tahun terakhir. Dilansir dari website resmi UNJ, kampus Universitas Negeri Jakarta menempati peringkat 13 besar nasional perguruan tinggi (PTNBH) versi Times Higher Education (THE) World University Rankings 2026, peringkat 351–400 dunia untuk bidang Pendidikan versi QS World University Rankings by Subject, dan meraih akreditasi "Unggul" dari BAN-PT. Selain prestasi dibidang institusi, UNJ juga memiliki rekam jejak prestasi yang kuat di bidang akademik, inovasi, dan olahraga. Di bidang Olahraga & kompetisi, Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK UNJ) berhasil meraih peringkat pertama sebagai jurusan olahraga terbaik di perguruan tinggi negeri Indonesia melalui UTBK SNBT. Sementara di sektor kompetisi, Kontingen UNJ juga menjadi penyumbang medali emas terbanyak yang mengantarkan DKI Jakarta menjadi Juara Umum di POMNAS XIX 2025. Tidak hanya kalangan mahasiswa, beberapa dosen dari kampus UNJ juga menyabet beberapa gelar prestasi diantaranya berhasil meraih 6 penghargaan dalam ajang Anugerah Diktisaintek 2025, termasuk penghargaan untuk kategori Ilmuan Senior Terbaik di bidang Inovasi Sosial Humaniora. Dari segala prestasi yang diraih termasuk dalam beberapa tahun terakhir. UNJ berkomitmen memberikan kualitas pelayanan pendidikan tinggi berstandar global. Dengan banyaknya program studi baik di tingkat S1 maupun pascasarjana yang masuk ke dalam kategori akreditasi "Unggul" BAN-PT serta mendapatkan akreditasi nasional dan internasional. Selain meraih berbagai macam prestasi, Universitas Negeri Jakarta juga secara aktif menyelenggarakan berbagai kegiatan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (CSR) serta pengabdian masyarakat, baik sebagai inisiatif kampus maupun kolaborasi dengan berbagai mitra. Berbagai kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) dan pengabdian masyarakat yang pernah dilaksanakan oleh UNJ yang pertama meliputi Fasilitas & Mobilitas Kampus. Kolaborasi serah terima program CSR yang bekerja sama dengan perbankan Bank Rakyat Indonesia (BRI} untuk mendukung sarana transportasi dan mobilitas sivitas akademika yang berada di sekitar lingkungan kampus. Di sisi sektor Kesehatan Masyarakat, UNJ juga mengadakan pelaksanaan program pemeriksaan kesehatan secara gratis, mengadakan Campaign atau kampanye imunisasi, serta memberikan fasilitas pendampingan sanitasi untuk para warga yang berada di lingkungan sekitar kampus. Selain memfasilitasi mahasiswa dan para warga di sekitar kampus, UNJ juga mengadakan program Pemberdayaan Ekonomi & Kreativitas. Program ini dilakukan melalui pembukaan pusat kegiatan kreatif mahasiswa (SangSang Univ.) serta program pelatihan literasi keuangan dan juga kewirausahaan. Di bidang Kolaborasi Industri, Universitas Negeri Jakarta melakukan kemitraan implementasi CSR bersama pihak swasta dan korporasi (seperti PT Antam) dalam bidang pengembangan produk herbal dan kesehatan. Kemitraan ini dilaksanakan melalui pelestarian Lingkungan & Edukasi Hijau. Selain itu, terdapat kegiatan riset untuk keanekaragaman hayati, kampanye gaya hidup berkelanjutan, restorasi hutan, dan pengembangan program kampus hijau (Green Campus).Prestasi dalam beberapa tahun terakhirsumber : instagram & web Universitas Negeri Jakarta 14 15
GALERI FOTO16