Dokter Cilik Ceria Pembuka Buku

“Hai! aku dokter cilik yang baik hati dan senang membantu. Hari ini aku akan membantu teman-teman yang sakit. Ayo ikut aku menyembuhkan mereka!" “Hai! aku dokter cilik yang baik hati dan senang membantu. Hari ini aku akan membantu teman-teman yang sakit. Ayo ikut aku menyembuhkan mereka!"1

Tok, tok, tok! Lula mengetuk pintu “Silahkan, masuk!” Ucap dokter cilik dengan ramah Tok, tok, tok! Lula mengetuk pintu “Silahkan, masuk!” Ucap dokter cilik dengan ramah 2

Lula masuk sambil menangis dan memegang jari-jarinya. “Dokter, jari ku berdarah” Kata Lula pelan Lula masuk sambil menangis dan memegang jari-jarinya. “Dokter, jari ku berdarah” Kata Lula pelan 3

Aku periksa jari Lula dengan hati-hati. “Hmm... jari kamu sobek, Lula. Kamu harus berhati-hati ketika bermain” Aku periksa jari Lula dengan hati-hati. “Hmm... jari kamu sobek, Lula. Kamu harus berhati-hati ketika bermain”4

Aku membersihkan luka Lula dan memberikan betadine lalu menutup lukanya dengan hansaplast agar tidak infeksi Aku membersihkan luka Lula dan memberikan betadine lalu menutup lukanya dengan hansaplast agar tidak infeksi “Terima kasih, Dokter!” kata Lula sambil tersenyum “Terima kasih, Dokter!” kata Lula sambil tersenyum 5

Pasien kedua

Anak laki-laki bernama Bobi datang sambil batuk-batuk. “Uhuk uhuk! Dokter, tenggorokanku gatal” kata Bobi Anak laki-laki bernama Bobi datang sambil batuk-batuk. “Uhuk uhuk! Dokter, tenggorokanku gatal” kata Bobi 7

"Buka mulutmu, Bobi. Bilang aaaa" Bobi mulai membuka mulutnya lebar "Buka mulutmu, Bobi. Bilang aaaa" Bobi mulai membuka mulutnya lebar 8

Aku lihat tenggorokannya merah. “Kamu harus minum air hangat dan istirahat yang cukup.” Pesan Dokter cilik Aku lihat tenggorokannya merah. “Kamu harus minum air hangat dan istirahat yang cukup.” Pesan Dokter cilik Dokter cilik juga menuliskan resep obat untuk menyembuhkan batuk Bobi Dokter cilik juga menuliskan resep obat untuk menyembuhkan batuk Bobi 9

10