Ponorogo, 15 Juni 2026 Puji syukur kehadirat Allah SWT atas segala rahmat, taufik, serta hidayah-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan penyusunan produk pengembangan berupa Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Matematika Berbasis Discovery Learning pada Materi Statistika Deskriptif Data Tunggal ini dengan baik. Sholawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi Muhammad SAW yang telah membawa umat manusia menuju zaman yang penuh ilmu pengetahuan. LKPD ini dirancang dan dikembangkan sebagai salah satu bentuk output dalam mata kuliah Research and Development (R&D). Produk ini bertujuan untuk membantu peserta didik memahami konsep ukuran pemusatan data dan ukuran penyebaran data melalui kegiatan pembelajaran yang aktif, kontekstual, dan berpusat pada peserta didik. Melalui pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) yang dipadukan dengan model Discovery Learning, LKPD ini diharapkan mampu menumbuhkan kemampuan berpikir kritis, keterampilan pemecahan masalah, serta literasi numerasi yang sejalan dengan tuntutan Kurikulum Merdeka. Penulis menyadari bahwa produk pengembangan ini masih memiliki keterbatasan dan memerlukan penyempurnaan melalui proses validasi serta uji coba lapangan. Oleh karena itu, kritik dan saran yang membangun sangat diharapkan demi perbaikan produk pada masa mendatang. Akhir kata, semoga LKPD ini dapat memberikan manfaat bagi peserta didik, pendidik, serta pihak-pihak yang berkepentingan dalam pengembangan pembelajaran matematika. Penulis KKAATTAAPPEENNGGAANNTTAARR KATAPENGANTAR
Kelompok A merasa nilai mereka lebih stabil, sedangkan Kelompok B merasa bangga karena ada anggotanya yang memperoleh nilai sempurna (100). Data Nilai Simulasi Kelompok A 75 70 90 60 75 Kelompok B 75 50 100 60 85 Pertanyaan Pemantik Jika kamu menjadi guru pembina, kelompok manakah yang akan kamu pilih? Mengapa? KEGIATAN 1 Berkenalan dengan Data (Eksplorasi Konsep Awal) A. Suplemen Literasi Digital Sebelum memulai diskusi kelompok, silakan pindai tautan atau kode QR berikut untuk menyaksikan penjelasan animasi mengenai konsep dasar ukuran pemusatan data (Mean). SCAN ME *Jika kuota internet terbatas, Anda bisa langsung melanjutkan ke bagian pengamatan teks di bawah ini." B. Mari Mengamati Fenomena Kontekstual Bacalah studi kasus di bawah ini dengan saksama! SMP Maju Jaya akan mengirimkan satu kelompok perwakilan untuk mengikuti Lomba Cerdas Cermat (LCC) Matematika tingkat kabupaten. Guru pembina memiliki dua kelompok siswa yang telah mengikuti 5 kali simulasi tes dengan total nilai yang sama persis, yaitu 370 poin. Guru tersebut bingung memilih kelompok mana yang paling siap dan adil untuk dikirim sebagai perwakilan sekolah. Link Video Pembelajaran: “Dilema Seleksi Tim Cerdas Cermat” Alokasi Waktu: 20 Menit Data kuantitatif: dta berupa angka atau bilangan yang dapat dihitung (contoh: tinggi badan dan nilai ujian) Data kualitatif: data berupa sifat atau karakteristik non angka (contoh: hobi dan warna kesukaan) Array data: langkah awal mengolah data kuantitatif dengan cara menyusun urutan data dari nilai terkecil ke terbesar Mengenal Data & Statistik Data adalah sekumpulan informasi, fakta atau keterangan berupa angka atau non angka yang diperoleh melalui pengamatan, pengukuran, atau pencatatan langsung terhadap suatu objek.2 https://youtu.be/q8p2QrWzWLs?si= JUwMctSQWoqaG-Ak
3
4
Mengulik Rerata (Mean) Lebih Dalam https://youtu.be/XMGk5W-3RA4? si=7r48vyIzto4h5OJG “Hasil Panen Melon Hidroponik Pak Yusuf” “pak yusuf ingin mengetahui? Berapakah rata-rata (mean) hasil panen melonnya setiap hari?” Angka rata-rata ini sangat penting bagi Pak Yusuf untuk memproyeksikan kebutuhan nutrisi tanaman di masa tanam berikutnya. Sebelum memulai diskusi kelompok, silakan pindai tautan atau kode QR berikut untuk menyaksikan penjelasan animasi mengenai konsep dasar ukuran pemusatan data (Mean). KEGIATAN 2 Alokasi Waktu: 20 Menit A. Suplemen Literasi Digital SCAN ME *Jika kuota internet terbatas, Anda bisa langsung melanjutkan ke bagian pengamatan teks di bawah ini." B. Mari Mengamati Fenomena Kontekstual Bacalah studi kasus di bawah ini dengan saksama! Pak Yusuf adalah seorang petani milenial di Sleman yang membudidayakan melon dengan sistem hidroponik. Untuk mengevaluasi produktivitas kebunnya, Pak Yusuf mencatat hasil berat panen harian (dalam satuan kilogram) selama satu minggu penuh (7 hari). Berikut adalah data hasil bumi yang tercatat pada papan tulis gudang penyimpanan: Link Video Pembelajaran: Mean adalah nilai representatif atau titik keseimbangan dari sekumpulan data. Nilai ini diperoleh dengan cara menjumlahkan seluruh nilai data tunggal yang ada, kemudian membaginya dengan total kuantitas (banyaknya) sampel data tersebut. Mean (Rerata) Rumus:5
6
7
KEGIATAN Menganalisis Median (Nilai Tengah) pada Data Tunggal Bacalah orientasi permasalahan di bawah ini dengan saksama bersama anggota kelompokmu! Sesi Latihan A (Kuantitas Data Genjal = 5 Pemain) tinggi badan dalam (satuan cm)175170180172175 Sesi Latihan B (Kuantitas Data Genap = 6 Pemain) tinggi badan dalaman (satuan cm)175170 180172175 178Link Video Pembelajaran: https://youtu.be/XMGk5W-3RA4? si=7r48vyIzto4h5OJG Sebelum memulai analisis pemecahan masalah secara berkelompok, silakan pindai kode QR atau akses tautan berikut untuk mempelajari konsep Median pada data tunggal. Coach Rendra sedang melakukan penelaahan terhadap struktur postur tubuh para pemain basket utama di SMP Maju Jaya untuk keperluan registrasi turnamen. Proses pencatatan dilakukan secara bertahap pada dua sesi latihan yang berbeda guna membandingkan konsistenasi data. 3 Alokasi Waktu: 20 Menit A. Suplemen Literasi Digital Apabila terdapat kendala jaringan/kuota internet, Anda dapat langsung melakukan penelaahan pada stimulus teks di bawah ini. Standardisasi Postur Atlet: Analisis Tinggi Badan Tim Basket SCAN ME Coach Rendra memerlukan suatu nilai pembatas yang mampu membagi data menjadi dua bagian yang sama besar. Mari bantu Coach Rendra menentukan nilai tersebut! Jawaban Kelompok: Median adalah nilai yang berada tepat di tengah data setelah data diurutkan dari yang terkecil hingga terbesar. Tahukah Kamu? Apakah nilai tengah data akan selalu sama jika jumlah data berbeda? Pertanyaan Pemantik Menurut pendapat kelompokmu: B. Mari Menelah Stimulus Kontekstual MEDIAN (NILAI TENGAH) Median ($Me$) adalah nilai pembatas tepat di tengah yang membagi sekumpulan data terurut menjadi dua bagian yang sama besar (50% data berada di bawah nilai median, 50% data berada di atas nilai median).Kuantitas Data Ganjil: Nilai Median tepat berada pada posisi paling tengah. Kuantitas Data Genap: Nilai Median diperoleh dari rata-rata dua angka yang menempati posisi tengah. Rumus Median:8
9
10
Menganalisis Modus (Frekuensi Tertinggi) pada Data Tunggal15 MenitBacalah orientasi permasalahan di bawah ini dengan saksama bersama anggota kelompokmu!Pengelola koperasi memerlukan indikator statistik yang akurat untuk mengetahui ukuran sepatu manakah yang menempati predikat "paling diminati/populer" agar tidak salah dalam menentukan kuantitas stok barang. Rumus: Data Penjualan Kelas VII-B (Kondisi Bimodal/Dua Modus) Data Penjualan Kelas VII-C (Kondisi Non-modal/Tidak Ada Modus) Sebelum memulai diskusi kelompok untuk memecahkan masalah, silakan pindai kode QR atau klik tautan berikut untuk mengamati rekonstruksi visual mengenai bagaimana mengidentifikasi tren mayoritas data menggunakan konsep Modus. *Apabila terdapat kendala jaringan/kuota internet, anda dapat langsung melakukan penelaahan pada stimulus teks di bawah ini.KEGIATANKEGIATANKEGIATAN444 A. Suplemen Literasi DigitalLink Video Pembelajaran: https://youtu.be/XMGk5W-3RA4? si=7r48vyIzto4h5OJGANALISIS PASAR: IDENTIFIKASI TREN UKURAN SEPATU TERPOPULER Koperasi Sekolah SMP Maju Jaya sedang melakukan evaluasi inventaris untuk melakukan pengadaan (pemesanan ulang) seputa olahraga bagi siswa baru. Pengelola koperasi mencatat sampel data ukuran sepatu yang terjual habis dari tiga kelas yang berbeda dalam minggu ini.Mari kita lakukan analisis pengelompokan frekuensi data! MODUS (FREKUENSI TERTINGGI) Modus ($Mo$) adalah komponen data atau nilai yang paling sering muncul, atau nilai yang memiliki tingkat frekuensi kemunculan tertinggi dibandingkan kelompoknya. Unimodal: Kelompok data yang hanya memiliki satu modus. Bimodal: Kelompok data yang memiliki dua modus sekaligus. Non-modal: Kelompok data yang tidak memiliki modus (terjadi jika semua data muncul dengan jumlah frekuensi yang sama persis). Alokasi Waktu:B. Mari Menelaah Stimulus Kontekstual Data penjualan kelas VII-A (kondisi Unimodal/satu Modus) 37, 38, 39, 39, 40, 41, 42 36, 37, 37, 38, 39, 39, 40 36, 37, 38, 39, 40, 41, 42 Jawaban Kelompok:Menurut kelompokmu, apakah suatu kumpulan data dapat memiliki lebih dari satu nilai yang paling sering muncul (memiliki frekuensi kemunculan tertinggi)?Pertanyaan Pemantik11 scan me
12
13
14
Sebelum memulai analisis pemecahan masalah secara kolektif, silakan pindai tautan atau kode QR berikut untuk mengamati rekonstruksi visual mengenai konsep Jangkauan (Range) data tunggal. B. Mari Menelaah Stimulus Kontekstual Pembina memerlukan indikator statistik non-tunggal yang mampu mengukur sejauh mana data tersebut menobar, bervariasi, atau berfluktuasi dari nilai pustatnya. Parameter ini disebut sebagai Jangkauan (Range). Mari kita bantu pembina memetakan tingkat konsistensi kedua atlet!15 Bacalah orientasi permasalahan di bawah ini dengan saksama bersama anggota kelompokmu! KEGIATAN 5 Alokasi Waktu: 15 Menit A. Suplemen Literasi Digital *Apabila terdapat kendala jaringan/kuota internet, Anda dapat langsung melakukan penelaahan pada stimulus teks di bawah ini. “Analisis Konsistensi: Studi Kasus Nilai Kejuaraan Panahan” Link Video Pembelajaran: https://youtu.be/MNIzawCcbX8? si=z0wcnA7T0aSJomfi SCAN ME Pembina ekstrakurikuler panahan SMP Maju Jaya sedang menyeleksi dua atlet (Atlet X dan Atlet Y) untuk dikirim ke turnamen nasional. Kedua atlet telah melakukan 5 kali tembakan simulasi dengan skor rata-rata (Mean) yang sama persis, yaitu 8 poin. Meskipun rata-ratanya identik, grafik sebaran poin dari kedua atlet menunjukkan karakteristik yang sangat kontras seperti berikut: Rekam Skor Atlet X : 8, 8, 8, 8 Rekam Skor Atlet Y : 6, 7, 8, 9, 10 Pertanyaan Pemantik Bagaimana cara objektif mengukur tingkat konsistensi (kestabilan) performa kedua atlet tersebut? Menganalisis Jangkauan (Range) Data sebagai Indikator Sebaran JANGKAUAN (RANGE) Jangkauan (Range) adalah indikator statistik dasar yang digunakan untuk mengukur tingkat sebaran, variasi, atau jarak fluktuasi di dalam suatu kelompok data. Nilai jangkauan diperoleh dengan cara menghitung selisih antara nilai pengamatan terbesar (maksimum) dengan nilai pengamatan terkecil (minimum). Rumus: Jangkauan (Range)
16
17
18
19
20
21
DDAAFFTTAARRPPUUSSTTAAKKAA DAFTARPUSTAKAAfriliziana, L. A., Roza, Y., & Maimunah. (2022). Rancangan Modul Ajar Fase D Konten Analisa Data dan Peluang dalam Implementasi Kurikulum Paradigma Baru. AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika, 11(4), 3348–3359. https://doi.org/10.24127/ajpm.v11i4.6225 Ahmad, M., Miftahudin, Murtiyasa, B., & Setyaningsih, N. (2025). Analisis Pemahaman Konsep Mean, Median, dan Modus Melalui Pembelajaran Kontekstual di SD Ngabeyan 01. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(2). Dungus, F. (2022). Statistika Terapan. Sidoarjo: Tahta Media Group. Matematika Hebat. (2020). Statistika. cara mencari nilai Mean, median dan modus data tunggal [Video]. YouTube. https://youtu.be/XMGk5W-3RA4?si=7r48vyIzto4h5OJG Matematika Hebat. (2021). STATISTIKA - Cara mudah menentukan nilai Jangkauan, Jangkauan antarkuartil dan Simpangan kuartil [Video]. YouTube. Https://youtu.be/MNIzawCcbX8?si=z0wcnA7T0aSJomfi Rahayu, S., Masrurah, U., Slamet, Murtiyasa, B., & Sumardi. (2024). Analisis Kesulitan dalam Pembelajaran Konsep Mean, Median, dan Modus pada Peserta Didik Sekolah Dasar. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 9(3), 119. Sulistiyowati, W., & Astuti, C. C. (2017). Buku Ajar Statistika Dasar: Konsep dan Aplikasinya (Edisi Revisi). Sidoarjo: Umsida Press. Vera, Y. (2020). 1 PENYAJIAN DATA - STATISTIKA - KELAS 7 SMP [Video]. YouTube. Https://youtu.be/q8p2QrWzWLs?si=JUwMctSQWoqaG-Ak