10 Makanan Populer di Kudus

Buku kecil ini memperkenalkan sepuluh makanan populer dari Kota Kudus, Jawa Tengah. Setiap hidangan dijelaskan dengan latar sejarah, bahan-bahan, dan langkah pembuatannya. Cocok untuk siapa saja yang ingin mengenal kuliner khas Kudus atau belajar memasak hidangan tradisional Indonesia.

Buku kecil ini memperkenalkan sepuluh makanan populer dari Kota Kudus, Jawa Tengah. Setiap hidangan dijelaskan dengan latar sejarah, bahan-bahan, dan langkah pembuatannya. Cocok untuk siapa saja yang ingin mengenal kuliner khas Kudus atau belajar memasak hidangan tradisional Indonesia.

Bagian pertama buku ini mengisahkan sejarah Kota Kudus, dari nama asli Tajug hingga menjadi Al-Quds yang berarti Kota Suci. Diceritakan peran Sunan Kudus dalam menyebarkan Islam dengan pendekatan toleran, termasuk larangan menyembelih sapi yang melahirkan tradisi menggunakan daging kerbau. Juga disebutkan asal-usul julukan Kota Kretek dari penemuan Haji Jamhari.

Setelah sejarah kota, buku ini menyajikan resep Soto Kudus yang menggunakan daging kerbau atau ayam, lengkap dengan bumbu halus, bumbu aromatik, dan pelengkap seperti tauge dan bawang goreng. Resep Sate Kerbau juga dijelaskan, dengan teknik menumbuk daging agar empuk dan bumbu kacang bersantan sebagai pelengkap.

Selanjutnya ada Lentog Tanjung, hidangan sarapan dari Desa Tanjungkarang yang terdiri dari lontong, sayur tewel (nangka muda), dan lodeh tahu-tempe. Nasi Pindang Kudus dijelaskan sebagai hidangan berkuah santan dengan daun mlinjo yang khas, berbeda dari rawon atau soto. Jenang Kudus, ikon oleh-oleh, juga diresepkan dengan tepung beras ketan, gula merah, dan santan yang dimasak berjam-jam hingga kental.

Buku ini juga mencakup resep Pecel Pakis Colo, Madumongso Kudus, Tahu Petis Kudus, Keripik Paru Kerbau, dan Lentog Tanjung. Setiap hidangan dilengkapi daftar bahan dan langkah pembuatan yang rinci, sehingga pembaca dapat mencoba memasaknya sendiri di rumah.