Buletin mingguan yang memuat laporan kegiatan dan pengumuman resmi Kanwil Ditjen Imigrasi Jawa Timur periode 8-12 Juni 2026. Berisi agenda strategis seperti pengukuhan Tim Patnal, arahan Dirjen Imigrasi, monev di Rudenim Surabaya, pengukuhan FORKOPDENSI Surabaya, penguatan Desa Binaan Imigrasi di Jember dan Lumajang, serta penegakan hukum terhadap WNA China penyalahguna izin tinggal.
Buletin mingguan ini adalah laporan resmi Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jawa Timur untuk periode 8-12 Juni 2026. Diterbitkan untuk kalangan internal dan pemangku kepentingan, buletin ini mendokumentasikan agenda strategis, pengawasan, dan pelayanan keimigrasian di wilayah Jawa Timur.
Edisi ini diawali dengan pengukuhan Tim Pengamanan Internal (Patnal) oleh Kakanwil Novianto Sulastono pada 8 Juni 2026. Tim yang dipimpin Kabid Intelpatnal Dwi Anandita ini bertugas memperkuat pengawasan internal, disiplin pegawai, dan budaya kerja profesional di lingkungan Kanwil.
Pada 9 Juni 2026, Dirjen Imigrasi Hendarsam Marantoko memberikan pengarahan hybrid kepada seluruh jajaran. Ia menekankan pentingnya meninggalkan budaya lama, fokus pada program kerja, dan membangun kedekatan dengan masyarakat melalui semangat 'Imigrasi untuk Rakyat'. Hari yang sama, Bidang Intelpatnal melakukan monev di Rudenim Surabaya untuk mengevaluasi keamanan, sarana prasarana, dan penanganan kasus deteni Afghanistan.
Pada 10 Juni 2026, FORKOPDENSI Surabaya dikukuhkan di Hotel JW Marriott untuk memperkuat koordinasi lintas sektor dalam penanganan deteni, pencari suaka, dan pengungsi. Sementara itu, tim Intelpatnal melakukan koordinasi di Jember dan Lumajang untuk memperkuat Desa Binaan Imigrasi dan memetakan kerawanan keimigrasian, termasuk pencegahan TPPO dan PMI nonprosedural.
Buletin juga melaporkan penegakan hukum terhadap WNA China penyalahguna izin tinggal yang dideportasi, persiapan PEKPPP dan reformasi birokrasi melalui Zoom WFH, serta penyambutan jemaah haji Kloter 44 bersama Wakil Menteri Haji. Seluruh kegiatan mencerminkan fokus pada integritas, pengawasan, dan pelayanan publik.