View ilovepdf merged flipbook.
Cahaya Matahari Membantu fotosintesis dan pertumbuhan tanaman. Air Diperlukan untuk fotosintesis dan mengangkut zat dalam tanaman. Nutrisi Membantu pembentukan akar, batang, daun, bunga, dan buah. Suhu Suhu yang sesuai mendukung proses metabolisme dan pertumbuhan. Tanah Menjadi tempat tumbuh akar serta sumber air dan mineral. Apa itu pertumbuhan dan perkembangan? Pertumbuhan adalah proses bertambahnya ukuran, tinggi, jumlah daun, dan massa tanaman yang bersifat permanen. Perkembangan adalah proses perubahan tanaman menuju kematangan dan kemampuan bereproduksi, seperti munculnya bunga dan buah.PERTUMBUHAN DAN ERKEMBANGAN TANAMANPERTUMBUHAN DAN ERKEMBANGAN TANAMAN Tahapan Pertumbuhan Tanaman Faktor yang memengaruhi keterangan Kebutuhan Tanaman Fakta menarik Refleksi SingkatKontributor Nama: SUCI SETYO PUTRI Kelas: X-PPLG 1 Kelompok: 7 Tanggal Observasi: 6 Agustus 2026 Bibit (7 hari) Vegetatif (21 hari) Berbunga (35 hari) Berbuah (60 hari)Air yang cukup Cahaya matahari Tanah yang subur Unsur hara/nutrisi Suhu dan kelembapan yang sesuai Ruang tumbuh yang cukupBuah tomat secara botani termasuk buah karena terbentuk dari bunga dan mengandung biji. Namun, dalam penggunaannya sehari-hari tomat sering dianggap sebagai sayuran.Saya mengetahui bahwa pertumbuhan tanaman tomat berlangsung secara bertahap, mulai dari biji berkecambah, pertumbuhan vegetatif, pembentukan bunga, hingga menghasilkan buah. Pertumbuhan tanaman dipengaruhi oleh air, cahaya, nutrisi, tanah, dan kondisi lingkungan.
3. Kondisi lingkungan HABITATHABITAT 1. Identitas Habitat Abiotik Ketinggian: 0 – 1.500 mdpl (tomat sayur optimal di dataran rendah, tomat apel lebih cocok di dataran tinggi).Curah Hujan: 750 – 1.250 mm/tahun. Curah hujan terlalu tinggi memicu penyakit jamur tanah.Suhu Lingkungan: Ideal antara 20°C – 27°C untuk pertumbuhan maksimal. DAN PERTUMBUHAN DAN PERTUMBUHAN TANAMANTANAMAN TOMATTOMAT 2. Habitat Alami Kesimpulan 4. Adaptasi Tanaman Terhadap Lingkungan 5. Hubungan Tanaman Dengan Lingkungan 6. Fakta Menarik keteranganTanaman tomat adalah komoditas hortikultura yang adaptif namun membutuhkan pengelolaan abiotik yang presisi. Kunci sukses budidaya tomat terletak pada ketersediaan sinar matahari penuh sepanjang hari, pengaturan drainase tanah agar tidak menggenang, serta pemilihan varietas yang sesuai dengan elevasi ketinggian lahan tanam. A. Adaptasi morfologi B. Adaptasi Fisiologi C. Adaptasi Tingkah Laku BiotikKlasifikasi Botani Merupakan jenis buah-buahan Bukan termasuk kelompok sayur Memiliki biji di dalamnya Serangga Hama: Mengganggu proses pertumbuhan tanaman Mikroorganisme: membantu penyerapan unsur hara Nama Lokal: Tomat Nama Ilmiah: Solanum lycopersicum (sinonim: Lycopersicon esculentum)Asal Tanaman: Amerika Tengah dan Selatan (Meksiko hingga Peru) Tanggal Observasi: 26 Juli 2026Ketinggian: 0 – 1.500 mdpl (tomat sayur optimal di dataran rendah, tomat apel lebih cocok di dataran tinggi).Curah Hujan: 750 – 1.250 mm/tahun. Curah hujan terlalu tinggi memicu penyakit jamur tanah. Suhu Lingkungan: Ideal antara 20°C – 27°C untuk pertumbuhan maksimal.Asal: Amerika Tengah Hingga Selatan Cahaya Matahari: Membutuhkan penyinaran penuh sekitar 10 – 12 jam per hari untuk fotosintesis dan pematangan buah. Kelembapan Udara: Optimal di kisaran 60% – 80%. Kelembapan ekstrem merangsang pembusukan. Jenis Tanah: Tanah gembur, lempung berpasir, kaya bahan organik, dengan pH berkisar 6 – 7. Ketersediaan Air: Cukup dan konsisten; akar sangat rentan terhadap kondisi tanah jenuh air (waterlogging). Angin: Sedang, angin terlalu kencang dapat mematahkan batang tomat Manusia: Berperan merawat tanaman Cacing Tanah: Membantu tanah agar tetap lembabAdaptasi Morfologi: memiliki batang berbulu halus dan kelenjar yang mengeluarkan aroma khas untuk menghalau serangga kecil. Daunnya berbentuk menyirip dengan tepi bergerigi untuk mengoptimalkan tangkapan cahaya matahari.Adaptasi Fisiologi: Pada kondisi intensitas cahaya rendah (ternaungi), tanaman tomat beradaptasi dengan menipiskan ukuran daun dan menurunkan rasio klorofil a/b agar tetap efektif berfotosintesis.Adaptasi Tingkah Laku: Pertumbuhan batang bersifat fototropisme, yakni tumbuh membungkuk atau mengarah langsung ke sumber cahaya matahari demi mendapatkan penyinaran maksimal.Penghasil Oksigen: Melalui fotosintesis intensif di bawah sinar matahari penuh.Sumber Nutrisi: Menghasilkan buah yang kaya akan Vitamin A dan Vitamin C serta antioksidan likopen bagi manusia.Indikator Tanah: Sensitif terhadap kadar garam (salinitas) dan genangan air, menjadi indikator kualitas aerasi tanah di sekitarnya.Asal Usul Berasal dari wilayah Andes Ditemukan di Amerika Selatan Menyebar ke seluruh duniaRagam Varietas Memiliki 10.000 lebih varietas Tersedia dalam banyak warna Ada warna hitam kuningNutrisi Memasak Mengandung zat bernama likopen Likopen meningkat saat dimasak Sangat baik untuk jantung
Mutualisme Kedua organisme yang saling menguntungkan Komensalisme Satu organisme yang diuntungkan, sedangkan organisme lainya tidak diuntungkan maupun dirugikan Parasitisme Satu organisme yang dirugikan, sedangkan organisme lainya dirugikan Konpetisi Kedua organisme bersaing untuk mendapatkan sumber daya yang sama JARING-JARING INTERAKSISerangga Penyerbuk Kupu-kupu INTERAKSI DALAM EKOSISTEMINTERAKSI DALAM EKOSISTEM Jenis Interaksi Penjelasan Singkat Kesimpulan Cacing SemutSaya mengetahui bahwa pertumbuhan tanaman berlangsung secara bertahap dan pertumbuhan tersebut sangat dipengaruhi oleh interaksi antarkomponen biotik di sekitarnya, baik yang saling menguntungkan maupun yang merugikan. Contoh Tanaman yang Diamati Manusia Tanaman lainTanaman tomat dengan kupu-kupu atau serangga penyerbuk. Kupu-kupu mendapatkan nektar, sementara tanaman terbantu dalam proses penyerbukan. Bisa juga dengan cacing tanah yang menggemburkan tanah di sekitar akar tomat.Tanaman tomat dengan semut (dalam beberapa kondisi di mana semut hanya mencari tempat tinggal atau memakan nektar ekstrafloral tanpa merusak tanaman maupun melindunginya dari hama).Tanaman tomat dengan ulat grayak atau kutu daun (serangga yang memakan daun/batang hingga merusak tanaman), atau tanaman tomat dengan tanaman tali putri yang menyerap nutrisinya.Tanaman tomat dengan tanaman lain (seperti rumput liar atau gulma) yang tumbuh berdampingan. Keduanya saling bersaing memperebutkan air, unsur hara, dan sinar matahari.Mengambil nextar bunga, membantu penyerbukan pada bungaMembantu penyerbukan pada bunga sampai tanaman berbuahBerperan untuk membantu tanah agar tetap subur dan lembabBerinteraksi dengan daun dan batang untuk mencari tempat tinggalBerperan membantu merawat tanaman dan memanfaatkan tanamanmemilki peran untuk bersaing mendapatkan nutrisi
CERITA ILMIAH TANAMANKUCERITA ILMIAH TANAMANKU1. Perubahan Lingkungan Yang Saya TemukanLingkungan terasa lebih panas dan keringSinar Matahari terikTanah keringSuhu udara terasa lebih panas dibanding minggu sebelumnya.Tanah media tanam lebih cepat kering.Hujan jarang turun.Angin kencang dalam beberapa hari terakhir.Kelembapan udara rendah.Daun tomat cenderung menggulung ke atas dan layu pada siang hari untuk mengurangi penguapan.Warna daun mulai menguning, terutama di bagian ujung dan tepi daun bawah.Batang tanaman tomat tampak kurang kokoh dan tinggi tanaman melambat.Media tanam kehabisan air lebih cepat sehingga tomat memerlukan penyiraman lebih sering. 2. Apa Yang Terjadi Pada Tanaman ? 3. Mengapa Hal Itu Terjadi ? 4. Jika Kondisi Terus Berlanjut 5. Apa Yang Bisa Dilakukan ? 6. KesimpulanLokasi : Halaman rumah Tanggal : 28 Agustus 2026 Cuaca : Panas Pengamat : Suci Setyo PutriPerubahan lingkungan berupa kenaikan suhu dan berkurangnya curah hujan berdampak nyata pada tanaman tomat. Tanaman menjadi mudah layu, daun menggulung, pertumbuhan terhambat, serta memicu kerontokan bunga dan buah. Kita dapat mengurangi dampak buruk ini dengan menjaga kelembapan tanah melalui pemulsaan, penyiraman teratur, dan pemberian pelindung tanaman.Dari pengamatan ini, saya belajar bahwa tanaman tomat sangat sensitif terhadap ketersediaan air dan suhu udara. Kita perlu lebih peduli dalam merawat tanaman di sekitar kita agar mereka tetap bertahan hidup dan dapat memberikan hasil panen yang bermanfaat di tengah perubahan iklim.Suhu tinggi meningkatkan penguapan air dari tanah (evaporasi) dan dari pori-pori daun tomat (transpirasi). Kekurangan air membuat tanaman tomat tidak bisa menyerap nutrisi dengan baik, sehingga proses fotosintesis terganggu. Kehilangan tekanan turgor pada sel-sel tanaman menyebabkan daun tomat layu dan menggulung. Stres panas menghambat pembentukan hormon pertumbuhan, memicu kerontokan bunga, dan menurunkan produksi buah. Suhu tinggi meningkatkan penguapan air dari tanah Kekurangan air menyebabkan proses fotosintesis terganggu. Daun tomat layu dan menggulung. menghambat pembentukan hormon pertumbuhan, memicu kerontokan bunga.Jika lingkungan tetap panas dan kering Penyiraman rutin Pemberian mulsa atau jerami penutup tanahMemberikan jaring paranet di atas tanaman tomat Perawatan nutrisi unsur haraRefleksi
AKTIVITAS MANUSIA DAN PELESTARIAN AKTIVITAS MANUSIA DAN PELESTARIAN3. Identifikasi Aktifitas Mandiri 2. Pemanfaatan Tanaman 4. Dampak Aktifitas Manusia 5. Rencana Upaya Pelestarian 1. Identitas Tanaman/Spesimen Nama lokal: Tomat Nama ilmiah: Solanum lycopersicum Lokasi pengamatan: Lingkungan sekitar rumah/sekolah Tanggal pengamatan: 9 September 2026Tanaman tomat dimanfaatkan sebagai bahan makanan dan minuman. Buah tomat dapat dikonsumsi secara langsung maupun diolah menjadi jus, saus, dan berbagai jenis masakan.Tomat juga memiliki nilai ekonomi karena banyak dibudidayakan dan diperjualbelikan.Aktivitas manusia yang berhubungan dengan tanaman tomat antara lain menanam, menyiram, memberi pupuk, merawat, dan memanen tanaman. Namun, penggunaan pestisida atau bahan kimia secara berlebihan dapat memberikan dampak buruk bagi lingkungan.Aktivitas positif, seperti merawat dan membudidayakan tanaman tomat, dapat menjaga kelestarian serta meningkatkan jumlah tanaman. Sebaliknya, pencemaran lingkungan, penggunaan bahan kimia berlebihan, dan alih fungsi lahan dapat menghambat pertumbuhan tanaman tomat.Upaya pelestarian tanaman tomat dapat dilakukan dengan menanam dan merawat tanaman secara rutin. Penggunaan pupuk organik serta pengurangan bahan kimia berbahaya juga dapat membantu menjaga kesuburan tanah. Selain itu, menjaga kebersihan lingkungan dapat mendukung pertumbuhan tanaman tomat dengan baik. 🌱🍅
HUBUNGAN TANAMAN DENGAN SISTEM BUMIIdentitas TanamanPemanfaatan TanamanManfaat TanamanDampak dan Aktivitas ManusiaIdentifikasi Aktivitas Manusia dan Upaya PelestarianNama LokalNama Ilmiah LokasiTanggal Pengamatan Tomat Solanum lycopercium Halaman rumah Tomat dapat dimanfaatkan sebagai bahan makanan, campuran masakan, jus, saus, dan bahan olahan lainnya. Tomat juga sering digunakan sebagai bahan pelengkap dalam berbagai makanan. Manusia memanfaatkan tanaman tomat untuk keperluan pangan, kesehatan, dan ekonomi. Aktivitas yang dilakukan meliputi penanaman, penyiraman, pemupukan, perawatan, dan pengolahan buah tomat menjadi berbagai produk. Pelestarian dilakukan dengan merawat tanaman, menggunakan pupuk secara bijak, serta menjaga kebersihan lingkungan. Dampak Positif: Meningkatkan ekonomi masyarakat, menyediakan bahan pangan, serta membantu memenuhi kebutuhan gizi dan menjaga lingkungan. Dampak Negatif:Penggunaan pestisida dan pupuk kimia secara berlebihan dapat mencemari tanah dan air serta mengganggu keseimbangan lingkungan. Tomat mengandung vitamin C, vitamin A, dan likopen yang membantu menjaga kesehatan tubuh.Tomat mengandung serat dan air yang dapat membantu menjaga kesehatan serta kelancaran sistem pencernaan. Kandungan vitamin dan antioksidan dalam tomat dapat membantu menjaga kesehatan kulit. Tanaman tomat membantu menghasilkan oksigen dan dapat mendukung keseimbangan ekosistem di lingkungan sekitar. Kesehatan Pencernaan Kecantikan Lingkungan09 September