Minibook ini membahas tradisi pernikahan adat Jawa, mulai dari tahap pra-nikah seperti Nglamar dan Siraman, hingga prosesi Panggih dan resepsi. Dijelaskan pula makna di balik busana, tata rias, dan perlengkapan simbolis seperti Balangan Suruh. Ditulis oleh siswa SMA Taruna Nusantara kelas XII-A7 sebagai tugas atau proyek kelas. Cocok untuk pembaca yang ingin memahami filosofi dan urutan ritual…
Minibook ini adalah edisi khusus tentang pernikahan adat Jawa, disusun oleh siswa SMA Taruna Nusantara kelas XII-A7. Tujuannya mengenalkan tradisi dan warisan budaya Jawa kepada pembaca, khususnya generasi muda. Buku ini mengangkat tema 'Menapak Jejak Pernikahan Adat Jawa' dan menyajikan penjelasan tentang makna spiritual serta filosofi di balik setiap ritual.
Bagian pertama membahas sejarah singkat pernikahan adat Jawa, termasuk latar belakang budaya dan pengaruh Hindu-Buddha. Dilanjutkan dengan tahapan pra-nikah seperti Siraman dan Midodareni, yang merupakan prosesi pembersihan diri dan persiapan spiritual sebelum akad nikah.
Prosesi Balangan Suruh dijelaskan secara rinci, termasuk makna lemparan daun sirih sebagai simbol cinta, kesetiaan, dan penolak bala. Diuraikan arah lemparan pengantin pria ke dada wanita dan wanita ke lutut pria, serta filosofi di baliknya. Bagian ini juga menyertakan mitos tentang uji kejujuran dan perlindungan dari energi jahat.
Minibook ini juga mencakup topik lain seperti Keruntuhan Singasari, Masa Kejayaan Singasari, dan peran Singasari dalam penyebaran Hindu-Buddha, meskipun tidak langsung terkait pernikahan. Terdapat pula pembahasan tentang Perang Diponegoro sebagai contoh konflik sejarah di Jawa. Setiap bagian dilengkapi ilustrasi dan tata letak yang menarik.
Secara keseluruhan, minibook ini merupakan ringkasan visual dan naratif tentang tradisi pernikahan Jawa, cocok untuk pelajar atau siapa pun yang ingin memahami adat istiadat Nusantara. Penulisan menggunakan bahasa Indonesia yang santai namun informatif, dengan fokus pada nilai-nilai budaya dan kearifan lokal.