Padre Pio Santo: Berdoa, Percaya, Mengasihi

Buku kecil ini memperkenalkan Santo Padre Pio, lahir sebagai Francesco Forgione di Pietrelcina, Italia, pada 25 Mei 1887. Ia bergabung dengan Ordo Kapusin pada 1903, ditahbiskan menjadi imam pada 1910, dan menetap di San Giovanni Rotondo sejak 1916. Tujuannya adalah mengenalkan sosok santo kepada umat, terutama di Paroki Medan Helvetia.

Buku kecil ini adalah katekese devosi tentang Santo Padre Pio, disusun oleh KomSos St. Clara untuk umat Katolik, khususnya di Paroki Medan Helvetia. Dokumen ini merangkum riwayat hidup santo, dari kelahiran hingga kanonisasi, dengan fokus pada kesalehan dan pelayanannya.

Bagian pembuka menjelaskan identitas Padre Pio: lahir sebagai Francesco Forgione di Pietrelcina, Italia, pada 25 Mei 1887. Ia bergabung dengan Ordo Kapusin pada 1903, ditahbiskan menjadi imam pada 1910, dan menetap di San Giovanni Rotondo sejak 1916, mengabdikan diri pada Ekaristi, Sakramen Tobat, doa, dan pendampingan rohani.

Dokumen ini lalu menguraikan pengalaman stigmata, luka-luka yang menyerupai luka penyaliban Kristus, yang menjadi ciri khas kekudusannya. Selain itu, dijelaskan pula pelayanannya dalam Sakramen Tobat, di mana ia banyak mendengarkan pengakuan dosa dan mendampingi umat dalam pertobatan, dengan Misa sebagai pusat hidup imamatnya.

Bagian selanjutnya menyoroti kepedulian Padre Pio terhadap orang sakit melalui pendirian Casa Sollievo della Sofferenza di San Giovanni Rotondo. Kutipan doanya, 'Berdoalah, berharaplah, dan jangan khawatir', menegaskan pesan iman dan kepercayaan kepada Tuhan.

Akhir dokumen mencatat beatifikasi pada 2 Mei 1999 dan kanonisasi pada 16 Juni 2002 oleh Paus Yohanes Paulus II. Informasi kontak dan alamat gereja, yaitu Gereja St. Padre Pio di Jl. Beringin 3 No.9, Helvetia, Medan, Sumatera Utara, juga dicantumkan, dengan sumber dari vatican.va dan padrepio.org.