SD/MI KELAS III MatematikaMatematikaMatematikaMatematika KEMENTERIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET, DAN TEKNOLOGI 2022
Hak Cipta pada Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Dilindungi Undang-Undang Penafian: Buku ini disiapkan oleh Pemerintah dalam rangka pemenuhan kebutuhan buku pendidikan yang bermutu, murah, dan merata sesuai dengan amanat dalam UU No. 3 Tahun 2017. Buku ini disusun dan ditelaah oleh berbagai pihak di bawah koordinasi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Buku ini merupakan dokumen hidup yang senantiasa diperbaiki, diperbarui, dan dimutakhirkan sesuai dengan dinamika kebutuhan dan perubahan zaman. Masukan dari berbagai kalangan yang dialamatkan kepada penulis atau melalui alamat surel buku@kemdikbud.go.id diharapkan dapat meningkatkan kualitas buku ini. Matematika untuk SD/MI Kelas III Penulis Susanto Arika Indah Kristiana Arif Fatahillah Eko Waluyo Ridho Alfarisi Hobri Penelaah Widowati Ali Mahmudi Penyelia/Penyelaras Supriyatno Lenny Puspita Ekawaty Maharani Prananingrum Kontributor Agus Abdurohim Ruth Yohana Ilustrator Reddy Fajar Ciptoadi Editor Agustina Purwantini Maharani Prananingrum Desainer Ingrid Pangestu Penerbit Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Dikeluarkan oleh: Pusat Perbukuan Kompleks Kemdikbudristek Jalan RS. Fatmawati, Cipete, Jakarta Selatan https://buku.kemdikbud.go.id Cetakan pertama, 2022 ISBN 978-602-244-876-1 (no.jil.lengkap) ISBN 978-602-427-935-6 (jil.3) Isi buku ini menggunakan huruf Noto Sans 14/16 pt, Open Font License & Apache License. x, 230 hlm.: 21 x 29,7 cm.
iii Kata Pengantar Pusat Perbukuan; Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan; Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi memiliki tugas dan fungsi mengembangkan buku pendidikan pada satuan Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, termasuk Pendidikan Khusus. Buku yang dikembangkan saat ini mengacu pada Kurikulum Merdeka. Kurikulum ini memberikan keleluasaan bagi satuan/program pendidikan dalam mengimplementasikan kurikulum dengan prinsip diversifikasi sesuai dengan kondisi satuan pendidikan, potensi daerah, dan peserta didik. Pemerintah dalam hal ini Pusat Perbukuan mendukung implementasi Kurikulum Merdeka di satuan pendidikan dengan mengembangkan buku siswa dan buku panduan guru sebagai buku teks utama. Buku ini dapat menjadi salah satu referensi atau inspirasi sumber belajar yang dapat dimodifikasi, dijadikan contoh, atau rujukan dalam merancang dan mengembangkan pembelajaran sesuai karakteristik, potensi, dan kebutuhan peserta didik. Adapun acuan penyusunan buku teks utama adalah Pedoman Penerapan Kurikulum dalam rangka Pemulihan Pembelajaran yang ditetapkan melalui Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi No. 262/M/2022 Tentang Perubahan atas Keputusan Mendikbudristek No. 56/M/2022 Tentang Pedoman Penerapan Kurikulum dalam rangka Pemulihan Pembelajaran, serta Keputusan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Nomor 033/H/KR/2022 tentang Perubahan Atas Keputusan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 008/H/ KR/2022 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah pada Kurikulum Merdeka. Sebagai dokumen hidup, buku ini tentu dapat diperbaiki dan disesuaikan dengan kebutuhan dan perkembangan keilmuan dan teknologi. Oleh karena itu, saran dan masukan dari para guru, peserta didik, orang tua, dan masyarakat sangat dibutuhkan untuk pengembangan buku ini di masa yang akan datang. Pada kesempatan ini, Pusat Perbukuan menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah terlibat dalam penyusunan buku ini, mulai dari penulis, penelaah, editor, ilustrator, desainer, dan kontributor terkait lainnya. Semoga buku ini dapat bermanfaat khususnya bagi peserta didik dan guru dalam meningkatkan mutu pembelajaran. Jakarta, Desember 2022 Kepala Pusat, Supriyatno NIP 196804051988121001
iv Prakata Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Allah SWT Tuhan Yang Maha Kuasa atas rahmat- Nya sehingga dapat menyelesaikan Buku Siswa Matematika kelas III Sekolah Dasar/ Madrasah Ibtida’iyah. Buku ini disusun dengan tujuan membantu anak-anak kelas III untuk dapat belajar secara mandiri dalam memahami Matematika dan mempersiapkan diri sebelum naik ke kelas IV. Materi pelajaran disusun dalam urutan yang mudah dan melibatkan lingkungan yang akrab dengan peserta didik; sehingga peserta didik dapat belajar dengan menyenangkan karena banyak aktivitas yang dilakukan dengan cermat. Buku ini disajikan dengan bahasa yang sederhana dan komunikatif. Terdiri atas 5 bab yakni (1) Bilangan Cacah sampai 1.000, (2) Kalimat Matematika, (3) Pengukuran Panjang dan Berat, (4) Unsur-unsur Bangun Datar, dan (5) Penyajian Data dalam Tabel. Setiap bab menyajikan materi dilengkapi dengan aktivitas pembelajaran antara lain: mengamati, mencoba, berpikir, berlatih, membaca, bertanya, bercerita, menggambar, menulis, berdiskusi, dan bermain peran. Buku ini juga disusun berdasarkan pada pembelajaran berpusat pada peserta didik dengan metode yang tepat sehingga menyenangkan peserta didik dan gurunya. Kami optimis buku ini akan menjembatani adanya miskonsepsi peserta didik terhadap materi. Kami ucapkan terima kasih kepada penerbit, penelaah, ilustrator, editor, desainer, dan rekan guru yang secara inspiratif memberikan bantuan dan dorongan dalam menyusun Buku Siswa ini. Model pembelajaran dalam buku ini adalah Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem Based Learning) dan Pembelajaran Berbasis Proyek (Project Based Learning), sehingga anak-anak dapat meningkatkan kemampuan literasi dan kemampuan koneksi dari apa yang dipelajari dengan lingkungan sekitarnya. Ucapan terima kasih kami sampaikan kepada semua pihak terkait yang telah membantu terselesaikannya buku ini sehingga dapat disajikan kepada peserta didik. Semoga bantuan yang diberikan memperoleh balasan yang lebih baik dari Allah SWT Tuhan Yang Maha Kuasa. Kami menyadari Buku Siswa ini belum sempurna. Oleh karena itu, saran dan kritik dari pembaca sangat kami harapkan demi kesempurnaan buku ini. Semoga buku ini bermanfaat bagi peserta didik, rekan guru, dan semua pihak yang menggunakannya. Jakarta, November 2022 Penulis
v Daftar Isi Kata Pengantar ......................................................................................... iii Prakata ....................................................................................................... iv Daftar Isi .................................................................................................... v Petunjuk Penggunaan Buku ................................................................... vii Perkenalan Tokoh ..................................................................................... x Bilangan Cacah sampai 1.000 ......................................................... 1 A. Bilangan dan Lambang Bilangan Cacah sampai 1.000 ............ 4 B. Nilai Tempat Bilangan Cacah sampai 1.000 ............................ 18 C. Membandingkan dan Mengurutkan Bilangan Cacah sampai 1.000 ............................................................................... 24 D. Penjumlahan Bilangan Cacah sampai 100 .............................. 34 E. Pengurangan Bilangan Cacah sampai 100 .............................. 45 F. Perkalian Bilangan Cacah sampai 100...................................... 58 G. Pembagian Bilangan Cacah sampai 100 ................................. 63 Kalimat Matematika ........................................................................ 75 A. Kalimat Matematika Berkaitan dengan Penjumlahan Bilangan Cacah ........................................................................... 78 B. Kalimat Matematika Berkaitan dengan Pengurangan Bilangan Cacah ........................................................................... 87 Pengukuran Panjang dan Berat ..................................................... 103 A. Pengukuran Panjang dengan Satuan Baku .......................... 106 B. Hubungan Antarsatuan Baku Panjang .................................. 119 C. Pengukuran Berat dengan Satuan Baku ............................... 124 D. Hubungan Antarsatuan Baku Berat....................................... 135 1 2 3
vi Unsur-Unsur Bangun Datar ............................................................ 143 A. Sisi Pada Bangun Datar ........................................................... 146 B. Sudut Pada Bidang Datar ........................................................ 154 C. Garis-Garis Tegak Lurus dan Garis-Garis Sejajar ................. 173 Penyajian Data dalam Tabel ........................................................... 195 A. Mengurutkan dan Membandingkan Data ............................ 198 B. Menyajikan Data dalam Bentuk Tabel .................................. 201 Glosarium .......................................................................................... 213 Daftar Pustaka .......................................................................................... 215 Profil Pelaku Perbukuan .......................................................................... 216 4 5
vii Petunjuk Penggunaan Buku Kover Bab Kover bab berisi teks dan gambar yang berkaitan dengan materi yang akan dipelajari. Bagian ini juga memuat tujuan pembelajaran, yaitu berisi hasil yang harus kalian capai setelah mempelajari bab tersebut. Peta Konsep Peta konsep yang ada di setiap awal bab memuat pemetaan materi yang akan kalian pelajari secara garis besar. Kata Kunci Teks yang berisi tentang kata-kata penting yang paling sering muncul dalam bab tersebut. Kata kunci membantu kalian dalam memahami keterkaitan konsep yang satu dengan konsep lainnya. Ayo Mengingat Berisi kegiatan yang kalian lakukan untuk mengingat materi sebelumnya yang sudah dipelajari. Ayo Mengamati Berisi kegiatan membaca wacana terkait masalah kontekstual untuk mengantarkan kalian memahami konsep/materi yang akan dipelajari pada bab tersebut.
viii Ayo Beraktivitas Berisi kegiatan yang dilakukan secara individu atau kelompok untuk memahami atau menemukan suatu konsep. Ayo Berlatih Berisi soal-soal pada setiap subbab untuk melatih kemampuan kalian setelah mempelajari bab tersebut. Ayo Berpikir Berisi kegiatan untuk mengajak kalian berpikir kreatif atau berpikir kritis sesuai materi yang dipelajari pada bab tersebut. Asesmen Bagian ini terdapat di setiap akhir bab yang berisi soal-soal yang harus kalian selesaikan. Asesmen bertujuan untuk mengukur pencapaian kalian setelah mempelajari bab tersebut. Refleksi Berisi ajakan kepada kalian untuk melakukan penilaian atau umpan balik setelah mengikuti proses pembelajaran pada materi tersebut.
ix Pengerjaan soal latihan maupun asesmen dilakukan dengan me- nyalin jawaban pada buku tulis. Kalian tidak diperkenankan me- ngerjakannya langsung pada buku, tetapi jika ada pengerjaan soal yang harus dilakukan pada buku, kalian dapat memfotokopi/ mencetak bagian lembar kerja https://static.buku.kemdikbud.go.id/content/media/pdf/Lembar_Kerja_MTK3.pdf tersebut. Lembar kerja yang ada pada beberapa rubrik buku (Ayo Berlatih, Ayo Mencoba, Ayo Berpikir, Asesmen) untuk dicetak/difotokopi dapat diakses melalui tautan QR Code berikut.
x Perkenalan TokohPerkenalan Tokoh Alfa Galih Meutia Andi Alen
1 Pada bab ini kalian akan belajar membaca dan menulis bilangan, membandingkan dan mengurutkan bilangan, menentukan nilai tempat bilangan sampai dengan 1.000, serta melakukan operasi penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian bilangan cacah. Bilangan Cacah sampai 1.000 Bilangan CacahBilangan Cacah sampai 1.000sampai 1.000 Bab 1 Bab KEMENTERIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET, DAN TEKNOLOGI REPUBLIK INDONESIA, 2022 Matematika untuk SD/MI Kelas III Penulis : Susanto, dkk. ISBN : 978-602-427-935-6 (jil.3)
2Matematika untuk SD/MI Kelas III PETA KONSEP • Bilangan Cacah • Membaca bilangan • Menulis bilangan • Nilai tempat • Mengurutkan • Membandingkan • Penjumlahan • Pengurangan • Perkalian • Pembagian Kata Kunci: Bilangan Cacah Membaca dan Menulis Bilangan Nilai Tempat Bilangan Membandingkan dan Mengurutkan Bilangan Operasi Bilangan Penjumlahan Pengurangan Perkalian Pembagian
Bab 1 | Bilangan Cacah sampai 1.0003 Kegiatan Pramuka Galih, Alen, dan Alfa mengikuti kegiatan Pramuka. Galih dan Alfa tergabung dalam Barung Merah. Alfa terpilih sebagai Ketua Barung. Dia membawa tongkat yang di bagian atasnya diikat dengan bendera sebagai tanda satuan barung. Tongkat tersebut selalu dia bawa saat kegiatan Pramuka. Menurut kalian, berapa panjang tongkat yang dibawa Alfa?
4Matematika untuk SD/MI Kelas III A. Bilangan dan Lambang Bilangan Cacah sampai 1.000 Ayo Mengingat Bilangan dua angka dimulai dari 10, 11, 12, … , 99. Perhatikan tabel berikut ini. 1 satuan 2 satuan 3 satuan 4 satuan 5 satuan 6 satuan 7 satuan 8 satuan 9 satuan 10 satuan 10 satuan dapat disebut 1 puluhan
Bab 1 | Bilangan Cacah sampai 1.0005 22 satuan = 10 satuan + 10 satuan + 2 satuan = 1 puluhan + 1 puluhan + 2 satuan = 2 puluhan + 2 satuan Ayo Mengamati Perhatikan penjelasan berikut ini. 1 satuan. 10 satuan dapat disebut 1 puluhan. Setelah kalian mengingat bilangan dua angka, bagaimana dengan bilangan tiga angka?
6Matematika untuk SD/MI Kelas III 10 tumpukan dari 10 satuan adalah 100 satuan. 100 satuan disebut 1 ratusan. Berapa banyak di bawah ini? 5 satuan 1 ratusan Berapa banyak di bawah ini? 1 puluhan 1 ratusan 1. Ratusan 1 Puluhan 0 Satuan 5 2. Ratusan 1 Puluhan 1 Satuan 0
Bab 1 | Bilangan Cacah sampai 1.0007 Berapa banyak di bawah ini? 1 puluhan 1 satuan 1 ratusan Ayo Beraktivitas Aktivitas 1: Membaca Bilangan Lakukan kegiatan berikut. 1. Buatlah kelompok kerja yang terdiri atas 3-5 orang. 2. Siapkan kertas karton, gunting, dan spidol warna. Buatlah kotak berukuran 5 cm x 10 cm sebanyak 10 buah pada kertas karton. 3. Tuliskan angka 0, 1, … sampai 9 pada setiap kotak mengguna- kan spidol, dengan warna yang berbeda. Guntinglah menjadi kartu bilangan. 3. Ratusan 1 Puluhan 1 Satuan 1 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9
8Matematika untuk SD/MI Kelas III 4. Ambil kartu bilangan sesuai dengan angka yang menunjukkan jarak rumah Meutia dan minimarket seperti gambar berikut. 5. Bacalah nama bilangan tersebut.
Bab 1 | Bilangan Cacah sampai 1.0009 Ayo Mengamati Meutia berangkat ke sekolah dengan berjalan kaki bersama teman- teman. Jarak rumah Meutia ke sekolah adalah 671 meter. Meutia sangat senang berjalan kaki. Berjalan kaki menyehatkan badan. Apakah kalian mengetahui jarak rumah ke sekolah? Kalian akan menemukan suatu bilangan. Ayo, kita cari tahu tentang bilangan tiga angka. Dapatkah kalian menemukannya? Dapatkah kalian membaca bilangan pada gambar berikut? Saya, Pak. Enam ratus tujuh puluh satu.
10Matematika untuk SD/MI Kelas III Alfa menyiapkan tongkat dan bendera untuk kegiatan Pramuka. Panjang tongkat Pramuka adalah 160 cm. Tahukah kalian cara membaca bilangan 160? Ayo, pelajari cara menyatakan bilangan 160. Untuk panjang tongkat Pramuka dapat kita nyatakan: Seratus enam puluh Ratusan 1 Puluhan 6 Satuan 0
Bab 1 | Bilangan Cacah sampai 1.00011 Perhatikan contoh-contoh berikut dengan cermat. Bilangan 703 dapat dituliskan dalam bentuk: Tujuh ratus tiga Jadi, 703 dibaca tujuh ratus tiga. Bilangan 900 dapat dituliskan dalam bentuk: Sembilan ratus Jadi, 900 dibaca sembilan ratus. Bilangan 634 dapat dituliskan dalam bentuk: Enam ratus tiga puluh empat Jadi, 634 dibaca enam ratus tiga puluh empat. 1. Ratusan 7 Puluhan 0 Satuan 3 2. Ratusan 9 Puluhan 0 Satuan 0 3. Ratusan 6 Puluhan 3 Satuan 4
12Matematika untuk SD/MI Kelas III Ayo Berpikir Diberikan kartu bilangan sebagai berikut. Ambil 3 angka secara acak dari 0 sampai 9. Susunlah bilangan tiga angka dengan angka pertama tidak sama dengan 0. 1. Berapa banyak bilangan yang dapat kalian susun, jika ada angka yang berulang? 2. Berapa banyak bilangan yang dapat kalian susun, jika ada angka yang tak berulang? 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9
Bab 1 | Bilangan Cacah sampai 1.00013 Menulis Bilangan Cacah Sampai 1.000 Setiap hari Minggu Alen bermain di taman kota. Dia berjalan kaki dari rumah ke taman kota. Jarak rumah Alen ke taman kota adalah lima ratus tujuh puluh dua meter. Cara menulis lambang bilangan lima ratus tujuh puluh dua sebagai berikut. Lima ratus tujuh puluh dua ditulis 572
14Matematika untuk SD/MI Kelas III Cara Menulis Bilangan Tiga Angka Bagaimana cara menuliskan lambang bilangan tiga ratus lima puluh empat? Jadi, bilangan tersebut adalah 354. Bagaimana cara menulis lambang bilangan tiga ratus lima puluh empat, Pak? Tiga ratus lima puluh empat bilangan tersebut adalah 354 3 5 4 Tentukan angka yang menunjukkan ratusan, yaitu tiga, ditulis 3. Tentukan angka yang menunjukkan puluhan, yaitu lima, ditulis 5. Tentukan angka yang menunjukkan satuan, yaitu empat, ditulis 4.
Bab 1 | Bilangan Cacah sampai 1.00015 Ayo Berlatih 1. Isilah titik-titik di bawah ini berdasarkan gambar berikut! a. b. 2. Tuliskan lambang bilangan dan cara membaca bilangan yang terdapat pada gambar berikut. ..... dibaca ............................................................................... Ratusan ..... Puluhan ..... Satuan ..... Ratusan ..... Puluhan ..... Satuan ..... a.
16Matematika untuk SD/MI Kelas III ..... dibaca ............................................................................... ..... dibaca ............................................................................... ..... dibaca ............................................................................... b. c. d.
Bab 1 | Bilangan Cacah sampai 1.00017 3. Perhatikan bilangan yang tertera pada gambar berikut. a. Tentukan bilangan mana yang memiliki angka puluhan kurang dari 3? b. Tentukan bilangan mana yang memiliki angka satuan lebih dari 7? c. Bacalah bilangan dengan angka ratusan kurang dari 5! 4. Pasangkan lambang bilangan dan cara membacanya dengan cara menarik garis lurus. 239 168 912 821 Sembilan ratus lima puluh Sembilan ratus tiga Seratus empat puluh lima Enam ratus dua 903 145 602 950
18Matematika untuk SD/MI Kelas III 5. Pilih 3 angka yang berbeda dari 0, 1, … sampai 9. Susun empat bilangan 3 angka yang mungkin terbentuk. Tuliskan dalam tabel di bawah ini. Bilangan 3 Angka Ditulis Cara Membaca ….. ….. ….. ….. ….. ….. ….. ….. ….. ….. ….. ….. ….. ….. ….. ….. B. Nilai Tempat Bilangan Cacah sampai 1.000 Ayo Mengamati Amati bilangan pada alat ukur tinggi badan. Bilangan tersebut terdiri atas 3 angka.
Bab 1 | Bilangan Cacah sampai 1.00019 Kita dapat mengetahui suatu bilangan menggunakan nilai tempat. Angka penyusun suatu bilangan memiliki nilai tempat. Apakah kalian tahu nilai tempat dari ketiga angka tersebut? Ayo Beraktivitas Aktivitas 2: Menentukan Nilai Tempat Lakukan kegiatan berikut. 1. Buatlah kelompok yang terdiri atas 3-5 orang. 2. Siapkan 3 kaleng bekas/wadah dan masing-masing diberi label/tulisan ratusan, puluhan, dan satuan. 3. Letakkan kaleng ratusan, kaleng puluhan, dan kaleng satuan berurutan dari kiri ke kanan. 4. Siapkan kertas karton dan buatlah 10 kotak berukuran 5 cm x 10 cm. Ratusan Puluhan Satuan
20Matematika untuk SD/MI Kelas III 5. Tuliskan angka 0, 1, … sampai 9 pada setiap kotak dengan warna spidol yang berbeda. Guntinglah menjadi kartu bilangan. 6. Masukkan kartu bilangan secara acak ke dalam 3 kaleng/ wadah yang tersedia. Pastikan semua kaleng/wadah terisi kartu bilangan. 7. Ambillah satu kartu bilangan dari setiap kaleng/wadah dan susunlah menjadi bilangan tiga angka. 8. Catatlah di buku tulis kalian, angka yang tertera pada kartu bilangan yang diperoleh dari setiap kaleng/wadah. 9. Tentukan nilai tempat dari setiap angka yang diperoleh dari masing-masing kaleng/wadah. 10. Jika ketiga angka tersebut disusun menjadi bilangan 3 angka, dapatkah kalian menyatakan bilangan tersebut? 0 5 1 6 2 7 3 8 4 9
Bab 1 | Bilangan Cacah sampai 1.00021 Ayo Mengamati 251 dibaca dua ratus lima puluh satu. Angka 2 menempati nilai tempat ratusan yang bernilai 200. Angka 5 menempati nilai tempat puluhan yang bernilai 50. Angka 1 menempati nilai tempat satuan yang bernilai 1. 2 ratusan + 5 puluhan + 1 satuan = 251 200 + 50 + 1 = 251 Perhatikan contoh berikut! 602 = 6 ratusan + 0 puluhan + 2 satuan 602 = 600 + 00 + 2 Penulisan nilai tempat ratusan, puluhan, dan satuan dalam bentuk lain, berikut ini. Setelah melakukan Aktivitas 2, apakah kalian sudah paham dengan nilai tempat? Disebut menyusun bilangan. Disebut mengurai bilangan. 251 1 Satuan 5 Puluhan 2002 Ratusan 1 50
22Matematika untuk SD/MI Kelas III Ayo Berlatih 1. Tuliskan bilangan yang terdiri atas 3 angka dan letakkan setiap angka sesuai nilai tempatnya. a. b. c. d. e. 2. Tentukan nilai tempat dari angka 8 dari bilangan berikut. a. 981 b. 845 c. 108 d. 800 e. 618 Ratusan 8 Puluhan 1 Satuan 2..... Ratusan 9 Puluhan ..... Satuan .......... Ratusan ..... Puluhan ..... Satuan 1..... Ratusan ..... Puluhan 0 Satuan .......... Ratusan 4 Puluhan ..... Satuan ..........
Bab 1 | Bilangan Cacah sampai 1.00023 3. Lengkapi tabel berikut dengan bilangan yang sesuai dengan nilai tempatnya! Lambang Bilangan Ratusan Puluhan Satuan 192 …. …. …. 910 …. …. …. 328 …. …. …. 217 …. …. …. 604 …. …. …. 4. Isilah titik-titik di bawah ini dengan bilangan yang tepat! 3 ratusan + 6 puluhan + 9 satuan ….. + ….. + ….. = ….. 1 ratusan + 9 puluhan + 9 satuan ….. + ….. + ….. = ….. 8 ratusan + 9 puluhan + 5 satuan ….. + ….. + ….. = ….. a. b. c. d. e. a. b. c.
24Matematika untuk SD/MI Kelas III 2 ratusan + 5 puluhan + 2 satuan ….. + ….. + ….. = ….. 5. Isilah titik-titik berikut dengan benar. a. 555 = … ratusan + …. puluhan + … satuan = ……+ ….. + ….. b. 390 = … ratusan + …. puluhan + … satuan = ……+ ….. + ….. c. 721 = … ratusan + …. puluhan + … satuan = ……+ ….. + ….. d. 493 = … ratusan + …. puluhan + … satuan = ……+ ….. + ….. C. Membandingkan dan Mengurutkan Bilangan Cacah sampai 1.000 Jarak rumah Alen ke sekolah adalah 339 meter. Jarak rumah Galih ke sekolah adalah 421 meter. d. Menurut kalian, siapakah yang jarak rumahnya lebih jauh dengan sekolah?
Bab 1 | Bilangan Cacah sampai 1.00025 Ayo Mengamati Bilangan 339 dan 421 dapat diuraikan dalam tabel nilai tempat berikut ini. Bilangan Ratusan Puluhan Satuan 339 421 Untuk membandingkan bilangan dapat menggunakan nilai tempat. Perhatikan dua bilangan cacah berikut dan cara membandingkan- nya, dengan menggunakan nilai tempat. Amati kolom ratusan pada tabel di atas. Bandingkan nilai ratusan pada bilangan 339 dan 421. Bilangan 339 memiliki nilai ratusan kurang dari bilangan 412, yaitu 300 kurang dari 400.
26Matematika untuk SD/MI Kelas III Perhatikan bilangan 339 dan 421 berikut ini. Lalu, bandingkan kedua bilangan tersebut dengan meng- gunakan nilai tempat. 339 Ratusan Puluhan Satuan 3 3 9 Bilangan 339 memiliki 3 ratusan. Bilangan 421 memiliki 4 ratusan. Bilangan 339 memiliki ratusan kurang dari bilangan 421. Jadi, bilangan 339 kurang dari 421 dan dapat ditulis 339 < 421. Simbol < dibaca kurang dari. Jadi, jarak rumah Alen ke sekolah lebih dekat dibandingkan jarak rumah Galih ke sekolah. Perhatikan bilangan 583 dan 529 di bawah ini. Dengan menggunakan nilai tempat, kedua bilangan tersebut dapat dibandingkan sebagai berikut. 1. 421 Ratusan Puluhan Satuan 4 2 1 Bandingkan angka pada nilai tempat ratusan 3 kurang dari 4. 300 kurang dari 400 2.
Bab 1 | Bilangan Cacah sampai 1.00027 583 Ratusan Puluhan Satuan 5 8 3 Bilangan 583 memiliki 8 puluhan. Bilangan 529 memiliki 2 puluhan. Bilangan 583 memiliki puluhan lebih banyak daripada 529. Jadi, bilangan 583 lebih dari 529 dan dapat ditulis 583 > 529. Simbol > dibaca lebih dari. Perhatikan bilangan 769 dan 761 berikut ini. Kita bandingkan nilai tempat dari kedua bilangan tersebut. 769 Ratusan Puluhan Satuan 7 6 9 529 Ratusan Puluhan Satuan 5 2 9 Karena angka pada nilai tempat ratusan sama, yaitu 5, maka bandingkan angka pada nilai tempat puluhan, 8 lebih dari 2. 80 lebih dari 20 3. 761 Ratusan Puluhan Satuan 7 6 1 Karena angka pada nilai tempat ratusan dan puluhan sama, maka bandingkan angka nilai tempat satuan.
28Matematika untuk SD/MI Kelas III Bilangan 769 memiliki 9 satuan. Bilangan 761 memiliki 1 satuan. Bilangan 769 memiliki satuan lebih banyak daripada 761. Jadi, bilangan 769 lebih dari 761 dan dapat ditulis 769 > 761. Perhatikan nilai tempat dari bilangan 804 dan 804 berikut. 804 Ratusan Puluhan Satuan 8 0 4 Angka pada nilai tempat ratusan, puluhan, dan satuan sama. Jadi, bilangan 804 sama dengan bilangan 804 dan dapat ditulis 804 = 804. Ayo Beraktivitas Karet penghapus berbentuk hewan seharga 850 rupiah. Karet penghapus berbentuk buah-buahan seharga 825 rupiah. Karet penghapus berbentuk bunga-bunga seharga 875 rupiah. Karet penghapus mana yang harganya paling murah? Aktivitas 3: Membandingkan dan Mengurutkan Bilangan Lakukan kegiatan berikut. 1. Buatlah kelompok yang beranggotakan 3 - 4 orang. 9 lebih dari 1 4. 804 Ratusan Puluhan Satuan 8 0 4
Bab 1 | Bilangan Cacah sampai 1.00029 2. Siapkanlah 3 kotak/wadah yang diberi label ratusan, puluhan, dan satuan. Isi setiap kotak/wadah dengan 1 set kartu bilangan yang terdiri atas angka 0 sampai 9. 3. Ambillah satu kartu bilangan dari tiap kotak dan catatlah pada tabel seperti berikut. Anggota Kotak Bilangan Ratusan Puluhan Satuan Anggota 1 Anggota 2 Anggota 3 Anggota 4 4. Ulangilah langkah 3 untuk anggota yang lainnya dan lanjutkan untuk setiap anggota kelompok. 5. Tulislah kembali bilangan yang didapat dari langkah 3 dan 4. ______, ______, ______, ______ 6. Diskusikanlah dalam kelompok untuk membandingkan bilangan-bilangan yang diperoleh. Kemudian urutkan bilangan dari terkecil ke terbesar dan sebaliknya, dari terbesar ke terkecil. Urutan bilangan dari terkecil ke terbesar: ______, ______, ______, ______ Urutan bilangan dari terbesar ke terkecil: ______, ______, ______, ______
30Matematika untuk SD/MI Kelas III Ayo Mengamati Perhatikan angka pada nilai tempat ratusan, puluhan, dan satuan berikut ini. 720 Ratusan Puluhan Satuan 7 2 0 639 Ratusan Puluhan Satuan 6 3 9 709 Ratusan Puluhan Satuan 7 0 9 Membandingkan tiga bilangan menggunakan cara yang sama seperti cara membandingkan dua bilangan cacah. Bandingkan angka pada nilai tempat ratusan dari ketiga bilangan tersebut. Bilangan 639 memiliki 6 ratusan. Bilangan 720 dan 709 memiliki 7 ratusan. Bagaimana mengurutkan bilangan 720, 639, dan 709 dari yang terkecil ke terbesar?
Bab 1 | Bilangan Cacah sampai 1.00031 Bilangan 639 memiliki ratusan kurang dari bilangan 720 dan 709, sehingga dapat ditulis 639 < 709 dan 639 < 720. Jadi, bilangan 639 kurang dari 709 dan 720. Selanjutnya, kita bandingkan bilangan 709 dan 720 dengan melihat angka pada nilai tempat puluhan dari bilangan tersebut. 709 Ratusan Puluhan Satuan 7 0 9 720 Ratusan Puluhan Satuan 7 2 0 Bilangan 709 memiliki 0 puluhan. Bilangan 720 memiliki 2 puluhan. Bilangan 709 memiliki puluhan kurang dari bilangan 720, sehingga dapat ditulis 709 < 720. Jadi, bilangan 709 kurang dari 720. Dari penjelasan di atas, kita dapat mengurutkan bilangan. Urutan bilangan 709, 639, dan 720 dari yang terkecil ke terbesar sebagai berikut. 639, 709, 720
32Matematika untuk SD/MI Kelas III Ayo Berlatih 1. Isilah titik-titik dengan tanda >, <, atau =! a. 378 345..... b. 189 206..... c. 938 930..... d. 739 839..... e. 275 279..... f. 705 705.....
Bab 1 | Bilangan Cacah sampai 1.00033 2. Isilah titik-titik di bawah ini, kemudian urutkan bilangan 537, 590, 518, dan 601 dari yang terkecil ke terbesar. Bilangan Ratusan Puluhan Satuan 537 … … … 590 … … … 518 … … … 601 … … … Jadi, urutan bilangan 537, 590, 518, dan 601 dari yang terkecil ke terbesar sebagai berikut. , , , 3. Urutkan bilangan 325, 235, 532, dan 352 dari yang terbesar ke terkecil. , , , 4. Alfa memiliki 138 kelereng, Galih memiliki 103 kelereng, dan Andi memiliki 183 kelereng. a. Tuliskan urutan banyak kelereng yang dimiliki ketiga anak tersebut, dari jumlah yang paling sedikit! b. Siapakah yang memiliki kelereng paling banyak? c. Siapakah yang memiliki kelereng paling sedikit?
34Matematika untuk SD/MI Kelas III 5. Jarak rumah Meutia ke sekolah adalah 498 meter. Jarak rumah Alfa ke sekolah adalah 490 meter. Jarak rumah Galih ke sekolah adalah 508 meter. a. Siapakah di antara Meutia dan Galih yang rumahnya lebih dekat dengan sekolah? b. Siapakah di antara Meutia dan Alfa yang rumahnya lebih dekat dengan sekolah? c. Siapakah yang rumahnya paling jauh dari sekolah? D. Penjumlahan Bilangan Cacah sampai 100 Ayo Mengingat Ingatkah kalian tentang menjumlahkan dua bilangan cacah sampai 20, seperti yang kalian pelajari di Kelas II? Ayo Mengamati
Bab 1 | Bilangan Cacah sampai 1.00035 Di perpustakaan sekolah terdapat 23 buah buku Matematika dan 16 buah buku Bahasa Indonesia. Berapa jumlah keseluruhan buku yang ada di rak perpustakaan? Ada berbagai cara untuk melakukan operasi penjumlahan. 1. Cara Susun Pendek (Tanpa Menyimpan) Uraikan bilangan 23 dan 16 ke dalam tabel nilai tempat berikut ini. Bilangan Puluhan Satuan 23 16 Gabungkan Kalian dapat menghitung keseluruhan buku yang ada di rak buku dengan menggunakan operasi penjumlahan. Jumlahkan 23 dan 16. Berapa hasilnya?
36Matematika untuk SD/MI Kelas III Bilangan Puluhan Satuan 39 Berdasarkan tabel nilai tempat, kita dapat melakukan penjumlahan dengan cara bersusun. Susun bilangan dengan menempatkan bilangan puluhan lurus dengan puluhan dan satuan lurus dengan satuan. Jumlahkan bilangan satuan dengan satuan. Jumlahkan bilangan puluhan dengan puluhan. Langkah 1 Puluhan Satuan 2 3 1 6 + Langkah 2 Puluhan Satuan 2 3 1 6 9 + Jumlahkan satuan Langkah 3 Puluhan Satuan 2 3 1 6 3 9 + Jumlahkan puluhan Jadi, hasil dari 23 + 16 = 39.
Bab 1 | Bilangan Cacah sampai 1.00037 2. Cara Susun Panjang (Tanpa Menyimpan) 23 = 20 + 3 16 = 10 + 6 23 = 20 + 3 16 = 10 + 6 = (20 + 10) + (3 + 6) 23 = 20 + 3 16 = 10 + 6 = (20 + 10) + (3 + 6) = 30 + 9 = 39 + + + Jadi, hasil dari 23 + 16 = 39. Susun bilangan sesuai dengan nilai tempatnya serta uraikan dalam bentuk puluhan dan satuan. Kelompokkan bilangan sesuai dengan nilai tempatnya untuk dijumlahkan. Jumlahkan bilangan yang telah dikelompokkan sesuai dengan nilai tempatnya.
38Matematika untuk SD/MI Kelas III 3. Cara Susun Pendek (dengan Menyimpan) Uraikan bilangan 48 dan 16 ke dalam tabel nilai tempat berikut ini. Bilangan Puluhan Satuan 48 16 Gabungkan 64 Sekolah mengikutsertakan siswa untuk upacara di alun-alun kota. Terdapat 48 siswa laki-laki dan 16 siswa perempuan. Berapakah jumlah seluruh siswa yang mengikuti upacara di alun-alun kota? 8 satuan digabungkan dengan 2 satuan menjadi 1 puluhan
Bab 1 | Bilangan Cacah sampai 1.00039 Bilangan Puluhan Satuan 64 Berdasarkan tabel nilai tempat, kita dapat melakukan penjumlahan dengan cara bersusun. Susun bilangan dengan menempatkan bilangan puluhan lurus dengan puluhan dan satuan lurus dengan satuan. Jumlahkan bilangan satuan dengan satuan. Jumlahkan bilangan puluhan dengan puluhan. Langkah 1 Puluhan Satuan 4 8 1 6 + Langkah 2 Puluhan Satuan 4 8 1 6 4 1 + Jumlahkan satuan, 8 + 6 = 14, simpan 1 pada puluhan Langkah 3 Puluhan Satuan 4 8 1 6 6 4 + 1 Jumlahkan puluhan, 1 + 4 + 1 = 6 Jadi, hasil dari 48 + 16 = 64.
40Matematika untuk SD/MI Kelas III 4. Cara Susun Panjang (dengan Menyimpan) 48 = 40 + 8 16 = 10 + 6 48 = 40 + 8 16 = 10 + 6 = (40 + 10) + (8 + 6) 48 = 40 + 8 16 = 10 + 6 = (40 + 10) + (8 + 6) = 50 + 14 = 50 + (10 + 4) = (50 + 10) + 4 = 64 + + + Jadi, jumlah siswa yang mengikuti upacara di alun-alun kota adalah 64 siswa. Uraikan bilangan dalam bentuk puluhan dan satuan serta susun sesuai dengan nilai tempatnya. Kelompokkan bilangan sesuai dengan nilai tempatnya untuk dijumlahkan. Jumlahkan bilangan yang telah dikelompokkan sesuai dengan nilai tempatnya. Bilangan 14 diurai menjadi 10 + 4.
Bab 1 | Bilangan Cacah sampai 1.00041 Uraikan bilangan 54 dan 29 ke dalam tabel nilai tempat berikut ini. Bilangan Puluhan Satuan 54 29 Gabungkan 83 Berapa hasil penjumlahan: 54 + 29 = ? 4 satuan digabungkan dengan 6 satuan menjadi 1 puluhan
42Matematika untuk SD/MI Kelas III Bilangan Puluhan Satuan 83 Puluhan Satuan 5 4 2 9 8 3 54 = 50 + 4 29 = 20 + 9 + = (50 + 20) + (4 + 9) = 70 + 13 = 70 + (10 + 3) = (70 + 10) + 3 = 83 + 1 Jadi, 54 + 29 = 83. Cara susun pendek Cara susun panjang
Bab 1 | Bilangan Cacah sampai 1.00043 Ayo Berlatih 1. Gunakan cara susun panjang untuk penjumlahan berikut! a. 3 3 = 30 + 3 b. 1 7 = 10 + 7 1 5 = 10 + 5 + 2 2 = …… + …… + = …… + …… = …… + …… = ……. = …… c. 5 6 = …… + …… 1 8 = …… + …… + = …… + …… + …… + …… = …… + …… = …… + …… + …… = …… 2. Gunakan cara susun pendek untuk penjumlahan berikut! a. 33 + 28 = ….. 3 3 2 8 + … … b. 27 + 46 = … 2 7 4 6 + … … c. 19 + 12 = ….. 1 9 1 2 + … … d. 36 + 21 = ….. 3 6 2 1 + … …
44Matematika untuk SD/MI Kelas III 3. Gunakan cara yang menurut kalian mudah untuk menyelesaikan operasi penjumlahan berikut! a. 31 + 51 = …… b. 49 +19 = ……. c. 21 + 20 = …… d. 70 + 13 = …… e. 61 + 37 = ……. 4. Tentukan hasil penjumlahan berikut dengan menarik garis pada jawaban yang sesuai! a. b. c. d. e. 5069 + 11 = 6720 + 30 = 8023 + 30 +12 = 6521 + 40 + 35 = 9616 + 30 + 21 =
Bab 1 | Bilangan Cacah sampai 1.00045 5. Kerjakan soal cerita berikut! a. Andi membeli beberapa barang untuk dibagikan ke temannya. Andi membeli buku sebanyak 25 buah dan membeli pensil sebanyak 36 buah. Berapakah jumlah barang yang dibeli Andi? b. Alen memiliki kolam ikan diisi beberapa jenis ikan hias. Ikan cupang sebanyak 11 ekor, ikan molly sebanyak 9 ekor, dan ikan emas koki sebanyak 19 ekor. Berapa ekor ikan hias yang ada di kolam ikan Alen? c. Pak Adi memiliki 15 kambing, 10 sapi, dan 12 domba. Berapa jumlah hewan ternak Pak Adi seluruhnya? d. SD Permata mengikutsertakan siswa-siswinya dalam lomba karnaval pada peringatan HUT Kemerdekaan RI. Dari kelas 3 sebanyak 13 siswa, dari kelas 4 sebanyak 22 siswa, dan dari kelas 5 sebanyak 28 siswa. Berapa jumlah keseluruhan siswa yang mengikuti kegiatan lomba karnaval? E. Pengurangan Bilangan Cacah sampai 100 Ayo Mengingat Ingatkah kalian tentang pengurangan? Bagaimana cara meng- hitung hasil pengurangan?
46Matematika untuk SD/MI Kelas III Ayo Mengamati Galih memiliki 1 kaleng plastik yang berisi 25 permen. Alfa diminta mengambil 12 permen. Berapa sisa permen Galih sekarang? Kalian dapat menghitung sisa permen dengan menggunakan operasi pengurangan. Kurangkan 25 dengan 12. Berapa hasilnya?
Bab 1 | Bilangan Cacah sampai 1.00047 Bilangan Puluhan Satuan 25 12 kurangkan 25 dengan 12 25 13 Cara Susun Pendek Susun bilangan dengan menempatkan bilangan puluhan lurus dengan puluhan dan satuan lurus dengan satuan. Kurangkan bilangan satuan dengan satuan. Kurangkan pada satuan sebanyak 2 satuan 5 – 2 = 3 Kurangkan pada puluhan sebanyak 1 puluhan 2 – 1 = 1 Langkah 1 Puluhan Satuan 2 5 1 2 − Langkah 2 Puluhan Satuan 2 5 1 2 3 −− Kurangkan satuan, 5 − 2 = 3
48Matematika untuk SD/MI Kelas III Kurangkan bilangan puluhan dengan puluhan. Cara Susun Panjang Langkah 3 Puluhan Satuan 2 5 1 2 1 3 −− Kurangkan puluhan , 2-1 = 1 Jadi, hasil dari 25 − 12 = 13. 25 = 20 + 5 12 = 10 + 2 _ Susun bilangan sesuai nilai tempatnya serta uraikan dalam bentuk puluhan dan satuan. Kelompokkan bilangan sesuai dengan nilai tempatnya untuk dikurangkan. Kurangkan bilangan yang telah dikelompokkan sesuai dengan nilai tempatnya. 25 = 20 + 5 12 = 10 + 2 _ = (20 − 10) + (5 − 2) 25 = 20 + 5 12 = 10 + 2 _ = (20 − 10) + (5 − 2) = 10 + 3 = 13 Jadi, banyaknya permen yang tersisa adalah 13.
Bab 1 | Bilangan Cacah sampai 1.00049 Bilangan Puluhan Satuan 45 19 kurangkan 45 dengan 19 45 45 Pak Bandi memiliki toko yang menjual alat tulis. Di tokonya terdapat 45 buku tulis. Siswa SD Pelita membeli buku tulis di toko Pak Bandi sebanyak 19 buah. Berapa sisa buku tulis di toko Pak Bandi sekarang? Karena 5 < 9 maka 5 tidak dapat dikurangi 9. Pindahkan 1 puluhan ke dalam satuan. Kurangi pada satuan sebanyak 9 satuan, 15 – 9 = 6.
50Matematika untuk SD/MI Kelas III Bilangan Puluhan Satuan 26 Jadi, 45 – 19 = 26 Cara Susun Pendek (dengan Mengambil) Susun bilangan dengan menempatkan bilangan puluhan lurus dengan puluhan dan satuan lurus dengan satuan. Kurangkan satuan, karena 5 < 9, ambil 1 dari puluhan menjadi 15. 15 dikurang 9 sama dengan 6. Kurangi pada puluhan sebanyak 1 puluhan, 3 – 1 = 2. Langkah 1 Puluhan Satuan 4 5 1 9 − Langkah 2 Puluhan Satuan 4 5 1 9 6 15 − Kurangkan satuan
Bab 1 | Bilangan Cacah sampai 1.00051 Kurangkan puluhan, karena 4 sudah diambil 1, maka sisa 3. 3 dikurang 1 sama dengan 2. Cara Susun Panjang (dengan Mengambil) Langkah 3 Puluhan Satuan 4 5 1 9 2 6 − 3 Kurangkan puluhan Jadi, hasil dari 45 − 19 = 26. 45 = 40 + 5 19 = 10 + 9 _ Susun bilangan sesuai nilai tempatnya serta uraikan dalam bentuk puluhan dan satuan. Kurangkan satuan, karena 5 < 9, uraikan 40 menjadi 30 + 10. Jumlahkan 10 dan 5 menjadi 15, kemudian kurangkan dengan 9 menjadi 6. 45 = (30 + 10) + 5 19 = 10 + 9 _ 45 = 30 + (10 + 5) 19 = 10 + 9 _ = 6 10 + 5 = 15
52Matematika untuk SD/MI Kelas III Bilangan Puluhan Satuan 60 Jadi, jumlah buku tulis yang tersisa di toko Pak Bandi adalah 26 buah. Berapa hasil dari pengurangan bilangan 60 dengan 35? Kurangkan puluhan, 30 − 10 = 20. Jumlahkan hasil pengurangan bilangan puluhan dan satuan. 45 = 30 + 15 19 = 10 + 9 _ = 20 + 6 = 26 30 − 10 = 20
Bab 1 | Bilangan Cacah sampai 1.00053 Bilangan Puluhan Satuan 35 kurangkan 60 dengan 35 60 60 Karena 0 < 5 maka 0 tidak dapat dikurangi 5. Pindahkan 1 puluhan ke dalam satuan. Kurangi pada nilai tempat satuan sebanyak 5 satuan, 10 – 5 = 5.
54Matematika untuk SD/MI Kelas III Bilangan Puluhan Satuan 25 Jadi, 60 – 35 = 25 Cara Susun Pendek (dengan Mengambil) Susun bilangan dengan menempatkan bilangan puluhan lurus dengan puluhan dan satuan lurus dengan satuan. Kurangi pada puluhan sebanyak 3 puluhan, 5 – 3 = 2. Langkah 1 Puluhan Satuan 6 0 3 5 −
Bab 1 | Bilangan Cacah sampai 1.00055 Kurangkan satuan, karena 0 < 5, ambil 1 dari puluhan menjadi 10. 10 dikurang 5 sama dengan 5. Kurangkan puluhan, karena 6 sudah diambil 1, maka sisa 5. 5 dikurang 3 sama dengan 2. Langkah 2 Puluhan Satuan 6 0 3 5 5 10 − Kurangkan satuan Langkah 3 Puluhan Satuan 6 0 3 5 2 5 − 5 Kurangkan puluhan Jadi, hasil dari 60 − 35 = 25.
56Matematika untuk SD/MI Kelas III Ayo Berlatih 1. Gunakan cara susun panjang untuk pengurangan berikut! a. 9 3 = 90 + 3 2 1 = 20 + 1 - = …… + …… = ……. b. 2 6 = ….. + ….. 1 7 = ….. + ….. - 2 6 = 10 + 10 + ….. 1 7 = ….. + ….. - 2 6 = ….. + ….. 1 7 = ….. + ….. - = ….. c. 6 4 = ….. + ….. 2 6 = ….. + ….. - 6 4 = 50 + 10 + ….. 2 6 = ….. + ….. - 6 4 = ….. + ….. 2 6 = ….. + ….. - = …… + …… = ……
Bab 1 | Bilangan Cacah sampai 1.00057 2. Gunakan cara susun pendek untuk pengurangan berikut! a. 33 - 28 = ….. 3 3 2 8 - … … b. 42 - 36 = ….. 4 2 3 6 - … … c. 22 - 12 = ….. 2 2 1 2 - … … d. 98 - 21 = ….. 9 8 2 1 - … … 3. Berilah tanda centang (✓) pada pernyataan berikut Pernyataan Benar Salah a. 61 – 21 = 41 ( ..... ) ( ..... ) b. 80 – 12 = 68 ( ..... ) ( ..... ) c. 92 – 20 – 12 = 60 ( ..... ) ( ..... ) 4. Kerjakan soal cerita berikut! a. Bia memiliki 19 stiker mobil. Aldo memiliki 8 stiker robot. Berapa selisih stiker milik Bia dan Aldo? b. Ibu memberikan uang saku kepada Dina sebanyak Rp9.000,00. Dina membeli mainan seharga Rp5.000,00. Berapa sisa uang Dina sekarang? c. Pak Doni memiliki kolam ikan yang diisi dengan 23 ekor ikan gurami dan 42 ekor ikan nila. Berapa selisih jumlah ikan gurami dan ikan nila milik Pak Doni?
58Matematika untuk SD/MI Kelas III F. Perkalian Bilangan Cacah sampai 100 Ayo Mengingat Ingatkah kalian tentang penjumlahan? Bagaimana cara menghitung perkalian sebagai penjumlahan berulang? Ayo Mengamati Pada gambar ditunjukkan ada 5 kelompok pensil. Setiap kelompok berisi 2 pensil. Jumlah seluruhnya adalah 5 x 2 = 10 pensil. 2 + 2 + 2 + 2 + 2 = 10 Coba perhatikan gambar berikut! 5 + 5 + 5 + 5 = .... Kita lanjutkan dengan contoh lain!
Bab 1 | Bilangan Cacah sampai 1.00059 Pada gambar ditunjukkan ada 4 kelompok bunga melati. Setiap kelompok berisi 5 bunga melati. Jadi, jumlahnya adalah 4 x 5 bunga melati. Berapa jumlah seluruh bunga melatinya? Jumlah seluruh mobil mainan adalah 6 + 6 + 6 + 6 + 6 = 30 5 x 6 = 30 Ada berapa kelompok mobil mainan? Ada berapa mobil mainan dalam setiap kelompok? Kalau dijadikan 6 kelompok, masing-masing kelompok berisi 5 mobil mainan.
60Matematika untuk SD/MI Kelas III Jumlah seluruh mobil mainan adalah 5 + 5 + 5 + 5 + 5 + 5 = 30 6 x 5 = 30 Jadi, 5 x 6 = 6 x 5. Ayo Beraktivitas Aktivitas 4: Perkalian Lakukan kegiatan berikut. 1. Buatlah kelompok yang beranggotakan 4 - 5 orang. 2. Ambillah 5 gelas plastik bekas air mineral dan 40 batu kerikil. 3. Masukkanlah 4 batu kerikil ke dalam setiap gelas. 4 kerikil 4 kerikil 4 kerikil 4 kerikil 4 kerikil 4. Jumlahlah batu kerikil yang terdapat pada kelima gelas 4 + 4 + 4 + 4 + 4 =…… kerikil
Bab 1 | Bilangan Cacah sampai 1.00061 5. Ada berapakah banyak gelas? Setiap gelas berisi berapa kerikil? Banyak gelas x banyak kerikil setiap gelas 5 x 4 = 20 6. Ulangi langkah 2 hingga langkah 5 dengan jumlah gelas 4 dan setiap gelas berisi 7 kerikil. Ayo Berlatih 1. Isilah titik-titik berikut dengan bilangan yang tepat sesuai gambar! a. .... + .... + .... + .... = .... .... x .... = .... Aktivitas 4 yang kalian lakukan merupakan proses perkalian, yaitu penjumlahan berulang.
62Matematika untuk SD/MI Kelas III b. .... + .... + .... + .... + .... = .... .... x .... = .... c. .... x .... = .... d. .... x .... = .... e. .... x .... = ....
Bab 1 | Bilangan Cacah sampai 1.00063 2. Isilah titik-titik dengan pilihan jawaban di sebelah kanan. a. 5 + 5 + 5 + 5 + 5 + 5 + 5 = ….. 63 b. 9 + 9 + 9 + 9 + 9 + 9 + 9 + 9 = ….. 8 x 9 c. 7 + 7 + 7 + 7 + 7 + 7 + 7 + 7 + 7 = ….. 35 d. 8 + 8 + 8 + 8 + 8 + 8 + 8 + 8 + 8 = ….. 9 x 8 3. Hitunglah hasil perkalian berikut! a. 3 x 4 = ….. b. 5 x 7 = ….. c. 7 x 8 = ….. d. 9 x 7 = ….. 4. SD Pelangi memiliki 6 kelas dan di setiap kelas terdapat 2 papan tulis. Berapakah banyak papan tulis yang dimiliki SD Pelangi? 5. Guru membentuk kelompok yang beranggotakan 5 siswa. Terbentuk 6 kelompok. Berapakah jumlah siswa seluruhnya? G. Pembagian Bilangan Cacah sampai 100 Ayo Mengingat Ingatkah kalian tentang membagi? Bagaimana cara menghitung pembagian?
64Matematika untuk SD/MI Kelas III Ayo Mengamati Ibu mempunyai 12 biskuit dan akan membagikannya kepada anak- anaknya sama banyak. Ibu memiliki 2 anak. Berapa biskuit yang didapat oleh setiap anak? 1. 12 – 2 = 10, tersisa 10 biskuit 2. 10 – 2 = 8, tersisa 8 biskuit 3. 8 – 2 = 6, tersisa 6 biskuit 4. 6 – 2 = 4, tersisa 4 biskuit 5. 4 – 2 = 2, tersisa 2 biskuit 6. 2 – 2 = 0 Dapat ditulis: 12 – 2 – 2 – 2 – 2 – 2 – 2 = 0 Ditulis bentuk pembagian adalah 12 : 2 = 6
Bab 1 | Bilangan Cacah sampai 1.00065 Perhatikan contoh berikut. 28 : 7 = 4 karena 28 – 7 – 7 – 7 – 7 = 0 Ada bilangan 7 sebanyak 4 36 : 4 = 9 karena 36 – 4 – 4 – 4 – 4 – 4 – 4 – 4 – 4 – 4 = 0 Ada bilangan 4 sebanyak 9 5 : 1 = 5 karena 5 – 1 – 1 – 1 – 1 – 1 = 0 Ada bilangan 1 sebanyak 5 6 : 6 = 1 karena 6 – 6 = 0 Ada bilangan 6 sebanyak 1
66Matematika untuk SD/MI Kelas III Ayo Beraktivitas Aktivitas 5: Pembagian Lakukan kegiatan berikut. 1. Buatlah kelompok yang beranggotakan 4 orang. 2. Siapkan 1 wadah untuk tempat 15 manik-manik. Wadah yang berisi 15 manik-manik dipegang ketua kelompok. 3. Berilah masing-masing anggota kelompok satu wadah. 4. Ketua kelompok membagikan satu manik-manik pada setiap anggota kelompoknya. Ketua Kelompok Anggota 1 Anggota 2 Anggota 3 Ketua Kelompok Anggota 1 Anggota 2 Anggota 3
Bab 1 | Bilangan Cacah sampai 1.00067 5. Lakukan kembali langkah 4, ketua kelompok membagikan satu manik-manik pada setiap anggota kelompoknya. 6. Lakukan langkah 4 hingga wadah ketua kelompok kosong atau manik-manik ketua kelompok habis. Ketua Kelompok Anggota 1 Anggota 2 Anggota 3 Ketua Kelompok Anggota 1 Anggota 2 Anggota 3
68Matematika untuk SD/MI Kelas III 7. Catatlah jumlah kelereng yang diperoleh setiap anggota kelompok dengan sama banyak. Hubungan Perkalian dan Pembagian Pembagian 15 : 3 = .... Berarti mengurangkan bilangan 15 dengan bilangan 3 secara berulang hingga hasil akhirnya 0. 15 : 3 = 15 – 3 – 3 – 3 – 3 – 3 Jadi 15 : 3 = 5 1. 15 – 3 = 12, tersisa 12 kelereng 2. 12 – 3 = 9, tersisa 9 kelereng 3. 9 – 3 = 6, tersisa 6 kelereng 4. 6 – 3 = 3, tersisa 3 kelereng 5. 3 – 3 = 0 Dapat ditulis: 15 – 3 – 3 – 3 – 3 – 3 = 0 Pengurangan berulang sampai tidak ada sisa disebut pembagian. Cara menulis bentuk pembagian adalah 15 : 3 = 5 Aktivitas 5 yang kalian lakukan merupakan proses pembagian. 12 9 6 3 0 Ada bilangan 3 sebanyak 5
Bab 1 | Bilangan Cacah sampai 1.00069 Perkalian 5 x 3 = .... Berarti ada bilangan 3 sebanyak 5. 5 x 3 = 3 + 3 + 3 + 3 + 3 Jadi 5 x 3 = 15 Catatan Penting Bilangan hasil bagi dikalikan Bilangan pembagi sama dengan Bilangan yang dibagi. Ada bilangan 3 sebanyak 5 15 : 3 = 5 5 x 3 = 15Bilangan hasil bagi Bilangan pembagi Bilangan yang dibagi
70Matematika untuk SD/MI Kelas III Ayo Berlatih 1. Tulislah pembagian berikut sebagai pengurangan berulang! a. 4 : 1 = b. 9 : 1 = c. 10 : 10 = d. 16 : 4 = e. 35 : 5 =
Bab 1 | Bilangan Cacah sampai 1.00071 2. Hitunglah hasil dari pembagian berikut: 3. Paman membeli 3 mobil-mobilan yang akan diberikan kepada 3 keponakannya. Berapa mobil-mobilan yang diterima setiap keponakan paman? 4. Ayah memelihara beberapa ekor ayam. Ayam-ayam tersebut bertelur dan menghasilkan 24 telur. Ayah ingin memasukkan telur-telur itu ke dalam 3 kotak. Setiap kotak berisi telur sama banyak. Berapa jumlah telur dalam setiap kotak? ASESMEN Kerjakan soal-soal berikut dengan singkat dan benar! 1. Lengkapilah kolom nilai tempat dengan angka yang sesuai dengan bilangan tersebut. a. Jadi, 231 dibaca Ratusan .... Puluhan .... Satuan .... 231 c. 21 : 3 = d. 24 : 4 =a. 6 : 1 = b. 10 : 1 = e. 5 : 5 = f. 48 : 6 = g. 64 : 8 = h. 45 : 9 =
72Matematika untuk SD/MI Kelas III b. Jadi, 602 dibaca c. Jadi, 930 dibaca 2. Ibu guru melakukan pendataan tinggi badan Andi dan teman- temannya. Data tinggi badan satu kelas sebagai berikut. Nama Andi Alfa Meutia Putu Galih Alen Tinggi Badan 123 139 115 109 127 120 a. Ada berapa banyak tinggi badan dengan angka nilai tempat puluhan kurang dari 3? b. Apakah Meutia lebih tinggi dari Galih? c. Urutkan tinggi badan Andi, Alfa, dan Meutia! d. Urutkan tinggi badan Putu, Galih, dan Alen! 3. Berdasarkan data pada tabel di nomor 2, uraikan bilangan tinggi badan ke dalam nilai tempat ratusan, puluhan, dan satuan. 4. Isilah titik-titik berikut! Ratusan .... Puluhan .... Satuan .... 602 Ratusan .... Puluhan .... Satuan .... 930 a. 28 + 57 = ….. b. 32 + 49 = ….. c. 67 + 7 = …..
Bab 1 | Bilangan Cacah sampai 1.00073 5. Kerjakan soal cerita berikut! a. SD Suka Maju mengikuti lomba paduan suara tingkat kabupaten. Sebanyak 22 siswa perempuan dan 19 siswa laki-laki menjadi wakil sekolah dalam lomba itu. Berapakah jumlah seluruh siswa yang mengikuti lomba paduan suara? b. Kakak membeli 36 buah apel dan akan dibagikan kepada 6 temannya sama banyak hingga habis. Berapa buah apel yang diterima masing-masing teman kakak? c. Alfa mempunyai 72 kelereng dan Galih mempunyai 36 kelereng. Alfa memberi Galih kelereng sebanyak 18 butir. 1) Berapakah kelereng Galih sekarang? 2) Berapakah kelereng Alfa sekarang? d. Pada saat pelajaran IPAS, setiap siswa kelas 3 SD Kebangsa- an diminta membawa 5 lembar daun. Setiap kelompok kerja terdiri atas 4 siswa. Berapa lembar daun yang terkumpul untuk masing-masing kelompok kerja? e. Ibu guru membawa 48 buku dari perpustakaan. Ibu guru meminta Alen untuk meletakkan buku-buku tersebut di atas 8 meja dengan sama banyak. Berapakah buku yang terdapat di setiap meja? f. Sebuah toko mainan selama seminggu membagikan 63 balon secara gratis. Balon yang dibagikan setiap harinya sama banyak. Berapakah banyak balon yang dibagikan secara gratis setiap harinya? d. 72 – 29 = ….. e. 64 – 39 = ….. f. 87 – 9 = ….. g. 9 x 4 = ….. h. 5 x 8 = ….. i. 7 x 6 = ….. j. 28 : 7 = ….. k. 30 : 5 = ….. l. 32 : 4 = …..
74Matematika untuk SD/MI Kelas III Berilah tanda (✓) pada gambar yang mewakili perasaan kalian setelah mempelajari materi ini! Nomor Pernyataan Ya Tidak 1. Saya bisa membaca bilangan cacah sampai 1.000. 2. Saya bisa menulis bilangan cacah sampai 1.000. 3. Saya bisa menentukan nilai tempat bilangan cacah sampai 1.000. 4. Saya bisa membandingkan dua bilangan. 5. Saya bisa mengurutkan bilangan dari yang terkecil sampai terbesar dan sebaliknya. 6. Saya bisa menentukan hasil operasi penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah sampai 1.000. 7. Saya bisa menyelesaikan soal perkalian dan pembagian. Manfaat apa yang kalian peroleh dari materi ini untuk kegiatan sehari-hari? ……………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………… REFLEKSI
Bab 2 | Kalimat Matematika75 Pada bab ini kalian akan belajar mengenai kalimat Matematika yang berkaitan dengan penjumlahan dan pengurangan pada bilangan cacah sampai 100. Kalimat MatematikaKalimat MatematikaKalimat Matematika Bab 2 Bab KEMENTERIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET, DAN TEKNOLOGI REPUBLIK INDONESIA, 2022 Matematika untuk SD/MI Kelas III Penulis : Susanto, dkk. ISBN : 978-602-427-935-6 (jil.3)
76Matematika untuk SD/MI Kelas III PETA KONSEP • Kalimat Matematika • Penjumlahan • Pengurangan Kata Kunci:Kata Kunci: Bilangan Cacah Operasi Penjumlahan Bilangan Cacah Operasi Pengurangan Bilangan Cacah Mengisi Nilai yang Belum Diketahui Kalimat Matematika
Bab 2 | Kalimat Matematika77 Bermain Kelereng Galih senang sekali mengumpulkan kelereng dengan berbagai warna. Ia memiliki sejumlah kelereng yang disimpan di rumah. Pada hari Minggu, teman-teman Galih mengajaknya bermain kelereng. Galih membeli 5 kelereng lagi. Jumlah kelerengnya kini menjadi 17 butir. Berapa kira-kira jumlah kelereng Galih yang disimpan di rumah?
78Matematika untuk SD/MI Kelas III A. Kalimat Matematika Berkaitan dengan Penjumlahan Bilangan Cacah Ayo Mengingat Sebelum mempelajari materi ini, ingatlah kembali pelajaran tentang penjumlahan bilangan cacah. Apakah kalian sudah bisa menjumlahkan dua bilangan cacah? Adakah yang masih belum bisa menjumlahkan dua bilangan cacah? Ayo Beraktivitas Aktivitas 1: Kalimat Matematika Berkaitan dengan Penjumlahan Permasalahan Dua anak membawa kelereng. Banyaknya kelereng anak pertama diketahui. Banyaknya kelereng anak kedua tidak diketahui. Jika kelereng kedua anak itu digabungkan akan diperoleh angka tertentu yang diketahui. Dapatkah kalian mengetahui banyaknya kelereng anak kedua? Sebaliknya, banyaknya kelereng anak pertama tidak diketahui. Banyaknya kelereng anak kedua diketahui. Jika jumlah kelereng kedua anak itu diketahui, apakah kalian dapat mengetahui banyaknya kelereng anak pertama? Pada aktivitas ini akan diberikan beberapa situasi di mana banyaknya kelereng dari salah satu anak dan jumlah gabungan keduanya diketahui. Kalian diminta untuk mencari banyaknya kelereng yang tidak diketahui.
Bab 2 | Kalimat Matematika79 Lakukan kegiatan berikut. 1. Bentuk kelompok beranggotakan 3-4 orang. 2. Buatlah tabel dengan empat kolom seperti contoh berikut di kertas. Letakkan kelereng pada kolom-kolom tersebut sesuai gambar pada tabel di bawah. Isilah kolom yang belum terisi dengan kelereng agar jumlah kelereng anak pertama dan kedua sama dengan banyaknya kelereng pada kolom terakhir. Nomor Banyak Kelereng Anak Pertama Banyak Kelereng Anak Kedua Jumlah Kelereng 1. 2. 3. 4. 3. Setiap kelompok mencatat banyak kelereng yang ada di dalam tabel dan tuliskan dalam bentuk penjumlahan bilangan. Nomor Bentuk Penjumlahan Bilangan 1. 1 + … = 3 2. 3. 4.
80Matematika untuk SD/MI Kelas III 4. Bentuk penjumlahan bilangan yang terbentuk pada setiap nomor disebut kalimat Matematika. 5. Presentasikan hasil diskusi kelompok di depan kelas. 6. Jika ada yang belum dipahami, bertanyalah kepada kelompok lain. Ayo Mengamati Diskusi • Tuliskan kalimat Matematika yang terbentuk pada setiap nomor! • Bagaimana cara menentukan nilai yang belum diketahui pada kalimat Matematika tersebut?
Bab 2 | Kalimat Matematika81 Galih dan Andi sedang bermain kelereng di halaman rumah. Mereka membawa sejumlah kelereng masing-masing. Jika kelereng mereka digabungkan akan terkumpul sejumlah 50 butir. Banyak kelereng Galih adalah 30 butir. Untuk menyelesaikan permasalahan tersebut, kita tuliskan sebagai berikut. Banyak Kelereng Galih Banyak Kelereng Andi Jumlah Semua 30 butir … 50 butir Jika dituliskan dalam kalimat Matematika adalah : Untuk mengisi nilai yang belum diketahui pada kalimat Matematika tersebut, ingatlah bentuk penjumlahan bilangan cacah sebagai berikut. 30 + 20 = 50 Dapatkah kalian menentukan banyaknya kelereng Andi? 30 + … = 50 Bagaimana cara menentukan angka 20 tersebut? Perhatikan penjelasan berikut.
82Matematika untuk SD/MI Kelas III Misalnya: = banyak kelereng Galih = banyak kelereng Andi = jumlah kelereng semua Penjumlahan bilangan cacah tersebut dapat diilustrasikan sebagai berikut. Jadi, untuk mencari banyaknya kelereng Andi, kita kurangi jumlah semua kelereng dengan banyaknya kelereng Galih, yaitu 50 – 30 = 20 30 ? 50 30 50 50 − 30 = 20 Cara ini mempermudah menentukan nilai yang belum diketahui pada kalimat Matematika tersebut.
Bab 2 | Kalimat Matematika83 Contoh Isilah nilai yang belum diketahui pada kalimat Matematika berikut. a. 8 + … = 19 b. 23 + … = 45 c. … + 16 = 54 d. … + 36 = 68 Penyelesaian a. 19 – 8 = 11 Jadi 8 + 11 = 19 b. 45 – 23 = 22 Jadi 23 + 22 = 45 c. 54 – 16 = 38 Jadi 38 + 16 = 54 d. 68 – 36 = 32 Jadi 32 + 36 = 68
84Matematika untuk SD/MI Kelas III Ayo Berpikir Perpustakaan sekolah memiliki sejumlah buku. Tuliskan kemungkinan banyaknya buku yang dipinjam dan banyaknya buku yang tersisa di perpustakaan. Dapatkah kalian menghitungnya? Jumlah Buku di Perpustakaan 100 Banyak Buku yang Dipinjam Banyak Buku yang Tersisa + +
Bab 2 | Kalimat Matematika85 Ayo Berlatih Latihan 1 Selesaikan soal di bawah ini dengan benar ! 1. 2. 3. + + + 7 + … = 15 18 + … = 39 … + 36 = 62
86Matematika untuk SD/MI Kelas III 4. Pak Budi sedang panen buah durian. Hasil panennya itu diletakkan dalam dua keranjang sebelum dijual di pasar. Keranjang pertama berisi 42 buah durian. Sementara jumlah durian yang ada pada kedua keranjang tersebut adalah 78 buah. Berapa banyak durian yang ada di keranjang kedua ? 5. Diketahui jumlah tiket yang terjual untuk menonton film di sebuah bioskop hari ini adalah 95 lembar. Berapa banyak penonton laki-laki dan penonton perempuan yang mungkin membeli tiket tersebut? Buatlah lima kemungkinan ! Jawaban : Banyak Penonton Laki-laki Banyak Penonton Perempuan Jumlah Penonton + = + = + = + = + =
Bab 2 | Kalimat Matematika87 B. Kalimat Matematika Berkaitan dengan Pengurangan Bilangan Cacah Ayo Mengingat Sebelum mempelajari materi ini, ingatlah kembali pelajaran tentang pengurangan bilangan cacah. Apakah kalian sudah bisa mengurangi dua bilangan cacah? Adakah yang masih belum bisa mengurangi dua bilangan cacah? Ayo Beraktivitas Aktivitas 2: Kalimat Matematika Berkaitan dengan Pengurangan Permasalahan Dua anak membawa permen. Banyaknya permen anak pertama diketahui. Banyaknya permen anak kedua tidak diketahui. Jika selisih banyaknya permen kedua anak itu diketahui, dapatkah kalian mengetahui banyaknya permen anak kedua?
88Matematika untuk SD/MI Kelas III Sebaliknya, banyaknya permen anak pertama tidak diketahui. Banyaknya permen anak kedua diketahui. Jika selisih banyaknya permen kedua anak itu diketahui, apakah kalian dapat mengetahui banyaknya permen anak pertama? Pada aktivitas ini kalian akan diberikan beberapa situasi di mana banyaknya permen dari salah satu anak dan selisih banyak permen keduanya diketahui. Kalian diminta untuk mencari banyaknya permen yang tidak diketahui. Lakukan kegiatan berikut. 1. Bentuk kelompok beranggotakan 3-4 orang. 2. Buatlah tabel dengan empat kolom seperti contoh berikut di kertas. Letakkan permen pada kolom-kolom tersebut sesuai gambar pada tabel di bawah. Isilah kolom yang belum terisi dengan permen agar selisih permen anak pertama dan kedua sama dengan banyaknya permen pada kolom terakhir. Nomor Banyak Permen Anak Pertama Banyak Permen Anak Kedua Selisih Permen 1. 2. 3. 4.
Bab 2 | Kalimat Matematika89 3. Setiap kelompok mencatat banyak permen yang ada di dalam tabel dan tuliskan menjadi kalimat Matematika. Nomor Bentuk Pengurangan Bilangan 1. 3 – … = 1 2. 3. 4. … – 6 = 3 4. Bentuk pengurangan bilangan yang terbentuk pada setiap nomor disebut kalimat Matematika. 5. Presentasikan hasil diskusi kelompok di depan kelas. 6. Jika ada yang belum dipahami, bertanyalah kepada kelompok lain. Diskusi • Tuliskan kalimat Matematika yang terbentuk pada tiap nomor! • Bagaimana cara menentukan nilai yang belum diketahui pada kalimat Matematika tersebut?
90Matematika untuk SD/MI Kelas III Ayo Mengamati Pengamatan 1 Pak Slamet adalah seorang peternak ayam. Beliau mempunyai 80 ekor ayam potong di kandang. Sebagian ayam tersebut dijual ke pasar. Banyak sisa ayam di kandang adalah 45 ekor. Dapatkah kalian menentukan banyaknya ayam yang sudah dijual ke pasar?
Bab 2 | Kalimat Matematika91 Untuk menyelesaikan permasalahan tersebut, kita tuliskan sebagai berikut. Banyak Ayam Mula-Mula Banyak Ayam yang Dijual Banyak Sisa Ayam di Kandang 80 ekor … 45 ekor Jika dituliskan dalam kalimat Matematika adalah : Untuk mengisi nilai yang belum diketahui pada kalimat Matematika tersebut, ingatlah bentuk pengurangan bilangan cacah sebagai berikut. 80 – 35 = 45 Misalnya: = jumlah ayam mula-mula = banyak ayam yang dijual = banyak sisa ayam 80 – … = 45 Bagaimana caranya menentukan angka 35 tersebut? Perhatikan penjelasan berikut. 80 ? 45
92Matematika untuk SD/MI Kelas III Penjumlahan bilangan cacah tersebut dapat diilustrasikan sebagai berikut. Jadi, untuk mencari banyaknya ayam yang dijual, kita kurangi jumlah semua ayam dengan banyaknya sisa ayam, yaitu 80 – 45 = 35 Contoh Isilah nilai yang belum diketahui pada kalimat Matematika berikut. a. 32 – … = 15 b. 56 – … = 24 c. 53 – … = 32 Penyelesaian a. 32 – 15 = 17 Jadi 32 – 17 = 15 b. 56 – 24 = 32 Jadi 56 – 32 = 24 c. 53 – 32 = 21 Jadi 53 – 21 = 32 80 − 45 = 35 45 80
Bab 2 | Kalimat Matematika93 Pengamatan 2 Hari ini Pak Slamet menjual sebanyak 45 ekor ayam di pasar. Sementara banyak sisa ayam di kandang adalah 27 ekor. Untuk menyelesaikan permasalahan tersebut, kita tuliskan sebagai berikut. Banyak Ayam Mula-Mula Banyak Ayam yang Dijual Banyak Sisa Ayam di Kandang … 45 ekor 27 ekor Dapatkah kalian menentukan banyaknya ayam Pak Slamet mula-mula?
94Matematika untuk SD/MI Kelas III Jika dituliskan dalam kalimat Matematika adalah : Untuk mengisi nilai yang belum diketahui pada kalimat Matematika tersebut, ingatlah bentuk pengurangan bilangan cacah sebagai berikut. 72 – 45 = 27 Misalnya: = jumlah ayam mula-mula = banyak ayam yang dijual = banyak sisa ayam di kandang … – 45 = 27 Bagaimana cara memperoleh angka 72? ? 45 27
Bab 2 | Kalimat Matematika95 Penjumlahan bilangan cacah tersebut dapat diilustrasikan sebagai berikut. Jadi, untuk mencari jumlah ayam mula-mula, kita tambahkan banyaknya ayam yang dijual dan banyaknya sisa ayam, yaitu 45 + 27 = 72 Contoh Isilah nilai yang belum diketahui pada kalimat Matematika berikut. a. … – 12 = 26 b. … – 23 = 42 c. … – 41 = 38 Penyelesaian a. 26 + 12 = 38 Jadi 38 – 12 = 26 b. 42 + 23 = 65 Jadi 65 – 23 = 42 c. 38 + 41 = 79 Jadi 79 – 41 = 38 2745 45 + 27 = 72
96Matematika untuk SD/MI Kelas III Ayo Berpikir Pedagang menjual telur di pasar. Tuliskan kemungkinan banyaknya telur mula-mula dan banyaknya telur yang terjual. Dapatkah kalian menghitungnya? 100 Jumlah Telur Mula-Mula Sisa Telur Banyak Telur yang Dibeli − −
Bab 2 | Kalimat Matematika97 Ayo Berlatih Latihan 2 Selesaikan soal di bawah ini dengan benar ! 1. 2. 3. 4. − − − 15 – … = 6 37 – … = 24 … – 45 = 26 … – 67 = 24
98Matematika untuk SD/MI Kelas III 5. Pak Budi panen buah manggis. Manggis yang dipanen sebanyak 78 buah. Hasil panen tersebut sebagian besar dibagikan kepada saudara dan tetangganya. Sisa manggis yang tersedia sebanyak 42 buah. Berapa banyak manggis yang dibagikan oleh Pak Budi ? 6. Di sebuah toko elektronik tersedia sebanyak 40 buah televisi. Selama satu bulan sejumlah televisi laku terjual. Berapa banyak sisa televisi yang mungkin ada di toko tersebut? Buatlah lima kemungkinan ! Jawaban : Jumlah Televisi Banyak Televisi yang Terjual Banyak Sisa Televisi − = − = − = − = − =
Bab 2 | Kalimat Matematika99 ASESMEN Jawablah pertanyaan berikut dengan tepat! 1. 2. 3. 4. 5. 6. … + 48 = 84 … + 52 = 98 … – 45 = 26 83 – … = 38 … – 31 = 19 38 + … = 67
100Matematika untuk SD/MI Kelas III 7. Di perpustakaan sekolah terdapat berbagai macam buku bacaan yang dapat dipinjam oleh siswa. Petugas perpustakaan menghitung buku yang masih ada di perpustakaan sebanyak 48 buah. Jika diketahui jumlah buku seluruhnya adalah 96 buah, berapa banyak buku yang sudah dipinjam oleh siswa? 8. Pasien Covid-19 yang dirawat di Rumah Sakit Daerah sebanyak 83 orang. Setelah dilakukan perawatan, sebagian besar pasien dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing. Jika diketahui pasien yang masih tersisa di Rumah Sakit Daerah sebanyak 35 orang, berapa banyak pasien yang sembuh tersebut? 9. Andi dan Galih akan bermain kelereng di halaman rumah bersama-sama. Mereka saling mengumpulkan kelereng yang dimiliki. Buatlah lima kemungkinan yang berbeda untuk jumlah seluruh kelereng, banyak kelereng yang dimiliki Andi, banyak kelereng yang dimiliki Galih yang sesuai dengan operasi penjumlahan bilangan cacah berikut. Banyak Kelereng Andi Banyak Kelereng Galih Jumlah Kelereng Semuanya + = + = + = + = + =
Bab 2 | Kalimat Matematika101 10. Ibu guru membagikan kertas HVS kepada para siswa untuk menjawab soal ulangan harian Matematika. Buatlah lima kemungkinan berbeda untuk banyak kertas yang tersedia, banyak kertas yang dibagikan serta banyak sisa kertas yang tidak dibagikan yang sesuai dengan operasi pengurangan bilangan cacah berikut. Banyak Kertas yang Tersedia Banyak Kertas yang Dibagikan Banyak Sisa Kertas − = − = − = − = − =
102Matematika untuk SD/MI Kelas III Berilah tanda (✓) pada gambar yang mewakili perasaan kalian setelah mempelajari materi ini! Nomor Pernyataan Ya Tidak 1. Saya memahami mengenai Kalimat Matematika. 2. Saya bisa menuliskan kalimat matematika dari permasalahan penjumlahan bilangan cacah. 3. Saya bisa menuliskan kalimat matematika dari permasalahan pengurangan pada bilangan cacah. 4. Saya bisa mengisi nilai yang belum diketahui dalam kalimat matematika yang berkaitan dengan penjumlahan pada bilangan cacah. 5. Saya bisa mengisi nilai yang belum diketahui dalam kalimat matematika yang berkaitan dengan pengurangan pada bilangan cacah. Manfaat apa yang kalian peroleh dari materi ini untuk kegiatan sehari-hari? ……………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………… REFLEKSI
Bab 3 | Pengukuran Panjang dan Berat103 KEMENTERIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET, DAN TEKNOLOGI REPUBLIK INDONESIA, 2022 Matematika untuk SD/MI Kelas III Penulis : Susanto, dkk. ISBN : 978-602-427-935-6 (jil.3) Pada bab ini kalian akan belajar mengukur panjang dan berat benda dengan menggunakan satuan baku, serta menentukan hubungan antarsatuan baku panjang dan berat. Pengukuran Panjang dan Berat PengukuranPengukuran Panjang dan BeratPanjang dan Berat Bab 3 Bab
104Matematika untuk SD/MI Kelas III PETA KONSEP • Pengukuran • Panjang • Berat • Satuan Baku Kata Kunci: Pengukuran Panjang dan Berat Pengukuran Panjang dengan Satuan Baku Hubungan Antarsatuan Panjang Pengukuran Berat dengan Satuan Baku Hubungan Antarsatuan Berat
Bab 3 | Pengukuran Panjang dan Berat105 Posyandu Posyandu diselenggarakan untuk memberikan layanan kesehatan bagi masyarakat. Apakah kalian tahu kegiatan apa saja yang dilakukan di posyandu? Kegiatan posyandu meliputi pemeriksaan kesehatan, menimbang berat badan bayi, dan mengukur pertumbuhan tinggi badan. Menurut kalian, alat ukur apa yang digunakan untuk mengukur tinggi dan berat badan? Apakah kalian tahu satuan baku yang digunakan?
106Matematika untuk SD/MI Kelas III A. Pengukuran Panjang dengan Satuan Baku Ayo Mengingat Sebelum mempelajari pengukuran panjang dengan satuan baku, apakah kalian sudah mengetahui cara mengukur panjang benda menggunakan satuan tidak baku? Mengukur panjang benda dapat menggunakan benda-benda lainnya yang lebih pendek sebagai alat ukur. Setelah mengamati gambar di atas, coba kalian hubungkan gambar sebelah kiri dengan gambar sebelah kanan berikut ini. Jadi, satu jengkal tangan dan pensil dapat digunakan untuk mengukur panjang meja tulis.
Bab 3 | Pengukuran Panjang dan Berat107 Ayo Beraktivitas Aktivitas 1: Pengukuran Panjang dengan Satuan Baku Lakukan kegiatan berikut. 1. Bentuk kelompok dengan anggota 3-5 orang. 2. Siapkan pensil, buku, dan kotak pensil. Letakkan di atas meja kelompok. 3. Siapkan penggaris sebagai alat ukur. 4. Langkah pertama, letakkan ujung penggaris pada salah satu ujung setiap barang yang ada di atas meja kelompok. 5. Langkah kedua, ujung benda pastikan di angka 0 cm pada penggaris. Perhatikan ujung benda yang lain berada di angka berapa. 6. Tuliskan hasil pengukurannya pada tabel berikut Nomor Nama Benda Panjang Benda Satuan Panjang 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. Setelah mengukur panjang setiap benda, silakan kalian presentasikan hasilnya di depan kelas. 8. Setelah menyimak hasil presentasi teman yang lain, dapatkah kalian menyebutkan satuan panjang yang digunakan pada penggaris? Satuan panjang yang digunakan adalah…………………………………
108Matematika untuk SD/MI Kelas III Ayo Mengamati Apakah kalian mengetahui alat ukur berikut ini? Penggaris atau mistar adalah alat ukur dan alat bantu untuk menggambar garis lurus. Pada gambar di atas, dapatkah kalian menyebutkan panjang dari buku tulis? Apakah kalian mengetahui satuan baku yang digunakan? Ukuran panjang benda memiliki satuan baku. Satuan baku yang dapat digunakan adalah sentimeter (cm) dan meter (m). 30 cm
Bab 3 | Pengukuran Panjang dan Berat109 Perhatikan kegiatan pengukuran beserta beberapa alat ukur panjang berikut ini. Ada berapa alat ukur yang dapat digunakan untuk mengukur panjang? Hubungkan dengan menggunakan garis, gambar kegiatan pengukuran dengan alat ukur yang digunakan. Meteran Gulung Meteran Pengukur Tinggi Badan Penggaris
110Matematika untuk SD/MI Kelas III Tuliskan kembali nama setiap alat ukur panjang beserta satuannya pada tabel berikut. Nomor Gambar Alat Nama Alat Ukur Satuan 1. … … 2. … … 3. … … 4. … ….
Bab 3 | Pengukuran Panjang dan Berat111 Ayo Berlatih 1. Lengkapi tabel berikut dengan panjang benda. Nomor Pengukuran Panjang Benda Panjang Benda dengan Satuan Baku 1. … 2. … 3. … 4. … 2. Lengkapi tabel berikut ini. Nomor Bagian yang Diukur Nama Alat Ukur Satuan Baku 1. Tinggi badan 2. Lingkar perut 3. Panjang pulpen
112Matematika untuk SD/MI Kelas III Nomor Bagian yang Diukur Nama Alat Ukur Satuan Baku 4. Tinggi pintu 5. Meja 6. Panjang jari tangan 3. Lakukan kegiatan berikut dengan cermat. a. Ukurlah panjang jari tangan kalian masing-masing! b. Tuliskan hasilnya pada tabel di bawah ini. Gunakan satuan baku sentimeter (cm). Nomor Jari Tangan Ukuran 1. … … cm 2. … … cm 3. Jari tengah … cm 4. … … cm 5. … … cm c. Diskusikan dengan teman kalian, tentukan jari tangan terpendek dan terpanjang.
Bab 3 | Pengukuran Panjang dan Berat113 4. Perhatikan gambar berikut dengan cermat! Berilah tanda centang (✓) untuk benda yang tepat diukur dengan penggaris! ... ... ... ...
114Matematika untuk SD/MI Kelas III ... ... ... ...
Bab 3 | Pengukuran Panjang dan Berat115 Ayo Mengamati Kalian sudah mengenal beragam alat ukur panjang benda. Alat ukur panjang benda bermacam-macam. Di antaranya penggaris dan meteran. Perhatikan gambar berikut dengan cermat! Alat ukur apa yang digunakan untuk mengukur pintu, buku, dan meja? Apakah menggunakan penggaris atau meteran? 3 1 2
116Matematika untuk SD/MI Kelas III Meteran digunakan untuk mengukur benda yang panjangnya melebihi penggaris. Misalnya televisi atau meja. Meteran menggunakan satuan baku meter (m) dan sentimeter (cm). Meutia, alat ukur apa yang tepat digunakan untuk meng- ukur panjang televisi? Karena bendanya lebih panjang dari penggaris, alat ukur yang dapat digunakan adalah meteran. Alfa, alat ukur apa yang tepat digunakan untuk mengukur panjang meja? Alat ukur yang dapat di- gunakan adalah meteran karena panjang meja me- lebihi panjang penggaris. Coba kalian sebutkan benda lain dalam kehidupan sehari-hari yang dapat diukur dengan menggunakan meteran.
Bab 3 | Pengukuran Panjang dan Berat117 Ayo Berlatih 1. Perhatikan gambar berikut dengan cermat! Berilah tanda centang (✓) untuk benda yang tepat diukur dengan meteran! 2. Hubungkan alat ukur yang tepat untuk mengukur benda berikut dengan menarik garis lurus. .... • Lemari .... • Meja .... • Pintu .... • Pintu .... • Jendela .... • Papan tulis .... • Pensil .... • Buku Tulis .... • Sendok garpu .... • Pagar Buku tulis Pintu Tinggi badan Kursi Lemari Bolpoin
118Matematika untuk SD/MI Kelas III 3. Galih bermain di taman sekolah. Alfa sedang mengukur tinggi beberapa tanaman di pot. Galih membantu Alfa mengukur tinggi tanaman yang ada di pot 1, 2, dan 3. a. Berapakah tinggi tanaman di pot 1,2, dan 3? b. Urutkan tinggi tanaman dari yang terpendek sampai tertinggi! c. Tanaman di pot mana yang paling pendek? d. Tanaman di pot mana yang paling tinggi? 4. Perhatikan gambar berikut a. Panjang pensil adalah ……… cm 1 2 3
Bab 3 | Pengukuran Panjang dan Berat119 b. Panjang pensil adalah ……… cm c. Panjang pensil adalah ……… cm d. Apakah pensil-pensil pada gambar a, b, c memiliki panjang yang sama? Jelaskan alasannya. B. Hubungan Antarsatuan Baku Panjang Ayo Mengamati Pak Guru, bagaimana cara menggunakan meteran? Cara menggunakan meteran sama dengan cara menggunakan penggaris. Mulailah dari angka 0.
120Matematika untuk SD/MI Kelas III Apakah kalian mengetahui satuan yang digunakan meteran? Apakah ada hubungannya dengan satuan yang digunakan penggaris? Perhatikan meteran berikut. Pada gambar di atas dapat kalian lihat bahwa 100 sentimeter sama dengan 1 meter. Perhatikan gambar berikut dengan cermat. 100 cm = 1 m atau 1 m = 100 cm 200 cm
Bab 3 | Pengukuran Panjang dan Berat121 Bilangan berapa yang ditunjukkan pada meteran? Jadi, berapa panjang pintu yang diukur oleh Bapak Meutia? Satuan yang digunakan pada meteran adalah cm. Apakah kalian dapat mengubahnya ke satuan meter? Ubahlah satuan sentimeter ke dalam satuan meter, dengan menuliskannya di papan berikut. Ayo Berlatih 1. Lengkapi ukuran panjang dalam sentimeter atau meter berikut ini. Panjang pintu menunjukkan bilangan ……… cm. …….. cm = ……. cm + ……. cm = ………m + …….. m = ……… m Jadi, panjang pintu adalah ……… m. Meteran juga dapat di- gunakan untuk mengukur jarak antara dua benda. 900 cm ... m= 700 cm ... m= ... cm 3 m=
122Matematika untuk SD/MI Kelas III 2. Azizah bersama teman-temannya berolahraga. Ketika beristirahat, mereka mengukur tinggi badan masing-masing. Berikut data tinggi badan Azizah dan teman-temannya. Lengkapi ukuran tinggi badan dalam sentimeter dan meter pada tabel berikut. Nomor Nama Tinggi Badan (m) Tinggi Badan (cm) 1. Azizah 1 m 17 cm … cm 2. Ubay 1 m 20 cm … cm 3. Fatim 1 m … cm 4. Lilik 1 m 5 cm … cm 5. Eri … m … cm 115 cm 6. Sanam … m 30 cm 130 cm a. Teman Azizah yang memiliki tinggi badan terpendek adalah… b. Teman Azizah yang memiliki tinggi badan lebih tinggi dari Azizah adalah… c. Urutkan nama teman Azizah yang tinggi badannya tertinggi hingga yang terendah! 4 m ... cm= 10 m ... cm=
Bab 3 | Pengukuran Panjang dan Berat123 3. Meutia menyambung dua utas pita. Pita pertama memiliki panjang 4 m 37 cm. Pita kedua sepanjang 7 m 43 cm. Tentukan panjang keseluruhan pita setelah disambung. 4. Seorang penjaga toko memiliki kain katun 75 m 80 cm. Jika ia menjual 38 m 45 cm kain katun itu, berapa sisa kain yang akan dijual? 5. Paman Meutia memiliki kebun jagung di belakang rumah sepanjang 5.000 cm. Berapa panjang kebun yang dimiliki Paman Meutia, jika dihitung dalam satuan meter?
124Matematika untuk SD/MI Kelas III C. Pengukuran Berat dengan Satuan Baku Ayo Beraktivitas Aktivitas 2: Pengukuran Berat dengan Satuan Baku Lakukan kegiatan berikut. 1. Bentuklah kelompok dengan anggota 3-5 orang. 2. Keluarkan barang-barang yang ada di tas kalian dan letakkan di atas meja kelompok. 3. Siapkan timbangan digital sebagai alat ukur. Silakan ukur berat dari setiap barang yang berasal dari tas kalian. Nomor Nama Barang Berat Barang Satuan Berat 1. 2. 3. 4. 5. 6. 4. Setelah kalian mengukur berat setiap barang, presentasikan hasilnya di depan kelas. 5. Setelah menyimak hasil presentasi teman yang lain, dapatkah kalian menyebutkan satuan berat yang digunakan pada timbangan? Satuan berat yang digunakan adalah…………………………………......
Bab 3 | Pengukuran Panjang dan Berat125 Ayo Mengamati Setelah kalian memahami cara mengukur berat benda, lakukan pengamatan sebagai berikut. Apakah kalian mengetahui nama alat ukur di bawah ini ? Timbangan digital adalah salah satu alat pengukur berat. Pada gambar di atas, dapatkah kalian menyebutkan berapa berat dari buah apel dan berat badan siswa? Apakah kalian mengetahui satuan baku yang digunakan? Ukuran berat benda memiliki satuan baku. Satuan baku yang digunakan adalah gram atau kilogram. Gram dapat ditulis dengan gr dan kilogram dapat ditulis dengan kg. Satuan gram digunakan untuk mengukur berat benda yang lebih ringan. Misalnya tepung, gula pasir, pensil, dan buku. Satuan kilogram digunakan untuk mengukur berat benda yang lebih berat. Misalnya berat badan, karung berisi beras, dan buah.
126Matematika untuk SD/MI Kelas III Perhatikan teks berikut! Meutia pergi ke pasar untuk berbelanja. Penjual menimbang setiap barang dagangannya dengan meng- gunakan timbangan. Timbangan apa yang digunakan oleh penjual di pasar? Perhatikan gambar berikut dengan cermat! Hubungkan dengan menggunakan garis, gambar penjual yang menimbang barang dagangannya dengan alat ukur yang digunakan.
Bab 3 | Pengukuran Panjang dan Berat127 Dari kegiatan di atas, ada beberapa alat ukur yang tepat digunakan untuk mengukur berat. Tuliskan nama setiap alat ukur berat beserta satuannya pada tabel berikut. Nomor Gambar Alat Ukur Nama Alat Ukur Satuan Baku 1. 2. 3.
128Matematika untuk SD/MI Kelas III Ayo Berlatih 1. Lengkapi nama alat ukur dan satuan baku pada tabel berikut. Nomor Bagian yang Diukur Nama Alat Ukur Satuan Baku 1 2 3 4
Bab 3 | Pengukuran Panjang dan Berat129 Nomor Bagian yang Diukur Nama Alat Ukur Satuan Baku 5 2. Lingkarilah huruf B jika pernyataan berikut bernilai benar dan S jika bernilai salah, serta tuliskan alasannya! Berat buah tambahan adalah 500 gram. B – S Alasannya:
130Matematika untuk SD/MI Kelas III Ayo Mengamati Meutia dan ibu memetik sayuran dan buah di kebun. Sayuran dan buah yang dipetik Meutia adalah apel, jagung, tomat, kacang-kacangan, wortel, dan stroberi. Tentukan alat timbangan yang cocok untuk menimbang sayuran dan buah Meutia!
Bab 3 | Pengukuran Panjang dan Berat131 Timbangan mana yang tepat untuk menimbang sayuran dan buah? Pilihlah timbangan yang tepat untuk menimbang bahan-bahan makanan berikut ini, dengan mengisi nomor timbangan yang sesuai. 1 2 3
132Matematika untuk SD/MI Kelas III Tentukan benda-benda yang dapat ditimbang dengan menggunakan timbangan pada tabel berikut ini. Nomor Nama Alat Ukur Benda yang Ditimbang 1. 2. 3.
Bab 3 | Pengukuran Panjang dan Berat133 Ayo Berlatih 1. Meutia membantu ibunya membuat kue. Bahan kue yang akan ditimbang adalah gula, tepung, telur, dan mentega. Gunakan satuan gram atau kilogram (kg). ... ... ...
134Matematika untuk SD/MI Kelas III 2. Lakukan kegiatan berikut dengan cermat. a. Timbanglah bahan-bahan makanan yang ada di dapur. Misalnya gula, tepung, telur, dan beras! b. Tuliskan hasilnya pada tabel di bawah ini. Gunakan satuan baku kilogram (kg). Nomor Nama Bahan Berat Bahan 1. … … 2. … … 3. …. … 4. … … 5. … … c. Diskusikan dengan teman kalian, tentukan berat bahan makanan yang teringan dan terberat.
Bab 3 | Pengukuran Panjang dan Berat135 D. Hubungan Antarsatuan Baku Berat Ayo Mengamati Pengamatan 1 Perhatikan ilustrasi berikut. Pedagang di pasar menimbang barang dagangannya dengan menggunakan timbangan kodok. Timbangan ini dilengkapi dengan bandul sebagai ukuran berat benda yang ditimbang. Apakah kalian mengetahui jumlah bandul yang digunakan? Jenis bandul yang digunakan timbangan kodok, yaitu
136Matematika untuk SD/MI Kelas III Amati kedua gambar berikut. Berat telur pada timbangan kodok adalah ………… kg Berat telur pada timbangan digital adalah ……….. gram Apakah jumlah telur pada kedua timbangan sama? Apakah berat telur pada kedua timbangan sama? Apakah kalian dapat mengaitkan kg dan gram? Dari gambar di atas dapat kalian lihat bahwa 1 kg = …………. gram 1 kilogram = 1.000 gram 1 kilogram = 10 ons 1 ons = 100 gram
Bab 3 | Pengukuran Panjang dan Berat137 Pengamatan 2 Perhatikan gambar berikut dengan cermat. Meutia sedang membantu ibu menimbang tepung untuk membuat kue. Berapakah berat tepung yang ditimbang Meutia? Satuan apa yang digunakan? Gram atau kilogram? Apakah kalian dapat mengubahnya ke dalam satuan kilogram? Mari kita belajar mengubah satuan gram ke dalam kilogram. 1.753 gram = ……. gram + ……. gram = ……… gram + …….. gram = ……… kg + …….. gram Jadi, berat tepung adalah ……….
138Matematika untuk SD/MI Kelas III Ayo Beraktivitas Aktivitas 3: Membandingkan Antarsatuan Berat Lakukan kegiatan berikut. 1. Bentuklah kelompok dengan anggota 3-4 orang. 2. Setiap kelompok melakukan percobaan pengukuran berat gula pasir/pasir/beras/kerikil dengan menggunakan timbangan kodok/digital/kue. 3. Setelah itu, setiap kelompok mengikuti permainan hitung berat gula pasir/pasir/beras/kerikil. Hasil hitung berat dapat ditulis di tabel berikut. Nomor Nama Barang Berat Barang 1. 2. 3. 4. 5. 4. Setiap anggota kelompok menuliskan nama barang yang diukur beratnya beserta hasil pengukurannya dalam satuan gram. Kemudian berat barang dalam satuan gram itu diubah ke dalam satuan kg. 5. Setiap anggota kelompok berhadapan dengan anggota kelompok lainnya. Setiap anggota kelompok menyebutkan berat salah satu barang yang ditimbang dalam satuan gram, kemudian menanyakan kepada anggota kelompok lainnya untuk menyebutkan berat barang yang disebutkan tadi dalam satuan kg. 6. Anggota kelompok yang dapat menjawab pertanyaan mengenai ukuran berat dari anggota kelompok lainnya dengan tepat akan mendapatkan bintang.
Bab 3 | Pengukuran Panjang dan Berat139 7. Kelompok yang terbanyak mendapat bintang menjadi pemenang. Nomor Nama Barang Berat Barang (Gram) Hasil Pengubahan (Kg) 1 2 3 4 5 Ayo Berlatih 1. Lengkapi ukuran berat dalam gram dan kilogram berikut ini. 2. Meutia memiliki satu pohon mangga. Dari hasil panennya, Meutia mendapatkan 8.000 gram mangga. Kemudian Meutia menjual mangga tersebut sebanyak 4 kg. Berapa sisa mangga yang belum terjual? 20 kg ... gram= 1.200 gram ........= 4 kg 150 gram ... gram= ... gram 3 kg=
140Matematika untuk SD/MI Kelas III 3. Berapa berat dari buah berikut ini. 4. Tentukan berat jeruk dalam timbangan dengan meng- hubungkan garis pada gambar bagian kanan dan bagian kiri. 500 gram 500 gram = ........ gram 1.000 gram 3.000 gram 5.000 gram
Bab 3 | Pengukuran Panjang dan Berat141 ASESMEN Kerjakan soal berikut dengan singkat dan benar! 1. Ibu Meutia membeli kain untuk seragam. Terdapat 3 pesanan seragam dari sekolah kebangsaan. Ukuran panjang kain yang dibutuhkan untuk setiap seragam adalah 200 cm. Ibu Meutia memiliki kain dengan panjang 850 cm. Jawablah pertanyaan berikut ini a. Apakah kain Ibu Meutia kurang? b. Apakah ada sisa kain yang dimiliki Ibu Meutia? c. Berapakah panjang sisa kain Ibu Meutia? 2. Pada lomba 17 Agustusan, warga RT 005 mengadakan lomba balap karung. Panjang lintasan yang harus ditempuh 900 cm. Syarat pemenang lomba adalah peserta yang tercepat kembali ke tempat semula. a. Berapa total panjang lintasan yang harus dilalui peserta lomba balap karung? b. Ubahlah satuan cm menjadi m! 3. Meutia menimbang tepung untuk bahan membuat kue. Timbangan yang digunakan adalah timbangan duduk dengan satuan kg. Meutia meletakkan tepung dan jarum timbangan menunjuk angka 4 kurang 3 garis. Berapa berat tepung yang ditimbang Meutia?
142Matematika untuk SD/MI Kelas III 4. Sebuah karung berisi 90 kg 460 gram beras dan karung lainnya berisi 25 kg 380 gram beras. Berapa berat beras dalam kedua karung tersebut? 5. Drio memiliki 10 kantong plastik berisi buah apel untuk dijual. Setiap plastik memiliki berat 3 kg. Buah apel yang terjual sebanyak 18 kg. Berapa sisa buah apel yang belum terjual? Berilah tanda (✓) pada gambar yang mewakili perasaan kalian setelah mempelajari materi ini! Nomor Pernyataan Ya Tidak 1. Saya memahami mengenai pengukuran panjang. 2. Saya memahami mengenai pengukuran berat. 3. Saya bisa mengukur panjang suatu benda menggunakan penggaris 4. Saya bisa mengukur berat suatu benda menggunakan timbangan 5. Saya bisa mengubah antarsatuan panjang. 6. Saya bisa mengubah antarsatuan berat. Manfaat apa yang kalian peroleh dari materi ini untuk kegiatan sehari-hari? ……………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………… REFLEKSI
143Bab 4 | Unsur-Unsur Bangun Datar Pada bab ini kalian akan mempelajari tentang garis, sudut, garis- garis tegak lurus, dan garis-garis sejajar. Bab 4 Bab Unsur-Unsur Bangun Datar Unsur-UnsurUnsur-Unsur Bangun DatarBangun Datar KEMENTERIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET, DAN TEKNOLOGI REPUBLIK INDONESIA, 2022 Matematika untuk SD/MI Kelas III Penulis : Susanto, dkk. ISBN : 978-602-427-935-6 (jil.3)
144Matematika untuk SD/MI Kelas III PETA KONSEP • Sisi • Sudut • Garis-Garis Tegak Lurus • Garis-Garis Sejajar Kata Kunci: Sisi pada Bangun Datar Sudut pada Bangun Datar Garis-Garis Tegak Lurus dan Garis-Garis Sejajar Titik, Sinar Garis, dan Ruas Garis Sisi Membanding- kan Sudut Membentuk Sudut Siku-Siku Mengukur Sudut Menggambar Sudut Jenis-Jenis Sudut Garis-Garis Tegak Lurus Garis-Garis Sejajar Bangun Datar Sederhana Unsur-unsur Bangun Datar
145Bab 4 | Unsur-Unsur Bangun Datar Ruang Tamu Di ruang tamu banyak benda yang menyerupai bangun datar. Ada yang menyerupai bangun segitiga, persegi, persegi panjang, atau lingkaran. Bangun-bangun tersebut mungkin memiliki sisi dan sudut. Apakah kalian mengetahui tentang sisi dan sudut? Dapatkah kalian me- nunjukkan berapa panjang sisinya? Berapakah besar sudutnya?
146Matematika untuk SD/MI Kelas III A. Sisi Pada Bangun Datar Titik dan Garis Ayo Mengingat Sebelum mempelajari unsur-unsur bangun datar, masih ingatkah kalian dengan garis lurus dan garis lengkung atau kurva yang dipelajari di kelas II? Apakah kalian telah mengetahui tentang sinar garis, ruas garis, kurva, dan sisi bangun datar? Perhatikan penjelasan berikut ini. Sinar Garis Gambar di samping adalah gambar sinar garis AB, selanjutnya disimbolkan dengan AB. Sinar garis hanya dapat diperpanjang satu sisi. Garis Gambar di samping adalah gambar garis CD, selanjutnya disimbolkan dengan CD. Garis dapat diperpanjang ke kedua sisi. Ruas garis Gambar di samping adalah gambar ruas garis KL, selanjutnya disimbolkan dengan KL. Ruas garis memiliki panjang tertentu/tetap. A B C D
147Bab 4 | Unsur-Unsur Bangun Datar Dua titik berbeda, yaitu P dan Q, hanya dapat dilukis dengan satu ruas garis lurus. Ruas garis pada gambar di samping adalah PQ. Dua titik berbeda, yaitu titik E dan F, dapat dilukis dengan berbagai garis lengkung. Terdapat 3 garis lengkung pada gambar di samping, yaitu berwarna hijau, merah, dan biru; serta bisa diperbanyak sampai tak terhingga. Gambar di samping bukan garis lengkung melainkan gabungan dari empat ruas garis, yaitu PK, KL, LM dan MQ. Skala atau penggaris digunakan untuk menggambar ruas garis lurus dengan panjang tertentu. Panjang ruas garis di samping adalah 7 cm.
148Matematika untuk SD/MI Kelas III Ayo Beraktivitas Aktivitas 1: Mengukur Panjang Ruas Garis dengan Ukuran Tertentu Lakukan kegiatan berikut. A. Siapkan penggaris, pensil/pulpen, dan buku tulis. B. Perhatikan penjelasan berikut ini. Untuk mengukur panjang suatu benda dapat menggunakan penggaris atau meteran baju/meteran gulung. Penggaris Meteran Baju dan Meteran Gulung Saat mengukur panjang benda, kita harus memperhatikan satuan yang digunakan. Penggaris pendek ini memiliki satuan sentimeter (cm) pada satu sisi dan satuan inci pada sisi lainnya. Pada bagian satuan sentimeter terdapat garis-garis yang membagi panjang 1 cm menjadi 10 bagian kecil. Setiap bagian kecil tersebut memiliki satuan milimeter (mm). Jadi, 1 sentimeter sama dengan 10 milimeter. 10 mm = 1 cm Sentimeter 1 cm = 10 mm
149Bab 4 | Unsur-Unsur Bangun Datar Cara menggunakan penggaris untuk mengukur panjang ruas garis. C. Ukurlah panjang ruas garis berikut dan tentukan panjangnya! 1. Berapakah panjang AB ? 1. Tempatkan titik 0 (nol) penggaris tepat di bawah titik A sebagai titik awal ruas garis. Selanjutnya, perhatikan angka pada penggaris yang sejajar/tepat di bawah titik B sebagai titik akhir. Ternyata menunjukkan angka 5. Jadi, panjang ruas garis AB adalah 5 cm. Dapat ditulis AB = 5 cm. 2. Panjang ruas garis MN adalah 5 cm dan 5 mm. Dapat ditulis = 5 cm dan 5 mm. Kemudian satuan mm diubah ke dalam cm, sehingga 5 mm = 0,5 cm. Jadi, panjang ruas garis MN = 5 cm dan 0,5 cm = 5,5 cm. 3. Panjang ruas garis PQ adalah 3 cm dan 7 mm. Dapat ditulis PQ = 3 cm dan 7 mm. Setelah satuan mm diubah ke dalam cm menjadi 3 cm dan 0,7 cm = 3,7 cm. A B M N P Q
150Matematika untuk SD/MI Kelas III 2. Berapakah panjang PQ ? 3. Berapakah panjang GH ? 4. Berapakah panjang CD ? 5. Ukurlah ruas garis berikut dan tuliskan panjangnya. a) AB = _____ cm b) PQ = _____ cm c) DE = _____ cm d) MN = _____ cm e) GH = _____ cm f) CD = _____ cm A B G H C D M N P Q D E
151Bab 4 | Unsur-Unsur Bangun Datar 6. Gambarlah ruas-ruas garis dari ukuran-ukuran berikut di buku latihan kalian! a) 3 cm b) 7 cm c) 9 cm d) 8 cm e) 2 cm 9 mm f) 11,5 cm 7. Hubungkan pasangan titik yang diberikan dengan menggunakan penggaris, lalu tulis panjangnya! 8. Ukur dan tulis hasil pengukurannya! a. Berapa panjang buku Matematika kalian? b. Berapa panjang pensil kalian? c. Berapa panjang meja kalian? d. Berapa panjang penghapus kalian? AB = PQ = MN = XY = A B N M Y XP Q
152Matematika untuk SD/MI Kelas III Ayo Berlatih A. Pilih jawaban yang benar. 1. KL adalah …. a. Garis b. Ruas garis c. Sinar garis d. Kurva/garis lengkung 2. PQ adalah …. a. Garis b. Ruas garis c. Sinar garis d. Kurva/garis lengkung 3. MN adalah …. a. Garis b. Ruas garis c. Sinar garis d. Kurva/garis lengkung 4. RS adalah …. a. Garis b. Ruas garis c. Sinar garis d. Kurva/garis lengkung K L P Q M N R S
153Bab 4 | Unsur-Unsur Bangun Datar B. Jawablah setiap pertanyaan berikut! C D 1. Jika titik C dihubungkan dengan titik D, maka terbentuk ruas garis. Tulis simbol ruas garis tersebut! A B 2. AB adalah ruas garis. Berapakah panjangnya? E G F 3. Perhatikan gambar di samping. Ruas garis EF, FG, dan EG yang me- rupakan batas dari bangun tersebut masing-masing dinamakan sisi. a. Tulislah sisi-sisi pada gambar tersebut. b. Tentukan panjang setiap sisi. H G I J 4. Perhatikan gambar di samping. Ruas garis GH, HI, IJ, dan GJ yang merupakan batas dari bangun tersebut masing-masing dinamakan sisi. a. Tulislah sisi-sisi pada gambar tersebut. b. Tentukan panjang setiap sisi.
154Matematika untuk SD/MI Kelas III B. Sudut Pada Bidang Datar 1. Membandingkan Sudut Ayo Mengamati Bandingkan enam gambar di atas. Manakah sudut yang paling besar? Manakah sudut yang paling kecil? Sudut dapat terbentuk ketika dua garis berpotongan pada satu titik. Garis Garis Sudut Garis Garis Sudut a. d. b. e. c. f. Sudut
155Bab 4 | Unsur-Unsur Bangun Datar Ayo Beraktivitas Aktivitas 2: Membandingkan Sudut Lakukan kegiatan berikut. 1. Bentuklah kelompok yang beranggotakan 4 orang. 2. Potong dua lembar kertas karton. 3. Gabungkan dengan pengait untuk membentuk sepasang strip sudut. 4. Selanjutnya, kalian dapat membentuk sudut yang berbeda dengan memutar salah satu potongan karton. Pengait
156Matematika untuk SD/MI Kelas III 5. Membentuk sudut dengan sepasang strip. Bagaimana caranya agar terbentuk sudut yang lebih besar? Bagaimana caranya agar terbentuk sudut yang lebih kecil? 6. Gunakan sepasang strip sudut untuk mengukur sudut yang terbentuk pada gambar a, b, c, d, e, dan f. 7. Urutkan sudut-sudut pada gambar a, b, c, d, e, dan f tersebut dari yang terkecil. Ayo Berpikir 1. Gambar di atas berbentuk segitiga. Memiliki 3 sisi dan 3 sudut. Tentukan dua sudut lainnya! Sudut
157Bab 4 | Unsur-Unsur Bangun Datar 2. Berikut adalah beberapa contoh sudut yang ada di sekitar kalian. a. Carilah tiga sudut lagi di sekitar kalian. b. Gunakan strip sudut kalian untuk membandingkan sudut. 3. Berapa banyak sisi dan sudut yang dimiliki masing-masing bangun? Gambar Banyaknya sisi …. …. …. …. Banyaknya sudut …. …. …. …. 4. Alfa menggunakan karet gelang untuk membentuk bangun di papan paku (geoboard). Berapa banyak sisi dan sudut yang dimiliki masing-masing bangun tersebut?
158Matematika untuk SD/MI Kelas III 5. Gunakan karet gelang untuk membentuk bangun dengan hanya 5 sudut pada papan paku (geoboard). 2. Membentuk Sudut Siku-siku Ayo Beraktivitas Aktivitas 3: Membentuk Sudut Siku-siku Lakukan kegiatan berikut. 1. Siapkan secarik kertas/kertas origami, sepasang strip sudut. 2. Lipat secarik kertas seperti gambar di bawah ini. Sudut ini adalah sudut istimewa. Selanjutnya dinamakan sudut siku-siku. Ayo Berpikir 1. Lihat sekeliling kalian. a. Dapatkah kalian menemukan sudut siku-siku di sekitar kalian? b. Bagaimanakah cara kalian memeriksa bahwa yang kalian temukan itu sudut siku-siku? Sudut
159Bab 4 | Unsur-Unsur Bangun Datar 2. Gunakan untuk membentuk: a. Sudut yang lebih kecil dari sudut siku-siku. b. Sudut yang lebih besar dari sudut siku-siku. c. Bagaimanakah cara kalian memeriksa bahwa kalian telah membentuk sudut dengan benar? 3. Temukan benda-benda berikut di rumah kalian. Berapa banyak sudut siku-siku yang dapat kalian temukan pada setiap benda ini? 4. Perhatikan bentuk-bentuk di bawah ini.
160Matematika untuk SD/MI Kelas III a. Berapa banyak sudut siku-siku yang dapat kalian temukan pada setiap bentuk? Gunakan sudut siku-siku yang telah kalian buat untuk memeriksa jawaban kalian. b. Manakah dari bentuk-bentuk di atas yang memiliki sudut lebih besar dari sudut siku-siku? c. Manakah dari bentuk-bentuk di atas yang hanya memiliki satu sudut yang lebih kecil dari sudut siku-siku? 5. Jawablah pertanyaan berikut. a. Alen menggunakan karet gelang untuk membentuk berbagai bentuk pada papan paku (geoboard). Berapa banyak sudut yang dimiliki setiap bentuk? Berapakah jumlah sudut yang merupakan sudut siku-siku? b. Dapatkah kalian membentuk bangun yang tepat memiliki 3 sisi dan 3 sudut siku-siku? G H I J
161Bab 4 | Unsur-Unsur Bangun Datar Jika kalian bisa, tunjukkan bagaimana cara melakukannya. Catatan: • Sudut terbentuk ketika dua garis berpotongan pada satu titik. • Kita dapat membandingkan ukuran sudut dengan meng- gunakan strip sudut. • Kita dapat menggunakan kertas yang dilipat untuk memeriksa sudut siku-siku.
162Matematika untuk SD/MI Kelas III Ayo Beraktivitas Aktivitas 4: Ayo Bermain Teka-Teki Lakukan kegiatan berikut. 1. Bentuk kelompok yang beranggotakan 2 orang. 2. Gambarlah persegi di atas kertas berpetak dan guntinglah persegi tersebut. 3. Potong persegi menjadi empat segitiga. Tandai sudut siku-siku di setiap segitiga. 4. Gunakan dua segitiga untuk membuat: a. Sebuah persegi. Ada berapa sudut siku-siku pada persegi? b. Segitiga yang lain. c. Bangun datar dengan 4 sisi, tetapi tidak terdapat sudut siku-siku. 5. Gunakan tiga segitiga untuk membuat bentuk dengan ciri-ciri berikut. a. Empat sisi, tetapi tidak terdapat sudut siku-siku. b. Empat sisi dan 2 sudut siku-siku. c. Lima sisi dan 2 sudut siku-siku.
163Bab 4 | Unsur-Unsur Bangun Datar 6. Gunakan 4 segitiga untuk membuat: a. Sebuah segitiga dengan 1 sudut siku-siku. b. Bangun datar dengan 4 sisi dan 4 sudut siku-siku. Bangun apakah yang terbentuk? c. Dua bangun berbeda, masing-masing 4 sisi dan tidak terdapat sudut siku-siku. d. Bangun datar dengan 6 sisi dan 3 sudut siku-siku. 3. Mengukur Sudut Ayo Mengamati a. Mengukur Sudut dengan Ukuran Tidak Baku Pada gambar di samping, dua sinar OA dan OB bertemu di titik O. Jadi, sebuah sudut terbentuk di O. Sudut tersebut dinamakan sebagai AOB atau ∠BOA. Titik O disebut titik sudut dan sinar-sinar OA dan OB disebut kaki. Simbol ∠ menunjukkan sudut. Untuk memberi nama sudut, menggunakan huruf kapital digunakan dengan simpul di tengah.
164Matematika untuk SD/MI Kelas III Perhatikan kembali ∠AOB di atas, yaitu Misalnya kita memiliki satuan sudut yang tidak baku seperti di bawah ini. Untuk menentukan banyaknya satuan sudut pada ∠AOB di atas dapat dilakukan dengan menempatkan satuan sudut pada ∠AOB sebagai berikut. Berdasarkan gambar di atas dapat dikatakan ukuran ∠AOB = 3 satuan sudut, karena banyaknya satuan sudut pada ∠AOB sama dengan 3 satuan sudut. Perhatikan jika satuan sudut yang digunakan seperti di bawah ini.
165Bab 4 | Unsur-Unsur Bangun Datar Untuk menentukan banyaknya satuan sudut pada ∠AOB dapat dilakukan dengan menempatkan satuan sudut pada ∠AOB sebagai berikut. Berdasarkan gambar di atas dapat dikatakan ukuran ∠AOB = 6 satuan sudut, karena banyaknya satuan sudut pada ∠AOB sama dengan 6 satuan sudut. Sudut yang sama, yaitu ∠AOB, ukurannya menjadi berbeda jika diukur dengan satuan sudut yang berbeda. Jadi, sudut yang sama ukurannya menjadi berbeda jika diukur menggunakan satuan sudut yang berbeda. b. Mengukur Sudut dengan Ukuran Baku Pada gambar di bawah terdapat sudut AOB dengan 3 macam ukuran. OA dan OB berimpit satu sama lain. Ada sudut yang terbentuk, yaitu ∠AOB dengan ukuran 0o. Selanjutnya ditulis: ukuran ∠AOB = 00. OB diputar sedikit dan sudut ∠AOB terbentuk. OB diputar sedikit lagi dan sudut ∠AOB yang lebih besar terbentuk.
166Matematika untuk SD/MI Kelas III Mengukur sudut adalah ukuran sebanyak rotasi OB terhadap OA. Kita dapat menggunakan busur derajat untuk mengukur sudut. Cara Mengukur Sudut • Letakkan bagian tengah busur derajat di titik O. • Sesuaikan salah satu kaki sudut, misalnya OA, pada garis nol atau garis dasar busur derajat. • Baca sudut yang ditunjukkan oleh kaki sudut lainnya, yaitu OB. Pada gambar di atas terlihat, ukuran ∠AOB = 30°. Jika lingkaran dibagi menjadi 360 bagian yang sama, maka besarnya sudut yang diwakili oleh setiap bagian di tengah adalah 1º.
167Bab 4 | Unsur-Unsur Bangun Datar c. Menggambar Sudut dengan Ukuran Tertentu d. Jenis-jenis Sudut Sudut diklasifikasikan berdasarkan ukurannya, membandingkan dengan 90º dan 180º. Contoh: Menggambar sudut dengan ukuran 50º. Langkah-langkahnya sebagai berikut. • Gambarlah sebuah ruas garis, katakanlah AB. • Sesuaikan busur derajat dengan titik sudutnya pada salah satu ujung A dan garis nolnya pada AB. • Tandai titik C yang sesuai dengan 50º dari busur derajat. • Lepas busur derajat dan hubung- kan A dan C dengan menggunakan penggaris. • Jadi, ukuran ∠BAC = 50º terbentuk. 1) Sudut Siku-siku Sudut yang ukurannya tepat 90º disebut sudut siku-siku. Pada gambar di samping ukuran ∠AOB = 90º, sehingga ∠AOB adalah sudut siku- siku. Kaki sudut OA dan OB saling tegak lurus.
168Matematika untuk SD/MI Kelas III 3) Sudut Lancip Sudut yang ukurannya lebih dari 0º dan kurang dari 90º disebut sudut lancip. Pada gambar di bawah, ukuran ∠AOB, ∠PQR, dan ∠XYZ semuanya kurang dari 90º. Tiga sudut tersebut masing- masing adalah sudut lancip. 4) Sudut Tumpul Sudut yang ukurannya lebih dari 90º dan kurang dari 180º disebut sudut tumpul. Pada gambar di bawah, ∠AOB dan ∠PQR adalah sudut tumpul. 2) Sudut Lurus Sudut yang ukurannya tepat 180º (dua kali sudut siku-siku) disebut sudut lurus. Pada gambar di samping ukuran ∠AOB = 180º, sehingga ∠AOB adalah sudut lurus. Kaki sudut OA dan OB membentuk garis (lurus).
169Bab 4 | Unsur-Unsur Bangun Datar 5) Sudut Refleks Sudut yang ukurannya lebih dari 180º dan kurang dari 360o disebut sudut refleks. Gambar di bawah menunjukkan sudut 300º, lebih dari 180º dan kurang dari 360o. Sudut ini disebut sudut refleks. Cara Menggambar Sudut Refleks Busur derajat digunakan untuk mengukur dan menggambar sudut berukuran 0o hingga 180º. Busur derajat juga dapat digunakan untuk mengukur dan menggambar sudut refleks. Caranya dengan menggambar atau mengukur terlebih dahulu sudut lancip atau tumpul yang sesuai dan sudut yang tersisa adalah sudut refleksnya. Jika ∠AOB adalah sudut refleks, ukuran sudut lancip atau tumpul yang bersesuaian = 360º - ukuran sudut refleks ∠AOB. Jika ∠AOB adalah sudut lancip atau sudut tumpul, maka ukuran sudut refleks yang bersesuaian = 360º – ukuran sudut lancip atau sudut tumpul ∠AOB. Contoh: 1) Diketahui ukuran sudut refleks adalah 300º. Tentukan ukuran sudut lancip atau sudut tumpulnya. Jawab: 360º – 300º = 60º. 2) Diketahui ukuran sudut tumpul adalah 130º. Tentukan ukuran sudut refleksnya. Jawab: 360º – 130º = 230º. Lebih jelas bila dilihat pada gambar di bawah ini.
170Matematika untuk SD/MI Kelas III Ayo Berlatih 1. Nyatakan besar sudut yang ditunjukkan busur derajat. a. ∠AOB = ......... b. ∠XOY = ......... atau ∠YOX = ......... c. ∠XOW = ......... atau ∠WOX = ......... d. ∠MON = ......... atau ∠NOM = ......... e. ∠POR = ......... atau ∠ROP = .........
171Bab 4 | Unsur-Unsur Bangun Datar 2. Sebutkan sudut-sudutnya. Tuliskan titik sudut dan kakinya. a. .................................................... b. .................................................... c. .................................................... d. .................................................... e. .................................................... f. .................................................... M O N Y X Z A B C O L K o C D P Q R
172Matematika untuk SD/MI Kelas III 3. Sebutkan nama sudut-sudut berikut. Tuliskan ukuran dan jenisnya. a. .................................................... b. .................................................... c. .................................................... d. .................................................... e. .................................................... f. .................................................... 4. Gambarlah sudut-sudut berikut menggunakan busur derajat di buku latihan kalian. a. 30° b. 70° c. 90° d. 135° e. 45° f. 80° g. 100° h. 120° i. 150° j. 165° R Q P R S T O M N AB O M L K E F G
173Bab 4 | Unsur-Unsur Bangun Datar 5. Kelompokkan sudut-sudut berikut ini sebagai sudut siku-siku, sudut lancip, sudut tumpul, sudut lurus, dan sudut refleks. a. 120° b. 90° c. 180° d. 270° e. 70° f. 100° g. 90° h. 130° i. 200° j. 89° k. 150° l. 225° Sudut siku-siku : ………………………………………………………………………… Sudut lancip : ………………………………………………………………………… Sudut tumpul : ………………………………………………………………………… Sudut lurus : ………………………………………………………………………… Sudut refleks : ………………………………………………………………………… C. Garis-Garis Tegak Lurus dan Garis-Garis Sejajar Ayo Mengamati
174Matematika untuk SD/MI Kelas III Garis-garis putih tidak bertemu/berpotongan. Dapatkah kalian menemukan garis-garis lain yang seperti itu? Garis kuning bertemu/berpotongan dengan garis biru. Dapat-kah kalian menemukan garis-garis lain yang seperti itu? 1. Garis-garis Tegak Lurus Untuk setiap pasangan garis di bawah ini, perhatikan bagaimana garis-garis tersebut di kertas berpetak? Garis-garis putih yang tidak bertemu/ berpotongan adalah garis sejajar. Garis kuning dan garis biru yang bertemu/berpotongan membentuk sudut siku-siku adalah garis tegak lurus.
175Bab 4 | Unsur-Unsur Bangun Datar Garis-garis bertemu/berpotongan membentuk sudut siku-siku adalah garis-garis tegak lurus.
176Matematika untuk SD/MI Kelas III Pasangan garis di atas tidak tegak lurus. Mengapa? Kita beri tanda untuk sudut siku-siku seperti di bawah ini. Carilah contoh garis tegak lurus di sekitar kalian. AB bertemu BC pada sudut siku-siku. AB dan BC adalah garis tegak lurus. AB tegak lurus BC. Kita tulis AB BC. DE bertemu FG pada sudut siku-siku. DE dan FG adalah garis tegak lurus. DE tegak lurus FG. Kita tulis DE FG.
177Bab 4 | Unsur-Unsur Bangun Datar Ayo Beraktivitas Aktivitas 5: Membuat Garis Sejajar dan Tegak Lurus dengan Melipat Lakukan kegiatan berikut. 1. Siapkan pensil/pulpen, penggaris, dan kertas berpetak. 2. Lipat ujung kertas pada bagian dari Q hingga bertemu di sisi SR seperti yang ditunjukkan pada gambar berikut. 3. Buka lipatan dan gambarlah bekas lipatan dengan warna merah. Kemudian lipat sudut R hingga bertemu dengan sisi PQ seperti pada gambar berikut. 1 2
178Matematika untuk SD/MI Kelas III 4. Buka lipatan dan gambarlah bekas lipatan dengan warna biru. a. Apa yang kalian lihat tentang kedua garis lipatan? b. Di mana kedua garis bertemu? c. Sudut apa yang terbentuk dari kedua garis lipatan itu? d. Bagaimana cara memastikan kebenaran jawaban kalian? 5. Lipat ujung kertas bagian P hingga bertemu di sisi SR seperti yang ditunjukkan pada gambar berikut.
179Bab 4 | Unsur-Unsur Bangun Datar 6. Buka lipatan dan gambarlah bekas lipatan dengan warna hijau. a. Manakah yang merupakan garis-garis sejajar? b. Apakah garis-garis sejajar bertemu? 7. Lipat ujung kertas bagian S hingga bertemu di sisi PQ seperti yang ditunjukkan pada gambar berikut. 8. Buka lipatan dan gambarlah bekas lipatan dengan warna kuning.
180Matematika untuk SD/MI Kelas III a. Apa yang kalian lihat tentang kedua gambar garis lipatan? b. Berapa pasang garis sejajar yang terbentuk dari garis-garis bekas lipatan tersebut? c. Pasangan-pasangan garis sejajar bertemu membentuk bangun di tengah kertas berpetak. Apa nama bangun yang terbentuk? Ayo Mengamati 1. Manakah dari pasangan garis berikut yang tegak lurus? Gunakan kertas terlipat untuk memeriksa garis tegak lurus. a. b. c. d.
181Bab 4 | Unsur-Unsur Bangun Datar 2. Beri nama pasangan garis tegak lurus untuk gambar berikut ini. Gunakan selembar kertas terlipat untuk memeriksa garis tegak lurus tersebut. e. f. g. h. a. b.
182Matematika untuk SD/MI Kelas III 2. Garis-Garis Sejajar Perhatikan gambar pasangan garis pada kertas berpetak berikut. Periksa dengan menghitung petak persegi untuk melihat bahwa setiap pasang garis ditarik pada jarak yang sama. Dua garis yang ditarik pada jarak yang sama (tidak berpotongan) adalah garis sejajar. c. d.
183Bab 4 | Unsur-Unsur Bangun Datar Dua pasang garis di atas bukanlah garis sejajar. Mengapa? Anak panah digunakan untuk menunjukkan bahwa garis-garisnya sejajar. Selanjutnya, cari contoh garis paralel di sekitar kalian. AB sejajar CD. Ditulis AB // CD. EF sejajar GH. Ditulis EF // GH.
184Matematika untuk SD/MI Kelas III Catatan: • Ketika dua garis berpotongan atau bertemu satu sama lain membentuk sudut siku-siku, dinamakan garis tegak lurus. Kita dapat menggunakan selembar kertas yang dilipat untuk mencari garis tegak lurus. PQ dan RS adalah garis tegak lurus, dapat ditulis PQ RS. KL dan MN adalah garis tegak lurus, dapat ditulis KL MN. AB dan CD adalah garis tidak tegak lurus. XY dan YZ adalah garis tegak lurus, dapat ditulis XY YZ
185Bab 4 | Unsur-Unsur Bangun Datar Garis-garis sejajar tidak akan pernah bertemu satu sama lain. E dan G terpisah 1 persegi/petak. F dan H juga terpisah 1 persegi/petak. EF dan GH adalah garis sejajar. EF // GH. K dan M terpisah 2 persegi/petak. L dan N juga terpisah 2 persegi/petak KL dan MN adalah garis sejajar. KL // MN. P dan R terpisah 2 persegi/petak. Q dan S terpisah 4 persegi/petak PQ dan RS bukan garis-garis sejajar.
186Matematika untuk SD/MI Kelas III Ayo Berlatih 1. Manakah dari pasangan garis berikut yang sejajar? a. b. c. d. e. f.
187Bab 4 | Unsur-Unsur Bangun Datar 2. Beri nama pasangan garis sejajar pada gambar berikut. a. c. b. d.
188Matematika untuk SD/MI Kelas III 3. Perhatikan huruf-huruf berikut ini. a. Huruf manakah yang memiliki ruas garis tegak lurus? b. Huruf manakah yang hanya memiliki sepasang garis sejajar? c. Huruf manakah yang hanya memiliki satu pasang garis sejajar dan dua pasang garis tegak lurus? d. Huruf manakah yang memiliki garis tegak lurus, tetapi tidak memiliki garis sejajar? e. Gunakan panah untuk menandai garis sejajar yang terdapat pada huruf E. Tandai pasangan garis sejajar yang berbeda menggunakan: atau
189Bab 4 | Unsur-Unsur Bangun Datar 3. Bangun Datar Sederhana Ayo Mengingat Suatu bangun datar yang dibatasi oleh tiga sisi disebut segitiga. Tiga batang pensil yang dihubungkan setiap ujungnya akan membentuk segitiga. Segitiga dibatasi oleh tiga ruas garis atau tiga sisi. Ruas garis AB, BC, dan AC adalah tiga sisi segitiga, yaitu sisi AB, BC, dan AC. Segitiga memiliki tiga sudut, yaitu sudut A, sudut B, dan sudut C. Titik-titik A, B, dan C adalah tiga titik sudut. A BC Setidaknya diperlukan tiga ruas garis untuk membentuk suatu daerah tertutup.
190Matematika untuk SD/MI Kelas III Empat batang pensil yang dihubungkan setiap ujungnya dapat membentuk persegi panjang. Gambar segi empat ABCD memiliki 4 sudut, yaitu sudut A, sudut B, sudut C, dan sudut D serta memiliki 4 sisi, yaitu AB, BC, CD, dan AD. Gambar ABCD adalah persegi panjang. Empat batang korek api yang sama panjang yang dihubungkan setiap ujungnya dapat membentuk gambar berikut. Gambar segi empat PQRS memiliki 4 sudut, yaitu sudut P, sudut Q, sudut R, dan sudut S serta memiliki 4 sisi, yaitu sisi PQ, sisi QR, sisi RS, dan sisi PS. Gambar PQRS adalah persegi. A B D C P S Q R