Laporan laboratorium Prakom ini disusun oleh Dewi Putri Mirnasari, S.Kom, Pranata Komputer Ahli Pertama di Kejaksaan Negeri Kabupaten Banjar, sebagai bagian dari Pelatihan Fungsional Penguatan Pranata Komputer Kategori Keahlian Batch 2 Angkatan 3 tahun 2026 yang diselenggarakan Kejaksaan Agung RI bekerja sama dengan Badan Pusat Statistik. Laporan mencakup tiga kegiatan utama yang dilaksanakan…
Laporan laboratorium Prakom ini disusun oleh Dewi Putri Mirnasari, S.Kom, Pranata Komputer Ahli Pertama di Kejaksaan Negeri Kabupaten Banjar. Dokumen ini merupakan bagian dari Pelatihan Fungsional Penguatan Pranata Komputer Kategori Keahlian Batch 2 Angkatan 3 tahun 2026 yang diselenggarakan Kejaksaan Agung RI bekerja sama dengan Badan Pusat Statistik. Laporan ditujukan untuk peserta pelatihan, coach, dan penguji.
Laporan mencakup tiga kegiatan utama yang dilaksanakan selama 15 hari kerja, 5 hingga 23 September 2026, di Kantor Kejari Kabupaten Banjar. Kegiatan pertama adalah Deteksi dan Perbaikan Infrastruktur TI (II.B.12), meliputi monitoring lalu lintas dan bandwidth dengan UniFi/Ubiquiti, pemeriksaan perangkat, troubleshooting konfigurasi dan fisik, serta uji konektivitas menggunakan ping, traceroute, dan speedtest.
Kegiatan kedua adalah Backup Data Server CMS (I.C.39), yang mencakup penyusunan jadwal backup, ekspor database dan berkas CMS, pelabelan folder per tanggal-waktu, pembuatan hash SHA-256 untuk validasi integritas, pemindahan ke external storage, serta pelaporan ke Kejati dan Pusat melalui SIPEDE.
Kegiatan ketiga adalah Editing Objek Multimedia Kompleks (III.C.7), meliputi pengumpulan aset gambar, audio, dan video, pengolahan dan penggabungan elemen menggunakan Canva, Photoshop, Premiere Pro, atau After Effects, serta publikasi di akun media sosial resmi Kejari Kabupaten Banjar.
Laporan ini juga menyajikan dampak dari setiap kegiatan, seperti operasional lancar dengan downtime minimal, keamanan data dengan recovery cepat, dan peningkatan keterbukaan informasi publik. Kendala yang diidentifikasi antara lain gangguan jaringan/server, ukuran database yang membesar, dan kerusakan Access Point akibat korsleting listrik.
Rencana tindak lanjut meliputi penerapan QoS dan firewall filtering, monitoring, otomatisasi skrip backup dan verifikasi checksum di jam off-peak, serta usulan NAS atau cloud off-site untuk strategi backup 3-2-1. Laporan ditutup dengan sesi coaching dan ujian pada 30 September 2026.