Warta Jemaat ini adalah buletin mingguan Gereja Misi Injili Indonesia (GMII) Jemaat Tasik Tiberias Pontianak untuk tanggal 1 November 2026. Diterbitkan untuk jemaat dan pengunjung gereja. Edisi ini mengusung tema 'Bukan Pilihan Tapi Tanggung Jawab' berdasarkan 1 Korintus 9:16-19. Memuat jadwal ibadah umum pukul 08.00 WIB dan ibadah cabang Sadong pukul 09.00 WIB, lengkap dengan nama pelayan…
Warta Jemaat ini adalah buletin mingguan Gereja Misi Injili Indonesia (GMII) Jemaat Tasik Tiberias Pontianak edisi 1 November 2026. Diterbitkan untuk jemaat dan pengunjung gereja yang berlokasi di Jl. WR. Supratman Gg. Swadaya, belakang SMAN 3 Pontianak.
Edisi ini mengusung tema tahunan GMII 2026 'Iman Teguh di Tengah Dunia' (1 Yohanes 5:4-5) dan tema mingguan 'Bukan Pilihan Tapi Tanggung Jawab' dari 1 Korintus 9:16-19. Memuat jadwal ibadah umum pukul 08.00 WIB untuk Minggu 1 dan 8 November 2026, lengkap dengan nama pengkhotbah, liturgos, singer, pemusik, dan penanggung jawab.
Terdapat jadwal pelayanan cabang Jemaat Sadong pukul 09.00 WIB, kebaktian rumah tangga pukul 19.00 WIB, persekutuan pemuda pukul 18.30 WIB, serta pelayanan PKP dan PKL. Laporan keuangan per 25 Oktober 2026 disertakan.
Pengumuman mencakup ucapan terima kasih kepada pelayan hari ini, persembahan misi dan kantor sinode, serta ajakan mendukung pengadaan TV panggung gereja ukuran 80/85 inci dengan kebutuhan dana Rp36.000.000 (terkumpul Rp8.125.000, kekurangan Rp27.875.000) melalui rekening Bank BCA a.n. Ir. Melthina T. Syahailatua.
Bagian doa syafaat berisi ucapan syukur atas pelayanan sepekan dan pokok doa untuk pemberitaan firman, kesehatan jemaat, pendidikan anak, panitia pembangunan, pelayanan keluarga pendeta, pembangunan pastori dan asrama, kondisi cuaca Kalimantan khususnya Pontianak, serta doa untuk pelayanan cabang Sadong dan Mempawah.
Informasi jemaat meliputi ucapan selamat ulang tahun untuk Bapak T. Tambunan (3 November, 68 tahun) dan Sdr Yeriasa (6 November, 40 tahun) dengan kutipan Mazmur 62:8, daftar keluarga yang didoakan, jemaat yang sakit (Opung T. Tambunan, Sdr. Tigor Pakpahan), dan jemaat dalam masa pemulihan (Ibu Arni Nimoi, Ibu Juliana, Bpk dan Ibu Sutek P. Mulih, Ibu Aon).