IPAS Kelas V SD E-Modul FASE C KELAS V Disusun Oleh: Laila Alfi Sahri Lubis 2550600025 UIN SYAHADA Padangsidimpuan SD Negeri 200212 Padangsidimpuan Belajar – Mengamati – Menganalisis – Peduli Ekosistem yang Seimbang
Nama : Laila Alfi Sahri Lubis NIM : 2550600025 Program Studi : Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas : Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas : Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan Email : lailaalfi79@gmail.com Motto : “Terus belajar, terus berkembang, dan terus bermanfaat.”
Puji syukur penulis panjatkan ke hadirat Allah SWT karena atas rahmat dan karunia-Nya penulis dapat menyelesaikan e-modul interaktif berbasis AIR (Auditory, Intellectually, Repetition) pada mata pelajaran IPAS materi “Harmoni dalam Ekosistem” ini dapat diselesaikan dengan baik. E-modul ini disusun untuk membantu peserta didik kelas V SD memahami hubungan antarmakhluk hidup dalam ekosistem melalui pembelajaran yang menarik, interaktif, dan menyenangkan. Model AIR digunakan agar peserta didik dapat belajar melalui kegiatan mendengar dan menyimak (Auditory), berpikir dan menganalisis (Intellectually), serta pengulangan melalui latihan dan refleksi (Repetition). Penulis berharap e-modul ini dapat membantu peserta didik memahami materi ekosistem dengan lebih mudah serta meningkatkan hasil belajar dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Penulis mengharapkan kritik dan saran yang membangun demi perbaikan e-modul ini di masa yang akan datang. Semoga e-modul ini dapat memberikan manfaat bagi peserta didik, pendidik, dan pembaca. Padangsidimpuan, 2026
DAFTAR ISI Cover Biodata Penulis Kata Pengantar Capaian Pembelajaran Tujuan Pembelajaran Petunjuk Penggunaan E-Modul Daftar Isi Pembelajaran Berbasis AIR
DAFTAR ISI Menu Pertanyaan Esensial Memakan dan Dimakan Rantai Makanan & Jaring-jaring Makanan Soal Latihan dan Proyek Glosarium Ekosistem yang Harmonis Keseimbangan & Peran Manusia Transfer Energi dalam Ekosistem Alur Energi & Piramida Makanan Penutup Topik A Topik B Topik C Daftar Pustaka
1. Bacalah tujuan pembelajaran terlebih dahulu. 2. Ikuti kegiatan secara berurutan. 3. Dengarkan audio/video yang tersedia. 4. Kerjakan aktivitas dan kuis interaktif. 5. Bacalah rangkuman pada akhir materi.
Tujuan Pembelajaran 1. Menganalisis hubungan antarmakhluk hidup pada suatu ekosistem dalam bentuk jaring-jaring makanan. 2. Mendeskripsikan proses transformasi antarmakhluk hidup dalam suatu ekosistem. 3. Mendeskripsikan bagaimana transformasi energi dalam suatu ekosistem berperan penting dalam menjaga keseimbangan alam.
Pada akhir pembelajaran, peserta didik mampu memahami hubungan antarmakhluk hidup dalam suatu ekosistem melalui rantai makanan dan jaring-jaring makanan. Peserta didik juga mampu menjelaskan proses transfer energi, peran setiap komponen ekosistem, serta pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem melalui berbagai aktivitas pengamatan, analisis, dan proyek sederhana. Capaian Pembelajara n
MENGENAL METODE PEMBELAJARAN AIR Auditory Belajar melalui pendengaran — mendengarkan penjelasan, diskusi, yel-yel, dan tanya jawab lisan tentang ekosistem. Intellectually Belajar melalui berpikir aktif — menganalisis rantai makanan, memecahkan masalah ekosistem.. Repetition Belajar melalui pengulangan — latihan soal, refleksi, kuis, dan review berkala untuk memperkuat ingatan. Ketiga elemen ini saling melengkapi untuk pembelajaran yang bermakna dan menyenangkan!
Topik A Topik B Topik C A.1 Rantai Makanan A.2 Jaring-jaring Makanan B.1 Alur Transfer Energi B.2 Piramida Makanan C.1 — Keseimbangan Ekosistem C.2 — Penyebab Ketidakseimbangan Ekosistem C.3 — Analisis Kasus: Ekosistem Sawah C.4 — Peran Manusia dalam Menjaga Ekosistem Refleksi A Refleksi B Refleksi C
Pertanyaan Esensial 1. Bagaimana makhluk hidup dalam satu ekosistem berkaitan satu dengan lainnya? 2. Bagaimana makhluk hidup pada suatu ekosistem mendapatkan energi? 3. Bagaimana hubungan antara tanaman dan hewan dalam satu ekosistem?
Topik A Topik C Semua makhluk hidup membutuhkan energi untuk tetap hidup. Oleh karena itu, kita membutuhkan makanan. Tanpa makanan, manusia tidak akan mendapatkan energi untuk beraktivitas. Manusia mendapatkan makanan dengan mengolah bahan-bahan makanan yang ada di alam. A.1 Rantai Makanan Dalam sebuah ekosistem, makhluk hidup bisa menjadi sumber energi untuk makhluk hidup lainnya. Sumber energi berarti sumber makanan. Hubungan makan dan dimakan antarmakhluk hidup ini disebut rantai makanan ><
Topik A 🌿 Rumput PRODUSEN → → 🐇 KONSUMEN 1 Kelinci 🦅 Elang KONSUMEN 2 ⚠️Tanda panah dalam rantai makanan menunjukkan arah aliran energi — dari makhluk hidup yang dimakan ke makhluk hidup yang memakan. → → >< ♻️ Siklus Rantai Makanan Ketika makhluk hidup mati, bangkainya akan membusuk dan diuraikan oleh dekomposer (bakteri, jamur, cacing tanah). Hasil penguraian bercampur dengan tanah membentuk humus yang menyuburkan tanah, sehingga tumbuhan bisa tumbuh kembali — siklus pun terus berputar!
👥Peran Makhluk Hidup dalam Rantai Makanan 🌿 Produsen Tumbuhan yang menghasilkan makanan sendiri melalui fotosintesis. Menggunakan energi cahaya Matahari. Sumber energi utama. Contoh: padi, rumput, pohon, ganggang 🐇 Konsumen Tingkat 1 Herbivora — makhluk hidup yang memakan tumbuhan. Populasinya paling besar setelah produsen. Contoh: kelinci, belalang, tikus, sapi 🐍 Konsumen Tingkat 2 Karnivora / Omnivora — memakan konsumen tingkat 1. Contoh: ular, katak, laba-laba, rubah 🦅 Konsumen Tingkat 3 Predator Puncak — memakan konsumen tingkat 2. Populasi paling sedikit di alam. Contoh: elang, harimau, buaya 🍄 Dekomposer Menguraikan sisa makhluk hidup mati menjadi humus yang menyuburkan tanah. Contoh: bakteri, jamur, cacing tanah ☀️Matahari Sumber energi utama seluruh ekosistem. Energi matahari ditangkap oleh produsen melalui fotosintesis. Topik A ><
🌍Contoh Rantai Makanan di Berbagai Ekosistem 🌱 Ekosistem Kebun (Darat) 🌿 Tanaman PRODUSE N → 🦗 Belalang K.1 → 🕷️ Laba- laba K.2 → 🐦 Burun g K.3 🌊 Ekosistem Laut → → → → → 🌱 Fitoplankton PRODUSEN 🦐 Zooplankton K.1 🐟 Ikan Kecil K.2 🦅 Pelikan K.3 🍂 Ekosistem Hutan — Rantai Dekomposer 🍂 Daun Mati Cacing Tanah K.1 🐦 Burung K.2 Topik A ><
A.2 Jaring-jaring Makanan 🔗 Rantai Makanan ❑ Satu jalur makan-dimakan ❑ Sederhana dan lurus ❑ Satu peran tiap makhluk hidup ❑ Tidak mencerminkan kondisi nyata di alam Contoh: Rumput → Kelinci → Elang 🕸️ Jaring-jaring Makanan ❑ Banyak jalur saling berkaitan ❑ Kompleks, lebih mendekati kondisi nyata ❑ Satu hewan bisa berada di banyak rantai ❑ Satu hewan bisa berperan berbeda-beda Kumpulan rantai makanan yang saling berkaitan dalam satu ekosistem Topik A ><
🌸 Contoh Jaring-jaring Makanan Makhluk Hidup Peran Dimakan Oleh 🌸 Bunga Produsen Kupu-kupu dan Semut 🦋 Kupu-kupu Konsumen 1 Laba-laba 🐜 Semut Konsumen 1 Kumbang & Laba-laba 🕷️ Laba-laba Konsumen 2 atau 3 Predator puncak dalam contoh ini Perhatikan! Laba-laba bisa berperan sebagai Konsumen 2 (makan Kupu- kupu) SEKALIGUS Konsumen 3 (makan Kumbang yang makan Semut). Inilah yang membedakan jaring-jaring dari rantai makanan! Topik A ><
Untuk Lebih Jelasnya Mari Simak Video Berikut Ini! ><
Mari Refleksikan -Topik A Bagaimana Makhluk Hidup pada suatu ekosistem mendapatkan energi? A. Dengan tidur sepanjang hari B. Dari makanan yang dimakan atau cahaya matahari C. Dari tanah saja D. Dari udara tanpa bantuan apa pun Apa yang dimaksud dengan rantai makanan? A. Hubungan antara makhluk hidup dan tempat tinggalnya B. Perpindahan energi dari satu makhluk hidup ke makhluk hidup lain melalui proses makan dan dimakan C. Kumpulan tumbuhan di hutan D. Proses hewan berkembang biak Apa saja peran makhluk hidup dalam rantai makanan? A. Produsen, konsumen, dan pengurai B. Pemangsa dan tumbuhan saja C. Hewan liar dan hewan jinak D. Air, tanah, dan udaraerkembang biak Apa perbedaan rantai makanan dan jaring-jaring makanan? A. Rantai makanan lebih rumit dibanding jaring-jaring makanan B. Jaring-jaring makanan hanya terjadi di laut C. Rantai makanan menunjukkan satu jalur makan, sedangkan jaring-jaring makanan terdiri atas banyak hubungan makan D. Tidak ada perbedaan antara keduanya >< ✅ ❌ ✅ ❌ ✅ ❌ ✅ ❌
Topik CTopik BTopik A B.1 — Alur Transfer Energi Semua energi dalam ekosistem bermula dari Matahari. Hewan dan manusia sangat bergantung pada tumbuhan sebagai sumber energi — ada yang langsung (herbivora), ada yang tidak langsung (karnivora). ☀️ → → → → 🌿 🐇 🦅 🍄 Matahari Tumbuhan Herbivora Karnivora Dekomposer 💡 FAKTA ILMIAH: Para saintis memperkirakan setiap makhluk hidup menggunakan 90% energinya untuk beraktivitas dan hanya menyimpan 10% dalam tubuhnya. Itulah mengapa semakin ke atas rantai makanan, jumlah hewan semakin SEDIKIT — energi yang ><
Topik B B.2 — Piramida MakananPiramida makanan menggambarkan hubungan makan-dimakan antarmakhluk hidup sekaligus menunjukkan banyak energi yang tersedia pada setiap tingkatan. 🦅 Konsumen 3 Harimau, Elang — PALING SEDIKIT 🐍 Konsumen 2 Ular, Katak, Laba-laba 🐇 Konsumen 1 Kelinci, Belalang, Tikus 🌿 Produsen (Tumbuhan) Rumput, Padi, Pohon — PALING BANYAK ⬆ Semakin ke atas = semakin sedikit jumlah & energi, semakin besar ukuran hewan ><
Untuk Lebih Jelasnya Mari Simak Video Berikut Ini! ><
Jaring-jaring makanan dan piramida makanan memiliki fungsi yang sama karena keduanya hanya menunjukkan hubungan makan dan dimakan. Mari Refleksikan -Topik B Semua makhluk hidup membutuhkan energi untuk tumbuh, bergerak, dan melakukan aktivitas sehari-hari Transfer energi dalam ekosistem terjadi melalui hubungan makan dan dimakan antar makhluk hidup Tanda panah pada jaring-jaring makanan menunjukkan arah perpindahan energi dari organisme yang dimakan ke organisme pemakan Semakin banyak jumlah suatu populasi dalam ekosistem, semakin sedikit energi yang dibutuhkan oleh populasi tersebut >< Benar Salah Benar Benar Benar Benar Benar Salah Salah Salah Salah Salah BenarSalah BenarSalah BenarSalah BenarSalah
Topik CTopik A Topik B Topik C: Ekosistem yang Harmonis C.1 — Keseimbangan Ekosistem Jaring-jaring makanan sangat erat kaitannya dengan populasi makhluk hidup. Jika salah satu komponen hilang, dapat menyebabkan hilangnya satu sumber makanan dan berdampak pada keseimbangan seluruh ekosistem. Contoh: Jika Laba-laba Berkurang Populasi kupu-kupu & semut meningkat → persaingan makanan antar hewan meningkat → peningkatan kupu-kupu menyebabkan bunga berkurang → keseimbangan ekosistem TERGANGGU! ><
C.2 — Penyebab Ketidakseimbangan Ekosistem 🌋 Faktor Alam Gunung meletus Kebakaran hutan (kemarau) Banjir dan gempa bumi Petir & badai Catatan: Gunung meletus jangka panjang bisa menyuburkan tanah. 👤 Faktor Manusia Perburuan liar hewan Penebangan / pembakaran hutan Pembangunan di atas habitat hewan Pencemaran air, udara & tanah Penangkapan ikan berlebihan Lebih berbahaya — terjadi sengaja & terus-menerus! Topik C ><
C.3 — Analisis Kasus: Ekosistem Sawah Ekosistem sawah: Padi, Tikus, Serangga (hama), Katak, Ular, dan Elang. Perhatikan bagaimana gangguan pada satu komponen memengaruhi seluruh ekosistem: Kasus Yang Terjadi Dampak ke Petani ⚠️ Perburuan Elang Populasi ular dan tikus meningkat tidak terkendali Padi banyak dimakan tikus, panen gagal ⚠️ Perburuan Katak Populasi serangga meningkat karena tidak ada pemangsa Hama serangga merusak tanaman padi ⚠️ Pembangunan Habitat Ular Populasi tikus meningkat karena ular tidak ada Padi rusak karena serangan tikus 🦅 🐸 C.4 — Peran Manusia dalam Menjaga Ekosistem 🌱 Menanam kembali tanaman agar keberadaan produsen terjaga ♻️ Memanfaatkan dekomposer untuk membuat kompos 🚫 Tidak membunuh atau menangkap hewan sembarangan 🗑️ Membuang sampah pada tempatnya 🌳 Tidak membakar hutan untuk menjaga kelestarian ekosistem 🎓 Mempelajari dan menyebarkan pentingnya menjaga Topik C ><
Untuk Lebih Jelasnya Mari Simak Video Berikut Ini! ><
Mari Refleksikan -Topik C Untuk Melatih Pemahaman ananda di Topik C. Ayo Kerjakan soal berikut! ><
Istilah Pengertian Produsen Makhluk hidup yang dapat membuat makanan sendiri, seperti tumbuhan. Konsumen Makhluk hidup yang memperoleh makanan dari makhluk hidup lain. Predator Hewan yang memangsa hewan lain untuk mendapatkan makanan. Dekomposer (Pengurai) Organisme yang menguraikan sisa makhluk hidup yang telah mati. Humus Hasil penguraian yang kaya nutrisi untuk menyuburkan tanah. Rantai Makanan Urutan makan dan dimakan yang menunjukkan aliran energi dalam ekosistem. Jaring-jaring Makanan Kumpulan beberapa rantai makanan yang saling berhubungan. Transfer Energi Perpindahan energi dari satu makhluk hidup ke makhluk hidup lainnya melalui proses makan dan dimakan. Piramida Makanan Diagram yang menunjukkan jumlah energi dan populasi pada setiap tingkat trofik. Ekosistem Hubungan antara makhluk hidup dan lingkungannya yang saling memengaruhi. Populasi Sekelompok makhluk hidup sejenis yang hidup di suatu wilayah tertentu. Keseimbangan Ekosistem Kondisi ketika komponen ekosistem berfungsi dengan baik dan saling mendukung. Faktor Ketidakseimbangan Ekosistem Hal yang mengganggu keseimbangan ekosistem, seperti bencana alam dan aktivitas manusia. 💡 Ingat!🔗 Rantai Makanan = Alur perpindahan energi 🕸️ Jaring-jaring Makanan = Gabungan beberapa rantai makanan🔺 Piramida Makanan = Menunjukkan jumlah energi dan populasi pada setiap tingkat trofik
Ayo kerjakan soal berikut ini sebagai Penilaian Akhir dari Materi Harmoni Dalam Ekosistem ><
Daftar Pustaka Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. (2021). Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial untuk SD Kelas V. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan. Campbell, N. A., dkk. (2018). Biologi. Jakarta: Erlangga. Odum, E. P., & Barrett, G. W. (2005). Fundamentals of Ecology. Belmont: Thomson Brooks/Cole. Samatowa, U. (2016). Pembelajaran IPA di Sekolah Dasar. Jakarta: Indeks. Ibu Inay. (2024). Rantai Makanan -IPAS Kelas 5 SD. https://youtu.be/D6Fd6ddSTfQ?si=gBAATERteW- LYF_B Fitra Sitepu. (2025). Topik B: Transfer Energi Antar Makhluk Hidup - Harmoni Dalam Ekosistem - IPAS Kelas V Sekolah Dasar. https://youtu.be/nH5FciHzh84?si=Pl_sn4V83x4E1ojZ Video Materi SD. (2023). TOPIK C : EKOSISTEM YANG HARMONIS | BAB 2 | KELAS 5 SD | MUATAN PELAJARAN IPAS | KURIKULUM MERDEKA. https://youtu.be/- ><
Selamat, Anda telah menyelesaikan seluruh materi dalam e-modul ini. Terima kasih atas semangat dan usaha yang telah diberikan selama proses pembelajaran. Semoga materi, kegiatan, latihan, dan evaluasi dalam e-modul ini dapat membantu meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta kemandirian belajar. Ingatlah bahwa belajar adalah proses yang berlangsung sepanjang hayat. Teruslah belajar, berlatih, dan mengembangkan potensi diri agar ilmu yang diperoleh dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Semoga e-modul ini memberikan manfaat bagi peserta didik, pendidik, dan semua pihak yang menggunakannya serta menjadi salah satu media pembelajaran yang mendukung tercapainya tujuan pembelajaran. ><
Puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa atas rahmat dan karunia-Nya sehingga e-modul ini dapat diselesaikan dengan baik.Penulis menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih yang setulus- tulusnya kepada SD Negeri 200212 Padangsidimpuan atas kesempatan, dukungan, serta kerja sama yang diberikan selama proses penelitian dan uji coba e-modul ini. Ucapan terima kasih juga penulis sampaikan kepada Program Studi Magister Pendidikan Dasar, Pascasarjana UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan, atas bimbingan, ilmu, dan dukungan yang telah diberikan selama proses penyusunan dan pengembangan e-modul ini.Semoga e-modul ini dapat memberikan manfaat bagi peserta didik, pendidik, serta menjadi salah satu media pembelajaran yang mendukung terciptanya proses belajar yang lebih efektif, interaktif, dan bermakna. ><
E-Modulnya Bisa Di Download ya! Selamat! Kamu telah menyelesaikan seluruh kegiatan belajar pada e-modul ini. Luangkan waktu sejenak untuk merefleksikan pengalaman belajarmu. Ayo, renungkan! 🌿 Apa pengetahuan baru yang kamu peroleh tentang ekosistem? 🌿 Materi apa yang paling kamu pahami? 🌿 Bagian mana yang masih perlu kamu pelajari kembali? 🌿 Apa yang akan kamu lakukan untuk menjaga kelestarian ekosistem di lingkungan sekitarmu? Hebat! Teruslah belajar, peduli terhadap lingkungan, dan jadilah generasi yang cinta alam serta senang mencari ilmu. <