Dokumen ini adalah laporan observasi dan rencana aksi pelestarian tanaman kencur oleh seorang siswa SMK. Tujuannya untuk memenuhi tugas mata pelajaran biologi atau prakarya. Laporan ini ditulis oleh Flavea Verona Al Husain dari kelas X PPLG 1. Bagian pertama berisi identitas tanaman, lokasi pengamatan di kebun, dan tanggal pengamatan 4 September 2026. Siswa menjelaskan dampak positif aktivitas…
Dokumen ini adalah laporan observasi dan rencana aksi pelestarian tanaman kencur oleh seorang siswa SMK. Laporan ini ditulis oleh Flavea Verona Al Husain dari kelas X PPLG 1 untuk memenuhi tugas mata pelajaran biologi atau prakarya. Isinya mencakup identitas tanaman, dampak aktivitas manusia, upaya pelestarian, rencana aksi kelompok, dan refleksi diri.
Bagian pertama berisi identitas tanaman kencur, lokasi pengamatan di kebun, dan tanggal pengamatan 4 September 2026. Siswa menjelaskan bahwa tanaman kencur dapat tumbuh baik jika dirawat dengan benar. Dampak positif aktivitas manusia meliputi budidaya, pemberian pupuk, dan penyiraman yang membantu pertumbuhan kencur. Kencur juga dimanfaatkan sebagai bahan obat dan bumbu masakan.
Selanjutnya, dokumen mengidentifikasi lima aktivitas manusia terhadap tanaman kencur: menanam di tanah subur, menyiram secara rutin, memberi pupuk, membersihkan gulma, dan memanen kencur saat cukup umur untuk dimanfaatkan sebagai bumbu atau obat. Setiap aktivitas dijelaskan secara singkat dalam daftar bernomor.
Bagian upaya pelestarian mencakup lima langkah: menanam kembali kencur secara rutin agar tidak punah, merawat dengan menyiram dan memberi pupuk secukupnya, mengurangi penggunaan pestisida dan bahan kimia berlebihan, menjaga kebersihan tanah dan lingkungan, serta tidak memanen secara berlebihan agar dapat berkembang biak kembali.
Rencana aksi kelompok adalah menanam dan merawat tanaman kencur di lingkungan sekolah atau rumah. Kegiatannya meliputi penyiraman rutin, pemberian pupuk secukupnya, pembersihan gulma, dan menjaga kebersihan lingkungan. Tujuannya agar tanaman kencur dapat tumbuh dengan baik dan tetap lestari.
Terakhir, refleksi diri berisi tiga pertanyaan: apa yang dipelajari dari kegiatan ini, aktivitas manusia mana yang paling berdampak (pencemaran lingkungan karena mengganggu kualitas udara, air, dan tanah), serta komitmen siswa untuk merawat tanaman, tidak membuang sampah sembarangan, dan menjaga kebersihan lingkungan.