Maya dan Raka adalah kakak beradik yang ikut perkemahan sekolah di Hutan Cemara. Waktu istirahat, Raka nemu jalan setapak kecil. Riski Anwar S Kelas 7.2 🌲🏕️🌲 Petualangan Maya & Raka Di Hutan Cemara
"Kak, lewat sini aja yuk! Pasti lebih cepat ke sungai," ajak Raka sambil pegang senter. Maya yang pakai hoodie merah ragu, tapi akhirnya ikut. Mereka jalan sambil tertawa... sampai sadar pohon di sekitar mereka semua sama. Kompas yang jatuh di tanah udah nggak nunjuk arah. Peta juga sobek kena hujan. "Kita... tersesat, Rak," bisik Maya. Suaranya gemetar. Hari mulai gelap. Hutan jadi sunyi. Cuma ada cahaya kunang-kunang dan senter kecil di tangan Raka. Raka genggam tangan Maya erat. "Kita jangan pisah ya Kak."
✨ 🔦 ✨ Maya ingat pelajaran Pramuka: kalau tersesat, cari air dan ikuti arahnya ke bawah. Mereka jalan pelan mengikuti suara gemericik. Tiba-tiba dari kejauhan terdengar suara, "MAYA! RAKA!" Itu Kak Pembina dan tim pencari! Ternyata cahaya senter Raka dan kunang-kunang menuntun tim ke arah mereka. Malam itu mereka selamat. Sambil dipeluk ibunya, Maya berbisik ke Raka, "Maaf ya udah ngajakin lewat jalan pintas." Raka ketawa kecil,
"Nggak apa-apa. Yang penting kita pulang bareng." "Petualangan paling seru adalah yang pulangnya bareng orang tersayang" 💖