2. Gus Gyanesh Aku Berani Mencoba

View 2. Gus Gyanesh Aku Berani Mencoba flipbook.

AKU BERANI MENCOBA BAGUS GEDE VISHNU GYANESHWAR Namaku Gus Gyanesh. Aku adalah siswa kelas 4 SD. Aku suka menggambar, membaca buku, dan bermain bersama teman- teman. Namun, ada satu hal yang tidak aku sukai, yaitu berbicara di depan kelas. Setiap kali guru meminta siswa maju, aku merasa takut. Tanganku berkeringat dan jantungku berdebar. Aku takut salah dan ditertawakan oleh teman-teman. Suatu hari, Bu Guru meminta kami menceritakan pengalaman yang menyenangkan. Aku ingin bercerita tentang liburanku bersama keluarga. Namun, aku masih merasa takut. Sepulang sekolah, aku menceritakan hal itu kepada Ibu. Ibu tersenyum dan berkata, “Tidak apa-apa kalau kamu merasa takut. Yang penting, kamu berani mencoba.” Aku kemudian berlatih di depan cermin. Awalnya aku masih gugup, tetapi aku terus mencoba. Aku berlatih berbicara dengan suara yang jelas dan tidak terburu-buru. Keesokan harinya, tiba waktunya aku maju ke depan kelas. Aku menarik napas panjang dan mulai bercerita tentang liburanku bersama keluarga. Awalnya suaraku pelan. Namun, setelah beberapa kalimat, aku mulai merasa lebih percaya diri. Teman-temanku mendengarkan ceritaku dengan baik. Setelah selesai, mereka bertepuk tangan. Bu Guru berkata, “Bagus sekali, Gus Gyanesh. Kamu sudah berani mencoba.” Aku merasa sangat senang. Ternyata berbicara di depan kelas tidak seseram yang aku bayangkan. Sejak saat itu, aku mulai berani mencoba hal-hal baru. Saat ada tugas kelompok, aku juga berani menyampaikan pendapat. Aku sadar bahwa keberanian tidak berarti tidak merasa takut. Keberanian adalah tetap mencoba walaupun merasa takut. Aku belajar bahwa perubahan kecil dapat membuat diriku menjadi lebih baik. Sekarang aku tidak ingin terus bersembunyi di balik rasa takut.

Aku akan terus belajar, mencoba, dan percaya pada diriku sendiri. Aku tidak akan takut untuk mencoba, karena dari keberanian kecil itulah aku bisa tumbuh menjadi versi terbaik dari diriku.