editt reportase Mugab n Porda LI NAI 2026

View editt reportase Mugab n Porda LI NAI 2026 flipbook.

Gunung Kidul DIY, 6 September 2026 -- Alhamdulillaah atas karunia Allah SWT, kegiatan Mugab dan Porda LI NAI DIY telah sukses diselenggarakan pada 6 September 2026 bertempat di cabang Gunung Kidul, DIY dengan tema “Mewujudkan Generasi Penerus Tangguh melalui Kepedulian, Literasi dan Aksi Nyata”. Acara ini dihadiri oleh 59 LI, 7 NAI, 7 banath abna, 6 simpatisan, 2

narasumber DLH, 3 tamu undangan dan 5 pengantar, sehingga total hadir sebanyak 89 orang. Kegiatan ini dipimpin oleh Ketua Daerah LI DIY dengan rangkaian acara yang tertib dan penuh semangat kebersamaan. Kegiatan diawali dengan pendaftaran peserta, dan rangkaian Porda lebih dahulu. Acara Porda dimulai tepat pukul 08.30 dibuka oleh Ketua Daerah LI dengan do’a, menyanyikan lagu Indonesia Raya, kemudian senam bersama dan dilanjutkan perlombaan-perlombaan. Seluruh anggota baik LI, NAI maupun banath abna sangat antusias mengikuti kegiatan Porda, bahkan 6 simpatisan dan 2 tamu undangan yang hadir turut serta mengikuti perlombaan dengan penuh semangat dan kegembiraan berbaur bersama anggota.

oleh Kader Dinas Lingkungan Hidup Gunung Kidul Pukul 10.00 kegiatan Mugab dimulai dengan pembukaan yang diisi pembacaan tilawah Al Qur’an, Janji LI dan NAI, pembacaan syair, sambutan Ketua Daerah dan do’a. Setelah pembukaan acara dilanjutkan dengan 3 sesi materi. Materi sesi 1 yaitu Pelatihan Pengelolaan Sampah oleh 2 orang kader Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gunung Kidul yang menyampaikan sosialisasi bank sampah. Narasumber pelatihan mengangkat satu program yang menarik yaitu bertajuk “Hompimpa” Hobi Pilah Sampah Dari Rumah, mengajak peserta pelatihan untuk memulai kebiasaan baik yaitu memilah sampah organik dan an organik dari rumah masing-masing, dan dapat dijual ke bank sampah yang ada. Dalam kesempatan Mugab yang dihadiri oleh Ibu Dukuh Dusun Tejo, Ibu RW dan Ibu RT setempat ini, alhamdulillah telah dibentuk 2 Bank Sampah yaitu Bank Sampah yang akan dikelola Dusun Tejo dan Bank Sampah yang akan dikelola LI Gunung Kidul. Narasumber menyatakan bahwa JAI Gunung Kidul dan Padukuhan Tejo merupakan pelopor bank sampah di Kecamatan Rongkop. Ini merupakan pertama kali adanya pembentukan bank sampah di Kecamatan Rongkop dan hal ini akan disampaikan kepada DLH Gunung Kidul dan Panewu Kecamatan Rongkop sebagai laporan. Harapannya setelah pelatihan dan pembentukan bank sampah, kegiatan ini menjadi program berkelanjutan yang mendukung gerakan lajnah Go Green sekaligus mensukseskan program pemerintah.

Di akhir pelatihan disampaikan souvenir kepada narasumber dari Kader DLH dan kepada tamu undangan yaitu Ibu Dukuh, Ibu RW 8 dan Ibu Rt 5 Dusun Tejo, yang antara lain berisi buku, madu, dan tumbler. oleh Klub Baca LI DIY Materi sesi 2 yaitu Presentasi Buku Media Sosial oleh Klub Baca LI DIY, yaitu disampaikan oleh Nn. Rahmatunnisa Fadhila, Nn. Qanita Najam, dan Nn. Salsabila. Dalam paparannya, ketiga LI muda ini menjelaskan pentingnya membekali diri untuk dapat menggunakan media sosial secara baik dan bijak. Nah, buku media sosial ini mengandung banyak nasehat Huzur yang dapat dijadikan sebagai pedoman agar generasi muda lajnah dapat memanfaatkan teknologi dan media sosial sebagai sarana yang membawa kebaikan untuk meraih keridloan Allah SWT.

Setelah diselingi dengan ishoma dan bazar, dilanjutkan dengan penyampaian materi sesi 3, Materi Tarbiyat LI yaitu FGD menelaah 4 bab dalam buku Dasar- Dasar Pendidikan Bagi Jemaat halaman 12-18, dipandu oleh Ketua Daerah LI dan Auditor Daerah. Paralel dengan materi sesi 3 Lajnah, di area Nashirat juga berlangsung sesi materi tarbiyat Nashirat tentang Pardah, Sosial Media yang disampaikan oleh Sekretaris Daerah LI. Dalam FGD sesi Lajnah peserta dibagi menjadi 4 kelompok, masing-masing kelompok mendiskusikan 1 bab untuk kemudian dipresentasikan. Dalam presentasi yang disampaikan masing-masing kelompok, menggarisbawahi bahwa mulai Bab Doa Waktu Hendak Menggauli Istri, Membacakan Azan di Telinga Bayi, Ajaran Pertama Sembahyang, sampai dengan Bab Perintah Istimewa dari Rasulullah SAW terhadap Anak-Anak Perempuan itu semua adalah inti ajaran tauhid, bagaimana Rasulullah SAW mengajarkan kita agar seorang hamba dapat mengenal Sang Pencipta nya, maka mulai proses sampai dengan setiap tahap perkembangan harus menyertakan Allah SWT agar selalu terjadi hubungan antara makhluk dan Khalik-nya, serta menekankan peran seorang perempuan dalam melahirkan keturunan yang saleh. Setelah keempat kelompok menyampaikan presentasi, terjadi diskusi antar kelompok yang cukup seru, bahwa bagaimana pun sebagai seorang Ibu yang selalu berdoa dari sejak belum tercipta janin, sampai janin dalam kandungan, kemudian lahir dan tumbuh besar

tidak pernah lepas dari do’a Ibu, namun ketika anak mendapat pengaruh dari lingkungan kadang terjadi hal-hal yang tidak sesuai harapan dan doa kita, maka perlu kita selalu berdoa dan menggantungkan pada Allah Yang Maha membolak- balikkan hati manusia, antara lain do’a sbb: اَي َي ِل ي مَق ِب ْو َِل قْل اْو ِب ي ثِو ْب لِل ي َل ي عَي ِب ْو ِب "Ya Muqollibal Quluub, Tsabbit Qolbi 'Ala Diinik" Artinya: "Wahai Dzat yg membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku di atas agama-Mu" - HR. Tirmidzi 2140, shahih ََم ُِْه َي ب ي ا مَر ِب ْو َِل قْل َو ب ي ا رِي َي ْو َِل َي ي ا عَي ِب ي اعَي "Allahumma Mushorrifal Quluub, Shorrif Quluubanaa 'Ala Tho'atik" Artinya: "Ya Allah, Dzat yg mengarahkan hati, arahkanlah hati-hati kami untuk taat kepada-Mu" - HR. Muslim 2654 Setelah materi sesi 3 masih dilanjutkan dengan materi terakhir yaitu Pekan Mal oleh Auditor Daerah LI yang menyampaikan materi pengorbanan dari Buku Pengantar Pengorbanan Harta. Harapannya setelah mendapatkan materi dapat meningkatkan pemahaman dan meningkatkan semangat pengorbanan anggota. Di sela-sela materi juga dilangsungkan games membuat menara dari kertas dan sedotan, permainan ini menuntut komunikasi dan kerjasama yang baik antar peserta dalam kelompok sehingga tujuan dapat tercapai.

Dalam kesempatan Muawanah Gabungan dan Porda LI NAI DIY juga diadakan bazar yang diikuti oleh 4 cabang dengan mengangkat tema Go Green. Masing- masing cabang menjual produk dan menghias dengan tema Go Green, ada yang menjual menggunakan kemasan ramah lingkungan, sampai dengan menjual produk hasil pemanfaatan sampah an organik seperti tas dari plastik kresek, tas dari kertas semen, dan bunga hias dari plastik. Produk bazar yang dipamerkan mendapat perhatian dari Kader DInas Lingkungan Hidup yang merupakan narasumber pelatihan pengelolaan sampah, karena di Gunung Kidul belum banyak produksi barang dari pemanfaatan sampah an organik.

Alhamdulillaah seluruh rangkaian acara Mugab dan Porda LI & NAI DIY tahun 2026 berjalan lancar dan penuh antusias dari seluruh peserta. Sebelum acara berakhir diumumkan pemenang lomba dan pembagian hadiah untuk LI, NAI dan Banath Abna. Acara ditutup tepat pukul 16.15 WIB dengan pembacaan ayat suci Al Qur’an, Nazm, dan Do’a. Semoga kegiatan yang sudah diikuti bersama dapat mempererat persaudaraan, meningkatkan pengetahuan, memperbaiki akhlak dan kebiasaan baik serta dapat menambah kecintaan pada Nizam Jemaat, aamiin.