Kata Pengantar Capaian Pembelajaran Daftar Isi Materi Uji Kompetensi Daftar Pustaka
CapaianPembelajaran Pada akhir fase E, peserta didik mampu menggambar teknik dasar antara lain penggunaan alat gambar, standar gambar teknik, dasar gambar proyeksi orthogonal (2D) dan proyeksi piktorial (3D) baik secara manual maupun menggunakan aplikasi perangkat lunak yang dijadikan dasar dalam desain pemodelan dan informasi bangunan
TujuanPembelajaran Setelah mempelajari bab ini, siswa diharapkan mampu 1.Memahami cara penggunaan alat gambar; 2.Memahami standar gambar teknik; serta 3.Menerapkan dasar gambar proyeksi ortogonal (2D) dan proyeksi piktorial (3D), baik secara manual maupun menggunakan aplikasi perangkat lunak yang dijadikan dasar dalam desain pemodelan dan informasi bangunan
Fungsi Gambar TeknikCara Menggunakan Alat GambarFungsi Standardisasi Gambar TeknikStandardisasi Gambar TeknikProyeksi Ortogonal (2D)Proyeksi Piktorial (3D)Proyeksi Ortogonal (2D) dan Proyeksi Piktorial (3D)Standar Gambar TeknikPenggunaan Alat GambarGambar TeknikPETAKONSEP
PENGGUNAAN ALAT GAMBAR Alat gambar merupakan beragai jenis peralatan yang dibutuhkan dalam proses gambar Teknik. Setiap jenis peralatan gambar Teknik memiliki jenis dan karakteristik yang berbeda sehingga cara penggunaanya juga berbeda. Perbedaan cara penggunaan alat gambar tersebut juga disesuaikan dengan fungsi setiap alat gambar. Penjelasan mengenai cara penggunaan alat gambar Teknik diuraikan sebagai berikut. Tambahkan GAMBAR 1.Fungsi Gambar Teknik Gambar Teknik merupakan cara untuk menggambarkan gagasan atau ide tentang suatu system, proses, cara kerja, konstruksi, diagram, rangkaian, dan petunjuk teknis dalam bentuk visual. Tujuan utamanya adalah menyampaikan informasi dan instruksi yang berkaitan dengan pekerjaan tertentu. gambar teknik disesuaikan dengan bidangnya, misalnya gambar teknik bangunan untuk pekerjaan konstruksi dan gambar Teknik permesinan ditujukan pada pekerjaan yang berhubungan dengan mesin. Manfaat dan fungsi dari gambar Teknik meliputi hal-hal berikut.
Berbagai informasi penting dari seorang perencana akan disampaikan dengan jelas melalui gambar teknik. Melalui gambar teknik ini, diharapkan seluruh pihak terlibat dalam proyek, seperti operator, pemeriksa, dan kontraktor dapat bekerja sesuai rencana yang tergambar. Apabila gambar Teknik tidak menyediakan informasi yang diperlukan, sebaiknya di revisi atau tidak digunakan sama sekali Manfaat dan fungsi dari gambar Teknik meliputi hal-hal berikut. a. Sebagai Konsep Suatu Gagasan Selama proses perencanaan, ide atau gagasan pertama diwujudkan menjadi gambar, kemudian dianalisis dan disempurnakan dalam rancangan gambar. Evaluasi berkelanjutan dilakukan sampai gambar tersebut mencapai kesempurnaan. Dengan demikian, seorang perencama harus memiliki kemampuan mengubah ide-ide dalam pikirannya menjadi gambar teknik agar dapat diwujudkan oleh pelaksana. b. Sebagai Penyampaian Informasi c. Sebagai Arsip Dokumen Gambar Teknik memiliki peran krusial dalam suatu pekerjaan sehingga harus disimpan serta dijaga dengan baik. Hal tersebut dilakukan agar gambar teknik dapat dijadikan sebagai sumber informasi untuk melaksanakan berbagai program atau rencana yang akan datang. Penyimpanan gambar Teknik sebagai arsip dokumentasi, sebaiknya dilakukan dengan rapi, teliti, dan teratur sehingga saat dibutuhkan di masa yang akan datang dapat lebih mudah untuk ditemukan
Proses pembuatan benda teknik dimulai dari gagasan atau ide abstrak. Gagasan tersebut kemudian diwujudkan dalam sebuah sketsa. Sketsa tersebut, selanjutnya digambarkan lebih detail menjadi gambar teknik berisi informasi rinci tentang benda yang akan dibuat. Pada proses ini, gambar teknik berperan sebagai penyalur gagasan dari konsep abstrak menjadi gambar rancangan yang disesuaikan dengan kreativitas perencana gambar teknik. d. Sebagai Bahasa Teknik Gambar Teknik dapat digunakan sebagai alat untuk menyampaikan maksud, tujuan, atau informasi dnegan lebih jelas. Melalui gambar Teknik, segala ide dan keinginan dari pikiran dapat disampaikan secara menyeluruh. Dengan demikian, gambar teknik kerap disebut bahasa teknik. Setiap goresan dalam gambar teknik mengandung berbagai informasi sehingga berperan sebagai bahasa untuk menyatakan maksud dan tujuan kepada berbagai pihak. Setiap goresan tersebut harus dilengkapi dengan keterangan tersebut bergantung pada kreativitas dari perancang gambar teknik e. Pengembangan Gambar dan Keadaan Teknik
1.Cara Menggunakan Alat Gambar Setiap jenis alat gambar teknik memiliki fungsi dan karakteristik yang berbeda sehingga cara penggunaannya juga berbeda. Cara penggunaan yang berbeda tersebut agar dalkam proses pengerjaan gambar teknik dapat berjalan dengan maksimal. Cara penggunaan alat gambar dijelaskan sebagai berikut. a. Meja Gambar Meja gambar berfungsi sebagai alas atau tempat meletakkan kertas gambar sehingga meja gambar harus memiliki permukaan yang halus dan rata. selain itu, meja gambar digunakan dalam meletakkan berbagai jenis peralatan gambar lainnya. penggunaan meja gambar dapat disesuaikan dengan tinggi atau pendeknya orang yang menggambar. meja gambar dapat juga diatur kemiringannya sesuai kebutuhan penggambar. Tambahkan GAMBAR a. Pensil Tambahkan GAMBAR
Penggunaan pensil dalam gambar teknik bangunan dapat dispesifikasikan menjadi tiga jenis sesuai jenis garis yang dibuat. spesifikasi tersebut meliputi garis bantu menggunakan pensil 2H, garis dengan pensil F, dan pembuatan tulisan serta garis penuh tebal memakai pensil HB. ketika membuat gambar teknik bangunan dengan kertas gambar atau kertas kalkir, pensil mekanik dengan ukuran ketebalan 0,3mm atau 0,5 mm dapat digunakan. Cara menggunakan pensil untuk menggambar teknik, dimulai dari pegang pensil dengan kemiringan sekitar 80° ke arah tarikan garis yaitu ke arah kanan. ketika garis ditarik, gunakan telunjuk dan ibu jari untuk memutar pensil. saat menarik garis untuk pertama kali, berikan sedikit tekanan pada jari agar garis yang dihasilkan terlihat terang dan bersih. c. Penghapus Tambahkan GAMBAR Penghapus memiliki berbagai fungsi yaitu menghilangkan garis yang salah atau kotoran pada gambar sehingga disarankan menggunakan penghapus berkualitas tinggi saat menggambar. Penghapus berkualitas dapat menghapus kesalahan garis pensil, kotoran, dan gambar yang tidak diperlukan tanpa merusak kertas. Proses menghapus garis atau bagian gambar yang salah agar lebih maksimal, lebih baik digunakan alat bantu berupa pelindung penghapus.
Pelindung penghapus berfungsi dalam melindungi bagian gambar yang berdekatan dengan yang akan dihapus. Pelindung penghapus dirancang dengan beberapa lubang dan hanya bagian yang muncul dari lubang tersebut yang akan dihapus, sedangkan bagian lainnya tetap terlindungi. Pelindung penghapus, umumnya dibuat dari bahan aluminium tipis atau pelat plastik. Saat menggunakannya maka harus menyelaraskan pelindung penghapus dengan garis luar gambar yang akan dihapus. Tempatkan pelindung penghapus pada garis yang ingin dihapus sehingga bagian tertutupi tetap terjaga d. Jangka Tambahkan GAMBAR Jangka merupakan alat yang dimanfaatkan dalam membuat lingkaran. apabila ingin membuat lingkaran dengan ukuran jari-jari besar. tetapi kaki jangka tidak cukup panjang, dapat menggunakan kaki sambungan untuk memperpanjangnya. ketika menggunakan jangka, pastikan ujung kaki jangka berada tegak lurus terhadap bidang gambar.saat menggambar dengan jangka, gunakanlah pensil yang berujung pipih dan tajam agar hasilnya lebih baik. untuk mempertebak lingkaran, dapat menggunakan rapido yang disesuaikan dengan ketebalan garis. hal ini dilakukan dengan menambahkan alat bantu untuk penempatan batang rapido
e. Mal Tambahkan GAMBAR Mal adalah alat gambar teknik yang berperan sebagai alat bantu untuk menggambar dan memudahkan proses penggambaran berbagai bentuk. cara penggunaan mal dalam gambar teknik dapat disesuaikan dengan jenis mal yang digunakan. Jenis-jenis mal dapat disesuaikan dengan jenis mal yang digunakan. Jenis-jenis mal yang dapat digunakan dalam gambar teknik dijelaskan sebagai berikut. 1.Mal huruf, digunakan dalam membuat huruf dengan perantara rapido atau pensil 2.Mal busur, digunakan dalam membuat lengkungan atau busur yang teratur 3.Mal elips, digunakan dalam menggambar bentuk elips atau lonjong, seperti silinder, cincin, dan poros 4.Mal lingkaran digunakan dalam menggambar lingkaran kecil dengan ukuran diameter 1-36 mm 5.Mal khusus, digunakan dalam membuat gambar bentuk khusus, seperti simbol pengerjaan, tanda pengerjaan, dan akan panah
Rapido pada dasarnya, dirancang dengan tingkat ketebalan yang sama dan tetap. Saat menggunakan rapido, jenis dan ukurannya dapat disesuaikan dengan kebutuhannya. pada penggunaannya, rapido lebih baik daripada trekpen. Jenis rapido yang umumnya digunakan dalam membuat gambar teknik bangunan yaitu rapido dengan ketebalan 0,25 (putih), 0,35 (kuning), 0,50 (cokelat), dan 0,70 (biru). Proses menarik garis dengan rapido, sebaiknya dilakukan dengan cara menempelkan ujung rapido pada kertas dan tidak ditekan. Kemudian, ditarik dengan kemiringan 60-80° dari arah kiri ke kanan. Sebaiknya, tidak menarik garis dari atas ke bawah. Ketika jalan rapido kurang lancar, rapido dapat diangkat dan digoyang-goyang secara horizontal. Apabila tinta rapido tidak keluar, bersihkan atau cuci mata rapido. Namun, apabila tinta terus menerus keluar, kemungkinan tabung tinta rapido kurang diisi dengan teliti sehingga terdapat udara yang masuh ke dalamnya. Akibatnya, tinta akan terus keluar dari mata rapido. Oleh karena itu, sebaiknya pengisian tinta rapido tidak terlalu penuh. f. Rapido Tambahkan GAMBAR
g. Penggaris Tambahkan GAMBAR Penggaris merupakan alat gambar teknik yang berfungsi dalam membantu proses penarikan garis saat menggambar. Penggaris yang digunakan dalam gambar teknik terdiri atas dua jenis yaitu penggaris siku (segitiga) dan penggaris T. Cara penggunaannya dijelaskan sebagai berikut. 1.Penggaris T Tambahkan GAMBAR Penggaris T digunakan dalam menarik garis mendatar. Cara menggunakan penggaris T dapat dimulai dengan menggeser ujung penuntun ke tempat yang ingin diberi garis. Ujung penuntun, umumnya terletak di tepi kiri papan gambar dan kerap disebut bagian kepala.
1.Penggaris Siku (Segitiga) Tambahkan GAMBAR Penggaris siku digunakan dalam membuat garis-garis horizontal dan garis miring lainnya dengan cara ditarik sepanjang salah satu sisi-sisi dari segitga. Ketika menggambar teknik diharuskan menggunakan sepasang penggaris segitiga secara bersamaan. Cara menggunakan penggaris siku cukup mudah, yaitu ditempelkan pada kertas sesuai yang akan digambar atau digaris menggunakan garis siku. Selanjutnya, tekan penggaris siku agar tidak mudah bergeser atau berpindah-pindah, kemudian garis sesuai yang diinginkan.