DRAFT SOP BAC

Standar Operasional Prosedur SOP BAITUSSLAM AL-QUR’AN CENTER

1 DAFTAR ISI : STRUKTUR ORGANISASI DAN TUGAS PENGURUS .................................................................. 3 FASILITAS RUMAH TAH FIDZ ................................................................................................ 7 FASILITAS SANTRI ............................................................................................................... 8 FASILITAS MUHAFFIDZ DAN MUSYRIF .................................................................................. 9 SOP PENERIMAAN SANTRI ................................................................................................. 10 Informasi Pendaftaran: ................................................................................................... 10 Kriteria Penerimaan ........................................................................................................ 10 Proses Pendaftaran ......................................................................................................... 10 Penilaian dan Seleksi ....................................................................................................... 11 Orientasi Santri ............................................................................................................... 12 SOP ACARA GRAND OPENING ............................................................................................. 15 SOP HALAQAH SETORAN HAFALAN BARU............................................................................ 16 SOP UJIAN TAHFIDZ .......................................................................................................... 18 STANDAR PENILAIAN ......................................................................................................... 20 UJIAN TAHFIDZ ................................................................................................................. 20 SOP TASMI' ....................................................................................................................... 21 SOP RIHLAH ...................................................................................................................... 23 TATA TERTIB ..................................................................................................................... 24 SANKSI.............................................................................................................................. 25 JADWAL HARIAN................................................................................................................ 26

2 Kegiatan BAC 1. Majlis Tahfidzul Qur’an 2. Majlis Tahsinul Qur’an 3. Majlis Tafhimul Qur’an 4. Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ)

3 STRUKTUR ORGANISASI BAITUSSALAM AL-QUR’AN CENTER BAC MASJID AGUNG BAITUSSALAM PURWOKERTO Ketua Yayasan MAB Ketua Takmir MAB Mudir Sekretaris Bendahara Musyrif Rumah Tahfidz Musyrif Rumah Tahsin Musyrif Rumah Tafhim Musyrif TPQ

4 STRUKTUR ORGANISASI DAN TUGAS PENGURUS BAITUSSALAM AL-QUR’AN CENTER BAC Struktur organisasi Rumah Tahfidz BAC yang mencakup peran Ketua Yayasan/ Takmir MAB, Mudir, Musyrif sekaligus muhaffidz, serta bagian Sarana Prasarana, Keuangan, dan Konsumsi: Struktur Organisasi Rumah Tahfidz 5. Ketua Yayasan/ Takmir MAB : Bertanggung jawab atas kebijakan strategis dan hubungan eksternal. Ketua Yayasan/ Takmir MAB memberikan arahan umum dan dukungan untuk operasi Rumah Tahfidz Rincian Tugas dan Tanggung Jawab Ketua Yayasan/ Takmir MAB : • Mengawasi keseluruhan operasional Rumah Tahfidz. • Menentukan visi, misi, dan kebijakan strategis yayasan. • Mengelola hubungan dengan pihak luar, termasuk donatur dan pemerintah. • Membuat keputusan strategis dan bertanggung jawab atas perkembangan yayasan. 6. Mudir : Memastikan bahwa semua operasional berjalan sesuai dengan kebijakan yayasan/ takmir. Mudir berfungsi sebagai penghubung utama antara berbagai bagian dan mengkoordinasikan kegiatan harian Rincian Tugas dan Tanggung Jawab Mudir : • Memimpin dan mengelola operasional harian Rumah Tahfidz. • Mengkoordinasikan aktivitas akademik dan administrasi. • Menetapkan dan memantau kebijakan internal terkait pendidikan dan pembelajaran. • Bekerja sama dengan Musyrif dan staf lainnya untuk mencapai tujuan yayasan/ takmir. 7. Sekretaris : Bertanggung jawab penuh atas manajemen administrasi, kearsipan, persuratan, dan dokumentasi. Fungsi utamanya adalah memastikan seluruh operasional harian dan kegiatan berjalan tertib, sistematis, dan mudah ditelusuri untuk mendukung kelancaran program kerja. Rincian Tugas dan Tanggung Jawab Sekretaris : 1. Administrasi dan KearsipanPengelolaan Surat: • Menerima, mencatat (agenda), dan mengelola surat masuk maupun surat keluar. • Pendataan Santri: Membuat dan memelihara database lengkap santri (biodata,

5 tanggal masuk, riwayat hafalan). • Penyimpanan Dokumen: Menyimpan, merapikan, dan mengarsipkan dokumen penting seperti formulir pendaftaran, presensi, rapor/evaluasi santri, dan sertifikat. 2. Operasional dan Kegiatan Harian • Jadwal Kegiatan: Menyusun jadwal kegiatan rutin seperti jadwal belajar, setoran hafalan, dan agenda ujian/tasmi'. • Notulen Rapat: Membuat catatan hasil rapat (notulen) setiap kali pengurus atau dewan asatidz berkumpul, serta mendistribusikan hasil keputusannya. • Inventaris: Mencatat dan mengawasi ketersediaan barang serta fasilitas sarana- prasarana Rumah Qur'an. 3. Pelaporan dan Evaluasi • Laporan Berkala: Membuat laporan kegiatan bulanan, semesteran, maupun tahunan terkait perkembangan operasional dan capaian santri. • Korespondensi : Membantu mudir dalam menyiapkan dokumen atau administrasi yang dibutuhkan oleh para ustadz/ustadzah 8. Bendahara : Bendahara bertanggung jawab penuh atas pengelolaan keuangan lembaga. Tugas utamanya meliputi merencanakan anggaran, mencatat semua transaksi pemasukan dan pengeluaran secara berkala, mengelola dana operasional, serta menyusun laporan pertanggungjawaban (LPJ) yang transparan untuk dilaporkan kepada pimpinan. Rincian Tugas dan Tanggung Jawab Bendahara : 1. Perencanaan dan Penganggaran • Menyusun Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja (RAPB) untuk periode tertentu (bulanan/tahunan). • Merencanakan sumber dan penggalian dana guna keberlangsungan operasional. 2. 2. Pengelolaan dan Penerimaan • Menerima dan mengelola dana masuk, seperti infak, wakaf, biaya SPP santri, maupun bantuan donatur. • Menyimpan dan mengamankan dana operasional. 3. 3. Pencatatan dan Pembukuan • Mengadakan pencatatan terhadap sirkulasi keuangan secara keseluruhan (uang masuk dan keluar). • Melaksanakan pembayaran untuk kebutuhan operasional (gaji pengajar, listrik, dan ATK) sesuai prosedur. 4. 4. Pelaporan dan Evaluasi • Membuat laporan keuangan secara berkala (mingguan, bulanan, atau tahunan). • Bertanggung jawab penuh terhadap mekanisme keuangan kepada Mudir.

6 SOP MAJLIS TAHFIDZ 1. Musyrif Majlis Tahfidz : Fokus pada bimbingan tahfidz dan pengajaran. Musyrif juga memberikan bimbingan spiritual dan moral kepada santri serta mengatur proses hafalan. Rician Tugas dan Tanggung Jawab Musyrif : • Mengawasi proses tahfidz (hafalan Al-Qur'an) santri. • Membimbing santri dalam menghafal dan murojaah (penyegaran hafalan) Al-Qur'an. • Menyimak dan membenarkan setoran hafalan santri. • Mengajar dan memberikan bimbingan keagamaan serta spiritual. • Mengisi mutabaah yaumiyah • Mengisi draf laporan harian kemudian dilaporkan di grup WA setiap hari (format foto). • Mengisi lembar kontrol muhafidz 2. Bagian Sarana dan Prasarana Majlis Tahfidz : Menangani pemeliharaan dan pengelolaan fasilitas, serta memastikan bahwa lingkungan fisik mendukung proses belajar mengajar. Rincian Tugas dan Tanggung Jawab Rumah Tahfidz : • Mengelola fasilitas dan infrastruktur Rumah Tahfidz, termasuk asrama, dan area ibadah. • Menyusun rencana pemeliharaan dan perbaikan sarana prasarana. • Mengelola pengadaan barang dan perlengkapan yang diperlukan untuk kegiatan operasional. 3. Bagian Keuangan Mengatur keuangan dengan teliti untuk memastikan keberlanjutan operasional Rumah Tahfidz. Bagian ini juga bertanggung jawab atas transparansi dan akuntabilitas finansial. Rincian Tugas dan Tanggung Jawab: • Mengelola anggaran, laporan keuangan, dan transaksi keuangan Rumah Tahfidz. • Menyusun laporan keuangan periodik dan audit. • Mengatur pemasukan dan pengeluaran, serta memastikan penggunaan dana yang efisien. • Mengelola donasi dan sumbangan yang diterima oleh yayasan. 4. Bagian Konsumsi Memastikan bahwa kebutuhan makan santri dan staf terpenuhi dengan baik dan memenuhi standar gizi serta kesehatan. Rincian Tugas dan Tanggung Jawab: • Mengatur kebutuhan konsumsi sehari-hari untuk santri dan staf, termasuk makanan dan minuman. • Mengelola jadwal makan, menu, dan suplai bahan makanan. • Bekerja sama dengan penyedia makanan dan memastikan kualitas serta keamanan

7 pangan. • Menangani logistik terkait konsumsi, termasuk penyimpanan dan distribusi makanan. FASILITAS MAJLIS TAHFIDZ 1. Ruang Tamu: • Logo Rumah Tahfidz Acrylic • Susunan Struktur Kepengurusan Pusat • Susunan Struktur Kepengurusan Lokal 2. Mushola / Masjid: 3. Tempat sarana olahraga dan perlengkapannya 4. CCTV 5. Dapur dan Perlengkapannya • Kompor gas • Rice Cooker • Dispenser • Tabung gas • Kulkas • Satu set perlengkapan masak 6. Ruang Aktivitas: • Rak tempat peralatan menghafal • Penghitung waktu mundur / Kalender Mundur • Papan Mading • Jam dinding 7. Kamar Tidur: • AC (bila dibutuhkan) / Kipas Angin • Pengharum Ruangan • Alarm 8. Tempat Mencuci Pakaian dan Perlengkapannya: • Mesin cuci • Sabun cuci • Pewangi pakaian • Hanger • Setrika • Papan setrika 9. Fasilitas Komunikasi: • Smartphone • Wi-Fi • Laptop • Printer Fasilitas ini hanya referensi, bisa disesuaikan dengan situasi, kondisi dan kemampuan rumah tahfidz setempat.

8 FASILITAS SANTRI 1. Kamar Tidur Khusus yang Sehat dan Perlengkapannya: • Lemari pakaian • Bantal • Sprei • Spring bed atau matras • Selimut • Meja kecil 2. Perlengkapan Mandi: • Sabun mandi cair • Shampo • Sikat gigi • Pasta gigi 3. Perlengkapan Menghafal: • Mushaf hafalan • Map • Kertas • Nametag • Pin • Sorban / Hijab • Buku Mutaba'ah Yaumiyah • Mp3 • Pulpen • Gamis / Thobe • Peci • Minyak wangi 4. Perlengkapan Makan: • Piring • Sendok • Garpu • Cangkir • Botol air 5. Fasilitas Kesehatan: • Cek dokter secara berkala • Obat-obatan • Suplemen • Vitamin • Terapi 6. Uang Saku: • Untuk Tholib minimal Rp 200.000,- • Untuk Tholibah minimal Rp 250.000,- Fasilitas ini hanya referensi, bisa disesuaikan dengan situasi, kondisi dan kemampuan rumah tahfidz setempat.

9 FASILITAS MUHAFFIDZ DAN MUSYRIF 1. Kamar Tidur Khusus yang Sehat dan Perlengkapannya: • Lemari pakaian • Bantal • Sprei • Spring bed atau matras • Selimut • Meja kecil 2. Perlengkapan Mandi: • Sabun mandi cair • Shampo • Sikat gigi • Pasta gigi 3. Perlengkapan Menghafal: • Mushaf Hafalan • Map • Kertas • Nametag • Pin • Sorban / Hijab • MP3 • Pulpen • Binder • Gamis / Thobe • Peci • Minyak wangi 4. Perlengkapan Makan: • Piring • Sendok • Garpu • Cangkir • Botol air 5. Fasilitas Kesehatan: • Cek dokter secara berkala • Obat-obatan • Suplemen • Vitamin • Terapi 6. Uang Saku: • Untuk Muhaffidz: minimal Rp. 1.000.000,- • Untuk Muhaffidzah: minimal Rp. 1.000.000,-

10 SOP PENERIMAAN SANTRIInformasi Pendaftaran: 1. Informasi disebarkan melalui WA, website, dan daerah setempat. 2. Informasi disebarkan minimal 3 bulan sebelum seleksi pertama.Kriteria Penerimaan Kriteria penerimaan santri di rumah tahfidz dirancang untuk memastikan bahwa calon santri memenuhi syarat-syarat yang diperlukan untuk mengikuti program tahfidz dengan baik. Berikut adalah kriteria penerimaan yang berlaku: 1. Usia dan Kesehatan: • Calon santri harus berusia antara [usia minimum] hingga [usia maksimum] tahun. • Calon santri harus dalam keadaan sehat secara fisik dan mental, dibuktikan dengan surat keterangan kesehatan dari dokter. 2. Kualifikasi Akademis: • Calon santri diharapkan memiliki pemahaman dasar tentang Al-Qur'an, seperti hafalan awal atau kemampuan membaca Al-Qur'an dengan baik. • Untuk santri baru, tes awal mungkin dilakukan untuk menilai kemampuan membaca Al-Qur'an dan hafalan. 3. Motivasi dan Komitmen: • Calon santri harus menunjukkan motivasi dan komitmen yang tinggi untuk belajar dan menghafal Al-Qur'an. • Wawancara dengan calon santri dan orang tua/wali untuk mengevaluasi motivasi dan kesiapan. 4. Kepatuhan Terhadap Aturan: • Calon santri harus bersedia mematuhi aturan dan kebijakan yang berlaku di rumah tahfidz. • Calon santri harus menunjukkan sikap disiplin dan siap mengikuti program pembelajaran yang telah ditetapkan. Proses Pendaftaran Proses pendaftaran santri di rumah tahfidz dilakukan untuk memastikan bahwa calon santri memenuhi syarat dan mengikuti prosedur yang telah ditetapkan. Berikut adalah langkah-langkah dalam proses pendaftaran: 1. Pengumuman Pendaftaran: • Informasi tentang pendaftaran santri baru diumumkan melalui berbagai media, termasuk website, media sosial, dan pengumuman di komunitas. • Pengumuman mencakup jadwal pendaftaran, kriteria penerimaan, dan dokumen yang diperlukan. 2. Pengisian Formulir Pendaftaran: • Calon santri atau orang tua/wali harus mengisi formulir pendaftaran yang disediakan oleh rumah tahfidz. • Formulir pendaftaran dapat diunduh dari website atau diambil langsung dari kantor

11 pendaftaran rumah tahfidz. 3. Penyampaian Dokumen: • Calon santri harus menyertakan dokumen yang diperlukan, seperti: • Fotokopi akta kelahiran atau dokumen identitas lainnya. • Surat keterangan kesehatan dari dokter. • Pas foto terbaru. • Surat rekomendasi dari lembaga pendidikan atau pengurus masyarakat (jika diperlukan). • Dokumen harus diserahkan bersama dengan formulir pendaftaran, baik secara langsung ke kantor pendaftaran atau melalui email (jika memungkinkan). 4. Verifikasi Dokumen: • Tim pendaftaran akan memeriksa dan memverifikasi keabsahan dokumen yang diserahkan. • Jika ada dokumen yang kurang atau tidak sesuai, calon santri akan diberitahukan untuk melengkapinya. Penilaian dan Seleksi 1. Penerimaan Formulir dan Dokumen: • Setelah formulir pendaftaran dan dokumen terkait diterima, tim pendaftaran akan melakukan verifikasi awal untuk memastikan kelengkapan dan keabsahan dokumen. 2. Penilaian Kemampuan Awal: • Tes Bacaan Al-Qur'an: • Calon santri akan diuji kemampuan membaca Al-Qur'an, termasuk tajwid dan makharijul huruf/pelafalan. • Penilaian Hafalan (Jika Ada): • Calon santri yang sudah memiliki hafalan Al-Qur'an akan diuji untuk menilai kemajuan dan konsistensi hafalan. • Tantangan untuk menghafal ayat tertentu (bila dilakukan karantina misal selama 3 hari). 3. Wawancara: • Tujuan Wawancara: 1) Menilai motivasi dan komitmen calon santri terhadap program tahfidz. 2) Mengidentifikasi kesiapan calon santri secara mental dan spiritual. 3) Membahas harapan dan tujuan calon santri serta dukungan dari orang tua/wali. • Pelaksanaan Wawancara: 1) Wawancara dilakukan oleh tim seleksi yang terdiri dari pimpinan rumah tahfidz dan pengajar. 2) Wawancara dapat dilakukan secara langsung atau melalui platform daring, sesuai dengan kebutuhan. 4. Evaluasi dan Penilaian Akhir: • Kriteria Penilaian: 1) Kemampuan membaca Al-Qur'an dan hafalan

12 2) Motivasi dan komitmen terhadap program tahfidz. 3) Kesehatan fisik dan mental calon santri. 4) Penilaian oleh Tim Seleksi: 5) Tim seleksi akan mengevaluasi hasil tes, wawancara, dan dokumen pendukung. 6) Penilaian dilakukan secara objektif dan adil berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan. 5. Keputusan Seleksi: • Proses Pengambilan Keputusan: 1) Keputusan akhir mengenai penerimaan calon santri diambil berdasarkan hasil evaluasi keseluruhan. 2) Calon santri yang memenuhi semua kriteria akan diterima dan dimasukkan dalam daftar santri baru. • Pengumuman Hasil: 1) Hasil seleksi diumumkan melalui website rumah tahfidz, papan pengumuman, atau pemberitahuan langsung kepada calon santri dan orang tua/wali. 6. Penerimaan dan Orientasi: • Penerimaan: 1) Calon santri yang diterima akan menerima surat penerimaan resmi dan informasi lebih lanjut tentang langkah selanjutnya. Orientasi Santri Orientasi santri di rumah tahfidz bertujuan untuk memperkenalkan santri baru kepada lingkungan, aturan, dan proses belajar yang berlaku. Proses orientasi memastikan bahwa santri dapat memulai program tahfidz dengan pemahaman yang jelas dan siap. Berikut adalah langkah-langkah dalam orientasi santri: 1. Persiapan Orientasi: • Penjadwalan: 1) Orientasi dijadwalkan beberapa hari sebelum mulai program tahfidz, disesuaikan dengan jadwal pendaftaran dan penerimaan. 2) Dokumentasi: 3) Menyiapkan materi orientasi, termasuk buku panduan, informasi tentang program tahfidz, dan formulir administrasi yang diperlukan. 2. Sesi Pengenalan: • Pengenalan Program: 1) Penjelasan tentang tujuan dan struktur program tahfidz, termasuk jadwal kegiatan dan kurikulum yang akan diikuti. • Pengenalan Pengajar dan Staf: 1) Memperkenalkan pengajar dan staf rumah tahfidz kepada santri, termasuk peran dan tanggung jawab mereka.

13 • Pengenalan Fasilitas: 1) Tur fasilitas rumah tahfidz, termasuk ruang kelas, area belajar, tempat istirahat, dan fasilitas lainnya. 3. Pengenalan Aturan dan Kebijakan: • Aturan Rumah Tahfidz: 1) Penjelasan mengenai aturan dan tata tertib yang berlaku di rumah tahfidz, termasuk aturan kebersihan, disiplin, dan etika. • Kebijakan Kesehatan dan Keselamatan: 1) Informasi tentang kebijakan kesehatan, prosedur darurat, dan langkah- langkah keselamatan yang harus diikuti. • Kebijakan Administrasi: 1) Penjelasan mengenai administrasi harian, seperti jam makan, waktu tidur, dan prosedur pendaftaran. 4. Sesi Orientasi Akademik: • Pengenalan Kurikulum: 1) Penjelasan tentang kurikulum pengajaran, termasuk jadwal hafalan, metode pengajaran, dan materi yang akan dipelajari. • Pengenalan Metode Pengajaran: 1) Penjelasan tentang metode pengajaran yang digunakan, termasuk teknik hafalan, murojaah, dan penilaian. 5. Kegiatan Interaktif: • Diskusi dan Tanya Jawab: 1) Sesi tanya jawab untuk menjawab pertanyaan santri mengenai program, aturan, dan kegiatan. • Simulasi Kegiatan: 1) Simulasi kegiatan sehari-hari, seperti sesi hafalan, murojaah, dan kegiatan sosial, untuk memberikan gambaran tentang rutinitas. 6. Penilaian dan Evaluasi Awal: • Penilaian Kemampuan Awal: 1) Evaluasi awal kemampuan hafalan dan bacaan santri untuk menentukan tingkat kemajuan awal dan area yang perlu diperhatikan. 2) Feedback dan Rencana Tindak Lanjut: 3) Pemberian umpan balik mengenai hasil evaluasi awal dan penyusunan rencana tindak lanjut untuk mendukung perkembangan santri. 7. Penyediaan Dukungan: • Sesi Konseling: 1) Sesi konseling dengan pengajar atau staf untuk membahas kebutuhan khusus santri dan memberikan dukungan tambahan. • Kelompok Pendukung: 1) Membentuk kelompok pendukung atau mentoring dari santri senior untuk membantu santri baru beradaptasi. 8. Dokumentasi dan Administrasi: • Formulir Administrasi: 1) Pengisian dan pengumpulan formulir administrasi yang diperlukan, termasuk data kontak darurat, perjanjian, dan persetujuan.

14 • Buku Panduan: 1) Pemberian buku panduan orientasi yang berisi informasi penting dan kontak yang bisa dihubungi jika diperlukan. Orientasi ini bertujuan untuk memastikan bahwa santri baru memiliki pemahaman yang jelas tentang lingkungan dan program tahfidz, sehingga mereka dapat memulai dengan percaya diri dan kesiapan penuh.

15 SOP ACARA GRAND OPENING Persiapan Acara Grand Opening 1. Persiapan Perlengkapan dan Kebutuhan Acara Pengurus mempersiapkan perlengkapan dan kebutuhan acara sebagai berikut: • Panggung (jika diperlukan) • Backdrop • Sound system • Konsumsi • Dokumentasi 2. Undangan • Mengundang pengurus yang terkait. • Mengundang tokoh masyarakat sekitar. 3. Bingkisan/Souvenir • Menyiapkan bingkisan/souvenir untuk tamu undangan (menyesuaikan). Susunan Acara Grand Opening 1. Pembukaan oleh MC Tuan Rumah • Penyambutan dan pengenalan acara oleh MC. 2. Pembacaan Murottal Al-Qur’an • Pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur'an oleh qari. 3. Laporan Penyelenggara • Laporan Penye;enggaraan Grand Opening dan ucapan terima kasih dari donatur. 4. Sambutan Ketua Yayasan/ Takmir MAB • Pidato pembukaan dan pengenalan visi-misi yayasan oleh Ketua Yayasan/ Takmir MAB. 5. Sambutan Tokoh Masyarakat • Sambutan dan dukungan dari perwakilan tokoh masyarakat. 6. Nasehat dan Do'a dari Pembina Yayasan • Nasehat dan doa dari pembina yayasan untuk kesuksesan dan kelancaran Rumah Tahfidz. 7. Ramah Tamah • Sesi interaksi dan ramah tamah dengan tamu undangan. 8. Peninjauan Tempat dan Fasilitas • Pengurus, santri, dan tamu undangan meninjau tempat dan fasilitas Rumah Tahfidz.

16 SOP HALAQAH SETORAN HAFALAN BARU 1. Persiapan Setoran Hafalan • Penjadwalan 1) Santri harus mengikuti jadwal yang telah ditetapkan untuk setoran hafalan. • Materi Hafalan 1) Santri wajib mempersiapkan hafalan baru di rumah sebelum setoran. • Tempat Pelaksanaan 1) Sediakan ruang yang nyaman, tenang, dan kondusif untuk pelaksanaan setoran hafalan. 2. Pelaksanaan Setoran Hafalan 2.1 Pembukaan - Salam dan Doa Bersama: Halaqah dibuka dengan salam oleh muhaffidz, diikuti dengan doa bersama untuk kelancaran proses hafalan. - Menanyakan Kabar: Muhaffidz menanyakan kabar para santri untuk membangun suasana hangat dan akrab. - Absensi Kehadiran: Muhaffidz melakukan absensi kehadiran santri untuk memastikan kehadiran dan kedisiplinan. 2.2 Motivasi - Muhaffidz memberikan satu dua patah kata untuk memotivasi santri, mengingatkan mereka akan pentingnya menghafal Al-Qur'an dan semangat dalam belajar. 2.3 Persiapan Hafalan - Santri diberikan waktu untuk mempersiapkan hafalan baru mereka, termasuk mengulang-ulang hafalan dan memastikan sudah siap untuk disetorkan. 2.4 Proses Setoran - Santri menyetorkan hafalan baru kepada muhaffidz, dimulai dari santri yang sudah siap. - Muhaffidz mendengarkan dan memeriksa hafalan santri, memastikan kelancaran bacaan, tajwid, dan makhraj yang benar. - Muhaffidz memberikan koreksi dan bimbingan jika terdapat kesalahan dalam hafalan. 2.5 Penilaian - Muhaffidz menilai kemampuan hafalan santri berdasarkan kelancaran, keakuratan, dan kefasihan bacaan. - Santri yang belum memenuhi standar hafalan yang ditetapkan akan diminta untuk memperbaiki dan menyetorkan ulang. 3. Penutup 3.1 Evaluasi - Setelah setoran selesai, muhaffidz memberikan evaluasi dan umpan balik kepada santri mengenai kekuatan dan area yang perlu ditingkatkan dalam hafalan. 3.2 Motivasi dan Doa Penutup - Muhaffidz memberikan motivasi kepada santri untuk terus bersemangat dalam menghafal Al-Qur'an. - Tutup dengan doa bersama untuk keberkahan dan kemudahan dalam menghafal. 4. Evaluasi dan Monitoring

17 4.1 Catatan Kemajuan - Muhaffidz mencatat kemajuan hafalan santri dalam buku laporan atau aplikasi yang telah disediakan. - Setiap santri memiliki catatan kemajuan yang mencakup hafalan yang telah disetorkan dan area yang perlu diperbaiki. 4.2 Rapat Koordinasi - Rapat berkala diadakan antara muhaffidz dan pengurus untuk membahas perkembangan santri dan mencari solusi untuk tantangan yang dihadapi dalam proses hafalan. 5. Dokumentasi dan Arsip - Semua catatan kemajuan hafalan dan evaluasi disimpan dengan baik untuk referensi dan penilaian di masa mendatang. 6. Penutup SOP ini harus dipatuhi oleh semua pihak yang terlibat untuk memastikan proses setoran hafalan baru berjalan dengan baik dan tujuan pembelajaran tercapai.

18 SOP UJIAN TAHFIDZ 1. Tujuan - Memastikan santri memiliki hafalan Al-Qur'an yang baik dan benar. - Menilai kemampuan santri dalam menghafal, melafalkan, dan memahami Al-Qur'an. 2. Persiapan Ujian 2.1 Penjadwalan - Ujian terdiri dari ujian jama'i (bersama) dan ujian fardi (sendiri) - Ujian jama'i dilaksanakan setiap 1 minggu sekali untuk melihat progres hafalan santri setiap pekannya - Ujian fardi dilaksanakan setiap santri menyelesaikan 1 juz, dan per 5 juz 2.2 Materi Ujian - Materi ujian jama'i dan fardi adalah semua hafalan yang pernah disetorkan - Jumlah soal untuk ujian jama'i, setiap santri mendapatkan jatah 1 soal setiap juznya. Khusus untuk santri baru, maka bisa diberikan 3 soal untuk juz pertamanya - Jumlah soal untuk ujian fardi adalah 4 soal untuk juz yang baru diselesaikan (setiap 1/4 juz ada ayat yang diujikan) dan 1 soal untuk juz-juz sebelumnya. - Santri wajib meneruskan minimal 1/2 - 1 halaman sesudah ayat yang diujikan. 2.3 Tempat Pelaksanaan - Sediakan ruang yang nyaman, tenang, dan kondusif untuk pelaksanaan ujian tahfidz. 3. Pelaksanaan Ujian 3.1 Pembukaan - Ujian dimulai dengan salam oleh penguji dan doa bersama untuk kelancaran proses ujian. - Penguji menanyakan kabar santri untuk menciptakan suasana yang tenang dan nyaman. 3.2 Proses Ujian - Santri menyetorkan hafalannya kepada penguji, dimulai dari ayat atau surah yang telah ditentukan. - Penguji mendengarkan dan memeriksa hafalan santri, memastikan kelancaran bacaan, tajwid, dan makhraj yang benar. - Penguji memberikan koreksi dan bimbingan jika terdapat kesalahan dalam hafalan. 3.3 Penilaian - Penguji menilai kemampuan hafalan santri berdasarkan kelancaran, keakuratan, dan kefasihan bacaan. - Santri yang belum memenuhi standar hafalan yang ditetapkan akan diminta untuk memperbaiki dan mengikuti ujian ulang. (Ujian Fardi) 4. Penutup 4.1 Evaluasi - Setelah ujian selesai, penguji memberikan evaluasi dan umpan balik kepada santri

19 mengenai kekuatan dan area yang perlu ditingkatkan dalam hafalan. - Penguji memberikan motivasi kepada santri untuk terus bersemangat dalam menghafal Al-Qur'an. 4.2 Doa Penutup - Tutup dengan doa bersama untuk keberkahan dan kemudahan dalam menghafal. 5. Evaluasi dan Monitoring 5.1 Catatan Kemajuan - Penguji mencatat hasil ujian santri dalam buku laporan atau aplikasi yang telah disediakan. - Setiap santri memiliki catatan kemajuan yang mencakup hasil ujian dan area yang perlu diperbaiki. 5.2 Rapat Koordinasi - Rapat berkala diadakan antara penguji dan pengurus untuk membahas perkembangan santri dan mencari solusi untuk tantangan yang dihadapi dalam proses hafalan. 6. Dokumentasi dan Arsip - Semua catatan hasil ujian dan evaluasi disimpan dengan baik untuk referensi dan penilaian di masa mendatang. 7. Penutup - SOP ini harus dipatuhi oleh semua pihak yang terlibat untuk memastikan proses ujian tahfidz berjalan dengan baik dan tujuan pembelajaran tercapai.

20 STANDAR PENILAIAN UJIAN TAHFIDZ Cara Penilaian - Jumlah nilai keseluruhan: 100 poin. - Per soal bernilai 18 poin x 5 soal = 90 poin. (Ikhtibar bulan ke-12 (ikhtibar terakhir) 9 poin x 10 soal = 90 poin). Tajwid: - 10 poin. - Diperingatkan 1 kali mendapat pengurangan nilai 1 poin. - Diperingatkan 2 kali mendapat pengurangan nilai 2 poin. - Tidak bisa meneruskan/ langsung dituntun dikurangi 3 poin. - Pengurangan sampai maksimal 15 poin untuk ikhtibar 5 soal, dan maksimal 8 poin untuk ikhtibar 10 soal. Klasifikasi Penilaian - 90 s/d 100 = Mumtaz - 80 s/d 89 = Jayyid Jiddan - 70 s/d 79 = Jayyid - 60 s/d 69 = Maqbul - < 60 = Rasib

21 SOP TASMI' SOP Tasmi' Hafalan 1. Tujuan - Memastikan santri memiliki hafalan Al-Qur'an yang lancar dan benar. - Menilai kemampuan santri dalam melafalkan Al-Qur'an secara keseluruhan. 2. Persiapan Tasmi' Hafalan 2.1 Penjadwalan - Setiap santri wajib melakukan tasmi' setiap selesai 1 juz, sekali duduk. - Setiap selesai 5 juz dan kelipatannya, santri wajib melakukan tasmi' sekali duduk. 2.2 Penyiapan Penyimak - Teman yang menyimak tasmi' adalah yang disetujui oleh muhaffidz. - Muhaffidz harus memastikan penyimak memiliki kemampuan yang baik dalam menyimak hafalan. 3. Pelaksanaan Tasmi' 3.1 Tasmi' Setiap 1 juz - Santri melaksanakan tasmi' hafalan 1 juz dengan sekali duduk di hadapan penyimak yang disetujui. - Penyimak memeriksa kelancaran bacaan, tajwid, dan makhraj santri selama tasmi'. 3.2 Tasmi' Setiap 5 Juz - Setiap selesai 5 juz dan kelipatannya, santri melakukan tasmi' sekali duduk di hadapan penyimak yang disetujui oleh muhaffidz. - Penyimak memberikan koreksi dan bimbingan jika terdapat kesalahan dalam hafalan. 3.3 Tasmi' Akbar - Tasmi' akbar dilakukan setelah santri menyelesaikan 30 juz dalam 1 hari atau 3 hari. - Tasmi' akbar dihadiri oleh muhaffidz dan 5 santri lainnya. - Muhaffidz memastikan proses tasmi' akbar berjalan dengan baik dan memberikan evaluasi secara langsung. 4. Evaluasi dan Monitoring 4.1 Catatan Kemajuan - Muhaffidz mencatat kemajuan tasmi' hafalan santri dalam buku laporan atau aplikasi yang telah disediakan. - Penilaian tasmi’ • Kesalahan 1 – 5 di tiap juz : Mumtaz (rentang nilai 100 – 95) • Kesalahan 1 – 10 di tiap juz : Jayyid Jiddan (rentang nilai 95 – 90) • Kesalahan 1 – 20 di tiap juz : Jayyid (rentang nilai 90 – 80)

22 • Kesalahan 1 – 30 di tiap juz : Hasan (rentang nilai 80 – 70) • Kesalahan 1 – 40 di tiap juz : Maqbul (rentang nilai 70 – 60) - Setiap santri memiliki catatan kemajuan yang mencakup hafalan yang telah ditasmi'kan dan area yang perlu diperbaiki. 4.2 Rapat Koordinasi - Rapat berkala diadakan antara muhaffidz dan pengurus untuk membahas perkembangan santri dan mencari solusi untuk tantangan yang dihadapi dalam proses tasmi'. 5. Dokumentasi dan Arsip - Semua catatan kemajuan tasmi' dan evaluasi disimpan dengan baik untuk referensi dan penilaian di masa mendatang. 6. Penutup - SOP ini harus dipatuhi oleh semua pihak yang terlibat untuk memastikan proses tasmi' hafalan berjalan dengan baik dan tujuan pembelajaran tercapai.

23 SOP RIHLAH 1. Frekuensi Pelaksanaan - Diadakan setiap bulan setelah ikhtibar bulanan. 2. Kegiatan Hafalan - Tidak ada setoran hafalan baru selama rihlah. 3. Pakaian - Selama perjalanan (pulang pergi) wajib memakai thob/abaya dan atribut lembaga. 4. Durasi - Waktu rihlah hanya satu hari. 5. Pengawasan - Ada pengawasan dari pengurus rumah tahfidz.

24 TATA TERTIB 1. Kebersihan dan Kerapian - Tholib/tholibah wajib menjaga kebersihan dan kerapian lingkungan (rumah dan masjid). 2. Pakaian - Tholib/tholibah wajib memakai gamis/abaya saat sholat 5 waktu dan pengajian. 3. Keamanan - Tholib/tholibah wajib menjaga keamanan. 4. Penampilan - Tholib/tholibah wajib berpakaian rapi dan sopan saat keluar dari rumah. 5. Adab - Tholib wajib menerapkan adab yang baik terhadap sesama tholib/tholibah, muhaffidz, pengurus, dan warga sekitar. 6. Pemanfaatan Waktu - Tholib wajib menggunakan waktu untuk kegiatan yang bermanfaat. 7. Sholat - Tholib harus segera ke masjid sebelum adzan. 8. Penggunaan HP - Tholib dilarang membawa HP, dan bagi yang membawa harus menitipkannya ke pengurus setempat. 9. Privasi - Tholib dilarang masuk kamar muhaffidz tanpa izin. 10. Fasilitas - Tholib dilarang merusak fasilitas yang ada. 11. Izin Keluar - Tholib dilarang keluar lingkungan Rumah Tahfidz tanpa seizin pengurus setempat. 12. Pengunjung - Pengurus, pengunjung, dan tamu laki-laki dilarang masuk ke Rumah Tahfidz putri kecuali bila ada acara resmi.

25 SANKSI SURAT PERINGATAN 1. Surat Peringatan Kode Warna Merah diberikan kepada tholib/tholibah jika: - Tidak lulus saat ikhtibar. - Tidak berperilaku baik. 2. Surat Peringatan Kode Warna Kuning diberikan kepada tholib/tholibah jika: - Tidak memakai gamis saat sholat 5 waktu di masjid dan saat pengajian. - Dalam sehari tholib tidak setor hafalan baru dan/atau tidak muroja'ah minimal sepertiga dari hafalan/hari. 3. Tholib yang mendapat 3 (tiga) surat peringatan ini dalam sebulan, maka tidak diberikan uang saku. SANKSI 1. Jika tidak lulus ikhtibar pada bulan pertama maka langsung dikeluarkan. 2. Dalam waktu 6 bulan, tholib/tholibah yang mendapat 3 (tiga) kali surat peringatan kode warna merah, maka akan dikeluarkan.

26 JADWAL HARIAN 1. Jadwal Harian: - 05:00 – 05:30: Shalat Subuh dan Dzikir Pagi - 05:30 – 06:30: Murojaah Mandiri (pengulangan hafalan sebelumnya secara individu) - 06:30 – 07:00 : Olahraga - 07:00 – 07:30: Sarapan Pagi dan Mandi - 07:30 – 09:00: Hafalan Baru (penghafalan ayat-ayat baru) - 09:00 – 09:30: Istirahat - 09:30 – 11:00: Murojaah Bersama Teman (pengulangan hafalan secara kelompok) - 11:00 – 11:30: Shalat Dhuhur - 11:30 – 12:00: Makan Siang - 12:00 – 13:30: Murojaah Mandiri (pengulangan hafalan sebelumnya secara individu) - 13:30 – ba'da ashar: Istirahat - Ba'da Ashar – 16:00 : Mandi - 16:00 – 17:30: Hafalan Baru - 17:30 – 18:00: Shalat Maghrib - 18:00 – 18:30: Makan Malam - 18:30 – Isya': Hafalan mandiri (bisa persiapan hafalan baru atau murojaah) - 19:30 – 21:00: Setoran Hafalan baru dan setelah nya wajib simakan (murojaah) bersama teman.

27 SOP MAJLIS TAHSIN 1. Musyrif Majlis Tahsin : Fokus pada bimbingan memperbaiki bacaan Al-Qur'an agar sesuai dengan kaidah tajwid dan makharijul huruf (tempat keluar huruf). Kegiatan ini berfokus pada penguasaan sifat huruf, hukum bacaan, serta pembiasaan membaca secara talaqqi (berhadapan langsung dengan guru bersanad). Rician Tugas dan Tanggung Jawab Musyrif : • Perencanaan menentukan jadwal. • Membagi kelompok. • Menentukan materi atau buku referensi seperti panduan pada dokumen Panduan Tahsin Tilawah Al-Qur'an untuk kurikulumnya. • Menentukan metode pelaksanaan kegiatan tahsin. • Melakukan evaluasi kegiatan. 2. Tujuan Tahsin • Dapat melafalkan huruf-huruf dengan baik dan benar yakni sesuai dengan makhorijul huruf dan sifatnya. • Dapat membaca ayat-ayat Al-Qur’an sesuai dengan hukum-hukum tajwid. • Membaca Ayat-ayat Al Qur’an dengan lancar dan juga bagus sesuai dengan hukum- hukum tajwid. • Dapat menghafal minimal 1 juz dengan pelafalan dan bacaan yang baik juga benar. 3. Bagian Sarana dan Prasarana Majlis Tahsin : Menangani pemeliharaan dan pengelolaan fasilitas, serta memastikan bahwa lingkungan fisik mendukung proses belajar mengajar. Rincian Tugas dan Tanggung Jawab Majlis Tahsin : • Mengelola fasilitas dan infrastruktur Majlis Tahsin. • Menyusun rencana pemeliharaan dan perbaikan sarana prasarana. • Mengelola pengadaan barang dan perlengkapan yang diperlukan untuk kegiatan operasional. 4. Bagian Keuangan Mengatur keuangan dengan teliti untuk memastikan keberlanjutan operasional Majlis Tahsin. Bagian ini juga bertanggung jawab atas transparansi dan akuntabilitas finansial. Rincian Tugas dan Tanggung Jawab: • Mengelola anggaran, laporan keuangan, dan transaksi keuangan Majlis Tahsin. • Menyusun laporan keuangan periodik dan audit. • Mengatur pemasukan dan pengeluaran, serta memastikan penggunaan dana yang efisien. • Mengelola donasi dan sumbangan yang diterima oleh yayasan.

28 5. Bagian Konsumsi Memastikan bahwa kebutuhan konsumsi terpenuhi dengan baik dan memenuhi standar gizi serta kesehatan. Rincian Tugas dan Tanggung Jawab: • Mengatur kebutuhan konsumsi saat kegiatan tahsin, termasuk makanan dan minuman. • Mengelola jadwal makan, menu, dan suplai bahan makanan. • Bekerja sama dengan penyedia makanan dan memastikan kualitas serta keamanan pangan. • Menangani logistik terkait konsumsi, termasuk penyimpanan dan distribusi makanan. 6. Fasilitas Majlis Tahsin • Ruang Belajar Majlis Tahsin (Masjid & Ruangan lainnya) • Sound Sistem • White Board & Spidol secukupnya • Mushaf Al-Qur’an dengan jumlah yang cukup • Meja Kecil/ Lekar untuk Santri & Pengajar • Fasilitas Komunikasi : Smartphone, Wi-Fi, Laptop & Printer 7. Panduan Pelaksanaan Kegiatan Tahsin Untuk menjalankan atau mengikuti kegiatan Tahsin secara efektif, berikut adalah rincian panduan langkah demi langkah : 1) Tahap Persiapan dan PerencanaanMenentukan Jadwal: • Pilih waktu yang tidak mengganggu rutinitas utama, misalnya malam hari setelah salat fardhu atau akhir pekan. • Membagi Kelompok: Kelompokkan peserta berdasarkan kemampuan (misal: tingkat dasar, menengah, dan lanjutan) serta pisahkan peserta laki-laki dan perempuan. • Peralatan: Pastikan setiap peserta membawa mushaf Al-Qur'an dan alat tulis. • Gunakan materi atau buku referensi seperti panduan pada dokumen Panduan Tahsin Tilawah Al-Qur'an untuk kurikulumnya. 2) Kurikulum dan Materi Pembelajaran Makharijul Huruf: • Pengenalan dan latihan melafalkan huruf hijaiyah dari rongga mulut, tenggorokan, lidah, hingga bibir.Sifatul Huruf: • Memahami karakteristik setiap huruf (seperti tebal/tipis, qalqalah, hames, dll) agar bunyi huruf tidak tertukar. • Ilmu Tajwid: Praktik langsung hukum nun sukun, mim sukun, idgham, mad, hingga waqaf (jeda dan berhenti). 3) Metode Pelaksanaan Kelas Klasikal (Pemberian Teori): • Pengajar menjelaskan kaidah suatu hukum bacaan secara singkat. • Sorogan / Talaqqi: Peserta membaca beberapa ayat secara bergilir, sementara pengajar menyimak dan langsung mengoreksi kesalahan makhraj atau tajwid peserta. • Sistem Setoran Hafalan/Bacaan: Dilakukan untuk memantau perkembangan individu secara berkala. 4) Evaluasi Kegiatan

29 • Adakan evaluasi bulanan untuk melihat progres kelancaran bacaan peserta. • Gunakan buku laporan bacaan atau buku prestasi tilawah agar peserta mengetahui poin-poin yang masih perlu diperbaiki.

30 SOP MAJLIS TAFHIM (Belajar Terjemah Al-Qur’an Metode Tamyiz) 1. Musyrif Majlis Tafhim : Fokus pada bimbingan Belajar Terjemah Al-Qur'an Metode “Tamyiz” yang mudah dan menyenangkan. Rician Tugas dan Tanggung Jawab Musyrif : • Perencanaan menentukan jadwal. • Membagi kelompok. • Menggunakan Buku Referensi Utama : TAMYIZ Mahir Terjemah Al-Qur’an dan Kitab Kuning; Penulis Abaza, MM (Ponpes Modern “Bayt Tamyiz” Tukdana Indramayu • Memakai Metode : Cara belajarnya (respon) : nggak mikir, nggak ngapal, hanya meniru dengan suara lantang & berirama – cara mengajarnya (stimulus) : memperdengarkan, memperlihatkan & menuntun • Mengelola pelaksanaan kegiatan Belajar Terjemah Al-Qur'an Metode “Tamyiz”. 2. Sekilas tentang Belajar Terjemah Al-Qur'an Metode “Tamyiz” : • Permasalahan : Bisa baca Al-Qur’an tetapi tidak bisa terjemahnya, bukankah Allah menjamin Al-Qur’an itu mudah (QS Al-Qamar [54] : 17, 22, 32 & 40 • Visi Tamyiz : Membantu setiap muslim pintar terjemah Al-Qur’an yang dibaca dan didengarnya • Misi Tamyiz : 1) Menjadi metode yang dirasakan semakin mudah 2) Menduplikasi pelajar menjadi pengajar dalam waktu terukur dengan kualitas terjaga 3) Mencetak berjuta pengajar 3. Panduan Kegiatan Belajar Terjemah Al-Qur'an Metode “Tamyiz” di MAB • Pelaksana : RTO (Rumah Tamyiz Offline) Purwokerto • Nama Kegiatan : 1) Siber Katam MAB (Sinau Bareng Kanca Tamyiz Masjid Agung Baitussalam Purwokerto) – Khusus Akhwat 2) Siber Katam MAB (Sinau Bareng Kanca Tamyiz Masjid Agung Baitussalam Purwokerto) – Khusus Ikhwan • Waktu Pelaksanaan : 1) Siber Katam MAB – Khusus Akhwat, Setiap Hari Senin Pkl. 16.00 s/d 17.30, Pengajar : Suharti Tafip 2) Siber Katam MAB – Khusus Ikhwan, , Setiap Hari Kamis Pkl. 16.00 s/d 17.30, Pengajar : Nono S Hartono • Dipadukan dengan kegiatan Buka Bersama Puasa Sunah Senin & Kamis • Teknik Pembelajaran Tamyiz Offline: 1) Identifikasi per kata mulai dari QS Al-Baqarah [2] : 2 2) Pelajar menirukan apa yang diucapkan pengajar 3) Pelajar menulis pada lembar kerja dalam rangka memperkuat daya ingat

31 4) Proses belajar mudah dan menyenangkan dengan optimalisasi otak kanan 5) Murojaah berupa setoran voice note di group WA • Selalu dihimbau kepada pelajar untuk mengikuti Tamyiz Online yang diselenggarakan Tamyiz Pusat 4. Bagian Sarana dan Prasarana Majlis Tafhim : Menangani pemeliharaan dan pengelolaan fasilitas, serta memastikan bahwa lingkungan fisik mendukung proses belajar mengajar. Rincian Tugas dan Tanggung Jawab Majlis Tahsin : • Mengelola fasilitas dan infrastruktur Majlis Tafhim. • Menyusun rencana pemeliharaan dan perbaikan sarana prasarana. • Mengelola pengadaan barang dan perlengkapan yang diperlukan untuk kegiatan operasional. • Menyiapkan segala sesuatu untuk kepentingan belajar mengajar : 1) Mengumumkan pelaksanaan belajar setiap pekan di group WA 2) Berkoordinasi dengan Pengajar sesuai jadwal yang ada 3) Menyiapkan perlengkapan belajar agar siap pakai, yaitu : ▪ Lembar Kerja ▪ Buku Refferensi ▪ Menyiapkan White Board beserta Spidol (min 2 warna) & penghapusnya ▪ Menyiapkan LCD Proyektor beserta Screen & Laptopnya ▪ Menyiapkan Sound System & pastikan berfungsi normal • Mengelola Murajaah berupa setoran dari pelajar 5. Bagian Keuangan Mengatur keuangan dengan teliti untuk memastikan keberlanjutan operasional Majlis Tahsin. Bagian ini juga bertanggung jawab atas transparansi dan akuntabilitas finansial. Rincian Tugas dan Tanggung Jawab: • Mengelola anggaran, laporan keuangan, dan transaksi keuangan Majlis Tahsin. • Menyusun laporan keuangan periodik dan audit. • Mengatur pemasukan dan pengeluaran, serta memastikan penggunaan dana yang efisien. • Mengelola donasi dan sumbangan yang diterima oleh yayasan. 6. Bagian Konsumsi Memastikan bahwa kebutuhan konsumsi terpenuhi dengan baik dan memenuhi standar gizi serta kesehatan untuk kegiatan Buka Bersama Puasa Sunah Senin & Kamis. Rincian Tugas dan Tanggung Jawab: • Berkoordinasi dengan Pengelola Kegiatan Buka Bersama Puasa Sunah Senin & Kamis di MAB. • Mengelola jadwal makan, menu, dan suplai bahan makanan. • Bekerja sama dengan penyedia makanan dan memastikan kualitas serta keamanan pangan. • Menangani logistik terkait konsumsi, termasuk penyimpanan dan distribusi makanan.

32 7. Fasilitas Majlis Tafhim • Ruang Belajar Majlis Tafhim • Sound System • LCD Proyektor beserta Screen-nya • White Board, Spidol (minilal 2 warna) dan penghapusnya • Buku Referensi Utama : TAMYIZ Mahir Terjemah Al-Qur’an dan Kitab Kuning; Penulis Abaza, MM (Ponpes Modern “Bayt Tamyiz” Tukdana Indramayu • Lembar Kerja untu Pelajar • Meja Kursi untuk Pelajar & Pengajar • Fasilitas Komunikasi : Smartphone, Wi-Fi, Laptop & Printer

33 SOP TPQ (TAMAN PENDIDIKAN AL-QUR’AN) 1. Musyrif TPQ : Fokus pada pengelolaan pembelajaran TPQ di MAB. Rician Tugas dan Tanggung Jawab Musyrif : • Perencanaan menentukan jadwal. • Merekrut Peserta TPQ • Membagi kelompok. • Mengelola Proses Belajar Mengajar • Mengadakan Evaluasi 2. Panduan kegiatan Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) • Tahapan pembukaan (doa, hafalan surah pendek) • Inti (membaca metode Iqro/Al-Qur'an dan menulis Arab) • Penutup (evaluasi dan doa). • Pelajaran juga diperluas dengan praktik wudu, salat, dan pengenalan adab harian Islam. • Kegiatan belajar mengajar (KBM) harian yang terstruktur, pedoman pelaksanaan dibagi ke dalam susunan acara berikut: 1) Susunan Kegiatan Harian Jadwal standar harian berdurasi 1.5 hingga 2 jam 2) Pembukaan (10-15 Menit) 3) Berdoa bersama, membaca surat-surat pendek (Tahfidz), dan membaca Asmaul Husna.Kegiatan Inti (60-90 Menit) 4) Pembelajaran Baca Tulis Al-Qur'an (BTA) menggunakan metode klasikal (bersama-sama) atau individual (sorogan/talaqqi) menggunakan buku Iqro maupun Al-Qur'an. 5) Materi Tambahan / Teori (15-20 Menit): Penyampaian materi seperti praktik ibadah (wudu & salat), hafalan doa harian, tajwid, atau bahasa Arab dasar. 6) Penutup (10 Menit): 7) Evaluasi singkat, pembacaan doa penutup majelis (Kafaratul Majelis), dan bersalaman dengan guru. • Kurikulum dan Materi Utama Materi pengajaran disesuaikan dengan kurikulum dasar madrasah diniyah: 1) Al-Qur'an dan Ilmu Tajwid: Membaca sesuai makhraj dan kaidah tajwid. 2) Tahfidz: Hafalan juz 30 (surah-surah pendek) dan ayat-ayat pilihan. 3) Praktik Ibadah: Tata cara dan bacaan salat wajib/sunah, serta wudu. 4) Tahsinul Kitabah: Latihan menulis huruf hijaiyah dengan benar. • Panduan Teknis PengajaranPengelompokan Santri: 1) Kelompokkan santri berdasarkan jilid Iqro atau kemampuan baca mereka untuk memudahkan penyampaian materi. 2) Metode Interaktif: Gunakan media belajar yang menarik seperti kartu huruf, poster doa, atau bercerita (kisah teladan nabi) agar anak-anak tidak bosan.