Bahan ajar ini disusun untuk peserta didik SMK Farmasi kelas XI semester ganjil. Modul ini membahas faktur penjualan obat di apotek sebagai dokumen penting dalam pelayanan farmasi. Materi dimulai dengan definisi faktur, komponen-komponennya seperti identitas distributor, nomor transaksi, dan detail obat. Modul ini juga menjelaskan alur pembelian dan penerimaan obat dari Pedagang Besar Farmasi…
Bahan ajar ini adalah modul pembelajaran untuk siswa SMK Farmasi kelas XI semester ganjil. Modul ini disusun sebagai tugas PPG dalam jabatan tahun 2021 dan berfokus pada faktur penjualan obat di apotek sebagai dokumen penting dalam pelayanan farmasi.
Modul dimulai dengan definisi faktur (invoice) menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia. Dijelaskan perbedaan faktur untuk pembayaran kredit dan tunai, serta fungsinya dalam perhitungan laba usaha. Alur pembelian obat dari PBF dan alur penerimaan obat juga digambarkan.
Komponen faktur diuraikan secara rinci: identitas distributor, nama dan alamat pelanggan, kode transaksi, tanggal, detail transaksi (HNA dan diskon), jumlah harga, nama dan jumlah sediaan obat, serta tanda tangan penerima dan cap pelanggan.
Materi inti membahas perhitungan harga jual obat. Istilah yang dijelaskan meliputi Harga Netto Apotek (HNA), Harga Pokok Penjualan (HPP) setelah ditambah PPN 10%, Mark Up, Harga Eceran Tertinggi (HET), dan Harga Jual Apotek (HJA). Contoh perhitungan diberikan untuk setiap komponen.
Modul dilengkapi dengan kompetensi dasar, indikator pencapaian, petunjuk penggunaan, peta konsep, dan latihan soal sumatif. Terdapat pula gambar contoh faktur dan kemasan obat OBH Combi yang menunjukkan HET.