View NAWAL ANGGARA PUTRA Lidah Mertua flipbook.
Faktor-Faktor pendukung pertumbuhan Lidah MertuaApa itu pertumbuhan dan perkembangan?PERTUMBUHAN DANPERKEMBANGANTANAMANPertumbuhan pada tanaman adalah proses bertambahnya ukuran, tinggi, berat, volume, dan jumlah sel pada tanaman yang bersifat permanen dan dapat diukur. sedangkan, Perkembangan pada tanaman adalah proses perubahan tanaman menuju tahap kematangan, seperti pembentukan akar, batang, daun, bunga, buah, dan biji, yang tidak dapat diukur dengan angka tetapi dapat diamati.Lidah mertuaAir: Penyiraman secukupnya saat tanah kering; cegah air mengendap agar tidak membusuk.Cahaya: Cahaya tidak langsung (teduh) agar daun tidak terbakar.* Media tanam: tanah, pasir atau perlite, sekam bakar, dan kompos.Nutrisi: nitrogen. Fosfor, kalium, kalsium, magnesium, dan sulfur.* Suhu: Ideal di suhu hangat (18–32°C) dengan sirkulasi udara baik.Tumbuh daun sebanyak +/- 4 dengan ukuran yang masih kecil.Daun membesar dan tumbuh lagi lebih banyak akar mulai menggembung dan merambat lebih dalam.Batang, akar, dan daun berkembang sempurna telah memasuki fase dewasa.Tanaman sudah masuk fase dewasa dan kondisi lingkungan yang mendukung.PROSES TUMBUH KEMBANG LIDAH MERTUABIBITKECILAkar mulai tumbuh serta Menghasilkan beberapa anakan lidah mertua yang sangat kecil dengan 1-3 daun saja.MUDADEWASABERBUNGAFakta menarik dari tanaman iniNama : Nawal A.P.Kelas : X pplg 1Kelompok : 2Tanggal : 06, 08, 2026KONTRIBUTOR🌵 Tahan kekeringan — Daunnya tebal dan mampu menyimpan air, sehingga tidak perlu sering disiram.🏠 Cocok sebagai tanaman dalam ruangan — Cukup toleran terhadap kondisi cahaya yang tidak terlalu terang.🌸 Bisa berbunga — Tanaman dewasa dapat menghasilkan tangkai bunga dengan bunga kecil berwarna putih kehijauan yang harum.🌿 Mudah diperbanyak — Dapat diperbanyak melalui pemisahan anakan atau stek daun.
Komponen Peran / Interaksi ADAPTASI TINGKAH LAKUADAPTASI FISIOLOGI ADAPTASI MORFOLOGI Faktor KondisiHABITAT DAN LINGKUNGAN HIDUP TANAMAN Deskripsi habitat : HABITAT ALAMI Tanaman Lidah Mertua berasal dari kawasan tropis kering Afrika Barat. Tumbuhan ini memiliki daya tahan tinggi dan sanggup tumbuh optimal pada area pekarangan outdoor beriklim panas maupun indoor sebagai tanaman hias dalam ruangan. Menyukai lingkungan terang dan sangat toleran terhadap kondisi minim air.Ketinggian: 0 – 1.200 mdplTropis dan Subtropis keringSedang–tinggiFAKTOR BIOTIK Tumbuh di sekitar tanah/pot yang bersaing memperebutkan ketersediaan unsur hara, air, dan ruang tumbuh. Rumput liar bersaing secara langsung dengan untuk memperebutkan ketersediaan air, penyerapan unsur hara di dalam tanah, dan penerimaan sinar matahari. Semut beraktivitas di sekitar pangkal batang dan media tanam untuk membantu menguraikan sisa-sisa bahan organik menjadi nutrisi yang lebih mudah diserap Hama serangga yang menempel pada daun sukulen tebal untuk mengisap cairan nutrisi tanaman hingga daun kuning atau rusak.Matahari: Terang (Cahaya langsung maupun tidak langsung / toleran tempat teduh)AIR : Sedikit / Rendah (Cukup disiram 1 – 2 kali seminggu / saat media tanam kering)ANGIN : Sepoy-sepoy / Sedang (Toleran sirkulasi udara indoor maupun outdoor) JENIS TANAH : Poros (Tanah berpasir, campuran sekam & kompos, drainase sangat baik) SUHU : 21 – 32 °C (Hangat / Panas-Kering)KELEMBAPAN UDARA : Rendah hingga Sedang (Menyukai kondisi udara yang cenderung kering)FAKTOR ABIOTIK Manusia berperan penting dalam menjaga keberlangsungan ekosistem budidaya ini. Manusia menanam, menyiram, memberi pupuk, serta merawat tanaman dari gangguan pest. Rizoma / Akar Rimpang Kuat: Memiliki sistem akar rimpang yang menjalar di dalam tanah untuk mencengkeram media tanam serta menyimpan cadangan energi dan air.Cahaya MatahariAirAnginKelembapanSuhuTanah Semut Tanaman kecil Kutu Putih Rumput Liar Manusia Fitoremediasi Alami: Kandungan senyawa alisin & sulfur: Menghasilkan aroma khas menyengat yang berfungsi sebagai mekanisme pertahanan alami untuk menolak hama/serangga.Dormansi Saat Kekeringan Ekstrem: Daun Sukulen Tegak & Tebal Mampu menyerap berbagai gas beracun dan mengubahnya menjadi oksigen. Untuk mencegah penguapan dan penggunaan air yang berlebihanSaat mengalami kekeringan tanaman ini akan menutup stomata dan memperlambat laju pertumbuhan untuk bertahan hidup.
sukulen tebal berlapis lilin (kutikula) menyimpan cadangan air dalam jumlah besar untuk bertahan di kondisi kering.FAKTA MENARIK HUBUNGAN TANAMAN DENGAN LINGKUNGAN Berbeda dari mayoritas tanaman, Lidah Mertua menyerap karbon dioksida di malam hari sehingga sangat cocok diletakkan di dalam kamar tidur. Sistem akar rimpang yang kuat berfungsi menyerap air dan hara minim dari tanah serta efektif mencegah erosi tanah di sekitarnya. Tanaman ini sangat tangguh dan sanggup bertahan hidup meski di lingkungan minim cahaya matahari serta jarang disiram. KESIMPULAN Tanaman Lidah Mertua dapat tumbuh dengan baik pada lingkungan terang maupun teduh dengan pemeliharaan air yang efisien. Selain berfungsi sebagai tanaman hias yang tangguh, Lidah Mertua berperan vital sebagai pembersih toksin udara alami, penghasil oksigen, dan penyokong keseimbangan ekosistem sekitar.
INTERAKSIDALAM EKOSISTEMTANAMANNGENGATLUMUTMANUSIAKUTU PUTIHRUMPUTJENIS INTERAKSIPENJELASAN SINGKATCONTOH PADA TANAMAN YANG DI AMATIMUTUALISME (+/+)Kedua organisme saling di untungkanLidah Mertua-Ngengat malam Ngengat mendapat nektar, wijaya kusuma terbantu penyerbukan nyaKOMENSALISME (+/0)Satu organisme diuntung kan,yang lain tidak dirugikan maupun di untungkanLidah Mertua – Serangga Kecil / Laba-laba: Serangga memanfaatkan struktur daun Lidah Mertua yang tebal dan kokoh sebagai tempat berlindung tanpa merusak jaringan tanaman.KOMPETISI (-/-)Kedua organisme bersaing mendapatkan sumber daya yang sama.Lidah Mertua – Gulma / Rumput Liar: Bersaing berebut nutrisi dalam tanah, ketersediaan air, serta intensitas cahaya matahari di sekitar tempat tumbuh.PREDASI / HERBIVORI (+/-)Satu organisme diuntungkan, yang lain dirugikan.Hama (Kutu Putih/Tungau) – Lidah Mertua: Hama mengisap cairan jaringan daun sukulen sehingga menyebabkan timbulnya bercak kuning, daun layu, atau kerusakan jaringan.JENIS INTERAKSI KESIMPULANMemiliki belalai panjang yang pas untuk menjangkau nektar di dalam tabung bunga yang dalam. Ngengat aktif di malam hari dan membantu mentransfer serbuk sari dari satu bunga ke bunga lain.Tumbuhan liar yang tumbuh di sekitar tanah/pot yang bersaing memperebutkan nutrisi tanah, air, dan ruang tumbuh.organisme yang membantu mendekomposisi bahan organik menjadi unsur hara yang siap diserap oleh akar dan menyimpan sedikit kelembapan.Merawat, memberi pupuk, dan menyiram tanaman secara rutin untuk memastikan Lidah Mertua tumbuh subur di dalam pot maupun taman rumah.Menempel pada daun sukulen tebal Lidah Mertua untuk mengisap cairan tanaman hingga daun kuning atau membusuk.Memanfaatkan celah dan kerapatan daun tebal Lidah Mertua sebagai tempat bernaung yang aman.SEMUTJARING JARING INTERAKSITanaman Lidah Mertua (Sansevieria) berinteraksi secara aktif dengan lingkungan sekitarnya melalui berbagai bentuk hubungan ekosistem.Keseimbangan interaksi ini serta perawatan teratur dari manusia sangat penting agar tanaman Lidah Mertua dapat tumbuh subur, indah, dan berfungsi optimal sebagai pembersih udara alami.
JIKA KONDISI INI TERUS BERLANJUTAPA YANG BISA DILAKUKANCERITA ILMIAH TANAMANKUPERUBAHAN LINGKUNGAN YANG SAYA TEMUKANAPA YANG SAYA AMATI?PERUBAHAN LINGKUNGAN YANG SAYA TEMUKANREFLEKSI SAYAKESIMPULANSUHU MENIGKAT AIR DALAM TANAH MENGUAP• Suhu lebih terasa panas dibandingkan bulan lalu. •Tanah menjadi lebih kering dari sebelumnya •Hujan belum turun sama sekali •Kelembapan hampir tidak ada •Angin kencang beberapa minggu yang lalu Musim kemarau panjang membuat banyak tumbuhan rusak, mengakibatkan dampak yang sangat fatal bagi tanaman dan juga berbagai makhluk hidup yang berinteraksi dengan tanaman tersebut, dari sini kita harus diajarkan peduli terhadap keberlangsungan hidup tanaman.Dari pengamatan ini saya mengetahui bahwa perubahan iklim, suhu, dan cuaca sangat memengaruhi kondisi kesehatan tanaman, baik dari segala aspek biotik maupun abiotik yang memiliki hubungan juga akan terdampak secara berantai, oleh karena itu kita harus merawat tumbuhan disekitar kita untuk menghindari dampak berantai. Tanaman terlihat lebih kecil dikarenakan penyusutan akibat kekurangan banyak air. Media tanah kering dan padat sehingga tanaman sulit menyerap air. Daun tampak kering akibat pemanasan suhu dan terik matahari yang terkena langsung pada daun selama waktu yang lama.Saya mengamati perubahan lingkungan pada tanaman dan bagaimana tumbuhan tersebut merespon perubahan tersebut, perubahan ini berdasarkan perubahan lingkungan ditempat pengamatan.MENGAPA HAL ITU TERJADI?Media tanah kering dan padat sehingga tanaman sulit menyerap air.Daun menjadi kering parah akibat panas dan terik matahari dalam waktu lama.Tanaman menyusut drastis untuk Mengurangi penguapan air dan memperlambat pertumbuhan dan perkembangan.Melakukan penyiraman air secara rutin dan teratur.Menutupi tanah dengan rumput kering atau jerami.Meletakkan tanaman ditempat redup saat cuaca sangat panas.Melakukan perawatan rutin pada tumbuhan dengan baik. TANAMAN KERING DAN RUSAK PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN BERHENTI
Ada Ada Ada Tidak Tanaman lidah mertua banyak dimanfaatkan manusia sebagai tanaman hias pembersih udara. Tanaman ini mampu menyerap polutan berbahaya seperti benzena dan formaldehyde, serta cocok diletakkan di dalam maupun luar ruangan untuk menjaga kesegaran udara. Pemanfaatan TanamanMenyaring Udara: Menyerap polutan dan racun di dalam/luar ruangan. Penghasil Oksigen: Tetap melepaskan oksigen di malam hari. Tanaman Hias: Memperindah tampilan rumah/ruangan. Nilai Ekonomi: Memiliki nilai jual sebagai tanaman hias populer. AKTIVITAS MANUSIA DAN PELESTARIAN Lidah Mertua Manfaat Lidah Mertua Identifikasi Aktivitas Manusia Ada/Tidak Pengaruh Dampak Aktivitas Manusia Dampak positif: Penyiraman membantu memenuhi kebutuhan air LidahMertua. Pemberian pupuk membantu pertumbuhan tanaman. Penyiangan membuat Lidah Mertua tidak bersaing dengan gulma. Dampak negatif: Sampah dapat mencemari tanah dan mengganggu pertumbuhan Lidah mertua. Penggunaan bahan kimia secara berlebihan dapat merusak tanah dan lingkungan. Rencana Upaya Pelestarian Menyiram Lidah Mertua secara rutin dan secukupnya. Memberikan pupuk sesuai kebutuhan tanaman. Membersihkan gulma dan sampah di sekitar tanaman. Menjaga kebersihan tanah agar dapat tumbuh dengan baik. Menghindari penggunaan bahan kimia berlebihan agar lingkungan tetap sehat. Penyiraman tanaman Pemberian pupuk Penyiangan gulma Membuang sampah sembarangan Positif Positif Positif Negatif
1 2 3Nama Ilmiah Famili Tipe Ciri Khas: Sansevieria trifasciata.: Asparagaceae.: Sukulen perennial (tumbuhan herba menahun).: Daun tebal, kaku, dan memanjang seperti pedang dengan motif garis/pita berwarna hijau tua dan tepi kuning keputihan; mampu tumbuh di kondisi kurang air dan minim cahaya.IDENTITAS TANAMAN & SPESIMEN Menghemat air (hidrosfer) dengan menyimpan cadangan air juga menyerap sedikit air. Mengikat CO₂ (atmosfer) secara efisien di malam hari dan melepaskan O₂ lebih banyak dari tanaman lain di siang hari dan juga menyerap berbagai polutan. Menyumbang nutrisi organik bagi litosfer melalui guguran bagian tanaman yang membusuk. KETERKAITAN SISTEM BUMI Kebiasaan mekanismenya ini menjaga kestabilan ekosistem tempatnya tumbuh.Hidrosfer (Siklus Air)Litosfer (Siklus Tanah)Atmosver (Siklus Udara/Gas) Keterkaitan Dengan Sistem Bumi Sebagai LidahMertua, tanaman menyimpan cadangan air pada batang pipihnya yang tebal untuk bertahan dari kekeringan. Melakukan transpirasi minimal pada malam hari saat pori-pori (stomata) terbuka, membantu efisiensi penggunaan air dan menjaga kelembapan mikro sekitar. Sistem Perakaran & Media Tanam: Memiliki akar rimpang (rhizoma) yang tumbuh dangkal namun kuat menyengkeram media tanam yang porous (berpasir/berdrainase baik). Fotosintesis CAM (Crassulacean Acid Metabolism): Menyerap karbondioksida (\text{CO}_2) secara aktif pada malam hari dan melepaskan oksigen (\text{O}_2) di siang hari. Pembersih Udara Alami: Efektif menyaring polutan/racun udara (seperti benzena, formaldehida, xilena, dan toluena), membantu meningkatkan kualitas udara di lingkungan sekitarnya. HUBUNGAN DENGAN SISTEM BUMITanaman kaktus epifit yang mekar pada malam hari (night-blooming cereus). Memiliki batang pipih menyerupai daun dengan bunga putih besar yang harum.“Sansevieria trifasciata ” Lidah Mertua menunjukkan interaksi unik dengan sistem bumi melalui adaptasi CAM-nya: “Setiap Oksigen yang di beri, memberikan kehidupan bagi banyak sistem di bumi.”